Jejak Tudingan Mobil Camry yang Bikin Mahfud Polisikan Kakek Kampret

Jakarta – Mahfud Md mempolisikan akun twitter Kakak Kampret @KakekKampret_ soal tuduhan mobil Camry. Mantan Ketua MK menilai cuitan Kakek Kampret sudah bentuk fitnah, bukan kritik lagi.

Kasus bermula saat @KakekKampret_ membuat cuitan dengan dimention ke @Mohmahfudmd, pada 27 Februari 2019, yaitu:

Saudara mahfud @mohmahfudmd apa bener Mobil Camry punya anda Plat B 1 MMD adalah setoran dari pengusaha besi kerawang ex cabub PDIP. Jika bener atas dasar apa pemberian itu kakek sekedar bertanya (ditambah dua emoticon tertawa-red)

Cuitan itu tidak digubris. Lalu @KakekKampret_ kembali mencuit:

Saudara mahfud @mohmahfudmd kenapa anda ga jawab pertanyaan kakek ini. Apa bener Toyota Camry B 1 MMD dari pengusan besi karawang, mantan ex cabub karawang dari PDIP..? saudar mahpud jawab lah (ditambah dua emotical tertawa-red)

Mahfud Md tidak terima dituduh hal demikian dan melaporkan ke Polres Klaten.

“Laporan terkait hoaks yang menyangkut saya. Dan ini bagi saya yang begini-begini ini tidak bisa dibiarin. Kalau diskusi publik tidak masalah tapi kalau menyangkut harkat pribadi harus diselesaikan lewat polisi,” kata Mahfud Md di Polres Klaten, Jumat (1/3/2019).

Usai melapor, Mahfud Md menjelaskan asal-usul mobilnya.

“Saya beli mobil itu tahun 2013, tiga hari sebelum saya pensiun dari MK, karena mobil saya akan ditarik oleh negara. Saya tarik uang saya untuk membeli mobil cash. Kenapa dikaitkan dengan pilbup yang terjadi tahun 2015, tidak ada hubungannya,” ujar dia.

Lalu Mahfud kembali bercuit di Twitter menjawab banyak pertanyaan warganet.

Sudah lapor, giliran Kakek untuk menyelesaikan sendiri. Saya akan ikuti terus

Tidak berapa lama, akun @raffie aqmal mengomentari sikap Mahfud Md, yaitu:

Zaman SBY paling aman bagi rakyat Indonesia. Zaman sekarang cuma bertanya saja d laporin dan yang laporinnya pendukung petahana langsung diproses. Jikalah yang laporin kubu oposisi walaupun itu penghinaan dan penyebar hoax, pastilah MANGKRAK..! Di sini saya belajar bahwa rezim ini… (ejaan sudah disesuaikan-red).

Mendapati komentar di atas, Mahfud Md mencoba menjelaskan yaitu pelaporannya tidak terkait pemilu.

Bung Raffie, ini tak ada kaitannya dengan Pemilu. Ini soal tudingan secara insinuatif bahwa saya pernah menerima setoran mobil dari seseorang. Saya tak tahu dan tak ingin tahu, dia itu pendukung siapa. Cuitannya sampai dua kali dengan sangat insinuatif (ejaan sudah disesuaikan-red).

Wakil Ketua MPR Zaenal Maarif pernah digelandang ke pengadilan karena pengaduan Pak SBY. Eggy Sujana juga dihukum setelah diadukan. Masak, dibilang tak ada (Zaman SBY tidak ada pelaporan-red). Hukum tetaplah hukum. Setiap hari saya dikritik oleh banyak akun tapi tak pernah saya laporkan karena hanya beda pendapat. Kalau memfitnah, beda.

Akun Ahmad Rohiman @kangimanow memention dengan simpati:

Saya turut sedih pak atas fitnah itu…

Mahfud lalu menjawab:

Mas Rohimin, tiap hr sy dpt banyak kritik terbuka ka ka. Tp sy tak pernah mengadu. Yg Kakek Kampret ini beda, dia memfitnah dan nyebar hoax. Tak bisalah dia mengelak dgn alasan hanya “bertanya”. Bertanya, kok lewat fitnah terbuka? Kalau betul bertanya, kan bisa lewat DM Twitter.

(asp/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)

Top 3 Berita Hari Ini: Siswi SMP Jember Hilang Keperawanan Akibat Rayuan Miras

Liputan6.com, Jember – Top 3 berita hari ini mengungkap aksi pencabulan yang dilakukan seorang remaja putus sekolah (18) terhadap siswi SMP di Jember. Aksi bejat pelaku terungkap setelah korban mengaku telah ditiduri pria yang baru dikenalnya.

Oleh polisi, GN berhasil diciduk di rumahnya. Dari pengakuan pelaku, korban terlebih dulu diberi minuman keras agar mudah diajak untuk berhubungan badan. Perbuatan tersebut telah dilakukan GN sebanyak dua kali terhadap korban.

Sementara itu, kisah haru datang dari Provinsi Aceh. Seorang bapak menggantikan posisi anaknya di acara wisuda karena sang putri meninggal dunia akibat penyakit asam lambung.

Seperti teman-temanya di Prodi Kimia, Fakultas Tarbiyah, sejatinya saat itu Rina Muharami akan mengenakan atribut wisuda. Namun, Tuhan berkehendak lain. 

Bukhari tidak dapat menyembunyikan kesedihan dari raut mukanya, terlebih saat Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin memeluk pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani.

“Itu (SKL, red) nanti kita simpan sebagai kenang-kenangan karena dari awal saya sudah menguliahkan almarhum. Seharusnya, dia yang pertama mendapat gelar sarjana di keluarga,” ujar Bukhari, kepada Liputan6.com.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Rayuan Miras dan Hilangnya Keperawanan Gadis SMP di Jember

Foto: Dian Kurniawan/ Liputan6.com.

Siswa putus sekolah berinisial GN (18), warga Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran merayu siswi SMP minum minuman keras lalu mencabulinya.

Menurut Fathur, saat diinterogasi di Mapolsek Semboro, GN mengaku lebih dari sekali meniduri korban yang berasal dari kecamatan lain, yakni Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pertama kali korban dipaksa menyerahkan kegadisannya, Jumat, 1 Februari 2019.

Modusnya, tersangka GN menghubungi korban melalui WA, mengundang untuk datang ke rumahnya.

Selengkapnya…

2. Bikin Haru, Bapak di Aceh Diwisuda Gantikan Anaknya yang Meninggal Usai Skripsi

Bukhari lengkap dengan toga naik ke podium wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Kamis (27/2/2019). (Liputan6.com/ Rino Abonita)

Di rumah Bukhari (57) tentu saja tidak terpajang foto Rina Muharami sedang mengenakan topi wisuda dan baju toga. Putrinya itu berpulang sebelum sempat mengenakan atribut wisuda.

Rina sejatinya ikut dalam barisan wisudawan dan wisudawati saat acara wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Rabu, 27 Februari 2019. Namun, Rina meninggal dunia tepat sehari setelah ia menyelesaikan sidang skripsi pada 24 Januari 2019 lalu.

Anak pertama pasangan Bukhari-Nur Bayani itu meninggal karena penyakit asam lambung yang dideritanya.

Bukhari tidak pernah menyangka, kiranya dia yang akan mewakili putrinya menjadi sarjana.

Selengkapnya…

 3. Kronologi Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith Versi Dakwaan JPU

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). (Huyogo Simbolon)

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). Selain Bahar, dua rekannya yakni Agil Yahya dan Basit Iskandar yang berstatus terdakwa juga turut disidang.

Jaksa mengatakan, pada Senin, 26 Nopember 2018 saksi korban CAJ (18) diajak oleh rekannya MKU (17) untuk menemani mengisi acara di Seminyak, Bali. CAJ yang disuruh MHU mengaku sebagai Habib Bahar bin Smith dalam acara tersebut.

Kemudian pada 1 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, Bahar memerintahkan saksi Agil Yahya, untuk menemui Basid dan mengajak Habib Husein, Wiro, Keling (tersangka belum tertangkap) untuk membawa CAJ ke Pondok Pesantren Tajul Al Awiyin.

Selengkapnya…

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

AC Milan Terima Kabar Baik Jelang Hadapi Sassuolo

Liputan6.com, Turin – AC Milan mendapat kabar gembira terkait kondisi Franck Kessie. Cedera gelandang asal Pantai Gading tersebut tidak terlalu serius.

Kessie gagal menyelesaikan pertandingan saat AC Milan ditahan Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019).

Pemain berusia 22 tahun itu mengalami nyeri di lutut. Partisipasinya pada duel melawan Sassuolo di Serie A, Sabtu (2/3/2019), pun diragukan.

“Dia tidak bisa berlari dan minta diganti,” kata pelatih AC Milan Gennaro Gattuso, dilansir situs resmi AC Milan.

Namun, perkembangan lain menunjukkan kondisi Kessie tidak serius. Dia diganti pada pertandingan versus Lazio sebagai langkah pencegahan.

2 dari 3 halaman

Siap Tampil

Lutut Kessie dilaporkan hanya bengkak dan tidak mengalami masalah otot. Mantan pemain Atalanta tersebut siap membantu I Rossoneri mengalahkan Sassuolo.

Kontribusinya dibutuhkan karena AC Milan tengah berusaha mengamankan posisi di zona Liga Champions. Saat ini mereka menempati peringkat empat klasemen dengan perolehan 45 poin, unggul satu nilai atas pesaing terdekat AS Roma.

3 dari 3 halaman

Peran Kessie

Kessie merupakan pilihan pertama Gattuso pada musim ini. Dia tampil di 23 laga Serie A dan hanya melewatkan dua pertandingan akibat sanksi disiplin.

OMD Dinobatkan Sebagai Global Media Agency of The Year

Liputan6.com, Singapura – OMD Worldwide, yang merupakan bagian dari Omnicom Media Group Agency, dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek, publikasi perdagangan iklan mingguan asal Amerika.

Dalam memilih OMD, Adweek menilai dari segi kinerja perusahaan yang mengesankan setelah tahun 2017. Adweek menganggap bahwa OMD mampu mempertahankan lebih dari US$ 2,6 miliar bisnisnya selama 2018.

“Merupakan sebuah kehormatan besar karena telah dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek. Kami tidak hanya memenangkan lebih dari 300 titinada di semua geografi pada tahun lalu, tetapi pada saat yang sama, kami juga menggandakan tingkat retensi kami dan meningkatkan peringkat klien kami empat kali berturut-turut sepanjang 2018,” kata Florian Adamski, CEO Global OMD melalui pernyataan tertulisnya yang Liputan6.com terima Kamis (28/2/2019).

“Kami juga konsisten untuk tetap menjadi agensi paling bergengsi di Cannes Lions Festival of Creativity. Ketika Anda melihat semua ini, hasilnya sangat mencengangkan. Namun semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja keras, kemauan, dan kemampuan beradaptasi dari orang-orang kami, atau kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh klien dan mitra kami. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan berharap untuk membangun fondasi ini lebih kuat pada tahun 2019 dan seterusnya,” lanjutnya.

Menurut Adweek, turnaround (proses penyelesaian atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas) dimulai dari adanya perubahan kepemimpinan, dengan penunjukan Florian Adamski menjadi Global CEO pada akhir 2017 dan secara lateral, ketika dia membangun tim eksekutif dan regionalnya, dengan perpaduan bakat yang dimilikinya ketika memimpin Omnicom dan karyawan dari industri yang lebih luas.

Keputusan yang lebih baik menggabungkan brand promise dan posisi kompetitif. Untuk memastikan hal itu tak hanya sekadar slogan, banyak inisiatif dilakukan untuk menginformasikan setiap aspek bisnis dan memberdayakan kemampuan OMD.

Selain itu, peran dari platform teknologi baru (Omni) dan proses perencanaan media (OMD Design) berpengaruh dalam turnaround. Omni adalah platform pemasaran presisi yang dibuat oleh Omnicom. Kemudian, secara paralel, OMD menata kembali proses perencanaan mereka melalui OMD Design.

Kemitraan teknologi terbaik di kelasnya, yang dipandu oleh proses unik, bertujuan memberdayakan OMD untuk menciptakan pengalaman yang lebih bernilai dan berharga, agar memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Adweek menyimpulkan bahwa, setelah bertahun-tahun mendominasi pasar global, meskipun tahun 2017 adalah tahun tersulit, OMD –yang kliennya mencakup McDonald’s, PepsiCo, Apple dan Renault Nissan Alliance– kini kembali berada di puncak permainannya.

Di Asia Pasifik, kembalinya peran OMD antara lain penunjukan yang sukses dari bisnis-bisnis terkenal seperti Suncorp dan Belong di Australia; The Warehouse Group di Selandia Baru; Singtel di Singapura; Wipro dan Levi’s di India; serta WH Group, Papadai, Toutiao dan Amway di Tiongkok.

Hal ini juga dibuktikan dengan perluasan hubungan jaringan dengan Beiersdorf di seluruh Asia Tenggara dan keberhasilan retensi bisnis McDonald di China dan Taiwan pada tahun 2018.

Stephen Li, CEO OMD APAC, menambahkan, “Kami sangat senang bisa kembali menduduki puncak setelah melalui tahun yang luar biasa –dan penting– bagi jaringan kami. Sepanjang tahun 2018, kami telah mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa kami terus memberikan proposisi nilai kami untuk menjadi mitra bisnis sejati bagi klien kami, mendorong kinerja bisnis nyata bagi perusahaan mereka.”

“Penghargaan terbaru ini adalah validasi dari semua upaya dan perkembangan kami. Kami menantikan untuk melanjutkan momentum kemenangan luar biasa ini dengan klien kami hingga 2019 dan seterusnya,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Sri Mulyani Akui Ada Kebijakan Pemerintah yang Populis

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak masalah apabila kebijakan pemerintah selama ini dianggap populis atau mengutamakan kebijakan yang disukai rakyat.

Dia mengakui jika selama ini ada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla berpihak kepada rakyat.

“Jadi populis juga sebenarnya nggak salah, karena kan pada akhirnya para pemimpin dipilih untuk memenuhi harapan masyarakat,” ujar dia saat menjadi pembicara dalam acara CNBC Ekonomi Outlook 2019, di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Bendahara Negara ini mengatakan, dalam memutuskan suatu kebijkan pemerintah sangat berhati-hati. Meski tidak semuanya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Namun dalam merumuskan kebijakan pemerintah lebih dulu mencari tahu apa yang jadi kebutuhan sebagian besar masyarakat.

“Cara yang dilakukan bisa bermacam-macam, ada kemudian kalau dilihat di masyarakat. Kebutuhannya adalah bahan makanan pokok makanan yang murah dan segala sesuatu kalau bisa semurah mungkin. Kalau bisa gratis itu memunculkan semua ide diberikan dalam harga yang sangat murah atau diberikan subsidi,” jelas Sri Mulyani.

Dia mencontohkan, program pemerintahan Presiden Jokowi yang dinilainya cukup populis, yakni terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kalau kita bisa bicara dengan program presiden sekarang bicara soal SDM itu juga populis,” tutur dia.

Kebijakan-kebijakan populis ini yang kemudian dianggapnya akan mendorong masyarakat semakin yakin kepada pemimpin negara. Sebab kebijakannya memenuhi harapan masyarakat, meski belum tentu menyelesaikan persoalan negara.

“Karena dalam pemilu yang memiliki sistem demokrasi adalah kita ingin pemimpin kan dipilih oleh rakyatnya dan kebutuhan rakyat bisa percaya pada pemimpin itu kemudian memunculkan berbagai indikasi untuk bagaimana masyarakat bisa menilai bahwa calon yang akan dipilih itu memang memenuhi harapan,” pungkasnya

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Sri Mulyani Apresiasi Kinerja Pengusaha RI Genjot Ekonomi Domestik

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi kinerja pengusaha sepanjang 2018.

Itu ia sampaikan pada pertemuan dengan para pengusaha yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Gedung Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). 

Dia menjelaskan, di tengah gejolak ekonomi dunia yang terus-menerus terjadi sepanjang tahun lalu dan melonjaknya harga minyak dunia hingga mendekati USD 80 per barel, kinerja pengusaha Indonesia cukup besar mendorong ekonomi domestik.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh dunia usaha, karena 2018 kita sudah tutup. Dan tahun itu bukan tahun yang mudah, banyak pengusaha yang bertanya benar tidak tahun 2018 krisis, tepat 10 tahun dari krisis 2008 itu hoax,” ujar dia di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (19/2/2019).  

Dia mengungkapkan, ketaatan para pengusaha membayar pajak ikut andil berkontribusi dalam membangun pertumbuhan perekonomian di dalam negeri. 

Itu ditandai dengan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 berjalan positif dengan pencapaian penerimaan negara yang melebihi target atau 102,5 persen serta realisasi belanja pemerintah pun mampu mencapai 99 persen untuk pendidikan, kesehatan, belanja modal, hingga dana transfer ke daerah.

“Dan itu merupakan hasil kombinasi dari harga minyak, kurs, kondisi suku bunga, serta ketaatan Bapak/ Ibu sekalian membayar pajak,” ujar dia.

Kendati begitu, Sri Mulyani menekankan agar para pengusaha tetap waspada atas pergerakan perekonomian yang akan terjadi pada 2019.

“Ke depan kita harus naikkan kewaspadaan. Jadi terimakasih atas seluruh sumbangan, kepatuhan, kontribusi bapak dan ibu sekalian, yang membuat ekonomi kita memiliki daya tahan. Saya ingin dengar aspirasi dari bapak-Ibu semua,” pungkasnya.

Perang Dagang Bikin Ekspor RI Sulit Meningkat

Liputan6.com, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, turunnya ekspor Indonesia pada awal 2019  merupakan dampak dari perang dagang yang belum usai hingga saat ini.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan, Benny Soetrisno mengatakan, di tengah kondisi global seperti saat ini, industri mengalami kesulitan dalam meningkatkan ekspornya ke negara lain.

“Menurunnya ekspor di Januari 2019 diakibatkan meningkatkan impor bahan bakar. Ekspor industri juga turun karena ada perang dagang Amerika Serikat dan China yang saat ini sedang dilakukan perundingan, yang belum tahu kapan akan selesai,” ujar dia dalam Seminar Perdagangan Nasional di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Dalam urusan ekspor, lanjut dia, Indonesia saat ini juga harus bersaing keras dengan negara lain yang sudah lebih unggul seperti China bahkan Vietnam.

“Pesaing kita makin banyak. China dulu tidak ada apa-apanya, sekarang hebat sekali. Vietnam juga ekspornya tinggi, Kamboja juga. V‎ietnam bisa masuk ke AS dan Eropa karena mereka punya perjanjian dagang,” kata dia.

Oleh sebab itu, kata Benny, Kadin mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan perundingan perjanjian perdagangan Indonesia dengan negara lain. Dengan demikian, Indonesia akan mendapatkan kemudahan ekspor ke negara tersebut. ‎

“Masalah tarif juga, seperti untuk Pakistan dan India, Inggris memberikan previlage bagi mereka‎. Jadi hubungan multilateral dan bilateral ini menentukan bagi kita supaya bisa menembus pasar-pasar itu,” tandas dia.

2 dari 2 halaman

Sri Mulyani Ungkap Sulitnya Genjot Ekspor Indonesia

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani blak-blakan mengenai sulitnya mendongkrak ekspor Indonesia. Saat ini, pertumbuhan ekspor berada di bawah 7 persen. Banyak masalah yang berbeda menjadi penghambat ekspor. Salah satunya kebijakan, struktural dan daya saing.

“Masalah ekspor Indonesia sangat detail dan pelik. Sekarang pertumbuhannya di bawah 7 persen, saya ingin besok 15 persen, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dinamika butuh kebutuhan mengelolanya, dari ujung ke ujung,” kata Menkeu Sri Mulyani di Kantor Exim Bank, Jakarta, Rabu 27 Februari 2019.

Selain itu, dia menyebutkan populasi manusia di dunia teramat banyak. Sehingga cukup sulit mengidentifikasi apa saja yang mereka butuhkan dari Indonesia. Bahkan untuk memahami kebutuhan antar daerah di Indonesia saja masih sulit dilakukan.

“Saya ingin sampaikan, potensi market itu unlimited kalau kita memahami geografi global. Jangan kan seluruh global, kenal Indonesia seluruhnya saja enggak. Banyak yang lahir, sekolah, meninggal di satu kabupaten yang sama. Kalau gak ngerti, gimana punya pemahaman orang-orang butuh apa,” ujarnya.

Oleh sebab itu dia menegaskan harus pandai memahami apa saja yang tengah dibutuhkan oleh pasar. “Kalau kita gak pernah memahami, kita enggak tahu what kind of commodity yang bisa masuk. You should know the market,” ujarnya.

Dia berharap kemampuan memetakan market atau pasar bisa lebih ditingkatkan. Supaya ekspor Indonesia dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan beragam dengan tentunya diimbangi dengan kemampuan meningkatkan produksi di dalam negeri.

“Dan tidak hanya tradisional market yang rising star tapi juga falling star. Kalau kita bisa memetakan berarti kita makin mampu mengetahui positioning di setiap komoditas kita secara detail di masing-masing destinasi market baik yang sudah eksis, solid maupun yang masih baru. Dan juga yang masih belum kita identifikasi,” ujarnya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Momen Haru Ayah Gantikan Wisuda Putrinya yang Meninggal

Liputan6.com, Jakarta – Wisuda menjadi salah satu momen yang tentunya sangat ditunggu-tunggu semua mahasiswa. Tak hanya diri sendiri, berhasil melewati masa kuliah dan menyandang gelar sarjana tentu membuat orangtua turut bangga. Segala pengorbanan orangtua tentunya akan terbayar lunas dengan kelulusan anak mereka.

Ketika wisuda biasanya keluarga, khususnya orangtua akan turut hadir menyaksikan momen membanggakan tersebut. Namun berbeda dengan seorang ayah di Aceh ini. Alih-alih menyaksikan momen penyematan gelar sarjana anaknya, dia justru menggantikan sang anak yang telah meninggal untuk menerima gelar tersebut.

Dia adalah Rina Muharrami, mahasiswi Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry yang meninggal dunia beberapa minggu sebelum momen wisudanya. Rina menyelesaikan sidang skripsinya pada tanggal 24 Januari lalu.

Beberapa hari kemudian Rina jatuh sakit dan pada 5 Februari 2019, Rina menghembuskan napas terakhirnya. Sang ayah lantas menggantikan Rina untuk menghadiri wisuda yang digelar di Auditorium Prof Ali Hasjmy pada Rabu (27/2/2019).




Lihat postingan ini di Instagram

Ayah, anakmu wisuda.. • Momen paling mengharukan di acara wisuda hari kedua. Rina muharrami, mahasiswi Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry yang memyelesaikan sidang skripsi tanggal 24 januari 2019, beberap hari kemudian tanggal 5 februari rina sang sarjana muda berpulang kerahmatullah karena sakit. Wisuda adalah prosesi penyematan gelar sarjana, puncak pencapaian seseorang dalam menempuh pendidikan tinggi. Wisuda dan sarjana adalah anugerah kebanggaan bagi orang tua dari anak mereka. Orang tua berjuang dan berkorban demi kelanjutan pendidikan anaknya, sementara sang anak berjuang sepenuh hati segenap tenaga merengkuh cita-cita sarjana selayaknya harapan orang tua. Dan wisuda, sekali lagi adalah puncak pencapaiannya. Dimana anak dengan bangga mempersembahkan kesuksesan untuk orang tuanya, bersama menikmati kebahagiaan. Tapi tidak bagi ayah rina, beliau datang mewakili anaknya menjadi sarjana. • ————– • Anakku, hari ini Ayah datang ke acara wisudamu bersama ayah-ayah temanmu yang lain. ayah yang lain datang untuk melihat anaknya jadi sarjana, sementara ayah datang untuk menggantikanmu mengambil tanda sarjana dari kampusmu, nak. Sebenarnya Kaki ayah tak lagi kuat, tapi ayah tegapkan langkah menaiki anak tangga untuk maju mengambil ijazahmu. Hari ini ayah berdiri di depan teman-temanmu. Ayah sedih nak, karena seharusnya kita ada disini bersama. Tetapi Ayah bangga padamu, kamu itu hebat dan mampu meraih impian yang besar. Dan kelak ayah akan menceritakan kepada warga di desa kita bahwa anak ayah seorang sarjana. Seketika terbayang di pelupuk mata engkau datang tersenyum sangat manis dengan baju wisuda yang sangat kau idam-idamkan itu. Kamu seakan membisikkan ditelinga ayah: Ayah, anakmu wisuda… • ——— • Alfatihah untuk rina #uin #wisuda #sarjanamuda #uinar #uinarraniry @kabaraceh @acehinfo @infobandaaceh @kampusuinid

Sebuah kiriman dibagikan oleh UIN AR-RANIRY BANDA ACEH (@uin_arraniry_official) pada 27 Peb 2019 jam 4:59 PST

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Bikin Haru Warganet

Akun Instagram resmi universitas tersebut lantas mengunggah momen mengharukan ini. Ayah Rani terlihat turut berbaris di panggung bersama dengan mahasiswa lainnya yang hendak menerima gelar sarjana pada momen wisuda tersebut. Ayah Rani lantas menerima ijazah sang anak yang diserahkan langsung oleh rektor Uin Ar-Raniry Banda Aceh.

Sejak diunggah, video tersebut menjadi perhatian publik khususnya warganet. Tak sedikit pula yang memberikan komentar dan mengaku turut sedih melihat momen haru ini.

“Ya allah sang bapak sangat tegar, smoga amal ibada almarhum di trima di sisi allah Amiin,” komentar akun @bilqisazra.

“Sedih,” kata @yandi_diki07.

“Merinding + ikut sedih,” ujar @dodhyazhar_.

Ngabalin: Jangan Ente Main-main Bawa Islam di Politik

Jakarta – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP, Ali Mochtar Ngabalin, mengingatkan semua pihak agar tak sembarangan membawa agama dalam politik.

“Jangan ente main-main ketika membawa label Islam dalam dunia politik. Politik itu mulia, politik itu sebuah panggilan jihad,” kata Ngabalin dalam diskusi di Posko Relawan Kotak Hijau, Jalan Brawijaya IX, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Ngabalin menyebut cara-cara praktis membuat politik jadi tidak bermoral. Cara tersebut hanya mengandalkan uang dalam penyelesaian masalah.

“Dia (politik) jadi tidak bermoral, tidak bermakna, tidak punya apa-apa ketika politik itu masuk dalam kerangka praktis, pragmatisme. Maka itulah disebut politik praktis, politik transaksional, menyelesaikan persoalan besar hanya dengan how much you pay? Satu kardus? Dua kardus?” imbuhnya.

Ngabalin juga mempertanyakan alasan seseorang dianggap murtad karena perbedaan pilihan dalam pilpres.

“Prabowo Islam, Sandiga Uno Islam, Joko Widodo Islam, Ma’ruf Amin Islam, terus di mana yang membuat Anda musyrik ketika memilih yang satu dan tidak memilih yang lain? Di mana variabel kita menjadi murtad ketika memilih si A dan tidak memilih si B. Atau di mana kita tertuduh jadi munafik?” ujar dia.
(abw/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sumpah Pocong dan Debat Terbuka Wiranto vs Kivlan

Jakarta – Tantangan Menko Polhukam Wiranto ke eks Kaskostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen untuk sumpah pocong mengungkap dalang kerusuhan 1998 berbuntut panjang. Ajakan Wiranto ditanggapi Kivlan dengan menyodorkan tantangan baru.

“Oleh karena itu, saya berani katakan berani untuk sumpah pocong aja ’98 itu yang menjadi bagian kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zen? Sumpah pocong kita. Siapa yang sebenarnya dalang kerusuhan itu?” ucap Wiranto di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Tantangan yang dilemparkan Wiranto itu merupakan bentuk tanggapan atas pernyataan Kivlan. Sebelumnya seperti dilansir cnnindonesia.com, Kivlan menuding Wiranto turut melengserkan Soeharto. Kivlan menyebut bukti dari tudingannya adalah dari sikap Wiranto yang secara tiba-tiba meninggalkan Jakarta saat keadaan sedang genting. Wiranto saat itu menjabat Pangab.
Dia pun menuding Wiranto dikendalikan oleh kelompok para jenderal untuk melengserkan Soeharto. Bahkan, kata dia, Wiranto menolak saat mendapat Instruksi Presiden (Inpres) untuk mengamankan Jakarta.
Menjawab Kivlan, Wiranto menepis terlibat dalam kerusuhan yang terjadi pada tahun itu. Wiranto yang kala itu juga menjabat Menhan, mengaku memobilisasi pasukan untuk meredakan konflik.

“Tiga hari saya mampu amankan negeri. Tanggal 13 Mei terjadi penembakan Trisakti, siang kerusuhan di Jakarta. Tanggal 14 Mei kerusuhan memuncak, 14 malam saya kerahkan pasukan dari Jatim masuk Jakarta sehingga 15 pagi Jakarta aman dan situasi nasional aman,” kata Wiranto. Dalam tanggapannya ini, Wiranto menantang untuk Kivlan untuk sumpah pocong.

Kivlan menjawab tantangan Wiranto dengan mengajak debat terbuka di televisi. Dia tak setuju dengan ajakan sumpah pocong.

“Kalau mau dia pakai itu untuk mengungkap sejarah kejadian 1998, mari saya ajak debat di depan TV seluruh rakyat Indonesia melihat debat saya sama Wiranto,” kata Kivlan ketika dihubungi, Rabu (27/2/2019).

Kivlan meminta Wiranto tak menyeret nama eks Danjen Kopassus Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo kini berstatus sebagai capres dan tidak melontarkan serangan kepada Wiranto.

Bukan hanya debat di televisi, Kivlan juga menantang Prabowo menyelesaikan perkara dalang kerusuhan 1998 lewat dua pengadilan. Dia mengatakan pengadilan bisa memutuskan siapa sebenarnya yang salah.

“Kalau dia mau, kita debat di TV atau kita ke pengadilan militer atau pengadilan HAM. Pengadilan militer itu adalah menyatakan mengungkap kejadian tahun ’98 siapa yang bersalah yang melanggar hukum militer, saya atau Wiranto. Prabowo atau Wiranto?” sebut Kivlan.

Bagaimana respons Wiranto soal tantangan debat di televisi dari Kivlan? Wiranto menegaskan pernyataannya sudah cukup.

“Sudah cukup saya komentari itu. Kita pemilu gini. Semua sedang konsentrasi ke bangsa, bukan ke urusan-urusan seperti ini,” tutur Wiranto di JCC, Rabu (27/2).
(gbr/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>