Saat Majelis Zikir Menolak Tambang di Aceh

Zikir dan doa bersama dilakukan dengan harapan, gugatan terhadap Kepala BKPM RI yang mengizinkan PT Emas Mineral Murni (PT EMM) melakukan penambangan di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang diamini oleh hakim. Sidang putusan akan berlangsung di Jakarta, Kamis, 11 April 2019 nanti.

Gugatan terhadap Kepala BKPM RI didaftarkan ke PTUN Jakarta dengan nomor 241/G/LH/2018/PTUN.JKT pada 15 Oktober 2018 lalu. Penggugat dalam kasus ini adalah warga dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh.

Surat Keputusan Kepala BKPM RI Nomor 66/I/IUP/PMA/2017 tentang Persetujuan Penyesuaian dan Peningkatan Tahap Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Mineral Logam dalam Rangka Penanaman Modal Asing untuk Komoditas Emas kepada PT EMM pada 19 Desember 2017 lalu, diminta agar dibatalkan.

Walhi Aceh melalui kuasa hukum dalam persidangan pada 4 April lalu telah mengajukan kesimpulan. Sebanyak 63 bukti surat pendukung gugatan pun diperlihatkan, termasuk petisi, surat pernyataan tolak tambang dari anggota DPD Aceh, dan seorang siswa SD yang ditujukan kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Keberadaan tambang ditakutkan berdampak buruk terhadap lingkungan, di antaranya, sungai tercemar, banjir dan longsor, serta mendorong pengalihfungsian hutan lindung, karena 6.000 hektare kawasan hutan yang masuk dalam area penambangan merupakan kawasan hutan lindung. 

Selain itu, keberadaan tambang dinilai akan menghilangkan jejak sejarah yang ada di kawasan tersebut. Beutong Ateuh Banggalang merupakan benteng terakhir Cut Nyak Dhien, sebelum jejaknya tercium kompeni pada 7 November 1905.

Tanah ini juga menjadi saksi pembantaian Tengku Bantaqiah dan puluhan muridnya pada 23 Juli 1999 silam. Selain itu, juga terdapat makam para ulama dan syuhada seperti, Tengku Poe, Kali Alue, Alue Panah, Alue Ilee, Alue Baro, Trieng Beutong, Lhok Pawoh, Diriwat, Di Tungkop, dan Pakeh.

Data yang didapat Liputan6.com dari Walhi Aceh, keberadaan tambang di tempat itu berpotensi mengancam kelangsungan hidup masyarakat di 3 kabupaten, 6 kecamatan, 13 pemukiman, 70 desa atau 49.794 jiwa penduduk Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat, dan Aceh Tengah.

“Kegiatan ini sebagai tanda kuat bahwa kami dari kampung siaga bencana menolak dengan keras bahwa dengan adanya tambang PT EMM dapat menyebabkan bencana alam, sosial, dan budaya,” kata warga setempat, juga Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Beutong Lhee Sagoe, M Amin, kepada Liputan6.com.

Dipersilakan Hadiri Kampanye Prabowo di GBK, Ma’ruf Menolak

Jakarta – Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, M Taufik mempersilakan Ma’ruf Amin untuk hadir di kampanye akbar pasangan nomor urut 2 itu pada 7 April mendatang. Ma’ruf tegas menolak.

“Ya tidak (hadir) lah, dan nggak ada hubungannya dengan 212 yang asli, ini kan 212 PA (Persaudaraan Alumni),” ujar Ma’ruf di kediamannya, Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (5/4/2019).

Taufik mempersilakan Ma’ruf hadir di kampanye Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta lantaran pihaknya mengundang Alumni 212.

Seperti diketahui Ma’ruf Amin adalah salah satu penggerak aksi 212 pada 2016 lalu jelang Pilgub DKI Jakarta 2017. Ma’ruf meneken pendapat dan sikap keagamaan Majelis Ulama Indonesi (MUI) yang menyatakan Basuki T Purnama (Ahok) menghina Alquran dan agama.

Usai kasus Ahok selesai, Ma’ruf tidak lagi terlibat dalam aksi-aksi 212. Pasangan petahana Joko Widodo ini menilai berbagai kegiatan 212 saat ini, termasuk Reuni 212, bernuansa politis.

“Ya itu kan sudah selesai (212), kampanye kok, saya sih calon 01 jadi nggak ada hubungannya. 212 yang asli sudah selesai, kalau sekarang 212 yang PA, yang dibangun ke sana itu 212 yang PA namanya,” ujar Ma’ruf.

Menurutnya, aksi 212 yang dilaksanakan 2 Desember 2016 adalah upaya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Ma’ruf mengaku sebagai salah satu penggerak dari aksi itu.

“Iya PA itu kalau yang murni, yang nggak ada tambahannya 212 murni nah di situ saya ada. Saya penggerak,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kampanye akbar Prabowo akan di gelar di Gelora Bung Karno pada Minggu (7/4). Ketua Sekretariat Seknas Prabowo-Sandiaga, M Taufik mengatakan, seluruh alumni 212 akan hadir dalam kampanye itu. Ketua DPD Gerindra DKI itu juga mempersilakan cawapres pendamping Joko Widodo, Ma’ruf Amin, yang merupakan alumni 212, hadir bila berkenan.

“Hampir seluruh yang hadir di 212 hadir di sini. Insyaallah hadir. Kecuali Kiai Ma’ruf. Kalau kiai Ma’ruf mau hadir juga silakan,” ujar Taufik.

Saksikan juga video ‘Agenda Kampanye Padat, Ma’ruf: Kayak Sopir Taksi Kejar Setoran’:

[Gambas:Video 20detik]

(elz/elz)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf Dihadang Pro-Prabowo, PDIP: Budaya Kita Tidak Menolak Ulama

Jakarta – Cawapres KH Ma’ruf Amin sempat dihadang pendukung Prabowo-Sandi saat berziarah ke makam Kiai Suhro di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. PDIP menyebut budaya Indonesia tidak menolak seorang ulama.

“Kalau kita lihat KH Ma’ruf Amin ini kan seorang ulama. Bukan budaya kita menolak seorang ulama,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

Setelah peristiwa tersebut, Hasto mengatakan banyak pihak yang memberikan dukungan pada mantan Rais Aam PBNU itu. Sehingga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu mengaku peristiwa itu harus diterima dengan hal yang positif.
“Tapi akhirnya hari ini kami mendengar bahwa banyak yang kemudian memberikan dukungan kepada KH Ma’ruf karena peristiwa itu. Jadi harus diterima dengan lapang hati jadi malah hal yang positif,” jelas dia.
Seperti diketahui, penghadangan itu terjadi saat Ma’ruf Amin hendak menghadiri haul sekaligus berziarah ke makam Kiai Suhro. Namun, sebelum sampai ke lokasi haul, mobil tertahan. Tak lama kemudian, azan Magrib berkumandang diiringi suara massa meneriakkan nama Prabowo.

Tampak warga yang mengenakan baju koko dan berpeci berbaris di pinggir jalan. Ada juga yang menaiki kendaraan roda dua. Warga terus meneriakkan nama Prabowo.

“Prabowo! Prabowo! Prabowo! Prabowo!” teriak massa, yang mengenakan kaus berwajah Prabowo-Sandi, ke arah rombongan Ma’ruf seraya menunjukkan salam dua jari khas Prabowo-Sandi.
(fai/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kartika Affandi, Sang Maestro Lukis yang Menolak Bergaya Tua

Liputan6.com, Jakarta – Fesyen tidaklah memiliki batasan umur. Tua-muda bisa menjajal berbagai jenis fesyen sesuai dengan apa yang disukainya. Termasuk, pelukis Kartika Affandi yang ternyata memiliki gaya yang nyentrik.

Nenek berumur 85 tahun tersebut terlihat fashionable saat ditemui di acara Move Right, pada Rabu, 20 Maret 2018. Walaupun duduk di kursi roda, ia terlihat tetap bugar.

Kartika mengenakan baju panjang mirip daster berwarna-warni yang motifnya dicetak dari lukisan karyanya sendiri. Tak lupa, aksesoris syal berwarna merah dililit menjadi bandana. Yang paling menarik perhatian adalah anting- berbentuk flamingo yang desainnya sangat anak muda.

Ibu sembilan anak itu mengaku memilih sendiri gaya berbusananya, tergantung suasana dan tempat. Ia melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Ia mengaku menyukai baju dengan warna cerah. 

“Ya ini. Coklat, kuning, oranye. Yang cerah. Mungkin ada orang kepikiran warna nenek kan biasanya abu-abu, entah biru. Kalau mami sih soal warna apa saja,” ungkapnya.

Kebiasaan berbusana ini ia lakoni setiap hari. Sejak pagi, Kartika sudah berbusana lengkap dan berdandan. Setelah itu, barulah ia beraktivitas di dalam maupun luar rumah.

“Saya merasa harus bersolek supaya anak-anak, atau cucu, siapa pun yang datang kalau lihat neneknya kok genit, gitu. Itu mami seneng gitu. Nggak mau tua di hari tua,” katanya sembari tertawa. (Fairuz Fildzah)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

25 Tahun Berkarya di Dunia Fesyen

Ketika Siti Aisyah Rakus Makan Saat Tiba di Rumah dan Menolak Tawaran Jadi TKI

Liputan6.com, Serang – Siti Aisyah, TKI asal Banten yang sempat ditahan di Malaysia atas kasus pembunuhan berencana Kim Jong Nam kini telah bebas.

Kepulangan Siti ke rumah orang tuanya di Kampung Rancasari, Desa Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (13/3/2019) disambut hangat dan suka cita. Lantunan selawat mengawal Siti masuk ke rumah.

Di hadapan awak media, Siti mengaku ingin melepas rindu dengan orang tua dan beristirahat. Dia masih belum mau memikirkan apa yang akan dilakukannya di kemudian hari.

“Untuk masa depannya, mudah-mudahan bisa lebih baik dari kemarin, buat keluarga besar saya,” kata TKI Siti Aisyah, saat ditemui di kediamannya, Rabu 13 Maret 2019.

Siti menegaskan belum ingin kembali ke Malaysia, apalagi kembali menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), “Belum kepikiran lagi. Untuk sekarang ini nggak,” katanya.

Pertama kali masuk ke rumah, Siti langsung menuju dapur. Dia pun melahap berbagai makanan yang telah disiapkan orang tuanya. Kesukaan Siti yakni bekakak ayam atau ayam bakar.

“(Bekakak ayam) udah abis. Udah makan semuanya,” katanya.

Siti yang keluar mengenakan kerudung dan berkemeja putih hitam garis-garis, masih tidak bisa menyembunyikan lelah meski ada senyum di wajahnya. Berdasarkan pantauan di rumah dijaga petugas kepolisian dengan laras panjang.

Lebih jauh Siti bercerita bahwa di penjara Malaysia dirinya mendapat perlakuan yang cukup baik. Dia pun mengaku bertemu dengan Doan Thi Huong, terdakwa asal Vietnam yang dituduh berkomplot untuk membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Meski tidak satu sel, TKI Siti kerap menyapa Doan jika bertemu di penjara. “Nggak ada ancaman, semua berjalan baik-baik aja. Nggak sekamar sama Doang,” ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Presiden Jokowi menerima Siti Aisyah di Istana usai dinyatakan bebas oleh majelis hakim di Malaysia.

Menolak Dibilang Lebay, PSI Balik Serang PDIP

JakartaPSI balik menyerang PDI Perjuangan yang menyebut mereka berlebihan dan kurang informasi karena mengkritik partai nasionalis. PSI tidak terima disebut minim implementasi di lapangan.

“Sekarang kalau minim implementasi, bagaimana menjelaskan fakta bahwa di banyak dapil, caleg-caleg DPR PSI sudah mengekor incumbent PDIP? Apa artinya? Bahwa masyarakat sudah jenuh dengan hanya sekedar pekik ‘merdeka’,” kata juru bicara PSI Rian Ernest kepada wartawan, Rabu (12/3/2019).

Rian kemudian menyindir PDIP soal caleg eks napi korupsi. Dia mempertanyakan komitmen antikorupsi PDIP.

“Apa konkretnya untuk melawan korupsi, kalau masih ada caleg eks koruptor diajukan lagi di April nanti?” tanyanya.

Selain itu, dia juga menyinggung soal Perda Syariah. Menurut Rian, peraturan itu membentuk kesan ‘mayoritas di atas minoritas’.

“Lalu bagaimana dengan fakta bahwa PDIP terlibat aktif mengesahkan Perda Syariah? Bentuk nyata peraturan mayoritas di atas minoritas. Publik yang rindu partai nasionalis sejati sudah tidak akan puas diberikan jawaban ngawang seperti ‘pembumian gagasan’,” tutur Rian.

Sebelumnya, PDIP menganggap partai pimpinan Grace Natalie itu kekurangan informasi. Hal ini menyusul kritik tajam PSI ke sejumlah parpol nasionalis karena dinilai bungkam terkait isu intoleransi di Indonesia.

“Mungkin partai baru ini kurang informasi. Dalam kasus-kasus tertentu terlihat genit atau lebai,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Selasa (12/3).
(tsa/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ranieri Sulit Menolak Tawaran Roma

RomaClaudio Ranieri resmi menjadi pelatih baru AS Roma. Dia mengaku sangat sulit untuk menolak tawaran yang datang dari Giallorossi.

Ranieri dikontrak jangka pendek hingga akhir musim ini oleh Roma, Jumat (8/3/2019) malam WIB. Giallorossi hanya butuh dua hari untuk mendapatkannya setelah menendang Eusebio Di Francesco.

Ranieri bukan sosok baru di Roma karena empat melatih tim pada 2009-2011. Pelatih berusia 67 tahun itu pun mengungkapkan bahwa tak mungkin baginya untuk menolak tim kota kelahirannya tersebut.

“Saya sangat bahagia bisa kembali ke rumah. Ketika Roma menghubungi Anda, mustahil untuk menolaknya,” tutur Ranieri di situs resmi klub.

Direktur Roma yang juga legenda klub, Francesco Totti, mengungkapkan alasan tim memilih Ranieri sebagai caretaker hingga akhir musim

“Claudio berasal dari kota ini, dia juga merupakan fans Roma tapi lebih dari itu, dia adalah salah satu pelatih paling berpengalaman di dunia sepakbola,” kata Totti.

“Apa yang kami butuhkan adalah sosok yang bisa membawa tim kembali ke empat besar dan memastikan bahwa kami akan kembali bermain di Liga Champions musim depan,” lanjutnya.

Setelah sempat mencapai semifinal Liga Champions musim lalu, Roma baru saja gugur di babak 16 besar usai dikalahkan Porto dengan agregat 3-4.

Tak hanya itu, performa Giallorossi di Serie A juga belum meyakinkan dan saat ini berada di peringkat kelima dengan 44 poin, berjarak tiga poin dengan Inter Milan di atasnya.

(mrp/nds)

Isco Menolak Ikut Bus Tim, Lalu Minta Maaf ke Skuat Madrid

Jakarta – Laporan demi laporan terus menambah gonjang-ganjing di internal Real Madrid. Marca menyebut sebelum laga kontra Ajax, Isco menolak naik bus tim bersama skuat.

Madrid berada di titik terendah musim ini setelah tiga kekalahan beruntun, yang seluruhnya dipetik di laga kandang. Dua kekalahan ditelah dari Barcelona dan satu lainnya dari Ajax Amsterdam.

Tiga kekalahan ini praktis mengakhiri musim Madrid lebih dini. Dua trofi dipastikan lepas, yakni Copa del Rey dan Liga Champions, sementara LaLiga secara realistis berat meski memungkinkan secara matematis.

Setelah kekalahan 1-4 dari Ajax, Rabu (6/3/2019) lalu di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, serangkaian kabar tak sedap muncul. Mulai dari soal pemecatan dan pergantian pelatih, sampai pertengkaran besar antara kapten tim, Sergio Ramos, dan Presiden klub Florentino Perez.

Satu hal lain yang terangkat ke permukaan belakangan adalah soal Isco. Gelandang 26 tahun ini ternyata menolak bergabung dengan para pemain lain untuk menuju ke stadion dengan bus tim.

Marca menyebut bahwa Isco lantas meminta maaf ke tim pada Kamis (7/3). Dia mengaku bersalah, namun juga sempat menyinggung situasi sulitnya di klub karena tak mendapatkan kepercayaan Santiago Solari.

Hal itu ditanggapi Ramos dengan sebuah penekanan, bahwa kepentingan tim lebih utama daripada urusan personal pemain dan pelatih. Skuat Madrid kabarnya kecewa dengan Isco, karena berulah hanya beberapa saat sebelum pertandingan.

Masa depan Isco di Madrid sendiri memang dispekulasikan, menyusul kesempatan bermain yang minim musim ini. Eks pemain Malaga ini baru tampil 26 kali sejauh ini dengan total waktu bermain 1.175 menit, alias rata-rata 45 menit.
(raw/rin)

Akan Didakwa Korupsi, PM Netanyahu Berdalih Korban Politisasi

Tel Aviv – Kejaksaan Agung Israel mengumumkan akan menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu ke pengadilan dengan dakwaan korupsi. Hal ini bisa memperburuk peluang Netanyahu dalam pemilu bulan April mendatang.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit mengatakan hari Kamis (28/2), dia telah menerima rekomendasi penyidik kepolisian untuk mengajukan tuntutan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dalam tiga kasus korupsi yang berbeda.

Dakwaan itu dapat memberikan pukulan besar bagi prospek Netanyahu dalam pemilihan umum 9 April mendatang. Netanyahu mencalonkan diri untuk masa jabatan ke-empat berturut-turut.

Sidang pengadilan atas dakwaan yang meliputi penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan baru akan digelar setelah pemilihan umum. Sebelumnya Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri. Sidang dapat berlangsung setelah pemilihan 9 April. Netanyahu akan menjadi perdana menteri Israel pertama yang menghadapi kasus di pengadilan saat menjabat.

Netanyahu tuding ada politisasi

Benjamin Netanyahu antara lain diduga telah menerima gratifikasi dari pengusaha kaya dan memberikan kelonggaran regulasi kepada raksasa telekomunikasi Bezeq sebagai imbalan atas liputan pers positif di situs berita anak perusahaan itu, Walla.

Jika terbukti bersalah melakukan suap, Netanyahu bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara dan hukuman maksimal 3 tahun untuk penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

Perdana Menteri Israel membantah telah melakukan kesalahan-kesalahan yang dituduhkan. Menanggapi pengumuman Jaksa Agung, dia mengatakan telah menjadi korban pembunuhan karakter dan politisasi yang bertujuan untuk menjegalnya pada pemilu mendatang. Dia menyatakan tuduhan terhadapnya akan runtuh seperti “rumah kartu”.

Likud berusaha tunda pengumuman tuntutan

Partai Netanyahu, Likud, menggambarkan tuduhan itu sebagai “penganiayaan politik.”

“Pengumuman Jaksa Agung secara sepihak hanya sebulan sebelum pemilihan umum, tanpa memberi Perdana Menteri kesempatan untuk (sebelumnya) membantah tuduhan-tuduhan palsu ini, adalah intervensi terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemilu,” kata Likud dalam sebuah pernyataan.

Likud telah mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung Israel untuk menunda pengumuman dakwaan secara terbuka sampai pemilu usai. Namun pengadilan tinggi Israel menolak permintaan itu dan hari Kamis mengumumkan rencana pengajuan tuntutan terhadap Netanyahu.

hp/rzn (afp, rtr,ap)


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TKN Jokowi Sindir Sandiaga: Keluarga Besar Tak Support, Pertanda Buruk!

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyindir Sandiaga Uno. Ini menyusul keluarga besarnya, Keluarga Uno mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Saya heran Sandiaga bisa-bisanya tidak didukung satu keluarganya sendiri. Katanya politik dimulai dari lingkaran paling dekat, dimulai dari keluarga dan teman terdekat,” ungkap Wakil Ketua Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Pria yang akrab disapa Toni ini menyoroti ikatan alumni sekolah Sandiaga, Pangudi Luhur Jakarta, yang juga mendeklarasikan diri mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia juga menilai dukungan Keluarga Uno itu bisa menjadi pertanda buruk bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lantaran mantan Wagub DKI tersebut tak bisa mengkonsolidasikan dukungan keluarga sendiri.


Toni pun menduga Sandiaga akan kesulitan meraih dukungan masyarakat. Ini mengingat, sebutnya, mengambil hati keluarga sendiri saja tidak bisa.

“Pertanda apa bila teman sesama SMA Saja tidak mendukung, keluarga besar saja tidak mensupport?” ucap Toni.

“Pasti itu pertanda buruk. Orang paling dekat saja menolak, apalagi orang yang jauh,” lanjut Sekjen PSI tersebut.

Soal dukungan Keluarga Uno, Toni memberikan apresiasi. Dukungan itu menurutnya akan menambah amunisi kemenangan bagi pasangan calon nomor urut 01 itu.

“Segala bentuk dukungan kami sukuri. Pasti berkontribusi untuk pemenangan Jokowi-Makruf. Kami ucapkan terima kasih,” sebut Toni.

BPN Prabowo-Sandiaga Anggap Dukungan Hanya Sandiwara

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga kemudian angkat suara soal dukungan itu. Menurut BPN, dukungan keluarga Uno di Gorontalo itu tak mewakili keluarga Uno seluruhnya. Lagipula, BPN meyakini, dukungan keluarga Uno ke Jokowi hanyalah sandiwara semata.

“Kalau misalnya ada yang mendeklarasikan ya bagus, tapi saya tahu keluarga Uno yang di partai Koalisi Indonesia Maju, punya hubungan keluarga dan ‘masa ponakan sendiri nggak dicoblos, masa sepupu sendiri nggak dicoblos’ gitu lho. Kalaupun ada yang mendukung, itu cuma make up aja,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa kepada wartawan.

“Saya tahu mereka terikat dengan acting bahwa karena partainya berkoalisi dengan itu, jadi tentu saja harus tampak di publik mendukung pasangan Jokowi. Saya tahu itu. Tapi kami biasa saja, ini sebuah realita, kalau tidak, kita tahu lah, kalau nggak dosa-dosa politik akan dibuka, atau diproses secara hukum, karena hukum sekarang kan tumpul ke atas tajam ke bawah,” imbuh Dian.
(elz/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>