Mantan Agnez Mo Akui sedang Dekat dengan Gisella Anastasia

Saat ditanya sejauh mana kedekatannya, mantan kekasih Agnez Mo itu enggan menjawab secara spesifik. Baginya, untuk membina hubungan spesial, tak mesti dikukuhkan dengan pernyataan cinta.

“Kita lagi dekat. Zaman sekarang mana ada sih main tembak-tembakan lagi. Ayok. Kalian juga gitu kan, mana ada sih tembak tembakan. Lagi dekat, lagi dekat kita,” ia menjelaskan.

Miss Supranational dari Suriname Sapa Penggemar dengan Bahasa Jawa

Liputan6.com, Jakarta – Ada hal menarik saat ratu kecantikan dari Suriname Sri Dewi Martomamat mengunggah video di media sosial. Ia menyapa masyarakat Indonesia dengan bahasa Jawa. Sontak unggahan Miss Supranational Suriname 2019 itu bikin heboh para warganet di Indonesia.

Di video yang diunggah akun Instagram ‘@crownforces’ pada 25 Februari 2019 itu, Sri Dewi Martomamat mengucapkan salam dengan bahasa Jawa dan berbicara dengan kata-kata campuran Bahasa Inggris dan Jawa. Perempuan berwajah eksotis ini juga mengucapkan rasa terima kasihnya untuk masyarakat Indonesia yang telah mendukung dirinya.

“Selamat siang Indonesia, salam manis dari Suriname. Namaku Sri Dewi Martomamat Miss Supranational Suriname 2019. Saya kirim kabar sehat, salam rindu pada saudara saya semua yang ada di Indonesia. Terima kasih atas cinta dan dukungannya, aku sangat mengapresiasi. Maturnuwun,” ucap Sri Dewi dalam bahasa Jawa dan Inggris.

Akun Instagram Sri Dewi pun langsung diserbu warganet Indonesia. Banyak yang kagum dan memuji kecantikannya yang dianggap eksotis dan hampir sama dengan orang Indonesia.

Keturunan Jowo ngendi @miss_sridewi kok iso boso jowo. Salam kenal dari Indonesia,” tulis akun @wahyu_sabekti. Bahkan, ada yang berkomentar wajah Sri Dwi Agnez Mo. “Kok mirip2 agnesmo yo,” tulis akun @jasa_convert_pulsa.

Perempuan yang punya cita-cita menjadi seorang pramugari ini akan mewakili Suriname dalam perhelatan Miss Supranational 2019 setelah memenangkan kontes Miss Tropical Beauties Suriname 2018.

Suriname sendiri merupakan sebuah negara republik yang terletak di Benua Amerika dan merupakan bekas jajahan Belanda. Bahasa utama mereka adalah Bahasa Belanda.

Namun banyak yang menggunakan bahasa Jawa, karena banyak orang keturunan Jawa yang tinggal di sana. Salah satunya adalah keluarga Sri Dewi Martomamat yang cukup fasih berbahasa Jawa, selain Belanda dan Inggris.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bualan Gadis Berhijab yang Akan Berbikini Jika Timnas Indonesia Menang

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 lewat kemenangan 2-1 atas Thailand, di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Artinya, kemenangan Timnas U-22 tersebut mengingatkan kepada seorang gadis yang berjanji akan memakai bikini di bundara Hotel Indonesia (HI). Walhasil, tak lama setelah diumumkan menang, warganet ramai-ramai menagih janji wanita yang diketahui bernama Neska Zebadiah tersebut.

“Timnas gak akan menang. Kalau timnas menang, aku berencana nazar pakai bikini di Bundaran HI,” tulis Neska dalam akun Twitter-nya bernama @theneskazeze, saat me-reply twit PSSI dan Info Suporter.

Merasa ditagih, gadis yang mengenakan jilbab tersebut pun langsung menghapus twit-nya dan meminta maaf kepada para pengguna jejaring sosial. 

“Aku mintak maaf karena udah ngetweet yg gak2. Lagian kan aku kan cuma main twitter doang. Nazar tu kan utk main2 aja. Aku mohon maaf sebesar2nya. Jangan lagi ss aku, krn itu pripasi aku,” tulisnya. 

Dia bahkan menjelaskan bahwa nazar yang dibuatnya hanya bayolan semata dan meminta warganet untuk tidak lagi memintanya untuk merealisasikan janjinya.

“Aku minta maaf. Emang aku yang salah kok. Aku nazarnya pake becandaan gitu. Aku salah dan iseng juga. Jangan lagi komen-komen ke aku ya, aku cape bacanya dan takut di bully. Aku gak mau akunku di ras dan kena banned administrasi oleh Twitter-nya. Jadi, maafin aku ya,” twit Neska.

2 dari 2 halaman

Neska Akhirnya Penuhi Nazarnya

Banyaknya twit warganet yang membanjiri akunnya, Neska yang merasa tertekan akhirnya memenuhi nazarnya.

“Ya udah… Aku akan pake bikini menuhin nazarku. Dalemannya bikini tapi luarannya tetep pake pakaian. Udah lah aku mo bobo. Aku udah mintak maaf juga, masih aja komen gak jelas. Allah bersama orang yg dizolimin,” twit lanjutan Neska.

Meski sudah memenuhi janjinya dengan versinya, tampaknya warganet tak puas dan terus mencecarnya. Neska bahkan meminta agar warganet menyudahi risakan terhadapnya dan dia berjanji tidak akan mengulangi hal serupa.

“Aku dukung timnas, dan semua orang Indonesia punya hak peogratif utk membela dan dukung timnas. Aku mengaku salah dan tidak akan mengulanginya lagi. Tapi, bullyan kalian ke aku, aku udah maafin kok,” tutupnya.

HEADLINE: Polemik Jaga Mata Jaga Telinga di Jabar dan Aceh

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat mengumumkan pembatasan siar sejumlah lagu berbahasa Inggris. Hal tersebut diumumkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dalam surat edaran nomor 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019.

Ada 17 lagu berbahasa Inggris yang hanya boleh ditayangkan pada jam tertentu. Lagu-lagu yang dibatasi penayangannya oleh KPID Jawa Barat  itu sebagai berikut:

1. Zayn Malik (Dusk Till Dawn)

2. Camila Cabello feat Pharrel (Sangria Wine)

3. The Killers (Mr Brightside)

4. Zayn Malik (Let Me)

5. Ariana Grande (Love Me Harder)

6. Marc E. Bassy (Plot Twist)

7. Ed Sheeran (Shape Of You)

8. Chris Brown feat Agnez Mo (Overdose)

9. Maroon 5 (Makes Me Wonder)

10. Bruno Mars (Thats What I Like)

11. Eamon (Fuck it I Dont Want You Back)

12. Camila Cabello feat Machine (Bad Things)

13. Bruno Mars (Versace On The Floor)

14. 88rising (Midsummer Madness)

15. DJ Khaled feat Rihanna (Wild Thoughts)

16. Yellow Claw (Till it Hurts)

17. Rita Ora (Your Song)

KPID Jawa Barat menetapkan bahwa lagu-lagu tersebut, baik dalam bentuk lagu, video klip, dan/atau sejenisnya hanya dapat disiarkan dan/atau ditayangkan pada lembaga penyiaran yang ada di wilayah layanan Jawa Barat mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB.

“Dalam klasifikasi waktu Dewasa (D) ,” tulis penyataan KPID Jawa Barat.

2 dari 6 halaman

Polemik Pembatasan Lagu

Surat edaran yang bertajuk Pembatasan Siaran Lagu-Lagu Berbahasa Inggris ini menuai polemik. Ketua KPID Jawa Barat Dedeh Fardiah pun angkat bicara. Dia menjelaskan latar belakang penetapan aturan tersebut.

Menurut dia, latar belakang ditetapkannya aturan ini berdasarkan pemantauan dan aduan masyarakat. Kemudian, setelah disesuaikan dengan Undang-Undang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), maka ditetapkanlah 17 lagu berbahasa Inggris termasuk kategori dewasa.

“Sebetulnya ada 86 item. Berdasarkan tupoksi KPI untuk mengawasi konten siaran, dan P3SPS, di mana di situ disebutkan, program siaran yang harus tepat waktu sesuai kategori usia, bahwa program siaran yang berupa lagu atau video clip yang berisi seks, cabul, atau aktivitas seks, masuk program dewasa, dan hanya ditayangkan jam 10 malam ke atas,” ujarnya.

“Dan pembatasan ini dilakukan di wilayah KPID Jawa Barat,” dia menegaskan.

Dedeh menyayangkan adanya anggapan negatif mengenai kebijakan tersebut. Pasalnya, KPID Jabar menetapkan aturan ini bertujuan untuk menjaga norma kesusilaan di kalangan anak-anak.

“Pasti ada pro dan kontra, tapi mudah-mudahan dengan surat edaran ini, masyarakat justru lebih aware. Itu kan lagu-lagunya mengajak ke persetubuhan, seks bebas, dan lain-lain. Tapi sekali lagi, kami bukan melarang (lagu itu), hanya membatasi jam siarnya,” ujar dia.

Dedeh menambahkan aturan ini bukan lah kali pertama. Pada 2016, KPID Jawa Barat bahkan sempat melarang penayangan lagu-lagu dangdut dengan lirik berkonten dewasa.

“Dulu ada lagu dangdut Hamil Duluan, kalau dinyanyikan anak-anak bagaimana? Ini 17 lagu bahasa Inggris masih mending karena tidak semua mengerti artinya, tapi bagi yang mengerti kan dengar anak-anak nyanyi lagu itu, jadi tidak baik,” dia menandaskan.

Surat yang ditandatangani Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah itu menyebutkan aturan tersebut berlandaskan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Penyiaran dan Peraturan KPI.

“Pasal 9 Ayat (1) & Ayat (2) Peraturan KPI No.02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran bahwa (1) program siaran wajib memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung oleh keberagaman khalayak baik terkait agama, suku, budaya, usia dan/atau latar belakang ekonomi dan (2) Program siaran wajib berhati-hati agar tidak merugikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap keberagaman norma kesopanan dan kesusilaan yang dianut oleh masyarakat,” begitu bunyi peraturan landasan kebijakan mengenai pembatasan siaran lagu bahasa Inggris yang ditetapkan KPID Jawa Barat seperti diterima Liputan6.com, Selasa (26/2/2019).

“Pasal 20 Ayat (1) dan (2) Peraturan KPI No.02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran bahwa (1) Program siaran dilarang berisi lagu dan/atau video klip yang menampilkan judul dan/atau lirik bermuatan seks, cabul dan/atau mengesankan aktivitas seks (2) Program siaran yang menampilkan musik dilarang bermuatan adegan dan/atau lirik yang dapat dipandang menjadikan perempuan sebagai objek seks,” sambung pernyataan tersebut.

Aturan Bikin Penasaran

Pengamat sosial Budi Rajab menilai aturan itu di samping memberikan dampak positif yang sesuai dengan tujuan KPID Jawa Barat membatasi jam tayang lagu-lagu berkonten dewasa, tetapi ada dampak lain yang bakal terjadi di tengah masyarakat.

Menurut dosen Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjajaran, Bandung ini, masyarakat justru akan penasaran dan mencoba mencari tahu mengenai lagu-lagu yang dibatasi penayangannya ini.

“Jadi awalnya mereka hanya menikmati lagu karena instrumentalnya yang enak, tetapi mereka tidak mengerti artinya karena menggunakan bahasa Inggris, tapi ada aturan ini justru mereka jadi penasaran, mengapa ini sampai dibatasi,” kata Budi Rajab kepada Liputan6.com, Selasa (26/2/2019).

Pasalnya, dia mengakui sulitnya membendung arus informasi saat ini. “Yang dibatasi, malah dicari-cari,” kata dia.

Untuk itu, Budi melanjutkan, KPID Jawa Barat harus memberikan penjelasan secara detail mengenai alasan penetapan aturan tersebut. “Diumumkan saja mengapa lagu ini dibatasi penayangannya. Semua harus jelas, sampai detail, kalau tidak detail, malah jadi banyak peluang,” dia menandaskan.

3 dari 6 halaman

Reaksi Praktisi Radio di Pantura

Edaran yang dikeluarkan KPID Jawa Barat tentang pembatasan siar 17 lagu berbahasa Inggris menuai reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya para pegiat radio yang ada di Cirebon.

Mereka menganggap 17 lagu yang masuk dalam edaran KPID Jabar tersebut tengah hits di telinga masyarakat Cirebon. Station Manager Pilar Radio Cirebon Lutfi mengatakan, sudah mendengar kabar beredarnya batasan siar dari KPID Jabar.

“Secara resmi saya belum lihat suratnya mungkin ada di kantor nanti saya lihat. Tapi dari kabar tersebut jika benar akan kami ikuti imbauan KPID,” kata dia, Selasa (26/2/2019).

Dia mengatakan, 17 lagu tersebut banyak diminta pendengar kaum milenial Cirebon. Dia sempat menyesalkan sikap KPID Jabar yang mengeluarkan edaran tersebut.

Menurutnya, edaran tersebut terbilang terlambat karena lagu tersebut sudah beredar lama.

“Tapi kan kami tidak bisa menyamakan pendengar entah itu pendengar tahu atau tidaknya lirik. Mungkin ada yang tahu tapi tidak sedetail yang didengar KPID, hanya menikmati musiknya saja,” kata dia.

Lutfi mengaku akan segera menyosialisasikan edaran KPID ke internal radio jika surat tersebut sudah resmi diterima olehnya. Lutfi mengaku siap tidak menyiarkan 17 lagu tersebut di bawah jam 22.00 WIB.

Jika ada pendengar yang meminta diputarkan lagu tersebut, Lutfi akan meminta penyiar untuk menolak secara halus.

“Ya kami paling bilang maaf lagu tersebut tidak ada di playlist kami. Apa mungkin ini (pembatasan siar) terkait undang-undang permusikan,” kata dia.

Music Director Shelter FM Helmi mengatakan, lagu-lagu yang diputar radio komersial di Cirebon didapat dari label musik. Namun, lagu tersebut dikirim dalam dua versi.

Versi pertama adalah lagu yang sudah diedit oleh label tersebut. Sedangkan, versi kedua adalah lagu yang tidak diedit, tetapi tidak boleh disiarkan oleh radio.

“Versi yang edit itu ketika ada lirik yang berbau negatif biasanya dihilangkan sedangkan versi yang full itu biasanya untuk konsumsi pribadi,” kata dia.

Helmi mengaku siap mematuhi edaran KPID Jawa Barat sejauh memberikan dampak positif bagi radionya. Menurut dia, lirik berbau negatif tersebut sudah ada sebelum KPID menyebarkan edaran.

“Dari label juga sudah disensor kok jadi kami sebenarnya aman tapi kami menghormati imbauan KPID,” kata dia.

Dia mengaku tidak memahami apa tujuan utama KPID menyebarkan edaran terkait pembatasan siar terhadap 17 lagu berbahasa Inggris itu.

4 dari 6 halaman

Polemik Lain di Aceh

Aturan terkait kesusilaan di daerah lain juga menuai polemik. Ini terjadi di Aceh. 

Beredar selentingan dari kalangan traveler menyoal banyaknya aturan yang perlu ditaati saat plesiran di Aceh.

“Banyak aturan yang tidak jelas ukurannya, misal di pantai harus pakai pakaian sopan. Sopan itu ukurannya bagaimana?” kata Nisa yang juga perempuan asli Aceh.

“Mungkin ini juga ya yang membuat turis asing mikir dua kali untuk liburan ke Aceh. Di Aceh gak bisa pakai bikini sembarangan kayak di Bali,” katanya.

Dalam Qanun Aceh nomor 8 tahun 2013 pasal 83 tertulis setidaknya ada dua pasal yang dianggap samar dan tidak jelas, yaitu poin (1) yang berbunyi: bagi wisatawan nusantara dan mancanegara diwajibkan berbusana sopan di tempat-tempat wisata. Dan poin (4) yang berbunyi: bagi masyarakat yang menonton pertunjukan/hiburan, dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.

“Itu kan aneh, bagaimana kalau yang menonton itu suami istri, masa mereka dipisah cuma karena menonton pertunjukan di Aceh, satu tempat cewek satu tempat cowok, untuk menunjukkan ini lho mereka dipisah laki-laki dan perempuan,” kata Nisa.

Kabupaten Bireuen bahkan lebih ekstrem. Pemkab setempat pada medio 2018 pernah menerbitkan surat edaran standardisasi kedai kopi dan restoran yang sesuai dengan syariat Islam.

Dari 14 poin imbauan dalam terbitan tersebut, setidaknya ada 2 poin yang paling menjadi sorotan, yaitu perihal larangan perempuan dan laki-laki bukan muhrim duduk satu meja, dan perihal larangan pramusaji melayani perempuan tanpa pendamping di atas pukul 21.00 WIB. Bagi Nisa, dua poin yang dipermasalahkan tersebut sangat aneh, membingungkan dan seperti dibuat-buat.

“Dilarang melayani wanita? Mengapa harus dilarang? Itu intimidatif sekali. Misal orang lapar, enggak boleh makan gitu? Haram satu meja, dari mana hukumnya kalau itu haram?” kata Nisa.

Nisa mengungkapkan, meski aturan Pemkab Bireuen secara teritori tidak masuk dalam wilayah tempatnya tinggal, namun Nisa mengaku kasihan dengan kaum wanita yang ada di Bireuen. Padahal sebagai anak Aceh, dirinya tahu betul bagaimana cara perempuan Aceh menempatkan diri dalam pergaulan.

Dia pun menyadari penerapan syariat Islam di Aceh memang harga mati dan tidak perlu dipersoalkan. Hanya saja, aturan yang dibuat perlu dilihat dari berbagai sudut pandang dan disosialisasikan terlebih dahulu agar tidak menjadi polemik dalam masyarakat.

5 dari 6 halaman

Permainan Sentimen dan Imajinasi

Negeri berjuluk Serambi Makkah ini sangat ketat memberlakukan berbagai aturan yang berkait dengan penegakan syariat.

Sejumlah payung hukum menjustifikasi pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Antara lain, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Istimewa Aceh, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Pemerintahan Aceh.

Selanjutnya, terdapat Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, yang secara rinci menjelaskan sejumlah aturan, seperti berduaan dengan bukan muhrim, judi, dan zina. Penghakimannya terdapat dalam Qanun Aceh No.7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat.

Belakangan, sejumlah kabupaten dan kota mengeluarkan berbagai aturan yang mengikat warganya dalam berprilaku. Sekali lagi, aturan-aturan ini muncul dalih Aceh merupakan selasar dari negeri dimana Islam berasal, yakni Makkah.

Sejak 7 Januari 2012 Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengeluarkan surat edaran yang melarang wanita dewasa duduk mengangkang saat berkendara. Pada 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengeluarkan surat edaran mengenai standarisasi kedai kopi dan restoran.

Surat edaran itu tertandatangani pada 30 Agustus 2018 oleh Bupati Bireuen, Saifannur. Salah satu isinya melarang perempuan dan pria duduk dalam satu meja, kecuali bersama dengan muhrimnya.

Di tahun yang sama, Bupati Kabupaten Aceh Barat, Ramli, Ms mewajibkan warganya berbusana Islami jika ingin mendapat pelayanan administrasi di instansi setempat. Sang bupati tak segan-segan memecat kepala dinas yang intansinya yang memberi pelayanan terhadap warga tak berbusana Islami.

Aturan-aturan berselimut syariat di Aceh bukan tidak mendapat kritikan. Ada yang melihat penggembar-gemboran syariat Islam dalih ketidakmampuan pemerintah melahirkan produk yang lebih pragmatis, berkaitan dengan ekonomi politik (ekopol), misalnya.

“Perda yang diklaim syariat sebenarnya tidak mewakili syariat. Harusnya, ketika syariat itu datang, dia merespon persoalan riil kehidupan orang Aceh tentang ekopol, pertarungan sumber daya alam, kemiskinan, eksploitasi, perdagangan atau ekonomi yang adil, sebagai bagian dari pemulihan pasca konflik,” ujar Sosiolog yang saat mengajar di sejumlah perguruan tinggi di Aceh, Affan Ramli kepada Liputan6.com, Selasa malam (26/2/2019).

Perda syariat lahir akibat imajinasi sempit para politisi. Politikus di Aceh tidak memiliki imajinasi syariat yang aplikatif untuk mewarnai kehidupan ekopol di Aceh. Sehingga, yang lahir hanya aturan-aturan nirguna, yang hanya menyentuh sisi tak kasat mata individu-individu di Aceh, yang harusnya menjadi tanggungjawab si individu tersebut.

“Karena tidak ada ide, jadi harus ditutupi dengan permainan sentimen-sentimen syariat dengan imajinasi syariat yang sangat sempit,” tegas Affan.

Pemerintah menutupi kegagalan-kegagalan dalam melahirkan produk yang lebih populis dengan melahirkan produk-produk berselimut syariat. Pada satu titik, kondisi ini hendak mengesampingkan aturan liyan yang sejatinya juga sangat mendasar dan perlu bagi kehidupan orang Aceh.

“Kondisi ini memaksa para profesor mengikuti selera para politisi. Saya pernah bertanya kepada seorang profesor, kenapa dimulai dari yang 4 itu, yang khalwat, maisir, khamr. Kenapa tidak dimulai dari perbankan yang ribawi itu diperbaiki dulu. Profesor bilang, karena masyarakat kita inginnya syariat yang ada cambuknya,” kata Juru Bicara Jaringan Masyarakat Sipil Peduli Syariat (JMSPS) ini.

6 dari 6 halaman

Tak Ada Keluhan dari Wisman

Sedikit banyak, aturan-aturan berbasis qanun atau Perda syariah itu sangat berpengaruh pada kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Namun demikian Pemprov Aceh mengklaim kunjungan wisata ke daerah tersebut naik dari tahun ke tahun.

Data dari laman Pemprov Aceh mengungkap, pada 2017 terdapat peningkatan kunjungan wisata mencapai 2,9 juta orang, yang terdiri dari 2,8 juta wisatawan Nusantara, dan sisanya sekitar 78 ribu merupakan wisman.

Angka itu meningkat dibanding capaian 2016, yaitu 2,1 juta wisatawa Nusantara dan 76 ribu wisman. Pemprov memprediksi angka kunjungan wisatawan akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2018 saja pemprov Aceh berani menaikan target kunjungan wisman menjadi 100 ribu orang.

Kabid Destinasi Pariwisata Aceh, Muzakir, saat dihubungi Liputan6.com menolak jika qanun atau perda syariah dianggap membatasi wisatawan yang ingin berkunjung ke Aceh, khususnya wisatawan mancanegara.

“Sejauh ini tidak ada komplain dari wisman. Mereka kalau ke Sabang ikut arahan kita, ikut kita kok,” kata Muzakir.

Meski demikian, Muzakir tidak tahu persis apakah perda pariwisata di Aceh menjadi penghalang bagi wisatawan untuk menjelajahi keindahan wisata alam Aceh. Namun yang pasti dirinya meyakinkan jika belum ada wisatawan yang komplain soal qanun pariwisata di Aceh.

“Maldives malah lebih syariah dari kita, wisman banyak juga di sana,” kata Muzakir.

Terlepas dari perda pariwisata, ada beberapa hal yang membuat pariwisata Aceh diklaim semakin berkembang. Selain branding “The Light of Aceh”, makin banyaknya ragam paket wisata dan minat yang tinggi dari masyarakat yang ingin terlibat di pariwisata juga menjadi pemicu utamanya.

Sejalan dengan itu, promosi pariwisata akan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan, penguatan nilai-nilai budaya Aceh yang Islami, dan semangat branding wisata The Light of Aceh.

KPID Jawa Barat Batasi Jam Tayang 17 Lagu Bahasa Inggris

Liputan6.com, Bandung – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat mengumumkan pembatasan siar sejumlah lagu berbahasa Inggris. Hal tersebut diumumkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dalam surat edaran nomor 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019.

Surat yang ditandatangani Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah itu menyebutkan aturan tersebut berlandaskan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Penyiaran dan Peraturan KPI.

“Pasal 9 Ayat (1) & Ayat (2) Peraturan KPI No.02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran bahwa (1) program siaran wajib memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung oleh keberagaman khalayak baik terkait agama, suku, budaya, usia dan/atau latar belakang ekonomi dan (2) Program siaran wajib berhati-hati agar tidak merugikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap keberagaman norma kesopanan dan kesusilaan yang dianut oleh masyarakat,” begitu bunyi peraturan landasan kebijakan mengenai pembatasan siaran lagu bahasa Inggris yang ditetapkan KPID Jawa Barat seperti diterima Liputan6.com, Selasa (26/2/2019).

“Pasal 20 Ayat (1) dan (2) Peraturan KPI No.02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran bahwa (1) Program siaran dilarang berisi lagu dan/atau video klip yang menampilkan judul dan/atau lirik bermuatan seks, cabul dan/atau mengesankan aktivitas seks (2) Program siaran yang menampilkan musik dilarang bermuatan adegan dan/atau lirik yang dapat dipandang menjadikan perempuan sebagai objek seks,” sambung pernyataan tersebut.

Konsekuensi dari aturan itu adalah ada 17 lagu berbahasa Inggris yang harus ditayangkan pada jam tertentu, yakni pukul 22.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

“Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat menetapkan bahwa lagu-lagu berbahasa Inggris yang berjudul sebagaimana terlampir pada Surat Edaran ini, baik dalam bentuk lagu, video klip, dan/atau sejenisnya hanya dapat disiarkan dan/atau ditayangkan pada lembaga penyiaran yang ada di wilayah layanan Jawa Barat dalam klasifikasi waktu Dewasa (D): mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB,” tulis penyataan KPID Jawa Barat.

2 dari 2 halaman

Daftar 17 Lagu

Daftar ke-17 lagu yang dibatasi penayangannya oleh KPID Jawa Barat:

1. Zayn Malik (Dusk Till Dawn)

2. Camila Cabello feat Pharrel (Sangria Wine)

3. The Killers (Mr Brightside)

4. Zayn Malik (Let Me)

5. Ariana Grande (Love Me Harder)

6. Marc E. Bassy (Plot Twist)

7. Ed Sheeran (Shape Of You)

8. Chris Brown feat Agnez Mo (Overdose)

9. Maroon 5 (Makes Me Wonder)

10. Bruno Mars (Thats What I Like)

11. Eamon (Fuck it I Dont Want You Back)

12. Camila Cabello feat Machine (Bad Things)

13. Bruno Mars (Versace On The Floor)

14. 88rising (Midsummer Madness)

15. DJ Khaled feat Rihanna (Wild Thoughts)

16. Yellow Claw (Till it Hurts)

17. Rita Ora (Your Song)


Simak video pilihan berikut ini:

5 Bintang MU dengan Gaji Tertinggi Per Pekannya

Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi, Manchester United (MU) cukup royal menggaji bintang-bintangnya. Dengan kemampuan finansial yang terjamin, Setan Merah memang bak surga bagi pemain-pemain dengan kontribusi bagus.

MU adalah klub yang dibangun atas dasar cinta dan dukungan para penggemar. Dari era Sir Matt Busby ke Class of 92 dan bahkan sampai akhir kepemimpinan Sir Alex Ferguson, pemain menghargai klub lebih diri diri mereka sendiri.

Setan Merah adalah sebuah merek dan nilai pasarnya tidak bisa dibayangkan. Selama beberapa tahun belakangan ini, kekuatan finansial United naik tetapi prestasi di lapangan menurun.

Meski penampilan mereka mengecewakan akhir-akhir ini, kekuatan finansial klub sangat membantu klub memikat pemain kelas dunia di Old Trafford. Bahkan para pemain yang berada di klub selama lima hingga enam tahun menuntut kenaikan gaji besar-besaran untuk memperpanjang kontrak mereka.

Berikut ini lima pemain MU yang mendapat gaji tertinggi, dengan 1 pound setara Rp18 ribu, seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 6 halaman

Fred (Rp3,15 miliar per Pekan)

Sebelumnya, Fred bermain bareng Shakhtar Donetsk di Ukraina sebelum pindah ke Manchester United pada musim ini. Pensiunnya Micheal Carrick dan minimnya kreativitas di lini tengah membuat Jose Mourinho memboyong Fred ke Old Trafford.

Fred membawa energi dan beberapa rasa Samba ke skuat. Dia adalah gelandang yang tidak takut untuk melakukan tekel. Pemain asal Brasil itu bisa juga bisa memberikan perlindungan kepada para pemain belakang.

Namun, sejak bergabung dengan Setan Merah, situasi tidak berjalan seperti yang diharapkannya. Fred kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler di bawah manajer asal Portugal. Fred tentu berharap bisa mendapat kesempatan yang lebih baik di bawah manajer baru.

3 dari 6 halaman

Romelu Lukaku (Rp3,6 miliar per Pekan)

Romelu Lukaku memulai kariernya di Premier League dengan Chelsea tetapi gagal tampil mengesankan untuk The Blues. Dia sempat dipinjamkan ke West Brom sebelum dijual ke Everton. Sejak saat itu, Lukaku berhasil mencetak banyak gol untuk The Toffees dan menghabiskan empat tahun di Goodison Park.

Setelah Zlatan Ibrahimovic cedera, Manchester United membutuhkan seorang striker baru. Meski Chelsea juga berminat memulangkan sang pemain, Mourinho berhasil membawanya ke Old Trafford dengan biaya transfer sebesar 75 juta pounds.

Lukaku sekarang sedang memasuki musim keduanya bersama United dan sedang menjalani periode yang sulit dalam kariernya. Meski musim debutnya cukup mengesankan, ia gagal mencapai standar tersebut pada musim ini. Lukaku terlihat sangat kelelahan. Dia adalah satu-satunya striker murni yang dimiliki United saat ini sehingga itu menambah tekanan kepada pemain Belgia tersebut.

4 dari 6 halaman

David De Gea (Rp3,6 miliar per Pekan)

David De Gea adalah satu di antara pemain yang direkrut ketika Sir Alex Ferguson masih menjadi manajer Manchester United. Penampilan impresif pemain asal Spanyol itu dengan Atletico Madrid membuatnya menjadi pengganti yang ideal buat Edwin Van Der Sar yang pensiun.

De Gea terlihat kesulitan pada awal kariernya dengan Setan Merah setelah membuat sejumlah kesalahan. Namun, seiring berjalannya waktu, ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di klub. Dia juga termasuk salah satu kiper top dunia saat ini.

De Gea sudah memenangkan hampir segalanya dengan Setan Merah kecuali Liga Champions. Ia juga satu-satunya penerima penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year dalam tiga kesempatan berturut-turut.

5 dari 6 halaman

Paul Pogba (Rp5,22 miliar per Pekan)

Paul Pogba muncul dari akademi Manchester United di bawah Sir Alex Ferguson. Namun, minimnya kesempatan bermain membuat pemain Prancis itu meninggalkan United dan bergabung Juventus di Italia. Pogba membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia selama empat tahun di Turin dengan memenangkan Seria A dan mencapai final Liga Champions.

Pada saat itu, United sedang kesulitan dengan minimnya kreativitas di lini tengah. Kedatangan Jose Mourinho memastikan masuknya pemain kelas dunia di klub dimulai dengan Paul Pogba. Pogba akhirnya kembali ke Old Trafford dengan status pemain termahal dunia.

Meski harganya sangat mahal, Pogba tidak bisa menunjukkan performa yang konsisten dan terlibat perseteruan dengan manajernya. Dia dicadangkan oleh Jose Mourinho dalam beberapa pertandingan terakhir. Manchester United membayar mahal Pogba tapi mereka belum mendapatkan hasilnya.

6 dari 6 halaman

Alexis Sanchez (Rp7,2 miliar per Pekan)

Alexis Sanchez pernah bermain untuk Barcelona dan Arsenal sebelum bergabung dengan Manchester United di bursa transfer Januari musim lalu. Sanchez merupakan pemain terbaik Arsenal. Namun, ia punya keinginan yang kuat untuk memenangkan trofi.

Pada usia 29 tahun, Sanchez memutuskan untuk meninggalkan Emirates guna mencari trofi dan diperebutkan dua klub Manchester. Akhirnya, United berhasil mendapatkan pemain asal Chile itu dengan ditukar Henrikh Mkhitaryan.

Namun, penampilannya belum bisa memenuhi ekspektasi penggemar dan dikabarkan sudah tidak betah di United. Sanchez masih belum menampilkan permainan terbaiknya di Old Trafford meski mendapatkan gaji yang sangat besar di klub.

Sumber: Bola.net

Liverpool Akan Meniru Taktik PSG untuk Kalahkan MU

Liputan6.com, Liverpool – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku akan meniru strategi Paris Saint-Germain untuk mengalahkan Manchester United (MU). Kedua tim akan bentrok pada pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019).

PSG menjadi satu-satunya referensi yang bisa diambil untuk mengalahkan MU di era Solskjaer. Sejak pria Norwegia itu ditunjuk menjadi manajer interim, Setan Merah baru sekali kalah, sekali imbang, dan sisanya menang. 

Kekalahan MU terjadi saat menjamu PSG pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Old Trafford. Skornya juga menyakitkan 0-2. 

Namun, Klopp juga mengatakan Liverpool juga bisa belajar dari Tottenham Hotspur yang tampil bagus meskipun akhirnya takluk dari MU.  

“Ya, memang hanya PSG (yang bisa kalahkan MU), tapi sejujurnya Tottenham bermain sangat bagus melawan United. Jadi seperti apa cetak birunya? Mereka bermain sangat keren dengan bola, banyak mengumpan, dan sangat percaya diri, menguasai bola dengan bagus, dan mencetak gol di saat yang tepat,” kata Klopp, seperti dilansir Metro, Jumat (22/2/2019). 

“Saat menghadapi Chelsea mereka juga bermain sangat bagus tanpa Anthony Martial dan Jesse Lingard. Tapi, saat sebelum melawan PSG mereka memainkan lima atau enam pertandingan dengan line-up yang sama dan Anda harus mengubahnya dalam 15 menit,” papar Klopp menganalisis permainan MU.

“Jelas (perubahan cepat) tak bisa dilakukan dan PSG memanfaatkannya. Jadi, itu hanya sedikit keberuntungan untuk PSG,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Tak Beri Kesempatan Serangan Balik

Klopp juga mengakui PSG bermain sangat bagus di Old Trafford, serta tak banyak memberi kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik. 

“Mereka bermain sangat bagus, dan bisa menguasai dalam segala situasi, tak memberikan kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik, karena MU punya pemain sayap yang ofensif,” kata Klopp. 

“Anda harus benar-benar berkonsentrasi 100 persen (saat melawan MU). PSG mampu melakukannya dengan baik. Mencetak gol-gol bagus pada momen yang tepat dan itu sangat membantu dalam sepak bola,” imbuh pelatih asal Jerman itu. 

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Hobi Nyanyi? Ini Cara Go International

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu impian terbesar seorang musisi adalah mampu membawa musiknya ke kancah internasional. Namun, keinginan ini tidak mudah diwujudkan karena musisi Indonesia harus mampu bersaing dengan ratusan bahkan ribuan musisi yang ada di seluruh dunia.

Belum lagi adanya perbedaan selera musik di Indonesia dengan di luar negeri yang semakin menyulitkan musisi Tanah Air untuk menembus pasar internasional. Nama musisi seperti Agnes Monica, Anggun, dan Rich Bryan telah sukses go international.

Mereka berhasil sukses karena musik yang mereka berikan diterima oleh masyarakat dunia. Lalu, apa saja tips agar bisa go international? Simak di bawah ini, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Be Authentic!

Menjadi diri sendiri adalah kunci yang akan membawa seseorang untuk meraih sukses, termasuk di dunia musik. Ciptakan suatu karya original yang jadi ciri khas musik Anda.

Jangan pernah menjiplak karya orang lain jika Anda tidak ingin dicap sebagai plagiat. Menciptakan sesuatu yang original memang tidak mudah.

Namun, Anda bisa melakukan observasi untuk mengetahui selera musik yang lagi digandrungi oleh masyarakat. Tentukan pula terget usia dari musik yang Anda perkenalkan untuk memudahkan proses branding dan marketing.

2 dari 4 halaman

2. Menyiapkan Lirik Lagu Bahasa Inggris

Lirik lagu menjadi poin yang tak kalah penting karena bahasa Inggris menjadi bahasa universal yang digunakan di seluruh dunia. Musisi Indonesia perlu menyiapkan lirik lagu dalam bahasa Inggris agar masyarakat dunia mengetahui makna dari lagu yang dinyanyikan.

Penggunaan kata di dalam lirik lagu juga perlu diperhatikan. Jangan terkesan terlalu rigid agar lagu lebih enak didengar.

Musisi Indonesia harus memerhatikan penggunaan tata bahasa yang tepat untuk menyampaikan inti dari lagu. Hindari penggunaan tata bahasa atau grammar yang salah agar lagu tidak disalahartikan oleh masyarakat di luar negeri.

3. Sesuaikan dengan Genre Musik Barat

Genre atau jenis musik barat sangat variatif. Ada genre pop, R&B, dan lain sebagainya. Musisi Indonesia harus mampu menyesuaikan genre musik yang ingin dibawakan dengan jenis musik yang ada di luar negeri.

Guna memastikan apakah genre musik sesuai, tentukan terget pasarnya terlebih dahulu. Jika target pasar adalah anak muda di bawah umur 30 tahun, genre musik pop dan R&B bisa jadi pertimbangan.

Dalam urusan genre, musisi Indonesia bisa saja menambahkan iringan alat musik tradisional khas negeri Tanah Air. Namun dengan syarat, perpaduan musik modern dan tradisional harus menyatu agar tidak terdengar aneh di telinga.

3 dari 4 halaman

4. Kolaborasi dengan Musisi Luar Negeri

Agar musik yang dibawakan semakin dikenal oleh masyarakat luas, musisi Indonesia perlu melakukan kolaborasi dengan musisi luar negeri.

Misalnya kolaborasi antara Agnes Monica dan Chris Brown dalam musik terbarunya yang bebeberapa bulan lalu sempat menjadi trending topic di platform media sosial, seperti Twitter dan YouTube.

Kolaborasi mendatangkan banyak keuntungan bagi seorang musisi. Selain lebih dikenal, musisi tersebut memiliki kesempatan untuk manggung di ajang pergelaran musik internasional, seperti American Music Awards.

5. Mempunyai Branding yang Bagus

Musik yang bagus sekalipun tampaknya sulit dikenal oleh masyarakat jika tidak disertai dengan branding yang tepat. Musisi Indonesia berhak menembus kancah internasional karena memiliki taste musik yang khas.

Selain itu, konten visualnya juga sangat berkualitas. Chris Brown sendiri mengakui hal ini pada video klip Overdose yang dirilis oleh Agnes Monica beberapa waktu lalu.

Dalam melakukan branding, seorang musisi tidak perlu berkoar-koar di banyak media untuk memperkenalkan musik terbarunya. Cukup memilih satu atau dua media besar saja agar musik tidak terkesan pasaran dan murahan, sehingga masyarakat semakin penasaran dengan musik yang dirilis.

4 dari 4 halaman

6. Menyiapkan Modal Secukupnya

Merilis satu lagu membutuhkan biaya yang besar karena musisi harus membayar editor, sutradara, hingga model video klip. Maka dari itu, seorang musisi harus memikirkan konsep musik yang akan dirilis secara detail agar proses pengambilan gambarnya tidak menghabiskan banyak waktu dan biaya.

Guna menghemat biaya, musisi bisa meminta bantuan sponsorship. Namun, mencari sponsorship menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi seorang musisi karena sistemnya cukup rumit.

Jika tidak ingin rumit, sebaiknya danai musik Anda dengan modal sendiri sehingga hasilnya juga bisa dinikmati sendiri.

Kumpulkan Keberanian dan Tembus Pasar Luar Negeri

Tentu saja, kesulitan yang dihadapi untuk menembus pasar internasional itu dua kali lipat lebih sulit daripada pasar lokal. Namun dengan kerja keras, usaha, kegigihan, dan beberapa tips tersebut, keinginan untuk go international bukan hal yang mustahil.

Perkenalkan musik kepada masyarakat luas dengan berani dan percaya diri. Urusan musik diterima atau tidak itu menjadi poin nomor dua, yang penting Anda sudah mencoba melakukan yang terbaik.

Liverpool dan Tekanan Besar Puncak Klasemen

Liputan6.com, Liverpool – Mentalitas Liverpool tengah diuji ketika mereka berada di puncak klasemen Liga Inggris. Sudah dua laga beruntun The Reds tersandung dari lawan-lawan yang di atas kertas bisa mereka atasi.

Yang pertama, Liverpool ditahan Leicester City di Anfield dengan skor 1-1. Kemudian, giliran West Ham United yang memaksa pasukan Jurgen Klopp bermain imbang 1-1 di London Stadium.

Dua hasil imbang itu membuat Manchester City, yang berada di posisi kedua semakin mendekat. Liverpool saat ini hanya memimpin tiga poin atas The Citizens, setelah Sergio Aguero dan kawan-kawan membungkam Arsenal 3-1.

Apabila Manchester City menang, sedangkan Liverpool kalah pada pertandingan berikutnya, bisa dipastikan posisi teratas klasemen Liga Inggris akan berubah menjadi milik tim arahan Pep Guardiola. Situasi ini pula yang sepertinya membuat Liverpool tertekan ketika memuncaki klasemen. Di sisi lain, Manchester City adalah tim yang berpengalaman dalam persaingan merebut gelar juara Liga Inggris.

Sayangnya, klub asal Merseyside ini punya catatan buruk persaingan ketat untuk gelar juara Liga Inggris. Musim 2013-2014 mungkin tidak akan dilupakan fans Liverpool, terutama insiden Steven Gerrard terpeleset, yang memupus kans mereka juara kala itu.

Belum lagi rentetan pemain yang absen membela The Reds karena cedera. Sampai sekarang, sejumlah pilar penting di lini belakang seperti Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez masih cedera. Dejan Lovren kondisinya juga belum bugar.

2 dari 3 halaman

Kedalaman Skuat

Alex Oxlade-Chamberlain sudah absen di lini tengah Liverpool sejak akhir musim lalu. Naby Keita belum menemukan permainannya seperti kala memperkuat RB Leipzig dan Fabinho masih mencari bentuk terbaiknya.

Kedalaman skuat Liverpool juga dikritik, padahal mereka tim yang sedang bersaing untuk gelar juara. Alih-alih merekrut pemain, Liverpool malah melepas Nathan Clyne dan Dominic Solanke, tanpa merekrut pemain anyar di musim dingin.

3 dari 3 halaman

Pantang Tersandung

Tekanan sekarang semakin besar untuk Mohamed Salah dan kawan-kawan. The Reds pantang tersandung lagi, jika tidak mau posisi teratas dikudeta Manchester City, yang punya kedalaman skuat lebih baik.

Liga Inggris musim ini menyisakan 13 pertandingan ini, peluang terbuka lebar, baik untuk Liverpool mempertahankan tempat teratas atau terjatuh dari puncak klasemen. Apapun yang terjadi, semua tergantung tim asuhan Jurgen Klopp dalam mengatasi tekanan yang ada di diri mereka.

Saksikan video menarik di bawah ini