Sandiaga Nyeker Lintasi Jalan Becek saat Temui Petani di Bekasi

Bekasi – Cawapres Sandiaga Uno tak menggunakan alas kaki alias nyeker melintasi jalanan becek saat menemui petani di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dia pun berjanji bakal memperhatikan nasib para petani jika terpilih nantinya.

Peristiwa itu terjadi saat Sandiaga datang ke Desa Kedung Jaya, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019). Lokasi pertemuan itu berada di tengah sawah dan saat itu kondisi sedang hujan.

Sandiaga pun terlihat menggulung melepas alas kaki dan menggulung celananya. Sandi terlihat berjalan sambil menyalami warga.
“Kita akan pastikan pupuk, bibit, obat-obatan cukup dan ke depan kita bangun infrastruktur irigasi, kita perhatikan dan kita tak akan mendukung kebijakan impor panen,” kata Sandiaga dalam pertemuan itu.

Dia juga berjanji untuk melakukan perubahan ekonomi. Sandiaga menyatakan bakal mempertahankan lahan pertanian di Bekasi.

“Insyaallah di bawah Prabowo-Sandi kita buka lapangan kerja untuk anak muda, kita beri pelatihan, peluang untuk maju. Anak muda, emak-emak kita dorong ekonominya ke depan. Harga murah atau mahal? Yang penting dompet dan dapur rakyat harus nomor satu. Kalau presiden nomor…?” Ucap Sandiaga.

“Dua,” sahut para warga.

Sandiaga juga berharap warga bisa memuluskan jalannya menuju kursi Wakil Presiden RI. Dia menekankan harus ada perubahan dari sektor pertanian khususnya mengurangi impor saat panen.

“Jangan sampai kita percaya pada petani dari luar negeri, insyaallah 17 April kita menangkan petani kita,” kata Sandiaga.
(idn/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun ‘Ngesot’ Akhirnya Sekolah

Magetan – Dinda Aprilia Putri (7), bocah asal warga Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan yang lumpuh sejak usia 8 bulan akhirnya bisa sekolah.

Bocah malang ini sempat harus mengubur mimpinya untuk mengenyam pendidikan karena kondisi fisik dan perekonomian keluarganya. Namun nasib baik menghampiri Dinda.

Menurut cerita sang ibu, Minah, sejak kisah tentang putri bungsunya itu viral, perangkat desa kemudian membantu mendaftarkan Dinda ke sekolah terdekat. SDN Bogorejo 2 pun menjadi pilihan, meski jaraknya 2 km dari rumah mereka.

“Kemarin dibantu perangkat desa untuk mendaftar sekolah. Alhamdulillah sangat semangat Dinda bersekolah. Meski saya dorong dengan kursi roda tidak malu,” ungkap Minah kepada detikcom, Selasa (22/1/2019).
Dengan kursi roda baru yang diberikan Dinas Sosial setempat, Minah mengantar Dinda ke sekolah. Dinda didaftarkan untuk menjadi murid kelas 1.

“Saya dorong dari rumah jaraknya sekitar 2 Km, demi anak saya ikhlas mengantar setiap hari. Masuk sekolah pukul 06.45 WIB sehingga saya berangkat pukul 06.30 WIB,” kata Minah (44) ibu kandung Dinda saat menunggu putri nya bersekolah.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Namun di hari keduanya bersekolah ini, pelajaran pertama di kelasnya adalah olahraga, sedangkan Dinda hanya bisa duduk di atas kursi roda.

“Kita perlakukan khusus berhubung olahraga untuk misal yang berat tidak mengikuti. Tapi gerakan kecil, tangan bisa mengikuti dari kursi roda,” tutur Kepala Sekolah SDN Bogorejo 2 Titik Sulastri saat mendampingi Dinda.

Titik mengaku meski baru dua hari bersekolah, Dinda sudah bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Teman-teman Dinda di kelas juga terlihat menyayangi bocah ini.

“Jumlah murid kelas satu yang sebelumnya hanya 9, kini menjadi 10 setelah Dinda masuk. Dia juga sangat bisa mengikuti pelajaran yang disampaikan gurunya,” paparnya.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Bahkan untuk memudahkan mobilitas Dinda, pihak sekolah merenovasi jalan menuju ruang kelasnya, dari yang semula berbentuk tangga kini dibuat rata agar dapat dilewati oleh kursi roda Dinda.

Lantas bagaimana tanggapan Dinda setelah akhirnya bisa sekolah seperti teman-temannya?

“Senang sudah bisa sekolah Dinda. Biar jadi dokter. Senang banyak temannya juga,” ujar Dinda.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Keliling Jatim, Sandiaga Sebut Pilpres 2019 Mirip Pilkada DKI 2017

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno selama tiga hari ini telah menghabiskan waktunya untuk mengunjungi sejumlah titik di tiga daerah yaitu Surabaya, Madura dan Sidoarjo.

Pada titik terakhir, Sandiaga menghadiri rapat koordinasi pembekalan pimpinan organisasi relawan Prabowo-Sandi seJawa Timur bersama SandiagaUno di Juanda Sidoarjo, Jawa Timur.

Dihadapan ratusan pendukungnya, Sandiaga menyampaikan bahwa dinamika pilpres kali ini hampir sama dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, yang pada ujungnya mengalahkan petahana.

“Survei yang tidak digoreng-goreng menunjukkan bahwa kita terus naik, sementara kubu sebelah, tidak usah kita sebutkan, tapi yang jelas kita naik. Menunjukkan bahwa ini mirip-mirip Pilgub DKI Jakarta,” tutur Sandiaga, Senin (21/1/2019) petang.

Sandiaga mengatakan, tren kemenangan mulai terlihat seperti di Pilkada DKI. Dia optimistis di Jawa Timur Prabowo-Sandiaga menang. Menurutnya, siapa yang mampu memenangkan suara di Jatim maka secara nasional akan menang.

“Yang bekerja ini seluruh sinergi dan isu utamanya adalah ekonomi,” ucap Sandiaga.

Ketua Sahabat Relawan Prabowo-Sandi Jawa Timur, Fauzi Mahendra menambahkan, rapat koordinasi relawan se-Jatim dilakukan sebagai penguatan gerakan untuk memenangkan suara saat pemungutan suara nanti.

“Harapan dari agenda Bang Sandi bagaimana mengatur door to door satu-satu ke relawan,” kata Fauzi.

Fauzi menegaskan bahwa tujuan dari rakor ini adalah mengatur strategi dan sinergitas para pimpinan relawan agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Sedikitnya 2,1 juta relawan terkoordinasi di Jatim untuk memenangkan Prabowo-Sandi.

“Karena yang jalan memang relawan dari emak-emak pasar, dan kedua anak muda milenial, yang mampu mendongkrak suara. Ketiga, karena Bang Sandi setiap kunjungan targetnya sepuluh titik,” ujar dia.

2 dari 3 halaman

Keluhan Petani Garam

Sementara, saat kunjungannya ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sandiaga mendapat keluhan dari para petani garam. Mulai dari soal harga, infrastruktur hingga impor garam.

“Baru pertama kali ini calon wakil presiden menyambangi petani garam yang sangat butuh perhatian pemerintah. Kami minta jika bapak nanti terpilih segera stop impor garam dari Australia dan India,” kata Ketua Asosiasi Petani Garam Seluruh Indonesia (APGASI) Syaiful Rahman, Senin 21 Januari 2018.

Satu persatu petani mencurahkan keinginan untuk lebih sejahtera mengais rezeki dari menjadi petani garam.

“Dari tahun ke tahun nasib petani garam semakin memprihatinkan. Maka nanti bapak Sandiaga terpilih, mohon perhatikan petani garam,” jelasnya.

Oleh karena itu, apabila Sandiaga nanti terpilih sebagai wakil presiden diharapkan memilih menteri yang berpihak kepada petani garam. Supaya nasib petani garam menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya demi meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, kebutuhan infrastruktur untuk petani garam memang perlu dipenuhi, seperti, irigasi dan jalan agar saat hendak mengangkut garam mobil bisa dekat tambak. Karen jika tidak ada jalan yang bisa dilintasi truk, petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar kuli angkut.

“Harga garam sudah murah, kami masih harus mengeluarkan biaya angkut. Ya tetap saja sengsara petani garam ini,” kata Ahmad Sukardi, salah seorang petani garam asal Kabupaten Sampang.

Sandiaga mengaku prihatin sekali terhadap nasib petani garam di Pulau Madura. Maka seharusnya ada solusi bagi mereka, karena 60 persen konsumsi garam di Indonesia itu dari Pulau Madura.

“Saya berkomitmen, jika nanti terplilih akan pilih menteri-menteri yang berpihak kepada rakyat. Tidak menyia-nyiakan petambak garam, seba kami dipilih oleh rakyat dan tidak akan mengkhianati rakyat,” kata Sandi.

Reporter: Mohamad Fahrul, Dian Kurniawan

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sandiaga: Jika Terpilih, Menteri Kami Tak Akan Sia-siakan Petambak Garam

Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menerima curahan hati para petambak garam saat berdialog dengan Petani Garam dan Perwakilan Desa Se-Sumenep Desa Karanganyar, Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sandiaga juga mengungkapkan komitmennya untuk petambak garam jika terpilih nanti.

Dalam keterangan tertulis Prabowo-Sandi Media Center, Selasa (22/1/2019), Ketua Asosiasi Petani Garam Seluruh Indonesia (APGASI) Syaiful Rahman berharap, Sandiaga Uno bersama Prabowo Subianto, dapat memperbaiki nasib para petambak atau petani garam yang disebut makin sengsara.

“Terima kasih atas kehadiran Pak Sandi Uno di tambak garam ini. Baru pertama kali ini calon wakil presiden menyambangi kami. Petani garam yang sangat butuh perhatian pemerintah. Kami hanya minta, Pak, setop impor garam dari Australia dan India,” ucap Syaiful seperti dalam keterangan tertulis tim Prabowo-Sandi.


M Yanto, Ketua Forum Petambak Garam Madura (FPGM), dalam keterangan tertulis itu mengaku tiap tahun petambak garam selalu punya masalah. Menurut Yanto, biang masalahnya ada di pemerintah pusat.

“Kalau Pak Sandi jadi wapres, tolong cari menteri yang sanggup dan mampu. Jangan seperti sekarang. Bukan kami anti-impor. Jangan anak tirikan kami sebagai anak bangsa,” ucapnya.

Sandiaga Uno sempat menarik nafas panjang mendengar keluhan para petani garam tersebut. Padahal, 60 Persen konsumsi garam di Indonesia disebut dihadirkan dari Pulau Madura.

“Saya berkomitmen, ampon bektona (sudah waktunya). Saya pastikan jika terpilih nanti menteri-menterinya berpihak kepada rakyat. Tidak menyia-nyiakan petambak garam. Dan akan membela rakyat. Karena kami dipilih oleh rakyat dan tidak akan mengkhianati rakyat,” ucap Sandi.
(gbr/knv)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Yuk, Cari Tahu Peruntungan Anda di Fortune Street Resorts World Sentosa Singapore!

Liputan6.com, Jakarta Beberapa minggu lagi kita akan merayakan Tahun Baru Imlek. Tahun ini merupakan siklus Jihai atau Babi tanah dalam shio China.

Dilansir dari liputan6.com (17/1/2019), tahun babi identik dengan travelling. Shio ini pun menyarankan setiap orang untuk menyeimbangkan diri antara karier dan hiburan. Sementara itu, unsur tanah sendiri memiliki makna positif. Tanah menyerap air dan menyediakan lingkungan subur, artinya tersedia peluang baru dalam hal keuangan, romansa, dan karier.

Namun, apakah shio Anda akan benar-benar mengalami nasib baik pada tahun Babi Tanah ini? Biar tak penasaran, coba ramal peruntungan Anda dengan para ahli yuk.

Anda bisa diramal oleh para ahli sekaligus berlibur di Resorts World Sentosa (RWS) Singapura. Pada tahun baru imlek ini, RWS akan menyatukan berbagai rangkaian acara meriah yang diatur untuk membangkitkan minat dan menggairahkan tamu dari seluruh negara. Salah satunya, mereka akan mengadakan Fortune Street pada 5 – 17 Februari 2019.

Fortune Street edisi tahun ini akan memberi informasi secara lebih mendalam, interaktif, dan bersifat mencerahkan. Tak tanggung-tanggung, 16 peramal akan hadir dalam 11 aliran ramalan favorit. Anda dapat membuat janji tatap muka dengan para peramal ini untuk berkonsultasi dan mendapat nasihat.

Jika Anda penasaran dan ingin mengintip peruntungan pada 2019, sekilas beberapa aliran ramalan yang dapat membaca keberuntungan Anda.

1. Aura Chakra

Dengan Aura Chakra, pelajari tentang energi ‘gaib’ yang menguasai diri Anda dan bagaimana Anda dapat memanfaatkan energi itu untuk memperoleh hidup yang sejahtera. Di sana Anda akan berkonsultasi dengan Selina Seah, seorang ahli terkemuka di bidang alkimia.

2. Face Reading

Para peramal di sekolah ini, yaitu Master Welles Tan, Master William Chong, dan Master Quek Ser Ming, akan menggunakan teknik pembacaan wajah kuno. Mereka akan menganalisis mulai dari bentuk hidung hingga letak tahi lalat untuk mengungkap kepribadian, takdir, dan peruntungan Anda.

3. Feng Shui

Melalui Feng Shui Anda dapat mempelajari tentang alur chi di dalam hidup Anda sebagai bekal untuk membangun rumah yang harmonis serta memiliki semangat dan keberuntungan tak terbatas. Anda bisa berkonsultasi tentang Feng Shui dengan Master Wesley Lim.

4. Palmistry

Ini salah satu bentuk ramalan paling klasik. Peramal Master Khor akan membaca garis tangan Anda untuk mengungkap kesehatan, asmara, dan kepintaran Anda.

5. Numerology Analysis

Kepribadian serta kelebihan dan kelemahan diri Anda juga dapat dianalisis melalui tanggal lahir dan nama, lho. Metode analisa ini juga bisa meramal perubahan besar yang akan terjadi dalam hidup Anda. Ahli Numerology Analysis yang dapat Anda temui di Fortune Streets ialah Master Chups Tam dan Master Hazel Tan.

Selain yang di atas, Anda dapat mencoba aliran ramalan lainnya di Fortune Street, seperti Ba Zi, Crystal Chakra Divination, Oracle Card, dan banyak lagi.

Setelah selesai diramal, pengunjung dapat bersantai di Fortune Street Bar dengan barisan minuman pemuas dahaga dan pertunjukan dari artis lokal. Para tamu juga dapat membeli berbagai barang feng shui komplementer untuk meningkatkan keberuntungan mereka di tahun baru.

Kunjungan ke Fortune Street dihargai SGD 38 (SGD 28 untuk anggota RWS Invites). Pembayaran ini mencakup satu kali membaca keberuntungan, pendaftaran gratis untuk Keanggotaan RWS Invites (bagi non – anggota), dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Gre8t Fortune Draws.

Limpahan keberuntungan yang menanti dimenangkan (3 Januari – 17 Februari)

Bagi anggota RWS Invites, perayaan Imlek tambah meriah lagi dengan kesempatan untuk memenangkan hadiah bernilai lebih dari SGD 88.888 di Gre8t Fortune Draws. Beragam hadiah menarik mulai dari menginap tiga hari dua malam di Hotel mewah Ocean Suites, Treetop Lofts™, dan Beach Villas™ di RWS, Set Perhiasan Berlian Goldheart, Kursi Pijat OGAWA M-SUITE™ Master Drive®, hingga Voucher Bersantap.

Apabila Anda belum menjadi anggota RWS Invites, daftarkan diri hanya dengan SGD 8 sebelum 17 Februari 2019 dan dapatkan bonus kesempatan untuk menang secara cuma-cuma. Sebagai anggota RWS Invites, Anda juga dapat menikmati berbagai keuntungan dan keistimewaan, seperti preview eksklusif, rebate sepanjang tahun di lebih dari 100 outlet, dan Welcome Voucher senilai lebih dari SGD 350!

Jadi, tunggu apa lagi? Daftarkan diri menjadi anggota sekarang juga!

Kunjungi https://bit.ly/2CzQIEl untuk info lanjut mengenai Fortune Street, Gre8t Fortune Draws, dan acara menarik lainnya.



(Adv)

Turki Siap Ambil Kendali Basis Pasukan Kurdi di Suriah, Bikin Geram AS?

Liputan6.com, Ankara – Dalam sambungan telepon dengan mitranya di Amerika Serikat (AS), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan siap untuk mengambil alih keamanan di Manbij, sebuah kota di timur laut Suriah yang dikendalikan oleh pasukan Kurdi.

Manbij sendiri merupakan lokasi di mana empat orang pasukan AS dilaporkan tewas dalam sebuah serangan bom, pekan lalu.

Dikutip dari Al Jazeera pada Senin (21/1/2019), pernyataan dari pihak kepresidenan Turki menyebut Erdogan telah menjelaskan kepada Trump, bahwa serangan di Manbij adalah provokasi yang dilakukan oleh jaringan ISIS, guna memengaruhi ekspektasi penarikan pasukan AS dari Suriah.

Sebelumnya, dalam sebuah pengumuman mengejutkan pada 19 Desember 2018, Trump berencana menarik 2.000 tentara AS dari Suriah timur laut, dan menyatakan bahwa ISIS telah dikalahkan.

Pernyataan itu bertentangan dengan pandangan banyak pakar keamanan dan penasihat kebijakan AS, yang menilai pengaruh ISIS belum sepenuhnya hilang.

Pada akhirnya, para pejabat AS kembali pada rencana awal, yakni mempertahankan keberadaan militer AS untuk melawan kekuatan ISIS, dan memastikan Turki memberi jaminan keamanan pada pasukan YPG Kurdi yang bersekutu dengan Negeri Paman Sam.

Komunikasi langsung antara Erdogan dan Trump berlangsung sepekan setelah percakapan telepon serupa lainnya, yang membahas tentang nasib pasukan Kurdi di wilayah timur laut Suriah,

Terletak di dekat perbatasan dengan Turki, Manbij muncul sebagai titik fokus ketegangan pasca-keputusan penarikan pasukan AS oleh Trump, di mana selama ini menjadi penghalang Turki dalam menyerang pasukan Kurdi.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah milisi yang bersekutu dengan YPG Kurdi yang didukung AS, merebut kota itu dari ISIS pada 2016.

Ankara memandang YPG sebagai kelompok “teroris” dan merupakan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang telah puluhan tahun melancarkan kampanye separatis bersenjata di Turki.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Gedung Putih Berkata Lain

Di lain pihak, Gedung Putih tidak menyebut tawaran Erdogan untuk mengambil alih keamanan di Manbij, tetapi mengatakan pemimpin kedua negara sepakat untuk terus mengupayakan penyelesaian negosiasi damai di Suriah timur laut.

“Presiden Trump menggarisbawahi pentingnya mengalahkan unsur-unsur teroris yang tetap ada di Suriah,” ujar Sarah Sanders, juru bicara Gedung Putih.

“Kedua pemimpin sepakat untuk terus mengejar solusi yang dinegosiasikan untuk Suriah timur laut. Mereka juga membahas kepentingan bersama dalam memperluas hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Turki,” tambah Sanders.

Presiden Donald Trump sebelumnya memperingatkan Turki untuk tidak menyerang pasukan Kurdi di Suriah, dan sempat mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki jika itu terjadi.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan “kami tidak takut dan tidak akan diintimidasi oleh ancaman apa pun,” menambahkan bahwa “ancaman ekonomi terhadap Turki tidak akan berhasil.”

Derita Samuel, Bocah dengan Luka Wajah karena Disiram Air Keras Ayah Tiri

Derita Samuel, Bocah dengan Luka Wajah karena Disiram Air Keras Ayah Tiri Foto: Facebook

Magetan – Di usianya yang masih belia, Samuel Kristian harus menanggung siksaan dari ayah tirinya. Ia disiram air keras hingga luka bakar tertinggal jelas menutupi separuh wajahnya.

Latar belakang ekonomi Samuel yang berasal dari keluarga miskin juga seolah menambah beban hidupnya. Namun bocah yang kini menginjak usia 11 tahun itu pantang menyerah.

Di sela kesehariannya sebagai seorang pelajar, Samuel aktif membantu ibunya membuat batu bata. Tak peduli meski warga Dusun Donowangsan, Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan ini sesekali memegangi dadanya sambil menahan sakit.

“Dia memang sesak napas sejak disiram air keras sama ayah tirinya,” tandas sang ibu, Ismiatun (41) saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/1/2019).
Meski tak pernah mengeluh, namun tiap kali sesak itu mendera, Samuel tak sanggup membendungnya. Tiap kali kambuh, ia pun meminta Ismiatun untuk mengantarnya ke puskesmas.

“Hanya bayar Rp 10 ribu (biaya administrasi, red) dan pulangnya dapat obat,” lanjutnya.

Derita Samuel, Bocah dengan Luka di Wajah karena Disiram Air Keras Ayah TiriFoto: Facebook

Namun usaha pembuatan batu bata merah yang dilakoni Ismiatun saat ini juga sedang mandeg. Menurut ibu dua anak ini, modalnya habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat nenek Samuel yang sedang sakit.

“Kalau pulang sekolah Samuel biasanya membantu menjemur bata merah. Kadang mencampur tanah bahan bata juga. Tapi sekarang ini berhenti sementara mas, neneknya Samuel sakit dan modal akhirnya habis buat kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Kisah hidup Samuel kemudian menjadi viral di media sosial. Unggahan tentangnya pun membuahkan banyak respons positif.

Untungnya sejak Samuel mengalami nasib tragis tersebut, sang ayah tiri akhirnya diamankan oleh polisi dan dibui. Fakta ini mengklarifikasi pernyataan di media sosial yang mengatakan Samuel kerap disiksa oleh ayah tirinya. Kejadian penyiraman air keras juga sudah berlangsung lama.

Namun memang kondisi Samuel sudah lama membuat banyak warga merasa iba lalu memberikan bantuan untuk keluarganya.

“Alhamdulillah banyak yang menaruh iba dan memberikan bantuan uang dan ada juga kiriman sepeda dari daerah-daerah yang tahu kondisi Samuel. Dari desa tiap bulan dapat bantuan beras juga,” ungkapnya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Allegri: Juventus Pantang Remehkan Chievo

Turin – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, meminta anak asuhnya untuk tak menganggap remeh Chievo. Bagi Allegri, Chievo adalah lawan yang harus tetap diwaspadai.

Nasib kedua klub pada musim ini bagaikan bumi dan langit. Juventus berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 53, sedangkan Chievo menghuni dasar klasemen dengan mendulang delapan poin.

Kedua klub pun akan saling berhadapan pada pertandingan pekan ke-20 Serie A di Allianz Stadium, Senin (21/1/2019). Bermain di hadapan pendukung sendiri, I Bianconeri lebih diunggulkan meraih kemenangan.

Pasalnya, Juve belum menelan kekalahan di Serie A musim ini dengan rincian 17 kemenangan dan dua hasil imbang dari 19 laga. Mereka juga berhasil menyapu bersih enam kemenangan beruntun melawan Chievo.

Meski begitu, Allegri mengingatkan Juventus untuk tetap waspada. Apalagi, Chievo hanya menelan satu kekalahan, lima hasil imbang, dan meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di Serie A.

“Ini adalah duel Juventus versus Chievo dan kami harus menghadapinya dengan sangat serius. Sejak Mimmo Di Carlo mengambil alih jabatan pelatih, Chievo berhasil meraih lima hasil imbang, satu kemenangan, dan hanya satu kekalahan. Mereka percaya dan berjuang untuk bertahan di Seri A sampai akhir,” ucap Allegri.

Juventus harus belajar mematikan permainan, karena ketika lawan menempel, Anda harus bisa mengakhirinya. Kami tidak harus memberi mereka kesempatan kembali ke dalam permaian,” lanjutnya.

Sumber: Football Italia

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Digitalisasi Literasi, yang Berperang dan yang Kalah

Liputan6.com, Batam – “Kalo sampai dia menengok kemari, itu berarti dia berharap kau mengejarnya,” kata Pak Limbong ke Rangga. Di hitungan ketiga, benar akhirnya Cinta menengok. Tapi, entah apa yang ada di otak Rangga, ia tak mengejar Cinta. 

Demikian sekelumit adegan kisah Cinta dan Rangga dalam film ‘Ada Apa Dengan Cinta’. Adegan itu terjadi di sebuah toko buku bekas. Betapa buku bekas mampu menjadi bumbu percintaan mereka. Betapa pak Limbong sang penjual buku, bisa menjadi tempat curhat bagi Rangga.

Dari film AADC, mari kita berjalan menyusuri Singapura Kecil atau Little Singapore, yakni Batam. Di sebuah sudut kota, diantara gedung tinggi, terselip sebuah ruangan 3 x4 meter dengan cahaya minim. Setumpuk buku menjadi teman pria penjaga ruangan itu.

Tunggu dulu, ia bukan Pak Limbong seperti dalam AADC. Ia adalah Anton. Pedagang buku bekas berbagai genre.

Anton berasal dari Bandung. Ia menjadi jimat kota, satu-satunya pedagang buku-buku lawas di Batam. Sebelas tahun berjualan, dua tahun terakhir ia terlibat dalam sebuah peperangan. Perang melawan digitalisasi literasi.

“Saya mulai jualan disini sekitara tahun 2008,” kata Anton, Jumat (18/1/2019).

Anton mengaku, buku-buku bekas itu ia datangkan dari Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Ia mencoba bertahan ditengah gempuran digitalisasi literasi. Tak hanya itu, bahkan ketika banyak pihak berebut menyediakan bacaan secara gratis.

“Bagi saya, buku adalah jendela pengetahuan. Saya menjual buku, bukan hanya uang yang saya dapat, namun juga keberkahan karena berbagi pengetahuan,” katanya.

Ruangan yang sempit dan terkesan kumuh itu, menjadi saksi sejarah bagaimana Anton bergulat dengan hidup. Bersilat otak, dan merancang strategi pertempuran melawan nasib.

“Sekarang koleksi buku bekas saya tak sekaya dulu. Lebih banyak berupa komik, buku-buku ekonomi, dan buku-buku petunjuk praktis. Novel, roman dan buku sastra lain mayoritas didominasi penulis dari luar negeri seperti Agatha Christie, dan sejenisnya,” kata Anton.

2 dari 2 halaman

Gadis Pub, Sebuah Indikator

Anton mengaku para pelanggannya banyak yang memilih mencari e-book. Buku-buku yang berkaitan dengan dunia pendidikan, buku sekolah, maupun diktat kuliah otomatis menyusut karena sudah tersedia versi e-book.

“Yang datang lebih banyak untuk kepentingan nostalgia saja,” katanya tersenyum.

Saat ini markas buku Anton memiliki sekitar 10 ribu eksemplar berbagai genre. Namun semua didominasi jenis komik. Sisanya berupa novel dan karya sastra berat yang cukup serius.

“Rata-rata harganya Rp 10 ribu – Rp 35 ribu,” katanya.

Lorong Nagoya-Jodoh tempatnya berjualan, juga semakin sepi pejalan kaki. Lorong yang pernah menjadi pusat aktivitas warga itu, sekarang tak beda dengan sebuah lorong kumuh nan seram.

“Lorong ini sekarang sepi,” kata Anton.

Anton bertahan dengan modal keyakinan. Pelan tapi pasti kerajaan buku bekas nan lawasnya digerus peradaban, toh ia masih bertahan dengan keyakinannya bahwa Tuhan akan tetap berbagi rejeki melalui penikmat buku lawas yang berkunjung ke tempatnya.

“Dulu ramai. Banyak cewek-cewek yang bekerja di pub, karaoke tinggal di sekitar sini. Sekarang entahlah. Rupanya itu tanda jaman. Sekarang mencari Rp 200 ribu sepekan sudah sangat susah,” katanya.

Tak ada lagi pembeli dari Batam. Mayoritas yang datang berasal dari Tanjung Pinang, Karimun, dan Anambas.


Simak video menarik berikut:

Sepotong Kisah Abu Bakar Baasyir dari Nusakambangan ke Gunung Sindur

Liputan6.com, Cilacap – Menjelang sidang PK terpidana terorisme, Abu Bakar Baasyir, suasana di sekitar Gedung Pengadilan Negeri Cilacap hari itu benar-benar mencekam. Pengamanan ketat dilakukan oleh seribuan lebih personel polisi dan TNI.

Selasa, 12 Januari 2016, adalah hari pertama sidang PK Abu Bakar Baasyir, terpidana kasus terorisme yang divonis 15 tahun penjara lantaran diduga merencanakan dan menjadi penyandang dana latihan bersenjata di Jane Ponto, Aceh.

Sekolah di sekitar PN Cilacap pun diliburkan. Jalan ini, ditutup. Petugas keamanan hendak memastikan PN Cilacap benar-benar steril dari ancaman keamanan.

Semua orang yang hendak masuk ke PN Cilacap mesti melewati pemeriksaan, mulai dari gerbang halaman PN yang dipasang pendeteksi metal. Tas dan baju digeledah, termasuk wartawan.

Maklum saja, kala itu, Abu Bakar Baasyir dituding sebagai tokoh sentral dengan pengikut dan simpatisan dari kelompok radikal. Hari itu, sekitar 1.000-an pengikutnya hadir di PN Cilacap. mereka datang dari Semarang, Solo, Jakarta, dan sejumlah daerah lain.

Namun, hanya sebagian kecil yang bisa masuk ke gedung PN. Lainnya, menonton sidang dari layar kaca dalam siaran langsung yang direlai dengan kabel video audio.

Kapolres Cilacap saat itu, AKBP Ulung Sampurna Jaya mengatakan, kepolisian menyiagakan sebanyak 1.064 personel untuk pengamanan sidang Peninjauan Kembali (PK) Abu Bakar Baasyir. 200 aparat TNI juga disiapkan sebagai pasukan cadangan.

“Kita melakukan pengamanan, yaitu pengamanan terbuka dan tertutup. Di sini ada sekitar 338 personil Brimob yang terdiri dari ring satu dan dua. Di halaman, ada juga personil polres. Kemudian dibackup yang di depan. Tidak hanya di sini, tapi seluruh objek vital juga sudah ploting,” dia menjelaskan saat itu.

Ratusan pendukung menyemut begitu mengetahui Abu Bakar Baasyir datang sekitar pukul 08.45 WIB. Abu Bakar diangkut dengan Baracuda yang diapit panser militer.

Sempat terjadi sedikit insiden saat pendukung hendak masuk ke ruangan sidang. Sebab, polisi masih menutup area sidang tersebut. Abu Bakar Baasyir langsung masuk dari pintu samping yang tadinya terkunci. Sepanjang waktu, pendukung berorasi menuntut pembebasan Abu Bakar Baasyir.

2 dari 4 halaman

Pembesuk Baasyir

Rupanya, pengikut dan simpatisan Abu Bakar Baasyir tak hanya datang hari itu. Sejak pendiri Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) itu dibui di Nusakambangan, pengikutnya rutin menjenguknya tiap pekan.

Bahkan, massifnya kunjungan pendukung dan pengikut Baasyir sempat membuat gerah sejumlah Ormas. Mereka meminta, agar Baasyir dipindah dari Nusakambangan. Mereka khawatir, para pengikut Baasyir menebar benih radikalisme di Cilacap.

Diduga, para pengikut menyewa rumah singgah khusus yang tersebar di beberapa titik. Di titik ini lah, sejumlah ormas di Cilacap khawatir.

“Kok diberi kesempatan yang sangat luas, untuk ditemui orang-orang luar, orang dari luar Cilacap. Kepada yang hadir pasti memberikan semacam pesan seperti yang dinginkan oleh Abu Bakar,” ucap pucuk pimpinan sebuah ormas di Cilacap.

Tokoh ormas lainnya meminta agar polisi mengawasi secara ketat rumah yang diduga digunakan sebagai rumah singgah bagi pengikut dan pendukung Abu Bakar Baasyir. Bahkan, ada pula isu, Baasyir bisa menggelar pengajian diduga bermuatan radikal kepada pengikutnya di penjara Nusakambangan.

Tetapi, Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) membantah Abu Bakar Baasyir secara berkala menggelar pengajian khusus terpidana terorisme dan pembesuk yang diduga berasal dari kelompok tertentu di LP Nusakambangan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jawa Tengah saat itu, Yuspahruddin mengatakan Abu Bakar secara berkala memang dikunjungi oleh pembesuk yang berasal dari berbagai daerah.

Namun, ia membantah Abu Bakar menggelar pengajian berisi paham radikal kepada terpidana teroris dan pembesuk.

“Kalau yang membesuk sampai 20 orang kan ada ruangan khusus di pantau dengan CCTV. Namanya Abu Bakar Baasyir itu kan paling tua di situ. Mungkin ada yang disampaikannya memang tidak bisa kita buka. Mungkin di situ memberikan kajian, bukan membuat majelis,” kata Yuspahrudin, membantah.

3 dari 4 halaman

Baasyir Dipindah dari Nusakambangan ke Gunung Sindur

Soal ini rumah singgah, Yuspahruddin menolak berkomentar. Menurut dia, soal rumah singgah itu di luar LP Nusakambangan yang bukan wewenangnya.

Tekanan untuk membatasi kunjungan kepada Abu Bakar Baasyir nampaknya begitu kuat. Baasyir lantas ditempatkan di Sel Isolasi Lapas Pasir Putih Nusakambangan.

Soal ini, tak ada satu pun pejabat Kemenkumham yang berkomentar. Namun, penempatan di sel isolasi dibenarkan oleh pengacara Baasyir dari Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad Mihdan. Nota protes dikirimkan kepada Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal PAS, dan pihak Lapas Nusakambangan

Bahkan, TPM telah berkirim surat ke Presiden Joko Widodo meminta perlindungan dan memprotes kebijakan Lapas Pasir Putih, yang menempatkan Abu Bakar Baasyir di sel isolasi khusus ini. Michdan tak ada alasan kuat Baasyir ditempatkan di sel isolasi khusus.

Sebab, selama dihukum, Baasyir berkelakuan baik dengan bukti mendapat pengurangan hukuman atau remisi. Selain itu, kata Michdan, mempertimbangkan usia Basyir yang sudah tua dan dalam keadaan sakit, Baasyir memerlukan perhatian ekstra untuk menjaga kesehatannya.

“Artinya kami meminta perlindungan dan memberitahukan kepada presiden, bahwa ini tindakan yang dzolim,” ucap Michdan, April 2016.

Michdan menuturkan, di sel isolasi khusus, Baasyir dilarang menerima tamu selain keluarga, pengacara dan tim kesehatan. Pembatasan aktivitas luar sel juga menyebabkan kesehatan Baasyir menurun.

4 dari 4 halaman

Beda Nasib Baasyir dan Freddy Budiman

Belakangan, Baasyir dipindah ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Pemindahan ini pun tak kalah mencekam. Pasalnya, Baasyir dipindah bersamaan dengan kembalinya terpidana mati narkoba, Freddy Budiman.

Abu Bakar Baasyir dipindah dari Lapas Pasir Putih ke Lapas Gunung Sindur, Sabtu (16/4/2016). Pemindahan ini bersamaan dengan kembalinya Fredy Budiman ke Nusakambangan. Sebelumnya Fredy dibon pinjam ke Jakarta dalam kasus pengendalian narkoba dari dalam Lapas.

Juru Bicara Kepolisian Cilacap, AKP Bintoro Wasono mengatakan pengamanan pemindahan Abu Bakar Baasyir dilakukan bersamaan dengan masuknya Fredy Budiman. Ini akan dilakukan di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap.

“Ya untuk pengawalan dan pengamanan jalur dan sebagainya. Freddy Budiman akan dipindah juga ke Nusakambangan, Pak?), Ya betul masuk. Masuk ke dalam mas. Jadi langsung, tukeran,” kata Bintoro.

Untuk mengamankan pemindahan ini, kepolisian mengerahkan 150 personel gabungan. Satuan Brimob dari Polres Banyumas juga diperbantukan.

Meski pernah menghirup udara yang sama, pesawat yang sama, dan dipindah di hari yang sama, nasib keduanya berbeda 180 derajat. Dua tahun berselang, Abu Bakar Baasyir sebentar lagi bakal menghirup udara bebas.

Adapun Fredy Budiman, seperti diketahui, telah meninggal dunia diterjang timahregu tembak eksekusi mati. Jumat dinihari, 29 Juli 2016, Freddy mengembuskan napas terakhirnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: