Milan yang Nyatanya Baik-Baik Saja Tiap Kali Tanpa Higuain

JakartaAC Milan tinggal sesaat lagi ditinggal Gonzalo Higuain di Januari ini. Tapi Rossoneri setidaknya punya bekal untuk melepas sang penyerang.

Kepindahan Higuain ke Chelsea diyakini tinggal menunggu waktu saja. Penyerang 31 tahun ini sudah tak dibawa Milan kala bertandang ke Genoa, Senin (22/1/2019), yang jadi pertanda bahwa kepindahan memasuki tahap akhir.

Kehilangan Higuain jelas jadi kerugian besar. Pemain pinjaman Juventus ini mencetak delapan gol di 22 penampilan semua kompetisi, dengan enam gol di 15 laga Serie A.

Dia adalah salah satu penyumbang gol terbanyak sepanjang musim ini bersama Patrick Cutrone. Cutrone sendiri mengoleksi satu gol lebih banyak.

Meski demikian, ada sebuah fakta yang setidaknya bisa membuat fans Milan sedikit lebih tenang. Bahwa Rossoneri sejauh ini tak terkalahkan saat tampil tanpa Higuain.

Total enam pertandingan telah dilalui Milan tanpa Higuain di semua kompetisi. Catatannya adalah tiga kemenangan dan tiga kali imbang.

Diavolo Rosso mencetak 11 gol dalam periode tersebut, atau dengan rata-rata 1,83 gol per laga.

Milan sendiri tengah berusaha mendapatkan pengganti Higuain, yakni Krzysztof Piatek dari Genoa. Piatek musim ini sudah bikin 13 gol di Serie A.

(raw/cas)

Polisi Periksa 20 Napi Terkait Kebakaran Lapas Biaro Sumbar

Padang – Polisi memeriksa 20 orang narapidana terkait kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas II Bukittinggi di Biaro, Kabuoaten Agam Sumatera Barat. Pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu penyebab peristiwa tersebut.

“Kita belum bisa masuk ke dalam, karena menunggu tim identifikasi dulu. Tapi kita sementara saksi-saksi dari narapidana 15 orang dari kamar yang 4 dan kamar 3 sebanyak 5 orang sudah kita tanya satu-satu,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran, Senin (21/1/2019).

Menurut Arly, pemeriksaan saksi-saksi dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian dan asal muasal api. Selanjutnya tim identifikasi akan melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Itu sebelum nanti identifikasi bergerak masuk, sampai saat ini kita belum boleh masuk untuk identifikasi. Karena masih banyak barang, kita menunggu,” katanya.
Lapas Kelas II Bukittinggi di Biaro Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terbakar Senin (21/1/2019) siang. Dugaan sementara, kobaran api terjadi akibat arus pendek di salah satu ruang tahanan, yakni di Blok D, yang sebagian besar diisi Narapidana kasus Narkoba.

Kebakaran menghanguskan empat dari delapan ruang tahanan. Pihak Lapas memastikan tidak ada napi yang menjadi korban kebakaran dan tidak satu pun napi yang melarikan diri.
(knv/knv)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wiranto: Presiden Tidak Grasa-Grusu soal Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Jakarta – Menko Polhukam Wiranto, mengatakan, Presiden Jokowi tidak akan buru-buru mengambil keputusan terkait Abu Bakar Baasyir.

“Presiden kan tidak boleh grusa-grusu. Tidak serta merta ya membuat keputusan. Tapi perlu pertimbangan dari aspek-aspek lainnya,” ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (19/1/2019).

Karenanya, Jokowi memerintahkan kembali para pejabatnya untuk kajian mendalam lagi guna merespons permintaan tersebut.

“Jangan sampai ada satu spekulasi-spekulasi lain berhubungan dengan Abu Bakar Baasyir yang masih di dalam tahanan itu. Sekarang banyak sekali perkembangan informasi yang saat ini muncul dari beberapa pihak, dan ini penjelasan resmi dari saya, mewakili pemerintah,” tukasnya.

Wiranto meminta masyarakat menunggu saat yang tepat terkait Abu Bakar Baasyir.

“Tunggu aja ada waktunya. Kamu dengarkan enggak penjelasan saya, kamu jangan berdebat dengan saya. Ini penjelasan resmi setelah saya melakukan kajian, setelah saya rapat koordinasi dengan seluruh pejabat terkait,” pungkasnya


Saksikan video pilihan di bawah ini:.

2 dari 2 halaman

Dipanggil Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly ke Istana Bogor Jawa Barat, Senin (21/1/2019).

Berdasarkan agenda resmi yang dirilis Humas Kemenko Polhukam, Wiranto diagendakan menghadiri rapat terbatas bersama Presiden. Ratas rencananya digelar pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Kemenkumham Bambang Wiyono mengatakan Yasonna juga dipanggil untuk mengikuti ratas dengan Presiden Jokowi.

“Hari ini rencana ratas dengan presiden,” kata Bambang saat dikonfirmasi, Senin.

Kolev Cuek Persija Terancam Tanpa Pemain Baru di Liga Champions

Jakarta – Persija Jakarta terancam tidak bisa menurunkan tiga pemain asing baru di kualifikasi babak pertama Liga Champions Asia 2019 pada 5 Februari. Meski demilian, sang pelatih, Ivan Kolev, tak terlalu memusingkan hal tersebut.

Pelatih asal Bulgaria itu yakin kualitas para pemain lokal yang dimiliki Persija, plus ditambah Marko Simic yang tetap bisa bermain di Kualifikasi LCA, sudah sangat baik. Kolev menegaskan para pemain harus bisa menjawab keraguan pihak lain dengan mempersiapkan diri dengan maksimal dan membuktikannya di lapangan hijau.

“Saya percaya dengan para pemain lokal di sini. Saya melihat kualitas mereka cukup bagus. Mereka hanya harus membuktikan kualitas mereka di lapangan saat pertandingan berlangsung, itu yang paling penting,” ujar Ivan Kolev setelah latihan Persija di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Senin (21/1/2019).

Saat ini Persija masih menunggu kabar dari PSSI soal jawaban dari AFC. Meski demikian, Kolev yakin tanpa pemain asing Macan Kemayoran tetap bisa bersaing kompetitif.

“Saya belum bisa bicara apa pun. Bukan tidak mungkin tanpa mereka Persija malah bisa bermain bagus nanti. Bersama mereka juga bisa lebih bagus. Kami akan melihat situasinya nanti,” ujar Kolev.

Persija akan menjalani kualifikasi babak pertama Liga Champions Asia 2019 dengan menghadapi Home United. Macan Kemayoran akan menjadi tim tamu dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada 5 Februari 2019.

Sebelumnya, Persija akan menjalani dua laga 32 besar Piala Indonesia 2018 pada 23 dan 31 Januari 2019 dengan menghadapi Kepri 757 Jaya. Laga tersebut akan menjadi bagian dari persiapan Persija menuju laga kontra Home United.B

Polisi Batasi Ruang Gerak Ali Kalora Cs, Cegah Bertemu Masyarakat

Jakarta – Satgas Tinombala yang bertugas menangani kelompok teroris di Poso mengimbau Ali Kalora cs menyerahkan diri. Satgas juga membatasi ruang gerak kelompok Ali Kalora agar tidak bertemu masyarakat.

“Satgas penegakan hukum belum melakukan gerakan. Menunggu upaya-upaya subsatgas preventif, melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat sampai tanggal 29 Januari 2019,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Dedi menuturkan Satgas Tinombala dibagi menjadi dua subsatgas yaitu penegakan hukum dan preventif. Subsatgas Preventif telah mengeluarkan imbauan kepada Ali Kalora cs untuk menyerahkan diri dengan tenggat waktu. Imbauan itu melalui menyebarkan selebaran maupun memasang spanduk.
“Selesai tanggal 29, baru nanti akan ditentukan lagi cara-cara bertindak yang akan dilakukan dalam rangka untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora,” jelas Dedi.

Satgas Tinombala sebelumnya memberikan tenggat waktu hingga 21 Januari kepada Ali Kalora cs untuk menyerahkan diri. Namun diperpanjang hingga 29 Januari 2019.

“Saat ini yang lebih dikedepankan adalah subsatgas preventif. Subsatgas preventif bekerja secara maksimal dan secara sistematis. Subsatgas preventif melakukan terus kegiatan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat maupun kepada pihak keluarga,” tutur Dedi.

Sementara subsatgas penegakan hukum melokalisir titik-titik untuk mencegah kelompok Ali Kalora bertemu masyarakat. Satgas memutus jalur logistik hingga komunikasi Ali Kalora cs.

“Untuk subsatgas penegakan hukum, saat ini baru pembagian spot-spot saja dalam rangka untuk melokalisir dan memitigasi kelompok Ali Kalora turun ke masyarakat. Jadi jalur-jalur logistik kemudian jalur-jalur komunikasi, jalur-jalur yang tidak menutup kemungkinan kelompok tersebut akan turun dari hutan ke perbatasan di desa-desa itu semua sudah dilokalisir oleh subsatgas penegakan hukum,” sambung Dedi.

Terkait dipajangnya wajah anggota keluarga Ali Kalora cs di selebaran dan spanduk, Dedi menuturkan pihak Satgas Tinombala telah berkoordinasi dengan pihak keluarga. “Ada anggota Subsatgas Preventif yang langsung bersentuhan dengan keluarga-keluarga kelompok Ali Kalora cs,” ucap dia.
(idh/idh)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Luhut: Saya Tak Pernah Bilang ‘Siap Cium Kaki Prabowo Jika Jadi Presiden’

Jakarta – Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan tidak pernah mengatakan siap cium kaki Prabowo Subianto bila jadi presiden. Dia menegaskan situs yang memuat hal itu memuat berita bohong.

Klarifikasi itu disampaikan Luhut lewat akun Facebook resminya, Senin (21/1/2019). Luhut menyebut pemberitaan itu dimuat oleh situs operain.blogspot.com.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan ‘Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo Jika Dia Bisa Jadi Presiden!!’ maka dengan ini saya menyatakan bahwa saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu, baik secara lisan maupun tulisan,” kata Luhut.

Luhut menegaskan kabar dia siap mencium kaki Prabowo adalah hoax. Dia mendesak situs yang memuat kabar itu untuk minta maaf atau akan mengambil jalur hukum.

“Dengan ini saya menunggu permintaan maaf resmi dari media pihak pemuat berita tersebut, yaitu https://operain.blogspot.com/ ataupun media lainnya, karena telah memuat berita bohong,” ungkapnya.

Luhut membuat klarifikasi ini untuk mengingatkan agar demokrasi berlangsung tanpa ada berita bohong. Di akhir klarifikasinya, dia mengajak publik memilih dengan cerdas.

“Saya sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memilih dengan cerdas dan dewasa, dengan mengedepankan program kerja dan rekam jejak kedua paslon berdasarkan data yang benar,” tegas Luhut.

Saksikan juga video ‘Eksklusif Menko Luhut: Utang, Infrastruktur, dan TKA China’:

[Gambas:Video 20detik]


Luhut: Saya Tak Pernah Bilang 'Siap Cium Kaki Prabowo Jika Jadi Presiden'


(imk/bar) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Datangi Mapolda Jatim, Keluarga Vanessa Angel Beri Dukungan Moril

Surabaya – Keluarga Vanessa Angel mendatangi Mapolda Jatim. Kehadiran mereka ini untuk memberikan dukungan moril atas kasus hukum yang menimpa Vanessa.

Mereka adalah Tante Vanessa, Reni Setyawan dan anaknya. Mendengar kabar Vanessa diperiksa hari ini, mereka pun sengaja datang untuk bertemu Vanessa.

Saat ditemui, Reni yang merupakan adik almarhumah ibunda Vanessa ini merasa dukungan dari keluarga sangat penting. Untuk itu, dirinya rela menunggu Vanessa hadir memenuhi panggilan penyidik. Terlebih, Vanessa diketahui merasa sendirian.

“Dia merasa sendirian seakan ditinggal keluarga, saya kasih suporrt kita juga dukung Vanessa,” ujar Reni saat ditemui di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (21/1/2019).
Selain itu, Reni juga merasa prihatin terkait kasus prostitusi yang menjerat keponakannya.

Reni menambahkan sepeninggal almarhum ibu Vanessa, ia memang sudah lama tak pernah bertemu dengan artis FTV tersebut. Selama ini, dia hanya mengetahui pemberitaan terkait Vanessa.

Tak hanya itu, Reni telah mencoba menghubungi nomor lama Vanessa, namun belum ada respon.

“Kami sudah menghubungi nomor lamanya Vanessa Angel tapi hanya di read belum ada respon,” imbuhnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka kasus UU ITE. Hari ini ia dijadwalkan mendatangi Polda Jatim dalam rangka pemeriksaan lanjutan kasus UU ITE yang menjerat Vanessa.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Teror Candi Borobudur, Misteri Ledakan 9 Bom di Pagi Buta

Liputan6.com, Jakarta – Senin 21 Januari 1985, hari baru saja berganti. Petugas keamanan Candi Borobudur melirik jam dinding di pos jaga yang menunjukkan pukul 01.20 WIB. Saatnya untuk berpatroli. Dua orang petugas kemudian meninggalkan Pos Jaga I untuk mengelilingi candi Buddha terbesar di dunia itu.

Catatan Sejarah Hari Ini (Sahrini) Liputan6.com mengutip, baru 10 menit berkeliling, kedua petugas itu dikejutkan bunyi menggelegar. Baru saja keduanya berlari menuju sumber bunyi itu, terdengar bunyi lain yang tak kalah besar. Belakangan diketahui kalau itu adalah bunyi ledakan dari bom yang sengaja ditujukan untuk menghancurkan situs tersebut.

Ada sembilan kali ledakan di pagi itu. Ledakan terakhir terdengar pada pukul 03.40 WIB. Namun, dalam suasana yang gelap gulita itu, masih belum diketahui apa yang sebenarnya terjadi. Para petugas keamanan lokal pun masih menunggu kedatangan aparat untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Petugas Garnisun Magelang tiba di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung menyisir kawasan candi yang terkena ledakan. Mereka menyaksikan batu-batu candi berserakan. Terlihat dengan jelas kalau kejadian ini memang disengaja.

“Ledakan ternyata telah merusak 9 stupa berlubang. 3 yang berada di sisi timur batur pertama Arupadhatu, 2 lagi yang terdapat di batur kedua dan 4 lainnya di batur ketiga,” tulis Daoed Joesoef, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta tokoh pemugaran candi tersebut dalam bukunya Borobudur yang diterbitkan tahun 2004.

Namun, muncul kabar kalau belum semua bom yang dipasang meledak. Masih ada yang bom terpasang yang menunggu waktu untuk meledak. Sekitar pukul 05.00 WIB, seorang personel Sat Brimob Polda Jawa Tengah diperintahkan Dansat Brimob Kolonel Pranoto (Kasat Brimob waktu itu) untuk mendatangi Candi Borobudur dan menjinakkan bom yang belum meledak.

Anggota Brimob itu yakni Sersan Kepala Sugiyanto. Pria asal Boyolali itu dengan berani menjinakkan bom yang belum meledak. Bersama dengan tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) dari Kompi 5155 Brimob Jogja, dia menemukan 2 buah bom yang siap meledak.

Ternyata, pelaku teror berencana meledakkan 11 bom di Candi Borobudur. Pukul 08.00 WIB adalah tenggat waktu bom terakhir meledak. Sembilan buah bom meledak dan 2 bom dapat dijinakkan Sugiyanto. Hebatnya, dia menjinakkan itu seorang diri.

“Saat itu peralatan belum seperti sekarang. Berbekal seragam dinas Brimob dan tekad baja, saya melakukan aksi penjinakan bom itu. Dalam benak saya, hanya Allah yang dapat menyelamatkan nyawa saya kalau bom itu meledak ketika tengah saya tangani,” ucap Sugiyanto seperti dilansir Tribrata Polda Jateng, Jumat (9/11/2018).

Dalam proses penjinakan bom itu, Sugiyanto hanya membawa sebuah tool kit standar operator penjinak, selimut bom, dan sebuah metal detector. Tidak ada X-ray seperti saat ini, yang dapat menembus sekat. Sehingga benda yang ada di dalamnya dapat dideteksi.

“Pada waktu itu, bom terbungkus kertas tebal dengan perekat lakban. Seingat saya, benda itu cukup besar. Saya tidak bisa mengetahui apa isi di dalamnya,” terang dia.

Ia bercerita, bom yang berhasil dijinakkannya berupa dinamit dengan berat sekitar 1 kg. Dinamit itu dilengkapi dengan sebuah inisiator, 2 baterai dan sebuah timer.

Tanpa body protector dan peralatan canggih, Sugiyanto berhasil mencegah 2 stupa luluh lantak karena ledakan. Atas jasanya ini, Sugiyanto mendapatkan penghargaan dari Kapolri berupa kesempatan untuk melanjutkan jenjang karier menjadi perwira Polri.

2 dari 3 halaman

Misteri Peneror Candi

Bayang-bayang akan adanya serangan terhadap Borobudur sudah tercium jauh-jauh hari. Saat proses pemugaran berlangsung, 10 Agustus 1973 hingga diresmikan 23 Februari 1983, Daoed Joesoef yang menjadi tokoh di balik pemugaran Borobudur mengaku kerap menerima surat kaleng dan selebaran gelap. Isinya berupa makian, hujatan, dan kutukan.

“Isinya berupa makian, hujatan dan kutukan bahwa saya orang kafir. Karena bertanggung jawab atas pembangunan berhala terbesar di Tanah Air,” ujar Daoed.

Menurut dia, dari gaya bahasa yang dipakai dan ayat-ayat yang diketengahkan, sebenarnya sudah jelas si penulis surat kaleng hidup dan berada di lingkungan yang mana.

Spekulasi pelaku peledakan pun bermunculan. Pemerintah mengarahkan kecurigaan pada kelompok Islam radikal. Ketegangan antara pemerintah dan kelompok Islam memang meningkat sejak peristiwa Tanjung Priok pada September 1984 dan penolakan asas tunggal Pancasila.

Tiga bulan berlalu, sosok di balik pengeboman Candi Borobudur masih dalam penyelidikan intensif. Sampai akhirnya muncul kejadian meledaknya sebuah bus bernama Pemudi Express di Banyuwangi, Jawa Timur.

Dari situlah akhirnya terbongkar, jika bus itu meledak lantaran ada bom yang dibawa penumpangnya. Bom itu tak tahan panas, lantaran bergesekan dengan mesin mobil.

Polisi pun bergerak cepat, bom yang meledak di Pemudi Express menjadi titik masuk untuk memburu pelaku bom Candi Borobudur, yang kemudian merujuk pada nama Abdul Kadir Al-Habsy.

Ia pun diamankan dan terbongkarlah jika bom dalam mobil itu akan diledakkan di Bali, dengan sasaran hotel-hotel atau tempat prostitusi di Pulau Dewata.

Dari sini muncul nama Husein bin Ali Al-Habsyi, yang tak lain kakak kandung dari Kadir. Keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka.

Kadir mengakui jika bom itu berkaitan dengan kejadian Borobudur. Namun Husein menolak keras jika disebut terlibat. Sampai kemudian muncul nama otak di belakang kejadian itu adalah Mohammad Jawad alias Krisna alias Abu Mahdi.

Pria yang disebut-sebut sebagai ustaz asal Jakarta itulah yang disebut Kadir dan Husein sebagai dalang. Namun demikian, ia raib tak berbekas.

Di pengadilan jaksa penuntut menuduh mereka meledakkan Borobudur sebagai balas dendam atas peristiwa Tanjung Priok 1984. Mereka menolak tuduhan jaksa, tapi pengadilan tetap memutuskan mereka bersalah.

Kadir kemudian divonis 20 tahun penjara dan Husein dihukum seumur hidup. Tapi Husein mendapatkan grasi dari pemerintah Habibie pada 23 Maret 1999. Sedangkan siapa Mohammad Jawad hingga kini masih misteri. Siapa Jawad tak ada yang mengetahui. Bahkan, termasuk Kadir dan Husein yang juga hanya mengenal orang itu dalam waktu singkat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kata-Kata Ahok di Penjara yang Bikin Merinding

Liputan6.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. Kebebasan ini didapatnya usai dirinya menjalani vonis majelis hakim Pengadilan Jakarta Utara dengan 2 tahun penjara dikurangi remisi 3 bulan 15 hari.

“Jadi (Ahok) jangan bandel kalau mau bebas murni pada 24 Januari,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami saat itu.

Tanggal 9 Mei 2017, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mulai menjalani hukuman atas kasus penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu, sebelum akhirnya menghuni Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.

Usai tak lagi menjadi pesakitan, segudang kegiatan hingga rencana telah dipersiapkan Ahok. Dari menerima undangan sebagai pembicara, liburan bareng keluarga, membuat yayasan hingga menjawab isu kedekatannya dengan seorang polwan berpangkat Bripda, yaitu Puput Nastiti Devi.

Ya, menghuni Rutan Mako Brimob tak begitu saja membuat nama Ahok tenggelam. Tindak tanduk mantan suami Veronica Tan itu selalu menjadi incaran awak media untuk memenuhi rasa penasaran publik apa yang dilakukannya selama di penjara.

Begitu pun dengan Ahok, dari dalam Rutan Mako Brimob ayah dari tiga orang anak ini terus memantau perkembangan politik Tanah Air. Media sosial atau kunjungan orang terdekat kerap menjadi penghubung lidahnya dengan dunia luar.

Maka tak heran jika warganet kerap disuguhkan dengan kata-kata yang bikin merinding dari dalam tahanan, hingga bahkan tuai pujianseperti di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Penjara Buat Aku Lebih Kuat

Nana Riwayatie adalah kakak angkat Ahok yang selalu terlihat mendampingi mantan Bupati Belitung Timur itu dalam setiap proses persidangan kasus penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Saat palu hakim memutuskan Ahok dihukum 2 tahun penjara, Nana mengaku banyak keluarga yang tak menerima putusan tersebut. Namun, tidak bagi Ahok. Begitu mendekam di penjara, sosok sang adik menjadi pribadi yang lebih kuat.

“Dia bilang, ‘Salah yang memenjarakan aku. Aku di penjara malah jadi lebih kuat’.” ujar Nana mengulangi kata-kata Ahok, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Menurut dia, Ahok banyak melakukan introspeksi diri saat di penjara. Ciri khas Ahok yang sulit mengontrol “mulut pedas”, lanjut dia, tidak akan bisa diredam.

Ahok pun menyadari hal itu. Dia mengambil nilai positif dari pesakitan tersebut.

“Dia lho yang lebih tegar dari keluarga ketika dipenjara. Lebih nerimo. Keimanannya jadi lebih bagus. Dia yakin ini merupakan maksud dari Tuhan. Kalau saya malah paling lama menerima Ahok dipenjara karena mungkin saya perempuan jadi lebih pakai perasaan,” kata Nana.

3 dari 6 halaman

2. Ikhlas Hidup di Balik Jeruji

Djarot Saiful Hidayat juga kedapatan berulang kali mengunjungi mantan duetnya itu di penjara. Dalam pertemuan itu, Ahok mengaku ikhlas menjalankan hari-harinya di balik jeruji besi.

“Dia bilang, ‘tidak apa-apa saya mas, saya ikhlas kok. Apa yang saya lakukan ini semua ikhlas. Dan jangan benci pada siapa pun juga.”

“Saya ikhlas untuk menjalani ini, untuk memberikan pencerahan kepada seluruh warga. Saya akan terima ini, hadapi ini dengan tegar, dengan tetap teguh menempuh jalur hukum,” ujar Djarot menirukan Ahok di Ancol, Selasa, 16 Mei 2017 yang dilansir dari Merdeka.

Mendengar pernyataan Ahok, Djarot merasa mantan patnernya di DKI itu tak sepantasnya diperlakukan tidak manusiawi. Apa yang telah diberikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu seakan tidak ada harganya sama sekali.

“Saya tidak bisa terima dia (Ahok) diperlakukan seperti seorang kriminal. Begitu di-dor (dinyatakan bersalah) langsung masuk tahanan, ini sangat tidak manusiawi,” kata Djarot.

“Saya tahu betul hidupnya dicurahkan untuk warga,” tambah Djarot.

4 dari 6 halaman

3. Bersyukur di Penjara

Pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016 silam menjadi titik balik seorang Basuki Tjahaja Purnama untuk lebih introspeksi diri, baik kata maupun perbuatan.

Ahok divonis 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penodaan agama dan dijebloskan ke penjara pada 9 Mei 2017. Pria kelahiran Bangka Belitung itu mengaku ikhlas dan banyak hikmah yang bisa dia ambil dari peristiwa tersebut.

Ahok bahkan mensyukuri dirinya di penjara dan tidak kembali memimpin Ibu Kota pada Pilkada 2017 lalu. Menurutnya, penjara membuat dia belajar menguasai diri.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah Pencipta langit dan bumi bahwa saya diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob. Saya bersyukur diijinkan tidak terpilih di Pilkada DKI 2017. Jika saya terpilih lagi di Pilkada tersebut saya hanyalah seorang laki-laki yang menguasai balaikota saja. Tetapi saya di sini belajar menguasai diri seumur hidup saya. Kuasai balaikota hanya untuk 5 tahun lagi. saya Jika ditanya Jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? saya akan katakan Saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun (liburan remisi 3,5 bulan), untuk bisa menguasai diri seumur hidupku.”

5 dari 6 halaman

4. Minta Maaf

Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok memang dikenal sebagai pribadi yang tegas. Bahkan tak sedikit orang yang mengatakan pria berkaca mata itu sangat galak dan suka ceplas ceplos. Sehingga tanpa dia sadar telah membuat sejumlah pihak merasa sakit hati.

Menjelang kebebasanya yang tinggal menghitung hari, dia mengirimkan sebuah surat yang diunggah oleh timnya dalam akun Twitter @basuki_btp.

Isi surat tersebut menyatakan permintaan maaf Ahok kepada sejumlah orang yang selama ini telah tersakiti lewat tutur katanya.

Pada kesempatan ini saya juga mau sampaikan kepada ahokers, para PNS DKI, para pembenci ku sekalipun, aku sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan saudara dan anggota keluarganya. Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok,” ucap Ahok.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ingin Tagihan Listrik Dapat Diskon 20%? Begini Caranya

Jakarta – PT PLN (Persero) akan mendorong penggunaan mobil listrik. Caranya, dengan memberi diskon pada penggunaan listrik rumah konsumen yang memiliki mobil listrik.

Diskon yang diberikan ialah penggunaan listrik pada pukul 22.00 hingga 4.00. Selain diskon penggunaan, PLN juga akan memberi diskon penambahan daya listrik.

Untuk memberi diskon tersebut, PLN sedang menunggu aturan pemerintah terkait pengembangan mobil listrik.

Berikut berita selengkapnya dirangkum detikFinance:

(ang/ang)