Ucapan Selamat Jalan Menpar Arief untuk Dynand Fariz

Hingga pada 5 Agustus 2007, yakni pada JFC 6, Dynand mencanangkan Jember sebagai The World Fashion Carnival City. Penonton yang datang semakin banyak, acara pun semakin riuh.

Dengan pencanangan itu, JFC tidak saja diharapkan menjadi milik Jember, tetapi juga milik Indonesia, bahkan dunia. Tema yang dipilih juga tak lagi isu regional, tetapi sudah mengglobal, yakni Save Our World.

Sejarah baru juga tercipta pada JFC 10. Saat itu, jalanan kota sepanjang 3,6 kilometer disulap menjadi catwalk panjang bagi sekitar 600 peserta. Ribuan fotografer dan penonton berdatangan merekam acara yang menampilkan sembilan defile tersebut.

Imbasnya, ekonomi Jember ikut terangkat. Masyarakat setempat memanfaatkan peluang tersebut untuk membuka penginapan atau jasa rumah makan. Di sisi lain, akses dari dan ke Jember semakin terbuka.

Namun, JFC tahun ini tak akan sama lagi. Dynand Fariz, otak acara itu, tak akan bisa melihat hasil karyanya ditampilkan di catwalk sepanjang 3,6 kilometer itu walau ia yang meluncurkannya secara resmi.

Pascatsunami Selat Sunda, Menpar: Tanjung Lesung Aman Dikunjungi

Liputan6.com, Jakarta Usai bencana Tsunami Selat Sunda, 22 Desember 2019, Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Tanjung Lesung menjadi bagian terdampak. Kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di kawasan tersebut hanya mencapai 10-30 persen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, faktor terdampaknya Tanjung Lesung terhadap pariwisata salah satu faktornya adalah pelabelan status daerah tersebut pascabencana.

“Paling besar pengaruhnya dalam bencana adalah status daerah,” ujar Arief dalam pernyataan resminya di Tanjung Lesung, Banten, Senin 1 April 2019.

Dia mencontohkan, bencana alam meletusnya Gunung Agung di Bali yang juga berdampak pada sektor pariwisata. Namun, Pulau Dewata itu mampu mengembalikan kondisi pariwisata setelah status bencana di kawasan tersebut dicabut.

“Bali bisa recover sektor pariwisatanya setelah status bahaya dicabut. Saat status bahaya tersebut masih ada, Tiongkok mengeluarkan travel warning, akhirnya wisman tidak ada yg datang ke Bali,” kata Arief.

Dilansir dalam website resmi Kementrian Pariwisata RI, akibat travel warning tersebut, Bali kehilangan sekitar Rp 1,5 triliun. Setelah status bahaya dicabut pada April 2018, sektor pariwisata Bali dinyatakan normal kembali.

Selain itu, Arief berharap media dapat berperan dalam menyebarluaskan bahwa Tanjung Lesung dan Selat Sunda sudah aman dikunjungi.

“Kalau status bahaya ditetapkan di Banten, apakah mungkin wisatawan khususnya wisman datang ke sini? tentu tidak ada wisatawan yang akan datang,” kata Arief.

“Di Selat Sunda, status sekarang waspada tapi hanya radius dua kilometer dari Krakatau. Daerah lainnya aman dikunjungi. Saya minta, Banten jangan menetapkan status bahaya. Peran media juga sangat penting dan diperlukan untuk menyampaikan informasi Selat Sunda aman,” ujar Arief.

(Liputan6.com/Firda Suci Fahrunnisa)

Menpar Raih Penghargaan 3G in Sustainable Tourism Award 2019

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata, Arief Yahya, berhasil mendapat 3G in Sustainable Tourism Award 2019 untuk peran kepemimpinannya di sektor pariwisata. Penghargaan ini ia peroleh dalam acara Cambridge IFA menggelar 4th Global Good Governance Awards (3G Awards) di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rizky Handayani, mengatakan bahwa 3G Awards adalah program felicitation terbesar di negara-negara berkembang. Kegiatan ini berperan mempromosikan tata pemerintahan yang baik di tiga sektor pilihan pemerintah, bisnis, serta sektor sosial dan filantropi.

“Penghargaan 3G tahun ini didasarkan pada metodologi yang diubah dari tahun sebelumnya. Pendekatan awal jajak pendapat global digantikan oleh pendekatan berbasis intelijen. Tim peneliti di Cambridge IFA melakukan pengumpulan data yang luas untuk mengidentifikasi empat – lima nominasi di 35 kategori,” ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Di tempat terpisah, Arief Yahya mengaku bangga dengan Penghargaan 3G Excellence in Sustainable Tourism Award 2019 yang diraihnya. Menurutnya, penghargaan ini adalah buah kerja keras semua pihak di jajarannya. Arief mengaku bangga mempunyai tim yang solid, sehingga pariwisata Indonesia pun berkembang seperti sekarang.

“Ini penghargaan kesekian kalinya yang kita terima. Bagi saya, ini adalah bentuk apresiasi yang harus disyukuri dengan cara bekerja lebih semangat, lebih kompak, dan lebih cerdas. Seperti motto kita: Speed, Solid and Smart,” ucapnya.

Selain Menpar Arief Yahya, penerima penghargaan lain dari Indonesia adalah PT Trakindo Utama (3G Excellence in Sustainable Practices 2019), BTPN Syariah (Penghargaan Layanan Pelanggan 3G 2019 dan Penghargaan Inovasi Keuangan 3G 2019), Badan Zakat Nasional (Penghargaan Kejuaraan SDG 3G 2019), Badan Wakaf Indonesia (Penghargaan Program Sektor Publik Terbaik 3G (Financial Inclusion) 2019), dan PT Bhimasena Power (Penghargaan Tanggung Jawab Lingkungan 3G untuk Sektor Korporat).

Pendiri 3G Awards, Humayon Dar, mengatakan bahwa tahun ini Komite 3G Awards menominasikan lebih dari 200 organisasi dan individu dari sektor publik, bisnis, serta sektor sosial dan filantropi. Mereka melalui proses seleksi yang ketat untuk dapat menerima 3G Awards dan sertifikat.

Sebagai informasi, Penghargaan Kepemimpinan 3G teratas dalam Pemerintahan & Politik 2019 diberikan kepada Presiden Djibouti, Ismail Omar Guelleh. Pemenang terkemuka lain adalah Dubai Electricity and Water Authority (DEWA) yang mengantongi dua penghargaan, yaitu 3G Excellence in Corporate Governance Award 2019 dan 3G Best Corporate Governance Reporting Award 2019.

“Kemenangan ini menandakan visi Sheikh Mohamed Bin Rashid Al Maktoum. Sebagai Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, ia berniat menjadikan Dubai sebagai pusat keunggulan global untuk tata pemerintahan di departemen-departemen pemerintah,” kata Humayon.

Lanjutnya, untuk pemenang di kategori lain, sebagian berasal dari Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Pakistan, dan Brunei Darussalam.

(*)

Menpar Sebut Film Bali: Beats of Paradise Jadi Ajang Promosi Wisata Indonesia

Sebelumnya, film Bali: Beats of Paradise secara resmi didekati Walt Disney. Nah, Jumat (7/12), film karya sutradara Indonesia Livi Zheng, akhirnya tayang di Walt Disney Animation Studios. Penonton yang hadir, mulai dari produser film Moana sampai Head of Story Frozen. Keren ya.

Sejak awal keluar, film Bali: Beats of Paradise memang mampu menyedot perhatian sineas asal Negeri Paman Sam. Film ini mulai tayang di bioskop-bioskop Amerika pada November 16 lalu. Sampai akhirnya mendapat undangan tayang di Walt Disney Animation Studios.

Di Walt Disney Animation Studios, penayangan dan sesi tanya jawab dihadiri langsung oleh Livi Zheng, composer gamelan Nyoman Wenten, dan Executive Producer Julia Gouw.

Setelah penayangan film selesai Livi Zheng, Nyoman Wenten dan Julia Gouw berdiskusi dengan tim kreatif Disney. Mereka berdiskusi tentang pembuatan film dan kebudayaan Indonesia hampir 2 jam.

Nyoman Wenten mengaku senang dengan sambutan yang diberikan publik Amerika atas film yang mengangkat budaya Bali itu.

“Sangat luar biasa menyaksikan orang yang punya pemikiran luas saling menyatakan ketertarikannya. Saya sudah bisa melihat sejak awal ada hubungan yang indah antara Livi dan tim kreatif Disney,” katanya.

Nyoman Wenten mengaku tidak tahu apakah ada orang Indonesia yang pernah diundang Walt Disney untuk menunjukkan film mereka di depan petinggi Disney sebelum Livi.

“Bagaimana pun, ini luar biasa dan membuat saya bangga menjadi orang Indonesia,” tegasnya.

Livi Zheng menambahkan, sejumlah pertanyaan terlontar dari mereka yang sudah menyaksikan film ini. Pertanyaannya sangat beragam.

“Setelah menonton, banyak pertanyaan yang dilontarkan. Mulai dari arti ukiran yang terdapat di instrumen gamelan, sampai pengalaman syuting di Indonesia,” katanya.

Livi juga menyebutkan keramahan luar biasa yang ia terima di Walt Disney Animation Studios.

“Disney adalah salah satu perusahaan yang membuat masa kecil menjadi indah. Saya ingat begitu banyak kenangan indah dari menonton film Disney. Saya sangat senang hari ini saya bisa berada di sini dan memperkenalkan budaya unik Indonesia,” katanya bangga.

Rasa bangga tidak hanya dimiliki Livi dan Nyoman Wenten. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku memiliki perasaan serupa.

“Mendapat undangan khusus dari Walt Disney adalah kebangaan bagi seluruh sineas Indonesia. Apalagi film yang ditayangkan mengangkat budaya Bali dengan sangat luar biasa. Tentu kita berharap kesempatan ini menjadi pembuka jalan buat insan film Indonesia. Dan tentunya semakin banyak budaya Indonesia yang dihadirkan dalam film serta go international. Sukses buat Livi,” katanya.

Menpar Arief Angkat Bicara Soal Tarif Tiket Pesawat yang Masih Mahal

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya angkat suara perihal dampak mahalnya tiket pesawat terhadap industri pariwisata Indonesia.

Peringatan yang diberikan kepada pihak maskapai untuk menurunkan harga tiket pesawarnya dinilai sudah cukup, meski pada kenyataannya tiket masih tetap mahal.

“Sudah cukup menurut saya peringatan. Bahkan Pak Presiden sendiri ketika rakernas beliau inginkan tiket harus diturunkan. Salah satunya dengan penurunan harga avtur dan sudah dilakukan oleh Pertamina. Namun ternyata harga tiketnya belum turun juga,” kata dia dalam konferensi pers di Menara BCA, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Dia menjelaskan, ketika harga naik permintaan otomatis akan menurun. Sehingga industri pariwisata dan perhotelan ikut terdampak dengan sepinya wisatawan yang bepergian.

“Kalau kamu naikkan price, demand turun, kalau tidak begitu orang seenaknya naikkan price. Sekarang kalau pricing naik 100 persen apa yang terjadi? itulah yang terjadi, industrinya goncang,” tegas dia.

Dia menceritakan beberapa hari lalu membeli tiket pesawat ke Padang, Sumatera Barat dengan harga yang masih cukup tinggi. Padahal harganya sudah diturunkan 20 persen dari kenaikkan semula.

“Kemarin dari Padang naik 210 persen, ketika ada diskon 20 persen angkanya masih tinggi. Ketika kami hitung pakai kalkutaor angkanya masih 168 persen,” ujarnya.

Dia menyatakan, menaikkan harga tiket pesawat merupakan hak maskapai. Namun kenaikan harus sesuai aturan agar masyarakat selaku pengguna jasa tidak kaget dengan tarif baru tersebut.

“Saya setuju usulan pak Menhub (Budi Karya Sumadi) kalau naik jangan mendadak dan besar. Mendadak boleh, tapi kecil (kenaikannya). Naik besar boleh, tapi bertahap. Atau memang ingin mengguncang industri ini karena naiknya lebih dari 100 persen? Karena teoritically demand-nya akan hilang 100 persen,” ujarnya.


Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Semua Pihak Rugi

Dengan mahalnya tiket pesawat, Menpar Arief menyebut semua pihak menderita kerugian. Dia pun berharap kenaikkan tarif pesawat dapat dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat menyesuaikan dengan harga baru.

“Kalau mau lihat kenyataannya, gak ada yang gak dirugikan. Airline rugi, Angkasa Pura penurunan pengunjung bandara, hotel rugi, petani rugi. Airline kalau harus naik tarif lakukan secara bertahap, kalau gak mendadak. Kalau mendadak jangan terlalu besar. Ada new normal yang bisa di-accept. Ini new normal yang tidak di-accept dengan guncangan sekarang ini,” dia menandaskan.

Ikut Sukseskan Pariwisata Indonesia, Menpar Apresiasi PHRI

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Ketua Umum Program Visit Wonderful Indonesia Haryadi B. Sukamdani. Apresiasi tersebut disampaikan karena berpartisipasi aktif menyukseskan pencapaian kunjungan wisatawan mancanegara.

“Hal ini perlu dipertahankan oleh PHRI, untuk memberikan pelayanan standar maksimal kepada para konsumen yaitu wisatawan,” ujar Arief Yahya saat Rakernas PHRI IV di Jakarta, Senin (11/2/2019), seperti dilansir Antara.

Menurut Arief, wisatawan mancanegara cenderung akan kembali ke sebuah destinasi jika mendapatkan pelayanan akomodasi yang baik. Aplaagi, jika ditunjang pengalamana berwisata yang berkesan.

Arief berharap PHRI terus mendukung pemerintah, sedangkan pemerintah akan terus bekerja melakukan promosi dan branding destinasi wisata di Tanah Air.

“Pemerintah akan bergerak sesuai ruang tugas pokok dan fungsi sekaligus ketentuan yang berlaku. Dan yang terpenting adalah industry lead government dan bukan sebaliknya,” kata Arief.

Dalam kesempatan itu, Hariyadi Sukamdani mengatakan sepanjang 2018 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia sekitar 15,8 juta orang dan pergerakan wisatawan Nusantara sebanyak 265 juta. Target 20 juta wisman pada 2019, lanjut Hariyadi, harus disukseskan dengan strategi yang tepat.

“Tahun ini, kami mendukung pemerinth dengan membuat program-program untuk meningkatkan okupansi di bidang hotel atau restoran. Tidak hanya itu, kami juga membuat strategi untuk produk hot deals yang belum maksimal. Di samping kerja sama businss to business dengan maskapai dan travel online besar. Kami meyakin itu menjadi strategi yang ampuh untuk menggapai target 20 juta wisman,” harap Hariyadi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jawab Tantangan Menpar, Banyuwangi Festival Siapkan 30 Atraksi Wisata untuk Milenial

Liputan6.com, Banyuwangi – Atraksi wisata Banyuwangi Festival yang rutin digelar sejak 2012 kembali diluncurkan untuk 2019. Sebanyak 99 atraksi bakal digelar sepanjang tahun ini. Dari 99 atraksi itu, 30 atraksi didedikasikan untuk para milenial.

“Karena milenial ini mendominasi pasar pariwisata, jadi memang ada atraksi atau agenda wisata yang di-setting khusus untuk segmen milenial,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com, Kamis (31/1/2019).

Pemilihan beragam atraksi wisata bagi para milenial tersebut dilakukan berdasar hasil survei terhadap perilaku dan hobi yang banyak disukai oleh para generasi milenial yang juga sering disebut sebagai Generasi Y.

“Pilihannya jatuh ke event musik, sport, teknologi, seni budaya, dan religi,” ujar Anas.

Atas dasar riset tersebut, lanjut Anas, Banyuwangi merancang event-event yang menjadi kegemaran generasi millennial. Di antaranya adalah E-Sport Competition (18-19 September 2019) yang membidik atlet dan komunitas pencinta e-sport.

“Kita sedang rumuskan, nanti kompetisinya apa saja. Bisa Mobile Legends, Player Unknown’s Battelgrounds (PUBG), atau LoL. Atau semuanya kita kompetisikan,” ujarnya.

Untuk ajang musik, Banyuwangi Festival menyajikan beragam pilihan, yaitu Jazz Pantai Banyuwangi (9-10 Agustus), Jazz Gunung Ijen (21 September), Festival Band Pelajar dan Remaja Se-Jawa dan Bali (26-27 Februari dan 18-19 Oktober), dan Student Jazz Festival (24 September).

“Semua musisi yang hadir juga berdasarkan aspirasi milenial,” kata Anas.


2 dari 2 halaman

Olahraga dan Film

Sementara, milenial penggemar olahraga terutama sepeda dan lari, ada 14 event sport tourism yang treknya melintasi destinasi-destinasi wisata di Banyuwangi. Di antaranya, Banyuwangi Ijen Green Run (21 Juli), Tour de Banyuwangi Ijen (23-26 September), Alas Purwo Geopark Run (17 November), dan Chocolate Glenmore Run (16 Februari).

“Pasti asyik berolahraga sambil menikmati kesejukan Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai kawasan geopark nasional,” kata Anas.

Tak hanya itu, Banyuwangi juga menggelar Festival Film Pendek (9 Juli) dan Festival Juragan Pintar (30 Maret). “Juga ada beragam festival lainnya untuk milenial,” ujarnya.

Anas menambahkan, Banyuwangi juga sudah menyiapkan video iklan khusus untuk segmen milenial yang tidak hanya menjual keindahan alam. “Tapi kita bikin narasinya yg sesuai kehidupan milenial yang dikemas dalam cerita yang fun dan lucu,” tutur Anas.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya mengatakan 50 persen target wisatawan di Indonesia adalah kalangan milenial. Karena itu, program wisata yang dirancang pemangku kepentingan haruslah mengakomodasi kepentingan milenial.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Destinasi Digital Puri Bambu Bojongkoneng Dinilai Sukses

Liputan6.com, Jakarta Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dinilai memiliki kreativitas hal itu bisa dilihat dari acara soft launching Destinasi Digital Puri Bambu Bojongkoneng, Bandung, Sabtu (30/12). Memanfaatkan Cimenyan Festival, destinasi ini langsung diserbu pengunjung.

Sejak pagi, kawasan Cimenyan, Bojongkoneng, Bandung Utara, sudah ramai didatangi wisatawan. Semua begitu antusias ingin melihat secara langsung keunikan Pasar Puri Bambu.

“Keramaian ini sudah kami prediksi. Soalnya destinasi digital saat ini begitu digandrungi kaum millenial. Padahal ini baru soft launching. Kita harapkan ini akan terus ramai seperti ini,” ujar Kabid Promosi Disparbud Kabupaten Bandung, Vena Andriawan.

Antusiasnya wisatawan menghadiri soft launching ini sangatlah wajar. Karena destinasi digital ini menawarkan spot foto yang intagramable. Menurut Vena, saat ini baru di sajikan 3 spot foto. Tetapi nantinya akan terus dikembangkan.

“Detinasi digital ini menyajikan konten yang keren. Spotnya juga instagramable, di sana ada 3 beautifull view. Ada hutan bambu, spot sunrise dan city light,” tuturnya.

Bukan saja destinasinya yang keren, atraksi yang dihadirkan pun paten. Sajiannya lengkap dengan menonjolkan kekuatan seni budaya Jawa Barat (Jabar). Apalagi seni yang ditampilkannya pun unik. Semua bertema bambu sesuai dengan nama pasar digital Pasar Puri Bambu.

Ada Rampak Karinding, atraksi bambu gila, serta Tari Tarawangsa. Ada juga berbagai permainan tradisonal yang unik dan menarik. Permainan ini terangkum dalam kaulinan lembur seperti egrang bambu dan babatokan dari batok kelapa.

“Kita juga melakukan kolaborasi dengan warga Cimenyan. Karena tujuan dari destinasi digital adalah untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Seluruh kuliner yang dijual merupakan olahan masyarakat sekitar. Nantinya juga akan terus kita gelar workshop soal bambu yang menjadi keahlian masyarakat sekitar. Sehingga destinasi ini semakin bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Bagi Ketua GenPI Nasional Mansyur Ebo, kehadiran Pasar Puri Bambu semakin melengkapi destinasi yang ada di Bandung. Sekaligus mensukseskan program destinasi digital yang dicanangkan Kemenpar. Pasaran adalah bentuk kopi darat atau offline komunitas netizen dan masyarakat umum yang tematik. Anak muda zaman “now” tidak mau yang biasa-biasa saja. Semua harus punya cerita, asyik difoto, dan kreatif.

“Mereka maunya berlama-lama nongkrong, seperti di cafe, asal jaringan telekomunikasinya bagus. Spotnya keren. Nah kita sediakan wadahnya lewat destinasi digital ini,” ucap Mansyur Ebo.

Menteri Pariwisata selalu mengapresiasi langkah dan ide-ide kreatif yang dimunculkan komunitas GenPI. Menpar pun mendorong konsep ini terus dihadirkan oleh komunitas GenPI lainnya di berbagai daerah.

“Menciptakan atraksi baru yang kekinian dengan memanfaatkan potensi lokal serta menggandeng unsur Pentahelix. Ini merupakan acara yang tidak hanya mengangkat cultural value tapi juga akan menciptakan economic value sehingga akan membuatnya sustainable. Salam Pesona Indonesia. GenPI! Gasss!,” kata Menpar Arief Yahya.

(*)

Malang Strudel Carnival Targetkan 10 Ribu Pengunjung

Liputan6.com, Jakarta Menyambut ulang tahun ke-4, Malang Strudel menggelar Malang Strudel Carnival. Event ini melibatkan semua pihak. Seperti klien, UMKM, dan customer. Khususnya, warga Malang Raya. 10 Ribu pengunjung jadi target.

Sejak diluncurkan pada 24 Desember 2014, Malang Strudel telah menjadi salah satu oleh-oleh terfavorit di Malang. Didirikan oleh artis Teuku Wisnu, produk oleh-oleh menjelma menjadi pilihan wajib wisatawan yang berkunjung ke Malang.

Sebagai apresiasi bagi pelanggan, Malang Strudel Carnival digelar. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewadahi dan mengajak pelaku wisata, pelaku UMKM, dan komunitas se-Malang Raya. Semua diajak berpartisipasi. Tujuannya, memberikan knowledge dan hiburan lengkap untuk pengunjung acara.

Malang Strudel Carnival tahun ini menghadirkan serangkaian acara. Antara lain food competition, talkshow pariwisata di era digital dan milenial, bedah film, senam fantasi, pentas musik (band), hingga tausiah.

Di samping itu, ada 100 tenan yang didirikan. Jumlah tersebut diisi kuliner, UMKM, wisata, dan hotel. Dalam dua hari perhelatan, panitia menargetkan 10 ribu pengunjung. Terbagi atas masyarakat lokal sebanyak 80% dan wisatawan 20%.

Owner Malang Strudel, Teuku Wisnu, menyatakan usahanya akan mendukung Malang sebagai destinasi wisata.

“Misi utama Malang Strudel adalah fokus memperkenalkan Malang sebagai destinasi pariwisata. Semakin dikenal, kunjungan wisatawa ke Malang juga meningkat. Usaha Malang Strudel pun bisa ikut berkembang. Kita mengharapkan keberkahan dari majunya pariwisata Malang,” papar Teuku Wisnu, diamini CEO Malang Strudel Donny Kris Puryono.

Sedangkan Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto mengatakan, pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector dan menjadi core economy Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata pun sangat menggembirakan. Rata-rata di atas 20% setiap tahun.

“Tahun depan adalah tahun pembuktian kita bisa mencapai target utama meraih 20 juta wisman. Kita sudah menyiapkan berbagai strategi pamungkas khususnya dalam bidang pemasaran,” ujarnya.

Menurutnya, Co-Branding adalah salah satu program unggulan Kemenpar untuk semakin menancapkan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Malang Strudel terpilih menjadi salah satu mitra terbaik dengan berbagai aktivasi brand yang super kreatif.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menambahkan, oleh-oleh adalah bagian yang tak terpisahkan dari pariwisata. Yaitu sebagai amenitas yang melengkapi destinasi wisata. Berdasarkan survey BPS, pengeluaran rata-rata wisatawan untuk oleh-oleh mencapai 7% dari budget yang mereka keluarkan.

“Malang Strudel sebagai pionir oleh-oleh kekinian yang diendorse (bahkan dimiliki) selebritis, tentunya memiliki posisi yang istimewa. Dalam waktu yang cukup singkat telah menjadi brand oleh-oleh yang sangat besar dan mampu mengangkat branding Kota Malang,” ungkapnya.

Dikatakan, Kemenpar menempatkan endorser sebagai bagian dari strategi media yang terdiri dari Paid, Owned, Social Media dan Endorser. Endorser punya peran yang tak kalah penting, karena dalam marketing siapa yang bicara itu penting.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku mengapresiasi inovasi yang dilakukan Malang Strudel dengan menyelenggarakan Malang Strudel Carnival. Event adalah bagian dari atraksi pariwisata yang bisa menarik wisatawan berkunjung sekaligus menguatkan city branding.

“Kemenpar sangat concern dengan event-event yang terkait dengan pariwisata. Kami telah mengkurasi 100 top event di berbagai daerah yang akan kami promosikan kepada para wisatawan,” bebernya.

Menpar Arief berharap, ke depan Malang Strudel Carnival bisa melengkapi daftar top 100 event tersebut. Khususnya event yang millenlial friendly. Sebab, portofolio customer/traveller yang sedang tumbuh saat ini adalah generasi milenial. “Tahun 2019, kami targetkan bisa menggaet 10 juta wisman dari segmen milenial,” ungkasnya.

(*)

Jelang KasmaRUN 2018 and Pesta Tahun Baru 2019, Hunian Hotel di Bintan Melonjak Drastis

Liputan6.com, Bintan Daya tarik KasmaRUN 2018 and The New Year Eve Party di Bintan benar-benar luar biasa. Mampu memberikan multiplier effect positif. Buktinya, tingkat hunian kamar hotel dan apartemen di sekitar venue pun sold out.

KasmaRUN 2018 and The New Year Eve Party akan digelar, Senin (31/12). Lokasinya di Lagoi Bay, Bintan, Kepulauan Riau. Jelang bergulirnya event, kamar hotel dan apartemen di sekitar venue penuh. Total sampai berita ini diturunkan sudah ada 972 orang peserta yang sudah memesannya.

“Tingkat hunian hotel dan apartement di Bintan saat ini sangat positif. KasmaRUN ini menjadi salah satu treatment terbaik menghadirkan wisatawan di Bintan. Momentumnya bersamaan dengan tahun baru. Penuhnya tingkat okupansi jadi sinyal positif bagi perekonomian Bintan,” ungkap Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira, Sabtu (29/12) sore.

Memudahkan peserta, kamar hotel dan apartemen dijadikan satu paket dengan tiket KasmaRUN. Peserta tidak perlu lagi memikirkan lokasi strategis untuk menginap. Potensi KasmaRUN adalah menghasilkan perputaran uang Rp 485 Juta. Angka tersebut mengacu slot 40% peserta mancanegara atau berjumlah 388 wisman.

Didominasi peserta Singapura dan Malaysia, kemampuan spending wisman di Kepulauan Riau berkisar Rp 500 Ribu hingga Rp1 Juta per hari. Lalu, rata-rata length of stay para wisman berkisar 2,5 hari. Jumlah tersebut akan semakin membesar. Sebab, KasmaRUN menarik minat peserta lokal di luar Kepulauan Riau.

Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa mengatakan, event ini positif.

“KasmaRUN event yang luar biasa. Sebab, mampu menghadirkan minimal 388 peserta mancanegara. Jumlah itu tentu belum dengan keluarganya. sebab, peserta pasti membawa serta keluarga, kerabat, atau sahabatnya. Sebab, KasmaRUN momen terbaik menyambut pergantian Tahun Baru 2019. Kehadiran mereka tentu bagus bagi perekonomian. Masyarakat bisa menikmati tambahan income,” kata Rizki.

Kuatnya arus masuk wisatawan memang tidak lepas dari kemasan KasmaRUN. Sebab, event ini ramah bagi keluarga. Buktinya, ada slot khusus bagi keluarga. Terbagi dalam 3 kategori, para peserta pun bisa memilih slot Family, Single, dan Couple. Kiki-sapaan Rizki Handayani menambahkan, KasmaRUN destinasi terbaik menikmati liburan.

“KasmaRUN adalah event keluarga. Mereka bisa berlari bersama menikmati eksotisnya view di sepanjang track. Setelah berlari, peserta juga bisa menikmati berbagai wahana yang ada di sana. Setelah itu lalu bersama-sama countdown menuju 2019. Jadi, pastikan event ini tidak terlewatkan,” kata Kiki lagi.

Mengakomodir kebutuhan keluarga, KasmaRUN juga menawarkan sejumlah destinasi. Seperti keunikan Rumah Imaji. Sesuai namanya, destinasi ini sarat imajinasi dengan spot foto 3D art. Ada juga Food Gram yang menjadi spot terbaik menikmati kuliner. Destinasi lainnya adalah Latern Park yang berupa taman lentera instagramable. Atau, meletakan gembok cinta di Love Lock.

Bagi penikmati wisata air, maka Pantai Lagoi destinasi terbaik. Pengunjung bisa bermain kayak, jetski, dan bersnokling ria. Bila ingin menikmati sunset penutup tahun 2018, maka Yeah Cafe adalah spot terbaik. Pengunjung juga bisa mencoba permainan odong-odong, mini train, dan scooter. Untuk cenderamata, silahkan datang ke Plaza Lagoi. Ada beragam produk yang ditawarkan di sana.

“KasmaRUN ini sebenarnya paket lengkap menikmati pesta pergantian tahun. Peserta bisa memacu adrenalin melalui lintasan lari. Berikutnya, lalu bergembira bersama menikmati malam pergantian tahun baru. Secara geografis, kawasan Bintan ini juga mudah dijangkau,” ujar Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Kiagoos Irvan Faisal.

Posisi Bintan memang strategis. Bintan dekat dengan Singapura dan Malaysia. Aksesibilitasnya juga mudah baik melalui udara atau jalur laut. Untuk jalur laut, ada banyak pilihan ferry dari Singapura dan Malaysia. Pun demikian dengan rute laut dari Batam.

“Ada banyak pilihan menuju Bintan. Pastikan Anda berada di sana sehari jelang event. Sebab, KasmaRUN memiliki banyak kemeriahan,” jelasnya lagi.

Menawarkan berbagai kemeriahan, KasmaRUN akan berbagi kegembiraan melalui DJ Performance, LED Dance, Live Music, dan Flash Mob. KasmaRUN juga menebar warna-warni melalui Games, Foam Party, Colour Party, Bazaar, Laser Party hingga Pesta Kembang Api. Mendengar progress positif KasmaRUN, apresiasi pun diberikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

“KasmaRUN memang luar biasa. Keunikannya mampu menghadirkan banyak wisman. Mereka tentu juga sudah bersiap menikmati pesta pergantian Tahun Baru 2019. KasmaRUN ini spot terbaiknya karena ada banyak event yang ditawarkan. Silahkan berkunjung ke Bintan karena atraksi, aksesibilitas, dan juga amenitasnya terbaik. Enjoy Bintan, selamat Tahun Baru 2019,” tutup Menpar.

(*)