Anies Heran Nama Cawagub Belum Diserahkan, Gerindra-PKS Kompak Jawab Ini

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku heran hingga kini surat dua nama calon wakil gubernur (cawagub) yang telah disepakati belum diserahkan kepada dirinya. DPD Gerindra DKI Jakarta meminta Anies bersabar.

“Sabar sajalah, kan Pak Prabowo lagi keliling kampanye, belum ada di Jakarta,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif saat dihubungi, Kamis (28/2/2019).

Menurut Syarif, penyerahan surat dua nama cawagub DKI Jakarta itu hanya terbentur persoalan teknis. Sebab, surat itu belum ditandatangani Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
“Menurut saya ini cuma soal administratif saja karena belum sempat waktu Pak Prabowo dan Pak Muzani menandatangani surat usulan itu,” tutur Syarif.
Hal ini diamini DPD PKS DKI. Sekretaris DPD PKS DKI, Agung Yulianto–yang juga jadi salah satu cawagub–mengatakan Prabowo belum menandatangani surat tersebut.

“Masih mengejar tanda tangan Pak Prabowo,” ujar Agung.

Diberitakan, Gerindra dan PKS sebagai parpol pengusung di Pilgub DKI 2017 sudah menyepakati Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto menjadi cawagub DKI. Namun surat harus ditandatangani pimpinan partai tingkat Provinsi DKI Jakarta dan pimpinan pengurus pusat.

Anies Baswedan sendiri mengaku heran karena surat dua nama calon wakil gubernur (cawagub) belum diserahkan.

“Belum ada, saya juga heran. Belum ada, belum ada. Jadi setahu saya di level provinsi (DPD Gerindra dan DPW PKS) sudah ditanda tangan surat,” ujar Anies kepada wartawan di JPO Gelora Bung Karno (GBK), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (28/2).
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

Arsenal dan Chelsea Kepincut Gelandang Napoli

Liputan6.com, Jakarta – Usaha Chelsea untuk merekrut gelandang andalan Napoli Piotr Zielinski bakal semakin sulit. The Blues mendapat saingan baru.

Zielinski sendiri bisa dikatakan menjadi salah satu pemain kunci Napoli dalam beberapa musim terakhir. Ia menjadi salah satu pemain yang diandalkan Maurizio Sarri di lini tengah I Partenopei. 

Chelsea sendiri dirumorkan mengejar Zielinski di dua bursa transfer terakhir. Sarri dikabarkan ingin bereuni dengan gelandang Timnas Polandia itu di London Barat.

Namun dilansir Mirror, Chelsea tidak akan sendirian untuk mengejar Zielinski. Pasalnya Arsenal juga tertarik memboyong sang gelandang.

Menurut laporan tersebut, alasan Arsenal mengejar Zielinski karena mereka membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah mereka.

Sejauh ini performa lini tengah Arsenal cenderung apik. Pasalnya mereka memiliki dua gelandang petarung pada diri Lucas Torreira dan Matteo Guendouzi.

Namun Arsenal saat ini tidak memiliki gelandang yang piawai mendistribusikan bola, sehingga Zielinski dinilai akan menjadi opsi yang menarik untuk tim mereka.

2 dari 2 halaman

Bersaing

Namun laporan yang sama mengklaim bahwa Arsenal dan Chelsea bakal kesulitan untuk mendapatkan sang pemain. Pasalnya Napoli tidak berniat untuk menjual sang gelandang.

Zielinski sendiri menjadi andalan Carlo Ancelotti di lini tengah Napoli saat ini. Sang gelandang menuntaskan tugasnya dengan baik sehingga Ancelotti tidak ingin berpisah dengannya.

Untuk itu Ancelotti sudah meminta manajemen Napoli untuk memperpanjang kontrak sang gelandang dalam waktu dekat ini.

Sumber Bola.net

Kasihan! Mobil Roy Suryo Kena Imbas Ricuh di Depan Acara Prabowo di DIY

Jakarta – Acara Prabowo Subianto Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri DIY-Jateng di Grand Pacific Hall, Sleman sempat diwarnai kericuhan di luar gedung. Mobil kader Partai Demokrat Roy Suryo pun menjadi salah satu korbannya.

“Betul mas (mobil kena imbas kericuhan),” ujar Roy Suryo saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/2/2019).

Padahal, kata Roy, dia tidak hadir dalam acara tersebut. Mobilnya juga terparkir rapi di dalam rumahnya.

“Kasihan (mobilnya), nggak salah apa-apa, parkir dalam rumah sendiri, e..e..Kaca Belakangnya kena lemparan liar gerombolan yang mengejar gerombolan lainnya,” katanya.

“Kebetulan saya malah sedang di RS Panti Rapih, menunggu istri pasca operasi kantong empedu dan usus buntu kemarin,” imbuh Roy.

Roy berharap kejadian yang terjadi pada dirinya tidak menimpa warga lainnya. Apalagi sampai melukai seseorang.

“Selaku warga asli Jogja saya berharap kejadian yang menimpa (mobil saya di dalam rumah) tadi semoga tidak mengenai pihak lain, apalagi menyangkut jiwa seseorang,” ujar Roy.

Kasihan! Mobil Roy Suryo Kena Imbas Ricuh di Depan Acara Prabowo di DIYFoto: Situasi di depan rumah Roy Suryo (Dok. Roy Suryo)

Roy meminta semua pihak untuk tidak terpancing emosi. Dia juga meminta semua pihak, baik pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengedepankan pemilu damai.

“Mari kita jaga suasana menjelang 17 April 2019 besok, kita toh sama-sama bersaudara, jangan hanya gara-gara beda pilihan jadi masyarakat yang dikorbankan. Semoga anak-anak ini diberi hidayah oleh Allah SWT dan mendapat jalan terang dariNya,” katanya.

Kericuhan itu tepatnya terjadi di luar gedung atau tepatnya di pinggir Jalan Magelang Km 4,5. Bahkan, polisi terpaksa mengacungkan senjata laras panjang dan mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau gesekan.

Kericuhan terjadi saat acara yang dihadiri oleh capres nomor urut 02, Prabowo itu berlangsung pada siang tadi. Informasi yang dihimpun, ada dua orang yang belum diketahui identitasnya, membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf Amin di tengah massa pro Prabowo di luar Grand Pacific Hall.

Keduanya langsung dikejar massa pro Prabowo sebelum akhirnya bisa diamankan polisi yang berjaga di lokasi acara Prabowo tersebut.

“Tadi ada dua orang bawa spanduk Jokowi-Amin, dikejar,” kata Aji, salah seorang warga, Rabu (27/2/2019).
(mae/van)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menanti Buah KTT Jilid 2 Donald Trump dan Kim Jong-un di Vietnam

Liputan6.com, Hanoi – Pertemuan jilid dua antara pemimpin Amerika dan Korea Utara, Donald Trump dan Kim Jong-un di Vietnam tinggal hitungan jam. Kedua orang nomor satu di negaranya itu sudah tiba di Hanoi sehari sebelum jadwal bertemu pada 27 Februari 2019.

Trump mendarat Selasa 26 Februari 2019 malam, setelah terbang bersama Air Force One dari Washington. Sementara Kim Jong-un tiba lebih awal, menempuh perjalanan kereta api selama dua setengah hari dari Pyongyang.

[embedded content]

“Terima kasih untuk semua orang atas sambutan yang luar biasa di Hanoi. Kerumunan yang luar biasa, dan begitu banyak cinta!” twit Trump setelah mencapai hotelnya di Hanoi dari bandara seperti dikutip dari Channel News, Rabu (27/2/2019).

Sebelumnya, Kim juga mendapat sambutan serupa dari penduduk setempat yang bersemangat ketika ia mengunjungi kedutaan Korea Utara di bawah pengamanan ketat.

Diplomasi internasional atas kedatangan mereka disambut gembira oleh kerumunan penonton yang bersemangat dan melambai-lambaikan bendera di seluruh ibu kota Vietnam.

“Trump adalah seseorang yang memiliki karakter kuat. Kata-katanya diikuti oleh tindakan,” kata seorang warga Hanoi, Le Dinh Hung, yang membawa lukisan Trump yang ingin dia berikan kepadanya.

Presiden AS berharap pertemuan ini mampu mendorong pemimpin Korea Utara yang tertutup lebih akrab untuk mencapai kesepakatan mengenai persenjataan nuklir. Tetapi banyak agenda dari jadwal mereka masih diselimuti misteri, sementara pertemuan puncak tersebut didahului oleh sejumlah negosiasi awal.

Menurut pemberitaan yang beredar, pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un dimulai dengan percakapan singkat diikuti dengan makan malam pada hari Rabu. Kemudian mereka akan melanjutkan pembicaraan lebih lanjut pada hari Kamis, membangun kelanjutan pertemuan pertamanya di Singapura Juni lalu.

Pertemuan pertama itu membuahkan pernyataan samar-samar soal janji “menuju denuklirisasi penuh di semenanjung Korea”. Kali ini Trump khususnya menghadapi tekanan untuk memberikan hasil nyata terkait hal tersebut.

Kendati demikian sisi positifnya, sekitar setahun Korea Utara tak mengguncang tetangganya dengan uji coba roket dan nuklir.

Tetapi negara yang terisolasi itu tidak melakukan apa pun untuk mengembalikan persenjataan yang telah dibangunnya, dan penasihat intelijen Trump sendiri mengatakan Kim tetap bertekad untuk mempertahankan satu senjata yang ia yakini dapat menjamin kelangsungan rezimnya.

Dan ketika Trump meninggalkan Singapura dengan mengklaim bahwa Korea Utara “tidak lagi menjadi ancaman nuklir”, para analis menampik hal itu sebagai “benar-benar salah” dan Pyongyang diyakini telah menghabiskan waktu campur tangan dengan diam-diam memperluas kemampuannya.

Kali ini sang Presiden AS, yang meninggalkan gelombang pasang masalah hukum dan politik di Washington, berharap ia dapat membuahkan hasil baik dari KTT di Vietnam.

‘Cemooh Berakhir Cinta’

Jauh sebelum pertemuan pertama Trump dan Jong-un, keduanya kerap saling mencemooh. Sang pemimpin Korut pernah disebut sebagai rocket man dan dibalas dengan “dotard”. Sekarang pemimpin AS itu malah berbicara tentang “cinta” di antara mereka.

Dan menjelang pertemuan puncak Donald Trump menyarankan bahwa jika Utara menyerahkan senjata nuklirnya, itu dapat mengubahnya dari negara benteng yang terisolasi menjadi harimau ekonomi Asia – seperti Vietnam, negara komunis yang merangkul kapitalisme dan mengubur konfrontasinya dengan Amerika Serikat.

Tetapi Korea Utara dinilai sebagai negara dengan investasi paling rendah di dunia oleh perusahaan penilaian risiko global Verisk Maplecroft.

“Dengan denuklirisasi penuh, Korea Utara akan dengan cepat menjadi kekuatan ekonomi,” twit Trump. “Tanpa itu, lebih dari itu sama saja.”



Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Donald Trump di Tengah Ambisi Nuklir Korut, Siapa Kuat?

Para pengkritik Trump mengatakan dia sangat ingin berurusan dengan Kim Jong-un sehingga bisa mewujudkan banyak keinginannya untuk menjadi berita utama, meski membahayakan sekutu lamanya Korea Selatan dan Jepang. Seperti saat di Singapura, ketika Trump mengejutkan para jenderalnya dengan mengumumkan penangguhan latihan militer dengan Korea Selatan – sesuatu yang sangat diinginkan Korea Utara.

Tetapi para analis mengatakan hal demikian tak bisa lagi diterapkan oleh Donald Trump.

“Jendela untuk kemajuan diplomatik dengan Korea Utara tetap tidak akan terbuka tanpa batas. KTT kedua … harus menekankan substansi lebih dari sekadar pamer,” kata Kelsey Davenport dari Asosiasi Kontrol Senjata.

Bagi Washington, KTT ini idealnya termasuk membuat Kim membongkar fasilitas nuklir utama di Yongbyon, mengizinkan para inspektur internasional datang, atau bahkan menyerahkan daftar lengkap semua aset nuklir negara itu – sesuatu yang secara tegas ditolak oleh warga Korea Utara.

Sebagai imbalannya, Trump diyakini mempertimbangkan bantuan dari sanksi internasional yang tangguh. Pembukaan kantor penghubung diplomatik adalah kemungkinan konsesi AS lainnya.

Dan Trump dapat melangkah lebih jauh dengan membuat pernyataan simbolis yang sangat besar bahwa Perang Korea 1950-53 berakhir, setelah permusuhan berakhir dengan gencatan senjata tetapi tidak ada perjanjian damai.

Namun, setiap langkah potensial penuh dengan bahaya.

Korea Utara telah terbukti selama bertahun-tahun ahli dalam merangkul presiden Amerika sambil terus mengejar ambisi nuklirnya.

Dan Trump yang jarang dikendalikan tampaknya meremehkan perkiraan itu sebelum ia terbang ke Vietnam, menekankan bahwa penangguhan uji coba rudal dan nuklir yang berkelanjutan adalah yang paling penting, dan menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak KTT untuk mencapai hasil maksimal.

“Aku tidak ingin memburu siapa pun. Aku hanya tidak ingin menguji,” kata Trump pada akhir pekan. “Selama tidak ada pengujian, kami senang.”

Ma’ruf Amin Puji Garuda Muda Juarai Piala AFF U-22

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Garuda Muda berhasil menjuarai Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 dalam laga final di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengucapkan selamat kepada perjuangan skuat asuhan Indra Sjafri itu. Dia memuji penampilan Marinus Maneware Cs.

“Saya memang berharap tadinya bisa menang 2-0 tapi dikasinya cuma 2-1. Itu sudah kita syukuri karena kita sudah mulai masuk jalur kemenangan,” kata Ma’ruf usai nonton bersama di Banjar, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019).

Ma’ruf Amin juga bicara bagaimana penampilan skuat U-22. Menurutnya anak muda ini banyak potensi untuk berkembang lebih jauh.

“Anak-anak kita bermain bagus, memanfaatkan setiap peluang. Saya kira memang kita masih perlu genjot, selain tentu kemampuan teknikal tapi juga pertahanan, harus, staminanya harus diperkuat lagi,” tutur Ketum MUI itu.

Lebih jauh Ma’ruf berharap kemenangan timnas tidak berhenti di sini. Kalau bisa, di masa mendatang Indonesia berlaga di pentas World Cup. Menurutnya Indonesia bisa mengejar Korea Selatan dan Jepang yang dulu setara dengan Indonesia.

“Permainan kita terus menanjak kita tidak hanya di tingkat Asia tetap bisa juga lebih masuk ke tingkat lebih jauh yaitu ke tingkat dunia, ke World Cup,” kata Mustasyar PBNU itu.

2 dari 3 halaman

Mafia Bola

Ma’ruf pun menyoroti carut-marut mafia bola dalam negeri. Prestasi garuda muda ini menunjukkan bahwa Indonesia bisa tampil baik meski dirundung masalah. Dia pun berharap kasus mafia ini segera tuntas.

“Makanya hambatan-hambatan yang sifatnya teknis psikologis, hambatan organisatoris, itu harus dihilangkan semua. Dan itu optimis bahwa sepakbola kita akan baik,” tegasnya.

Ma’ruf menyempatkan menonton laga final di sebuah rumah yang menjadi tempat bermalam. Dia ditemani istri, Wury Estu Handayani nonton bareng laga final bersama santri, pengawal, dan awak media di sela safari di Jawa Barat.

Ma’ruf mengaku sangat tegang selama menonton. Sebab Indonesia tertinggal lebih dahulu di babak kedua dari Thailand. Namun, berhasil membalas dua angka dalam gol yang singkat.

“Makanya penonton walaupun deg degan di awal, tapi kan gembira di akhir,” tandasnya.

Repoter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi ‘Dikerdilkan’, TKN Singgung Rizal Ramli Salah Data soal Utang

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin membela capresnya yang ‘dikerdilkan’ Rizal Ramli perihal pidato soal konsesi tanah di Konvensi Rakyat. TKN menilai Rizal Ramli tak paham konteks dan menyinggung soal data tanah yang salah.

“Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak tahu konteks, jadi diminta supaya Pak Rizal Ramli banyak baca. Pak Rizal Ramli soalnya salah baca, data hutang salah, sekarang salah lagi. Kalau dia susah baca, jangan banyak komentar. Dia nggak tahu konteks,” ujar Jubir TKN, Arya Sinulingga saat dihubungi Senin (25/2/2019).

Rizal Ramli sebelumnya mengkritik pidato Jokowi soal tanah dalam jumpa pers di Jalan Tebet Barat Dalam IV No 7, Jakarta Selatan. Rizal menilai apa yang disampaikan Jokowi soal konsesi lahan seolah tebang pilih. Jokowi, menurut dia, hanya mengejar konsesi yang dimiliki kubu lawannya di Pilpres 2019.

Kembali ke Arya, politikus Perindo itu pun membantah tudingan Rizal Ramli. Arya mengatakan, pidato Jokowi perihal konsesi bukan untuk menagih dikembalikannya lahan negara.

“Kalau mau dikembaliin, dikembaliin aja. Kata Pak Jokowi kan begitu, kalau ada yang mau kembaliin silakan kembaliin. Jadi bukan menargetkan, kalau Pak Prabowo nggak ngomong mengembalikan kan, nggak ada omongan mengembalikan. Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak fokus, jadi kan yang menantang Pak Prabowo sendiri. Pak Jokowi nggak pernah ngomongin suruh kembaliin. Kan nggak ada, kan Prabowo sendiri yang bilang,” jelasnya.

“Jadi HGU itu nggak ada masalah, nggak dipersoalkan, cuma pertama tadi soal diingatkan, Pak Prabowo itu pernah ngomong, tanah dimiliki elit, ternyata dia juga elitnya,” tambahnya.

Isu soal lahan ini pertama kali disinggung dalam debat capres kedua pada 17 Februari lalu. Saat di panggung debat, Jokowi mengungkap Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh. Ia menegaskan pembagian lahan tersebut tidak dilakukan di era pemerintahannya.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur. Sebesar 220 ribu hektare,” kata Jokowi dalam debat.

Merespons capres petahana itu, Prabowo mengakui memang menguasai ratusan ribu hektare tanah di berbagai tempat. Dia siap mengembalikan tanah itu untuk negara, namun ada ‘tapi’-nya.

“Saya minta izin, tadi disinggung tentang tanah yang katanya saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU (hak guna usaha), itu adalah milik negara,” ujar Prabowo.
(idn/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Penampakan LRT Jakarta yang Siap Beroperasi Maret 2019

Liputan6.com, Jakarta – Selain Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta, warga DKI Jakarta dipastikan akan menikmat moda transportasi kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta pada bulan depan.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, kondisi LRT Jakarta memang sudah cukup laik untuk disinggahi oleh para penumpang. Selain cepat dan nyaman, LRT Jakarta sudah dilengkapi dengan AC agar pengguna merasa nyaman didalamnya.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono menjelaskan, progres pembangunan LRT Jakarta telah mencapai 99,9 persen. Pihaknya mengaku siap mengoperasikan LRT pada bulan Maret 2019.

“Sekarang ini kami sedang mengejar proses pengujian sistem perkeretaapian dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan sertifikasi SDM juga sedang berlangsung serta tim merapat dengan tim kementerian untuk finalisasi SOP perawatan,” ujarnya di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019).

Dia melanjutkan, untuk saat ini pihaknya tengah menantikan penetapan tarif LRT Jakarta oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

“Kita belum bisa sampaikan kisaran harganya, karena semua kita tunggu dari Pemprov,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama TransJakarta Agung Wicaksono menerangkan, keberadaan LRT Jakarta ini nantinya ialah upaya pemerintah untuk mengintegrasikan moda transportasi umum.

“LRT ini hadir untuk integrasi. Oleh karena itu kami siap untuk menggandeng MRT dan LRT,” tandasnya.

2 dari 3 halaman

Penampakan LRT Jakarta

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Beroperasi Maret, Tarif LRT Jakarta Tunggu Penetapan Pemprov DKI

Liputan6.com, Jakarta Proses pembangunan moda transportasi kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jakarta telah mencapai 99 persen. LRT Jakarta dengan rute Kelapa Gading-Velodrome itu kini tengah dalam proses penentuan tarif yang akan  dikenakan ke masyarakat.

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menjelaskan, pada dasarnya LRT Jakarta telah siap untuk beroperasi. Saat ini pihaknya masih menanti penentuan besaran tarif LRT Jakarta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Untuk kisaran tarifnya, kita masih menunggu dari Pemprov ya. Tetapi konstruksi fisik kita sampaikan sudah mencapai 99 persen,” ungkap dia di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019).

Dia pun menegaskan jika kabar yang menyebutkan besaran tarif LRT Jakarta  ditetapkan sebesar Rp 12 ribu tidak benar. Besaran tarif tersebut dikatakan untuk LRT Jabodebek bukan tarif LRT Jakarta.

“Jangan salah diartikan. Yang Rp 12 ribu itu LRT Jabodebek bukan LRT Jakarta,” ungkap dia.

Dia melanjutkan, pada pekan ini pihaknya akan terus mematangkan kesiapan LRT Jakarta terutama dari segi keselamatan penumpang.

“Ada hal-hal yang harus kita tekankan bahwa pengoperasian LRT butuh banyak proses pengujian sekaligus untuk memastikan bahwa kehandalan sistem dapat terjamin oleh semua penumpang,” pungkas dia.

2 dari 2 halaman

LRT Jakarta Targetkan Sertifikasi Pekan Ini

Moda transportasi kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta kini tinggal menghitung waktu untuk beroperasi secara komersial pada Maret 2019.

Pekan ini, manajemen perusahaan menargetkan untuk merampungkan proses sertifikasi. Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menuturkan, saat ini perkembangan LRT Jakarta untuk rute Velodrome-Kelapa Gading telah mencapai 99 persen. Pihaknya mengaku akan merampungkan proses sertifikasi pada satu hingga dua pekan ini.

“Seperti yang disampaikan Pak Menhub, konstruksi fisik sudah 99 persen ya. Saat ini kami sedang kejar proses pengujian sistem perkeretaapian dengan Kemenhub dan sertifikasi,” ujarnya di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019).

Dia mengungkapkan, untuk mengejar target pengoperasian LRT Jakarta secara komersial pada bulan depan, kini perusahaan fokus untuk menguji kelaikan moda serta aspek keselamatan bagi para penumpang.

