Miliarder di China Paling Banyak Punya Shio Naga

 Laporan miliarder khusus China, Hurun Report, mengungkapkan sebanyak 212 orang China kehilangan status miliarder tahun ini. Akarnya adalah jatuhnya harga di pasar saham.

Mengutip Market Watch, Hurun Report menulis pada tahun 2018 turunnya harga di pasar saham menggerus USD 1 triliun. 212 orangpun kehilangan status miliarder mereka.

Meski begitu, laporan itu mengklaim jumlah miliarder di China masih yang terbanyak di seluruh dunia dengan total 658 miliarder. Sementara, Amerika Serikat (AS) ditulis hanya memiliki 584 miliarder, diikuti Jerman dengan 117 miliarder.

Tak mengejutkan, untung terbesar berada di sektor teknologi, media, dan telekomunikasi. Kemudian diikukti sektor real estate, beragam investasi, manufaktur, dan ritel.

Itu pun tercermin lewat daftar miliarder terkaya di China versi Hurun, yakni Jack Ma dan Ma Huateng yang berasal dari sektor teknologi. Barulah diikuti Xu Jiayin dari sektor properti.

Sebagai catatan, laporan Hurun berbeda dari laporan UBS dan PwC sebelumnya yang menyebut China memiliki 373 miliarder. Selain itu, Hurun juga menyebut miliarder Mukesh Ambani adalah orang terkaya di dunia, berbeda dari laporan orang terkaya Bloomberg dan Forbes.

Laporan itu juga menyebut miliarder asal China terus konsisten muncul karena mendapat uang lewat penawaran harga perdana. Sejumlah milairder baru China adalah Zhang Yiming pemilik ByteDance (pengembang TikTok) dan Zhan Ketuan yang fokus di sektor penambangan bitcoin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *