Mourinho Bantah Telantarkan Salah di Chelsea

Liputan6.com, London – Jose Mourinho membantah telah membuang Mohamed Salah saat menangani Chelsea. Ia justru mengklaim sebagai orang yang mengorbitkan bintang Liverpool tersebut.

Chelsea membeli Salah dari Basel tahun 2013. Saat itu ia ditebus dengan harga 11 juta pound sterling.

Sayangnya karier Salah bersama Chelsea justru meredup. Dia hanya bermain dalam 10 laga Liga Inggris di bawah asuhan Mourinho.

Akhirnya Salah sempat dipinjamkan Chelsea ke Fiorentina tahun 2015. Setelah itu pemain asal Mesir ini juga kembali dipinjamkan ke AS Roma semusim berikutnya.

Tak mau kembali ke Chelsea, Salah akhirnya meminta dijual ke AS Roma. Sebelum akhirnya dibeli Liverpool tahun 2017 dan berkembang menjadi pemain bintang.


2 dari 3 halaman

Komentar Mou

“Banyak pembicaraan yang tak benar soal saya dengan Salah. Orang bilang saya yang menjualnya, padahal faktanya tidak demikian,” kata Mourinho seperti dilansir Evening Standard.

“Justru saya yang membelinya karena melihat penampilannya di Basel. Saya menganalisa dan langsung jatuh cinta padanya,” ujarnya menambahkan.

“Bahkan saya memaksa klub untuk membelinya meski punya Eden Hazard dan Willian. Jadi rumor yang berkembang bahwa saya menjualnya tidak benar.”

3 dari 3 halaman

Tak Sabar

Mourinho juga menilai kepergian Salah bukan karena keputusannya.

“Dia tidak sabar untuk segera bermain. Padahal saya ingin menjadikannya pemain yang lebih baik dengan meminjamkannya.”

Saksikan video pilihan berikut ini:

Govinda Band Kenang Masa sebagai Domino di Nobar Depat Capres

Liputan6.com, Jakarta – Rangkaian acara Nonton Bareng debat capres dan cawapres di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, ditutup secara apik oleh Govinda Band.

Lagu yang pertama dibawakan oleh Govinda Band adalah “Indonesia Tanah Air Beta” dilanjutkan dengan lagu “Bujangan” dari Koes Ploes.

“Mau lanjut apa enggak ini,” sapa Ifan, sang vokalis.

Ifan kemudian menyanyikan “Siapa yang Pantas”. Lagu Govinda yang sempat hits pada tahun 2009 ini menjadi lagu terakhir dari penampilan band tersebut. Lagu tersebut juga dirilis pada saat mereka masih bernama Domino.

2 dari 3 halaman

Sampai Berjumpa

“Sampai berjumpa di debat selanjutnya,” tutup Ifan Govinda.

Rumah Aspirasi yang merupakan salah satu markas pendukung capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dipadati ratusan massa pendukung.

Mereka ingin menonton bersama debat pertama capres dan cawapres yang disiarkan langsung dari Hotel Bidakara, Jakarta.

3 dari 3 halaman

Candaan

Pelawak Mongol dan Mo Sidik dipercaya untuk membuka acara nobar di Rumah Aspirasi.

Dalam penampilannya, Mongol dan Mo Sidik sukses memberi candaan politik yang membuat para pendukung tertawa ditengah debat yang cukup panas.

(Antaranews.com)

Relawan Prabowo-Sandi Mengaku Puas Usai Menyaksikan Debat Perdana Pilpres

Fokus, Jakarta – Relawan dan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin menggelar nonton bareng atau nobar debat pertama Pilpres 2019 di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (18/1/2019), acara dimeriahkan dengan sajian musik dan hiburan. Sejumlah artis pun ikut memeriahkan acara nonton bareng debat perdana Pilpres 2019 yang disiarkan langsung stasiun televisi nasional, di antaranya Govinda dan Tiwi T2.

Sejumlah komika yang biasa ber-stand up comedy seperti Mongol dan Mo Sidik juga ikut memeriahkan acara.

Sementara, para pendukung dan relawan pasangan nomor 2, Prabowo-Sandi, Kamis malam, berkumpul di Media Center Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan. Sejumlah petinggi tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) hadir ikut menyaksikan acara debat yang di gelar di Hotel Bidakara, Jakarta.

Para pendukung dan relawan Prabowo-Sandiaga juga mengaku puas setelah menyaksikan pasangan yang didukungnya beradu visi dan misi untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

Debat perdana capres dan cawapres putaran pertama mengangkat tema tentang hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan terorisme. (Muhammad Gustirha Yunas)

Semakin Disoraki, Salah Akan Semakin Menggila

Liverpool – Jordan Henderson membela Mohamed Salah dari tuduhan diving. Dia juga memperingatkan reaksi negatif dari fans lawan hanya akan membuat Salah kian termotivasi.

Salah terseret dalam perdebatan terkait diving usai Liverpool menang atas Brighton & Hove Albion. Dalam pertandingan di Stadion Amex, Sabtu (12/1) lalu, Liverpool menang 1-0 berkat eksekusi penalti Salah.

Setelah mencetak gol, Salah tak henti-hentinya disoraki oleh fans Brighton. Winger asal Mesir itu dinilai telah melakukan diving saat terjadi kontak dengan Pascal Gross.

Bukan kali ini saja Salah dituduh diving. Dia sebelumnya juga dinilai pura-pura jatuh saat Liverpool menghadapi Newcastle pada laga Boxing Day. Dalam pertandingan itu, Liverpool juga mendapat hadiah penalti setelah Salah dilanggar Paul Dummett.

Henderson menegaskan bahwa Salah bukan tukang diving. Menurutnya, sorakan dan cemoohan gara-gara perkara diving ini hanya akan membuat Salah semakin bersemangat untuk membuktikan diri.

Well, sebagai permulaan, itu 100 persen penalti. Tidak ada yang perlu didiskusikan. Soal Mo, saya kira kandang lawan akan mengapresiasi apa yang mereka lihat. Hal-hal yang dia lakukan, saya yakin dia menyenangkan untuk ditonton,” ujar Henderson seperti dilansir Telegraph.
“Kalau mereka melakukan itu, mereka hanya akan membuatnya jadi lebih baik. Sorakan tidak akan mengganggunya. Itulah mentalnya. Dia begitu kuat, saya tahu itu.”

“Makin banyak orang yang melawannya, semakin dia ingin membuktikan kalau mereka salah. Dia akan melakukan hal-hal yang mungkin jarang dilihat beberapa fans tapi mereka seharusnya menikmatinya karena dia kelas dunia. Itu jelas penalti. Tidak ada yang perlu dibahas soal itu,” katanya.

(nds/ran)

Manajer Liverpool Masih Percaya Adam Lallana

Liputan6.com, Liverpool – Adam Lallana sudah jarang terlihat memperkuat Liverpool. Meski begitu, manajer Jurgen Klopp menegaskan kalau Lallana masih memainkan peran penting untuk The Reds.

Pemain Liverpool asal Inggris itu kerap diganggu cedera selama 18 bulan terakhir. Lallana hanya menjadi starter tiga kali pada musim lalu dan sejauh ini mencatatkan angka yang sama pada musim ini.

Klopp sejatinya ingin memberi kesempatan kepada Lallana untuk bersinar dalam pertandingan FA Cup melawan Wolves. Namun, ia mengalami masalah saat latihan dan juga akan absen dalam laga melawan Brighton dalam lanjutan Liga Inggris, akhir pekan ini.

Ada rumor yang mengatakan Lallana akan meninggalkan Liverpool pada bulan Januari. Namun, Klopp berniat mempertahankan pemain berusia 30 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Percaya Lallana

Klopp masih belum putus harapan dengan mantan gelandang Southampton tersebut. Ia yakin Lallana akan membuktikan kontribusinya dalam waktu dekat.

“Kami berhubungan dekat dan itu sangat disayangkan buat Adam. Itu tidak serius, dia mungkin akan tersedia minggu depan. Itu hanya hal kecil tapi cukup untuk membuatnya absen dalam pertandingan Wolves,” kata Klopp seperti dikutip Liverpool Echo.

“Tentu saja itu tidak bagus, siapa yang akan suka setelah musim yang dimilikinya? Tetapi Anda tidak bisa mengubah hal-hal yang terjadi sehari yang lalu atau satu jam yang lalu.”

“Anda harus menghadapinya dan dia berhadapan dengan itu, dia tidak akan kehilangan kepercayaan diri. Dia percaya diri dalam semua sesi dan sudah banyak membantu kami. Dia adalah orang yang sangat dewasa, semuanya baik-baik saja,” ucapnya lagi.

“Sungguh sial dan disayangkan kalau itu terjadi. Kami semua seperti ‘oh tidak, tolong jangan lakukan itu’. Itu selalu buruk ketika Anda kehilangan pemain terutama pada saat ini. Tidak ada yang suka tetapi Anda harus menghadapinya.”

3 dari 3 halaman

Mental Kuat

Setelah mengemas 125 penampilan selama tiga musim pertamanya di Anfield, Lallana hanya tampil 23 kali sejak musim panas 2017. Lallana terus mengalami kemunduran tetapi Klopp mengatakan dia memiliki kekuatan mental untuk keluar dari kesulitan.

“Anda harus melewati ini. Dengan cedera yang panjang, sangat sering membutuhkan jumlah waktu yang sama lagi sebelum tubuh Anda bereaksi persis seperti sebelumnya,” tambah Klopp.

“Dia punya beberapa masalah sekarang tapi dia pemain yang fantastis. Ini bukan tentang berpikir ‘oh itu terjadi lagi’. Itu sesuatu yang berbeda.”

“Saya masih benar-benar positif. Apakah saya ingin dia tersedia? Ya, 100%. Sangat brilian punya dia di sekitar karena dia bisa mendinginkan permainan, dia bisa menjadi kreatif di antara itu, dia masih punya kecepatan dan semua hal itu.”

“Tidak menyenangkan kehilangannya dalam satu sesi, kami tidak punya banyak cedera saat latihan musim ini. Dia meregang untuk mendapatkan bola dan itu yang terjadi. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan tentang itu,” tambah Klopp.

“Mungkinkah dia berada di tempat yang lebih baik secara mental? Ya, jika dia bermain dan sudah mencetak 20 gol dalam 10 pertandingan terakhir. Tapi semuanya baik-baik saja. Adam tahu bahwa kami membutuhkannya.”

Sumber: Bola.net

Ini Asal Sepeda Jokowi Saat Hadiri Deklarasi Dukungan Alumni UI

Liputan6.com, Jakarta – Calon presiden nomor urut 01 Jokowi hadir dalam acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Mantan Gubernr DKI itu datang dengan bersepeda sebelum naik ke atas panggung. Kedatangannya pun langsung disambut dengan sorakan meriah dari para peserta.

Ketua Gerakan Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Fajar Soeharto mengatakan, apa yang dilakukan Jokowi tersebut memang sudah direncanakannya.

“Kita ingin unik tentu saja, misalnya kita ingin sampaikan juga kita ingin konsen dengan alam, maka sepeda kita pilih daripada kendaraan yang lain,” kata Fajar di Plaza Tenggara, Komplek GBK, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Sepeda yang digunakan Jokowi 100 persen buatan Indonesia dan terbuat dari bambu.

Ia mengatakan, sepeda tersebut berasal dari pengrajin di Temanggung, Jawa Tengah, bernama Singgih Susilo Kartono, seorang lulusan Universitas ITB. Sepeda ini pun sudah dipasarkan secara internasional.

Setelah Jokowi naik panggung, musisi kondang, Addie MS selaku konduktor paduan suara langsung memimpin ribuan peserta yang hadir untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Acara lalu dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi oleh alumni Universitas Indonesia, Lala Karmela. 

“Kami lihat Indonesia maju pesat di berbagai bidang berkat kerja keras Bapak Joko Widodo. Demi Indonesia, kami alumni UI dan semua yang hadir di sini menyatakan dukungan kami kepada calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia periode 2019-2024, Jokowi-Amin,” ungkap Lala.

2 dari 2 halaman

Ribuan Peserta  

Fajar mengatakan, acara deklarasi ini dihadiri oleh ribuan peserta dari 18 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, serta organisasi masyarakat. Para peserta pun datang atas inisiatif mereka karena kepeduliannya bersama.

Fajar berujar, acara deklarasi ini dirasakannya bagai sebuah reuni besar dimana para peserta saling berkenalan dan berteman di dalamnya.

“Kurang lebih 9 ribu orang. Sekitar siang tadi kita dapat hitungan sekitar 7 ribu sampai hampir 8 ribu, padahal waktu itu masih macet sampai ujung sana,” jelas Fajar.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi: Tak Punya Pengalaman, Jangan Coba-Coba Pimpin Negara

Liputan6.com, Jakarta Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi, mengatakan, diperlukan seorang yang berpengalaman untuk memerintah suatu wilayah, terlebih negara. Dia menyebut, jangan ada yang mencoba berusaha memerintah, jika tak punya itu.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara Deklarasi Alumni Universitas Indonesia untuk Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Itu yang saya sampaikan, diperlukan pengalaman memerintah, apalagi untuk negara Indonesia yang besar ini. Jangan coba-coba dong,” ucap Jokowi di Plaza Tenggara, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Dia menceritakan, bagaimana pengalaman pertamanya saat memimpin Kota Solo, sebagai wali kota. Hal ini sempat membuatnya pusing, karena belum pengalaman.

“Apa yang saya alami saat itu membuat saya banyak terkaget-kaget dan pusing, karena memang belum memiliki pengalaman pemerintahan,” ungkap Jokowi.

2 dari 2 halaman

Butuh Proses

Dia menuturkan, butuh proses setengah tahun, untuk menyesuaikan diri mengelola Kota Solo. Menurutnya, berbeda antara mengelola manajemen birokrasi pemerintahan dengan bisnis.

Dengan pengalaman itu, Jokowi akhirnya maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hanya butuh dua tahun, kemudian menjadi orang nomor satu republik ini.

Menurutnya, permasalahan jauh lebih kompleks. Pasalnya, bukan mengelola satu kota atau provinsi saja, tapi seluruh wilayah. Dan justru mendatang.

“Saya aja butuh waktu beberapa tahun untuk bisa mengelola, apalagi yang belum punya pengalaman,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

4 Fakta Pertemuan Agnez Mo dengan Presiden Jokowi

Penyanyi Agnez Mo membantah pertemuannya dengan Presiden Jokowi membahas soal politik terkini Tanah Air. Agnes mengaku hanya ngobrol santai dan mengajak Jokowi nge-vlog bersama.

“Enggak sih, enggak ke politik. Saya cuma warga negara yang baik aja, ingin cerita sama Kepala Negara, itu saja. Enggak ke dunia politik,” ujar Agnez Mo usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Agnez memastikan akan menggunakan hak suaranya sebagai warga negara Indonesia pada Pilpres 2019. Kendati begitu, dia enggan menyebut siapa capres yang akan dipilihnya.

“Oh iya dong. Tapi itu kan privasi, enggak boleh dikasih tahu,” ucapnya.

Pelantun Coke Bottle itu menuturkan, untuk menjadi seorang influencer tak harus terjun ke dunia politik. Untuk itu, Agnez enggan membicarakan masalah politik di Indonesia saat ini.

“Kebetulan saya akan berbicara hal-hal yang sesuai dengan porsi saya. Kalau saya, mahirnya di dunia entertainment, saya mahirnya me-influence, menginspirasi orang dengan apa yang saya lakukan di dunia entertainment,” jelas mantan penyanyi cilik itu.

Meski begitu, Agnez memastikan akan ikut mengampanyekan politik yang bersih dari kabar bohong alias hoaks.

“Pastinya adalah jangan percaya, jangan terlalu percaya denga hoaks-hoaks yang ada di internet. Informasi yang buruk dan juga hoaks itu cepet banget berkembangnya. Jadi harus seperti punya filter, harus pandai melihat dan mendengar,” ucap Agnez.

Potret Akrab Agnez Mo Nge-Vlog Bareng Presiden Jokowi

Jumat 11 Januari 2019, 17:31 WIB

Foto News

Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden – detikNews

Jakarta detikNews – Penyanyi Agnez Mo tidak hanya berdiskusi mengenai dunia hiburan dengan Presiden Jokowi. Agnez juga mengajak Jokowi Nge-vlog.

Pertemuan berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 11.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Bertemu Jokowi, Agnez Mo: Seperti Bapak ke Anaknya

Liputan6.com, Jakarta – Penyanyi yang tengah go international, Agnez Mo mengaku senang akhirnya dapat bertemu dan berbicara dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Agnez mengatakan dirinya sudah lama ingin bertemu dengan Jokowi, namun baru kini terealisasi.

“Jadi sebenarnya itu dari dulu emang udah pengen ngobrol sama Bapak Presiden. Seperti anak ke bapak, bapak ke anaknya ya,” ucap Agnez Mo usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Pelantun ‘Matahariku’ itu mengaku pertemuan dengan Jokowi berlangsung dengan santai. Keduanya saling bertukar pikiran tentang mimpi anak muda Indonesia. Agnez juga mengajak Jokowi nge-vlog bersama.

“Tadi saya vlogging soalnya. Tadi sekalian saya vlogging dan nanti bakal di share di social media saya,” kata dia.

Agnez mengaku tak membicarakan masalah politik terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Kendati begitu, dia memastikan akan ikut mengampanyekan politik yang bersih dari kabar bohong alias hoaks.

“Pastinya adalah jangan percaya, jangan terlalu percaya denga hoaks-hoaks yang ada di internet. Informasi yang buruk dan juga hoaks itu cepet banget berkembangnya. Jadi harus seperti punya filter, harus pandai melihat dan mendengar,” ujarnya.