Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 Siap Bersaing Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Bandung Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 berjanji memamerkan permainan terbaik dan tampil dengan kekuatan penuh saat mengarungi turnamen yang ditayangkan Indosiar ini. Pasalnya, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Tira-Persikabo dan Perseru Serui ingin merebut tiket ke babak berikutnya.

Pertandingan antara Persib dan Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, akan jadi laga pembuka Piala Presiden pada Sabtu (2/3/2019). 

“Kita sudah siap main. Kemarin kita selesaikan empat pertandingan di Piala Indonesia. Untuk sekarang Piala Presiden, semua pemain siap kerja keras setiap hari dan kita siap untuk laga pertama besok,” tegas pelatih Persib, Miljan Radovic dalam sesi jumpa pers di Hotel Mercure, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).

Bejo Sugiantoro, asisten pelatih Persebaya Surabaya, ikut buka suara. Pada partai awal turnamen pramusim kali ini, Bajul Ijo dijadwalkan melawan Perseru. Pada laga perdana, Ruben Sanadi dan kawan-kawan ingin meraih hasil maksimal.

“Kami harus respek pada semua lawan. Apalagi Perseru tim Liga 1, semua pemain kami minta untuk tetap waspada,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Lupakan Piala Indonesia

Asisten pelatih Tira-Persikabo, Miftahudin Mukson menyebut timnya siap bersaing di Grup A. Miftah mengatakan, para pemainnya sudah melupakan hasil di Piala Indonesia beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menyiapkan semua pemain sehingga kami bisa menunjukkan persiapan yang sudah dilakukan di Bogor untuk diaplikasikan di turnamen ini. Kemarin gagal di Piala Indonesia, tapi pelatih kepala sudah menyiapkan program di preseason ini,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Perseru Siap Bersaing

Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede, turut melontarkan hal serupa. Menurutnya, Cendrawasih Jingga sudah cukup siap menghadapi turnamen pramusim kali ini.

“Untuk Piala Presiden kami sudah datang ke Bandung. Persiapan sebenarnya minim ya, tapi sebagai tim kita siap untuk pertandingan besok,” kata I Putu Gede.

Safari Nonstop di Jabar, Ma’ruf Amin Optimistis Raih Suara 60 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengakhiri safari politik 5 hari nonstop, Jumat (1/3/2019). Safari sang kiai lebih banyak mendatangi kota dan kabupaten di Jawa Barat, diawali di Cirebon, menyusuri Kuningan, Banjar, Pangandaran, sampai Ciamis.

Dengan adanya safari politik ini, Ma’ruf optimistis target 60 persen yang telah ditetapkan tim kampanye Jawa Barat.

“Saya kok optimis ya melihat trennya itu terus naik. Tren di Jabar terus naik,” kata Ma’ruf di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Ma’ruf Amin menuturkan kekalahan petahana Joko Widodo (Jokowi) saat Pilpres 2014 lalu karena banyak masyarakat Jawa Barat termakan hoaks. Karenanya, Mustasyar PBNU itu menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas fitnah dan kabar bohong kepada masyarakat. Adapun hoaks yang kerap menyerang Jokowi adalah isu-isu agama.

“Sebab bagaimanapun masyarakat itu kalau diberi pencerahan dia bisa dapat memahami gitu. Karena itu sangat optimis,” katanya.

2 dari 3 halaman

Rebut Swing Voters

Selain itu, safari politik ini untuk menjaga suara yang sudah dipegang. Ketum MUI itu menyebut menjaga masyarakat agar tidak terprovokasi.

Kedua, untuk merebut suara yang masih mengambang atau belum tentukan pilihan. Caranya dengan kampanye keberhasilan Jokowi dan kembali menepis isu-isu hoaks.

“Tentu saja kita tidak ingin apa yang sudah kita ada di tangan kemudian diambil orang apalagi caranya dengan cara hoaks, nah ini yang kita hilangkan,” imbuhnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tertekan Dipolisikan Istri Nana, Bella Luna Bantah Jadi Pelakor

JakartaBella Luna dipolisikan oleh istri sah Nana, Shirley ke Polda Metro Jaya. Yaitu dengan dugaan menghilangkan asal usul perkawinan.

Tak hanya itu, Bella Luna juga disebut sebagai pelakor karena telah merebut suami orang. Gara-gara hal tersebut, Bella pun merasa tertekan sampai akhirnya ia harus menggandeng pengacara, Henry Indraguna untuk mendampinginya.

“Jadi sesosok Bella Luna itu kan seorang wanita yang pasti kalau ditekan, dilaporkan ke polisi dia ada ketakutan yang luar biasa. Tekanan kan,” ujar Henry Indraguna, saat dihubungi detikHOT, Jumat (1/3/2019).

“Maka dari itu dia ngontak saya, menunjuk kami sebagai kuasa hukum. Untuk mengenai perkara laporannya Bella Luna sebagai terlapor di Polda metro jaya,” sambungnya.

Sebagai kuasa hukum, Henry Indraguna sangat menyayangkan sebutan pelakor yang dilontarkan masyarakat kepada kliennya. Sebab, Bella Luna hanyalah korban yang dibohongi oleh Nana.

“Marilah kita belajar untuk tidak mem-bully atau memvonis seseorang yang belum ada putusannya. Kita harus tetap menghargai asas praduga tak bersalah,” tutur Henry Indraguna.
(hnh/nu2)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Raih 800 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang, Dilan 1991 Pecahkan Rekor Baru

Liputan6.com, Jakarta Dilan 1991 akhirnya tayang serentak pada 28 Februari 2019. Sesuai espektasi, film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq ini mampu merebut hati banyak pecinta film Tanah Air.

Setelah di hari perdana penayangan, Dilan 1991 telah mendapat 800 ribu penonton. Angka ini merupakan akumulasi dari jumlah penonton saat premier di Bandung sebesar 80 ribu, dan jumlah penonton di hari pertama tayang, 720 ribu.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh sutradara Dilan 1991, Fajar Bustomi. Ia mengucap terima kasih atas apresiasi yang begitu besar terhadap film yang dibintangi Iqbaal Ramadan dan Vanesha Prescilla tersebut.

“Alhamdulillah terima kasih ya Allah. Terima kasi kepada semua yang terlibat, semua yang mendukung, semua teman-teman wartawan, sponsor, para pemilik karyawan bioskop. Dan semua yang menonton film Dilan,” tulisnya di Instagram, Jumat (1/3/2019).

2 dari 2 halaman

Judul Ketiga

Pencapaian ini membuat Dilan 1991 menjadi film yang meraih rekor box office sepanjang masa. Film sebelumnya, Dilan 1990 juga mendapat jumlah penonton tinggi.

Dilan 1990 turun layar dengan angka penonton mencapai 6,3 juta leboh. Hal ini menjadikan film produksi Max Pictures ini sebagai film terlaris sepanjang masa kedua setelah Warkop DKI Reborn yang mendapat 6,8 juta penonton.

Kisah antara Dilan dan Milea tak berhenti sampai Dilan 1991 saja. Cerita khas anak SMA ini masih berlanjut di film ketiga yang berjudul Milea.

Jokowi: Kalau Kalah Nego Freeport Saya Didongkel dari Presiden

Liputan6.com, Gorontalo – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Gorontalo di Hotel Maqna Gorontalo, Kamis 28 Februari 2019 malam. Jokowi menceritakan proses negosiasi divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia di sela-sela pengarahannya.

Jokowi menyebut, negosiasi yang dilakukan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia dimulai sejak 2014 lalu. Jokowi mengaku mempertaruhkan jabatannya sebagai Presiden jika gagal merebut 51 persen saham dari tangan perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

“Kalau saat nego itu kita kalah, ya sudah itu risiko saya. Sebuah risiko itu keputusan yang saya hadapi sudah saya hitung. Paling-paling didongkel dari Presiden, iya kan,” ucapnya.

Saat proses negosiasi berjalan, lanjut Jokowi, tekanan politik baik nasional maupun internasional berdatangan. Namun, Jokowi tak patah arang dan justru terus mendorong para pembantunya merebut sebagian besar saham Freeport. Jokowi optimistis 51 persen saham Freeport bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Dipikir tidak ada intrik-intrik politik nasional maupun internasional, dipikir mudah. Freeport itu hampir 4 tahun kita nego, alot sekali, rame sekali. Tapi saya enggak pernah mau longgar, menteri-menteri saya sampaikan terus ‘Pak ini ada problem-problem ini’. Terus lapor lagi ‘Pak ada masalah seperti ini. Apakah lanjut, diteruskan atau enggak?'” beber Jokowi.

Alhasil, berkat kerja keras para menterinya mayoritas saham Freeport sudah dikuasai. “Saya sampaikan (kepada para menteri) resiko-resiko yang ada itu secara politik sudah saya hitung! Kita harus mencoba apakah ini benar-benar bisa kita dapatkan atau tidak, akhirnya bisa kan,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Rebut Blok Rokan

Selain negosiasi Freeport, Jokowi juga menyinggung perebutan pengelolaan Blok Rokan dari tangan PT Chevron Pacific Indonesia. Saat ini, pengelolaan Blok Rokan 100 persen diambil alih oleh PT Pertamina.

“Namanya Blok minyak Rokan di Riau itu dikelola lebih dari 90 tahun oleh Chevron namanya dari Amerika. 2018 Kemarin sudah dimenangkan 100 persen oleh Pertamina,” ujar dia.

Jokowi menuturkan, perebutan pengelolaan Blok Rokan dan saham Freeport Indonesia ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga aset Indonesia. Jokowi juga menegaskan upaya tersebut sebagai bukti bahwa dirinya tak pernah berpihak pada perusahaan asing.

“Saya ini terlalu lama diam. Tapi begitu dituding antek asing saya harus mulai bersuara. Sekarang bapak ibu sekalian bisa ceritakan kepada masyarakat,” pungkas capres petahana ini.


Reporter: Titin Suprahatin

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Valencia Tantang Barcelona di Final Copa del Rey

JakartaValencia memastikan diri melangkah ke final Copa del Rey usai menyingkirkan Real Betis. Los Ches pun akan menantang Barcelona di laga puncak.

Valencia merebut tiket final tersisa setelah mengalahkan Betis 1-0, dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Mestalla, Jumat (1/3/2019) dinihari WIB. Satu-satunya gol ini dicetak oleh Rodrigo di menit ke-56.

Kemenangan tipis itu sudah lebih dari cukup untuk meloloskan Valencia ke final. Sebab sebelumnya pada leg pertama yang berlangsung di markas Betis, mereka mendapatkan dua gol tandang dalam hasil imbang 2-2.

Valencia pun menang agregat 3-2. Tim besutan Marcelino ini selanjutnya akan memperebutkan trofi dengan Barcelona pada laga final yang berlangsung di Stadion Benito Villamarin, 25 Mei mendatang.

Bagi Valencia, ini merupakan final Copa del Rey ke-17 dalam sejarah mereka. Dari 16 final sebelumnya, Los Murcielagos tujuh kali jadi juara dan sembilan kali menjadi runner-up.

Terakhir kali Valencia memenangi final adalah pada 2008 silam. Itu juga jadi penampilan terakhir mereka di partai puncak Copa del Rey, sebelum akhirnya kembali di musim ini.

Sementara Barcelona secara keseluruhan sudah 40 kali merasakan laga final turnamen ini. Blaugrana juara di 30 kesempatan, yang teranyar adalah tahun lalu.
(raw/rin)

ONE Championship Rilis Jadwal Lengkap Pertarungan One: A New Era di Jepang

Liputan6.com, Jakarta – ONE Championship resmi merilis daftar pertarungan yang akan menghiasi ajang ONE: A New Era yang akan digelar di Jepang, 31 Maret 2019. Ini akan menjadi ajang bersejarah karena pertama kalinya gelaran ONE Championship dihelat di Negeri Sakura.

Duel pemegang gelar ONE Championship Lightweight World Champion Eduard “Landslide” Folayang asal Filipina lawan legenda seni bela diri asal Jepang dan mantan Juara Dunia Shinya “Tobikan Judan” Aoki akan jadi headline utama ini. Pertarungan memang pasti ditunggu-tunggu.

Pasalnya, ini merupakan pertarungan ulang keduanya. Pada bulan November 2016, Folayang merebut gelar Juara Dunia Kelas Ringan ONE dari Aoki melalui TKO di ronde ketiga, namun ia harus menyerahkan sabuk tersebut kepada Martin Nguyen setahun kemudian.

Bulan November lalu, Nguyen melepaskan gelarnya dan petarung Filipina tersebut mengklaim mahkota juara tersebut dengan kemenangan angka dominan setelah lima ronde saat melawan petarung spesialis knockout asal Singapura, Amir Khan.

Selain itu, ada juga duel-duel seru para juara dunia melawan para penantangnya. Sebut juara ONE Championship Lightweight World Champion, Aung La n Sang yang akan berhadapan dengan petarung tuan rumah, Ken Hasegawa.

2 dari 3 halaman

Panda vs Angela Lee

Sementara pada laga utama tambahan pertama, pemegang gelar ONE Women’s Strawweight World Champion “The Panda” Xiong Jing Nan akan mempertahankan sabuk juaranya melawan ONE Women’s Atomweight World Champion “Unstoppable” Angela Lee.

Sementara itu, Indonesia juga turut mengirim seorang petarungnya, Anthony Engelen. Atlet yang bernaung di bawah Bali MMA blasteran Indonesia-Belanda ini akan berhadapan lawan juara dunia BJJ Garry “The Lion Killer” Tonon dari Amerika Serikat.

Anthony sendiri, sebelumnya menelan kekalahan dari Kwon Won Il dalam ajang ONE Championship: Eternal Glory yang digelar di Jakarta awal tahun ini. Kini, dia tentu berniat untuk kembali mendapatkan momentum kemenangan setelah ia kembali bergabung dengan ONE Championship pada tahun 2018.

Saat itu ia tampil apik dengan mengalahkan Meas Meul dan Jimmy Yabo, dalam ronde pertama, hanya berselang delapan hari.

3 dari 3 halaman

Daftar Pertarungan ONE: A New Era

Deretan Meme Sindiran Pacar Ditikung Teman, Kocak tapi Bikin Nyesek

Liputan6.com, Jakarta – Banyak orang menganggap teman atau sahabat telah menjadi bagian keluarga mereka. Karena menjadi salah satu orang spesial dalam hidupmu, tak heran jika sahabat seringkali dipercaya untuk mendengar keluh kesahmu serta mengetahui berbagai hal tentangmu.

Namun, adakalanya sahabat dan pacar yang sudah sangat dekat, malah paling rentan menyakiti hati. Bagaimana jika orang yang sangat kamu percaya seperti sahabat malah menikungmu dengan merebut pacarmu? 

Ya, teman yang suka merebut pacar memang menyebalkan. Ketika hal ini terjadi, bukan tidak mungkin hubungan pertemananmu dengan penikung itu bakal hancur berantakan.

Belajar dari kasusnya Luna Maya, Syahrini dan Reino Barack, banyak warganet menyarankan jika seseorang punya pacar lebih baik jangan mengenalkannya ke teman yang jomblo. Bukan berarti berpikiran buruk, tapi buat jaga-jaga saja. Siapa tahu pacar dan temanmu sedang khilaf bisa terjadi perselingkuhan. 

Ternyata, warganet malah membuat beragam meme yang menjadi pengingat dan bahan sindiran para penikung. Penasaran seperti apa meme-memenya? Berikut potretnya seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Beginilah kira-kira

2 dari 5 halaman

2. Belajar dari yang udah-udah ya gaes

3 dari 5 halaman

3. Jangan ditiru ya

4 dari 5 halaman

4. Biasa terjadi nih

5 dari 5 halaman

5. Memang suka begitu, sabar ya

Reporter:

Muhammad Bimo Aprilianto

Sumber: Brilio.net


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Toyota Avanza Transmisi Manual Lebih Banyak Dicari Konsumen, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta – Model terbaru dari low multi purpose vehicle (LMPV) milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Avanza dan Veloz cukup mendapatkan respons positif dari konsumen. Hal tersebut, terlihat dari jumlah surat pemesan kendaraan (SPK) terhitung sejak kemunculannya, pertengahan Januari 2019 yang sudah mencapai sekitar 15 ribuan unit.

Menurut Anton Jimmi, Direktur Pemasaran PT TAM, dari jumlah SPK tersebut, paling banyak masih didominasi varian Toyota Avanza tipe G 1,3 liter manual dan matik. Komposisinya, 50 persen varian tersebut, Veloz sekitar 30 sampai 35 persen, dan sisanya tipe E.

“Jadi sebenarnya tidak terlalu jauh dari sebelumnya, hanya Veloznya dari 20 persen (model lama) naik ke 30 persen. Tapi itu wajar, setiap kali kami meluncurkan Avanza major atau minor change selalu Veloz naik duluan,” jelas Anton saat berbincang dengan wartawan di acara media test drive new Toyota Avanza, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2019).

Sementara itu, jika dilihat dari tipe transmisi, antara manual dan matik, kira-kira masih didominasi manual dengan 62 persen. Jadi, komposisi tersebut rata-rata sama, kecuali di wilayah tertentu di Jakarta yang varian matik masih cukup tinggi, hampir 50 persen.

“Terus terang masih manual yang mayoritas, karena Toyota Avanza dipakai sampai di pelosok itu ada, Kalau di kota kecil, matik itu tidak terlalu dibutuhkan karena kemacetan, jaraknya lebih dekat. Kemudian, banyak juga digunakan untuk perusahaan rental, yang masih memilih manual,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Toyota Avanza tersedia dalam tujuh varian, mulai 1,3 STD dengan banderol Rp 188,6 juta sampai 1,5 G M/T yang dilepas Rp 221,25 juta. Sedangkan Veloz, tersedia empat tipe, mulai dari 1,3 M/T berbanderol Rp 215,65 juta sampai 1,5 A/T dengan harga Rp 239,45 juta.

2 dari 3 halaman

Fitur Toyota Avanza 2019 Bertambah tapi Harga Tetap, Ini Alasannya

Meskipun mendapatkan sedikit penyegaran, namun Toyota tidak menaikan harga jualnya. Toyota Avanza dan Veloz baru ini tetap dibanderol mulai Rp 188,6 juta untuk varian terendah Avanza sampai Rp 239,45 juta untuk varian tertinggi Veloz.

Dijelaskan Marketing Director TAM, Kazunori Minamide, dengan berbagai tambahan fitur, harga Toyota Avanza dan Veloz terbaru tidak mengalami peningkatan.

“Tetapi model ini sangat diterima di masyarakat, dan dengan model baru ini kita targetkan penjualan sebesar 30 persen,” jelas Minamide di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Marketing Director TAM Anton Jimmi menyampaikan, ada banyak pertimbangan yang dilakukan pihaknya sebelum memutuskan untuk menahan harga jual.

Bahkan, sejak melakukan pengembangan Avanza dan Veloz baru ini, Toyota sudah melakukan survei terkait pasar yang bakal disasar oleh pesaing berat Mitsubishi Xpander tersebut.

“Untuk target konsumen di MPV low ini value for money menjadi kunci yang paling penting. Jadi, kita rasa dengan melihat pasar dan kompetisi kita putuskan untuk mempertahankan harga,” tambah Anton di tempat yang sama.

Dengan melihat target pasarnya sendiri, Toyota sudah melihat berapa harga dan cicilan yang tepat untuk model ini.

Jadi, dengan tidak menaikan harga, kemungkinan untuk merebut pasar dan menjadi leader di LMPV lebih mungkin tercapai.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR. 

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.