Kasus Kaburnya Remaja Saudi Bikin Sikap Thailand ke Pengungsi Melunak?

Liputan6.com, Bangkok – Kepala imigrasi Thailand mengumumkan pada Rabu 16 Januari, bahwa pihaknya tidak akan lagi memaksa para pengungsi untuk pulang “tanpa pendampingan”, menyusul permohonan putus asa seorang remaja perempuan asal Arab Saudi untuk suaka, menarik perhatian global.

Thailand sendiri diketahui sebagai salah satu negara yang tidak menandatangani konvensi PBB tentang pengungsi, demikian sebagaimana dikutip dari Channel News Asia pada Kamis (17/1/2019).

Selain itu, Thailand juga telah lama dikecam karena kerap menahan sepihak para pengungsi, dan tidak jarang mengembalikan mereka ke negara asal yang memiliki rezim represif, sehingga berisiko menghadapi ancaman penjara atau hukuman yang lebih buruk.

Banyak kasus sejennis tidak terungkap ke permukaan, sebelum kemudian berubah ketika seorang remaja perempuan berusia 18, Rahaf Mohammed al-Qunun, kabur dari orang tuanya yang berkewarganegaraan Arab Saudi karena mengaku murtad, dan nyawanya tengah dipertaruhkan.

Qunun mengurung diri di sebuah hotel transit di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, ketika petugas imigrasi berusaha memaksanya pulang ke negara asal. Di tengah upaya memblokade diri, dia terus menerus mengetwit tentang ketakutan kembali ke negara dan keluarganya, karena ancaman pengabaian hak asasi manusia.

Rangkaian kicauannya menarik perhatian global, membuatnya mendapat perlindungan dari badan pengungsi PBB selama beberapa hari, sebelum kemudian diterbangkan ke Kanada untuk mendapatkan suaka di sana. Qunun mendarat di Toronto pada Sabtu 12 Desember, dan disambut oleh menter luar negeri setempat, Chrystia Freeland.

Qunun mengklaim dirinya mengalami pelecehan di Arab Saudi, dan menolak untuk melihat anggota keluarganya yang datang ke Thailand, untuk membujuknya pulang.

Pemrosesan kasusnya yang sangat cepat tidak pernah terjadi sebelumnya di Thailand, dan hal itu diawasi secara penuh oleh kepala imigrasi setempat, Surachate Hakparn.

Besarnya perhatian global terhadap kasus tersebut, menurut beberapa opini media lokal, membuat Thailand “tersentil” untuk melakukan reformasi terhadap kebijakan imigrasinya.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Dituding Menyerah pada Tekanan

Menanggapi pertanyaan tentang perlakuan Thailand terhadap pengungsi, Surachate mengatakan di hadapan wartawan bahwa dia akan mengambil pendekatan baru, di mana “tidak akan ada yang dikirim kembali ke negara asal jika mereka tidak ingin kembali”.

Dia menambahkan bahwa sebagai kepala departemen imigrasu, “kami sekarang akan mengikuti norma-norma internasional.”

Namun, klaim itu disambut dengan skeptis oleh sebagian kalangan, menyusul penangkapan pemain sepak bola –yang juga pengungsi– Hakeem Alaraibi di Thailand November lalu, yang sebenarnya telah diberikan izin tinggal permanen di Australia, tetapi ditahan di bandara Bangkok ketika hendak pergi berlibur.

Alaraibi, mantan pemain tim nasional Bahrain, diburu atas tuduhan perusakan kantor polisi terkait peristiwa Arab Spring di Timur Tengah, beberapa tahun silam.

Namun, kelompok-kelompok pemerhati HAM mengatakan bahwa Alaraibi tengah bertanding saat kerusuhan merebak, dan tegas mengklaim bahwa tuduhan Bahrain adalah palsu.

Australia telah menyerukan agar Alaraibi dikembalikan ke negara itu, tempat di mana dia tinggal dan bermain untuk tim sepak bola kota Melbourne.

Surachate mengatakan kasus itu berbeda karena ada surat perintah penangkapan yang bersifat luar biasa mendesak dari Bahrai terhadap Alaraibi, tetapi kemudian mengatakan bahwa ia dapat memperdebatkan kasus tersebut di pengadilan.

“Pemrosesan Qunun tidak akan menjadi contoh untuk kasus-kasus imigrasi Thailand di masa depan,” tegas Surachate, seraya membantah bahwa pihaknya menyerah pada tekanan internasional pada kasus terkait.

Penjelasan Kejari Surabaya Mengapa Ahmad Dhani Tak Ditahan

Surabaya – Musisi Ahmad Dhani hari ini merampungkan pelimpahan tahap II atau proses pelimpahan tersangka dan barang bukti terkait kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Namun Kejari tidak melakukan penahanan terhadap pentolan Dewa 19 ini.

Kasi Pidum Kejari Surabaya Didik Adyotomo mengatakan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas dari penyidik Polda Jatim terkait kasus Dhani.

Yang bersangkutan kemudian djerat pasal 45 ayat 3 junto apsal 27 ayat 3 tentang ITE dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara dan denda paling besar Rp 750 juta.

“Kamis tanggal 17 Januari 2019 kita telah menerima pelimpahan tahap 2 yaitu pelimpahan tersangka dan barang bukti atas nama Ahmad Dhani Prasetyo, jadi kalau sehari-hari kita biasa menyebutnya Ahmad Dhani, yang bersangkutan itu diduga atau didakwa atau disangka melanggar pasal 45 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 tentang ITE,” kata Didik kepada wartawan, Kamis (17/1/2019).
Didik juga mengatakan jika barang bukti yang disertakan ialah bukti transkrip vlog Dhani.

“Tadi ada beberapa transkrip yang dia lakukan itu sudah disimpan oleh petugas barang buktinya, kemudian yang bersangkutan tadi cukup kooperatif sehingga tadi berjalan dengan lancar,” ujar Didik.

Didik kemudian menyampaikan alasan Dhani tidak ditahan.

“Tidak dilakukan penahanan sesuai dengan pasal 21 ayat 4 yang berisi suatu syarat melakukan penahanan adalah bisa memenuhi syarat objektif, yaitu ancamannya 5 tahun atau lebih. Kebetulan dalam kasus ini ancamannya hanya 4 tahun dan secara objektif tidak memenuhi syarat,” terang Didik.

Untuk selanjutnya, Didik mengatakan pihaknya akan melakukan pelimpahan berkas penuntutan ke Pengadilan Negeri Surabaya.

“Proses selanjutnya tentunya akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya dalam waktu dekat dan secepat mungkin,” lanjutnya.

Dalam persidangan di PN Surabaya nanti, Didik mengaku telah menyiapkan enam Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kasus Dhani.

“JPU ini kita tim gabungan teman-teman dari Kejati dan dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Jumlah yang kita buat itu ada 6 jaksa, Kejati 4 orang kita 2 orang,” pungkasnya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Film Hit and Run, Kala Tatjana Saphira Jadi Penyanyi Centil

Liputan6.com, Jakarta – Selain berakting, Tatjana Saphira memiliki hobi lain. Ia mengaku sangat menyukai dunia tarik suara.

Bahkan jarang yang mengetahui bahwa beberapa tahun belakangan, Tatjana Saphira mulai menyeriusi bidang tarik suara. Tatjana Saphira berlatih vokal dengan guru profesional.

“Jadi memang beberapa tahun lalu aku mencoba untuk terjun ke nyanyi, dengan latihan vokalnya pakai guru. Alasannya sih karena memang aku suka sama musik,” kata Tatjana Saphira ketika ditemui disela-sela jumpa pers film ‘Hit N Run’, di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019).

Tatjana Saphira patut berbahagia. Pasalnya, hobi bernyanyinya tak sebatas latihan vokal. Ia dipercaya untuk menampilkan salah satu bakatnya bernyanyi di film berjudul Hit and Run.

2 dari 3 halaman

Peran Menantang

Di film garapan Screenplay Films bersama dengan Legacy Pictures dan Bukalapak Pictures ini, Tatjana Saphira memerankan seorang penyanyi.

“Jadi karakter Meisa ini tuh penyanyi cantik yang genit, centil, nyentrik, dan memang mencolok kepribadiannya. Jadi, perannya Meisa ini tuh menarik banget dan tantangan buat aku,” papar Tatjana Saphira.

3 dari 3 halaman

Seperti Penyanyi Profesional

Bahkan di film tersebut, Tatjana Saphira harus menyanyi di atas panggung layaknya penyanyi-penyanyi profesional yang menghibur penontonnya.

“Aku tidak ada background sebagai penyanyi diatas panggung, jadi harus lakukan banyak latihan dan keluar dari diri aku. Karena, aku tuh orangnya pendiam dan tertutup sama orang baru, sementara karakter Meisa ini beda sama aku. Jadi seru sih,” jelasnya.

“Sebulan dalami karakter dan sebulan itu aku latihan koreo dan aku ada bagian action, aku excited banget,” tambahnya.

Perpanjang Kontrak di Persib, Tanggung Jawab Ghozali Lebih Besar

Liputan6.com, Bandung Pemain sayap Persib Bandung Ghozali Siregar, resmi memperpanjang kontrak dengan ikatan kerja sama dua tahun. Kontrak terakhir Ghozo, sapaan akrabnya, itu baru akan habis pada 2021.

Perpanjangan kontrak Ghozali di Persib diumumkan pada, Selasa (15/1/2019) lalu.

“Alhamdulilah bisa menjadi bagian Persib lagi di tahun 2019. Dengan kontrak dua tahun ini tanggung jawabnya lebih besar karena harus kasih yang terbaik lagi tahun ini seperti tahun kemarin,” ujar Ghozo ditemui usai mengikuti sesi latihan Persib, Kamis (17/1/2019).

Ghozo tak memungkiri, dirinya dipertahankan Persib karena penilaian pelatih dan manajemen. Untuk itu ia pun mengambil kesempatan untuk membalas kepercayaan klub di musim depan.

“Karena kemarin kan prestasi saya di sini cukup memuaskan kenapa tidak diteruskan,” katanya.

2 dari 3 halaman

Betah

Selama satu musim berkostum Persib, pemajn berusia 26 tahun ini merasa betah. Sempat diragukan di awal musim, ia mampu menunjukkan kualitasnya di atas lapangan. Total ia mengemas 6 assist dan 5 gol di musim 2018.

“Ya pokoknya kalau main di Bandung itu terasa semangatnya saat stadion penuh. Luar biasa,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Siap Adaptasi

Mantan pemain Persiba Balikpapan ini juga siap bekerja dengan pelatih anyar Miljan Radovic di musim 2019. Ia pun mengaku siap mengikuti strategi yang diinginkan pelatih.

“Adaptasi lagi itu pasti. Kita mulai lembaran baru bersama-sama membangun tim sama pelatih baru juga,” katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Mario Ginanjar Bikin Minyak Wangi 5 Kota Dunia

Liputan6.com, Jakarta Beberapa artis luar negeri menjadikan nama mereka sebagai brand parfum yang diciptakan sendiri. Di Indonesia pun hal ini juga dilakukan oleh vokalis Kahitna, Mario Ginanjar

Buat Mario Ginanjar, dirinya memiliki alasan tersendiri untuk terjun ke bisnis wewangian. Mario Ginanjar menamakan brand wewangiannya LVF x Mario Ginanjar.

“Ini karena saya terinspirasi dari tempat-tempat yang saya kunjungi, seperti Bali, London, Paris, New York dan Tokyo. Ini menginspirasi saya membuat wewangian untuk wanita tapi bisa dipakai juga untuk pria,” ujar Mario Ginanjar ditemui di konferensi pers launching Luxury Body Mist LVF x Mario Ginanjar di Citronella Museum Satria Mandala, Rabu (16/1/2019)

Mario Ginanjar memang mengeluarkan berbagai macam varian dalam bisnis wewangiannya. Lima varian itu adalah Bali Paradise, Autumn In Ne York, Spring Time in Paris, Tokyo Electric, dan London Pop.

“Menurut survei fans Kahitna dan fans Mario Ginanjar ini banyak yang perempuan, dan saya ingin membuat wanita semakin cantik dan wangi. Akhirnya kita meluncurkan produk Luxury Body Mist,” ungkap Mario Ginanjar.

2 dari 3 halaman

Bali

Bali memang menjadi tempat yang dipilih Mario Ginanjar untuk memperkenalkan brand wewangiannya. Menurutnya, hal ini juga sebagai rencana dirinya yang akan memperluas pasar wewangiannya. 

“Kenapa Bali, karena di seluruh Indonesia banyak keindahannya. Hanya saja Bali ini stand out, karena dia perpaduan yang perfect banget. Kita juga suka liburan ke Bali.  Mungkin nanti kita akan ada Padang dan Labuan Bajo, jadi kita pilih sekali kota-kota yang jadi favorit kita. Kalo Bali, wanginya kayak sunny, fresh,” ujar Mario.

3 dari 3 halaman

Pria Wanita

Mario Ginanjar mengaku jika body mist-nya itu mencerminkan kepribadian dan cocok di semua kalangan baik pria maupun wanita. Bahan-bahan yang terkandung pada Luxury Body Mist LVF x Mario Ginanjar yang terbuat dari bunga dan buah-buahan pun memberikan kesan yang menyegarkan. 

“Segmen pasarnya itu dari umur 16 sampai 40 tahun, tapi sebetulnya bisa semua kalangan. Kita bikin lima untuk pribadi yang ada yakni tomboy, aktif, romantis, ceria, edgy. Mencakup semua personality yang ada. Kelima varian juga beda bahan bakunya, floral untuk bahan dasarnya Tokyo dan Paris, Fruitty melon, anggur itu London dan Bali, untuk yang New York kita pilih lebih musk,” terang Mario.

Kini Luxury Body Mist LVF x Mario Ginanjar sudah bisa didapatkan di berbagai toko dan retail online. Harga wewangian Mario Ginanjar 100 ML dibandrol dengan Rp 135 ribu. 

Hanya 45 Menit di Kejari Surabaya, Dhani: Wis Rek, Aku Luwe

Surabaya – Setibanya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Ahmad Dhani menjalani pelimpahan tahap II atau proses pelimpahan tersangka dan barang bukti terkait kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya.

Namun sekitar pukul 14.30 WIB, Dhani sudah diperbolehkan meninggalkan Kejari bersama pengacaranya.

Dhani mengaku hanya mengisi formulir dan diambil fotonya saat berada di Kejari Surabaya.


“Prosesnya ya ngisi formulir, ya kayak masuk kuliah gitu, difoto,” ungkap Dhani Prasetyo kepada wartawan usai pemeriksaan, Kamis (17/1/2019).

Akan tetapi ketika wartawan melemparkan sejumlah pernyataan, Dhani langsung mengelak.

“Ngapain pertanyaan-pertanyaan lagi. Ini namanya pelimpahan. Jadi pasal 27 ayat 3 yang disangkakan kepada saya itu ancaman hukumnya maksimal 4 tahun. Jadi tidak ada penahanan. Bukan saya kebal hukum bukan, karena ancaman maksimal empat tahun. Wis rek, aku luwe,” terangnya sambil berlalu.

Menengok ke belakang, pentolan band Dewa 19 itu ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik pada tanggal 18 Oktober 2018 silam.

Ujaran Dhani yang berujung pelaporan pencemaran nama baik ini sempat dilontarkannya dalam sebuah video yang kemudian diunggah ke akun Facebooknya.

Saat itu, Dhani yang hendak mengikuti deklarasi tagar 2019GantiPresiden di Surabaya dihadang oleh sejumlah massa Koalisi Bela NKRI. Dalam videonya, Dhani kemudian menyebut orang-orang yang menghadangnya sebagai idiot.
(lll/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dalam 6 Bulan, SMF Telah Salurkan Rp 948 Miliar untuk KPR FLPP

Liputan6.com, Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), atau SMF kembali melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Bank Penyalur KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Ini dilakukan untuk mewujudukan ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan, penandatanganan ini merupakan kerjasama lanjutan setelah PKO sebelumnya yang ditandatangani bersama, PPDPP, SMF dan Bank Pelaksana, pada 14 Agustus 2018 lalu. Rencananya komitmen bersama ini akan ditegaskan ulang setiap tahun.

Ananta menyampaikan, sejak Agustus 2018 hingga saat ini, SMF telah berhasil merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP kepada 28.932 debitur. Adapun total penyaluran dana mencapai Rp 948 miliar, melalui 10 bank penyalur KPR FLPP yang merupakan bagian dari realisasi program FLPP 2018 sebesar Rp 5,896 triliun.

“Realisasi penyaluran KPR FLPP tersebut merupakan komitmen SMF dalam Program Penurunan Beban Fiskal direalisasikan melalui pemberian dukungan kepada Pemerintah lewat program KPR FLPP, yang berkoordinasi dengan BLU PPDPP, Kementerian PUPR,” ujarnya dalam penandatangan perjanjian kerjasama, di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Ananta mengaku yakin dengan adanya sinergi yang kuat, program sejuta rumah dapat tercapai dan memberikan kontribusi luar biasa bagi perekonomian Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan rumah.

Dukungan dari SMF, kata Ananta, juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan penyaluran KPR FLPP dalam ketersediaan likuiditas bagi penyaluran KPR FLPP. Sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang memperoleh fasilitas KPR FLPP di samping adanya penyerapan tenaga kerja dari pembangunan rumah yang berujung pada terciptanya multiplier effect.

2 dari 3 halaman

Kurangi Beban Fiskal

Ananta mengatakan, adanya Surat Menteri Keuangan, No. S-163/MK.6/2018 tanggal 12 April 2018, perihal penurunan beban fiskal dalam KPR program FLPP dan SSB, dan Keputusan Menteri PUPR No 463/KPTS/M/2018, tentang proporsi pendanaan kredit atau pembiayaan pemilikan dan perumahan rakyat, menjadi dasar bagi SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV) menjalankan fungsi sebagai fiscal tools pemerintah dalam penyediaan dana jangka menengah panjang guna merealisasikan penurunan beban fiskal pemerintah.

Adapun dalam program penyaluran KPR FLPP ini, SMF memiliki peran dalam mengurangi beban fiskal pemerintah dengan membiayai porsi 25 persen pendanaan KPR FLPP. Sehingga pemerintah hanya menyediakan 75 persen dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90 persen.


Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sergio Garcia Bertekad Pertahankan Gelar SMB Singapore Open

Liputan6.com, Jakarta Pegolf Spanyol, Sergio Garcia bertekad mempertahankan gelar juara SMBC Singapore Open di edisi 2019. Garacia sudah mempersiapkan diri menghadapi turnamen ini dengan matang. 

Garcia sebenarnya cukup sibuk tahun lalu. Namun pegolf berusia 39 tahun tersebut sudah beristirahat sebelum tamil di  SMBC Singapore Open tahun ini. 

“Saya mulai berlatih beberapa pekan yang lalu. Masih sedikit buru-buru, tetapi saya harap saya bisa menyesuaikan diri,” kata Garcia, Kamis (17/1/2019).

Sejak 2017, Garcia sudah tiga kali ikut di SMBC Singapore Open. Tahun lalu, ia berjaya di turnamen yang digelar di Sentosa Golf Course, Singapura ini. Bukan hanya juara di Singapura, Garcia juga sukses membela tim golf Spanyol mengalahkan Amerika Serikat di Europe’s Ryder Cup. Selain itu, ia juga menang di turnamen Valderrama Masters.

Lebih lanjut, Garcia mengaku senang bisa unjuk gigi lagi di SMBC Singapore Open 2019. Apalagi, ia datang sebagai juara bertahan. “Menyenangkan bisa kembali. Ini arena yang saya suka, luar biasa, dan berada di sini sebagai juar bertahan itu sangat spesial,” kata Garcia.

2 dari 2 halaman

Perebutkan Hadiah Satu Juta Dollar

SMBC Singapore 2019 sendiri akan berlangsung hingga 20 Januari 2019. Turnamen ini akan memperebutkan total hadiah 1 juta dollar Amerika Serikat atau Rp 14 miliar.

Bukan hanya Garcia, beberapa pegolf dunia seperti Sean Crocker (Amerika Serikat), Lucas Herbet (Australia), Jazz Janewattananond, dan Danthai Boonma (Thailand) juga tampil. 

Keempat pegolf ini sebelumnya lolos ke turnamen The Open Royal Potrush di Irlandia Utara. Untuk lolos, mereka harus berada di empat teratas di SMBC Singapore Open yang menjadi turnamen kualifikasi.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Ikut 10 Years Challenge di Ultah ke-46, Ari Lasso Pakai Foto Masa Kecil

Liputan6.com, Jakarta – Maraknya tantangan memperlihatkan wajah 10 tahun silam yang bertema 10 Years Challenge, membuat deretan selebritas Indonesia tak mau ketinggalan. Salah satunya Ari Lasso. Uniknya, mantan vokalis Dewa itu malah mengunggah foto saat berumur enam tahun.

Rupanya, hari ini Ari Lasso tengah berulang tahun. Selagi viral tantangan 10 Years Challenge, ia menyandingkan potret diri sekarang dan bukannya 10 tahun, tapi 40 tahun, yakni saat tahun 1979.

Satu yang tak berubah pada diri Ari Lasso dalam foto itu adalah rambut panjangnya yang masih sama. Dan rambutnya itu telah menjadi ciri khas penyanyi pop kondang tersebut. Genap berusia 46 tahun, ayah lima anak itu mengaku sangat bersyukur.

Biar mantep skalian chalenge nya   mumpung hari ini tepat 46 tahun.   Puji Tuhan,” tulis Ari Lasso di Instagram, Kamis (17/1/2019).

2 dari 3 halaman

Masih Kuat

Sebelumnya, Ari Lasso juga mengenang potret masa lalu bersama istri dan ketiga anaknya. Masih muda, Ari mengaku kala itu masih kuat untuk menggendong putranya.

Saat anak2 masih digendong dan sy masih kuat nggendong. Jaman2 ribet n brutal ni para krucil,” tulis Ari Lasso.

3 dari 3 halaman

Ucapan Selamat dari Para Selebriti

Tak mau ketinggalan, sederet teman artis juga memberikan ucapan selamat kepada pelantun “Hampa” itu.

Selamat ulang tahun, Mas Inspirator. Semoga sehat terus, bahagia terus dan selalu menjadi pintu rezeki untuk orang banyak,” tulis @duniamanji.

Selamat ulang tahun, Riiiii! Panjang sehat, berlimpah berkat rejeki bahagia, banyak gembira, aman, nyaman! Semakin disayang istri, anak2, sanak keluarga, partner kerja, karyawan, sahabat, teman, penggemar. Aaamiiin! Stay blessed!” sambung @ti2dj.

Happy bday papaglam ladewiittttsss smoga smakin wanting somaaatttsss,” @audyitem, menambahkan.

Kemendag Temukan Penjualan Gula Rafinasi Secara Online

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menemukan penjualan gula rafinasi melalui situs jual beli online. Penjualan tersebut melanggar aturan mengingat gula jenis ini tidak boleh diperdagangkan secara bebas lantaran bukan merupakan gula konsumsi.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggriono mengatakan, selama melakukan pengawasan, Kementerian Perdagangan menemukan penjualan gula rafinasi melalui situs online. Namun masih dalam jumlah yang kecil.

“Kami temukan selama pengawasan di pedagang-pedagang online, tidak dalam jumlah banyak mereka lakukan perdagangan, tetapi ini melanggar. Ini pedagang gula rafinasi ini kan dikhususkan untuk industri dan tidak seyogyanya di daftarkan di online,” ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Menurut dia, dari hasil pengawasan tersebut, mayoritas dijual di wilayah Jawa, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Untuk jumlahnya, Veri mengaku masih melakukan pendalaman terkait temuan ini.

“Jumlahnya belum bisa kami pastikan, tapi yang pasti yang melanggar industri penggunanya,” kata dia. 

“Jadi mereka beli dengan jumlah tertentu padahal industrinya hanya keburuhannya 10 ton misalnya, dia ajukan pembelian dengan 20 ton. Karena si industri rafinasinya hanya lihat base on dokumennya saja, tidak memeriksa berapa kebutuhan indsutri makanan dan minuman yang ditemukan,” lanjut Veri.

Sementara untuk sanksi, Veri menyatakan bahwa pedagang yang kedapatan menjual gula rafinasi ini secara bebas ke pasaran akan dikenakan sanksi mulai dari administrasi hingga pidana.

“Sudah diedarkan ke industri penggunanya. Ada mereknya dan itu sudah kita limpahkan ke Polri dan sudah dalam tingkat pengadilan. Saya lupa berapa merek itu,” tandas dia.

2 dari 3 halaman

60 Ribu Ton Gula Rafinasi Rembes ke Pasar

Sebelumnya, Kementrian perdagangan (kemendag) bersama Polri mengungkap kasus penggunaan gula rafinasi yang seharusnya diperuntukkan untuk industri. Gula rafinasitersebut diketahui telah dijual bebas di pasar untuk konsumsi umum.

Jumlah gula rafinasi yang dijual bebas atau bocor di pasaran tersebut mencapai 60 ribu ton. Penemuan tersebut di sejumlah daerah di Pulau Jawa, seperti Yogjakarta, Temanggung, hingga Purworejo.

“Pabrik ini melakukan sebagaimana mestinya, tapi oknum di pabrik ini ada kerjasama dengan tersangka yang kami tahan sekarang ini,” kata Kombes Pol Syahardiantono, Kabagpenum Mabes Polri, saat ditemui di lokasi pabrik PT Permata Dunia Samudera Utama (PDSU), di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, pada Kamis 20 September 2018. 


Di lokasi pabrik ini, Polri bersama Kemendag, menyita 360 ton gula rafinasi yang belum sempat beredar.

Modusnya, menambah jumlah pesanan dari Unit Dagang (UD) I.S dari 6 ribu ton, menjadi 60 ribu ton. Modus ini telah dilakukan sejak 2016.

“Sehingga kami mengejar sampai ke tempat ini, keterangan yang kami dapat dari tersangka, ada kerjasama,” terangnya.

Pihak kepolisian tengah menyelidiki adanya indikasi permainan dari petinggi PT PDSU, untuk meloloskan kecurangan dokumen.

“Kemungkinan ada tersangka lain, kami sudah keluarkan surat penangkapan. Inisialnya menyusul, akan kami sampaikan,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: