Sadis, Harga Kunci Mobil Pintar Ini Mencapai Rp3,4 Miliar

Pesepakbola Chelsea, David Luiz juga pernah membeli 30 buah sebagai hadiah untuk seluruh tim setelah kemenangan Premiereship 2017.

“Ini adalah Senturion paling eksklusif kami. Pola yang terlihat pada meteorit adalah hasil dari perpaduan nikel dan besi yang dibuat saat bintang sudah mati dan dingin selama miliaran tahun di ruang angkasa,” ujar juru bicara Senturion.

Setiap satu kunci, butuh waktu produksi hingga 70 jam. Meteroit yang melekat pada gelang itu juga diukir menggunakan kontrol numerik komputer agar presisi.

Ada lebih dari 1.000 komponen unik dan memanfaatkan nanoteknologi terkemuka di dunia. Smart key itu bisa dipakai untuk Ferrari, Lamborghini, Bugatti, bentley, Rolls Royce, dan McLaren. Penjualan akan dimulai pada Juni 2019.

Sumber: Otosia.com

Nasdem Minta Anies Gratiskan Pajak Bangunan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Fraksi Nasdem DKI Jakarta, Bestari Barus mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk merevisi kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 miliar.

Dia berharap, nantinya ada peraturan baru agar bangunan bernilai Rp 2 miliar juga tidak dibebankan pajak.

“Saran saya yang 2 miliar pun kita gratiskan. Kita naikan yang harga 1,5 miliar yang 2 miliar, sehingga masyarakat-masyarakat yang di kelas bawah itu merasakan betul kehadiran pemerintah,” tutur Bestari saat dihubungi wartawan, Rabu, 24 Oktober 2019.

Namun, Bestari juga menyarankan agar Anies tidak terlalu terburu-buru membuat pernyataan revisi kebijakan ini sebelum duduk persoalannya jelas.

“Apalagi gubernur mengatakan pada kampanyenya maju kotanya bahagia warganya. Ya mudah-mudahan bukan hanya yang satu miliar ini, tapi ditambahkan,” ucap Bestari. 

Senada dengan Bestari, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali mengaku juga mendukung rencana revisi ini.

“Kalau emang ditambah (kebijakannya) artinya ada kepedulian gubernur terhadap rakyat kan. Khususnya PNS, guru, ABRI, TNI Polri. Itukan suatu bijak,” ujar Ashraf.

Menurut Ashraf, bangunan di bawah Rp 1 miliar yang harus dikenakan pajak ialah bangunan yang dialihfungsikan untuk kebutuhan usaha. Yaitu seperti warung, kos-kosan, maupun jenis toko lainnya. Sedangkan bangunan yang fungsinya masih sebagai rumah, sebaiknya tetap digratiskan. Ia pun mendorong agar revisi segera dilakukan.

“Segera direvisi, dan Rp 1 miliar ke bawah itu ya tetap digratiskan, bahkan alhamdulillah kalau mau ditambah TNI, guru, PNS, Polri. Setuju saya dengan kebijakan gubernur dengan ada tambahan dengan catatan tidak menghapuskan,” tukas Ashraf.

Jadi Tersangka Suap, Sofyan Basir Punya Harta Rp 119 Miliar

Jakarta – Direktur Utama PLN Sofyan Basir ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek PLTU Riau-1. Dia tercatat punya harta Rp 119 miliar.

Dilihat dari situs e-LHPKN KPK, Selasa (22/4/2019), Sofyan tercatat melaporkan LHKPN pada 31 Juli 2018 untuk perolehan harta 2017. Secara total, harta Sofyan berjumlah Rp 119.962.588.941.

Sofyan tercatat memiliki 16 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Pusat, Tangerang Selatan hingga Bogor. Total nilai tanah dan bangunan milik Sofyan Rp 37.166.351.231.


Dia juga tercatat punya 5 jenis mobil mulai dari Toyota Avanza, Toyota Alphard, Honda Civic, BMW tahun 2016, serta Land Rover Range Rover tahun 2014. Kelima mobilnya itu bernilai total Rp 6,3 miliar.

Dalam LHKPN tersebut, Sofyan juga tercatat punya harta bergerak lainnya senilai Rp 10,2 miliar, surat berharga Rp 10,3 miliar, serta kas dan setara kas Rp 55,8 miliar. Sofyan tak tercatat memiliki hutang.

Sebelumnya, KPK menetapkan Sofyan sebagai tersangka. Dia diduga membantu mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih mendapatkan suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

“Tersangka SFB, Direktur Utama PT PLN. Tersangka diduga bersama-sama atau membantu Eni Maulani Saragih selaku anggota DPR dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

KPK menduga Sofyan dijanjikan jatah yang sama dengan Eni dan Idrus. Sofyan merupakan tersangka kelima dalam pusaran kasus dugaan suap terkait PLTU Riau-1 ini.
(haf/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bawaslu DIY Usut Dugaan Politik Uang Rp 1,5 Miliar

Yogyakarta – Bawaslu DIY memeriksa pelapor, terlapor dan dua orang saksi dalam kasus dugaan politik uang dengan barang bukti Rp 1,5 miliar. Kasus ini mengemuka setelah Polda DIY melakukan OTT terhadap pelaku di Sleman pada 16 April lalu atau malam sebelum coblosan.

“Kita lagi memeriksa pelapor dan kemudian dua orang saksi yang diajukan oleh pelapor, dan satu lagi nanti ini adalah dari pengemudi (terlapor) yang kemarin sempat diamankan oleh kepolisian,” ucap Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono, Selasa (24/4/2019).

Bagus menerangkan, pelapor kasus ini adalah pegawai yang bertugas di tim inafis Polda DIY. Sementara dua orang saksi yang diajukan pelapor juga merupakan anggota kepolisian. Adapun pelapor secara resmi melapor ke Bawaslu DIY pada 18 April silam.

Sementara terlapor adalah Muhammad Lisman Pujakesuma. Puja, begitu Muhammad Lisman Pujakesuma akrab disapa terjaring OTT Polda DIY di wilayah Sleman. Dia diamankan karena di dalam mobil yang dikendarainya terdapat uang Rp 1,5 miliar.

“Terlapor (Puja) ya yang kemarin pengemudi yang mobilnya membawa sejumlah uang, kemudian diamankan oleh kepolisian itu. Kalau soal porsinya apa dan seterusnya nanti kan kita dalami di klarifikasi, termasuk kita kroscek,” tutur Bagus.

Dalam OTT itu, aparat memang menaruh curiga terhadap Puja. Alasannya di dalam mobilnya terdapat uang pecahan Rp 100 ribu sejumlah Rp 1,5 miliar, bahkan sebagian sudah di dalam amplop. Uang ini dicurigai akan pakai untuk politik uang.

“Itu (uang Rp 1,5 miliar berupa pecahan) Rp 100 ribuan. Sebagian (berada di dalam) amplop, sebagian tidak, sebagian besar tidak,” jelasnya.

Bagus belum bisa menyimpulkan apakah uang tersebut memang diperuntukkan untuk politik uang atau tidak. Kini, pihaknya hanya memiliki waktu 14 hari pascapelaporan untuk menyimpulkan ada tidaknya pidana pemilu dalam kasus tersebut.

“Itu yang coba kita dalami apakah ada perbuatan yang melanggar terkait dengan masa tenang (Pemilu 2019). Yaitu setiap pelaksana, petugas dan peserta kampanye dilarang memberikan uang atau material lainnya kepada pemilih,” katanya.

Pengusutan kasus ini, kata Bagus, mengacu pada undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Itu (kalau terbukti bersalah) ancaman pidananya adalah maksimal empat tahun (penjara) dan denda maksimal Rp 48 juta rupiah,” tutupnya.

(bgk/bgs)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bekas Penjara di Jerman Dijual untuk Umum Senilai Rp 4,7 Miliar

Penjara ini dibangun pada akhir tahun 1890-an sebagai tempat penyimpanan malt untuk rumah produksi bir di Gera.

Hingga pada tahun 1940-an bangunan terpaksa dijadikan tempat akomodasi bagi pekerja paksa. Sampailah pada tahun 1945 bangunan ini digunakan sebagai lembaga pemasyarakatan (lapas).

Ada sekitar 3000 pekerja paksa dikerahkan untuk bekerja di pabrik-pabrik pembuatan senjata di kota ini. Pascaperang, Uni Soviet menjadikan bangunan ini sebagai penjara bagi tahanan wanita.

Belakangan, bangunan digunakan sebagai penjara bagi tahanan politik pria ketika Stasi mengambil alih kekuasaan. Selanjutnya, penjara ini menjadi lembaga pemasyarakatan biasa. Lapas menampung sebanyak 149 tahanan jelang penutupannya.

Bangunan berlantai lima ini dilengkapi dengan dapur, ruang mencuci pakaian, beberapa bengkel kerja, sel tahanan, kantor, ruang kunjungan dan banyak lagi.

Menurut buku Prison Break — True Stories of the World’s Greatest Escapes, penjara Gera pernah menampung seniman Karl Schaarschmidt yang melarikan diri dengan cara menggerogoti batang jendela selnya.

Kisah lainnya dituturkan oleh mantan penjaga lapas yang kini adalah seorang sejarawan kepada the Ostthüringer Zeitung.

Ia berkisah tentang seorang tahanan yang mencoba kabur di tahun 1980 dengan cara menggali lubang sedalam 50 centimeter pada dinding luar lapas. Ada lagi di tahun 2007, seorang tahanan berusaha kabur melalui atap. Keduanya dengan cepat tertangkap petugas.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar

Jambi – Polres Tajungjabung Timur, Jambi, menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 246.673 ekor. Benih lobster tersebut rencananya akan dikirim ke Singapura.

Humas Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi, Sukarni mengatakan benih lobster tersebut diangkut menggunakan tiga unit mobil pikap. Benih-benih lobster itu ditaksir senilai Rp 37,5 miliar.

Menurut Sukarni, rencana pengiriman benih lobster tersebut diketahui berdasarkan informasi masyarakat. Setelah mengetahui informasi tersebut, polisi langsung melakukan tindakan dan berhasil mengamankan ribuan benih itu pada Kamis (18/4/2019) dini hari.

Awalnya, polisi mencurigai tiga unit mobil yang berhenti di jalan raya di Desa Lambur Luar, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur. Namun, saat hendak diperiksa, pemilik mobil langsung melarikan diri.

Setelah dilakukan pengecekan, polisi menemukan benih lobster dalam keadaan hidup berjumlah 246.673 ekor dengan rincian 235.900 jenis pasir dan 10.773 jenis mutiara. Benih-benih lobster itu dikemas dalam 1.238 kantong plastik dan dibagi dalam 35 boks stirofoam.

“Atas perbuatan itu, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 37.539.600.000, sedangkan empat orang pelakunya melarikan diri dan hingga saat ini masih dalam pengejaran anggota Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur,” ujar Sukarni seperti dilansir Antara, Kamis (18/4/2019).
(zak/zak)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gagalnya Penyelundupan Ribuan Bayi Lobster Seharga Rp 3,5 Miliar

Liputan6.com, Palembang – Penyelundupan satwa perairan Sumsel-Jambi kembali digagalkan oleh penegak hukum di Pulau Sumatera.

Kali ini puluhan ribu bayi lobster diamankan Pos Pengamat dan Pos Keamanan Laut Terpadu (Posmat) TNI Angkatan Laut (AL) Nipah Panjang, di bawah Jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang.

Sebanyak 20.000 baby lobster yang disimpan di dalam kotak styrofoam, ditemukan di dalam speedboat 40 PK. Puluhan ribu bayi lobster ditemukan di alur Sungai Lokan, Tanjung Jabung Timur Jambi, pada Senin (15/4/2019) Pukul 22.30 WIB.

Komandan Lanal Palembang Letkol Laut Saryanto mengatakan, ditemukan lima kotak berisi bayi lobster jenis mutiara jumlah 10.000 ekor dan lima kotak berisi 10.000 baby lobster jenis pasir.

“Puluhan ribu bayi lobster ini ditaksir dijual seharga Rp 3,5 miliar. Kotak berisi bayi lobster ini ditemukan di speedboat yang ditinggalkan pemiliknya, yang kabur menggunakan speedboat lainnya,” katanya, Selasa (16/4/2019).

Awalnya tim TNI AL Palembang melakukan patroli di alur Sungai Lokan, Tajung Jabung Timur, Jambi, pada hari Senin sekitar pukul 22.30 WIB. Lalu tim mendeteksi adanya speedboat 40 PK yag melintas.

Saat didekati oleh tim TNI AL Palembang, pemilik speedboat langsung kabur dan meninggalkan satu unit speedboat di tengah perairan.

Diduga karena ada aktifitas ilegal, tim Posmat TNI AL Nipah Panjang langsung memeriksa speedboat yang ditinggalkan tersebut.

“Petugas menemukan barang bukti tersebut dan pemilik berhasil kabur. Barang bukti ini langsung diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu di Jambi,” ungkapnya.

Diduga dua jenis bayi lobster seharga miliar rupiah ini akan dikirim dan diperjualbelikan ke luar negeri. Barang bukti ini juga diduga didatangkan dari area di Tanjabtim Jambi.

Demi Pogba, Real Madrid Siapkan Rp 958 Miliar Plus Gareth Bale

Jakarta – Rumor ketertarikan Real Madrid kepada Paul Pogba terus berembus. Kabar terbaru menyebut, Los Blancos siap menebus Pogba dengan sejumlah nominal uang plus Gareth Bale.

Laporan dari berbagai media massa di Spanyol menyebut Real Madrid menyiapkan 52 juta pound (Rp 958,3 miliar) untuk mendatangkan Pogba. Jumlahnya memang sangat kecil. Namun, Los Blancos bakal menambahkan Gareth Bale dalam kesepakatan itu.

Seperti diketahui, Bale terikat kontrak hingga 2022 dan dalam klausul buyback-nya, nilainya hingga mencapai Rp 8,1 triliun (443 juta pound).

Bagi Real Madrid ini bisa jadi semacam win-win solution menyusul performa Bale yang dianggap mengecewakan sepanjang musim 2018-2109 ini serta ketidakjelasan masa depannya di Santiago Bernabeu.

Ia baru mencetak delapan gol di La Liga musim ini. Meski begitu, Manchester United dikabarkan tertarik dengannya, begitu juga dengan Tottenham Hotspur dan Bayern Munchen.

Sementara Paul Pogba, Manchester United diyakini melabeli sang pemain dengan nilai 130 juta pound (Rp 2,3 triliun). Sepanjang musim ini, pemain internal Prancis itu mampu mencetak 16 gol dalam 41 penampilan, plus 11 assist.

Sumber: Sportsmole

Berita video Paul Pogba dikabarkan marah-marah saat di ruang ganti setelah Manchester United kalah 0-2 dari PSG pada leg I babak 16 Besar Liga Champions 2018-2019, Selasa (12/2/2019).

Selesai 2026, Pembangunan Kilang Bontang Butuh USD 15 Miliar

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) bermitra dengan perusahaan asal Oman yaitu Overseas Oil & Gas (OOG) untuk pembangunan kilang baru proyek Grass Root Refinery (GRR) Bontang. Komitmen ini ditandai dalam suatu perjanjian framework agreement antara kedua perusahaan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, kemitraan Pertamina dengan perusahaan Oman tersebut, untuk membangun kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari dan petrokimia di Bontang, Kalimantan Timur.

Terpilihnya OOG sebagai mitra, setelah melewati mekanisme seleksi mitra untuk GRR Bontang pada Januari 2018 lalu. OOG memenangkan status patner strategis dari beberapa kompetitor lain, untuk menggarap proyek ini bersama Pertamina.

“Dengan ditandatanganinya framework agreement dengan OOG hari ini, kita dapat maju ke langkah berikutnya,” kata Nicke, di Jakarta, Senin, 10 Desember 2018.

Setelah kerja sama dengan OOG sebagai mitra perusahaan patungan mayoritas di GRR Bontang, Pertamina akan mendapatkan beberapa manfaat, diantaranya mengoptimalkan belanja modal untuk melaksanakan ekspansi kilang lainnya dan program-program konstruksi misalnya di Balikpapan, Cilacap, Balongan, dan Tuban.

Petamina juga akan melakukan pembelian bahan bakar yang diproduksi oleh GRR Bontang untuk kebutuhan dalam negeri, terutama bensin atau gasoline, avtur, dan Liquified Petroleum Gas (LPG).

“Tahap berikutnya Bankable Feasibility Study. Studi ini akan memberikan kita pemahaman yang lebih baik tentang konfigurasi teknis kilang dan keekonomian proyek serta mengenal risiko-risiko yang dapat diantisipasi sejak dini untuk pelaksanaan proyek yang tepat waktu, sesuai anggaran, pada spesifikasi, pada peraturan, dan mencapai target keekonomian proyek,” ujar Nicke.

6 Kurir Pembawa Uang Asing Rp 90 Miliar Ngaku Pegawai Money Changer

Jakarta – Enam kurir yang membawa mata uang asing senilai Rp 90 miliar di Bandara Soekarno Hatta, mengaku sebagai pegawai jasa penukar uang atau money changer. Namun, mereka masih belum bisa membuktikan pembelian uang asing kepada polisi.

“Menurutnya yang bersangkutan, uang itu dibeli di luar negeri. Tapi kita kan sebagai penyidik perlu mempertanyakan dengan adanya uang sejumlah besar itu masuk ke Indonesia buktinya mana? ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Jakarta International Ekspo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2019).

“Kalau membeli dari luar negeri, sampai saat ini belum bisa membuktikan. Mereka itu adalah pegawai money changer yang ada di Jakarta,” sambung Argo.

Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi masih memastikan asal usul dari uang tersebut.

“Setelah kita lakukan interogasi terhadap yang membawa uang tersebut. Sampai saat ini belum ada yang bisa membuktikan uang dari mana. Masih diselidiki Ditkrimsus,” kata Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap enam orang tersebut membawa masuk uang asing berupa Yen Jepang, Won Korea Selatan, Dolar Singapura, Real Arab Saudi, dan Dolar Selandia Baru pada Jumat (12/4). Jika di total, jumlah uang yang dibawa sekitar Rp 90 miliar.

“(Tersangka) Gofur dari Singapura Rp 17,4 miliar, Yunanto dan Edi Gunawan Rp 42,050 miliar, Giono dari Hong Kong Rp 12 miliar, Kevin dan Yudi dari Bangkok Rp 18 miliar. Total sekitar Rp 90 miliar lebih,” ungkap Argo, pada wartawan Sabtu (13/4).
(aik/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>