Kabar Buruk, 2 Winger MU Absen Lawan Chelsea dan Liverpool

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) mendapat kepastian terkait cedera dua penyerang sayap Jesse Lingard dan Anthony Martial. Keduanya menghilang 2-3 pekan.

Dengan kabar ini, MU tidak bisa menurunkan mereka pada dua laga besar di depan mata melawan Chelsea (Piala FA) dan Liverpool (Liga Inggris).

“Mereka absen 2-3 pekan. Saya mencoba mencari solusi di tim junior. Namun Mason Greenwood juga tengah dirawat. Mason kurang beruntung, tapi saya yakin kesempatan baginya segera datang,” kata manjer interim Ole Gunnar Solskjaer, dilansir Manchester Evening News.

Lingard (hamstring) dan Martial (pangkal paha) terpaksa meninggalkan pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Paris-Saint Germain, Selasa (12/2/2019).

Tanpa mereka, serangan MU kehilangan greget dan Solskjaer menderita kekalahan perdana dalam 12 pertandingan.

2 dari 3 halaman

Opsi Solskjaer

Tanpa Lingard dan Martial, Solskjaer bisa berpaling ke Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, dan Juan Mata untuk mendampingi Marcus Rashford di lini depan. Masalahnya, ketiga pemain tersebut tidak meyakinkan.

Maka, Solskjaer membuka kesempatan bagi dua pemain muda Angel Gomes dan Tahith Chong. “Mereka sudah berlatih bersama tim utama dan bisa saja diturunkan,” ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Laga Lain

Selain versus Chelsea (tandang, Piala FA, 18 Februari) dan Liverpool (kandang, Liga Inggris, 24 Februari), Lingard serta Martial juga absen pada duel kontra Crystal Palace (tandang, Liga Inggris, 27 Februari), Southampton (kandang, Liga Inggris, 2 Maret), hingga Paris Saint-Germain (tandang, Liga Champions, 6 Maret).

Detik-Detik Dramatis Evakuasi Ibu Hamil Seberangi Arus Deras Sungai di NTT

Fokus, Timor Tengah Utara – Seorang ibu hamil harus dievakuasi melintasi Sungai Inbate di Nusa Tenggara Timur, yang tengah meluap. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (16/2/2019), evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan di tengah-tengah derasnya arus sungai.

Ibu hamil yang tengah menderita sakit itu dievakuasi menggunakan tandu, melintasi Sungai Inbate yang tengah meluap karena banjir dan berarus deras, di Kecamatan Bikomi Nilulat, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Evakuasi dengan cara tersebut dilakukan karena mobil puskesmas tak bisa melintas, sementara pasien harus segera dirujuk ke RSUD Kefamenanu agar ibu dan bayinya selamat.

Tak adanya jembatan penghubung di lokasi tersebut, membuat aktivitas warga perbatasan lumpuh total di musim hujan. Dua hari sebelumnya, arus banjir yang deras di Sungai Inbate telah menghanyutkan sebuah mobil bak terbuka. (Galuh Garmabrata)

KPAI Minta 14 Anak Pengidap HIV/AIDS di Solo Tetap Bersekolah

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan terulangnya penolakan terhadap siswa yang mengidap HIV/AIDS. Teranyar, 14 anak dengan HIV/AIDS (ADHA) di Solo terpaksa keluar dari sekolahnya karena ditolak orang tua murid.

KPAI mencatat pada tahun 2011 peristiwa yang sama terjadi di salah satu SMA di Jakarta. Lalu, pada 2012 kembali terjadi di sekolah TK di Gunungkidul Yogyakarta.

“Nah pada tahun lalu di 2018 kita juga melakukan penanganan pada kasus serupa yaitu ada 6 siswa anak yang sudah yatim piatu ayah ibunya sudah meninggal karena HIV, kemudian anak ini dirawat secara bersama-sama oleh pihak gereja, ini pun mendapat penolakan, ini letaknya di Samosir. Nah terakhir 14 siswa ini juga adalah kasus yang berikutnya,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti di Kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019).


Retno mengatakan 14 siswa yang ditolak itu bersekolah di sekolah negeri. Artinya, kata Retno, pemerintah punya kewenangan penuh untuk menempatkan anak-anak berada di sekolah itu.

“Kalaupun terjadi penolakan dari para orang tua dan mengancam menarik anak-anaknya dari sekolah itu, ya biarkan saja, toh artinya anak-anak ini ditempatkan di sana tidak membahayakan, karena HIV ini adalah penyakit yang tidak menular karena lewat kontak fisik, karena berpelukan, bergandengan, makan satu tempat, minum satu tempat, dan tidak akan melukai anak yang lain,” ujarnya.

Retno menjabarkan penularan penyakit HIV/AIDS sangat spesifik melalui cairan seperti ASI. Sementara, 14 siswa itu sudah tidak menyusu ke ibunya. Sehingga penularan tidak mungkin terjadi.

“Misal cairan ASI, anak-anak ini kan sudah tidak menyusu ke ibunya. Kedua cairan vagina dan sperma, anak-anak ini kan tidak melakukan hubungan seksual. Kemudian dari darah yaitu ketika transfusi darah dan terakhir jarum suntik. Keempat-empatnya, tidak mungkin dilakukan anak-anak ini. Sehingga penularan tidak mungkin terjadi,” ucapnya.

Karena itu, KPAI mendorong pemerintah mensosialisasikan ke masyarakat soal penularan HIV/AIDS. KPAI menegaskan anak-anak tersebut berhak mendapatkan pendidikan.

“Karena ini pengetahuan dan KPAI mendorong untuk agar pemerintah sosialisasi kepada lapisan masyarakat, karena penolakan yang terus menerus terjadi dan menimpa anak-anak. Sehingga mereka kehilangan hak atas pendidikan. Nah ini untuk kasus terakhir ya untuk yang 14 siswa dikeluarkan dari sekolah karena menderita HIV,” tuturnya.

Sebelumnya, 14 anak dengan HIV/AIDS (ADHA) di Solo terpaksa keluar dari sekolahnya karena ditolak orang tua murid. Pihak-pihak terkait kini masih mencari solusi untuk masalah tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Januari 2019. Hingga kini para ADHA belum bersekolah dan hanya belajar di rumah singgah atau selter khusus ADHA di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti, Pucangsawit, Jebres, Solo.

Ketua Yayasan Lentera, Yunus Prasetyo, membenarkan kejadian itu. Ke-14 anak tersebut sudah tidak bersekolah lagi di SD Purwotomo.

“Para orang tua murid membuat surat keberatan atas keberadaan anak-anak kami di sana. Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah,” kata Yunus saat ditemui di selter Lentera, Rabu (13/2).
(idh/hri)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Cara Sembuhkan Flu dengan Aktivitas Sederhana, Sering diabaikan

Liputan6.com, Jakarta Saat musim hujan, penyakit yang kerap menghantui adalah flu. Influenza atau flu merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Meski terkesan sepele, penyakit flu cukup menganggu dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari.

Seseorang dapat menderita flu disebabkan sejumlah faktor, yaitu ketika musim dingin daya tahan virus lebih kuat karena tingkat kelembaban rendah, penularan virus melalui udara, dan kurangnya paparan sinar matahari juga berpengaruh terhadap penurunan daya tahan tubuh.

Penularan virus influenza berawal saat seseorang batuk, bersin, dan bicara. Udara yang terinfeksi tersebut dapat menular ke orang lain dengan media udara, menggunakan barang-barang secara bersama dan kemudian berpindah ke tangan, mata, hidung atau mulut.

Gejala dari infeksi virus influenza dapat langsung dirasakan atau dapat tertunda hingga 10 hari setelah terinfeksi. Orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah dapat dengan mudah tertular virus influenza.

Pada dasarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika terus dibiarkan, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih parah. Banyak orang yang menyepelekan penyakit flu. Padahal penyakit ini merupakan penyakit yang mudah menular.

Sebenarnya ada beberapa aktivitas yang kurang disadari dapat mempercepat proses penyembuhan flu. Beberapa orang sering mengabaikan aktivitas-aktivitas ini saat terserang flu. Berikut 5 aktivitas yang dapat sembuhkan flu namun sering diabaikan dliansir Liputan6.com dari WebMD, Jumat(15/2/2019).

2 dari 3 halaman

Cara cepat sembuhkan flu ini sering diabaikan

Tetap di rumah dan banyak istirahat

Penyakit flu adalah penyakit menular. Anda tidak dapat mengabaikan sakit flu yang Anda derita. Ketika Anda sakit, Anda harus menjaga diri Anda sendiri. Tubuh Anda membutuhkan energi ekstra ketika melawan infeksi. Jika Anda sedang flu, terutama jika Anda demam, Anda akan merasa lebih lemah dan kelelahan. Mengabaikan penyakit flu bisa membuat gejala yang Anda derita lebih buruk.

Pada hari pertama saat mendapat gejala flu, hubungi kantor atau sekolah Anda dan beri tahu mereka bahwa Anda ingin beristirahat selama beberapa hari. Manfaatkan waktu ini untuk mengistirahatkan tubuh. Meringkuk di sofa, habiskan waktu untuk membaca, menonton DVD, atau tidur agar Anda dapat melawan virus yang sedang menyerang. Cobalah untuk tidur dengan bantal ekstra di bawah Kepala Anda. Mengangkat kepala akan membantu meringankan hidung tersumbat.

Tidur yang cukup adalah kunci untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, dan ketahanan tubuh Anda terhadap kuman. Sebuah studi menunjukkan bahwa tidur kurang dari 7 jam semalam hampir tiga kali lipat berisiko terkena flu. Jika Anda sedang flu dan gejalanya membuat Anda tidak bisa tidur, cobalah untuk tidur siang. Anda perlu istirahat tambahan.

Minum Banyak Cairan dan Makan yang Cukup

Pastikan Anda mendapat lebih banyak cairan saat terkena flu. Tidak semua harus berupa air putih. Jus buah, minuman isotonik, dan sup dengan kaldu juga dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan cairan saat flu.

Cairan akan menjaga sistem pernapasan Anda agar tetap terhidrasi dan membantu mengubah lendir yang jahat dan kental menjadi cair yang bisa Anda keluarkan. Hal ini baik karena jika lendir menumpuk di paru-paru Anda dapat menyebabkan infeksi.

Saat Anda sedang tidak enak badan, Anda mungkin tidak nafsu makan. Tetapi Anda harus tetap makan, cobalah makanan ringan dan bergizi untuk membantu Anda pulih dari flu. Buah dan sayuran seperti pisang atau wortel dapat menjadi pilihan tepat untuk disantap saat flu.

3 dari 3 halaman

Sakit flu sering disepelekan

Uapi Tubuh Anda

Untuk dapat menurunkan demam Anda dapat mengompres badan Anda dengan handuk basah. Anda juga dapat duduk di kamar mandi beruap. Duduklah di kamar mandi dengan pintu tertutup. Nyalakan shower dengan air hangat. Biarkan shower menjadi panas sampai ruangan terisi dengan uap lembab.

Aktivitas ini dapat melembabkan saluran hidung Anda dan dapat membantu Anda rileks. Jika Anda pusing karena flu, lakukan teknik penguapan ini sambil duduk di kursi terdekat.

Berhenti Merokok

Merokok memang buruk bagi paru-paru Anda, bahkan ketika Anda sedang dalam keadaan sehat. Meski begitu, para perokok memiliki resiko lebih banyak terserang flu dibandingkan dengan ornag yang tidak merokok. Gejala flu yang dihadapi juga lebih buruk dan akan bertahan lebih lama dalam tubuh.

Sel-sel yang rusak di paru-paru Anda akan membuat Anda lebih sulit melawan flu. Jika Anda sakit, berhentilah merokok.

Segera Minum Obat

Flu kadang disertai demam, hal ini karena tubuh Anda sedang mengeluarkan panas untuk melawan virus flu. Biasanya, demam flu akan berlangsung tiga hingga lima hari. Terkadang Anda juga menderita batuk dan pusing.

Kerap disebut sebagai penyakit sepele, banyak orang yang tak segera minum obat kala terserang sakit flu. Padahal segera minum obat merupakan langkah yang penting.

Obati demam dan rasa sakit yang menyertai flu dengan obat yang dijual bebas di apotik. Tanyakan kepada dokter Anda mana obat yang tepat untuk Anda.

5 Fakta 2 Bocah di Bogor Tewas Akibat Ledakan Granat Kaleng Susu

Liputan6.com, Jakarta Sebuah granat aktif meledak di permukiman warga, tepatnya di Kampung Wangun Jaya RT 02/06, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nahas, seorang bocah tewas akibat terkena ledakan tersebut.

Namun, belakangan korban meninggal bertambah menjadi dua orang. Muhammad Doni (11) mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Leuwiliang setelah menderita luka parah akibat terkena ledakan granat.

Cerita berawal saat korban Muhammad Ibnu Mubarok (11) tengah bermain bersama kedua temannya, Muhammad Doni (11) dan Khoirul Islami (10)  di sekitar area lapangan tembak yang berada di kampung sebelah, Minggu, 10 Februari 2019.

Mereka lalu naik ke lereng Gunung Kapur. Di area tersebut mereka menemukan sebuah kaleng susu yang diduga berisi ganat aktif di semak-semak. Ketiganya langsung membawanya pulang.

Dua hari kemudian oleh sang ibu, Siti Nurhasanah, kaleng tersebut dibuang ke kebun yang tak jauh dari rumahnya. Bagaimana hingga akhirnya kaleng berisi granat aktif itu meledak hingga jatuh korban?

2 dari 7 halaman

1. Kaleng Susu yang Dibuang Diambil Korban

Berdasarkan keterangan saksi, bocah Mubarok mengambil lagi kalang susu yang sudah dibuang ibunya, pada Kamis kemarin.

“Kamis siang tadi, korban mengambil kembali kaleng susu yang sempat dibuang oleh ibunya itu,” kata Ita, Kamis, 14 Februari 2019.

Korban kemudian membawanya ke dekat rumahnya. Doni dan Khoirul yang ada di sekitar lokasi ikut bermain. Ketiganya memukul-mukul kaleng berisi granat itu dengan menggunakan batu hingga terjadi ledakan.

Saat terdengar ledakan keras, warga langsung berhamburan ke sumber bunyi. Begitu tiba mereka melihat Mubarok dan kedua temannya telah tergeletak.

3 dari 7 halaman

2. Meninggal Akibat Ledakan

Akibat insiden tersebut bocah Mubarok meninggal secara mengenaskan di lokasi kejadian dengan luka di kepala. Sementara, dua lainnya selamat, namun menderita luka berat pada bagian kaki dan tangan.

“Kami melihat korban yang meninggal mengalami luka di kepala,” kata Sarifudin, warga sekitar.

Sementara, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena membenarkan kejadian tersebut. Tiga anak menjadi korban dan satu di antaranya meninggal dunia.

Ita menambahkan korban tewas dan luka-luka dibawa ke RSUD Leuwiliang.

Setelah 2 jam, jenazah bocah Mubarok langsung dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

4 dari 7 halaman

3. Korban Meninggal Jadi 2 Orang

Bersama korban Mubarok, Muhammad Doni (11) dan Khoirul Islami (10) juga ikut menjadi korban akibat ledakan granat aktif. Awalnya kedua teman korban dikabarkan selamat, namun Muhammad Doni belakangan dilaporkan meninggal dunia.

Warga Kampung Wangun Jaya RT 02/06, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor ini menghembuskan nafas terakhir pada Kamis 14 Februari kemarin sekitar pukul 21.00 WIB.

Dia meninggal dunia saatmenjalani perawatan intensif di RSUD Leuwiliang.

Saat ini, satu anak lainnya atas nama Khoirul Islami (10) masih dirawat menjalani perawatan di RSUD Leuwiliang lantaran mengalami luka di kedua kakinya.

5 dari 7 halaman

4. Sempat Dibuang Ibu

Mendapati kaleng susu yang dibawa anaknya, Siti Nurhasanah sempat membuangnya ke kebun dekat rumah korban pada Selasa (12/2/2019). Dia juga tak sadar kalau kaleng tersebut berisi bahan peledak granat aktif.

“Kamis siang tadi, korban mengambil kembali kaleng susu yang sempat dibuang oleh ibunya itu,” kata Ita, Kamis, 14 Februari 2019.

Namun, kaleng itu kembali dipungut Mubarok bersama dua temannya. Mereka lantas memainkan kaleng tersebut.

6 dari 7 halaman

5. Kaleng Dipukul Pakai Batu

Asyik sendiri, Mubarok memainkan kaleng itu. Doni dan Khoirul yang ada di sekitar lokasi turut ikut bermain. Mereka memukul-mukul kaleng itu menggunakan batu.

Mengejutkan, kaleng itu tiba-tiba mengeluarkan ledakan. Sontak ketiga korban langsung mengalami luka parah.

“Kamis kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, korban mengambil kembali kaleng susu yang sempat dibuang oleh ibunya itu. Kemudian oleh ketiganya dipukul-pukul pake batu lalu meledak,” ungkap Agus.


Reporter: Rifqi Aufal Sutisna

7 dari 7 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Doa Anas Urbaningrum untuk Ani Yudhoyono di Secarik Kertas

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, ikut mendoakan kesembuhan untuk Ibu Ani Yudhoyono. Doa itu Anas tulis dengan tangannya sendiri dalam secarik kertas dan diunggah di akun twitter @anasurbaningrum oleh seorang admin.

Tiada kesembuhan kecuali datang dari Gusti Allah SWT. Ngaturaken doa, mugi Bu Ani enggal saras. Amin,” tulis Anas dalam secarik kertas.

Surat tersebut dititipkan Anas kepada sahabatnya yang menjenguk dia di dalam tahanan. Saat ini Anas menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, Ani Yudhoyono tengah menjalani perawatan intensif di National University Hospital Singapura karena menderita kanker darah.


Sang putra sulung, Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan, ibunya saat ini menjalani perawatan secara intensif di Singapura.

Kondisi tubuh sang ibu harus dijaga dengan sistem pengamanan ketat sehingga ruangan steril. Sebab butuh daya tahan tubuh yang baik bagi Ani Yudhoyono untuk bisa mengonsumsi obat pelawan kanker yang dikategorikan sebagai obat keras.

Dengan peraturan di ruangan steril yang cukup ketat, AHY bersama keluarga inti dan SBY tentu menjaga ibundanya secara bergantian. Ia terus menyemangati sang ibu agar kondisinya segera membaik. Tak lupa, cucu-cucunya juga memberi semangat berupa keceriaan untuk eyangnya.

“Tetapi sejak kemarin kan sudah dipindahkan ke ruang yang lebih steril dan belum sempat bertemu lagi dengan cucu-cucu. Sejauh ini hanya melalui video call atau mengirim foto, mengirim video yang juga bisa disaksikan ibu ani melalui telepon genggamnya,” ujar AHY, Kamis (14/2/2019).

2 dari 3 halaman

Kanker Darah yang Agresif

Pada 2 Februari 2019, Ani dibawa ke rumah sakit dan melakukan berbagai lapis pemeriksaan. Kemudian keluarga baru mendapat kabar bahwa Ani menderita kanker darah. Lebih lanjut, pada 11 Februari 2019 kembali dikonfirmasi bahwa penyakitnya cukup agresif, sehingga dia harus menjalani perawatan intensif.

AHY mengaku sangat terharu dan berterima kasih kepada semua pihak yang mengirimkan doa dan ucapan kepada sang ibu. Ia memohon maaf karena tidak bisa membalas satu per satu ucapan yang dikirimkan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Gerindra: Tak Bertemu Langsung, Bu Ani Tahu Soal Kedatangan Prabowo

Jakarta

Ketum Gerindra sekaligus Capres Prabowo Subianto tak bisa bertemu langsung saat menjenguk Ani Yudhoyono yang dirawat di National University Hospital Singapura. Meski begitu, Gerindra memastikan bahwa Ani Yudhoyono tahu kedatangan Prabowo tersebut.
“Nggak boleh kontak fisik, jadi Pak Prabowo hanya bisa melihat jendela atau kaca gitu lalu belaiu melambaikan tangan ke Bu Ani, Bu Ani juga tahu Pak Prabowo datang, jadi yang pasti kan pesannya sudah sampai Pak Prabowo datang membawa doa dari masyrakat Indonesia untu kesembuhan Bu Ani supaya bisa beraktivitas sedia kala,” ujar Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (14/2/2019) malam.

Senada dengan pernyataan Andre, Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon menyebut Prabowo tak bisa bertemu langsung dengan Ani Yudhoyono karena saat ini telah masuk proses perawatan intensif.

“Kalau kemarin ketika Ibu Ani pertama dirawat di Singapura ada beredar foto pak Djoko Suyanto bisa besuk salaman dengan bu Ani dan cerita-cerita, itu kan ketika observasi belum keluar ya,” ujar Jansen, saat dihubungi, Kamis (14/2) malam.

“Kalau sekarang kan sudah dan ini sudah masuk tahap perawatan intensif di mana mengharuskan Ibu Ani di steril. Jadi untuk sementara waktu belum bisa kontak fisik. Hanya mengamati Ibu dari jauh saja,” imbuhnya.

Soal kondisi Ani Yudhoyono yang tidak bisa bersentuhan ini sempat diungkap anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ani Yudhoyono saat ini sedang menjalani sederet perawatan karena didiagnosis menderita kanker darah.

“Mohon maaf karena Bu Ani harus menjalani perawatan intensif dan harus steril betul. Saya berterima kasih kepada para sahabat yang telah jauh-jauh datang dari Tanah Air untuk menjenguk Ibu Ani memang belum diperkenankan secara dekat berinteraksi dengan beliau karena kita harus jaga betul kondisinya,” ucap AHY saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/2) pagi.


(rna/zap) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Warga Australia Jadi Korban Pembacokan di Sabah Malaysia

Sydney

Keluarga seorang pria asal Australia yang hampir tewas dibacok dengan parang di pulau Kalimantan khawatir pelaku akan kembali untuk menghabisi nyawa suaminya”.

Daniel Broadhurst, yang dikenal oleh warga setempat sebagai Aussie Dan, mengaku dirinya telah diserang dari belakang di desa Temparuli, sebuah kota kecil di kota Tuaran, Sabah Malaysia pada 24 Januari.

Dia menderita cedera kepala yang mengancam nyawanya setelah dipukul beberapa kali dengan parang di bagian belakang kepala, dan kedua lengan.

“[Penyerang] pada dasarnya menghancurkan tengkorak saya,” kata Daniel Broadhurst dari tempat tidurnya di sebuah rumah sakit di Tuaran, Sabah, Malaysia.

Peringatan: artikel mengandung gambar yang dapat mengganggu

Pria berusia 46 tahun itu mengatakan dirinya mengalami kesakitan parah sejak peristiwa pembacokan itu dan telah menderita halusinasi akibat cedera di kepalanya.

“Hari pertama, saya pikir saya adalah sebutir telur,” katanya.

“Itu adalah pengalaman paling mengerikan yang pernah saya miliki. Anda benar-benar tidak tahu siapa Anda atau dari mana Anda berasal.”

Insiden perkelahian

Daniel Broadhurst, yang menjalankan usaha rumah singgah di desa Temparuli, mengatakan serangan parang itu didorong oleh konfrontasi sebelumnya antar dirinya dengan pelaku, yang dikenal secara lokal sebagai Roy.

“Saya berjalan ke rumah kecilku di sana, masuk ke dalam, dan ternyata disana sudah ada Roy … saya menjadi sangat marah karena saya tahu dia seharusnya tidak ada di sana. Dia masuk tanpa izin,” katanya.

“Saya terus memukulnya dengan sangat keras dan menyuruhnya pergi.”

Ketika instruktur selam Australia itu berjalan pergi, dia dipukul dari belakang, sebelum penyerang lari ke semak-semak.

lokasi penyerangan Daniel Broadhurst

Temsn DanielBroadhurst mendapati dia setelah diserang dengan senjata tajam dan memanggil ambulan.

Supplied: Daniel Broadhurst

Daniel Broadhurst akhirnya pingsan di pinggir jalan, di mana ia kemudian ditemukan oleh seorang teman, yang memanggil ambulans.

Penyerang masih buron

Roy, yang diyakini sebagai pendatang asal Filipina yang tidak berdokumen, masih dalam pelarian.

Istri Daniel Broadhurst, Tina Goh, khawatir nyawa suaminya masih dalam bahaya.

“Suami saya akan keluar dari rumah sakit dalam beberapa minggu ke depan. Kami benar-benar khawatir tentang keselamatan Daniel ketika dia keluar dari rumah sakit nanti,” katanya.

Tina Goh mengatakan penyerang telah membuat ancaman melalui rekan kerjanya sejak insiden perkelahian itu terjadi Januari lalu.

“Pelaku bertanya [tentang] kesejahteraan Daniel, dan ketika dia tahu bahwa Daniel masih hidup, dia mengatakan dia akan menghabisinya,” katanya.

Meskipun pengalamannya hampir mati, Daniel Broadhurst tidak menunjukan rasa takutnya.

Daniel Broadhurst pasca diserang

DanielBroadhurst pasca diserang dengan senjata tajam.

Supplied: Daniel Broadhurst

“Tidak, tidak sama sekali. Karena itu tindakan yang acak,” katanya.

Dokter telah memperingatkan Daniel Broadhurst bahwa dia bisa mengalami kerusakan permanen karena kerusakan pada bagian otaknya yang memproses penglihatan.

Tapi dia bilang dia tidak menyesal.

“Jika saya harus melakukannya lagi, saya mungkin akan melakukannya karena saya berhasil menyarangkan pukulan telak pada anak itu dan rasanya puas sekali,” katanya.

“Tapi sayangnya jika anda menggunakan parang, dan anda akan menjadi membabi buta dan semuanya akan berakhir salah.”

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.


(rna/rna) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Arsenal Takluk dari BATE, Legendanya Lantunkan Kritik

Jakarta Legenda Arsenal, Martin Keown, tidak puas melihat permainan The Gunners saat kalah 0-1 dari BATE Borisov pada leg pertama 32 besar Liga Europa 2018-2019, di Borisov Arena, Borisov, Kamis (14/2/2019) waktu setempat.

“Saya rasa pertandingan tadi sangat buruk bagi Arsenal sejak ditangani Unai Emery. Sementara itu, kita harus memberikan pujian kepada BATE,” kata Keown.

“Arsenal tidak memiliki kecepatan. Mereka terlalu lambat memainkan bola. Seharusnya, mereka bisa bermain lebih baik ketimbang daripada ini,” lanjut Keown.

Arsenal dinilai kesulitan mengembangkan permainan karena kondisi lapangan yang buruk. Akan tetapi, Keown tidak menitikberatkan masalah itu atas kekalahan The Gunners.

“Arsenal memiliki penguasaan bola, namun kesulitan memberikan umpan. Lapangan tidak seharusnya menjadi alasan. Tetapi, hasil laga tersebut memang mengecewakan,” ujar Keown.

Arsenal menderita kekalahan karena gol semata wayang Stanislau Dragun pada menit ke-45. Pada laga itu, The Gunners kehilangan Alexandre Lacazette yang menerima kartu merah pada menit ke-85.

Kini, Arsenal harus membalikkan agregat demi melaju ke 16 besar Liga Europa. Pada leg kedua, tim Meriam London akan gantian menjamu BATE Borisov di Stadion Emirates, London, 21 Februari 2019.

Sumber: bbc.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

HEADLINE: Mewaspadai Jejak Kencing Tikus Penyebab KLB Leptospirosis

Liputan6.com, Jakarta Tiga orang warga Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan positif terinfeksi leptospirosis pada awal Januari 2019. Dua dari tiga pasien leptospirosis itu meninggal dunia. Kasus leptospirosis ini merupakan yang pertama kali terjadi di Kaltara.

Sebelumnya, tak pernah ditemukan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Leptospirosa sp dan ditularkan dari kencing tikus di Kaltara, terutama di Kota Tarakan. Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara pun menetapkan kondisi itu sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). 

Temuan kasus leptospirosis serta penetapan KLB itu kemudian dilaporkan pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono menyampaikan, KLB leptospirosis memang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Penetapan KLB ini didukung adanya kasus kematian leptospirosis.

“Iya, memang benar di sana (Kalimantan Utara) ada kasus leptospirosis. Pemerintah daerah setempat yang menetapkannya sebagai KLB,” ucapnya saat dikonfirmasi Health Liputan6.com melalui pesan singkat, ditulis Kamis, 14 Februari 2019.

Kaltara adalah provinsi pertama di Indonesia yang melaporkan adanya kasus leptospirosis pada awal Januari 2019. Hingga saat ini, belum ada laporan kasus leptospirosis dari provinsi-provinsi lainnya. Data Kementerian Kesehatan tahun 2018 mencatat, beberapa provinsi didera kasus leptospirosis. Jumlah kasus leptospirosis pun bisa mencapai ratusan jiwa.

“Data yang ada pada kami ini memang seluruh data (laporan kasus) untuk tahun 2018, sedangkan 2019, laporan kasus leptospirosis yang masuk hanya Kaltara,” lanjut Anung.

Pada tahun 2018, kasus leptospirosis dilaporkan ada di 7 provinsi lain yakni Banten 104 kasus dengan 26 kematian; DKI Jakarta terdapat 11 kasus dengan 2 kematian; Jawa Barat ada 2 kasus, tanpa angka kematian; dan DIY ada 186 kasus dengan 16 kematian.

Kasus leptospirosis di Jawa Tengah tercatat paling tinggi dengan 427 kasus leptospirosis dan 89 kematian; Jawa Timur ada 128 kasus dengan 10 kematian; serta Maluku ada 5 kasus dengan 2 kematian.

Dalam laporan tersebut, selain dari air kencing tikus, leptospirosis juga ditularkan dari air kencing kucing maupun anjing.



Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 4 halaman

Surat untuk Dinas Kesehatan Se-Indonesia

Menanggapi KLB leptospirosis di Kota Tarakan, Kementerian Kesehatan sudah mengirimkan surat kesiapsiagaan dan kewaspadaan kepada seluruh dinas kesehatan (dinkes) provinsi di seluruh Indonesia. Surat tersebut ditujukan agar kepala dinas kesehatan provinsi di seluruh Indonesia melakukan langkah kesiapsiagaan. Hal itu tertuang di dalam surat nomor: PV.03.04/IV/284/2019 terkait kewaspadaan KLB leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp.

“Surat Kementerian Kesehatan isinya tentang kewaspadaan meningkatnya kasus leptospirosis sehubungan kondisi curah hujan tinggi. Jadi, ada kemungkinan banjir atau genangan air di beberapa tempat yang menjadikan tikus keluar dari sarang. Apabila ada kuman Leptospira sp, (bisa) mengakibatkan sakit leptospirosis pada manusia,” Anung menerangkan.

Senada dengan Anung, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menambahkan, surat dari Kementerian Kesehatan kepada seluruh dinas kesehatan provinsi se-Indonesia tentang kewaspadaan leptospirosis dikirimkan pada pertengahan Januari 2019. Adanya surat ini berkaitan dengan respons KLB Leptospirosis di Kaltara.

“Kiriman surat Kementerian Kesehatan kepada seluruh dinas kesehatan provinsi di Indonesia pada pertengahan Januari 2019 kemarin. Surat itu memang dikeluarkan setelah adanya KLB di Kaltara. Sebagai tindak kewaspadaan terhadap leptospirosis selama musim hujan dan curah hujan yang tinggi,” ucap Nadia kepada Health Liputan6.com melalui sambungan telepon.

Surat tersebut pun diteruskan kepada dinas kesehatan di kabupaten/kota masing-masing. Langkah untuk menekan kasus leptospirosis, salah satunya meningkatkan deteksi dini leptospirosis pada manusia serta memberikan pengobatan. Seperti yang terjadi di Kota Tarakan, tes diagnostik cepat (RDT) dilakukan. Gejala berupa demam mendadak kurang lebih 38,5 derajat Celcius, badan lemah, sakit kepala, dan mata merah.

Penderita juga mengalami kekuningan pada kulit dan nyeri otot betis. Pengobatan bisa dengan pemberian obat antibakteri. Obat ini akan membunuh bakteri leptospirosis. Jika penanganan cepat, maka penderita yang terinfeksi dapat sembuh.

3 dari 4 halaman

Gejala Mirip Penyakit Lain

Leptospirosis termasuk penyakit menular yang diam-diam mematikan jika tak segera diobati. Bakteri Leptospira sp dapat menginfeksi organ vital tubuh, misal, hati dan ginjal. Hal ini membuat kinerja organ tubuh tidak berfungsi maksimal dan terganggu. Yang patut diwaspadai, gejala leptospirosis mirip dengan penyakit lain, seperti demam biasa dan hepatitis.

“Diam-diam penyakit ini mematikan karena gejala yang ada serupa seperti sakit biasa saja. Gejalanya kan demam, badan lemas, dan sakit kepala. Biasanya orang akan membiarkan saja (tidak berobat) karena dikira penyakit biasa. Tapi (kalau tidak ditangani) lama-lama tubuhnya menjadi kuning,” Nadia menjelaskan.

Dalam laporan kasus kematian di Kaltara, dua orang meninggal karena sudah mencapai kondisi parah. Infeksi leptospirosis sudah menyebar ke organ tubuh. Bakteri menyebar sampai ke organ tubuh lain. Gejala penyakit ini juga serupa dengan hepatitis berupa kekuningan pada tubuh.

Ketika pasien sudah datang ke puskesmas dan rumah sakit lain, gejala leptospirosis sudah memburuk. Bahkan pasien sudah mengalami kekuningan pada tubuh. Setelah diperiksa, pasien positif menderita leptospirosis. Bakteri pun menyebar dengan cepat, yang mengakibatkan kematian.

“(Gejala) awalnya itu kan demam, lalu mata merah. Lama-lama badan tampak kuning. Ketika sudah kuning, penderita biasanya baru menyadari kalau kondisinya sudah berat. Mereka baru pergi ke dokter untuk berobat. Pasien mengiranya, dia sakit demam biasa,” tambah Nadia.

Pencegahan yang dilakukan, yakni cuci tangan dan kaki dengan sabun saat dan setelah beraktivitas. Rajin membersihkan sarang tikus dan genangan air pun bisa menghindarkan diri terinfeksi bakteri leptospirosis. Bakteri bisa masuk ke kulit melalui banjir, genangan air, sungai, danau, selokan, saluran air, sawah, dan lumpur.

4 dari 4 halaman

Air Banjir yang Membahayakan

Masyarakat harus mewaspadai penularan bakteri leptospirosis dari air banjir. Banjir yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia selama musim hujan ini diam-diam membahayakan manusia. Air banjir menjadi media pembawa air kencing tikus. Ketika seseorang terpapar air banjir, ia bisa berisiko terinfeksi bakteri leptospirosis. Bakteri masuk melalui permukaan kulit, terlebih lagi bila kulit terdapat luka atau lecet.

“Yang paling utama diwaspadai saat musim hujan, terutama banjir di berbagai daerah. Air banjir ini mengandung banyak bakteri macam-macam, termasuk juga potensi adanya bakteri dari air kencing tikus. Air banjir membawa air kencing tikus,” Nadia menerangkan.

Adanya air kencing tikus pada air banjir juga harus diwaspadai pada anak-anak. Anak-anak sering sekali terlihat berenang dan bermain di air banjir. Padahal, air banjir itu ada air kencing tikus, yang bisa menyebabkan penyakit leptospirosis.

Leptospirosis merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menular. Menurut Nadia, saat musim panas bisa saja seseorang terinfeksi air kencing tikus, tapi pada umumnya infeksi leptospirosis banyak terjadi saat musim hujan. Daerah-daerah yang punya curah hujan tinggi, bahkan sampai didera banjir perlu mengantisipasi penyakit leptospirosis.

Adapun risiko leptospirosis dapat dialami buruh pekerja, yang bekerja membangun jalan, gorong-gorong (selokan), dan pekerja kebersihan kali/sungai. Mereka punya risiko terpapar bakteri leptospirosis tinggi. Ini karena lokasi tempat mereka bekerja jadi tempat keluar masuk sarang tikus serta tempat tikus berkeliaran, di mana air kencing tikus bisa ada.

“Selain itu, risiko pekerja yang bekerja di ladang dan sawah. Ya, karena banyak tikus sawah juga di sana. Apalagi kalau ke sana tidak pakai alas kaki. Proses masuknya bakteri leptospirosis kan melalui kulit. Kalau kita punya luka atau lecet di kulit, bakteri itu mudah masuk. Masuknya lewat luka tersebut,” ujar Nadia.

Upaya pemerintah daerah setempat mencegah bakteri leptsospirosis menyebar ke manusia dengan membersihkan gorong-gorong dan tempat sampah. Tikus senang sekali berada di tempat-tempat tersebut, terutama lingkungan yang kotor.