Geger Potong Rambut Gratis ala Donald Trump dan Kim Jong-un di Vietnam

Liputan6.com, Hanoi – Tuan Duong Beauty Academy, salah satu salon di Hanoi Vietnam, mengadakan promosi potong rambut gratis ala Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong-un.

Promosi itu berlaku hingga 28 Februari 2019 dalam rangka merayakan pertemuan puncak kedua petinggi negara, yang disebut-sebut akan membahas kelanjutan program denuklirisasi Korut.

Pemilik salon, Le Tuan Duong, mengaku menyediakan jasa potong rambut seperti Trump dan Jong-un hanya untuk hiburan, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia pada Jumat (22/2/2019).

“Saya melakukan ini hanya untuk bersenang-senang tetapi terkejut dengan tanggapan orang,” katanya, menjelaskan bahwa banyak orang telah bersimpati dengan promosinya.

Duong adalah potret warga Vietnam yang sangat mendukung kesuksesan KTT. Ia mengaku membenci perang, karena kedua pamannya meninggal saat Perang Vietnam.

“Saya cinta damai. Saya sangat benci perang. Begitu banyak orang di keluarga saya yang telah meninggal (karena perang). Jadi saya sangat mendukung KTT ini,” tuturnya.

Keputusan Duong untuk mengadakan promosi potong rambut gratis seperti Donald Trump dan Kim Jong-un diharapkan mampu memeriahkan pertemuan yang akan digelar pada 27-28 Februari 2019 tersebut.

Duong berharap pertemuan akan membuahkan hasil sehingga perang dunia dapat di hindari di masa yang akan datang.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Warga Disulap Menjadi Trump dan Jong-un KW

Promosi itu mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat Hanoi. Beberapa di antaranya antusias untuk mengubah gaya rambut menjadi seperti Donald Trump dan Kim Jong-un.

Dua warga yang berkesempatan mencoba promosi adalah To Gia Huy (9) dan Le Phuc Hai (66).

Le Phuc Hai mengaku tengah bersantai di dekat danau ketika Duong menghampirinya secara tiba-tiba. Ia diberikan tawaran berupa fasilitas potong dan cat rambut gratis agar menyerupai Donald trump.

Hai menyetujui tawaran tersebut. Beberapa jam kemudian ia mendapati rambutnya telah berubah menjadi oranye menyala. Mirip seperti rambut sang presiden nyentrik AS.

“Saya suka gaya rambut Donald Trump. Itu terlihat hebat dan sesuai dengan usia saya,” katanya.

“Saya tidak takut dengan warna rambut oranye terang ini karena setelah kampanye promosi ini berakhir, pemilik salon berjanji akan mengembalikan rambut saya menjadi normal,” lanjut Hai.

Berbeda dengan Hai yang dipermak menjadi Donald Trump KW, Huy disulap menjadi seperti Kim Jong-un muda.

Rambut Huy telah dibentuk sedemikian rupa, dengan bagian atas disisir ke belakang. Tak lupa, Duong menambahkan sisi-sisi serut yang unik pada bagian samping.

“Saya merasa senang dengan potongan rambut ini karena orang-orang akan berpikir saya terlihat seperti pemimpin Korea Utara,” kata Huy.

Huy juga mengatakan bahwa meskipun teman-temannya akan meniru gayanya dengan memanfaatkan promosi, ia yakin dirinyalah yang akan paling mirip Jong-un.

“Tidak seorang pun di kelas saya yang gemuk seperti saya,” kata Huy.

Meskipun promosi potong rambut ini sangat unik, perlu diketahui bahwa Korut sangat sensitif dengan beberapa hal. Khususnya, apabila berkaitan dengan martabat pemimpin tertinggi.

Pada 2014 lalu, pejabat kedutaan Korut di London menemui tukang cukur yang menggunakan ungkapan “Bad Hair Day?” di bawah foto Kim. Ungkapan dan figur Kim digunakan untuk menawarkan sebuah diskon potong rambut saat itu.

MBS Teken Kerja Sama Rp 140 T dan Bahas Deradikalisasi dengan China

BeijingPutra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) bertemu Presiden China Xi Jinping dan meneken kerja sama di bidang perminyakan senilai US$ 10 miliar atau Rp 140,5 triliun. Pertemuan juga membahas deradikalisasi.

Dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (23/2/2019), MBS berbicara mengenai hubungan bilateral Arab Saudi dengan China yang sudah terjalin sejak ribuan tahun lalu. MBS mengaku senang dengan kerja sama yang dilakukan dengan China.

“Dalam ratusan, bahkan ribuan tahun, interaksi antara kedua pihak telah bersahabat. Selama pertukaran yang begitu lama dengan Cina, kami tidak pernah mengalami masalah dengan China,” ujar MBS.

Perjanjian kerja sama senilai Rp 140,5 triliun ini guna membangun kompleks petrokimia dan kilang minyak di China. Kompleks ini ditargetkan mampu memproduksi 300 ribu barel minyak per hari dan 1,5 juta ton ethylene per tahun. Kilang ini diharapkan akan mulai beroperasi pada 2024.

Sementara itu, Xi mengatakan kepada MBS bahwa Saudi dan China harus memperkuat kerja sama internasional tentang deradikalisasi untuk “mencegah infiltrasi dan penyebaran pemikiran ekstremis”.
Saudi menghormati dan mendukung hak China untuk melindungi keamanannya sendiri dan mengambil langkah kontra-terorisme dan deradikalisasi.

China sendiri melihat “potensi besar” dalam perekonomian Arab Saudi dan menginginkan lebih banyak kerja sama teknologi tinggi. Tetapi China tidak berusaha untuk ikut campur politik di Timur Tengah.
(dkp/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kultur Gonta-Ganti Manajer Chelsea Bikin Guardiola Terkejut

ManchesterChelsea sering mengganti manajer di tengah musim saat pada era Roman Abramovich. Kultur itu membuat terkejut manajer Manchester City, Josep Guardiola.

Chelsea sedang tampil naik-turun bersama Maurizio Sarri. Dalam enam pertandingan terakhir, The Blues membukukan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Karena performa seperti roller coaster itu, masa depan Sarri dispekulasikan. Memang, sejak dimiliki Abramovich, Chelsea sudah 13 kali mengganti manajer.

Manajer terakhir yang kena pecat, Antonio Conte. Italiano itu sebenarnya memberi sumbangan trofi Liga Inggris dan Piala FA.

Guardiola mengomentari kultur itu menjelang laga City melawan Chelsea pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019).

“Saya terkejut saat (Antonio) Conte memenangi gelar juara dan mereka kalah satu atau dua pertandingan awal pada musim (berikutnya), lalu semua orang bilang dia akan dipecat,” kata Guardiola di Sky Sports.

“Saya bilang, ‘Wow, tapi dua atau tiga bulan lalu mereka memenangi Premier League’. Tapi menurut pendapat mengenai Sarri dan tim asuhannya selalu menilai tinggi. Saat kita melihat kembali laga melawan kami, mungkin orang-orang tak percaya pada saya, tapi mereka melakukan suatu hal yang luar biasa,” dia menambahkan.

Guardiola juga mengungkapkan perbedaan situasi musim pertamanya di City dengan yang dialami Sarri.

“Situasinya sedikit berbeda. Pada tahun pertama saya, klub tak pernah meragukan saya. Tak pernah ada kabar di media bahwa saya akan dipecat andai mereka kalah laga ini atau laga lainnya. Itu tak pernah terjadi,” kata eks manajer Barcelona dan Bayern Munich itu.

“Terkadang situasinya sulit dan butuh waktu. Musim pertama bersama Sarri juga sama. Anda butuh waktu, tapi semua orang di sini mendukung saya,” dia menambahkan.

(cas/cas)

Asops Panglima TNI Tinjau CALFEX Cobra Gold 2019 di Thailand

Sukhothai – Asops Panglima TNI Mayjen Ganip Warsito meninjau the Combined Arm Live Fire Exercise (CALFEX) sebagai bagian dari latihan Cobra Gold 2019 yang melibatkan 29 negara peserta, termasuk Indonesia. CALFEX Cobra Gold 2019 ini dihelat di Thailand.

“Pada Latihan Cobra Gold 2019, TNI mengikutsertakan 51 orang personel dengan rincian 1 Perwira pada Senior Leadership Seminar (SLS), 33 perwira pada Staff Exercise (STAFFEX), 2 perwira pada Table Top Exercise Humanitarian Asistant and Disaster Relief (TTX HADR), 7 peterjun dan 3 Sniper pada CALFEX dan 5 Personel pada Engineering Civic Action Program (ENCAP),” ujar Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Agus Cahyono dalam keterangannya, Jumat (22/2/2019).

Mayjen Ganip di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa latihan ini sangat bermanfaat bagi personel TNI yang terlibat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan internasional guna menunjang pelaksanaan tugas ke depan.

“Selanjutnya Asops Panglima TNI juga menyampaikan bahwa lingkungan strategis di kawasan Asia-Pasifik penuh dinamika yang berdampak pada timbulnya benturan-benturan kepentingan antar negara,” ujar Agus.

Agus menambahkan, kehadiran Mayjen Ganip di Thailand atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata Thailand, Jenderal Pornpipaat Benyasri untuk menyaksikan secara langsung jalannya latihan bersama dengan para pejabat Angkatan Bersenjata antara lain Korea Selatan, Singapura, Jepang, dan Malaysia.

“Dengan keikutsertaan TNI dalam kegiatan berskala Internasional akan berdampak positif bagi kesiapan TNI menghadapi militer di kawasan regional dan mendukung diplomasi Indonesia di forum-forum internasional,” terang Agus.
(dkp/eva)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Bawaslu Periksa 15 Camat di Makassar yang Dukung Jokowi

Makassar

Sebanyak 15 camat di Makassar, Sulawesi Selatan, diperiksa Bawaslu terkait laporan video dukungan terhadap capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Bawaslu akan mengkaji keterangan para camat itu untuk memutuskan ada-tidaknya unsur pelanggaran untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini kami sedang melakukan registrasi, ada 15 pihak yang kami undang, (tapi) tidak secara bersamaan, (melainkan) berangsur-angsur karena tim klarifikasi kami tentunya terbatas,” ujar Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf, Jumat (22/2/2019).

Bawaslu, ditegaskan Azry, menerima tiga laporan terkait video dukungan camat terhadap Jokowi-Amin. Bawaslu, berdasarkan ketentuan, wajib menindaklanjuti laporan tersebut.

Azry menyebut Bawaslu punya waktu 14 hari melakukan penanganan laporan. Keterangan para terperiksa juga akan diplenokan.

“Berkaitan dengan rekomendasi kami ke KemenPAN-RB dan Komisi Aparatur Sipil Negara, itu sudah menjadi standar bagi kami untuk meneruskan itu terkait dengan pelanggaran hukum lainnya. Kami akan melakukan kajian dan kami akan menentukan seperti apa faktanya dan seperti apa rekomendasi,” ujar Azry.

Sebelumnya, beredar video yang berisi deklarasi dukungan kepada calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi). Video berdurasi 1 menit itu diawali perkenalan diri seseorang bernama Syahrul Yasin Limpo. Dia adalah mantan Gubernur Sulsel.

“Saya, Syahrul Yasim Limpo, beserta seluruh camat se-Kota Makassar,” kata Syahrul di awal video seperti dilihat detikcom, Kamis (21/2). Ucapan Syahrul lalu diikuti beberapa orang yang mengaku sebagai camat di Makassar. Dalam video itu, Syahrul menyatakan dukungan dan tekad mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Mendukung calon presiden nomor 01 Joko Widodo bersama Ma’ruf Amin satu periode lagi menjadi presiden. Mari sama-sama berjuang dan berjihad untuk nomor…,” kata Syahrul. Rekaman video terputus pada menit pertama.


(fdn/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo: Pemimpin Tak Hanya Satu Golongan, Kita Hidup Majemuk

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengatakan Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Seorang pemimpin, menurut Prabowo, tak bisa berasal dari satu golongan saja.

“Pemimpin itu tidak bisa hanya untuk satu golongan saja, kita hidup di tengah-tengah kemajemukan. Nenek moyang kita hidup di nusantara saja rukun,” kata Prabowo saat menghadiri undangan ramah tamah bersama tokoh, pengusaha dan warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/2/2019).

Prabowo kemudian bicara soal keadilan dan kemakmuran bagi seluruh elemen bangsa. Dia ingin memastikan rakyat Indonesia aman dan tidak ada yang kelaparan jika dirinya terpilih menjadi presiden di Pilpres 2019.

“Saudara-saudara saya bekerja untuk semua, saya tidak ingin rakyat saga tidak aman, saya tidak ingin ada rakyat saya kelaparan. Tidak boleh lagi ada yang gantung diri karena tidak bisa makan,” ujar Prabowo.

Dalam acara ramah tamah itu, Prabowo mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang hadir. Dia juga diteriakan ‘Prabowo Presiden” oleh ribuang warga etnis Tionghoa Medan yang hadir.

Ketua panitia acara, Harti Hartidjah, mengatakan ada ribuan orang yang datang ke acara tersebut. Mereka memberikan dukungan karena yakin Prabowo bisa membawa perubahan bagi Indonesia.

“Ini yang hadir lebih dari 1.500 warga etnis Tionghoa, kami mendukung Pak Prabowo jadi Presiden karena ingin adanya perubahan. Kami percaya kepada Pak Prabowo,” ujarnya.

(knv/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tampil Bagus lawan BATE, Mesut Ozil Tak Dapat Jaminan di Arsenal

London – Manajer Arsenal, Unai Emery, memuji Mesut Ozil. Pemain asal Jerman itu tampil gemilang di laga melawan BATE Borisov di Liga Europa. Tapi, Emery sama sekali tidak jaminan akan terus memberikan kesempatan tampil kepada Ozil.

“Mesut Ozil menampilkan performa yang positif. Jika ia bisa terus berada dalam kondisi yang bagus, ia berpeluang untuk terus main,” ujar Emery.

“Kami akan melalui banyak pertandingan. Ia bisa masuk dalam starting lineup, bisa juga memulai laga dari bangku pemain pengganti. Kami memiliki banyak pemain yang juga bisa membantu Arsenal.”

“Ozil menampilkan semangat yang luar biasa. Ia menunjukkan kalau dirinya masih menjadi satu di antara playmaker terbaik di dunia.”

“Kombinasi Ozil dengan pemain lain sangat mulus dan bagus. Peran Ozil di laga tadi sangat penting untuk Arsenal,” ungkap Emery.

Situasi Mesut Ozil di Arsenal menjadi perdebatan pemerhati sepak bola. Banyak yang mengatakan kalau Ozil tidak pantas dipinggirkan oleh Emery.

Manajer asal Spanyol itu dinilai terlalu naif karena tidak mau mengoptimalkan kemampuan Ozil si skuat Arsenal. Ozil sering absen dari skuat The Gunners karena tidak dipilih oleh Emery.

Laga melawan BATE Borisov menjadi laga pertama Mesut Ozil tampil penuh pada 2019. Kali terakhir Ozil tampil penuh untuk Arsenal terjadi saat melawan Burnley pada laga pekan ke-18 Premier League (22/12/2018).

Hal itu menimbulkan spekulasi kalau musim 2018-19 bisa menjadi musim terakhir Ozil di Arsenal.

2 dari 2 halaman

Siap Hengkang

Perseteruan Ozil dan Emery sudah dimulai sejak awal-awal musim. Ozil beberapa kali melakukan protes kepada Emery ketika digantikan pada tengah laga.

Hal itu membuat Emery meminggirkannya dari skuat dengan alasan yang beragam, mulai Ozil dari tidak berada dalam kondisi fisik yang baik hingga cedera misterius. Padahal, Ozil selalu menunjukkan kalau ia siap tampil di akun media sosial pribadinya.

Hal itu membuat pendukung Arsenal menjadi terbagi, antara yang mendukung agar Ozil kembali tampil dan meminta Ozil untuk segera angkat kaki dari Arsenal.

Ozil diprediksi berpeluang meninggalkan Arsenal pada musim mendatang dan hengkang ke Italia atau Spanyol.

Sumber: Bleacher Report

Langkah Maju di Sengkarut Kursi DKI-2 Baru

Jakarta – Benang kusut pengisian kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta mulai terurai. PKS dan Partai Gerindra kini sudah menyepakati dua nama cawagub DKI untuk dikirimkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kesepakatan itu seolah menyelesaikan sengkarut politik antara PKS dan Gerindra sejak kursi DKI-2 ditinggalkan Sandiaga Uno pada Agustus 2018. Sandiaga mundur dari posisi Wagub DKI karena mengaku ingin berfokus pada pencalonannya sebagai pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

PKS sebagai partai pengusung Anies-Sandiaga merasa berhak mendapatkan posisi itu karena jatah cawapres pendamping Prabowo sudah diisi oleh Sandiaga, yang notabene merupakan kader Gerindra. Belakangan, status kader Gerindra akhirnya dilepas Sandiaga agar tidak ada kecemburuan politik di antara partai pengusung.

Klaim sepihak PKS soal posisi wagub ini sebenarnya diamini oleh Waketum Gerindra Fadli Zon. Fadli rela jabatan nomor dua di Jakarta itu diisi oleh kader PKS.

“Tentu karena pengusungnya dari Gerindra dan PKS, ya nanti mungkin calon wakil gubernurnya pengganti Pak Sandi itu sesuai kesepakatan dari pengusung itu dari PKS,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).

Sejumlah nama kemudian diisukan menggantikan Sandiaga di DKI. Nama-nama seperti mantan cawagub Jawa Barat Ahmad Syaikhu, Mardani Ali Sera, hingga kader PKS sekaliber mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menjadi kandidat pengganti Sandiaga.

Bukan hanya PKS, Gerindra juga memunculkan nama M Taufik sebagai cawagub DKI. Taufik bahkan secara terang-terangan siap bertarung di DPRD DKI Jakarta jika dirinya diberi kesempatan.

Tarik-ulur Gerindra soal pengisian jabatan wagub tersebut memantik komentar dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW). Hidayat mengingatkan soal komitmen Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait kursi Wagub DKI sepeninggal Sandiaga Uno.

“Kami masih percaya bahwa Pak Prabowo memberikan komitmen yang pernah diberikan kepada PKS. Kesepahaman antara pimpinan tertinggi Gerindra dan PKS bahwa Gerindra kemudian akan mendukung calon dari PKS,” kata Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Tetapi pernyataan itu seolah dibantah oleh pengurus Gerindra DKI Jakarta. Gerindra DKI mengaku tidak mendapat arahan terkait komitmen tersebut.

“Kita hormati pendapat Ustaz HNW. Saya di DPD belum dapat arahan dan perintah soal ini. Menurut saya, seperti yang pernah saya sampaikan bahwa kesepakatan adalah ranah DPP atau Pak Ustaz HNW menyebutnya petinggi,” ujar Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif saat dimintai konfirmasi, Selasa (18/9/2018).

Singkat cerita, drama soal kursi DKI-2 itu pun masuk dalam tahap fit and proper test, sesuai permintaan Gerindra. Namun mekanisme itu juga ternyata tak langsung memuluskan jalan kandidat menuju kursi wagub.

Buntutnya, Mendagri Tjahjo Kumolo meminta Gubernur DKI Anies Baswedan memediasi kedua parpol tersebut untuk memastikan pengganti wagub DKI. Tapi Anies menilai tak perlu mediasi karena itu dinamika politik antara adik dan kakak.

“Mereka itu bersaudara, nggak perlu ada penengah. Bersaudara. PKS sama Gerindra itu sekutu dalam lima tahun mereka berjalan bersama. Ini dinamika kakak-adik saja,” kata Anies di pinggir Sungai Ciliwung Condet Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/11/2018).

Setelah berlarut berbulan-bulan, kini persoalan pengisian jabatan DKI-2 mulai menemui titik terang. PKS dan Gerindra DKI sepakat mengusulkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu jadi cawagub DKI Anies. Keduanya dipilih berdasarkan rekomendasi hasil fit and proper test. Nantinya Anies-lah yang akan mengusulkan nama Agung dan Syaikhu ke DPRD DKI.

“Proses pengisian cawagub DKI yang akan menggantikan Pak Sandi sampai dengan tadi, alhamdulillah, kami telah sepakat dan telah terima hasil fit and proper test,” kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik di Aljazeerah Signature Restaurant & Lounge, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat, (22/1/2018).

“Yang pertama, Pak Agung Yulianto Julianto dan Pak Ahmad Syaikhu,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS DKI Shakir Purnomo mengatakan surat pengajuan itu juga akan ditandatangani ketua umum serta sekjen dari Gerindra dan PKS. Rencananya, surat pengajuan cawagub DKI diserahkan ke Anies pada Senin (25/2) pekan depan.

“Kalau Sabtu atau Ahad ini tuntas, kami segera kirim surat ke Gubernur DKI,” kata Shakir.
(knv/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

8 Pikiran Negatif yang Harus Anda Singkirkan

Liputan6.com, Jakarta Pikiran negatif yang terlintas jika dibiarkan mengendap bisa menghalangi Anda untuk bahagia. Bahkan, pikiran negatif bisa menjadi salah satu faktor munculnya penyakit jantung.

Tak jarang, kita sering tidak menyadari bahwa hal tersebut adalah pikiran negatif. Berikut, paling tidak delapan pikiran negatif yang sebaiknya dihempaskan jauh-jauh seperti dilansir Huffington Post, Jumat (22/2/2019):

1. “Nanti aja deh dikerjainnya”

Seringkali Anda lebih mementingkan hiburan dibanding melakukan kewajiban yang harus dilakukan. Namun, menunda sesuatu malah bisa mengakibatkan stres lho.

Lucas D. Saiter, seorang psikoterapis di New York, mengatakan bahwa untuk melakukan suatu kewajiban, Anda harus memotivasi diri Anda agar segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. 

2. “Hidupnya lebih menyenangkan daripada hidupku”

“Apa yang kamu lihat hanyalah kulit luar dari apa yang mungkin terjadi di dalam. Dengan kata lain, orang-orang mengeluarkan apa yang mereka ingin orang lain lihat,” ujar psikolog Ree Langham.

Jadi, tak perlu membanding-bandingkan kehidupan Anda dengan orang lain terus menerus. Anda memiliki kebahagiaan sendiri, begitu pun dengannya.

3. “Saya akan senang apabila…”

Menentukan target akan menikah di umur 30 atau akan turun berat badan dalam 5 bulan itu sangat dianjurkan. Namun tidak baik jika menganggap bahwa Anda akan lebih bahagia saat itu terjadi daripada hidup yang sekarang.

Nicole Issa, psikolog dari New York merekomendasikan untuk mengubah pola pikir seperti ini. Lebih baik, ingatkan diri Anda bahwa saat ini pun bahagia. 


Saksikan juga video menarik berikut

2 dari 3 halaman

4. “Hal semacam ini selalu terjadi pada saya”

Toni Coleman, seorang psikoterapis di McLean, Virginia mengatakan jenis pemikiran seperti ini harus dibuang karena melukiskan bahwa Anda sebagai korban dari perlakuan/keadaan tidak adil. Hal ini hanya memperkuat sikap negatif tentang bagaimana dunia memperlakukan Anda. 

5. “Saya berharap saya seperti dia”

Sudah menjadi sifat manusia untuk peduli pada penampilan fisik. Meski Anda sudah cantik dan sempurna, pikiran Anda tetap tidak puas dan menginginkan yang lebih lagi. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut, adalah untuk belajar mencintai diri sendiri.

Seorang terapis di California, Abby Thompson, menyarankan juga untuk mengakui kepada diri sendiri dan mulai mengubah pola pikir.

3 dari 3 halaman

6. “Saya benar-benar bodoh”

Karen Donzaldson, pakar komunikasi dan bahasa tubuh di Toronto mengungkapkan bahwa pikiran mencela diri sendiri dapat menghancurkan harga diri dan percaya diri Anda. Donaldson menyarankan untuk mencoba mengganti pemikiran tersebut dengan sesuatu yang mendukung.

7. “Saya akan mencoba”

Melissa Wolak, seorang pelatih pola pikir holistik dan transformatif di Boulder, Colorado menyatakan jika Anda menggunakan kata “coba”, itu artinya Anda memberi celah/menerima untuk gagal, jika tidak berhasil. Wolak menyarankan untuk mengganti kata “coba” dengan “Saya akan melakukannya”, “Saya akan melakukan yang terbaik” atau “Saya bisa melakukannya”.

8. “Saya takut gagal”

Suatu hal dapat dilakukan jika Anda memilih untuk belajar melakukannya. Seperti seorang bayi dalam belajar berjalan, pasti ada jatuhnya. Sumayya Essack, seorang pelatih pola pikir dan kehidupan di Boston menyarankan untuk mengatakan, “Saya akan mencari tahu langkah selanjutnya dan melakukannya” kepada diri sendiri.



Penulis: Dara Elizabeth