Dua Pria Tak Dikenal Menyerang Sekolah di Brasil, 6 Siswa dan Dua Karyawan Tewas

Liputan6.com, Brasilia – Sebuah insiden sejenis teror terjadi di sebuah sekolah di Sao Paulo, Brasil. Dua pria bersenjata menyerang karyawan dan siswa dengan tembakan, pada Rabu, 13 Maret 2019 pukul 09.30 waktu setempat, bertepatan dengan istirahat pertama sekolah.

Motif serangan ini tidak diketahui dengan pasti. Dari hasil olah TKP, kepolisian Brasil hanya mendapatkan revolver, busur, anak panah serta barang-barang yang disinyalir sebagai bahan peledak.

Kronologi

Pada waktu istirahat, tiba-tiba dua pria tak dikenal yang mengenakan masker wajah memasuki area sekolah. Salah satu di antara mereka menembak koordinator sekolah, Marilena Ferreira Umezo (59), dilanjutkan dengan menyerang karyawan dan empat siswa. Beberapa siswa yang lain juga luka-luka, mengutip BBC News pada Kamis (14/3/2019).

Setelah menembak korban, kedua pria itu bergerak menuju pusat bahasa di sekolah tersebut. Seorang guru dan siswa dengan sigap mengunci pintu dari dalam ruang kelas. Mereka sangat ketakutan.

Melihat hal itu, para penyerang tiba-tiba berpindah ke bagian lorong sekolah, dan bunuh diri di tempat itu.

Polisi tiba delapan menit setelah menerima laporan dan tidak sempat mengamankan pelaku.

Di waktu yang hampir bersamaan, para korban dilarikan ke rumah sakit lokal di Sao Paulo, Brasil dengan dua siswa kemudian dinyatakan meninggal.

Simak pula video pilihan berikut:

Mobil seorang caleg di Manado diduga ditembak oleh orang tak dikenal saat terparkir di rumahnya.

TKN: Kiai Ma’ruf Siap Tampil ‘Menyerang’ dengan Data di Debat Ketiga

Jakarta – Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengatakan telah menyiapkan senjata rahasia untuk debat nanti. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyebut, cawapresnya itu siap tampil ‘menyerang’ lewat data.

“Jangan dikira KH Ma’ruf Amin yang santun tidak bisa balik menyerang, namun harus dipahami menyerang yang dimaksud KH Ma’ruf bukan dengan hoax, tapi dengan fakta dan data,” kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).

Irma mengingatkan agar kubu 02 tidak meremehkan capres dan cawapres. Apalagi menurutnya, pada debat kedua Pilpres 2019, Ketua DPP Nasdem itu mengklaim Jokowi lebih unggul dari Prabowo Subianto.

“Makanya jangan suka underestimste dengan orang lain, selama ini mereka se-enak udelnya saja menyerang nggak pake data, akibatnya yang terjadi di debat ke 2 adalah ‘setuju’ dengan Jokowi. Jadi saya sarankan Sandi jangan tepuk dada dulu, pengalaman itu tidak bisa dibeli,” tuturnya.

Ma’ruf sebelumnya mengatakan persiapan debat cawapres berjalan seperti biasa. Ma’ruf juga menyebut telah menyiapkan senjata untuk debat nanti.

“Ya debat biasa sajalah. Seperti kayak saya anggap bahtsul masail (membahas masalah) saja. Seperti kita membahas masalah hukum, lingkungan, cuma ini cakupannya lebih luas saja,” kata Ma’ruf di sela kampanye di Medan, Sumatera Utara.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengatakan tidak ingin membeberkan strategi yang akan digunakan dalam debat melawan Sandiaga Uno. Ma’ruf menilai debat seperti pertandingan sepakbola.

“Saya tidak mau kasih tahu dululah, he-he-he…. Gimana saya menguasai, gimana saya kurang menguasai. Nanti tahu, wah ini di sini kelemahannya. Jadi saya diserang dari yang lemah-lemah itu. Kayak main bola kan begitu. Posisi mana yang lemah lawan, serang saja dari situ. Makanya saya tidak kasih tahulah,” lanjutnya.

Namun, saat kembali ditanya apakah itu berarti akan menerapkan strategi menyerang, Ma’ruf menilai debat bukanlah ajang saling serang, melainkan menyampaikan argumentasi dan program-program.

“Oh tidaklah (menyerang). Kita kan namanya berdebat bukan menyerang, tapi menyampaikan argumentasi, solusi. Intinya kan begini, bahwa program yang sudah dikerjakan bagus. Yang akan datang akan lebih bagus. Alasannya apa, solusinya apa, itu saja. Tidak usah banyak-banyak jurusnya. Jurus bertahan dan jurus langkah ke depan,” tutupnya.
(idn/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3 News: 3 Dugaan Kampanye Hitam yang Menyerang Jokowi-Ma’ruf Amin

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 News hari ini, praktik kampanye hitam atau black campaign menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 kian marak. Tercatat ada tiga kampanye hitam yang menyesatkan dan menyerang salah satu pasangan calon, yaitu Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin.

Salah satunya menyebut Jokowi akan menghapuskan pendidikan agama jika terpilih pada Pilpres 2019. Kampanye hitam tersebut diduga dilakukan seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan dan viral di media sosial.

Sementara itu, pelantun lagu Aishiteru, Zulkifli atau akrab disapa Zul Zivilia tertangkap narkoba di sebuah apartemen kawasan Jakarta Utara. Saat ditangkap, dia sedang membungkus barang haram tersebut bersama dengan tiga orang tersangka lainnya.

Barang bukti yang diamankan polisi saat para tersangka ditangkap yaitu sabu dengan berat 9,5 Kg, ekstasi 24.000 butir, empat buah HP berikut simcard, dua buah ATM, Timbangan elektric dan uang tunai Rp 1.400.000.

Selain positif mengonsumsi sabu, fakta lain yang terungkap, pelantun lagu berjudul Aishiteru ini juga diduga sebagai pengedar dan juga kurir.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Jumat, 8 Maret 2019:

Belajar dari Zulkifli Hasan, DBD Bisa Menyerang Siapa Saja

Liputan6.com, Jakarta Penyakit demam berdarah dengue (DBD) bukan masalah kesehatan yang hanya dialami masyarakat biasa. Pejabat seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan buktinya. Ketua umum PAN itu dikabarkan harus menerima perawatan karena kondisi yang diakibatkan nyamuk tersebut.

Itu sebabnya pemberantasan jentik dan nyamuk Aedes Aegypti haruslah dilakukan semua pihak. Tanpa pandang bulu. Seperti yang diungkapkan akademisi dan praktisi klinis Profesor Ari F. Syam dalam pernyataannya yang diterima Health Liputan6.com pada Minggu (3/3/2019).

“Kita perlu cek dan ricek apakah DBD yang dialami Ketua MPR ini dari gigitan nyamuk di rumah atau di kantor. Beberapa tahun lalu, saat jadi Gubernur, Pak Ahok juga pernah kena DBD. Beliau saat itu menyampaikan bahwa ditemukan jentik di rumahnya,” kata Ari.

Karena itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan pentingnya juru pemantau jentik (jumantik) yang dibentuk dan berasal dari masyarakat secara sukarela. Ari mengatakan, seringkali warga rumah-rumah besar berhalaman luas tidak mau didatangi petugas jumantik.

“Padahal para jumantik ini dilatih untuk menemukan jentik nyamuk,” kata Ari. 


Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Warga enggan di-fogging

Selain itu, proses fogging juga seringkali terkendala karena adanya pemilik rumah yang tidak bersedia tempat tinggalnya dimasuki petugas. Ari menyatakan, hal ini yang membuat pemberantasan penyakit DBD jalan di tempat atau bertambah buruk.

“Karena ada rumah-rumah besar yang pemiliknya kurang memperhatikan genangan air yang ada di rumahnya, sehingga genangan-genangan air tersebut menjadi tempat hidupnya sarang nyamuk,” tambahnya.

Ari meminta agar dengan kejadian Zulkifli Hasan terjangkit DBD ini menjadi pengingat bagi masyarakat. Bahwa semua orang bisa terkena penyakit demam berdarah. Sehingga, menjaga daya tahan tubuh penting ketika seseorang mengalami infeksi.

“Kita musti tahu bahwa faktor-faktor yang berperan terjadinya penyakit adalah faktor daya tahan tubuh, faktor kuman, dan faktor lingkungan. Oleh karena itu, istirahat yang cukup, banyak mengonsumsi buah serta sayur-sayuran, makan teratur, dan olahraga teratur serta menghindari stres, merupakan upaya agar daya tahan tubuh kita tetap baik.”

Safari Nonstop di Jabar, Ma’ruf Amin Optimistis Raih Suara 60 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengakhiri safari politik 5 hari nonstop, Jumat (1/3/2019). Safari sang kiai lebih banyak mendatangi kota dan kabupaten di Jawa Barat, diawali di Cirebon, menyusuri Kuningan, Banjar, Pangandaran, sampai Ciamis.

Dengan adanya safari politik ini, Ma’ruf optimistis target 60 persen yang telah ditetapkan tim kampanye Jawa Barat.

“Saya kok optimis ya melihat trennya itu terus naik. Tren di Jabar terus naik,” kata Ma’ruf di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Ma’ruf Amin menuturkan kekalahan petahana Joko Widodo (Jokowi) saat Pilpres 2014 lalu karena banyak masyarakat Jawa Barat termakan hoaks. Karenanya, Mustasyar PBNU itu menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas fitnah dan kabar bohong kepada masyarakat. Adapun hoaks yang kerap menyerang Jokowi adalah isu-isu agama.

“Sebab bagaimanapun masyarakat itu kalau diberi pencerahan dia bisa dapat memahami gitu. Karena itu sangat optimis,” katanya.

2 dari 3 halaman

Rebut Swing Voters

Selain itu, safari politik ini untuk menjaga suara yang sudah dipegang. Ketum MUI itu menyebut menjaga masyarakat agar tidak terprovokasi.

Kedua, untuk merebut suara yang masih mengambang atau belum tentukan pilihan. Caranya dengan kampanye keberhasilan Jokowi dan kembali menepis isu-isu hoaks.

“Tentu saja kita tidak ingin apa yang sudah kita ada di tangan kemudian diambil orang apalagi caranya dengan cara hoaks, nah ini yang kita hilangkan,” imbuhnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

AS Tawarkan Hadiah Rp 14 M untuk Informasi Putra Osama bin Laden

Washington

Amerika Serikat menawarkan hadiah uang tunai hingga US$1 juta atau Rp14,1 miliar kepada siapapun yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaan Hamzaputra, putra mendiang pendiri Al-Qaeda, Osama bin Laden.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan Hamza bin Laden tengah dicari lantaran dia menjadi pemimpin kunci sebuah kelompok milisi Islam.

Beberapa tahun lalu, dia merilis pesan audio dan video, menyerukan kepada pengikutnya untuk menyerang AS dan para sekutunya demi membalaskan dendam atas pembunuhan sang ayah.

Osama bin Laden tewas dibunuh pasukan khusus AS di Pakistan pada 2011 lalu.

Semasa hidupnya, Osama menyetujui serangan ke AS pada 11 September 2001 yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Hamza bin Laden, yang diyakini berusia sekitar 30 tahun, ditetapkan secara resmi oleh AS sebagai teroris global pada dua tahun lalu.

Dia menikahi putri Mohammed Attapelaku pembajakan salah satu pesawat komersial yang digunakan dalam penyerangan 11 September 2001, dan menabrakkannya ke gedung World Trade Center di New York.

Surat-surat dari Osama bin Laden yang disita dari rumahnya di Abbotabad, Pakistan, tempat dia dibunuh pada 2011mengindikasikan mendiang telah memupuk Hamza untuk menggantikannya sebagai pemimpin Al-Qaeda. Deplu AS menambahkan, Hamza diyakini merupakan putra favorit Osama.

“Kami meyakini dia mungkin berada di perbatasan Afghan-Pakistan dandia akan menyeberang ke Iran. Namun, dia bisa berada di mana saja di Asia Tengah bagian selatan,” kata Asisten Menteri di bidang Keamanan Diplomatik, Michael Evanoff.

https://twitter.com/Rewards4Justice/status/1101239592903168006

Hamza bin Laden diyakini menghabiskan beberapa tahun bersama ibunya di Iran, tempat dia dipercaya telah melangsungkan pernikahan.

Laporan lain menunjukkan dia mungkin pernah tinggal di Pakistan, Afghanistan, atau Suriah.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham Kekecewaannya

Jakarta – La Nyalla Mattalitti memandang perilaku Prabowo Subianto di salah satu Ponpes di Sumenep, Madura, membuatnya tak layak dipilih pada Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi santai serangan La Nyalla itu.

Juru debat BPN, Ahmad Riza Patria menyebut Prabowo bukan tipikal pemarah, tak seperti deskripsi dalam video yang beredar yang menyebut Prabowo marah-marah di depan ulama. Narasi Prabowo marah di depan kiai sudah dibantah BPN maupun Kiai Yazid yang berasal dari Ponpes Assadad, Ambunten Timur, Pamekasan, Madura yang hadir dalam acara itu. Bagi Riza, serangan La Nyalla lebih ke faktor sakit hati.

“Terkait La Nyalla, kita memahamilah, memahami kekecewaan La Nyalla sampai saat ini kan belum selesai, kekecewaan tidak mendapat rekomendasi sebagai cagub. Padahal semua orang tahu, La Nyalla tahu, Gerindra sudah memberikan rekomendasi kepada La Nyalla untuk mencari teman koalisi cagub, bahkan, tapi kan praktiknya La Nyalla yang menjanjikan bisa dapat rekom dari Demokrat, menghadirkan Pakde Karwo, menjanjikan bisa menghadirkan Kiai sendiri, bisa menjanjikan dapat rekom dari PAN, kan nggak dapet,” kata Riza, Jumat (1/3/2019).

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Ahmad Riza Patria (Lamhot Aritonang)

Riza mengatakan Gerindra dan Prabowo sudah siap memberi rekomendasi cagub Jawa Timur ke La Nyalla dengan memintanya mencari dukungan dari Partai Demokrat dan PAN. Namun, Riza menyebut La Nyalla gagal mendapatkannya.

Karena itu, dia mengaku heran mengapa La Nyalla masih terus menyerang Prabowo.

“Kalau tidak bisa mendapatkan partai lain, kenapa harus Partai Gerindra atau Pak Prabowo yang jadi sasaran terus?” sebut Riza.

Sementara itu, juru bicara BPN Jansen Sitindaon mengatakan Prabowo sama sekali tidak marah-marah ke ulama seperti yang dituduhkan. Bagi Jansen, tuduhan tersebut tak sesuai fakta.

“Pertama, tidak benar itu tuduhan La Nyalla kalau Pak Prabowo marah ke kiai. La Nyalla harus mencabut ucapannya itu karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” kata Jansen.

Jansen menyebut banyak warga di Madura yang mengagumi Prabowo. Jansen mengatakan mungkin La Nyalla sedang tertekan melihat fenomena itu.

“Walau kami menyadari, melihat ramai dan padatnya orang yang menyambut dan mengelu-elukan Pak Prabowo kemarin di Madura, mungkin La Nyalla sekarang sedang stres berat. Karena tanda-tanda La Nyalla akan potong leher sesuai janjinya jika Prabowo menang di Madura semakin dekat. Jadi baiknya La Nyalla baiknya fokus aja memenuhi janjinya itu jika nanti terbukti Prabowo menang di Madura,” imbuh dia.

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Jansen Sitindaon (Dok Pribadi)

Soal kejadian di Sumenep, Madura yang disinggung La Nyalla, Jansen menyebut Prabowo sama sekali tidak marah. Prabowo hanya memperingatkan dan itu menurutnya masih dalam batas normal.

“Jelas di video itu Pak Prabowo bukan marah tapi menegur. Itu pun tegurannya masih dalam batas normal. Karena ada relawan yang jadi audiens bicara dengan keras ketika Pak Prabowo pidato. Itu hal yang wajarlah,” katanya.

Sebelumnya, La Nyalla melihat perilaku Prabowo di Madura cukup mencederai para ulama dan juga santri. Tetapi, lanjut La Nyalla, Prabowo memang memiliki watak yang terkadang melukai orang lain.

“Memang begitulah Pak Prabowo kalau marah-marah, nggak usah kaget biasa saja. Dan tidak perlu dipilih kalau gitu,” kata La Nyalla usai bertatap muka dengan buruh rokok di PR Gandum Jalan Raya Bandulan, Sukun, Kota Malang, Kamis (28/2).
(gbr/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

Kisah Pilu Ayah Gantikan Wisuda Almarhumah Anak: Dia 3 Kali Gagal Sidang

Jakarta – Kisah seorang ayah menggantikan almarhumah putrinya yang wisuda di UIN Ar-Raniry, Aceh viral dan membuat haru. Sang ayah, Bukhari, dengan tegar mengambil ijazah Rina Muharrami. Bukhari menuturkan momen itu.

Bukhari berkisah, pada saat wisuda digelar pada Rabu (27/2/2019) kemarin, dirinya pagi-pagi dihubungi seorang dosen. Dia diminta datang ke kampus lebih cepat karena tidak ada undangan layaknya orang tua lain.

Tiba di UIN Ar-Raniry, Bukhari bertemu sang dosen. Dia ditemani masuk ke tempat wisuda dan bergabung bersama tamu undangan lain.

“Waktu itu bapak dosen itu sudah bilang agar saya mengambil ijazah Rina. Menurut beliau sayang kan ijazah tidak diambil,” kata Bukhari dengan mata berkaca-kaca saat ditemui rumah duka di Desa Cut Rumpun, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Kamis (28/2).

Jelang prosesi wisuda digelar, Bukhari kembali diberi tahu tata caranya. Saat mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah dipanggil, Bukhari ikut maju.

Pria berusia 59 tahun itu ikut berbaris bersama wisudawan lainnya untuk naik ke panggung. Saat wisudawan lainnya bertoga, Bukhari memakai kemeja lengan panjang dan peci. Dia lalu menerima ijazah Rina lalu bersalaman dengan rektor dan dekan di atas panggung. Bukhari juga dipeluk lalu mendekap erat ijazah putrinya itu dan turun dari panggung.

“Saat bersalaman itu, pak Rektor bilang ‘sabar pak, sabar’. Itu yang membuat saya haru sampai keluar air mata,” jelas pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan tersebut.

Usai menerima ijazah, air mata Bukhari tak terbendung terlebih kala melihat semua orang menangis. Bukhari sempat minta langsung pulang, tapi dicegah.

Kisah Pilu Ayah Gantikan Wisuda Almarhumah Anak: Dia 3 Kali Gagal SidangFoto: Ayah gantikan almarhumah anak saat wisuda (Dok. UIN Ar-Raniry)

Menurut Bukhari, putrinya Rina mulai mengalami sakit beberapa hari menjelang sidang. Putri sulungnya dibawa ke rumah sakit oleh teman-teman kampusnya karena tiba-tiba demam.

Beberapa jam di rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh, dia dibolehkan pulang. Esok harinya, Rina kembali kuliah seperti biasa.

“Rina tiga kali gagal sidang karena sakit dan akhirnya dia sidang pada tanggal 24 Januari. Dua hari usai sidang, dia kembali sakit dirawat di Puskesmas Blang Bintang karena kembali demam,” ungkap Bukhari.

Empat malam dirawat di rumah Puskesmas, dokter membolehkannya pulang. Namun tiba di rumah, kondisi Rina agak berlainan. Malam itu, dia sudah tidak tidur.

Pihak keluarga membawa Rina ke Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh. Usai diinfus, Rina koma selama tiga hari sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Selasa 5 Februari pagi.

“Hasil diagnosa dokter dia menderita tipes. Tapi menurut dokter penyakitnya diperparah karena Rina beban sehingga menyerang otaknya,” beber Bukhari.

“Selama hidup, dia anak cerdas dan tidak pernah membebankan orang tua. Dia gak pernah mengeluh,” ungkap Bukhari didampingi istrinya Nur Bayani (48).
(agse/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hasil Liga Inggris: Lukaku 2 Gol, MU Atasi Palace 3-1

London – Angka penuh berhasil dibawa pulang Manchester United dari lawatannya ke markas Crystal Palace. Romelu Lukaku mencetak dua gol untuk memenangkan MU 3-1.

Pada lanjutan Liga Inggris, Palace menjamu MU di Selhurst Park, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. The Red Devils mengungguli Palace di babak pertama berkat gol Lukaku.

Tiga gol tercipta di babak kedua. Lukaku memperbesar skor MU sebelum Palace menghidupkan asa dengan gol James Ward. Namun demikian, Ashley Young memastikan kemenangan MU dengan golnya pada 10 menit terakhir.

Kemenangan MU memanaskan persaingan finis empat besar di akhir musim. Dengan tiga angka tambahan, Setan Merah tetap di peringkat lima usai mengumpulkan 55 poin hasil 28 laga. MU berjarak satu poin dari Arsenal di atasnya dan unggul tiga poin dari Chelsea di bawahnya.

Sementara itu, Palace menempati peringkat 14 dengan 30 poin. The Eagles belum aman karena cuma unggul lima angka dari Cardiff City yang berada di zona degradasi.

Jalannya Pertandingan

Peluang berarti pertama diciptakan MU di menit kedelapan. Dari sepak pojok, Luke Shaw mengirim bola ke kotak penalti yang diterima Romelu Lukaku. Namun meski lepas dari kawalan pemain lawan, sepakan voli Lukaku masih melambung di atas mistar gawang.

Hanya berselang tiga menit, giliran Palace menciptakan peluang emas. James McArthur melewati Scott McTominay untuk melepaskan crossing kepada Andros Townsend di dekat tiang gawang. Dari sudut sempit sontekan Townsend juga masih melambung.

Kebuntuan akhirnya terpecah di menit ke-33. MU mengungguli Palace 1-0 berkat gol Lukaku.

Shaw meliuk-liuk di sayap kiri untuk menembus pertahanan Palace sebelum mengirim operan pendek kepada Lukaku. Striker Belgia itu menuntaskan dengan sepakan mendatar terarah yang bersarang di sudut bawah gawang.

Palace hampir langsung mencetak gol balasan. Di menit ke-34, sundulan Jeffrey Schlupp melebar tipis setelah menerima crossing akurat Townsend di dalam kotak penalti.

Alexis Sanchez memperlihatkan manuver menjanjikan. Namun, sebelum bisa merangsek ke kotak penalti Palace, Martin Kelly sukses mengintersepsi untuk mencegah Sanchez melakukan tembakan dari posisi bagus.

Babak pertama berakhir. MU sementara unggul 1-0 atas Palace.

MU melewatkan peluang emas usai restart. Crossing Diogo Dalot menemui Paul Pogba, tapi sundulannya dari jarak dekat justru melambung.

Akhirnya MU memperoleh gol keduanya di menit ke-52. Diawali dari sepak pojok yang gagal diredam Palace, bola menemui Victor Lindelof untuk diteruskan kepada Lukaku di tiang jauh. Pemain yang disebut terakhir melesakkan tendangan kaki kiri guna menyarangkan bola ke sudut atas gawang. Kedudukan berubah menjadi 2-0.

David de Gea membuat penyelamatan untuk pertama kalinya di pertandingan ini. Wilfried Zaha mengalahkan Ashley Young kemudian mengirim bola silang kepada rekan setimnya di dekat tiang gawang MU. De Gea jatuh untuk menepis bola ke luar garis gawang.

Buruknya pertahanan MU mendapat hukuman. Di menit ke-66 Palace menciptakan gol balasan untuk menipiskan skor menjadi 1-2.

Kerjasama dengan Towsend diakhiri Schlupp dengan umpan silang ke arah tiang jauh yang dengan mudah disontek James Ward untuk menaklukkan penjagaan De Gea.

Setelah mencetak gol Palace menjadi lebih percaya diri untuk menyerang. Palace kemudian mendapatkan tendangan bebas dari posisi yang berbahaya. Meski begitu, sepakan Luka Milivojevic tak cukup melengkung sehingga bola gagal mengarah ke sasaran.

Giliran MU dihadiahi tendangan bebas. Pogba maju sebagai eksekutor tapi tembakannya bisa diselamatkan Guaita di sudut kiri bawah gawang.

MU akhirnya membunuh pertandingan di 10 menit terakhir. Bekerja sama dengan Lukaku di luar kotak penalti, Pogba mengirim bola terobosan kepada Ashley Young yang melakukan overlapping. Dari dalam kotak penalti, Young menceploskan sepakan mendatar ke gawang Palace.

Susunan Pemain

CRYSTAL PALACE: Guaita, Tomkins, Kelly, Ward, Van Aanholt (Kouyate 83′), Schlupp, McArthur (Meyer 61′), Townsend, Milivojevic, Zaha, Batshuayi (Benteke 78′)

MANCHESTER UNITED: De Gea, Young, Smalling, Lindelof, Shaw, Dalot (Bailly 77′), Pogba, Fred (Garner 90′), McTominay, Sanchez (Rashford 77′), Lukaku
(rin/raw)