Bawaslu Jateng Rekomendasikan Sanksi untuk 35 Kepala Daerah

Liputan6.com, Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah merekomendasikan pemberian sanksi kepada 35 kepala daerah yang mengikuti deklarasi dukungan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Bawaslu menilai, hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kami merekomendasikan Kementerian Dalam Negeri agar memberikan sanksi kepada 35 kepala daerah di Provinsi Jateng, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jateng Sri Wahyu Ananingsih di Semarang, Sabtu (23/2/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi, klarifikasi, pengumpulan data dan bukti, serta keterangan para saksi, Bawaslu Jateng tidak menemukan pelanggaran administrasi sebagai kepala daerah, namun dukungan yang mengatasnamakan kepala daerah se-Jateng menjadi pelanggaran etika.

Jabatan kepala daerah, kata dia, adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan oleh karena itu sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah nama jabatan kepala daerah seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan daerah semata, serta tidak untuk kepentingan politik salah satu golongan atau kelompok.

“Para kepala daerah yang menjadi terlapor itu memiliki sikap politik yang pada dasarnya merupakan hak pribadi, tapi karena jabatan kepala daerah itu melekat dalam dirinya, maka tidak sepatutnya jika sikap politik tersebut disampaikan ke publik dan dilakukan secara bersama-sama,” ujar Sri Wahyu.

Selain itu, pernyataan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden, menurut Bawaslu merupakan tindakan yang mengandung unsur keberpihakan kepada salah satu kandidat sehingga melanggar sebagai kepala daerah untuk memenuhi kewajiban yang sebaik-baiknya dan seadil adilnya sebagaimana sumpah/janji sebagai kepala daerah.

“Pertemuan kepala daerah se-Jateng itu juga terbukti sebagai bentuk kampanye, dibuktikan surat adanya surat tanda terima pemberitahuan (STTP) yang dikeluarkan oleh Polda Jateng untuk kegiatan tersebut,” tutur Sri Wahyu Ananingsih seperti dikutip Antara.

2 dari 3 halaman

35 Kepala Daerah

Berikut nama-nama kepala daerah se-Jateng yang direkomendasikan Bawaslu Jateng mendapat sanksi dari Kemendagri, yaitu Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Muhammad Tamzil (Bupati Kudus), Yuli Hastuti (Wakil Bupati Purworejo), Suyono (Wakil Bupati Batang), Wihaji (Bupati Batang), Martono (Wakil Bupati Pemalang), Junaedi (Bupati Pemalang).

Kemudian Dyah Hayuning Pratiwi (Plt.Bupati Purbalingga), Zaenal Arifin (Bupati Kabupaten Magelang), Sumarni (Bupati Grobogan), Narjo (Wakil Bupati Brebes), Sadewo Tri Listiono (Wakil Bupati Banyumas), Ahmad Husein (Bupati Banyumas), FX.Hadi Rudyatmo (Wali Kota Surakarta), Sabilillah Ardie (Wakil Bupati Kabupaten Tegal).

Berikutnya, Umi Azizah (Bupati Kabupaten Tegal), Munjirin (Bupati Kabupaten Semarang), Ngesti Nugraha (Wakil Bupati Kabupaten Semarang), Windarti Agustina (Wakil Wali Kota Magelang), Arini Harimurti (Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan).

Selanjutnya, Mudasir (Bupati Kabupaten Pekalongan), Joko Sutopo (Bupati Wonogiri), Tatto Suwarto Pamuji (Bupati Cilacap), Saiful Arifin (Wakil Bupati Pati), Haryanto (Bupati Pati), Sri Mulyani (Bupati Klaten), Yuliatmono (Bupati Karanganyar), Rober Cristanto (Wakil Bupati Karanganyar), HM Natsir (Bupati Demak), Joko Sutanto (Wakil Bupati Demak), Purwadi (Wakil Bupati Sukoharjo), Hevearita Gunaryati Rahayu (Wakil Wali Kota Semarang), Yazid Mahfudz (Bupati Kebumen), Eko Purnomo (Bupati Wonosobo), serta Agus Subagiyo (Wakil Bupati Wonosobo).

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Muatan Sakral Tari Guel Aceh dan Arti Mimpi Menaklukkan Hati Sang Gajah Putih

Liputan6.com, Aceh – “Tem o item…m Engingku ine…e,” syair pembuka terdengar begitu syahdu. Seorang penari keluar dari arah kiri, menuju ke tengah dengan kaki berjinjit.

Tubuh penari tampak membungkuk, bahunya maju mundur, lengan timbul tenggelam dalam lipatan kain bersulam kerawang Gayo yang menutupi punggung. Gerakannya rampak seirama tabuhan rebana.

Pada satu titik penari mengempas dan mengibaskan kain ke udara seperti orang memutar adonan pizza. Terkadang penari berlari kecil sambil menukik bak seekor elang yang tengah bermanuver di udara.

Penari bergerak mendekat, mengitari, lalu memberi sembah. Kiranya dia hendak merayu seorang penari lain yang tengah duduk bersimpuh agar mengikuti gerakannya, lalu keduanya bergerak bersamaan, padu padan dalam hentak estetis berirama.

Gerakan-gerakan di atas adalah gerakan tari guel. Tarian ini merupakan tarian tradisional yang berasal dari Tanah Gayo, dan dapat kita temukan di Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Tari guel dulu adalah tarian yang sakral. Pagelaran tari guel tidak boleh sembarang tempat, panggung atau pentas, karena kesakralannya.

Namun, penampilan tari guel saat ini sangat mudah ditemukan pada acara-acara formal seperti menyambut tamu agung, hingga pernikahan. Tari guel mengalami modifikasi atau penambahan-penambahan, baik gerak, syair, hingga jumlah penari, seiring perkembangannya.

Syair yang mengiringi tabuhan rebana serta gerak yang menyepadan, melahirkan nuansa magis yang begitu kental. Tari guel menggubah sebuah gerak filosofi yang berkait erat dengan alam kehidupan.

Adat dan budaya Gayo melekat di dalamnya. Agama adalah pendulum yang membuat guel tak bisa terpisah dari hal satu ini, sebagaimana guel bermula dari salam, begitu pun para penari sadar akan sifat manusia yang berpantang angkuh; berserah seluruh.

Penjiwaan penari guel tentang etik kehidupan tertinggi itu mengaktual dalam gerak simbolik yang mereka tampilkan. Maka, sebenarnya tidak sembarang orang boleh menarikan guel, karena, mereka yang berhati bersih dan berjiwa tulus saja yang layak.

2 dari 2 halaman

Cerita Rakyat di Balik Tari Guel

Tari guel berkait erat dengan foklor atau cerita rakyat ‘Sengeda dan Bener Merie’. Mimpi Sengeda membawanya pada sebuah pertemuan dengan seekor gajah putih, yang konon adalah jelmaan abangnya, Bener Merie.

Skema Sengeda menaklukkan hati Sang gajah putih yang akhirnya berbalas menjadi puncak tarian ini. Guel berakhir saat gajah putih bersedia mengikuti Sengeda ke Kesultanan Aceh Darussalam sebagai persembahan untuk putri sultan yang tengah mengidam-idamkanya.

Seluruh penduduk kampung yang terlalui rombongan menepungtawari gajah putih sebagai wujud rasa syukur dan gembira. Belakangan, prosesi tepung tawar tampil dalam gerak cincang nangka, yang pelakunya adalah penari guel perempuan.

Struktur Tari Guel

Tari guel terbagi dalam 4 babak. Munatap menjadi awal babak, menggambarkan bentuk persuasi Sengeda yang hendak menaklukkan hati gajah putih, lalu berlanjut ke babak redep yang menggambarkan kesediaan gajah putih menuruti keinginan Sengeda.

Ketibung dan cincang nangka menjadi dua babak pengakhiran. Dua babak yang menggambarkan semakin kuatnya keinginan gajah putih mengikuti Sengeda, hingga akhirnya Sengeda berhasil menggiring gajah putih ke Kesultanan Aceh Darussalam.

“Drama antara Sengeda dan gajah putih yang hadir dalam tari guel, sejatinya pesan, manusia bisa hidup saling berdampingan dan harmonis dengan alam, layaknya Sengeda menaklukkan hati gajah putih yang lalu berjalan beriringan. Asal, tak ada tendesi menghancurkan seperti kebiasaan manusia, saat ini,” kata seorang penikmat budaya Gayo asal Meulaboh, S. Yadi Machmad (30), kepada Liputan6.com, Sabtu pagi (23/2/2019).

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tak Perlu Panik, Ini Cara Mudah Dapet Tiket Kereta Api untuk Mudik!

Liputan6.com, Jakarta Mudik Lebaran tinggal menghitung bulan. Namun, jika kamu mudik menggunakan kereta api tentu perlu persiapan membeli tiket dari jauh-jauh hari. Yap, moda transportasi ini masih menjadi primadona untuk pulang ke kampung halaman.

Dengan harga yang terjangkau, menggunakan moda transportasi itu dinilai sudah sangat nyaman dan aman. Terlebih PT KAI selalu berbenah dari segi kualitas dan kenyaman untuk para penumpang.

Namun demikian, Anda juga perlu mengikuti beberapa tips berikut agar mudik Lebaran menggunakan kereta api menjadi lebih aman, tenang, nyaman dan anti panik.

Beli online

Zaman serba digital saat ini dinilai lebih memudahkan dalam membeli sesuatu, termasuk berburu tiket kereta api secara online. Salah satu caranya ialah memesan melalui aplikasi Pegipegi.

Pegipegi memberikan kemudahan Anda dan keluarga untuk memesan tiket kereta api untuk mudik tahun ini. Terlebih lagi, Anda bisa memesannya kapan saja dan dimana saja tanpa harus datang ke gerai tiket kereta api. Cukup gunakan smartphone, pilih rute mudik yang kamu pilih, lalu bayar. Semudah itu Anda mendapatkan tiket untuk mudik.

Menariknya, bakal ada diskon sampai Rp 30 ribu untuk setiap pemesanan tiket kereta api mudik di Pegipegi. Catat agar tidak kehabisan, periode diskon akan berlangsung pada 25 Februari – 12 Maret 2019. Tak hanya diskon, melalui Pegipegi rute kereta mudik pun sangat lengkap. Jadi, mudik Anda dan keluarga pasti tenang. Anda bisa mengecek promo kereta mudik Pegipegi di sini.

Bawa barang seperlunya

Sudah tidak zaman mudik lebaran membawa dus banyak-banyak ke dalam kereta api. Jika memang mengharuskan membawa barang lebih banyak, kamu bisa kok gunakan layanan jasa antar paket.

Di samping lebih praktis, kamu tidak direpotkan dengan membawa barang yang banyak saat mudik naik kereta api. Walaupun harus membayar lebih, setidaknya perjalanan kamu dan keluarga jadi lebih lancar dan nggak khawatir bawaan hilang dicuri orang karena sudah diantarkan sampai ke rumah di kampung halaman.

Siapkan gadget agar tidak bosan

Saat mudik lebaran naik kereta api tentu akan memakan waktu yang cukup lama karena perjalanan jauh. Namun, tidak ada salahnya kamu menyiapkan gadget kamu agar tidak bosan.

Lagi pula, saat ini, kereta api Indonesia melengkapi setiap tempat duduk memiliki stop kontak. Jadi, kamu tak perlu khawatir kehabisan daya saat mudik.

Tak lupa, isi kuota kamu biar bisa tetap internetan, dengar streaming-an musik, atau main game mobile kesukaanmu sepanjang perjalanan.

Pakai baju senyaman mungkin

Biasanya saat musim mudik telah tiba, stasiun kereta akan dipenuhi oleh banyak orang. Nah, memakai baju yang nyaman adalah hal yang mutlak dalam situasi tersebut.

Kalaupun kamu nyaman menggunakan celana pendek, pakai saja. Intinya, buatlah busana kamu senyaman mungkin agar perjalananmu lebih tenang, nggak khawatir resah gara-gara salah kostum. Jangan lupa sediakan jaket kalau naik kereta api kelas eksekutif karena hawa di dalam gerbong biasanya sangat dingin di malam hari.

Mentaati peraturan di kereta api

Fasilitas dari PT KAI terhadap kereta api Indonesia sudah sangat nyaman. Maka dari itu, tidak ada salahnya kamu menjaga fasilitas itu demi kenyamanan setiap penumpang. Misalnya merokok. Jangan sampai Anda merokok di dalam gerbong kereta api. Jika melanggar, kamu akan diturunkan di stasiun terdekat.

Itulah lima tips mudik nyaman dan aman naik kereta api sampai ke kampung halaman. Selain hal-hal di atas, jangan lupa berdoa sebelum berangkat dan waspada terhadap barang bawaan sepanjang perjalanan. Semoga kamu selamat sampai tujuan, bertemu kembali dengan keluarga tercinta.

Kalau sudah begitu, catat tanggal pembelian tiket kereta mudik Anda agar tidak kehabisan.

Mau mudik anti panik? Pegipegi yuk!


(*)

5 Cerita Kirana Larasati yang Pakai Topi Unicorn

JakartaKirana Larasati mengunggah foto di Instagram-nya sedang memakai topi unicorn. Ada beberapa cerita tentang Kirana. Apa saja?

Kirana lahir di Jakarta, pada 29 Agustus 1987. Dia merupakan aktris Indonesia.

Berikut cerita Kirana Larasati.

1. Bintang Sinetron

Keterlibatan Kirana dalam dunia sinetron berawal dari ketidaksengajaan saat memenangkan acara untuk promosi film Eiffel I’m in Love yang diselenggarakan sebuah stasiun radio. Hadiahnya adalah makan malam bersama Samuel Rizal dan Shandy Aulia.

Kemudian Kirana ditawari untuk mengikuti casting sebuah sinetron oleh Dewi Yulia Razif, casting director PT Soraya Intercine Film. Setelah casting itu, karier Kirana makin bersinar.

Sinetron yang melambungkan nama Kirana adalah Azizah yang ditayangkan stasiun televisi swasta pada tahun 2007. Sinetron lain yang pernah dibintanginya antara lain Aku Bukan Untukmu, Benci Bilang Cinta, Kakak Iparku 17 Tahun, Pasangan Heboh, Habibi dan Habibah.

2. Pemain Film

Selain sinetron, Kirana juga bermain film. Beberapa film yang dibintanginya antara lain D’Girlz Begins (2006), Claudia/Jasmine, Gotcha, dan Perempuan Punya Cerita (2008).

3. Kehidupan pribadi

Kirana Larasati menikah dengan Tama Gandjar pada 9 Mei 2015. Dari pernikahan itu keduanya dikaruniai seorang anak bernama Kyo Karura Gantama.

Namun pernikahan itu kandas dan Kirana serta Tama resmi bercerai pada 13 Juli 2017. Hak asuh anak jatuh ke tangan Kirana.

4. Caleg PDIP

Kirana saat ini terdaftar sebagai caleg PDIP. Dia caleg dari Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

5. Unggah Foto Pakai Topi Unicorn

Terbaru, Kirana Larasati mengunggah fotonya saat memakai topi unicorn. Istilah unicorn mencuat setelah Debat Capres Putaran Kedua pada Minggu (17/2/2019). Pada Debat itu, Capres nomor 1, Joko Widodo bertanya kepada Capres nomor 2 Prabowo Subianto soal kebijakan untuk pengembangan unicorn Indonesia. Nah di Instagram-nya Kirana memakai topi Unicorn sambil duduk di sebuah kursi. Dia mendapat 7.446 like untuk postingannya itu. Namun kolom komentarnya ditutup.
(nwy/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

5 Metode Psikologi Ini dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri

Liputan6.com, Jakarta – Banyak orang mengatakan bahwa jika seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, maka ia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Hal itu disebabkan ia mampu berani mengambil peluang yang bahkan terasa tidak mungkin di awal.

Sayangnya, tidak semua orang dilahirkan dengan perasaan percaya diri yang baik. Banyak orang justru sering kali merasa minder, misalnya dengan penampilan yang dimiliki, padahal sebetulnya ia telah “sempurna”.

Kabar baik bagi Anda yang memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Pasalnya, psikolog percaya bahwa percaya diri dapat diciptakan dan dikembangkan.

Berikut adalah lima metode psikologis yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, dilansir dari situs brightside.me pada Sabtu (23/2/2019).


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 6 halaman

1. Luruskan Punggung Anda dan Berjalanlah dengan Tegak

Berjalan dengan punggung yang lurus serta gerak tubuh yang terbuka dapat menjadikan Anda terlihat percaya diri.

Jangan lupa, tegakkan pula kepala Anda, melihat ke depan atau ke atas dan bukan ke bawah. Dengan demikian, orang-orang di sekitar akan melihat Anda sebagai sosok yang berbeda.

Selain itu, dengan mempraktikkan hal ini Anda juga akan merasa lebih baik. Mengingat menurut penelitian, bahasa tubuh seperti orang yang percaya diri secara tidak langsung akan mengurangi tingkat stres.

3 dari 6 halaman

2. Singkirkan Pikiran Negatif

Mengontrol dialog internal adalah salah satu metode efektif untuk memunculkan kepercayaan diri. Anda harus membuang jauh-jauh pikiran negatif tidak berdasar yang ada di dalam benak.

Setelah itu, berusahalah menciptakan dialog internal yang positif yang dapat diciptakan dengan membuat daftar kualitas diri dan mengingat pencapaian positif.

Jika firasat buruk tiba-tiba datang, abaikan saja hal itu dan anggap seperti angin lalu.

4 dari 6 halaman

3. Belajar Menerima Pujian dengan Baik

Jika ada seseorang yang memberikan pujian kepada Anda, jangan malu atau bahkan menganggap pujian sebagai sindiran. Itu adalah cara-cara yang salah dan justru memperlihatkan bahwa Anda bukanlah orang dengan kepercayaan diri yang baik. Selain itu, tindakan Anda justru terlihat seperti tidak menghargai pendapat orang lain.

Cara yang tepat untuk bereaksi terhadap pujian adalah dengan tersenyum tulus dan mengucapkan terima kasih. Berpikirlah bahwa memang beberapa kualitas diri Anda mungkin memang benar terlihat menarik di mata orang lain.

5 dari 6 halaman

4. Belajar untuk Mempertahankan Kontak Mata

Anda dapat belajar untuk memandang orang lain tepat di kedua matanya, agar terlihat sebagai sosok yang berani dan percaya diri. Hanya orang yang tidak percaya diri atau tengah berbohong yang akan memalingkan muka atau menghindari kontak mata.

Menurut psikologis, menjaga kontak mata dengan orang lain akan membantu Anda mendapatkan kepercataan diri dan meyakinkan mereka bahwa Anda orang yang jujur.

6 dari 6 halaman

5. Jangan Buang Banyak Waktu di Media Sosial

Jangan terlalu banyak membuang waktu di media sosial. Hal ini dikarenakan bagi sebagian orang, terlalu banyak melihat foto orang lain akan memunculkan usaha untuk memperbandingkan dengan diri sendiri.

Kebiasaan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain tersebut, dapat merusak kepercayaan diri.

Selalu ingat bahwa media sosial merupakan tempat bagi siapapun untuk berbagi hal-hal terbaik mereka. Anda tidak perlu merasa minder karena Anda juga dapat mengeksplor diri dan menemukan sisi menarik versi Anda.

Anda juga bisa memilih untuk berhenti mengikuti akun-akun yang memberikan dampak negatif dan terus memunculkan tekanan psikologis.

Ketika Perayaan Imlek dan Haul Gus Dur Berpadu di Solo

Solo – Nilai Pluralisme sudah melekat dengan sosok Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Hal itulah yang juga diangkat dalam peringatan Haul Gus Dur ke-9 di Solo.

Sebelum puncak acara haul, ribuan orang dari lintas agama, etnis dan budaya mengikuti kirab, Sabtu (23/2/2019). Mereka menggaungkan semangat persatuan di dalam kebhinnekaan Indonesia.

Terlihat berbagai atraksi budaya tampil dalam kirab tersebut, antara lain aksi liong dan barongsai, tarian Jawa, wayang orang hingga seni musik hadrah. Beberapa peserta membawa spanduk ajakan bertoleransi.

Adapun kirab dimulai setelah Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan putri Gus Dur, Yenny Wahid mengibarkan bendera start. Peserta kemudian berjalan dari Stadion Manahan menuju Stadion Sriwedari.

Kirab bertajuk Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia ini kemudian akan dilanjutkan acara haul di dalam Stadion Sriwedari. Diperkirakan ada 101 ribu orang yang hadir mengikuti acara tersebut.

“Acara ini juga sekaligus memperingati HUT ke-274 Kota Solo dan perayaan Imlek yang kebetulan jatuh di bulan Februari. Diharapkan acara ini semakin meningkatkan toleransi kita sesama manusia,” kata ketua panitia haul, Husein Syifa usai kirab.

Sementara itu, Ketua Panitia Bersama Imlek Surakarta, Sumartono Hadinoto, mengatakan Imlek tahun ini merupakan satu rangkaian acara haul Gus Dur. Hari ini, haul juga menandai berakhirnya rangkaian acara imlek di Solo.

“Dulu memang saya dan panitia haul sudah berkomunikasi. Acara imlek kali ini sengaja dimundurkan waktunya agar bareng dengan haul Gus Dur,” kata Martono.

Kolaborasi kedua pihak tersebut tidak lain karena sosok Gus Dur juga dirasa penting bagi warga keturunan Tionghoa. Budaya Tionghoa dapat kembali muncul berkat kebijakan Gus Dur.

“Kalau boleh mewakili masyarakat Tionghoa di Indonesia, saya sangat bersyukur punya sosok membanggakan seperti Gus Dur. Berkat beliau, kami bisa merayakan imlek kembali,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Haul Gus Dur ke-9 bakal dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Mahfud Md dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Selain pembacaan doa, tokoh-tokoh tersebut juga akan memberikan testimoninya selama mengenal Gus Dur.
(bai/skm)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Intip Standar Kelulusan Seleksi PPPK

Liputan6.com, Jakarta – Seperti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), seleksi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga harus lolos ambang batas (passing grade) kelulusan. 

Hal itu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 4/2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Guru, Dosen, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian. 

“Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri PANRB yang menentukan nilai ambang batas seleksi PPPK,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Nilai ambang batas untuk kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural paling rendah 65 (akumulatif), dan nilai kompetensi teknis paling rendah 42.

Jika peserta memenuhi nilai ambang batas tersebut, maka juga harus melampaui nilai ambang batas wawancara berbasis komputer paling rendah 15.

Setiap peserta seleksi PPPK harus melalui tiga tahapan yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi wawancara. 

“Dalam tes yang akan berlangsung tanggal 23  dan 24 Februari ini, setiap peserta harus mengerjakan 100 soal, terdiri dari 90 soal kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural, dan 10 soal wawancara berbasis komputer,” imbuh Mudzakir.  

Seleksi PPPK saat ini dibuka untuk Tenaga Honorer (TH) Eks K-II yang telah mengikuti tes pada 2013 pada jabatan guru, dosen, dan tenaga kesehatan yang terdapat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Khusus untuk Penyuluh Pertanian, database-nya ada pada BKN dan Kementerian Pertanian, dan database Kemenristekdikti untuk dosen. Sebanyak 372 Pemda (Provinsi/Kabupaten/Kota) telah menyampaikan usulan kebutuhan PPPK.

Pelamar seleksi yang belum terverifikasi oleh instansi terkait, belum dapat diikutsertakan dalam tes pengadaan Calon PPPK saat ini. (Yas)

2 dari 2 halaman

Seleksi Digelar 23-24 Februari 2019

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) mendadak menunda tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi para dosen dan guru. Ini termasuk para tenaga eks honorer K2 serta dosen

Penundaan ini dilakukan tepat H-1 pelaksanaan tes kompetensi PPPK.  Pihak Kemenag menyebut, seleksi akan ditunda hingga tahap II yang rencananya berlangsung pada Mei hingga Juni 2019.

“Seleksi PPPK tahap I kita tunda hingga pengadaan tahap II,” ujar Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Ahmadi seperti dikutip dari situs kemenag.go.id. 

Ahmadi berkata, penundaan seleksi PPPK tahap I ini disebabkan masih ada kebutuhan koordinasi antara satuan kerja dengan Kemenag pusat dan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Sebab, tenaga honorer eks K2 Guru dan Dosen Kementerian Agama tersebar di seluruh provinsi.

Oleh sebab itu, Kemenag minta para pelamar agar terus memantau situs resmi https://ssp3k.bkn.go.id atau www.kemenag.go.id. “Kita akan koordinasikan terlebih dahulu antar pihak. Untuk yang sudah daftar, silahkan memantau perkembangannya di website Kementerian Agama atau BKN,” jelas Ahmadi. 

Sebelumnya, BKN mengabarkan seluruh pelamar PPPK Kemenag tidak bisa ikut tahap selanjutnya, yakni tes kompetensi. Ini disebabkan Kemenag masih belum melakukan validasi hingga H-1.  


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Disebut Pengkhianat, PBB: Kami Tak Pernah Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

Jokowi dan JK ngobrol santai usai Salat Jumat (Istimewa)
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa penonton saat hadir dalam debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). Dalam debat kedua ini tidak ada kisi-kisi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Menurut Hashim, Partai Gerindra paling berjasa mengantarkan Ahok hingga bisa seperti saat ini, Jakarta, Senin (15/9/2014) (Liputan6.com/Faisal R Syam)
Baca kicauan Tsamara Amany bikin kamu jadi paham sama dunia politik. (Foto: Instagram/@tsamaradki)
Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin saat menghadiri acara dialog nasional keagamaan dan kebangsaan, di Makassar, Sulawesi Selatan. (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri temu kader di NTT. (Istimewa)
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada acara Pelepasan Kontainer Ekspor Mayora ke-250.000 ke Filipina di pabrik Mayora di Cikupa Tangerang, Senin (18/2). PT. Mayora Indah telah mengekspor lebih dari 100 negara. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasioanal (BPN) Sudirman Said memaparkan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye Prabowo-Sandiaga di Jakarta, Rabu (28/11). Prabowo-Sandiaga hingga saat ini tercatat Rp 41,9 miliar. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pejalan kaki melintasi mural yang menghiasi tembok di kawasan Margonda, Depok, Sabtu (16/2). Gambar mural memiliki pesan agar masyarakat tetap damai dan berteman meski berbeda dalam memilih calon presiden dalam Pilpres 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyapa relawan dan pendukungnya saat pidato kebangsaan di JCC, Jakarta, Senin (14/1) malam. Pidato kebangsaan mengusung Indonesia Menang. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)