Hadapi Borneo FC, Persib Siap Secara Mental

SamarindaPersib Bandung akan bertandang ke markas Borneo FC di leg pertama Piala Indonesia. Maung Bandung sudah siap secara mental.

Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4/2019) sore WIB. Persib datang dengan hasil buruk di Piala Presiden setelah gagal lolos dari fase grup.

Borneo FC juga mencatat hasil buruk di Piala Presiden 2019 dengan poin nol. Buntutnya, pelatih Fabio Lopez dipecat dan digantikan oleh Roberto Carlos Mario Gomez.

Jelang pertemuan melawan Borneo FC, Supardi Nasir selaku bek Persib menegaskan bahwa timnya sudah siap mental. Gol tandang bahkan menjadi incaran Maung Bandung.
“Pertandingan yang sangat krusial, saya berharap kami fokus. Penting main tandang untuk tidak kebobolan. Insya Allah kami sudah siap, siap mental, siap menjalankan taktik yang diberikan pelatih (Miljan Radovic),” kata Supardi seperti dikutip dari situs resmi Persib.

“Kami berharap bisa mencetak gol di sini dan pertandingan berjalan lancar,” tegasnya.

Pelatih Miljan Radovic menegaskan bahwa pemainnya siap. Para penggawa Maung Bandung juga dinilai punya semangat tinggi untuk cetak gol.

“Semua pemain pasti siap untuk besok. Mereka siap kasih performa yang bagus di pertandingan. Saya yakin semua pemain punya semangat tinggi untuk cetak gol,” kata Radovic.

(ran/rin)


Mental City Tak Goyah Meski Liverpool Terus Menang di Liga Inggris

“Dampak performa bagus Liverpool pada kami adalah nol. Buat mereka mungkin bagus, tapi buat kami sama sekali tidak berdampak apa-apa,” kata Guardiola seperti dilansir Evening Standard.

“Saya tahu Liverpool akan memenangkan semua laga tersisa. Dan untuk bisa juara, maka kami juga harus menang di sisa laga,” katanya menambahkan.

“Kami akan mencoba untuk menang sampai laga terakhir. Lalu hasilnya kita lihat saja.”

Imbang Lawan Udinese, Gattuso: Mental Pemain AC Milan Tak Beres

Jakarta AC Milan mengakhiri laga melawan Udinese dengan skor 1-1 pada laga pekan ke-30 Serie A. Hasil ini tentu saja membuat kecewa sangt pelatih Gennaro Gattuso.

Ia menyebut para pemain AC Milan bermain lamban dan membiarkan diri mereka sendiri gagal meraih kemenangan. 

“Kami sedang berada pada masa sulit. Semua klub melalui fase tersebut pada setiap musim. Mudah untuk berbicara tentang taktik, kami sudah mencoba semuanya. Tetapi, ada hal yang tidak beres dengan mental para pemain kami,” ujar Gattuso.

“Para pemain AC Milan seperti terlihat lamban dan ceroboh, terutama setelah Udinese mencetak gol. Seharusnya hal itu terjadi.”

“Kami seperti bermain dengan rem, seperti takut akan sesuatu. Hal itu memengaruhi kondisi fisik dan mental para pemain.”

“Kami harus bersikap tenang dan berusaha mencari jalan keluar untuk permasalahan yang kami alami. Kami harus kembali percaya diri dan tidak merusak apa yang sudah kami capai,” ungkap Gattuso.

Hasil imbang melawan Udinese membuat AC Milan tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Serie A. Rossoneri mengumpulkan 52 poin dari 30 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Highlights Serie A, AC Milan Dikalahkan Inter Milan 2-3

Sarri: Pemain Chelsea Punya Masalah Mental

Sabtu, 30 Maret

19.30 WIB, Fulham vs Man City (Bein Sports 1)

22.00 WIB, Brighton vs Southampton

22.00 WIB, Burnley vs Wolverhampton

22.00 WIB, C Palace vs Huddersfield

22.00 WIB, Leicester City vs Bournemouth

22.00 WIB, MU vs Watford (Bein Sports 1)

Minggu, 31 Maret

00.30 WIB, West Ham vs Everton (Bein Sports 1)

20.05 WIB, Cardiff vs Chelsea

22.30 WIB, Liverpool vs Tottenham (RCTI)

Selasa, 2 April

02.00 WIB, Arsenal vs Newcastle

Saksikan video pilihan di bawah ini

Maurizio Sarri Tak Jabat Tangan Pep Guardiola, Ada Apa?

Jelang Debat, TKN Bicara Janji Jokowi Revitalisasi Revolusi Mental

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin bicara soal janji melakukan revitalisasi revolusi mental jelang debat keempat. Hal tersebut merupakan salah satu langkah di bidang ideologi yang akan dilakukan jika Jokowi-Ma’ruf terpilih nanti.

“Pemerintahan Jokowi-Kiai Ma’ruf akan terus melakukan revitalisasi revolusi mental. Perubahan mental karakter bangsa dari mental karakter yang negatif ke mental karakter yang positif harus menjadi strategi pembangunan manusia dan kebudayaan yang terus-menerus diinternalisasi dalam sistem pembangunan, sehingga menjadi sistemik serta mengalami pembudayaan dalam perilaku sehari-hari,” kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily, Kamis (28/3/2019).

Dia menyatakan revitalisasi revolusi mental itu bakal dilakukan dalam sistem pendidikan. Nantinya, bakal pendidikan di Indonesia bakal menekankan soal integritas, etos kerja, hingga gotong royong. Revolusi mental, katanya, juga bakal diimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan.

“Revitaliasi Revolusi mental itu dilakukan dalam sistem pendidikan, dengan menekankan nilai-nilai integritas, etos kerja, gotong royong, dan budi pekerti dalam pembelajaran. Revolusi mental juga akan diimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dengan pembudayaan nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, revolusi mental dalam sistem sosial dengan pembudayaan nilai-nilai luhur bangsa dalam institusi keluarga dan interaksi antarwarga,” jelasnya.

Ace HasanAce Hasan Foto: Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily. (Azizah-detikcom)

Ace mengatakan selama lima tahun ke depan Jokowi-Ma’ruf akan memperkuat ideologi negara lewat optimalisasi peran dan fungsi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dia juga menyebut pemerintahan Jokowi-Ma’ruf nantinya bakal memperkuat moderasi sebagai karakter beragama bangsa Indonesia dalam mengimplementasikan kehidupan kebangsaan sesuai Pancasila.

“Dalam lima tahun ke depan untuk memperkuat ideologi negara, pemerintahan Jokowi akan melakukan antara lain mengoptimalkan peran dan fungsi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, menerapkan standarisasi materi dan metode pembelajaran Pancasila dalam sistem pendidikan dan pelatihan yang direkomendasikan BPIP, mengevaluasi dan membaharui peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” jelasnya.

Selain bicara rencana lima tahun ke depan di bidang ideologi, Ace juga memaparkan sejumlah langkah Jokowi di bidang ideologi selama 4 tahun menjadi Presiden. Salah satunya soal langkah membubarkan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

“Pemerintahan Jokowi sangat tegas kapada pihak-pihak yang ingin mengancam keberadaan ideologi Pancasila. Salah satunya, Pemerintah Jokowi mengeluarkan Perppu tentang larangan organisasi masyarakat anti Pancasila. Tindakan itu dilakukan dalam rangka melindungi Pancasila dan NKRI. Langkah pembubaran HTI kemudian dibenarkan menurut ketentuan hukum hingga ke tingkat kasasi Mahkamah Agung,” ucapnya.

Ace pun yakin Jokowi siap menghadapi debat keempat. Dia juga menyebut langkah lainnya yang dilakukan Jokowi di bidang ideologi. Antara lain pembentukan BPIP hingga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur.

“Dalam bidang ideologi, Pak Jokowi terus melakukan pembinaan Pancasila sebagai ideologi negara. Pemerintahan Jokowi telah menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila. Selain itu, Pemerintahan Jokowi telah membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),” jelasnya.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf Amin: Korupsi Itu Merusak, Revolusi Mental Diperlukan

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden Ma’ruf Amin mengatakan, korupsi itu merusak bangsa sehingga perlu diberantas. Hal ini disampaikan saat membuka seminar publik dengan tema Strategi Pemberantasan Korupsi untuk Kembalikan Uang Negara yang diselenggarakan Seknas Jokowi dan Portal C19 KMA.

“Korupsi ini sesuatu yang merusak, memiskinkan rakyat, mengacaukan keuangan negara, merusak mental, karena itu harus di berantas sampai ke akar-akarnya,” ucap Ma’ruf di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Pemberantasan korupsi, lanjut dia, harus dilakukan dengan upaya-upaya pencegahan melalui pembangunan perilaku yang baik untuk tidak korupsi. Salah satunya adalah dengan revolusi mental.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan karakter atau yang disebut dengan revolusi mental, itu juga akan berpengaruh untuk mengurangi korupsi,” jelas Ma’ruf

Tetapi kalau tidak, lanjut dia, maka harus dilakukan penindakan yang bisa mencegah terjadinya korupsi.

“Tindakan korupsi di Indonesia sampai saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ada orang mengatakan karena banyak yang ditangkap katanya menunjukkan banyaknya korupsi. Padahal justru karena bagusnya sistem penindakan, bukan karena banyak yang korupsi,” ujar Ma’ruf.

Dia juga mengatakan, penindakan korupsi baik yang dilakukan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan sudah baik. Meskipun perlu ditingkatkan lagi.

“Terutama dalam hal upaya mengembalikan kebocoran keuangan negara, baik yang ada di dalam negeri maupun yang disimpan di luar negeri. Saya kira itu tujuan kita, dimana dana-dana yang sudah di korupsi itu bisa dikembalikan,” ucap Ma’ruf.

Soal penegakan hukum dalam perkara tindak pidana korupsi menurut dia tidak sekadar pemidanaan terhadap pelakunya. Yang lebih penting adalah bagaimana kemudian pengembalian aset negara atau daerah yang telah dijarah oleh pelaku pidana tersebut.

“Oleh karena itu upaya asset recovery dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, baik pada tahap penyidikan, penuntutan maupun eksekusi sudah menjadi suatu keniscayaan pada saat ini,” tegas Ma’ruf.

Alami Masalah Mental, Justin Bieber Dapat Hujan Ciuman dari Hailey Baldwin

Liputan6.com, Los Angeles – Justin Bieber kembali mengumbar kemesraannya dengan Hailey Baldwin. Momen bahagia itu setidaknya menjadi kabar bahagia di tengah pengakuan Justin yang mengejutkan beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Justin Bieber mengaku sedang mengalami masalah mental. Ia pun sempat meminta doa agar semua persoalannya dapat terselesaikan dengan baik.

Kali ini, Justin Bieber baru saja mengunggah video ciuman mesranya bersama Hailey Baldwin lewat Instagram Story. Tampaknya pop star kondang berusia 25 tahun ini sengaja ingin memamerkan keharmonisan rumah tangannya sebagai pasangan pengantin baru.

Awalnya Justin mengunggah beberapa video saat ia sedang menggoda dan menjahili Hailey Baldwin. Mereka pun melanjutkan perjalanan dengan naik jet pribadi.

TKN Soal Prabowo Tolak Nyanyi Bareng Nissa Sabyan: Itu Soal Mental

JakartaTim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin angkat bicara soal sikap capres Prabowo Subianto yang menolak bernyanyi bersama Nissa Sabyan. TKN Jokowi-Ma’ruf menyinggung soal mental dan jiwa seni Prabowo.

“Satu, itu soal mental, keberanian. Yang kedua spontanitas Pak Prabowo dalam hal berseni khususnya seni Islami ya memang nggak bisa, kan begitu. Kalau politisi itu kan harus kenal dengan orang seni, ya supaya lentur lah, tidak kaku,” kata anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi (Awiek) kepada detikcom, Jumat (8/3/2019).

Awiek lalu menyinggung soal lagu yang kerap dinyanyikan Nissa Sabyan. Politikus PPP itu menyebut capres nomor urut 02 itu khawatir salah menyebutkan lirik.

“Yang ketiga bisa jadi karena lafaznya… ya lafaz tentang Islami, baca-baca salawat, apa, mungkin khawatir salah-salah saja. Ya ada kekhawatiran Pak Prabowo, mungkin takut salah. Tapi itu hak-hak Prabowo lah, sah-sah saja,” jelasnya.

Menurut Awiek, bernyanyi bersama Nissa Sabyan merupakan kesempatan bagi Prabowo untuk unjuk kebolehan dalam berbahasa Arab. Sebab, sambung dia, selama ini banyak yang membela bahwa Prabowo mahir berbahasa Arab.

“Sebenarnya kesempatan Pak Prabowo loh menunjukkan kalau dirinya… Kan selama ini dibela, pintar bahasa Arab, tinggal di Arab, biasa baca Alquran. Nyanyiannya Nissa Sabyan kan banyak yang bahasa Arabnya, nah bisa jadi unjuk kebolehan, ‘saya ini bisa loh bahasa Arab, tidak seperti yang dituduhkan’,” tutur Awiek.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo diminta bernyanyi bersama Nissa Sabyan sebelum memberikan kuliah umum di Aula Kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat. Namun, Prabowo menolak dengan alasan suaranya jelek.

“Tapi mungkin anda lebih senang dengerin Nissa ya. Dengerin Nissa aja ya, Karena nanti aku harus kasih ceramah di dalam. Suara saya jelek, silakan,” kata Prabowo sambil berjoget khasnya yang disambut tawa penonton, Jumat (8/3).
(zak/ibh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Henderson: Liverpool Harus Punya Mental Baja

Liputan6.com, Liverpool – Kapten Liverpool, Jordan Henderson, menuntut timnya untuk memiliki mental baja. Hal ini penting untuk merebut kembali puncak klasemen dari tangan Manchester City.

Liverpool hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah Everton pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Goodison Park, akhir pekan lalu. Hasil imbang itu membuat The Reds turun ke posisi dua klasemen.

Pasukan Jurgen Klopp kini tertinggal satu poin dari City di singgasana. Henderson pun menuntut Liverpool untuk bangkit dan menunjukkan mental juara.

“Tidak ada gunanya membicarakannya, kami harus merespons di lapangan. Kami memiliki banyak pertandingan yang tersisa untuk melakukannya, sehingga ini tergantung pada kami,” kata Henderson di Soccerway.


2 dari 3 halaman

Masalah Mental

(doc. Liverpool FC)

“Sepak bola banyak kaitannya dengan mentalitas. Jelas, bakat itu penting, dan kami punya itu, tetapi yang paling perlu kami tunjukkan dalam sembilan pertandingan berikutnya – dan di Liga Champions – adalah mentalitas kami.”

“Kami dapat mencapai apa yang ingin kami capai. Tergantung kami di lapangan untuk menunjukkan itu,” Henderson menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Henderson

Henderson sendiri sudah membela Liverpool dalam 30 pertandingan Liga Inggris musim ini. Namun, ia belum menyumbangkan gol atau assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini: