Cafu: Tanpa Neymar, PSG Bisa ke Final Liga Champions

Liputan6.com, Paris – Legenda Brasil, Cafu, menilai Paris Saint-Germain (PSG) sangat kuat musim ini. Ia bahkan percaya klub kaya Prancis itu bisa melaju ke final Liga Champions, meski tak diperkuat Neymar.

PSG menang 2-0 atas Manchester United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Dalam laga itu, gol tim tamu dicetak Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe.

Sebelum laga, banyak yang memprediksi PSG akan tumbang. Sebab, mereka kehilangan Neymar yang cedera metatarsal.  Namun, klub ibukota Prancis itu mampu membalikkan semua prediksi.

Menurut Cafu, meski tak diperkuat Neymar, PSG pada dasarnya sangat kuat dan bisa melangkah hingga partai puncak.


2 dari 3 halaman

Komentar Cafu

(NELSON ALMEIDA / AFP)

“Semua tim yang bersaing di 16 besar Liga Champions memiliki potensi untuk juara, terlepas dari apakah Anda kehilangan bintang terbesar Anda atau tidak,” kata Cafu di Soccerway.

“Tentu saja, PSG akan merindukan Neymar. Dia adalah referensi, tetapi jika Anda melihat pertandingan pertama PSG melawan United, dengan prestasi yang mereka buat, Anda melihat bahwa PSG memiliki peluang untuk mencapai final.”

“Tapi, tentu saja, dengan Neymar ada harapan lebih besar untuk kemenangan dan menjadi juara,” Cafu menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Cafu

Neymar sendiri sudah membela PSG dalam 23 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan 20 gol dan 11 assist.

Sang pemain diprediksi baru bisa kembali main pada April mendatang. 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tak Ada Neymar dan Cavani, Mbappe pun Jadi

ManchesterParis Saint-Germain tak perlu khawatir karena kehilangan Neymar dan Edinson Cavani untuk laga kontra Manchester United. Sebab PSG masih punya Kylian Mbappe.

Neymar dan Cavani dipastikan absen saat PSG melawat ke markas MU di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB besok. Ini adalah leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Neymar harus absen 10 pekan setelah menjalani operasi cedera metatarsal kaki kanannya sementara Cavani mendapat cedera pinggul akhir pekan lalu kala PSG menghadapi Straousbourg. Kehilangan dua pemain yang sudah mencetak total 42 gol di antara keduanya, Cavani (22 gol) dan Neymar (20 gol) tentu sangat merugikan PSG.

Apalagi MU tengah dalam kondisi prima usai laju apik di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Tapi bukannya PSG harus pesimistis karena mereka masih punya satu pemain tersisa dan itu juga yang terhebat musim ini, yakni Mbappe.

Mbappe terus melambungkan namanya ketika dia sudah bikin 22 gol di seluruh kompetisi, 18 di antaranya di Ligue 1., Tak cuma piawai bikin gol, Mbappe juga rajin membuat assist yang mencapai 14 buah, terbanyak di antara pemain lain.

Maka lini belakang Setan Merah pun diminta mewaspadai ketajaman serta kecepatan Mbappe yang bisa merusak partai kandang mereka.

“Paris Saint-Germain sedikit lebih di depan karena mereka terus berkembang. Mereka punya pemain seperti Mbappe yang sulit dihentikan,” ujar mantan penyerang MU asal Prancis, Louis Saha, seperti dikutip FourFourTwo.

“Man United adalah klub hebat dengan pemain berkualitas. Pari Saint-Germain sangat solid karena pelatih mereka memberikan kestabilan antara pertahanan dan menyerang. Pelatih bisa dengan mudah mengganti sistem, dia sangat pandai dan mudah berkomunikasi. Dia punya staf pelatih hebat yang bisa mengetahui filosofi lawan. Kita bisa lihat dia beberapa kali mengubahnya selama pertandingan,” sambung Saha.

Apakah Mbappe bisa jadi jawaban untuk PSG mengalahkan MU? Kita tunggu saja.

(mrp/mrp)

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Tanpa Neymar, MU Tak Remehkan PSG

Liputan6.com, Jakarta Gelandang kreatif Manchester United (MU) Juan Mata menilai PSG tetap lawan yang berat meski takkan diperkuat penyerang Neymar.

Setan Merah akan berduel dengan PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan itu akan dihelat di Old Trafford tengah pekan nanti. 

Akan tetapi, Neymar dipastikan tak akan bermain di laga itu. Pasalnya ia mengalami cedera metatarsal.

Selain itu, PSG juga berpotensi tak akan bisa diperkuat bomber andalannya, Edinson Cavani. Jika bomber asal Uruguay ini absen, tugas MU tentu akan menjadi lebih ringan.

Meski demikian, mata menganggap pertandingan itu tak akan mudah bagi MU. Ia menyebut yim asuhan Thomas Tuchel itu akan tetap sulit ditundukkan.

“Sekarang kami menghadapi tantangan lain, yaitu pertandingan Liga Champions dengan PSG. Ini akan sangat sulit tetapi mudah-mudahan kita bisa terus maju,” ujarnya pada beIN Sports.

“Semua orang berkontribusi pada tim, semua orang mengesampingkan ego mereka dan hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim setiap kali kami bermain dan saya pikir melawan PSG kami akan melakukan hal yang sama.”

“Siapa pun yang bermain akan mencoba yang terbaik. Kami merasa kuat sebagai kelompok yang kami pikirkan tentang ‘kami’ dan bukan hanya tentang ‘saya’ dan saya pikir itu sangat bagus untuk mencapai tujuan kami sampai akhir.”

2 dari 2 halaman

Momentum MU

Mata kemudian memuji efek positif yang dihadirkan oleh Ole Gunnar Solskjaer. Berkat hadirnya manajer interim asal Norwegia itu, skuat MU kini menjadi makin padu dan percaya diri.

“Ada chemistry yang fantastis antara kita semua, para pemain dan manajer,” lanjut Mata.

“Karena ia datang, satu-satunya hal yang ia coba adalah membuat kami percaya diri, bahwa kami bisa mengalahkan siapa pun, bahwa kami bisa bermain sangat bagus dan mendapatkan hasil dan kami melakukannya,” tegasnya.

“Jadi kami sangat senang jelas karena ketika Anda saat sepuluh pertandingan Anda sangat senang dan percaya diri tinggi.”

Sumber Bola.net

Okocha: PSG Hadapi MU Tanpa Neymar? Bukan Masalah

Jakarta – Jay-jay Okocha tak khawatir jika Neymar absen saat melawan Manchester United. Legenda Paris Saint-Germain ini yakin pemain lain mampu menggantikan peran Neymar.

PSG bakal bertandang ke Stadion Old Trafford untuk menghadapi MU pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Neymar dipastikan absen karena sedang dibekap cedera metatarsal, yang dideritanya sejak 24 Januari lalu.

Absennya Neymar dikhawatirkan akan memengaruhi kekuatan PSG. Mengingat superstar sepakbola Brasil itu tampil gemilang usai membukukan 20 gol dan 11 assist di sepanjang musim ini.


Namun kekhawatiran tersebut tak berlaku bagi Okocha. Menurut dia, PSG akan tetap tangguh sekalipun Neymar absen.

“Tentu tak masalah karena PSG bukanlah hanya satu pemain. Kami memiliki pemain lain yang sama baiknya,” ucap dia kepada detikSport.

“Jika satu pemain bintang cedera maka ada peluang untuk pemain untuk unjuk gigi. Jadi bagi saya kehilangan Neymar bukanlah masalah yang besar bagi PSG.”

Angel Di Maria akan bereuni dengan MU, klub yang pernah dibelanya selama semusim pada 2014/15. Eks winger Real Madrid itu telah membukukan 10 gol dan 10 assist di semua kompetisi musm ini.

“Ya saya pikir (Di Maria mampu melakukannya), jika Neymar tidak cedera mereka bakal bakal bermain bersama,” sambung Okocha, yang berkostum PSG di antara 1998-2002 itu.

“Saya pikir jika satu pemain cedera maka pemain lain memiliki tanggung jawab untuk menggantikan perannya. Tim juga harus menunjukan semangat bermain demi pemain yang cedera,” dia menyimpulkan.
(rin/mrp)


Performa Kylian Mbappe Bikin Winger Manchester United Ngeri

Manchester – Winger Manchester United, Jesse Lingard, mengkhawatirkan ancaman pemain Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe. Bagi Lingard, Mbappe adalah pemain yang berbahaya dan bakal merepotkan MU.

The Red Devils akan menghadapi PSG pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Selasa (12/2/2019). Manchester United akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu Les Parisiens di Old Trafford.

Pada laga ini PSG tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Pasalnya, mesin gol Paris Saint-Germain, Neymar, dipastikan absen akibat mengalami cedera metatarsal.

Namun, Lingard menilai kekuatan PSG tidak berkurang hanya karena Neymar absen. Jesse Lingard menyebut PSG masih memiliki banyak pemain berbahaya, satu di antaranya adalah Kylian Mbappe.

“Mereka tengah berada dalam situasi yang bagus saat ini. Mbappe adalah pesepak bola yang sangat bagus. Dia sudah melalui banyak hal untuk mencapai tempat di mana ia berada saat ini,” ucap Lingard.

“Dia juga masih sangat muda, namun harus saya akui dia sangat menakutkan,” papar pemain timnas Inggris tersebut.

Manchester United memang wajib mewaspadai Kylian Mbappe. Sebab, pemain 20 tahun itu telah mengoleksi 20 gol dan 14 assist dari 26 pertandingan bersama PSG di seluruh ajang kompetisi musim ini.

Sumber: Bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Setelah Neymar, PSG Bisa Kehilangan Verratti Lebih Lama

Paris – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Paris St-Germain belum lama ditinggal Neymar yang cedera. Tapi, kini mereka juga berpeluang kehilangan Marco Verratti.

Neymar bakal absen 10 pekan ke depan karena cedera retak metatarsal kanannya sekitar pekan lalu. Itu adalah cedera yang sama menimpanya tahun lalu.

Absennya Neymar tentu merugikan PSG mengingat dia adalah andalan di lini serang dengan torehan lebih dari 20 gol musim ini. Apalagi Les Parisiens akan menghadapi Manchester United di babak 16 besar Liga Champions.

Belum selesai kekecewaan atas cedera Neymar, PSG kembali diterpa kabar buruk karena gelandang andalannya, Verratti, mendapat cedera tambahan di saat dirinya masih menjalani pemulihan cedera engkel. Cedera pertama Verratti didapat pada 20 Januari saat menghadapi Guingamp.

Belum disebutkan jenis cedera baru Verratti ini meski kabar menyebut bahwa masalahnya itu tak lepas dari problem engkelnya belakangan ini. Verratti cuma menonton aksi timnya saat mengalahkan Villefranche-Beaujolais 3-0 pada babak 16 besar Piala Prancis.

Belum diketahui kapan Verratti akan sembuh dan ini tentu jadi kehilangan besar untuk PSG mengingat peran pemain asal Italia tersebut. Kini pelatih Thomas Tuchel harap-harap cemas Verratti bisa main lawan MU.

“Marco tidak menyelesaikan latihannya hari Selasa kemarin. Dia mengalami masalah dan saya harus menunggu sampai Kamis untuk memutuskan apakah dia akan bermain lawan Bordeaux atau tidak,” ujar Tuchel seperti dikutip ESPN.

“Masalah baru Marco itu bukan di engkel yang sama, tapi saya belum tahu banyak lagi soal itu,” sambungnya.

(mrp/rin)

Pulih Cedera, Mkhitaryan Tak Sabar Kembali Bela Arsenal

Liputan6.com, London – Gelandang Arsenal, Henrikh Mkhitaryan, mengaku sudah tak sabar kembali ke lapangan. Ia ingin membantu The Gunners yang kini sedang bersaing memperebutkan tiket Liga Champions.

Mkhitaryan absen membela Arsenal sejak akhir Desember lalu. Pemain asal Armenia itu mengalami cedera metatarsal.

Kini, sang gelandang mulai pulih. Ia juga sudah kembali bermain di tim yunior Arsenal

“Setelah beberapa saat, aku akhirnya kembali. Aku mulai bermain dengan U-23 dan aku sangat senang. Aku berharap tidak akan cedera lagi dan aku akan terus bermain,” kata Mkhitaryan di Soccerway.

“Aku berterima kasih kepada semua orang yang telah bekerja denganku. Untuk staf medis, pelatih kebugaran, dan semua orang, bahkan kepada rekan satu timku. Mereka mendukungku setiap hari.”


2 dari 3 halaman

Andalan Emery

Mkhitaryan yang datang pada awal 2018 menjadi salah satu pemain yang diandalkan Manajer Unai Emery musim ini. Dia telah dipercaya turun dalam 20 pertandingan di berbagai ajang.

Mantan gelandang Borussia Dortmund itu bahkan selalu tampil penuh 90 menit dalam 14 pertandingan.

“Ini hidup, semuanya terjadi dan Anda bisa cedera atau semacamnya. Aku harap tidak ada lagi yang cedera dan tim bisa sepenuhnya fit untuk pertandingan berikutnya,” Mkhitaryan menambahkan.

3 dari 3 halaman

Posisi 6

Arsenal sendiri kini berada di peringkat enam klasemen Liga Inggris. The Gunners tertinggal tiga angka dari Chelsea yang berada di posisi empat (batas akhir Liga Champions).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sambil Menangis, Neymar Berharap Kado Metatarsal di Ulang Tahunnya

ParisNeymar nyaris bisa beli apa saja dengan gaji besar dari Paris Saint Germain. Tapi di hari ulang tahunnya, dia menginginkan sesuatu yang tak bisa dipunya: metatarsal baru.

Neymar mengalami cedera metatarsal beberapa pekan lalu. Cedera tersebut akan membuat dia akan absen sampai April, termasuk pada dua pertandingan menghadapi Manchester United di Liga Champions.

Di tengah cedera yang membebat, Neymar tetap menggelar pesta ulang tahun. Dia mengundang beberapa pesepakbola top untuk datang ke pestanya.

Namun situasi pesta berubah saat Neymar menyampaikan pidato ulang tahunnya. Sambil menangis dia berharap dapat metatarsal baru di hari ulang tahunnya.

“Apa yang saya inginkan sebagai kado ulang tahun hari ini adalah metatarsal baru. Jadi saya bisa kembali berada di lapangan bertarung dan melakukan apa yang paling saya cintai, bermain sepakbola,” ucap Neymar dikutip dari BBC.

Pesta tersebut, yang didatangi sekutar 200 undangan, nyaris dibatalkan Neymar. Namun setelah dapat dukungan dari teman-temannya, perayaan hari jadi ke-27 yang tepat terjadi pada Selasa (5/2/2019) kemarin akhirnya tetap dilangsungkan.

(din/din)