Menyambut Mentari Pagi Awal Tahun di Tanah Para Dewa

Peningkatan jumlah kunjungan di Dieng juga terjadi di Dieng Kulon, tempat bersemayamnya candi Arjuna dan kawah Sikidang. Dua objek wisata ini juga menjadi favorit wisatawan.

Kepala UPT Dieng Banjarnegara Aryadi Darwanto mengatakan, rata-rata homestay di Dieng Kulon, atau komplek Candi Arjuna penuh tamu, terutama yang terletak di sisi jalan raya.

Lonjakannya, lebih dari 100 persen dibanding akhir pekan atau hari libur biasa. Bahkan, jika dibandingkan dengan hari biasa, naiknya bisa 40atau 50 kali lipat.

Lonjakan tertinggi terjadi pada Minggu (23/12/2018) lalu, atau dua hari menjelang hari Natal. Jumlah wisatawan hari itu lebih dari 10 ribu orang.

Hingga Selasa (25/12/2018) kemarin, kunjungan wisatawan pada Minggu adalah yang tertinggi. Sebab, pada Senin dan Selasa, kunjungan wisatawan hanya di kisaran 6.000-an orang, atau hanya naik kisaran 20-an persen dari akhir pekan biasa.

Diperkirakan lonjakan akan kembali terjadi pada hari terakhir tahun 2018, Senin (31/12/2018). Wisatawan bersiap untuk menyembut tahun baru di wilayah yang legendanya adalah tempat bersamayamnya dewa-dewa.

Namun, di luar itu, masih ada penginapan yang tak terdaftar, alias penginapan dadakan. Wisatawan masih bisa mencari penginapan di area ini.

Di Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara, terdapat 180 penginapan yang terdaftar di paguyuban. Di luar yang terdaftar itu, masih ada ratusan penginapan milik penduduk yang juga disewakan untuk menginap wisatawan.

Tetapi, rupanya pemesanan wisatawan juga membuat agenda akhir tahun Dieng terancam tak digelar. Biasanya, pada akhir tahun, masyarakat Dieng bersamawa wisatawan bermalam santai dengan beragam acara meriah, mulai dari pesta kembang api hinggga bakar jagung.

“Soalnya sudah pada pesan penginapan dulu. Jadi tidak bisa paket denga acara perayaan tahun baru,” dia menerangkan.

Meski begitu, informasi yang diperolehnya dari Pokdarwis Pandawa, warga tetap menggelar acara dengan konsep berbeda. Soal skemanya, Aryadi belum mengetahuinya lebih jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *