Mendikbud: Musum Simbol Kemajuan Suatu Bangsa

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, museum adalah simbol peradaban suatu bangsa. Hal ini dikatakan Muhadjir ketika menyerahkan penghargaan kepada museum dan cagar budaya dalam rangka malam puncak peringatan Hari Museum Indonesia 2019.

“Biasanya tingkat kemajuan sebuah bangsa itu tercermin dari komitmen perhatian dan pemeliharaan museum di masing-masing negara. Semakin peduli dan kuat komitmennya memelihara dan mengembangkan museum maka semakin tinggi peradaban bangsa itu,” ujar Muhadjir dalam sambutannya di Lapangan Museum Fatahilah, Jakarta Barat, Sabtu (12/10/2019).

Dia menyatakan komitmen pemerintah untuk memacu museum Indonesia semakin maju sebagai lambang bahwa bangsa Indonesia mengalami kemajuan luar biasa.

Muhadjir melihat tren museum sebagai penarik wisatawan baik dari luar negeri maupun domestik sebagai tempat yang menarik dan mendidik.

Museum, katanya, adalah destinasi wisata yang sehat, mendidik dan memberi inspirasi kepada para pengunjung terutama yang dalam usia peserta didik atau yang masih bersekolah.

“Karena itu ke depan harus betul-betul melengkapi berbagai sarana dan prasarana permuseuman dan harus lebih variatif sehingga tidak membosankan,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

2 dari 3 halaman

Ajak Masyarakat Kunjungi Museum

Dalam kesempatan itu Muhadjir juga menuliskan pesan pengembangan museum yang merujuk museum sebagai simbol peradaban bangsa serta mengajak masyarakat mengunjunginya untuk mendukung museum-museum Indonesia.

Di acara itu, Kemendikbud memberikan penghargaan kepada beberapa museum dan individu yang dianggap berprestasi, berjasa dan sukses melestarikan dan mengembangkan museum Indonesia.

Museum Benteng Vrederburgh, Yogyakarta mendapatkan penghargaan dalam kategori museum terbaik sementara Rahmat International Wildlife Museum dan Gallery di Medan, Sumatera Utara, keluar sebagai juara umum dalam penghargaan tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *