Lebaran Sebentar Lagi, Sudah Persiapkan Mobil untuk Mudik?

Jakarta

Kurang dari sebulan lagi memasuki Bulan Ramadan. Momen yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk kumpul bersama keluarga di rumah. Puncaknya pada Hari Raya Lebaran, masyarakat Indonesia akan memanfaatkan waktu libur yang ada untuk mudik, pulang ke kampung halaman.

Sebelum mudik tentunya kendaraan adalah salah satu hal yang jadi pertimbangan utama. Mau mudik ke kampung halaman dengan kendaraan umum atau kendaraan pribadi? Keduanya memiliki nilai lebihnya masing-masing, tergantung dari kebutuhan.

Namun yang perlu digarisbawahi adalah salah satu keuntungan mudik menggunakan kendaraan pribadi lebih fleksibel dan bisa memuat segala barang bawaan lebih maksimal, termasuk anggota keluarga yang dibawa. Apalagi mudik dengan mobil jadi pilihan yang baik, mengingat akses tol saat ini, khususnya di Jawa sudah rampung dari ujung barat hingga timur.


Dengan adanya tol tentu saja mudik dengan mobil bisa lebih cepat dan efisien. Anda bisa membawa seluruh anggota keluarga beserta oleh-oleh, semuanya masuk ke dalam mobil. Selain lebih cepat, mudik menggunakan mobil pun memberikan nilai lebih karena terhindar dari terik matahari maupun juga hujan yang bisa kapan saja terjadi.

Lalu, bagaimana jika belum memiliki mobil pribadi? Menyewa mobil memang bisa jadi alternatif pilihan, namun liburan di kampung halaman akan terasa kurang menyenangkan dan leluasa karena terbayang waktu sewa yang terbatas. Oleh karena itu solusi paling tepat adalah segera miliki mobil impian Anda.

Masih ada waktu untuk membeli mobil impian. Jika tidak memunginkan membeli secara cash atau tunai, membeli secara kredit pun bisa jadi solusinya. Anda bisa memanfaatkan momen pameran seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan segera digelar pada 25 April hingga 5 Mei 2019 mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Di pameran IIMS 2019, Anda bisa menemukan berbagai pilihan mobil terbaik dan terbaru dari pabrikan mobil Tanah Air. Namun bukan itu saja, IIMS 2019 juga akan menampilkan pameran mobil klasik, konten maritim bertajuk Indonesia Boating Gathering, dan kontes modifikasi yang tentunya bisa menambah referensi dalam memilih mobil sesuai kebutuhan Anda dan keluarga.

Sambil melihat pameran dan mencari mobil impian, Anda pun bisa memanfaatkan program spesial dari BCA Finance, untuk kebutuhan kredit pembelian mobil pilihan Anda. Yuk datang dan meriahkan IIMS 2019, bisa jadi di pameran IIMS 2019 ini loh Anda menemukan mobil terbaik, tentunya dengan program spesial dari BCA Finance.

#KreditAman #KreditAmanBCAfinance

(adv/adv)

Suzuki Alto Menjadi Salah Satu Mobil dengan Harga di Bawah Rp100 Juta

Kehadiran Suzuki Jimny masih abu-abu. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sendiri belum dapat memastikan kapan SUV serba bisa itu diniagakan.

Meski demikian, salah satu dealer sudah membuka keran inden Suzuki Jimny.

Informasi tersebut lantas dikonfirmasi ke pihak Suzuki.

“Setahu saya (dealer buka inden) tidak ada. Intinya Jimny tidak akan dipasarkan dalam waktu dekat,” kata pihak Suzuki.

  2 dari 3 halaman SelanjutnyaPernyataaan tersebut menjadi penanda bahwa Jimny tidak akan melantai pada IIMS akhir April ini .

“Tapi di IIMS kita ada kejutan lain,” tukas SIS sedikit memberi bocoran.

Ketika kembali ditanyakan kemungkinan Jimny akan hadir di GIIAS Juli mendatang, pihak SIS lagi-lagi pelit bicara.

“Jimny-nya sendiri juga belum ada,” tangkisnya lagi.

Hindari Kecelakaan, Berapa Durasi Maksimal Mengemudi Mobil di Jalan Raya?

Liputan6.com, Jakarta – Berkendara di jalan raya, merupakan kegiatan yang penuh risiko. Selama di jalan raya, berbagai kemungkinan bisa terjadi, termasuk kecelakaan lalu lintas. Namun, sebagai pengemudi, bisa juga meminimalisir risiko tersebut, dengan mengetahui kondisi badan agar tidak mengalami kelelahan saat mengemudi.

Sejatinya, tubuh manusia memiliki batas. Pada titik kelelahan, tidak hanya otot yang lemas, konsentrasi dan refleks pun jadi berkurang. Inilah alasan kenapa Anda harus segera beristirahat jika sudah merasa lelah saat mengemudi.

Lantas, kapankah kita harus beristirahat saat mengemudi?

Seperti dilansir laman resmi Suzuki Indonesia, sebenarnya di Indonesia aturan terkait durasi maksimal mengemudi sudah tertuang dalam UUD Pasal 90 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang menyebut jika durasi mengemudi maksimal adalah 8 jam sehari untuk mereka para pengemudi, atau bekerja mengemudikan angkutan umum dan barang.

Detailnya, Anda diizinkan untuk mengemudi selama 4 jam secara berturut-turut, setelah itu diwajibkan untuk beristirahat minimalnya 30 menit.

Serupa dengan di Indonesia, di negara-negara Eropa pun berlaku aturan yang hampir mirip, yakni durasi kerja untuk para pengemudi, baik itu angkutan umum atau barang, maksimal 8 jam dengan catatan Anda wajib beristirahat selama 45 menit setelah berkendara selama 4,5 jam.

Aturan ini tertuang jelas dalam Regulation (EC) No 561/2006, dan masih berlaku hingga saat ini. Jika aturan ini dibantah, ada sanksi tegas bagi pengemudi.

Jaguar I-Pace Sabet Gelar Mobil Terbaik Dunia

Selain I-Pace, mobil lain yang mendapat penghargaan, adalah Suzuki Jimny sebagai mobil urban terbaik di dunia, Audi A7 sebagai mobil mewah terbaik di dunia, dan McLaren 720S sebagai mobil performa terbaik di dunia.

Sebagai catatan, kompetisi mobil terbaik di dunia ini tidak memperhitungkan angka penjualan, jumlah produksi, dan sebagainya. Namun, murni berdasarkan pendapat dari para juri. Satu-satunya kriteria yang harus dipenuhi mobil yang mengikuti kompetisi ini, adalah setidaknya sudah beredar di dua benua di tahun sebelum penganugerahan.

7 Tips Beli Mobil Baru agar Tak Menyesal Kemudian

Anda perlu mencatat hal-hal yang penting diperiksa ketika sesi test drive sehingga Anda dapat melakukan perbandingan head-to-head antara setiap kendaraan.

Daftar checklist ini meliputi karakteristik kendaraan seperti akselerasi, kemudi, handling, pengereman, warna eksterior yang diinginkan, kenyamanan di dalam kabin (seperti kursi, akses keluar masuk, dan ruang kargo), jarak pandang, hingga teknologi dan fitur yang tersedia.

3) Diskusikan dengan Orang Terdekat Anda

Penting untuk berdiskusi dengan keluarga atau orang terdekat mengenai kendaraan yang Anda pertimbangkan. Mereka juga mungkin mengenal seseorang yang memiliki kendaraan yang sama, dan dapat memberikan masukan dari pengalamannya.

4) Kenyamanan adalah Kunci

Dapatkah Anda masuk dan keluar kendaraan dengan mudah? Untuk SUV dengan ketinggian tertentu, apakah dilengkapi dengan side-step? Seberapa nyaman kursinya? Dapatkah Anda mengatur posisinya dengan mudah? Dapatkah Anda menyesuaikan posisi lingkar kemudi tanpa kesulitan? Seberapa luas pandangan dari dalam, ke depan, samping, serta belakang melalui kaca spion?

Kecelakaan di Manggarai, Polisi: Pelaku Kabur, Mobil Ditinggal

Jakarta – Mobil sedan menabrak sejumlah pengguna jalan di Jl Saharjo, Manggarai, Jakarta Selatan. Usai terjadi tabrakan, pelaku kabur.

“Laporan awalnya sedan Camry nabrak-nabrakin, pelakunya kan kabur, mobilnya ditinggal,” kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, Kamis (18/4/2019).

Dia mengatakan kasus kecelakaan ini ditangani Polda Metro Jaya. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 19.40 WIB.


“Korban sampai saat ini masih didata,” kata Indra,

Sebelumnya diberitakan, akibat kecelakaan ini kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet. Warga berkerumun di lokasi berhentinya mobil usai menabrak sejumlah pengguna jalan.

Di lokasi tersebut masih terlihat bekas pecahan-pecahan kaca imbas kecelakaan. Selain itu, ada bekas darah di lokasi kecelakaan yang terjadi.

“Ini tadi mobilnya berhenti di sini, terus pengendaranya dikeroyok warga karena katanya mau tabrak lari. Dua orang itu sudah dibawa tadi pakai ambulans,” kata seorang warga, Rahmat.
(jbr/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wah, Setir Mobil Zaman Dahulu Tidak Melingkar Seperti Sekarang Lho

Jakarta – Sebelum dikenal seperti saat ini, bentuk dan penggunaan setir mobil beberapa kali mengalami perubahan. Sebelum tahun 1894-an, setir mobil bentuknya hampir sama dengan tuas penggerak pada speedboat.

Dulu, setir dengan mekanisme tersebut dikenal dengan tiller. Pengoperasiannya cukup mudah yakni pengemudi hanya menggeser tuas ke kanan atau kiri sesuai arah yang diinginkan.

Sampai saat ini memang tak ada bukti sejarah yang menyatakan kapan mobil pertama kali menggunakan lingkar kemudi seperti sekarang. Bila mengutip Autoevolution, dinyatakan setir seperti itu pertama kali digunakan pada pertengahan tahun 1894.

Penggunaan Setir Kemudi pada Mobil Dahulu Kala,Penggunaan Setir Kemudi pada Mobil Dahulu Kala, Foto: Pool : Mercedes-Benz

Orang pertama yang diduga menggunakan setir mobil melingkar adalah Alfred Vacheron. Pria tersebut menggunakannya di mobil bermerek Panhard bermesin Daimler dalam ajang balap dunia pertama dari Paris ke Rouen (berjarak 135,3 km).

Tapi posisinya cukup berbeda dengan mobil sekarang yakni mendatar seperti setir pada bus atau truk. Jok pengemudi pun dibuat cukup tinggi untuk mengimbanginya.

Setelah diuji coba, Alfred mengatakan bahwa mekanisme setir mobil melingkar lebih mudah sehingga mobil Panhard kala itu selalu dibuatkan setir melingkar.

Tak berapa lama, sistem arah laju kendaraan tersebut langsung diadopsikan oleh pabrikan mobil lain. Terlebih saat Charles Stewart Rolls, salah satu pendiri perusahaan Rolls-Royce membeli mobil Panhard, kemudian menerapkannya pada desain mobilnya.

Perubahan mekanisme setir kemudi pada mobil terus berlanjut hingga tahun 1899. Singkat cerita, perkembangan terus dilakukan produsen otomotif terkait sampai munculah sistem power steering yakni mengombinasikan setir kemudi dengan sistem hidrolik.

Mekanisme Powersteering,Mekanisme Powersteering, Foto: Pool : Autoevolution

Sistem power steering maupun hidroliknya sebenarnya sudah dipatenkan sejak tahun 1876 dan 1902 oleh G Fitts dan Frederick W. Lanchester. Tapi idak satu pun dari mereka yang membuatnya menjadi barang yang diproduksi.

Selang 18 tahun kemudian, Francis W. Davis, seorang insinyur dari Pierce Arrow Motor Car Company mencoba membuat setir pada sebuah truk agar tidak terlalu berat saat diputar. Alhasil, terciptalah power steering pertama yang dipasangkan ke mobil.

Temuan tersebut terus menghijau hingga menjadi standar pada piranti mobil saat ini.

Pengunaan Setir Kemudi Melingkar pada Mobil Pertama Kali,Pengunaan Setir Kemudi Melingkar pada Mobil Pertama Kali, Foto: Pool : Mercedes-Benz

(ruk/lth)

Top3: Harapan Produsen Mobil Cina Terhadap Presiden Terpilih Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Berbagai harapan muncul dari industri otomotif nasional. Siapa pun pemimpin yang terpilih harus bisa membuat iklim perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Ini yang Pabrikan Otomotif Cina Harapkan dari Presiden Indonesia Terpilih

Hari ini, seluruh rakyat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya untuk menentukan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif, anggota legislatif tingkat provinsi, anggota legislatif tingkat kabupaten/kota, serta DPD.

Beragam harapan diberikan masyarakat untuk calon pemimpin agar Indonesia bisa lebih baik dan segala janji yang diberikan saat kampanye bisa terealisasi dengan baik. Selengkapnya baca di sini.

2. Harapan Toyota Indonesia Terhadap Presiden Terpilih

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sudah berlangsung dan tinggal menunggu hasilnya. Banyak harapan digantungkan untuk pemimpin Indonesia terpilih, termasuk di industri otomotif.

Disampaikan Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, sebagai pabrikan terbesar di Tanah Air, raksasa asal Jepang ini berharap untuk presiden terpilih nanti mendukung lokalisasi produk atau produksi di dalam negeri. Selengkapnya baca di sini.

Jangan Sembarangan, Ini Cara Mencuci Mesin Mobil yang Benar

Liputan6.com, Jakarta – Meski berada di area tertutup, debu-debu halus tetap bisa masuk melalui celah kecil ke area mesin. Jika dibiarkan, debu akan menumpuk, sehingga mesin tak sedap dipandang karena kotor.

Selain itu, dampak kotoran pada area mesin ternyata mampu membuat kinerja mesin tidak optimal, bahkan rentan merusak komponen kelistrikan.

Meski demikian, membersihkan mesin mobil tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemilik kendaraan harus paham karena adanya beberapa komponen kelistrikan yang rentan korslet, seperti sekring, pin sambungan kabel dan ECU.

Berikut solusi membersihkan mesin yang benar seperti dikutip dari situs resmi Suzuki, Kamis (18/4/2019).

Hal pertama yang harus dilakukan ialah mencari area kelistrikan dalam mobil yang rentan menyebabkan konslet jika terkena air.

Area tersebut harus diamankan dengan dibungkus menggunakan plastik. Agar aman, rekatkan juga lakban atau isolasi.

Lima Merek Mobil Terlaris Kuartal Pertama 2019

Liputan6.com, Jakarta – Penjualan mobil di kuartal pertama 2019 tercatat mengalami penurunan (Januari-Maret) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesale sales (dari pabrik ke dealer) selama tiga bulan 2019 hanya di angka 253.863 unit.

Penjualan tersebut menurun sekitar 13 persen jika dibandingkan Januari-Maret 2018 yang mampu mencapai angka penjualan 292.031 unit.

Kontribusi penjualan terbesar berhasil diberikan merek Toyota dengan penjualan mencapai 77.266 unit dengan market share mencapai 30,4 persen.

Berada diposisi kedua, Daihatsu berhasil mendistribusikan kendaraannya di angka 47.490 unit dengan market share 18,3 persen tiga bulan awal tahun ini.

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini