Pertamina Mulai Transisi Pengelolaan Blok Rokan

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) memulai masa transisi pengolahan Blok Rokan di Riau untuk menjaga tingkat produksi minyak. Transisi dilakukan sebelum Pertamina resmi ‎menjadi operator pasca kontrak Chevron Pacific Indonesia habis pada 2021.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, perusahaan sudah membuat anak usaha untuk mengelola Blok Rokan pada 22 Desember 2018, serta menandatangani ketentuan dimulainya masa transisi dengan Chevron Pacific Indonesia.

‎”Jadi sudah terjadi penandatanganan transisi antara Pertamina dan Chevron,”‎ kata Dharmawan, saat menghadiri Workshop Media 2019, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Dia menyebutkan, dalam masa transisi Pertmina akan melakukan peremajaan ruas pipa Minas-Duri-Dumai, Balam-Bangko-Dumai. Pipa tersebut diganti lebih awal sebelum 2021, untuk menghindari penghentian kegiatan operasi saat Pertamina sudah menjadi operator.

Saat ini Pertamina sedang melakukan kajian untuk penggantian pipa, sehingga proyek tersebut bisa diesekusi pada tahun ini. Namun dia belum bisa menyebutkan investasinya.

“Harus diganti sebelum 2021 karena memang sudah harus diganti, tetapi kalau harus menunggu 2021 pipa itu bisa berhenti produksi harus dirawat,” tutur dia.

Dia melanjutkan, dalam masa transisi Pertamina juga melakukan pengeboran sumur di Blok Rokan. Hal ini untuk mempertahankan tingkat produksi minyak dari Blok Rokan yang menjadi andalan produksi nasional.

“Kedua adalah program pengeboran yang memungkinkan Pertamina partisipasi, ini tidak sederhanan karena secara legal masih dikelola Chevron‎,” tuturnya.

Menurut Dharmawan, dalam masa transisi akan dilakukan transfer pengetahuan pengelolaan Blok Rokan‎ dari pihak Chevron Pacific Indonesia.‎”Tindak lanjut komite dilakukan secara periodik, untuk mendesain rencana. Ini sebuah model sangat baik,” tandasnya.



2 dari 2 halaman

Pertamina Incar Beli 30 Ribu Barel Minyak Mentah Blok Cepu

PT Pertamina (Persero) terus melakukan negosiasi untuk meningkatkan penyerapan minyak bagian Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). Negosiasi antara lain dilakukan kepada Exxon Mobile Limited selaku operator Blok Cepu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, dari‎ seluruh produksi minyak Blok Cepu di atas 200 ribu barel per hari (bph), 180 ribu antaranya sudah dipasok ke dalam negeri.

Namun masih ada 30 ribu bph yang belum dijual ke dalam negeri.”180 ribuan sekian sudah ke domestik kan,” kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Menurut Djoko, saat ini sedang dilakukan negosiasi, agar 30 ribu bph minyak dari Blok Cepu yang sebelumnya diekspor, dapat dibeli Pertamina untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Tinggal 30 ribu kan lagi negosiasi. Siapa bilang batal,” tutur Djoko.

Penjualan minyak bagian KKKS ke [Pertamina]( 3867699 “”) diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri yang mulai berlaku pada 5 September 2018.

Pertamina telah sepakat melakukan pembelian minyak bagian PT Chevron Pacific Indonesia dari Blok Rokan sebanyak 2,5 juta barel per bulan.

Pertamina juga telah melakukan kesepakatan dengan KKKS lainnya seperti ; RH Petrogas Limited, PT SPR Langgak, PetroChina International Jabung Ltd, PT Bumi Siak Pusako, SAKA Pangkah Indonesia Ltd, PT Energi Mega Persada Tonga, Petronas Carigali Ketapang I Ltd, Husky CNOOC Madura Ltd dan PT Energi Mega Persada Tbk.

Seluruh upaya ini dapat mengurangi import minyak mentah dan kondensat sekitar 115.000 barrels per hari dan diharapkan dapat mengurangi pembelian impor menjadi 250 ribu barel per hari.

Ingin Liburan Murah ke Luar Negeri? Coba Kunjungi Negara Ini

Liputan6.com, Jakarta – Jika Anda merencanakan liburan ke luar negeri tetapi tidak ingin mengeluarkan budget yang terlalu besar, maka Anda patut memikirkan dan menambahkan Bulgaria kedalam daftar destinasi yang akan Anda kunjungi.

Mengapa Bulgaria? Karena seperti dilansir pada laman countryliving.com, Kamis (17/1/2019), Bulgaria selama dua tahun belakangan ini menjadi destinasi negara untuk berlibur termurah di dunia berdasarkan Holiday Costs Barometer.

Hal ini dpdapat dari rata-rata pengeluaran di Bulgaria dengan 42 destinasi lainnya. Pengeluaran tersebut termasuk harga kopi dari kedai kopi lokal, harga botol besar air mineral, tabir surya, harga makanan dan termasuk harga minuman anggur di restoran lokal. Namun sayangnya, perbandingan ini belum termasuk harga tiket dan hotel di sana.

Selain itu, total harga barang di resort yang berada di pesisir laut hitam, Bulgaria Sunny Beach Resort mencapai USD 46,18 atau setara Rp 652 ribu (Kurs USD 1 = Rp 14.124).

Peringkat kedua berasal dari Marmaris, sebuah resor Mediterania yang berada di Turki dengan total USD 57,74 atau setara Rp 815 ribu.

Tempat ketiga diduduki oleh Algarve, dengan total pengeluaran sebesar USD 64,16 atau setara Rp 906 ribu. Selain ketiga negara tersebut, Cape Town menjadi destinasi terjauh yang termurah, hal ini disebabkan oleh perubahan kurs.

2 dari 3 halaman

Daftar Negara

Sementara itu, Abu Dhabi merupakan destinasi termahal dengan total USD 215,63 atau setara Rp 3.045 juta dan diikuti oleh Mahe di Seychelles.

Laporan diatas menunjukkan bahwa setelah dilakukannya survei di beberapa destinasi menunjukkan bahwa seluruh destinasi yang ada mengalami penurunan harga. Ini disebabkan oleh harga makanan dan minuman lokal yang lebih murah.

Selain ketiga negara diatas, berikut adalah 10 negara yang termasuk kedalam destinasi termurah berdasarkan laporan tahunan dari countryliving:

1. Bulgaria (Sunny Beach), USD 46,23 atau Rp 652 ribu

2. Turkey (Marmaris), USD 58,04 atau Rp 819 ribu

3. Portugal (Algarve), USD 64,30 atau Rp 908 ribu

4. Afrika Utara (Cape Town), USD 68,52 atau Rp 967 ribu

5. Spanyol (Costa del Sol), USD 69,45 atau Rp 980 ribu

6. Jepang (Tokyo), USD 71,28 atau Rp 1.06 juta

7. Kenya (Mombasa), USD 71,69 atau Rp 1.012 juta

8. Czech Republic (Prague), USD 83,63 atau Rp 1.18 juta

9. Cyprus (Paphos), USD 89,20 atau Rp 1.2 juta

10. Indonesia (Bali), USD 89,25 atau Rp 1.26 juta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jurus Pemerintah Tekan Impor Migas

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk menekan impor terutama impor di sektor minyak dan gas (migas).

Meskipun demikian, dia mengakui impor migas Indonesia masih cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari impor minyak PT Pertamina yang tumbuh 13,5 persen.

“Jadi kita lihat beberapa langkah yang sudah kita lakukan memberikan dampak. Namun kelihatan bahwa impor kita masih cukup besar di beberapa kategori tadi, yang minyak, karena dalam catatan kita seperti Pertamina masih impornya growth-nya 13,5 persen,” kata dia, saat ditemui, di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Dia mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk menekan impor migas yakni dengan terus mendorong implementasi B20.

“Kalau kita lihat instrumen yang kita lakukan untuk memperbaiki defisit neraca pembayaran, current account defisit (CAD) dan neraca perdagangan itu adalah dengan beberapa langkah yang sudah dilakukan. B20 karena dari sisi migas kita mencoba mengurangi dari sisi defisitnya,” ujar dia.

Pemerintah juga tentu akan mendorong Pertamina untuk terus mengimplementasikan kebijakan B20. Dengan demikian diharapkan impor migas dapat terus ditekan.

“Jadi impor minyak kita mungkin perlu melihat dari Pertamina implementasi dari B20. Sehingga dia bisa menekan dari sisi kebutuhan impor minyak itu. Dan sudah menggunakan biodiesel,” kata dia.


Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Di Atas Target, Penerimaan Migas 2018 Capai Rp 228 Triliun

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penerimaan negara dari sektor minyak dan gas bumi (migas) hingga akhir Desember 2018 mencapai Rp 228 triliun. Angka ini setara dengan 182 persen dari target yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

“Penerimaan migas Rp 228 triliun atau 182 persen dari target APBN 2018,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, dalam konferensi pers, di Kantornya, Jakarta, Jumat 11 Januari 2019.

Djoko merincikan, dari total penerimaan tersebut sebanyak 72 persen atau Rp 163,4 triliun diperoleh dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sementara 28 persen sisanya atau Rp 64,7 triliun, merupakan pemasukan dari PPh Migas.

“Penerimaan migas lebih besar dari target APBN 2018. untuk PNPB Rp 163,4 triliun PPh Rp 64,7 triliun,” imbuhnya.

Dengan pencapaian ini pihaknya optimistis kinerja sektor migas ke depan akan lebih baik. Dengan begitu, penerimaan di sektor migas dapat meningkat dari tahun 2018.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Penyebab BAB Berdarah dan Cara Mengatasinya, Kamu Perlu Tahu

Liputan6.com, Jakarta Apakah kamu pernah mengalami pendarahan saat buang air besar alias BAB? Jika iya, jangan langsung mengambil kesimpulan bahwa penyebab BAB berdarah kamu dikarenakan terkena penyakit wasir alias ambeien saja.

Darah yang keluar saat buang air besar memang bikin kamu khawatir. Memang sih, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab BAB berdarah. Buang air besar berdarah kadang dapat disimpulkan sebagai masalah yang cukup serius, akan tetapi tidak melulu seperti itu.

Namun kamu juga perlu waspada terhadap darah yang keluar saat BAB. Hal itu dikarenakan penyebab BAB berdarah bisa menjadi tanda indikasi mengidap kanker usus. Selain itu, salah satu penyebab BAB berdarah ialah adanya permasalahan pada saluran pencernaan kamu.

Ada beberapa penyakit berbahaya yang menjadi penyebab lain keluarnya darah saat kamu buang air besar. Apa saja penyakit berbahaya tersebut? Berikut penyebab BAB berdarah dan cara mengatasinya yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (16/1/2019).

2 dari 4 halaman

Penyebab Pendarahan Saat BAB

1. Wasir

Wasir ialah pembengkakan ataupun peradangan akibat dari pelebaran pembuluh darah vena yang terdapat pada daerah anus. Meski wasir bukan termasuk dalam penyakit berbahaya, akan tetapi rasa nyeri yang diakibatkan oleh wasir sangatlah mengganggu.

Gejala wasir inilah penyebab BAB berdarah. Darah yang keluar saat kamu BAB berwarna merah segar dan terdapat benjolan di lubang anus, serta rasa gatal di sekeliling anus. Jika kamu memiliki tanda-tanda tersebut disarankan untuk memiliki pola makan yang kaya akan serat. Hal ini akan membantu untuk memperlunak konsistensi feses.

Mengidap penyakit wasir pun dapat disebabkan berbagai faktor. Salah satunya yaitu karena keturunan genetik. Kamu juga bisa terkena wasir karena lemahnya pembuluh darah vena yang berada di rektum atau anus. Namun bisa pula disebabkan karena terlalu sering dan kuat saat mengedan apabila kesulitan buang air besar ataupun saat terkena diare.

2. Ulkus Lambung

Ulkus Lambung atau Tukak Lambung adalah luka yang terjadi pada lapisan dalam lambung atau duo denum (ujung atas usus kecil) . Seseorang yang memiliki ulkus lambung biasanya mengalami keluhan berupa nyeri pada ulu hati setelah makan, mual dan perdarahan saat buang air besar. Beberapa faktor menjadi penyebab seseorang terkena ulkus lambung, di antaranya:

• Peningkatan asam lambung.

• Stres.

• Faktor genetik.

• Serta dapat disebabkan oleh bakteri helicobacter pylori.

• Pengobatan jangka panjang dengan dosis tinggi anti pradangan.

3 dari 4 halaman

Penyebab Pendarahan Saat BAB

3. Anal Fissure

Ialah robekan yang terjadi pada kulit di sekitar anus. Hal ini tentu saja sangat menyakitkan karena kulit tersebut menjadi sangat sensitif. Meskipun ini bisa menyebabkan pendarahan, akan tetapi kamu tidak perlu khawatir.

Hal itu karena pendarahan yang terjadi akan cepat terhenti dan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Kulit di sekitar anus menjadi sangat sensitif, maka kamu juga akan mengalami rasa ingin terus buang air besar, meski usus telah kosong.

4. Kolitis

Kolitis juga bisa menyebabkan pendarahan saat BAB yang paling sering terjadi. Kolitis merupakan peradangan yang terdapat pada usus, hal ini disebabkan oleh infeksi serta pola makan yang tidak teratur.

5. Polip Usus

Polip merupakan pertumbuhan jaringan dari dinding usus yang menonjol ke dalam lumen usus. Meski penderita polip usus ini tidak memiliki gejala serius, akan tetapi pasien dengan polip usus ini dapat mengalami keluhan darah keluar dari anus saat BAB. Meskipun tidak memiliki gejala serius, akan tetapi pasien penderita polip ini apabila mengalami pendarahan secara terus menerus, tentu saja akan mengancam nyawa pasien.

6. Kanker Usus

Kanker usus ialah kanker yang paling umum ditemui. Faktor resiko dari kanker usus ini meliputi kurangnya mengonsumsi sayur namun terlalu banyak mengonsumsi daging merah. Rokok juga dapat meningkatkan terjadinya risiko terkena kanker usus. Gejala kanker usus ini pun meliputi perubahan feses, penurunan berat badan serta kesulitan buang air besar yang bisa menyebabkan pendarahan.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi BAB Berdarah

Ada beberapa cara untuk mengatasi buang air besar yang berdarah. Secara umum dokter akan menghentikan pendarahan akut dengan cara menginjeksi bahan kimia pada titik pendarahan. Namun ada baiknya untuk mengobati pendarahan dihentikan dari penyebab terjadinya pendarahan agar tidak kambuh kembali.

Kamu juga akan diberi obat antibiotik atau obat antiperadangan, bahkan melakukan operasi apabila pendarahan karena polip pada usus. Dan berikut beberapa cara mengatasi BAB berdarah yang perlu kamu ketahui:

• Bersihkan anus dengan air bersih.

• Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi.

• Minum air mineral minimal 8 gelas per hari.

• Hindari mengedan terlalu keras saat buang air besar.

• Hindari duduk di toilet terlalu lama.

• Hindari minuman beralkohol karena dapat memperparah kondisi yang sedang dialami.

Dan apabila masalah BAB berdarah masih terus terjadi secara berkala, maka lebih baik lakukan konsultasi pada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menjaga pola makan dan gaya hidup menjadi salah satu cara mengatasi pendarahan saat BAB.



Reporter: Novita Ayuningtyas

Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami, Mudah Dipraktikkan

Liputan6.com, Jakarta Berbicara tentang kesehatan gigi, tentu saja kamu akan fokus pada cara mencegah gigi berlubang. Tetapi, siapa sangka ternyata penting juga untuk memperhatikan kesehatan gusi. Gusi tidak hanya berperan penting pada kesehatan gigi, tetapi juga kesehatanmu secara keseluruhan.

Terkadang, kita pasti pernah mengalami bengkak pada gusi. Bila tidak segera diobati, gusi yang bengkak akan terasa sakit dan nyeri hingga mengganggu aktivitas. Gangguan pada gusi merupakan gangguan yang sering terjadi.Rasa sakit tersebut akan mengganggu aktivitas keseharian karena memang bisa menimbulkan sakit kepala yang lumayan menyakitkan.

Masih banyak dari kita yang belum tahu apa penyebab gusi menjadi bengkak. Berikut penyebab gusi bengkak yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (16/1/2019).

2 dari 5 halaman

Penyebab Gusi Bengkak

1. Menumpuknya karang atau plak pada gigi

Umumnya, penyebab gusi bengkak karena plak yang merupakan sisa-sisa dari makanan kemudian tertinggal lama dan tidak segera dibersihkan. Lama-kelamaan sisa makanan yang tidak segera dibersihkan ini akan menumpuk dan menyebabkan karang gigi serta mengakibatkan gusi membengkak.

Selain itu, air liur yang mengandung mineral malahan akan membantu sisa makanan tadi mengeras dan karang gigi yang terbentuk pun menjadi keras atau sedimentasi.

2. Gingivitis

Menumpuknya plak pada gusi yang terakumulasi dalam jumlah besar dan lama dapat menyebabkan inflamasi yang disebut dengan gingivitis. Gingivitis juga merupakan penyakit pada gusi.

3. Gigi yang berlubang

Gigi yang berlubang karena kuman juga dapat merambah hingga gusi dan menyebabkan gusi bengkak.

4. Terkena virus atau jamur

Ketika kamu tidak mengatur makanan yang masuk ke dalam mulut , bukan tidak mungkin kamu juga memasukkan virus atau jamur ke dalam mulut sendiri.

5. Kesalahan pemasangan aksesori pada gigi

Pemasangan aksesori gigi seperti gigi palsu atau behel yang salah bisa juga menyebabkan gusi bengkak. Ketika sudah terlanjur mengalami gusi bengkak dan ingin segera sembuh, kamu bisa mencoba cara mengobati gusi bengkak sendiri dan tentu saja aman dan efektif.

3 dari 5 halaman

Cara Menghindari Penyebab Gusi Bengkak

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalau kamu sudah mengetahui apa saja penyebab gusi bengkak, maka kamu juga bisa menghindari hal-hal tersebut. Selain itu kamu juga dapat menghindari penyebab gusi bengkak dengan langkah-langkah berikut:

• Sikat gigimu setidaknya dua kali setiap hari

Pastikan kamu melakukan teknik menyikat yang benar. Jika kamu tidak tahu cara menyikat gigi yang benar, bertanyalah pada dokter gigi atau ahli lainnya.

• Gunakan benang pembersih gigi setiap hari

Menggunakan benang pembersih gigi tidak memakan waktu lama. Menggunakan benang pembersih gigi merupakan hal terpenting yang dapat kamu lakukan untuk mencegah masalah gusi.

• Gunakan obat kumur setiap hari

Obat kumur antiseptik dapat membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit gusi.

• Makan-makanan sehat

Makan-makanan sehat seperti mengonsumsi vitamin C dan kalsium, dapat meminimalkan kemungkinan kamu mengalami masalah gusi.

• Minum banyak air putih

Minum air putih, terutama setelah makan dapat membantu membersihkan sisa makanan dari gigi dan memperkecil kemungkinan bakteri yang membentuk plak yang merusak gusi.

• Jauhi Tembakau

Jika kamu merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, cobalah untuk berhenti.

• Berhati-hatilah dengan makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin

Ketika memiliki masalah gusi, kamu mungkin merasa lebih nyaman memiliki makanan dan minuman yang suam-suam kuku atau dingin.

• Rileks

Stres meningkatkan kadar hormon stres kortisol. Hormon ini dapat meningkatkan kemungkinan peradangan di seluruh tubuh, termasuk di gusimu.

4 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Gusi Bengkak

1. Garam

Sudah jadi rahasia umum kalau garam biasa digunakan jika ada masalah kesehatan pada gigi. Garam dapat digunakan sebagai cara mengobati gusi gigi yang mujarab. Sodium yang tinggi dapat membasmi bakteri penyebab plak atau karang gigi. Garam menjadi antiseptic alami bau kesehatan mulut.

Masukkan 2 sdm garam ke dalam segelas air hangat. Aduk hingga larut. Gunakan sebagai obat kumur setiap kali kamu selesai sikat gigi agar bakteri dapat dibasmi sampai bersih.

2. Lemon

Asam dalam lemon berfungsi sebagai alkali alami agar kadar pH dalam mulut seimbang. Selain itu lemon juga merupakan antibakteri yang efektif untuk membasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Lemon juga dapat menjadi cara alami mengobati gusi bengkak karena gigi berlubang.

Peras 1 buah lemon, masukkan dalam segelas air hangat. Gunakan untuk berkumur 3 kali sehari agar bakteri benar-benar hilang.

3. Jeruk nipis

Sama halnya dengan lemon, jeruk nipis juga efektif untuk membasmi bakteri dalam mulut sehingga kesehatan mulut terjaga. Peras 2 buah jeruk nipis, campurkan dengan segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur.

4. Belimbing wuluh

Rasa asam dalam belimbing wuluh berguna sebagai antibakteri yang tentu saja efektif dalam membasmi bakteri dalam mulut.

Caranya adalah dengan menumbuk halus 2 biji belimbing wuluh yang belum matang. Tumbukkan belimbing wuluh ini kemudian oleskan pada bagian gigi yang sakit.

5. Daun jambu biji

Daun jambu biji juga ternyata berguna sebagai antibakteri yang berguna untuk menjaga kesehatan mulut. Selain itu daun jambu efektif mengempeskan gusi yang bengkak karena mengandung antibakteri, antiiflamasi, dan analgesi yang kuat. Yang perlu kamu lakukan hanya mengunyah jambu biji. Atau merebus daun jambu biji dengan segelas air kemudian gunakan untuk berkumur.

6. Bawang merah

Bawang merah mengandung antiseptik alami yang efektif membunuh kuman. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang merah dengan 1 sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

7. Bawang putih

Bawang putih sama dengan bawang merah berguna sebagai antiseptik alami. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang putih dengan 1 sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

5 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Gusi Bengkak

8. Asam Jawa

Asam Jawa juga merupakan salah satu bahan alami berikutnya yang bisa digunakan sebagai antiseptik alami. Caranya adalah dengan menyangrai biji asam jawa lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

9. Cengkeh

Cengkeh juga satu dari banyak bahan alami yang dapat mengobati gusi bengkak. Caranya adalah dengan menumbuk halus cengkeh kemudian tempelkan pada gigi yang sakit.

10. Merica

Merica berguna sebagai cara mengobati gusi bengkak karena mengandung antibakteri, anti-inflamasi, dan analgesik. Caranya adalah dengan mencampur merica dan garam, tuang sedikit air hingga berbentuk pasta, lalu oleskan pada gigi yang sakit.

11. Serai

Serai juga dapat menjadi cara mengobati gusi bengkak. Caranya dengan merebus 2 tangkai serai dengan segelas air. Lalu biarkan hingga air berkurang setengahnya. Kemudian gunakan untuk berkumur.

12. Jahe

Ada kandungan antibakteri yang berfungsi memberangus bakteri dalam mulut. Caranya adalah dengan memarut 1 buah jahe. Kemudian peras airnya. Gunakan air perasan jahe untuk berkumur.

13. Getah jarak

Getah jarak mengandung antiseptik, antibakteri, dan antibiotik yang tinggi. Caranya adalah dengan meneteskan getah jarak pada gigi yang sakit.

14. Air kelapa

Air kelapa juga berguna sebagai antiseptik alami. Berkumurlah dengan menggunakan air kelapa alami setiap sesudah menggosok gigi.



Reporter: Anugerah Ayu Sendari

Prabowo Sebut Cadangan BBM 20 Hari, Ini Respons Kementerian ESDM

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian ESDM angkat bicara mengenai sindiran calon presiden nomor urut 2 Prabowo, terkait cadangan bahan bakar nasional yang hanya 20 hari.

Lalu apakah besaran cadangan tersebut cukup ‎memenuhi kebutuhan nasional?

Direktur ‎Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) , Djoko Siswanto mengatakan, pasokan Bahan bakar masih cukup meski hanya memiliki cadangan 20 hari. Hal ini terbukti saat libur panjang sehingga konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) meningkat.

“Natal, Tahun Baru kemarin 20 hari? aman enggak? Aman? Yah sudah,” kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Djoko mengungkapkan, cadangan BBM Indonesia saat ini masih lebih sedikit dibanding negara lain. Hal ini disebabkan anggaran yang terbatas untuk meningkatkan cadangan dengan membangun tangki penyimpanan.

“Karena kita itu perlu infrastruktur, perlu anggaran. Nah sudah begitu saja,”‎ tuturnya.

Djoko menuturkan, saat ini pemerintah berupaya meningkatkan ketahanan energi nasional. Dengan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) melalui program pencampuran 20 persen biodiesel dengan solar (B20), mendorong penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG), membangun dan meremajakan kilang, serta mendorong penggunaan kendaraan listrik.

“Sekarang kita punya program kendaraan menggunakan yang lebih ramah. Itu kita mau studi dulu. Nanti kalau kita bangun kilang besar-besar,” ujar dia.

2 dari 2 halaman

PLTU Masih Jadi Andalan, Jonan Pastikan RI Tetap Kembangkan Energi Baru

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih menjadi tulang punggung sumber pasokan listrik Indonesia selama 10 tahun ke depan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, PLTU masih memegang peran utama memasok kelistrikan di Indonesia. Hal ini terlihat dalam bauran energi nasional dengan menetapkan porsi PLTU sebesar 50 persen sampai 55 persen.

“Kalau menurut saya 10 tahun ke depan PLTU kalau dari bauran energi PLTU itu sekitar 55 persen paling minim 50 persen pasti masih menjadi andalan,” kata dia di Jakarta, Rabu 9 Januari 2019.

Dia melanjutkan, negara lain pun‎ masih mengandalkan PLTU sebagai tulang punggung sumber pasokan listrik. Sebut saja negara di Eropa dan Amerika Serikat.

“Di negara Eropa misalnya Polandia juga penggunaan batu bara masih sekitar 60 persen, AS mungkin sudah sedikit di bawah 40 persen tapi masih ada kok,” tutur dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pertamina Incar Beli 30 Ribu Barel Minyak Mentah Blok Cepu

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) terus melakukan negosiasi untuk meningkatkan penyerapan minyak bagian Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). Negosiasi antara lain dilakukan kepada Exxon Mobile Limited selaku operator Blok Cepu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, dari‎ seluruh produksi minyak Blok Cepu di atas 200 ribu barel per hari (bph), 180 ribu antaranya sudah dipasok ke dalam negeri.

Namun masih ada 30 ribu bph yang belum dijual ke dalam negeri.”180 ribuan sekian sudah ke domestik kan,” kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Menurut Djoko, saat ini sedang dilakukan negosiasi, agar 30 ribu bph minyak dari Blok Cepu yang sebelumnya diekspor, dapat dibeli Pertamina untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Tinggal 30 ribu kan lagi negosiasi. Siapa bilang batal,” tutur Djoko.

Penjualan minyak bagian KKKS ke [Pertamina]( 3867699 “”) diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri yang mulai berlaku pada 5 September 2018.

Pertamina telah sepakat melakukan pembelian minyak bagian PT Chevron Pacific Indonesia dari Blok Rokan sebanyak 2,5 juta barel per bulan.

Pertamina juga telah melakukan kesepakatan dengan KKKS lainnya seperti ; RH Petrogas Limited, PT SPR Langgak, PetroChina International Jabung Ltd, PT Bumi Siak Pusako, SAKA Pangkah Indonesia Ltd, PT Energi Mega Persada Tonga, Petronas Carigali Ketapang I Ltd, Husky CNOOC Madura Ltd dan PT Energi Mega Persada Tbk.

Seluruh upaya ini dapat mengurangi import minyak mentah dan kondensat sekitar 115.000 barrels per hari dan diharapkan dapat mengurangi pembelian impor menjadi 250 ribu barel per hari.

2 dari 2 halaman

Transisi Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina Segera Dimulai

PT Pertamina (Persero) segera melakukan transisi pengolahan Blok Rokan, sebelum resmi mengelolanya mulai 9 Agustus 2021. Saat ini, pengelolaan Blok Rokan masih berada di tangan PT Chevron Pacific Indonesia.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, Pertamina segera menanamkan investasi ke Blok Rokan setelah ditandatanganinya kontrak kerja sama bagi hasil gross split.

“Segera setelah ditandatanginya kontrak, Insha Allah secepatnya. Pertamina juga sudah melaporkan sumur-sumur mana yang akan dibor di Blok Rokan,” kata Arcandra dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Rbu (16/1/2019).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik Dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengungkapkan, sejak Desember 2018 Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bergerak cepat agar proses transisi berjalan dengan baik.

Kerjasama kelompok kerja dari SKK Migas, PT Pertamina (Persero) dan Chevron Pacific Indonesia pun telah dimulai.

Hal ini dilakukan untuk membahas persiapan alih kelola, yang secara intensif bekerja menganalisis aspek keteknikan, legal dan komersial untuk berupaya menjaga tingkat produksi Blok Rokan dapat dipertahankan dan di optimalkan, hingga nanti pengelolaan beralih ke Pertamina di tahun 2021.

“Belajar dari pengalaman transisi Blok Mahakam, pembahasan dan persiapan transisi Blok Rokan, dilakukan lebih awal, lebih intensif namun tetap efektif, sehingga diharapkan akan mempercepat proses transisi dengan hasil yang lebih baik,” papar Agung.

78.216 Rumah Akan Menikmati Gas Bumi pada 2019

Liputan6.com, Jakarta – 78.216 rumah akan menikmati gas bumi sebagai bahan bakar, seiring dengan pembangunan jaringan gas rumah tangga yang dilakukan pada 2019.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, tahun ini akan dilakukan pembangunan 78.216 sambungan rumah tangga jaringan gas di 17 kabupaten dan kota. Anggaran pembangunan tersebut sebesar Rp 799,96 miliar‎.

“Total jumlah sambungan adalah 74.216 SR,” ‎ kata Djoko, saat rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1/2018).

Djoko menuturkan, berdasarkan rencana awal tahun ini Kementerian ESDM akan membangun jaringan gas rumah tangga di 18 kabupaten, tapi satu dihilangkan yaitu Bojonegoro. Kemudian pembangunannya akan dilakukan pada 2020.

“Kita mundurkan karena kajian belum selesai, nanti akan dimasukkan ke anggaran tahun depan,” tutur Djoko.


2 dari 2 halaman

17 Kabupaten dan Kota yang Jadi Target

Adapun 17 kabupaten kota yang akan menjadi target pembangunan di antaranya adalah kabupaten Aceh Utara sebanyak 5 ribu SR, kota Dumai 4.300 SR, lalu kota Jambi 2 ribu SR. Berikutnya adalah kota Palembang 6 ribu SR, kota Depok 6.230 SR, kota Bekasi 6.720 SR.

Kabupaten Karawang 2.681 SR, kabupaten Purwakarta 4.180 SR, kabupaten Cirebon 6.105 SR lalu kabupaten Lamongan 4 ribu SR kemudian ada kabupaten dan kota Mojokerto masing-masing 4 ribu SR. ‎

Berikutnya adalah kebupaten Pasuruan 4 riu SR‎, kabupaten Probolinggo 4 ribu SR, kabupaten Banggai 4 ribu SR, kabupaten Wajo 2 ribu SRserta kabupaten Kutai Kertanegara 5 ribu SR.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pertamina Perdana Beli Minyak Bagian Chevron

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) perdana menyerap minyak mentah (crude oil) bagian PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) di Blok Rokan. Minyak mentah ini kemudian akan diolah di kilang minyak dalam negeri milik Pertamina.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan, sejak terbitnya Peraturan Menteri Energi Sumer Daya Mineral (ESDM) Nomor 42 Tahun 2018 pada awal September 2018, telah tercapai kesepakatan antara Pertamina dengan beberapa Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), salah satunya yang pertama dan terbesar adalah PT CPI dari Blok Rokan.

“Kami mengacu pada arahan Pemerintah dan telah menyampaikan proposal menyatakan minat kepada seluruh KKKS untuk membeli jatah minyak mentah mereka. Pembelian dilakukan berdasarkan prinsip business to business,” kata Nicke, di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Menurut Nicke, Pertamina akan mengupayakan menyerap semaksimal mungkin minyak mentah bagian Kontraktor Kontrak Kerjasama KKK untuk memenuhi kebutuhan kilang dalam negeri sehingga dapat mengurangi impor minyak mentah.

Untuk pembelian minyak mentah dari Lapangan Blok Rokan, pemasokan perdana dilakukan pada Selasa, 15 Januari 2019.

“Selama ini, minyak mentah bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti PT CPI sebagian besar di expor, sementara di sisi lain Pertamina masih harus mengimport minyak mentah dan kondensat sekitar 342.000 barrel per hari,” tutur Nicke.

Minyak mentah jenis Sumatran Light Crude (SLC) dan Duri Crude (DC) yang dihasilkan Blok Rokan, sesuai dengan konfigurasi Kilang Minyak Pertamina, sehingga dapat meningkatkan yield of valuable products di Kilang Pertamina.


Dalam tahap awal, pasokan minyak ke Pertamina dilakukan periode Januari hingga Juni 2019, estimasi volumenya diperkirakan mencapai 2,5 juta barel per bulan.

Dengan pembelian minyak mentah dari Blok Rokan ini, Pertamina akan memasok kebutuhan minyak mentah SLC dan DC yang akan diolah di Kilang Pertamina selain Kasim – Sorong.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT CPI atas tercapainya kesepakatan ini. Hubungan dan kerjasama B to B antar kedua belah pihak diharapkan semakin erat,” ujar Nicke.

Direktur Jenderal Djoko Siswanto berharap kerjasama ini dapat dikembangkan Pertamina dengan KKKS lainnya.

“Pembelian perdana minyak mentah ini menjadi contoh besar, bahwa produksi dari blok Rokan sebagai penghasil minyak terbesar di Indonesia, bisa ditingkatkan pemanfaatan minyaknya untuk diolah di kilang dalam negeri. Ini membuat ketahanan Energi kita semakin baik,” tandasnya.

Lagi Panas, Pembahasan Freeport di DPR Malah ‘Digantung’

Jakarta – Rapat dengar pendapat (RDP) soal divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI) di Komisi VII DPR memanas. Pembahasan cukup panjang mengenai alasan pemerintah memilih untuk mengakuisisi saham PTFI tidak menunggu kontrak karya (KK) habis di tahun 2021.

Topik tersebut mulanya dilontarkan oleh Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Ramson Siagian saat mendapat kesempatan melakukan pendalaman.

“Ini memang menjadi pertanyaan publik, bisa menjelaskan kenapa dipaksakan tidak menunggu 2021,” kata Ramson di Komisi VII Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Bambang Gatot Ariyono pun menjawab. Dia menerangkan, berdasarkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 dijelaskan, KK yang telah ada sebelum berlakunya UU ini tetap berlaku sampai jangka waktu berakhirnya kontrak.

Sementara, dalam Pasal 31 KK Tahun 1991, memiliki jangka waktu 30 tahun dan perusahaan akan diberikan untuk memohon 2 kali perpanjangan masing-masing 10 tahun berturut-turut dengan syarat disetujui pemerintah. Pemerintah tidak akan menahan atau menunda persetujuan yang tidak wajar.

“Kontrak 1991 memiliki jangka waktu 30 tahun dan perusahaan akan diberikan hak memohon 2 kali perpanjangan masing-masing 10 tahun berturut-turut dengan syarat disetujui pemerintah, pemerintah tidak akan menahan atau menunda secara tidak wajar,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi VII Muhammad Nasir kemudian memotong penjelasan Bambang Gatot.

“Pemerintah kan juga bisa menolak? Kenapa tidak menolak?” tanya Nasir.

Bambang Gatot kemudian menerangkan, pemerintah memang bisa menolak. Namun, itu berpotensi menimbulkan perselisihan yang bisa dibawa ke arbitrase.

Penjelasan Bambang Gatot kembali dikritik oleh Nasir. Nasir kemudian mempertanyakan keberpihakan Bambang Gatot.

“Bapak di pihak pemerintah atau swasta? Kan saya bilang bahwa akhir 2021 kalau menolak perpanjangan kan selesai. Kepentingan apa yang didorong ini untuk proses sekarang ini. Padahal dia 2021, seharusnya memasukkan Inalum untuk pengambilalihan Freeport tersebut seperti yang dilakukan Blok Rokan,” kata Nasir dengan nada tinggi.

“Kenapa tidak dilakukan di Freeport apa masalahnya, kepentingan apa untuk mengambil langkah, harus bisa diambilalih Indonesia dan menjadi saham 100% milik Republik Indonesia, Apakah kepentingan bisnis saja, ini segelintir yang mementingkan kepentingannya,” paparnya.

Bambang kembali menjelaskan, dalam arbitrase pemerintah bisa menang, bisa kalah. Tapi, operasional tambang tidak bisa berhenti karena arbitrase. Sebab, berhentinya produksi akan menimbulkan risiko yang lebih besar.

“Kami sampaikan contoh kita ada arbitrase IMFA itu adalah permasalahan IUP yang diterbitkan Bupati Barito Timur, di arbitrase oleh investor Singapura berbadan hukum India, 2 tahun belum putus, kita dituntut US$ 570 juta. Sampai sekarang belum putus,” ungkap Bambang.

“Kalau terlalu lama dampak teknis akan terjadi, kerusakan terowongan infrastruktur, rembesan air tanah dan lumpur, potensi kehilangan 30% cadangan Grasberg, ini teknis pertambangan tidak bisa dihentikan,” sambungnya.

Pembicaraan mengenai hal tersebut berhenti karena memasuki waktu maghrib, sehingga rapat diskors. Setelah skors dibuka, Nasir yang merupakan pemimpin rapat meminta peserta untuk menunda pembahasan hingga pekan depan.

“Baik, karena permohonan mitra melakukan persiapan bahan seminggu kita setujui. Maka persetujuan teman-teman rapat saya tunda seminggu,” tutup Nasir.

(fdl/fdl)