“Ada hal-hal yang harus kita tekankan bahwa pengoperasian LRT butuh banyak proses pengujian sekaligus untuk memastikan bahwa kehandalan sistem dapat terjamin oleh semua penumpang,” ujar dia.

Sementara itu, untuk kisaran tarif yang akan dikenakan, hingga kini, dia mengaku masih menunggu ketetapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Penetapan tarif masih menunggu dari Pemprov ya,” tegas dia.

LRT Jakarta Targetkan Sertifikasi Pekan Ini

Liputan6.com, Jakarta – Moda transportasi kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta kini tinggal menghitung waktu untuk beroperasi secara komersial pada Maret 2019.

Pekan ini, manajemen perusahaan menargetkan untuk merampungkan proses sertifikasi. Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menuturkan, saat ini perkembangan LRT Jakarta untuk rute Velodrome-Kelapa Gading telah mencapai 99 persen. Pihaknya mengaku akan merampungkan proses sertifikasi pada satu hingga dua pekan ini.

“Seperti yang disampaikan Pak Menhub, konstruksi fisik sudah 99 persen ya. Saat ini kami sedang kejar proses pengujian sistem perkeretaapian dengan Kemenhub dan sertifikasi,” ujarnya di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Senin (25/2/2019).

Dia mengungkapkan, untuk mengejar target pengoperasian LRT Jakarta secara komersial pada bulan depan, kini perusahaan fokus untuk menguji kelaikan moda serta aspek keselamatan bagi para penumpang.

“Ada hal-hal yang harus kita tekankan bahwa pengoperasian LRT butuh banyak proses pengujian sekaligus untuk memastikan bahwa kehandalan sistem dapat terjamin oleh semua penumpang,” ujar dia.

Sementara itu, untuk kisaran tarif yang akan dikenakan, hingga kini, dia mengaku masih menunggu ketetapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Penetapan tarif masih menunggu dari Pemprov ya,” tegas dia.

2 dari 2 halaman

Tarif LRT Jabodebek Dipatok Rp 12 Ribu

Sebelumnya, perkembangan Proyek LRT Jabodebek sudah mencapai 58 persen. Bahkan untuk lintas Cibubur-Cawang uji coba perdana pada Juni 2019.

Lalu seberapa besar harga tiket LRT saat nanti beroperasi?

Kepala Divisi LRT Jabodebek PT Kereta Api Indonesia (Persero) John Roberto mengatakan tarif LRT masih akan mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Jadi kalau dari hitung-hitungan kita tarif keekonomian itu kan Rp 30 ribu. Namun kemampuan beli masyarakat itu Rp 12 ribu. Sekali jalan flat segitu,” kata John di Hotel Grandhika, Jakarta, Jumat 15 Februari 2019.

Kemudian untuk kemudahan pembayaran,  dia mengatakan, akan diterapkan sistem ticketing yang berintegrasi dengan penggunaan metode pembayaran KRL.

Menurutnya, PT KAI sudah berkoordinasi dengan PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) untuk mengintegrasikan operasional pembayaran dengan metode KRL. Bahkan nantinya bakal bersinergi dengan MRT.

“Karena ini nanti semua akan terintegrasi, LRT, MRT, KRL di Dukuh Atas,” tegas dia.

LRT Jabodebek nantinya berkapasitas 750 sampai 1.200 penumpang dalam sekali angkut. Pada jam normal, diprediksi sekali jalan angkutan tersebut mampu melayani sekitar 200 orang.

LRT Jabodebek beroperasi dengan 31 train set. Setiap train set, menggunakan enam gerbong.

Dalam sehari, direncanakan ada 430 perjalanan dari Cibubur menuju Dukuh Atas pulang-pergi dan 430 perjalanan dari Bekasi menuju Dukuh Atas pulang-pergi.

“Sehingga nanti setiap hari LRT Jabodebek ini mampu mengangkut sekitar 500 ribu penumpang,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan di bawah ini: