Mengintip Aktivitas Calon Tenaga Profesional Pembangkit Listrik Cirebon Power

Sementara itu, pada pelaksanaannya, Komipo memberi bantuan dana program sebesar 20.000 USD. Bantuan tersebut dalam upaya mendukung program vokasi yang terus bergulir.

Presiden Direktur Komipo Hyung Koo Park mengaku program yang digagas Cirebon Power akan menjadikan negara Indonesia kuat. Dia menyebutkan orang Indonesia memiliki potensi memajukan negara dalam bidang ketenagalistrikan.

“Secara pribadi saya suka dengan orang-orang di Indonesia semangatnya menjadi alasan saya yakin kedepan Indonesia lebih baik,” ujar dia.

Hyung juga berencana mengajak pelatih Vokasi di Cirebon Power ke pusat pelatihan Komipo di Korea Selatan. Dia mengatakan, di Korea Selatan, para trainer mendapat kesempatan besar untuk berlatih dengan dosen bidang pembangkit listrik Komipo.

“Bantuan ini juga karena kami salah satu investor,” ujar dia.

Terpisah Presiden Direktur PLTU Cirebon Power Heru Dewanto mengatakan, bantuan dan kerjasama dengan Komipo diyakini akan memberikan dampak besar terhadap program vokasi.

Dia mengatakan, dalam program tersebut Komipo mendatangkan trainer ahli langsung dari Korea Selatan. Nantinya, siswa yang lulus dan mendapat sertifikasi akan dipekerjakan di PLTU Cirebon Power sesuai kebutuhan perusahaan.

“Nah sisanya disalurkan ke setiap proyek-proyek pembangkit listrik yang lain karena standart pelatihan sudah mencapai level tertentu,” kata dia.

Dia mengatakan, program tersebut akan terus bergulir seiring dengan perkembangan industri ketenagalistrikan di Indonesia. Dia berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan mendapat nilai yang memuaskan.

“Ini angkatan pertama ya jadi nanti sebentar lagi bulan Januari lulus dan dinyatakan siap menjadi tenaga profesional bidang ketenagalistrikan,” ujar dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sejumlah aktivis dan masyarakat menggelar aksi demo di depan kantor PLTU Cirebon terkait pencemaran lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *