Soal Aturan THR, TKN: BPN Prabowo Selalu Anggap Salah Kebijakan Jokowi

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempersoalkan pengumuman mengenai THR dan Gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS yang akan dilakukan sebelum Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin tak heran kubu Prabowo selalu mengkritik kebijakan pemerintahan sang petahana.

“Kami tidak heran kalau dari BPN itu apa saja dari kebijakan pemerintah Jokowi pasti dianggapnya salah, kemudian bernuansa politis. Kalau kami sih, gitu aja kok repot,” ungkap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Karding mengingatkan, pengumuman soal Gaji ke-13 biasanya memang selalu bersamaan dengan pengumuman THR jelang lebaran. THR untuk PNS sendiri tahun ini akan dicairkan pada bulan Mei, sebulan sebelum Idul Fitri.

“Pengumuman gaji ke-13 itu biasanya malah lebih awal, tidak mendadak. Misalnya besok akan dibagi, minggu ini akan diumumkan, itu tidak seperti itu. Bisa diumumkan lebih awal karena kenapa? Supaya ada persiapan dalam konteks menghitung kebutuhan hari raya. ‘Oh nanti saya akan dapat gaji ke-13’, maka saya nanti bisa mempersiapkan untuk hal-hal ini, bisa melakukan ini dalam rangka persiapan lebaran,” urai Karding.

Politikus PKB ini mengatakan, alasan tersebut itulah yang menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengumumkan soal gaji ke-13 jadi lebih cepat. Karding menilai langkah seperti itu justru baik.

“Itu yang jadi dasar daripada pengumuman lebih awal. Kalau bisa sebenarnya mestinya setiap tahun paling tidak di tahun pertengahan itu sudah diumumkan. Pertengahan sebelum lebaran,” jelas anggota Komisi III DPR RI itu.

Meski begitu, Karding memaklumi serangan-serangan yang disampaikan kubu Prabowo-Sandiaga soal kebijakan ini. Ia kembali menyebut apa saja kebijakan pemerintah Jokowi selalu salah untuk pasangan nomor urut 02 itu dan timnya.

“Tapi kita tahu lah, namanya temen-temen BPN pasti menilainya seperti itu. Wajar aja lah,” tutur Karding.

Seperti diketahui, penyusunan peraturan pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan gaji ke-13 untuk PNS atau ASN ditargetkan rampung sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pemerintah, dalam surat keterangan tersebut, berupaya agar PP itu bisa ditetapkan sebelum pilpres, yang berlangsung pada 17 April 2019. THR bagi ASN pun akan cair seusai pilpres, yakni pada Mei. Namun belum dijelaskan kapan gaji ke-13 akan cair.

BPN Prabowo-Sandiaga menilai pengumuman yang harus rampung sebelum Pilpres 2019 itu bernuansa politis. Jokowi sebagai presiden petahana dinilai berusaha mendulang suara dari PNS atau ASN.

“Saya kira ini kebijakan bernuansa politis ya. Kebijakan ini kejar tayang biar Pak Jokowi terlihat punya jasa di mata ASN. Sengaja dipercepat untuk mendulang dukungan dari ASN kita,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang ekonomi, M Kholid kepada wartawan, Jumat (22/2).

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fdn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tonton Liverpool vs Bayern, Lovren Jadi Bahan Ejekan

Rabu 20 Februari 2019, 09:25 WIB

Istimewa – Sepakbola

Jakarta Sepakbola – Dejan Lovren nonton langsung di Anfield saat Liverpool menjamu Bayern Munich pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Tapi, Lovren malah jadi bahan ejekan.

Foto 1 dari 8

Dejan Lovren tampak di tribun dengan balutan kain merah. Penampilannya dikait-kaitkan dengan Jedi dalam film Star Wars. (Foto: Istimewa)

Foto Terkait

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

  • Lenglet: Barcelona Cuma Kurang Gol

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 08:46 WIB Barcelona gagal membawa pulang kemenangan saat dijamu Lyon di Liga Champions. Los Cules disebut cuma kurang gol saja di laga itu.

  • Barcelona Diredam Lyon

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 07:51 WIB Barcelona harus puas dengan hasil 0-0 melawan Lyon di leg pertama 16 besar Liga Champions. Meski tampil agresif, Barcelona tak mampu bikin gol.

  • ‘Liverpool Mestinya Main Lebih Bagus’

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 06:50 WIB Juergen Klopp tak sepenuhnya puas dengan hasil laga Liverpool vs Bayern Munich. Manajer asal Jerman itu menilai The Reds semestinya bermain lebih bagus.

  • Hasil yang Berbahaya untuk Barcelona

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 06:52 WIB Barcelona hanya dapat hasil seri 0-0 di markas Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Hasil itu dinilai Ernesto Valverde tak aman untuk timnya.

  • Lyon: Sulitnya Menahan Barcelona

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 06:31 WIB Lyon berhasil menahan Barcelona pada leg I babak 16 besar Liga Champions 2018/2019. Les Gones mengungkapkan betapa sulitnya menahan Los Cules.

  • De Bruyne: Meraih Quadruple Itu Berat

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 06:02 WIB Kevin De Bruyne menyakini hampir mustahil Manchester City meraih quadraple musim ini. The Citizens masih memelihara peluang meraih hal tersebut.

  • 25 Tembakan Barcelona Tanpa Hasil

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 05:48 WIB Barcelona gagal menang saat melawat ke markas Lyon dalam lanjutan Liga Champions. Banyaknya tembakan yang dilepaskan oleh Los Cules tak membuahkan hasil.

  • Babak Pertama Usai, Lyon vs Barcelona Masih 0-0

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 03:54 WIB Belum ada gol tercipta di laga babak pertama antara Lyon dan Barcelona. Meski sama-sama mendapat sejumlah peluang, Lyon dan Barcelona tak mampu mencetak gol.

  • ‘Atletico Unggulan Saat Lawan Juventus’

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 00:30 WIB Atletico Madrid akan menjamu Juventus di leg I babak 16 besar Liga Champions. Los Colchoneros disebut menjadi unggulan dalam duel dengan Bianconeri.

  • PSSI Pastikan Bakal Gelar KLB

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 00:23 WIB Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). PSSI juga akan mengutus orang ke kantor FIFA.

  • Ronaldo Bawa Juventus Melampaui Batas

    Sepakbola | Rabu 20 Februari 2019, 00:12 WIB Meski pemain baru, Cristiano Ronaldo disebut Giorgio Chiellini punya peran besar di tim. Bersama Ronaldo, Juventus sedang melampaui batasnya sendiri.

  • Atletico Madrid Rasa Italia

    Sepakbola | Selasa 19 Februari 2019, 22:52 WIB Giorgio Chiellini menilai Atletico Madrid lebih terasa Italia daripada Spanyol. Apa alasannya?

  • Beri Sarri Waktu, Chelsea

    Sepakbola | Selasa 19 Februari 2019, 22:49 WIB Chelsea disarankan untuk tak buru-buru memecat Maurizio Sarri. Italiano itu dinilai masih membutuhkan waktu agar bisa membawa The Blues tampil impresif.

  • 9 Hari yang Menentukan Musim Chelsea

    Sepakbola | Selasa 19 Februari 2019, 22:38 WIB Chelsea kehilangan salah satu peluang juaranya usai tersingkir dari Piala FA. Musim Chelsea kini bakal ditentukan dalam sembilan hari ke depan.

  • Persija Balikan Lagi dengan Rohit Chand

    Sepakbola | Selasa 19 Februari 2019, 20:05 WIB Rohit Chand akan kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga 1 2019. Pemain asal Nepal itu cuma kurang tanda tangan kontrak.

  • Jadwal Lengkap Piala Presiden 2019

    Sepakbola | Selasa 19 Februari 2019, 19:59 WIB Piala Presiden 2019 akan kick-off pada 2 Maret mendatang. Berikut jadwal lengkap turnamen pra musim tersebut.

Kata Pakar Hukum Pidana soal Pasal Prostitusi Masuk RUU KUHP

Jakarta – Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar mengatakan bahwa pasal soal prostitusi sangat mungkin masuk dalam RUU KUHP. Fickar meminta jika masuk dalam KUHP, prostitusi tidak dikaitkan dengan perzinaan atau perselingkuhan.

“Kalau nanti bikin pasal soal prostitusi, jangan kaitkan dengan perselingkuhan, jangan kaitkan dengan zina, tapi bikin memang itu pasal prostitusi, yang cirinya adalah hubungannya hubungan komersial. Jadi dia nggak bisa ditarik-tarik ke mana-mana. Jadi hubungan yang ada komersilnya, kena. Mestinya begitu,” kata Fickar usai diskusi bertemakan kemungkinan pasal prostitusi masuk KUHP di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Menurut Fickar, yang diatur dalam KUHP selama ini hanya pola relasi saat perempuan menjadi korban atau pola relasi suka sama suka walaupun merupakan delik aduan. Begitu masuk dalam ranah prostitusi, aturan dalam KUHP hanya bisa menjerat sang muncikari.
Karena itulah, Fickar meminta, pasal prostitusi didasarkan pada pola relasi atau hubungan komersial untuk bisa menjerat pengguna dan penyedia jasa prostitusi. Jika nanti DPR menyusun pasal yang terkait prostitusi, Fickar mengingatkan tiga hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan.

“Satu, dia bertentangan dengan nilai-nilai agama. Yang kedua, bertentangan dengan nilai-nilai bangsa Indonesia, dengan nilai Pancasila. Yang ketiga, bahwa di dalam prostitusi itu perempuan tidak masuk karena kerelaannya, tapi lebih karena keterpaksaan. Dia korban kekerasan, dia korban yang terpinggirkan terus masuk ke wilayah prostitusi itu. Itu yang harus jadi pertimbangan menurut saya,” jelasnya.

Fickar sekali lagi menegaskan jika pembahasan pasal prostitusi sebaiknya mengacu pada hubungan komersil. Meskipun demikian, Fickar tak menampik jika keberadaan pasal itu nantinya akan banyak ditentang.

“Makanya saya bilang tadi, pasti ada resistensi, pasti ada orang yang menentang kuat. Pasti itu ada. Cuma gimana ini mau memberi pengertian terhadap itu? Fokus di situ mestinya, walaupun nanti dapet tantangan juga, banyak resistensi pasti banyak,” pungkasnya.
(azr/gbr)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Transisi Pemerintahan Negeri Jiran Bawa Angin Segar Kebebasan Pers Malaysia

Liputan6.com, Shah Alam – Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun, sedikit banyak ada kesamaan antara dua negara tersebut. Baik dari segi budaya maupun sejumlah hal lainnya. Bagaimana soal kebebasan pers di sana?

Dalam sebuah kesempatan yang diprakarsai oleh Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia – Indonesia (Iswami), rasa penasaran perihal tersebut pun akhirnya bisa terjawab. Dalam perbincangan singkat bersama Penasihat Eksekutif Editorial Sinar Harian, Abdul Jalil.

Di sela-sela sesi kunjungan ke kumpulan media cetak terbesar di Malaysia, Karangkraf, ia bercerita singkat tentang kebebasan pers di Negeri Jiran.

“Terus terang saja, kalau dibanding dengan Indonesia, kita tidak sebebas itu. Tetapi setelah Mahathir ambil alih, kelihatannya kita lebih liberal dari segi pers, tidak dikawal seperti dulu,” kata Abdul di kantor Sinar Harian di Shah Alam, Kamis 14 Februari 2019 lalu. 

Abdul menjelaskan bahwa pers Malaysia boleh dibilang sedikit lega usai Najib Razak kalah dari Mahathir Mohamad –dalam pemilihan umum Mei 2018. Setelah itu, pers yang tadinya begitu dikendalikan pemerintahan Najib menjadi lebih bebas di bawah kepemimpinan Dr.M .

Menurut Abdul, meski pers menjadi lebih bebas di Malaysia, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut harus dimanfaatkan dengan baik dalam koridor positif.

“Sebagai wartawan senior, saya selalu mengingatkan bahwa kebebasan pers itu harus digunakan sebaik mungkin kebebasan itu bukan untuk menghantam apa saja tanpa alasan yang cukup.”

Abdul menekankan bahwa tak hanya di Malaysia, pers di semua negara harus tetap menekankan pada kredibilitas dan juga berimbang atau cover both sides.

“Kalau bentuk korupsi kita lawan habis-habisan, tetapi kita tidak bisa menyebut seseorang itu koruptor… artinya kebebasan itu harus digunakan sebaik mungkin, supaya kita tak menyebarkan fitnah dan fake news,” jelas dia.

“Saya selalu percaya kebebasan pers itu perlu untuk sebuah negara. Karena itu, publik boleh mengharapkan yang terbaik dari wartawan,” imbuhnya.


Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Generasi Milenial Mampu Memperkuat Hubungan Baik Malaysia – Indonesia

Sementara itu, hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia saat ini terjalin baik. Hal itu tentu tak lepas dari upaya saling menjaga kedua negara.

Salah satu yang melakukan upaya membina hubungan baik dengan Negeri Jiran dan Tanah Air adalah Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia – Indonesia (Iswami).

Iswami telah berkontribusi dalam menjaga hubungan baik kedua negara sejak 10 tahun terakhir. Saat masyarakat kedua negara bersitegang atas berbagai hal, termasuk soal budaya dan perbatasan wilayah.

Meski demikian menurut Ketua Iswami Indonesia, Asro Kamal Rokan, mengatakan bahwa hubungan di tingkat pemimpin Indonesia dan Malaysia masih berjalan baik sebagaimana mestinya.

Atas dasar rasa khawatir melihat guncangan terhadap masyarakat kedua negara, Asro dan sejumlah rekan jurnalis Indonesia dan Malaysia memutuskan berkumpul untuk mencari sebuah solusi. Pertemuan antar wartawan Indonesia dan Malaysia digelar di Hotel Mulia Jakarta.

Lalu terlahirlah Iswami, sebagai hasil dari rembuk dan saling bertukar pandangan.

Asro mengaku sejatinya tak mudah mewariskan semangat menjaga hubungan baik Indonesia dan Malaysia kepada generasi milenial. Mengapa? Alasannya karena para kaum milenial yang berusia 20 hingga 30-an cenderung bersikap individual.

“Mungkin adik-adik kita ini hanya menganggap Indonesia, ya Indonesia saja. Malaysia, ya Malaysia saja. Dua negara terpisah. Mereka tidak memahami ada akar hubungan kuat di balik itu,” papar Asro pada forum diskusi jurnalis Malaysia – Indonesia di Hotel Everly, Putrajaya, 12 Februari 2019 malam.

Padahal menurutnya, kedua negara tersebut memiliki banyak sekali persamaan dan kedekatan historis. Meskipun ada gesekan dan perselisihan kerap terjadi antar Indonesia dan Malaysia, tapi jangan sampai hal tersebut merusak hubungan kedua negara.

“Indonesia dan Malaysia boleh-boleh saja bersaing, tapi tidak boleh ada pertentangan,” kata Asro. “Suatu saat nanti kita pasti akan mati, tapi hubungan (Indonesia dan Malaysia) harus tetap abadi,” papar dia.

Menurutnya, para kaum milenial dipandang sebagai generasi krusial untuk menjaga serta meningkatkan hubungan baik Malaysia dengan Indonesia.

Kakorlantas Soal Tol ‘Pembunuh Bayaran’: Respons Publik di Trans Jawa Positif

Jakarta – Tol Trans Jawa disebut Kakorlantas Irjen Refdi Andri mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. Pernyataan itu sekaligus menepis tudingan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dian Fatwa, yang menyebut tol yang dibangun di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sebagai pembunuh bayaran.

“Saya kira respons masyarakat sangat baik sekali, utamanya yang melintasi sana, yang kita tanya pada saat mereka melintas,” ucap Refdi kepada detikcom, Minggu (17/2/2019).

Pada saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, polisi memang menggelar Operasi Lilin. Jalur tol Trans Jawa menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mobilitas.

“Saya kira semuanya menyampaikan positif (mengenai Tol Trans Jawa),” imbuh Refdi.

Sebelumnya dalam suatu acara diskusi pada Sabtu, 16 Februari kemarin, Dian menyebut tol yang dibangun di masa pemerintahan Jokowi sebagai ‘pembunuh bayaran’. Alasannya, kondisi jalan berbayar itu sering menyebabkan kecelakaan.

“Ternyata kita masuk jalan tol, jalan tol pembunuh bayaran, masuk jalan tol bayar tapi mati,” kata Dian saat itu.

Menurut Dian, ada jalan tol yang pembangunan-pembangunannya mengabaikan keselamatan manusia. Dian menuding bentuk tol yang dibangun Jokowi adalah rigid pavement yang dapat menyebabkan ban cepat panas dan meletus.

“Karena itu jalan yang dibangun oleh Jokowi itu tidak memenuhi standar highway atau flexible pavement ini karena tidak ditambah aspal. Ini persoalan safety ini diabaikan. Emang rigid pavement itu kan abis kerikil, beton, kemudian aspal. Kalau ditambahin aspal itu adalah high grade, mestinya itu ditambahkan di situ tapi itu tidak,” ujar Dian.

“Jadi yang saya maksud itu adalah itu padahal jalan tol itu adalah flexible pavement itu artinya diaspal, ternyata jalan Jokowi itu khususnya, misalnya Jakarta-Solo, Solo-Boyolali itu rigid pavement,” sambungnya.

(dhn/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Moeldoko Sebut AMT Pertamina Korban PHK Salah Sasaran Demo Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut massa Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina salah sasaran melakukan demo kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurut dia, demonstran korban pemutusan hubungan kerja (PHK) itu seharusnya menuntut perusahaan tempat mereka bekerja.

“Menurut saya, salah sasaran, jangan semuanya ke Presiden. Padahal itu mestinya dia harus kepada vendor di mana dia bekerja,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Moeldoko mengaku telah memanggil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati untuk meminta penjelasan terkait tuntutan SP-AMT tersebut. Dari penjelasan Patra Niaga, para demonstran itu merupakan pegawai vendor dan outsourcing yang tak berhubungan dengan Pertamina.

“Bahwa sopir-sopir ini adalah dari vendor, dari outsourcing, tidak langsung di bawah Pertamina. Mereka ini tidak langsung berhubungan dengan Pertamina Niaga itu. Mereka-mereka ini di bawah vendor,” jelasnya.

Untuk itu, Moeldoko meminta para demonstran menyelesaikan masalah ini kepada perusahaan vendor. Dia menegaskan, tak semua masalah harus diselesaikan di tingkat Presiden.

“Ya saya pikir, taat azas lah. Jangan dikit-dikit semuanya presiden. Itu lah saya buru- buru memanggil dirutnya untuk menjelaskan kepada saya sebenanrnya kondisinya bagaimana,” ucap Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan banyak kelompok yang memanfaatkan situasi menjelang Pilpres 2019, dengan menuntut sejumlah permasalahan kepada Presiden. Dia menilai hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan respons Presiden.

“Saya pikir mereka-mereka sudah diterima dan penyelesaiannya yang bagaimana, ya sesuai prosedur mereka bekerja,” pungkas Moeldoko.

2 dari 3 halaman

Ajukan 4 Tuntutan

Sebelumnya, salag satu demonstran SP-AMT nekat menerobos dan mengadang iring-iringan Presiden Jokowi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, saat melintas Rabu kemarin sekitar pukul 18.54 WIB. Aksi tersebut berbuah manis, Presiden turun dan mendengar langsung keluhannya.

Iring-iringan Jokowi sempat tertahan selama 15 hingga 20 menit lamanya. Dalam kejadian itu, lima orang pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat bentrokan kecil dengan petugas pengamanan.

Terkait massa aksi AMT ada beberapa tuntutan yang diminta. Pertama, meminta segera dibayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Tenaga Kerja dan upah proses selama di-PHK.

Kedua, mempekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak. Ketiga, pengangkatan sebagai karyawan tetap di PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan.

Dan keempat, para AMP meminta pembayaran hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Hasil Visum Ungkap Penyebab Tewasnya Bayi dalam Tas Louis Vuitton

Liputan6.com, Pekanbaru – Petugas medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau menyatakan bayi malang yang ditemukan dalam tas Louis Vuitton di pinggiran Sungai Siak, Kota Pekanbaru, mengalami kekerasan sebelum meninggal.

Menurutnya Kasubbid Dokpol di Bid Dokkes Polda Riau Komisaris Supriyanto, bayi dibuang orang yang melahirkannya itu sudah selesai divisum berdasarkan permintaan penyidik Polsek Rumbai Pesisir.

“Selanjutnya menunggu petunjuk dari penyidik, apakah dikuburkan atau diserahkan ke keluarganya, bisa seminggu di sini atau sebulan,” kata Supriyanto di RS Bhayangkara Polda Riau, Rabu (13/2/2019).

Supriyanto menjelaskan, bayi itu berumur enam bulan atau dilahirkan sebelum waktunya. Ketika lahir, tim medis memastikan bayi itu masih hidup tapi tidak mendapat perawatan sebagaimana mestinya.

Selanjutnya di bagian leher bagian kanan, petugas menemukan luka memar. Ada juga gejala lainnya seperti tanda-tanda susah bernafas karena memar tadi.

“Itu yang bikin mati. Hasil pemeriksaan bayi itu meninggal dalam waktu 24 jam usai lahir,” sebut Supriyanto.

2 dari 2 halaman

Dijadikan Barang Bukti

Supriyanto menyatakan, jenazah bayi itu nantinya dijadikan barang bukti. Makanya hingga saat ini, RS Bhayangkara masih menunggu arahan dari penyidik Polsek Rumbai Pesisir.

“Posisi bayi masih di rumah sakit, jenis kelaminnya laki-laki,” kata Supriyanto.

Sementara itu untuk mencari orangtua bayi itu, Polsek Rumbai Pesisir sudah mengerahkan personel Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan untuk mengecek rumah bersalin, Puskesmas ataupun mendata warga yang sebelumnya pernah hamil.

“Yang dicari itu, siapa yang kemarin hamil dan sudah melahirkan tapi bayinya tidak ada. Sejumlah warga juga diminta keterangannya nanti,” tegas Kapolsek Rumbai Pesisir Komisaris Ardinal Efendi.

Bayi itu ditemukan pada Selasa pagi, 12 Februari 2019, oleh pasangan suami-istri, Ramadani dan Rina, di parit atau anak Sungai Siak di Kelurahan Meranti Pandak. Anak Ramadani lalu meminta bantuan ayahnya mengambil tas putih merek Luis Vuitton yang mengapung di air.

“Tas diambil lalu dibuka, isinya ada kantong plastik hitam yang ternyata berisi bayi tak bernyawa lagi. Masih ada bercak darah dan ari-ari masih menempel,” kata Ardinal.


Simak video pilihan berikut ini:

Heboh Hakim Pose ‘Salam Dua Jari’, TKN: ASN Harus Lebih Berhati-Hati

Jakarta – Dunia peradilan dihebohkan dengan foto hakim berpose menyerupai salam yang biasa digunakan oleh tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kampanye. Menanggapi hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengimbau agar para pejabat negara lebih berhati-hati dalam mengabadikan sesuatu.

“Ya harus ambil hikmahnya bahwa kalo dia sudah ASN mestinya lebih berhati-hati,” ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/2/2019).

Karding menyarankan hakim yang bersangkutan melaporkan kepada pihak berwenang jika merasa dirugikan atas beredarnya foto itu. Apalagi, foto tersebut sudah viral dan dikaitkan dengan Pilpres 2019.
“Kalau hakim tersebut tidak berniat sama sekali mendukung pasangan 02, maka dia bisa saja melaporkan ke polisi kalau dia merasa dirugikan dengan viralnya pose tersebut di media sosial,” ucapnya.

Sebelumnya, foto sepuluh hakim yang memakai toga merah tersebar di media sosial sedang ‘berpose dua jari’. Satu di antaranya perempuan dan berjilbab. Mereka dengan senyum lebar berfoto bersama dengan jari jempol dan telunjuk mengacung seperti salam yang digunakan oleh tim Prabowo-Sandi. Ada satu hakim yang mengepalkan tangan dan satunya mengacungkan jempol.

“Jadi itu diambil 3 bulan lalu. Itu karena ada teman hakim pindah ke PN Bengkulu minta foto kenang-kenangan dan foto gaya bebas dan tidak ada kata-kata apa. Kok keluar sekarang. Kurang-lebih 3 bulan lalu,” ujar Ketua PN Jakarta Pusat Yanto.

Yanto telah menolak kalau pose itu dikaitkan dengan pilpres atau keberpihakan politik. Salah satu hakim yang ikut foto, Anwar juga membantah foto itu terkait pilpres.

“Pak Ansori dapat SK (Hakim PN Jakpus pindah tugas tempat baru-red). Mereka mau minta foto buat lah kenang-kenangan. Pas pagi jelang sidang ketemu di atas. Saya datang belakang pakai peci dulu. Foto biasa tidak ada harus tangan satu dan dua, sekarang giliran gaya bebas, tidak ada mau mendukung pasangan calon,” ujar hakim Anwar.

(eva/idn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gara-Gara Tak Ada Air untuk Menyeduh Teh, Pesawat di Inggris Mendarat Darurat

Liputan6.com, Glasgow – Sebuah pesawat dengan rute penerbangan Glasgow, Skotlandia menuju Tenerife, Spanyol terpaksa mendarat darurat.

Bukan karena cuaca ekstrem atau masalah teknis pada mesin. Namun, itu semua terjadi lantaran tidak ada air untuk menyeduh teh dan kopi untuk para penumpang.

Dikutip dari laman BBC, Selasa (12/2/2019), terpaksa pesawat itu melakukan pendaratan di Manchester, Inggris.

Padahal, pesawat itu belum satu jam lepas landas. Insiden unik ini terjadi pada Minggu (10/2). Mayoritas penumpang yang kala itu ingin berlibur akhirnya mengalami penundaan.

Sang juru bicara kemudian memastikan, pengalihan itu disebabkan adanya masalah air untuk menyajikan teh dan kopi.

“Ada masalah teknis dengan air di dalam kabin. Tak ada air untuk membuat teh dan kopi,” ujar juru bicara itu.

Dia menambahkan, para penumpang sudah dialihkan ke penerbangan lain ke Tenerife dan mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Meski demikian para penumpang pesawat nampaknya kesal dengan kondisi ini. Dan mereka pun menumpahkan kekesalannya lewat media sosial.

Banyak dari mereka menyesali jika alasan pendaratan darurat disebabkan oleh air.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Bau Badan

Pesawat milik maskapai Transavia mendarat darurat di bandara Faro, Portugal selatan akibat seisi pesawat tak kuasa mencium bau tak sedap.

Dikutip dari laman Mirror.co.uk, pesawat dengan rute penerbangan Amsterdam menuju Gran Canaria, Spanyol itu mendarat darurat karena bau badan seorang pria.

Awak kabin yang berhasil menemukan sumber bau itu langsung mengurung pria tersebut ke dalam toilet pesawat agar penumpang dapat terselamatkan dari aroma tak sedap. Kejadian ini terjadi pada Juni 2018 silam.

Meski sudah hampir mendekati tujuan, pilot maskapai tersebut akhirnya memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Fero, Portugal selatan.

Seorang penumpang asal Belgia bernama Piet van Haut mengatakan bahwa suasa di dalam pesawat begitu kacau akibat bau badan pria itu.

“Baunya seperti orang tidak mandi berhari-hari. Beberapa penumpang banyak yang mengeluh dan ada yang muntah-muntah,” jelas Haut.

Pihak maskapai Transavia telah mengeluarkan pernyataan soal kejadian ini. Mereka membenarkan bahwa ada seorang penumpang yang membuat penerbangan tidak nyaman.

“Pendaratan darurat terpaksa kami lakukan karena adanya masalah yang terjadi di dalam pesawat. Seorang penumpang pria sengaja kami turunkan karena bau badannya yang sangat menyengat,” ujar pihak Transavia.