Mau Merayakan Hari Bumi Bareng NASA? Begini Caranya…

NASA juga menyelenggarakan beberapa acara terkait Hari Bumi yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini akan menjadi dasar bagi episode selanjutnya dari “NASA Science Live” yang berfokus pada penelitian terhadap Bumi.

Tayangan 30 menit itu bisa disaksikan langsung secara streaming di platform penyedia layanan video seperti Ustream, Periscope, Facebook Live, dan YouTube, juga akan disiarkan pada NASA Television dan situs web mereka.

Warganet bisa mengajukan pertanyaan apa saja menggunakan tagar #AskNASA.

Selain itu, NASA juga bakal membuka fasilitas terbarunya, yaitu “Building 4221” –gedung canggih dan ramah lingkungan yang dirancang berdasarkan pedoman federal tentang efisiensi energi dan air.

Bangunan 4221 diisolasi dan dilapisi kaca dengan emisivitas (daya pemancaran) rendah yang mengalihkan panas cahaya matahari, sehingga mengurangi biaya pendinginan.

4221 juga punya panel surya yang ditempatkan di atap, yang mampu menyerap energi untuk menambah daya listrik.

Satelit-satelit NASA dan wahananya telah mengambil gambar Bumi setiap hari dari antariksa dan membaginya dengan para ilmuwan dan penduduk di seluruh dunia.

Para periset di seluruh penjuru negeri menggunakan data dari instrumen NASA tersebut, dan pesawat ruang angkasa pengamat Bumi dari negara lain, untuk membuat gambar planet ini.

Sementara itu pada tanggal 26 April, NASA akan meluncurkan armada observatorium barunya, Orbiting Carbon Observatory 3 (OCO-3) ke Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Misi OCO-3 bertujuan untuk mengukur karbon dioksida dari ruang angkasa, sehingga bisa membantu NASA dalam menciptakan solusi untuk masalah-masalah global, seperti ketersediaan air tawar, keamanan pangan, dan kesehatan manusia.

Sebab, karbon dioksida adalah salah satu faktor terbesar dalam meningkatnya perubahan iklim secara keseluruhan.

Ketika Mongolia Merayakan -40 Celcius di Atas Es Danau Khvsgl

Jakarta

Setahun sekali, warga Mongolia dari beraneka provinsi, suku dan kepercayaan berkumpul di atas es Danau Khvsgl untuk merayakan alam mereka

Bentangan langit biru

Meninggalkan lalu lintas yang macet di Ulaanbaatar, tempat tinggal sekitar setengah dari tiga juta warga Mongolia, rasanya seperti perjalanan ke planet lain. Di pinggiran ibu kota Mongolia, perumahan dan pabrik segera berganti dengan bentang alam seperti di bulan, yang sepi membentang hingga ke cakrawala.

Tanah Langit Biru Abadi, julukan Mongolia, hampir tak berawan sepanjang tahun. Tapi sinar matahari yang berlimpah ini bisa menipu. Sebagian besar lanskap Mongolia yang kasar terdiri atas dataran luas tertutup rumput yang disebut stepa.

Tanpa pohon atau struktur buatan manusia, stepa memberi jalan pada angin kencang yang menyapu seluruh negeri. Cuaca bisa sangat berbahaya, khususnya pada musim dingin ketika angin Siberia dari utara membawa udara yang sangat dingin dan suhu seringkali turun di bawah -40C.

Diselimuti es

Terletak di Mongolia Utara dekat perbatasan Rusia, Danau Khvsgl adalah danau air tawar terbesar di negara itu, membentang sepanjang 2.620 km persegi dan titik terdalamnya 244 meter.

Perairannya yang bagai kristal membuatnya dijuluki “mutiara biru Mongolia”, meskipun setidaknya selama enam bulan dalam setahun danau itu terbungkus beberapa meter es yang cukup kuat untuk menampung manusia, ternak, dan bahkan kendaraan.

Sebelum memulai hari mereka di atas es, penduduk Khvsgl memanjat ke atas batu suci untuk menghormati roh danau. Setelah roh Danau Khvsgl ditenangkan, es pun dianggap aman untuk diinjak.

Benda yang hidup dan bernafas

Dalam keheningan pagi hari, udara di sini dipenuhi dengan suara letupan dan retakan. Permukaan Danau Khvsgl memang nampak membeku secara permanen, tetapi esnya adalah makhluk hidup yang bernafas.

Saat meleleh pada suhu hari yang lebih hangat, selimut es mengembang, menyebabkan tekanan retak di permukaan yang membeku begitu matahari terbenam, membentuk pola seperti jaring yang rumit. (Kredit: Yulia Denisyuk)

Cara hidup kuno

Mongolia kira-kira seukuran Eropa Barat, dengan penduduk hampir 130 kali lebih sedikit. Itu menjadikannya negara dengan populasi paling sedikit di dunia. Kehidupan di luar daerah perkotaan tetap nyaris seperti berabad-abad yang lalu ketika kuda-kuda liar berkeliaran di padang rumput yang tak ada habisnya.

Industri pertambangan tembaga, batu bara, dan logam mulia yang terus tumbuh telah mengubah ekonomi selama beberapa dekade terakhir, tetapi pertanian dan penggembalaan tetap menjadi landasan kehidupan Mongolia.

Keluarga stepa mengandalkan ternak untuk pendapatan, transportasi, makanan, dan kelangsungan hidup mereka.

Kecerdasan yang luar biasa

Banyak keluarga penggembala menjalani gaya hidup semi nomaden, mengarahkan kawanan kuda atau rusa mereka ke padang rumput yang subur sambil tetap dekat dengan desa untuk perawatan kesehatan dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Dengan angin yang bertiup sepanjang musim dingin, penggembala menempatkan diri di area yang tenang di lembah atau dekat bukit sepanjang musim.

Cara hidup yang berpindah tidak akan mungkin tanpa ger, rumah portabel nomaden Mongolia.

Bentuknya yang melingkar membantu melindungi ger dari angin terus menerus dan menghangatkannya secara merata dengan panas dari tungku pembakaran kayu, pusat fisik dan spiritual rumah.

Ger ini dirancang sedemikian rupa sehingga lima orang dapat mendirikannya dalam waktu sekitar satu jam. Ini memungkinkan keluarga untuk berpindah secepat dan sesering yang diperlukan ternak mereka.

Perjuangan bersama

Kuda, khususnya, adalah bagian yang tak terhapuskan dari identitas Mongolia. Tanpa pagar dan kandang untuk menahan mereka, kuda domestik hidup dalam kawanan, bergerak bebas dari padang rumput ke padang rumput.

Pada bulan-bulan musim dingin yang sulit, kelangsungan hidup binatang menyita banyak pikiran.

Perjuangan itu kiat sulit ketika dzud. Dzud adalah kondisi saat musim panas sangat kering, diikuti musim dingin yang membeku, sehingga mengurangi lahan lahan yang dapat diolah.

Dulu dzud adalah kejadian sekali dalam satu dekade, tapi dalam beberapa tahun terakhir frekuensi dan keparahannya meningkat.

Datang bersama

Terlepas dari kesulitan yang mereka hadapi, orang-orang menemukan cara untuk menghormati bulan-bulan musim dingin dan merayakan kelangsungan hidup mereka. Setiap bulan Maret ketika musim semi mendekat, orang Mongolia dari seluruh penjuru negeri pergi ke Danau Khvsgl untuk menghadiri Festival Es Khvsgl.

Pergi ke danau itu bukanlah hal yang mudah. Hanya ada sedikit jalan beraspal. Sebagian besar jarak dilalui melalui jalur bergelombang tanpa rambu-rambu untuk memandu jalan.

Dibekali dengan termos tsai – campuran air, susu, teh hitam atau hijau dan sedikit garam – dan sekantong khuushuur segar (sejenis pastry daging), keluarga berkumpul di atas es setebal bermeter-meter untuk merayakan akhir dari bagian paling menantang tahun ini.

Hiburan tradisional

Festival ini menjadi populer di kalangan turis dalam beberapa tahun terakhir. Selama dua hari, para peserta dapat mengamati dan berpartisipasi dalam hiburan tradisional Mongolia.

Pada hari pertama festival, kereta luncur yang ditarik kuda berlarian melintasi danau yang beku dan para tamu berlomba dalam permainan tradisional seperti tarik tambang dan memanah. Hari kedua adalah kompetisi besar seperti balapan kereta kuda dan ukiran pahatan es.

Saat untuk merayakan

Berasal dari berbagai provinsi, suku, kelompok etnis, dan kepercayaan agama, pengunjung tinggal tenda di dalam dan di sekitar danau. Mereka berkumpul bersama untuk merayakan rasa hormat yang mendalam pada alam yang menyatukan mereka.

Meskipun menghadapi kesulitan selama bulan-bulan musim dingin, suasana perayaan ini menyenangkan.

Pada malam hari, sebelum shaman memanggil hadirin ke api upacara, peserta berkumpul di sekitar meja yang penuh dengan makanan ringan seperti aaruul (dadih keju kering) dan boortsogs (roti goreng).

Banyak tsai diminum dan mangkuk susu kuda betina yang difermentasi, airag, diedarkan dalam lingkaran. Saat malam di luar semakin dingin, di dalam ger, suasana terasa hangat.

Versi asli tulisan ini dalam bahasa Inggris bisa Anda baca di Mongolia’s epic celebration at 40 C di laman BBC Travel


(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

AC Milan Terima Kabar Baik Jelang Hadapi Sassuolo

Liputan6.com, Turin – AC Milan mendapat kabar gembira terkait kondisi Franck Kessie. Cedera gelandang asal Pantai Gading tersebut tidak terlalu serius.

Kessie gagal menyelesaikan pertandingan saat AC Milan ditahan Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019).

Pemain berusia 22 tahun itu mengalami nyeri di lutut. Partisipasinya pada duel melawan Sassuolo di Serie A, Sabtu (2/3/2019), pun diragukan.

“Dia tidak bisa berlari dan minta diganti,” kata pelatih AC Milan Gennaro Gattuso, dilansir situs resmi AC Milan.

Namun, perkembangan lain menunjukkan kondisi Kessie tidak serius. Dia diganti pada pertandingan versus Lazio sebagai langkah pencegahan.

2 dari 3 halaman

Siap Tampil

Lutut Kessie dilaporkan hanya bengkak dan tidak mengalami masalah otot. Mantan pemain Atalanta tersebut siap membantu I Rossoneri mengalahkan Sassuolo.

Kontribusinya dibutuhkan karena AC Milan tengah berusaha mengamankan posisi di zona Liga Champions. Saat ini mereka menempati peringkat empat klasemen dengan perolehan 45 poin, unggul satu nilai atas pesaing terdekat AS Roma.

3 dari 3 halaman

Peran Kessie

Kessie merupakan pilihan pertama Gattuso pada musim ini. Dia tampil di 23 laga Serie A dan hanya melewatkan dua pertandingan akibat sanksi disiplin.

Mulan Jameela Pakai Busana Serba Pink Saat Rayakan Ulang Tahun Safeea

Liputan6.com, Jakarta – Safeea Ahmad, putri pasangan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela genap berusia 8 tahun pada Selasa, 26 Februari 2019. Ulang tahun Safeea pun dirayakan di sekolah bersama sang ibunda, kakak-kakak, adik, serta teman-temannya.

Momen tersebut tampak dari sebuah potret yang diunggah Mulan Jameela melalui akun Instagram pribadi. Potret itu mengabadikan hangatnya kebersamaan Mulan dan anak-anaknya di ruang kelas Safeea.

BarakAllah fii umrik Shafeea Ahmad,” tulis Mulan Jameela singkat dalam potret dibagikan pada 26 Februari 2019 tersebut.

Perayaan ulang tahun juga ditandai dengan adanya nasi kuning berwadah besar lengkap bersama lauk pendamping. Piring-piring berwarna pink bertumpuk berada di sebelah nasi kuning dengan sendok di bagian atas.

Penyanyi berusia 39 tahun ini tampil cantik dalam balutan busana serba pink, mulai dari khimar dan gamis, serta ciput warna merah. Sedangkan Safeea memakai seragam sekolah dibalut dengan sweater pink dan kaus kaki kuning.

Selain itu, Mulan juga mengunggah potret kedua yang menampilkan teman-teman sekolah Safeea bersama sang guru. Mereka pun berpose penuh keriangan dan mengelilingi Mulan Jameela dan keluarga.

Sementara, Ahmad Dhani tidak dapat ikut merayakan ulang tahun Safeea karena harus menjalani sidang lanjutan terkait dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Ia pun tak kuasa menahan tangis setelah simpatisannya memberi kue dengan lilin angka delapan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ulang Tahun ke-26, Mal Ciputra Jakarta Berikan Hadiah Lewat Aplikasi Kekinian

Liputan6.com, Jakarta – Mal Ciputra Jakarta baru saja merayakan 26 tahun perjalanannya sebagai mal dengan dengan tangline ‘Dunia Segala Pilihan’ pada Selasa, 26 Februari 2019. Acara berlangsung di Center Court laintai Lower Ground, Mal Ciputra Jakarta.

Mengusung tema NOW and THEN – FOREVER YOUNG mereka menghadirkan artis ternama seperti Marion Jola dan JFlow. Tema tersebut menggambarkan keberadan Mal Ciputra Jakarta dari awal dibuka pada 1993 sampai sekarang, masih tetap berjaya dan tampil fresh mengikuti perkembangan jaman.

“Kita melakukan penyegaran untuk memberikan kenyamanan dan juga fasiltas yang lebih baik kepada pengunjung setia Mal Ciputra Jakarta. Dengan renovasi tersebut, mereka diharapkan dapat merasakan atmosfir perubahan yang kami lakukan,” ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta.

Selain memberikan fasiltas yang terbaik Mal Ciputra Jakarta juga mengembangkan suatu aplikasi yang dapat memudahkan para gerai dan pengunjung setia mereka. Adanya aplikasi CL Club tersebut memudahkan pelanggan untuk mendapatkan  informasi seperti program event, program belanja, dan diskon-diskon yang ditawarkan.

“Karena tuntutan zaman tersebut maka kami akan menambah fitur–fitur di dalam CL Club Online tersebut sebagai bentuk engagement antara kami dengan para pengunjung setia Mal Ciputra Jakarta. Para pengelola gerai mungkin perlu wadah untuk mempromosikan produk mereka di sinilah kita mewadahi dalam bentuk aplikasi,” kata Ferry Irianto.

Ferry juga mengatakan bahwa aplikasi yang disediakan merupakan tips belanja yang mudah. Banyak yang ingin mengetahui apa saja yang sedang promo atau hal-hal yang menjadi tren di tahun ini. Dengan mengunggah aplikasi CL Club, para pelanggan akan lebih mudah untuk mendapatkan banyak informasi.

Terlebih untuk para gerai, mereka tidak perlu repot untuk berpromosi produk yang dijual, dengan aplikasi tersebut  Berbagai produk baru maupun program belanja yang menarik dapat diketahui secara cepat oleh pelanggan.

Di ulang tahun yang ke-26, mal di kawasan Grogol, Jakarta Barat ini menghadirkan beragam program belanja berhadiah mulai dari 23 Februari 2019 sampai 27 Februari 2019. Hadiah akan diberikan hanya untuk pelanggan setia yang sudah mengunduh aplikasi CL Club.

“Hadiah mulai dari satu unit mobil Honda HRV, enam motor Honda Beat, tiga LED TV 32”, 150 peralatan elektronik, 1000 Voucher Grab dan 1500 Voucher Tenant untuk para pengunjung Mal Ciputra Jakarta yang sudah tergabung dalam CL Club member dan sudah mengunggah aplikasi tersebut,” jelas General Manager Mal Ciputra Jakarta.

Dalam perayaan hari jadi ke-26 ini, Ferry juga berharap Mal Ciputra Jakarta menjadi salah pilihan pusat belanja yang dituju banyak orang. Tentunya dengan menghadirkan kejutan menarik dan pelayanan terbaik untuk ke depannya. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah:

Arsenal Berperan di Balik Membaiknya Pertahanan MU

Liputan6.com, Jakarta – Luke Shaw tampil sebagai man of the match saat Manchester United (MU) bermain imbang dengan Liverpool, Minggu lalu. Dalam duel ini, MU berhasil menahan The Reds tanpa gol. Ini merupakan clean sheet keempat beruntun yang mampu diraih Setan Merah di liga domestik.

Penampilan barisan pertahanan MU semenjak ditangani oleh Ole Gunnar Solksjaer memang terus membaik. Sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, Desember lalu, Setan Merah hanya kemasukan 9 gol dalam 14 pertandingan dan berhasil mencatat 7 clean sheet.  


Ini jauh berbeda dengan situasi yang dialami MU saat masih ditangani Mourinho. Musim lalu, MU sempat kebobolan satu gol lebih sedikit dari 29 gol yang dicetak dalam 17 pertandingan. Sejak ditangani Solkjaer, agregat gol MU berubah dari nol di era Mourinho menjadi +17. 

Peningkatan ini tidak lepas dari kejelian Solskjaer dalam menempatkan pemainnya. Di lini belakang MU yang menggunakan empat bek, pelatih asal Norwegia itu menempatkan duet Ashley Young dan Luke Shaw sebagai bek sayap. Dia juga mempertahankan Victor Lindelof yang tampil memukau di era Mourinho. Sementara Phil Jones diplot sebagai patner utama Lindelof dan keduanya telah tampil sebagai starter dalam delapan pertandingan. 

Sedangkan Eric Baily dipercaya tampil dalam 4 laga dan Chris Smalling tiga pertandingan.  

Smalling sebenarnya baru saja pulih dari cedera yang membuatnya sempat absen dua bulan. Namun di bawah Solskjaer, Smalling mampu membantu MU mencetak 3 cleen sheet

Sejak bermain imbang 2-2 melawan Burnley (29/1), MU belum sekalipun kebobolan Menurut Solskjaer, kebangkitan barisan pertahanan MU ternyata tidak lepas dari pengalaman saat mengalahkan Spurs 1-0 (13/1) dan kemenangan 3-1 atas Arsenal di Piala FA (26/1). 

“Kami menghabiskan banyak waktu membangun struktur dan bentuk,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchestereveningnews. “Bagaimana kami bertahan, sebab pada laga-laga awal kami tidak mendapat banyak kesempatan untuk menguji hal tersebut,” kata Solskjaer. 

“Tapi ketika kami ke markas Arsenal dan Anda bisa melihat bagaiman kami pontang-panting di lini tengah dan empat bek kami tampak menyedihkan seperti domba babak belur.” 


2 dari 3 halaman

Benahi Lini Tengah

Setelah pertandingan tersebut, Solskjaer tidak hanya meperbaiki barisan belakang pasukannya. Dia juga berusaha membenahi komposisi lini tengah Setan Merah.  

“Bentu lini tengah meningkat pesat, yang akhirnya membantu empat bek untuk bermain sebagai empat bek dan tidak tersebar di semua tempat,” kata Solskjaer. 

“Itu prinsipil. Prinsip saya adalah jangan pernah mengikuti dia; saya selalu bermain dan melatih dengan sistem zona. Saya bukan fans sistem man to man marking.”

Ketangguhan barisan pertahanan MU kembali akan diuji Kamis (28/2/2019). Dalam duel ini, Setan Merah akan bertandang ke markas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League. 

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR. 

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.



Bawa Timnas U-22 Juara Piala AFF 2019, Sani Rizki Harumkan Nama Polri

Liputan6.com, Jakarta Nama pemain muda, Sani Rizki Fauzi, kini tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola. Pemain berusia 21 tahun ini, jadi terkenal setelah tampil sebagai pahlawan Timnas Indonesia U-22 Piala AFF U-22 2019.

Skuat Indra Sjafri ini, keluar sebagai juara Piala AFF U-22 2019 setelah menaklukkan Thailand 2-1 di partai final, Selasa 26 Februari 2019 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja.

Dan, Sani adalah salah satu pencetak gol dalam partai final itu. Gol Sani ini seperti awal kebangkitan Timnas Indonesia U-22.

Bola yang dilesakkan Sani menyamakan kedudukan setelah sebelumnya Garuda Muda sempat tertinggal. Gol kemenangan Timnas Indonesia U-22 akhirnya dicetak lewat sundulan Osvaldo Haay.

“Saya sangat bersyukur, sungguh tidak menyangka,” ungkap Sani.

Tentu saja, Sani sangat bersyukur dengan pencapaian tersebut. “Saya hanya bekerja keras dan bekerja keras di setiap latihan, setiap pertandingan, dan Alhamdulillah mungkin Allah kasih rezeki buat saya,” tutur pemain kelahiran Sukabumi ini.

2 dari 3 halaman

Bikin Bangga Polri

Buah kerja keras Sani ini, ternyata tidak hanya membuat bangga skuat Garuda Muda, tapi juga mengharumkan nama institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pasalnya, Sani adalah seorang anggota polisi.

Sani merupakan anggota Satbrimob Polda Metro Jaya. Ia merupakan lulusan Diktuba Polri angkatan 39 SPN Polda Metro Jaya tahun 2017. Sani adalah salah satu siswa berprestasi saat menjalani pelatihan.



3 dari 3 halaman

Tampil Mengesankan

Usai mengikuti pendidikan, Sani mendapat pangkat Bripda. Tak hanya itu, Sani pun kemudian bisa menyalurkan bakatnya dengan bergabung bersama Bhayangkara FC.

Gelandang Bhayangkara FC ini memang baru tampil di laga ketiga penyisihan grup Piala AFF U-22 2019. Tapi, Sani Rizki langsung tampil mengesankan.

Kala itu Sani tampil selama 89 menit saat Indonesia berhasil membenamkan Kamboja 2-0 di Grup B untuk memastikan kelolosan ke semifinal Piala AFF U-22 2019.

Sejak itu, Sani Rizki menjadi pilihan utama Indra Sjafri di lini tengah Timnas Indonesia U-22. Dia diplot berduet dengan Gian Zola Nasrulloh ketika pertandingan final Piala AFF U-22 2019.

Timnas Indonesia U-22 Juara di Kamboja, Dubes RI Turut Bangga

Phnom Penh- Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Sudirman Haseng sangat bangga bisa menjadi saksi keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF 2019. Dia merasa pengabdiannya selama dua tahun di Kamboja seakan tidak sia-sia.

 Begitu wasit menuip peluit panjang, Sudirman Haseng langsung kegirangan. Pria asal Sidrap Sulawesi Selatan itu tak kuasa menahan kegembiraannya untuk merayakan gelar juara yang diraih Timnas Indonesia U-22. 

Sebagai wakil dari pemerintah, sedari awal Sudirman dan tim KBRI Kamboja memfasilitasi segala kegiatan dan bantuan yang dibutuhkan Timnas Indonesia U-22.

“Saya sangat bangga bisa menjadi saksi sejarah Timnas Indonesia U-22 juara di Kamboja. Rasanya, tak sia-sia saya dua tahun di Kamboja,” kata Sudirman kepada wartawan di Hotel Phnom Penh.

Sejak awal turnamen, Sudirman tak pernah absen untuk menonton pasukan Indra Sjafri. Sudirman juga mengajak masyarakat Indonesia di Kamboja untuk datang memadati The National Olymic Stadium. Hasilnya tak sia-sia, ratusan WNI memerahkan stadion berkapasitas 50 ribu orang itu.

2 dari 2 halaman

Makan Malam Bersama

Kebahagiaan Sudirman Haseng bertambah karena akhirnya bisa menyantap makan malam bersama dengan pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-22. Maklum, beberapa kali undangan yang diajukannya tak bisa dipenuhi oleh tim yang punya jadwal padat.

“Saya bahagia juga akhirnya bisa makan bersama dengan para pemain. Bersama pemain, pelatih, dan pak Menteri, kami sama-sama makan dengan nikmat karena melihat trofi juara,” ujar Sudirman sembari tertawa.

Gelar Piala AFF U-22 2019 menjadi yang pertama diraih Indonesia pada kalender 2019. Selanjutnya, Timnas Indonesia U-22 akan mempersiapkan diri untuk event selanjutnya yakni Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 di Thailand pada Maret mendatang.

Ngaku Bisa Hidupkan Orang Mati, Pendeta Ini Salah Satu Terkaya di Dunia

Johannesburg – Pendeta Alph Lukau di Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel) yang menjadi bahan olok-olok karena aksinya ‘menghidupkan kembali’ orang mati, diketahui memiliki gaya hidup mewah. Lukau disebut punya pesawat pribadi, mobil-mobil super mewah dan selalu dikawal saat bepergian ke gerejanya.

Seperti dilaporkan media lokal Afsel, The Sowetan dan media lokal sde.co.ke, Rabu (27/2/2019), sosok pendeta Lukau banyak dibahas dan menjadi pemberitaan utama media-media Afrika setelah dia mengklaim bisa menghidupkan orang mati.

Video yang menunjukkan aksi pendeta Lukau saat ‘menghidupkan kembali’ orang mati menjadi viral dan menuai olok-olokan di media sosial. Komisi Kemajuan dan Perlindungan Komunitas Budaya, Keagamaan dan Linguistik setempat menyatakan ‘aksi itu direkayasa untuk mendapatkan uang dari orang-orang tak berdaya’.

Laporan media lokal menyebut pendeta Lukau yang oleh para pengikutnya disebut ‘Wakil Tuhan’ ini merupakan salah satu pendeta terkaya di dunia. Pendeta yang merupakan pendiri gereja bernama Alleluia Ministries International ini diperkirakan memiliki kekayaan hingga 13,8 miliar Rand Afsel atau setara Rp 13,9 triliun.
Gaya hidupnya yang mewah bisa terlihat dari foto-fotonya di media sosial. Dia disebut memiliki jet pribadi dan sederet mobil mewah seperti Rolls Royce, Ferrari, Range Rover, Bentley hingga Lamborghini. Tak hanya itu, pendeta Lukau juga memiliki sejumlah motor gede dengan modifikasi super mewah.

Gereja yang dipimpin pendeta Lukau dilaporkan memiliki sekitar 95 ribu jemaat dan memiliki cabang di banyak negara, seperti Zambia, Namibia, Republik Demokratik Kongo, Angola, hingga ke Eropa dan Amerika Selatan. Gereja yang didirikan 24 Februari 2002 itu baru merayakan ulang tahun ke-17 pada Minggu (24/2) lalu. Di media sosial, pendeta Lukau memiliki 89 ribu follower Instagram dan lebih dari 21 ribu follower Twitter.

Tahun 2014, pemerintah kota Johannesburg harus melakukan intervensi dan menghentikan pembangunan gedung gereja miliki gereja pendeta Lukau di area Lyndhurst, karena alasan keamanan. Gereja itu beroperasi di sebuah properti dan gedung tambahan tetap dibangun meski faktanya area itu tidak diperuntukkan bagi tempat ibadah.

Gereja yang dipimpin pendeta Lukau kini beroperasi di Kramerville, Sandton, yang menjadi lokasi aksi viral ‘menghidupkan’ orang mati yang jadi ejekan publik. Selain aksinya ‘menghidupkan’ orang mati, pendeta Lukau juga diklaim memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Dilaporkan The Sowetan, pendeta Lukau juga memiliki sebuah perusahaan investasi dan ini membuatnya tahu betul soal cara mengeruk uang.

Tahun 2017, menurut The Sowetan, pendeta Lukau mematok harga tiket 5 ribu Rand Afsel (Rp 4,9 juta) untuk tempat duduk VVIP dalam salah satu ibadahnya. Saat itu, tiket untuk VIP dipatok seharga 1.500 Rand Afsel (Rp 1,4 juta) dan tiket paling murah ditetapkan seharga 450 Rand Afsel (Rp 448 ribu).

Tahun 2016, Lukau menuai kontroversi karena menggelar konferensi pernikahan dengan mematok biaya 5 ribu Rand Afsel untuk wanita-wanita yang ingin mencari suami. Seorang wartawan lokal mempertanyakan acara itu dengan menyatakan: “Haruskah umat Kristen memberi kepada pendeta-pendeta kaya?”

Selama ini, pendeta Lukau menikmati status VIP, bahkan dia harus dikawal secara khusus saat berangkat ke gereja untuk berkhotbah. Pendeta Lukau juga pernah memimpin pernikahan Duduzile Zuma, putri Presiden Afsel Jacob Zuma, tahun 2011 lalu.

Pendeta Afsel Alph LukauPendeta Afsel Alph Lukau Foto: Instagram/@alphlukau

(nvc/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>