Pameran Lukisan Karya Anak Jalanan Hiasi Atrium Plaza Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Anak-anak jalanan pun mampu menghasilkan karya seni yang indah dan layak untuk dipamerkan. Hasil karya seni mereka berupa lukisan dipamerkan dalam pameran karya seni bertajuk Krayon Kami Karya Kami di Atrium Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran tersebut diadakan pada 23 Februari 2019 hingga 3 Maret 2019.

Pameran tersebut digagas oleh Kelas Gambar yang berkolaborasi dengan Rumah Faye. Sepuluh anak yang tinggal di Kampung Melayu, Jakarta Timur memamerkan 43 karya mereka yang dilukis dengan krayon.

Anak-anak tersebut berasal dari kondisi yang kurang sejahtera. Usia mereka masih berkisar antara 6-12 tahun, namun mereka sudah mengecap kerasnya kehidupan. Mereka tinggal di kolong jembatan Casablanca sebab profesi orang tua mereka adalah pemulung di pemukiman tersebut. 

Galih Wismoyo Sakti, pendiri Kelas Gambar justru melihat bahwa anak-anak tersebut mampu berkarya di bidang seni. Bekerja sama dengan Faye Simanjuntak, pendiri Rumah Faye, ia menggandeng anak-anak di pemukiman Kampung Melayu untuk melukis dengan krayon untuk kemudian dipamerkan di pameran seni.

“Kelas Gambar ini merupakan komunitas yang memberikan kelas seni gratis kepada anak-anak kurang sejahtera di seluruh Indonesia,” jelas Galih dalam acara pembukaan pameran tersebut Sabtu (23/2/2019) ini. Galih ingin memperlihatkan bahwa menggambar bisa menjadi bentuk ekspresi anak-anak pemukiman tersebut.

Pembelajaran di Kelas Gambar selalu mementingkan proses dalam melukis. “Melalui Kelas Gambar ini, anak-anak terbuka pikirannya terhadap pentingnya eksplorasi ketika melukis,” ungkap Galih. Tak hanya itu, anak juga diajarkan untuk tidak mudah menyerah dan tidak takut salah.

Faye juga berpendapat bahwa anak-anak seperti mereka juga harus dijaga kesejahteraannya. “Kita sebagai anak-anak muda pun harus berani berkontribusi dan memberikan apa yang bisa kita berikan kepada mereka,” pungkas gadis berusia 16 tahun itu.

Pameran Krayon Kami Karya Kami ini tidak hanya menampilkan seni lukisan, tapi juga menghadirkan workshop di bidang seni. “Nanti kita akan mengadakan workshop mengenai art therapy dari Vindy Ariella, pendiri Bipolar Care Indonesia,” terang Galih. Tak cukup sampai di situ, pameran ini juga mengadakan workshop menggambar dari Citra Marina, salah satu ilustrator berbakat di Indonesia.

Pameran ini pun menjadi ajang untuk menggalang dana melalui penjualan lukisan dan kegiatan workshop. Seluruh keuntungan dari semua kegiatan tersebut akan didonasikan kepada keluarga anak-anak di Kampung Melayu.

Rumah Faye dan Kelas Gambar pun menyimpan harapan atas terselenggaranya pameran ini. Mereka berharap bisa memberdayakan anak-anak di Kampung Melayu melalui kegiatan berkarya di bidang seni. Virus seni pun akan semakin tertular dan lebih dikenal oleh keluarga Indonesia yang belum sejahtera. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Polisi: Tak Ada Korban Tewas Dalam Insiden Kebakaran Kapal di Muara Baru

Liputan6.com, Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold EP Hutagalung memastikan tidak ada korban jiwa pada kebakaran yang menghanguskan belasan kapal di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 23 Februari 2019. 

“Korban jiwa tidak ada, karena kami bersama stake holder terkait menjaga agar tetap aman baik untuk pekerja maupun pabrik,” ucap Reynold di lokasi kebakaran. 

Namun, Reynold menyampaikan terdapat dua orang menderita sesak napas karena menghirup asap yang terbawa angin dari lokasi kebakaran. Keduanya, hingga kini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Itu kami imbau. Tadi ada yang mendekat, karena asap yang begitu pekat ada yang menderita sesak napas. Tapi bukan dari kebakaran atau berada di atas kapal,” Reynold menegaskan.

Dia juga meminta kepada warga untuk menjauh dari lokasi kebakaran.

“Kami juga mengimbau warga di sekitar lokasi untuk bergeser agar dapat dilakukan pemadaman segera. Insyaallah api dapat segera dipadamkan,” ucap Reynold seperti dilansir dari Antara. 

 

2 dari 2 halaman

Karena Korsleting Listrik

Reynold menyebutkan dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting yang dipicu oleh aktivitas pengelasan di Kapal Motor (KM) Arta Minajaya. Saat ini, polisi juga telah memeriksa enam orang saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Mengenai taksiran kerugian materil akibat kebakaran tersebut, Reynold mengatakan belum bisa memberikan angka pasti karena belum bertemu dengan pemilik kapal.

“Belum ditaksir. Karena pemiliknya belum ada,” ujarnya.

Hingga jelang dini hari,upaya pemadaman masih berlangsung. Sementara itu, jumlah kapal yang terbakar dilaporkan mencapai 18 unit. Sebanyak 23 unit kendaraan pemadam kebakaran telah dikerahkan di lokasi kebakaran. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Polisi Periksa 7 Orang Terkait Kebakaran Kapal di Muara Baru

Jakarta – Kebakaran sejumlah kapal di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, belum padam. Polisi sudah memeriksa 7 orang terkait kebakaran kapal tersebut.

“Lebih kurang 7 orang kita periksa,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, di Lokasi kebakaran, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jaktim, Sabtu (23/2/2019)

Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus pada pemadaman api. Mengenai potensi adanya kelalaian Eddy menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kita bisa menentukan dari hasil pemeriksaan laboratorium,” tuturnya.

Dia menduga kebakaran tersebut akibat adanya percikan api dari kapal yang sedang dilas. Percikan api itu, lanjut Eddy, menyambar ke mesin dan menimbulkan kebakaran.

“Dugaan sementara ini kan ada alat penyedot air di sebuah kapal itu yang patah. Kemudian dilas, ada percikan api yang menuju ke mesin. Ini dugaan sementara, nanti akan kita pastikan dari pemeriksaan laboratorium forensik,” pungkasnya.

Petugas Damkar awalnya menerima informasi kebakaran pukul 15.19 WIB. Hingga pukul 23.01 WIB, api masih berkobar.
(rvk/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Raih Kecepatan Tanpa Batas dengan Taylormade Golf M5 dan M6

Liputan6.com, Jakarta – TaylorMade Golf adalah salah satu perusahaan yang kerap berinovasi dan menjadi pelopor utama dalam industri Driver Golf selama 17 tahun terakhir. Inovasi dan teknologi terbaru mereka bisa dirasakan di generasi terbaru line M yang berbahan kayu logam lewat produk M5 dan M6.

Teknisi ahli TaylorMade Golf sudah mengembangkan produk ini sejak tahun lalu dengan teknologi Twist Face. Di tahun ini, produk dari Amerika Serikat ini memperkenalkan teknologi injected Twist Face terbaru.

Ada empat fitur kunci dalam desain kecepatan Speed Injected Twist Face yang mampu memaksimalkan kecepatan bola tanpa batas. Yang pertama adalah permukaan titanium yang sangat tipis yang didesain ulang Inverted Cone Technology (ICT). Yang kedua adalah direkayasa ulang menjadi lebih fleksibel dengan menempatkan Hammerhead 2.0.

Ketiga adalah busa dalam sebagai pendukung yang telah didukung resin pada bagian isi dengan jumlah yang disesuaikan. Yang keempat adalah algoritma paten untuk dapat disetel di setiap kepala.

TaylorMade memiliki teknik rekayasa baru dan proses pembuatan yang efektif, sehingga memastikan setiap pemain golf mendapatkan sebuah kepala driver yang hebat dan cepat. Tongkat pemain didesain dengan lebih tipis serta permukaan yang lebih fleksibel.

Untuk memperkenalkan M5 dan M6 untuk para penggemar golf di Indonesia, TaylorMade Golf bekerjasama dengan PT MAP Aktif Adiperkasa, Tbk menggelar acara bertajuk “Make Everybody Faster with Speed Injected Twist Face” di Pondok Indah Driving Range, Jakarta Selatan, pada Jumat, 22 Februari 2019.

2 dari 2 halaman

Terbang Lebih Cepat

Selain dihadiri para pecinta golf, acara ini juga dihadiri tiga Pegolf Indonesia yaitu Adrian Halimi, Rinaldi Adiyandono, dan Danny Masrin. Rinaldi mengapresiasi kehadiran TaylorMade M5 dan M6.

Menurut Rinaldi pada Liputan6.com, bola yang dipukul terasa terbang lebih cepat. Usai sesi demo oleh Danny Masrin dan Rinaldi, giliran para penggemar golf menjajal M5 dan M6. 

“Kita membuat demo dengan produk M5 dan M6. Kita menyediakan simulator untuk bisa melihat kecepatan dan jarak bola terbang,” kata Tinneke Agustina, Golf Division General Manager PT MAP Aktif Adiperkasa, Tbk. Sebelum acara demo, TaylorMade lebih dulu memaparkan mengenai keunggulan M5 dan M6 kepada media dan pecinta golf yang hadir.

Sesi tersebut disampaikan oleh Sim Simon selaku TaylorMade Senior Sales Manager SG & MY & Export. TaylorMade M5 dan M6 dapat diperoleh di gerai-gerai Golf House dan di sejumlah toko jaringan PT MAP Aktif Adiperkasa, Tbk.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sociopreneur Bakal Kuatkan Sosial-Ekonomi Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta – Berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sejak tahun lalu, Kapal Api luncurkan program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang digadang dapat menguatkan sosial-ekonomi masyarakat.

Program yang mengangkat tema Sociopreneur ini berusaha merangkul anak muda Indonesia untuk dapat berinovasi dalam bisnis sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program ini merupakan wadah bagi anak muda dengan ide dan semangat sociopreneur sehingga dapat menyalurkan aspirasinya.

“Kapal Api menyediakan wadah bagi anak muda agar berani membuat nyata tujuannya lewat mentoring sepanjang program. Kami optimis siapapun yang menang di akhir akan menjadi sociopreneur yang benar-benar bekerja nyata untuk negeri,” ujar Group Brand Manager Kapal Api, Johnway Suwarsono di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Dari sekian ribu pelamar, hanya 20 peserta yang diundang untuk melakukan presentasi di acara Awarding Night kepada para juri dan investor.

Banyak ide usaha unik dan berkelanjutan yang dikemukakan, mulai dari ide usaha paving dari sampah plastik hingga pendirian sekolah untuk memberdayakan petani dan masyarakat akan sumber daya alam.

“Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu adalah wujud bahwa Kapal Api merupakan teman dan fasilitator bagi anak muda untuk mengembangkan bisnis besarnya,” tambah Johnway.

Program ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan yaitu Networking Day, Apprenticeship, Workshop Sociopreneur with PLUS (Platform Usaha Sosial), Campus Talk serta Mentoring dan Prototyping yang dilaksanakan di enam kota besar di Indonesia. Program ini diakhiri dengan acara Awarding Night di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

2 dari 2 halaman

Lahirkan Sociopreneur

Sebelumnya, Pemerintah dukung penuh para sociopreneurs dalam presentasi ide usaha di acara Awarding Night Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu.

Program yang merupakan inisiasi produsen kopi Kapal Api ini bertujuan menggerakan semangat sociopreneurship pada pemuda-pemuda Indonesia.

Dengan program ini, Kapal Api hendak lahirkan para sociopreneur yang tidak hanya andal dalam mengambil peluang bisnis namun dapat berkontribusi nyata untuk lingkungan dan masyarakat.

Roostiawati, Direktur Pengembangan Pasar Ditjen Binapeta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan mewakili Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf turut hadir langsung untuk mendukung para peserta.

Sejak awal, pemerintah memang menyambut baik program ini karena dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sociopreneurs dapat menjadi agen perubahan dan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Seorang sociopreneur harus jeli dalam melihat dan menciptakan peluang serta memiliki komitmen dan upaya penuh terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar agar dapat menciptakan perubahan yang berbuah pada kesejahteraan bersama,” ujar Roostiawati di Hotel Grand Hyatt, Sabtu (23/02/2019).

Dalam acara ini, 20 peserta terbaik dengan ide usaha yang beragam beradu keunggulan produk dalam sesi Pitch The Deck.

Ide usaha mereka beragam, mulai dari pembuatan bahan pangan, home-made souvenir, hingga pemanfaatan sampah untuk dijadikan paving. Nantinya, para investor yang turut hadir akan menggali lebih lanjut mengenai produk di sesi pertanyaan.

Selain sesi Pitch The Deck, ada pula sesi Coffee Talk dengan beragam narasumber dibalut dengan acara hiburan. Acara Awarding Night ditutup dengan pengumuman dan pemberian hadiah kepada tiga pemenang serta pemberian penghargaan kepada para juri dan mentor.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pensiunan PNS Juga Dapat THR 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan tunjangan hari raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau THR PNS pada Mei 2019. Pemberian THR tersebut dipastikan juga untuk pensiunan PNS.

“Pensiunan PNS juga dapat,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani saat dihubungi Liputan6.com, lewat pesan singkat, Sabtu (23/2/2019).

Ia menuturkan, pihaknya belum dapat memastikan jumlah besaran THR PNS dan pensiunan. Hal ini karena menunggu payung hukumnya. “Nanti tunggu PP-nya dulu,” ujar Askolani.

Adapun sumber dana THR PNS dan pensiunan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. “Iya dari APBN sudah ada di UU APBN 2019,” kata dia.

Dongkrak Konsumsi

Sementara itu, Ekonom Indef, Bhima Yudistira menuturkan, pemberian THR PNS dan pensiunan dapat meningkatkan konsumsi masyarakat pada kuartal II 2019 terutama Mei 2019. Hal itu dinilai wajar. Akan tetapi, pemberian THR PNS dan pensiunan tidak dapat langsung angkat pertumbuhan ekonomi 5,3 persen.

“Realisasi belanja pemerintah dampaknya bisa meningkat dan mendorong konsumsi masyarakat jelang Ramadan. Akan tetapi, THR merupakan belanja yang sifatnya rutin maka kenaikan tidak signifikan,” ujar Bhima saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, belanja pemerintah hanya berkontribusi 9-10 persen terhadap ekonomi nasional. Konsumsi rumah tangga juga stagnan di kisaran lima persen. “Ini kecuali jumlah THRnya naik maka dorongan konsumsi biasa saja,” kata dia.

Terkait pemberian THR yang dipercepat, Bhima menilai hal tersebut ada plus minusnya. “Plusnya proses lebih cepat. Minusnya ada tendensi gunakan THR sebagai isu populis,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Kemenkeu: Pembayaran THR PNS pada Mei 2019

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan sejumlah penjelasan terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau THR PNS.

Hal ini sehubungan dengan berkembangnya berita di masyarakat yang merujuk pada surat Dirjen Perbendaharaan Nomor: S-78/PB/2019 pada 27 Januari 2019.

Pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Negara dan Pensiunan, telah diamanatkan sebagai salah satu kebijakan dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran (TA) 2019 yang tertuang pada Nota Keuangan dan Undang-Undang APBN TA 2019. 

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan RI, Nufransa Wira Sakti menuturkan, sebelum pembayaran dilaksanakan, diperlukan proses penyusunan dasar pembayaran yang dimulai dari penetapan Peraturan Pemerintah (PP) dan peraturan pelaksanaannya dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 

“Mengingat jadwal libur hari raya Idul Fitri tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 1 sampai dengan 7 Juni 2019 maka hari efektif kerja untuk pembayaran THR adalah bulan Mei tahun 2019,” ujar dia, Sabtu 23 Februari 2019.

Oleh karena itu, penetapan aturan berupa PP dan PMK idealnya paling lambat dilakukan April 2019 agar proses pembayaran THR 2019 dapat dilaksanakan sebelum hari raya Idul Fitri. 

Sebagai mana diketahui, pada April 2019 akan diselenggarakan kegiatan nasional yaitu pemilu anggota DPR/D dan pemilihan Presiden/Wakil Presiden.

Penyusunan PP mengenai pemberian THR PNS diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Diperlukan percepatan dalam proses penyusunan PP tersebut agar penetapannya dapat dilakukan pada April 2019. 

“Dengan demikian, pembayaran THR tahun 2019 diharapkan dapat dilaksanakan tepat waktu yaitu pada Mei tahun 2019 sebelum Hari Raya Idul Fitri,” tambah Nurfansa.

Terkait Surat Dirjen Perbendaharaan Nomor: S-78/PB/2019, ini dimaksudkan sebagai bentuk koordinasi dengan Kementerian PAN-RB selaku inisiator penyusunan PP.

Harapan agar penetapan PP dilaksanakan sebelum pemilihan presiden bertujuan untuk mendorong percepatan penetapan PP sehingga tersedia waktu yang cukup untuk proses administrasi selanjutnya hingga terlaksananya pembayaran.

Dalam melaksanakan tugas pengelolaan keuangan negara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senantiasa menjunjung nilai profesionalisme dan sinergi termasuk dengan kementerian lain. Hal ini demi meningkatkan kualitas layanan Kemenkeu kepada masyarakat.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berhijab, Lesti Hapus Semua Foto Lamanya di Instagram

Liputan6.com, Jakarta Lesti penyanyi dangdut jebolan D’Academy Indosiar kini tampil berhijab. Beberapa penampilan barunya itu kerap ia unggah melalui akun Instagramnya @lestykejora.

Mengenai penampilannya saat ini sepertinya Lesti tak main-main. Dari pantauan Liputan6.com setelah memeriksa akun Instagramnya,  Lesti telah menghapus semua fotonya saat masih belum menutup aurat.

Kini yang terdapat dalam akun Instagram Lesti, hanya foto-foto dirinya sedang menggenakan hijab baik saat santai atau sedang di atas panggung.

2 dari 3 halaman

Doa Warganet

Tak sedikit warganet yang memberikan dukungan dengan keputusan Lesti yang memutuskan berhijab. Banyak yang mendoakan agar Lesti agar tetap istiqomah dengan keputusannya itu.

masyaAllah.. dd @lestykejora skrg udh mantep berhijab? 😍 semoga istiqomah ya sygggg,” tulis akun @mellyabskrn.

“Masya Allah geulis pisan @lestykejora 😘😍istiqomah nya geulis ,Amiin Allahumma Amiin,” tulis @itje_dband.

3 dari 3 halaman

Terlihat Cantik

Selain itu, banyak yang memuji karena Lesti terlihat lebih cantik dengan mengenakan hijab. Ada juga yang mengacungi jempol karena keberanian lesti yang memutuskan berhijab di usia muda saat namanya populer dan karier bagus. 

“MashaAllah dedeeeeeee geuliisss pisannnn ya Allah 🤗😍😍💖💖💖 @lestykejora,” tulis @tikazeins_bintangpantura3.

“Terlove love love kamu hebat sayang,” tulis @titik_academy

Novel Baswedan: Jokowi Pasti Tahu Teror ke KPK Tak Satupun Terungkap

Jakarta – Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kembali menyinggung keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengungkap kasus teror yang menimpa dirinya. Novel menyebut Polri hingga Jokowi melakukan sesuatu hal yang luar biasa buruk.

“Saya ingin menggambarkan apa yang dilakukan selama ini, baik oleh aparatur yang seharusnya menegakkan hukum tapi tak melakukan sampai dengan pucuk pimpinan negara yang diam dengan masalah ini, ini suatu hal yang luar biasa buruk,” kata Novel dalam diskusi bertajuk Teror dan Kriminalisasi terhadap Aparat Penegak Hukum di restoran d’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

“Beliau pastinya tahu semua serangan ke KPK tidak ada satupun yang terungkap,” imbuh mantan anggota Polri ini.

Novel mempertanyakan komitmen Jokowi mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Menurut dia, Jokowi terkesan diam dalam menyikapi kasus teror yang menimpa pegawai KPK.

“Saya melihat kembali dalam beberapa penyampaian beliau, beliau mendukung pemberantasan korupsi, mendukung KPK dan lain-lain. Ini kok tidak terlihat ketika banyak pegawai KPK, lebih dari lima, banyak diserang dan bahkan banyak kasus tertentu ketika kasusnya besar justru yang mengungkap itu diteror secara psikologis dan fisik, ini tidak didukung presiden,” terang Novel.

Novel menegaskan dirinya akan terus ‘bernyanyi’ di ruang publik mengenai upaya negara yang dinilainya payah dalam mengungkap kasusnya. Novel mengatakan akan berhenti ‘bernyanyi’ saat kasusnya diungkap.

“Saya katakan saya akan terus menyerang, mengatakan di forum-forum publik bahwa ini harus diungkap, tidak boleh dibiarkan,” kata Novel.

Dalam kesempatan ini, Novel juga menegaskan kembali dirinya menolak ketika dimintai tolong Polri untuk membantu mengungkap kasus teror yang dialami. Alasannya, karena dia meyakini kasusnya tak benar-benar hendak diungkap.

“Ketika saya dituntut memberikan bukti, saya menolak. Kenapa saya menolak? Bukti serangan kepada saya yang sangat terang benderang saja dihilangkan kok. Alat bukti sidik jari dalam gelas yang dipakai untuk serang saya dihilangkan. Bukti sidik jari ditempat lain dihilangkan,” tukas Novel.

“Bukti CCTV sangat jelas dan sebelumnya pernah dipakai dalam pengungkapan kasus jambret dekat rumah saya, tidak diambil. Dan bukti-bukti lain tidak diambil,” ujar dia.

Novel curiga jika bukti-bukti yang dimiliki dirinya diserahkan kepada Polri maka bukti-bukti tersebut akan dihilangkan.

“Apakah kemudian saya dengan lugunya atau dengan bodohnya memberikan bukti-bukti itu semua sekarang untuk dihilangkan secara sempurna? Saya kira tidak begitu,” ucap dia.

Alasan lain Novel menolak membantu ungkap kasusnya karena merasa Polri sendiri mempersulit pengungkapan. Padahal, diakui Novel, sedari awal penyerangan terjadi, dirinya sudah berusaha bersikap sekooperatif mungkin.

“Dari polsek, polres, polda bertanya kepada saya saat saya berbaring di UGD. (Kesaksian) itu sudah saya terangkan, semua hal yang ditanya saya jelaskan. Setelah berjalan sebulan, dua bulan, tiga bulan, saya yakin bukti-bukti penting itu sudah pada dihilangkan,” cerita Novel.

Novel menceritakan akhirnya dia memilih mengungkapkan kecurigaan dan kekecewaannya di media.

“Karena itu saya mulai berkomunikasi ke media. Bahkan ketika saya sedang sakit pun, justru malah diputar balik, saya dikatakan tidak kooperatif, tidak mau memberi keterangan, menutup-nutupi informasi. Masa korban diserang?” pungkas Novel.

Dalam kesempatan ini, Novel membuka temuan dari hasil investigasi Komnas HAM yang salah satunya menyebut adanya abuse of process dalam upaya pengungkapan teror air keras.

“Proses pengungkapan perkaranya ada abuse of process. Disebutkan kalau proses pengungkapannya ada abuse of process, tapi tim gabungan (bentukan Kapolri)-nya melibatkan penyidik dan penyelidik,” ungkap dia.

“Saya sejak awal menyampaikan sejak pertama kali tim ini dibentuk, saya tidak percaya karena tim ini tidak membuka diri atau mengambil dari orang-orang yang benar-benar ingin mengungkap ini semua. Tapi diambil dari penyidik, penyelidik dan para staf ahli Kapolri juga dimasukkan,” tutur Novel.

(aud/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Poin Pidato Politik Jokowi di Konvensi Rakyat Besok

Liputan6.com, Jakarta Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan pidato politik di ‘Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju’ di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat pada Minggu 24 Februari 2019.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengungkapkan poin-poin yang akan disampaikan Jokowi pada acara tersebut. Hal itu disampaikan Erick usai menjadi pembicara di acara seminar bertajuk ‘Mengapa Harus Memilih’ yang diselenggatakan Alumni Theresia Bersatu di Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

“Pasti kan apa yang selama ini dipertanyakan, rencana ke depan Pak Jokowi mau apa, akan dijawab,” ujar Erick.

Dia memastikan, pemaparan pada pidato politik nanti berbeda dengan visi misi yang disampaikan saat debat capres. Dia juga tak menampik Jokowi akan menyampaikan program baru untuk pemerintahan periode berikutnya.

“Pasti akan menekankan mengenai data-data yang saya presentasikan tadi, mengenai SDM di mana kita lihat pertumbuhan kita bagus, hasilnya bagus, tapi masih ada kebutuhan yang penting untuk pembangunan SDM ke depan,” tutur Erick.

Dia juga mengklaim bahwa pemerintahan Jokowi saat ini telah berhasil menciptakan 10,4 juta lapangan pekerjaan di Indonesia. Jokowi, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah lapangan kerja di Indonesia untuk memperbaiki ekonomi rakyat.

“Yang menarik itu akan terus ditingkatkan, dipersiapkan. Jangan sampai nanti kita ribut-ribut 2019, tapi 2024 ke atas kita tidak siap atas perubahan yang terjadi di dunia,” ucap Erick.

2 dari 2 halaman

Bukan Tiru Prabowo

Erick menampik tudingan pidato politik Jokowi itu meniru capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. Apa yang dilakukan Jokowi besok, berbeda dengan kubu penantang di Pilpres 2019.

“Enggak. Yang suka meniru bukan kita kok. Saya rasa ini, konvensi rakyat optimis Indonesia maju, saya rasa beda. Jadi ini buat rakyat semuanya. Dan program pemerintah jelas semua menuju ke rakyat, mulai KIS, KIP, dana desa, dan lain-lain,” katanya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jalan Beton Belum Tentu Jadi Penyebab Kecelakaan

Liputan6.com, Jakarta – Belum lama ini Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa, menyebut jalan Tol Trans Jawa dapat membuat ban cepat aus dan mudah meletus sehingga membahayakan keselamatan para pengguna karena berbentuk rigid pavement atau menggunakan beton.

Lalu bagaimana tanggapan produsen ban mengenai hal ini? Hendra Himawan selaku GM Sales Admin & Planning Dunlop Indonesia mengaku tidak sepakat dengan pendapat tersebut.

“Jalan kasar menjadi penyebab kecelakaan itu tidak linier. Karena kecelakaan ada banyak faktor. Jadi (menurut saya komentar) itu tidak linier,” katanya di Jakarta belum lama ini.

Menurut Hendra, beton memiliki karakteristik yang berbeda dengan aspal. Dan ia tidak menampik jika beton memungkinkan membuat ban lebih cepat aus.

“Jadi gini, beton dibanding aspal tentu beda. Kalau beton jauh lebih keras, aspal lebih lentur. Itu bumpy-nya pasti akan terasa beda.

Nah efeknya kepada ban kalau jalan itu keras permukaan kasar, keausan lebih cepat,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Jadi kolerasi beton menyebabkan ban pecah, menurut Hendra, tak bisa dipastikan benar atau salah dan perlu diteliti. Karena menurutnya, penyebab ban pecah bisa macam-macam.

“Jadi penyebab ban aus itu macam-macam, karena kondisi jalan, tekanan angin juga bisa.

Kalau tekanan angin kurang itu ban akan semakin beban berat. Gesekan akan semakin besar. Dan biasanya kalau kurang angin yang aus bagian tepinya. Kalau kekerasan, tengahnya yang cepat aus,”

“Lalu jumlah muatan juga pengaruh.

Yang jelas penyebab keausan adalah kondisi permukaan jalan, kedua cara mengemudi, ketiga pola telapak, keempat kondisi kendaraan misalnya setting kaki-kaki tidak benar. Itu bisa menyebabkan kondisi keausan tidak rata,” tutup Hendra.