Ketahui 5 Fakta Menarik tentang Shio

Liputan6.com, Jakarta – Serupa, tapi tak sama. Jika zodiak dilihat dari bulan lahir, shio ditentukan berdasarkan tahun kelahiran. Keduanya dipercaya sebagai tonggak untuk memprediksi keberuntungan atau sebaliknya dari berbagai sisi. Supaya lebih tahu tentang shio, langsung simak deretan faktanya shio berikut seperti dilansir dari Pop Sugar, Jumat, 15 Februari 2019.

12 shio akan terus berulang

Anda dapat menentukan shio dengan menghitung mundur dan diulang. Misal, Anda lahir pada 2017, jadi yang lahir pada 12 tahun sebelumnya seperti 2005, 1993, 1981, 1969 dan seterusnya memiliki shio seperti Anda, yakni shio ayam.

Shio punya elemen untuk melengkapinya

Setiap tahun punya satu dari empat elemen yang sesuai dengan keyakinan. Empat elemen tersebut adalah air, kayu, api, dan emas. Seperti tahun babi dengan elemen tanah pada tahun ini.

Shio tidak dihitung dari tanggal 1 Januari, melainkan saat Imlek

Perhitungan tahun cina mengikuti kalendar lunar dan biasanya dimulai pada akhir Januari atau awal Februari. Hal ini akan memengaruhi penentuan shio.

Yin dan Yang memengaruhi shio

Yin adalah genap dan Yang adalah ganjil. Berdasarkan urutan shio, Anda dapat menentukan apakah aura pada shio Anda Yin atau Yang. Seperti tikus (satu), sapi (dua), macan (tiga), kelinci (empat), naga (lima), ular (enam), kuda (tujuh), kambing (delapan), monyet (sembilan), ayam (10), anjing (11), dan babi (12).

Yin berhubungan dengan kegelapan dan negatif, sementara Yang berkaitan dengan cahaya, positif, dan matahari.

Memiliki shio tahun sekarang biasanya bernasib kurang beruntung

Biasanya, pemilik shio yang sama dengan tahun saat ini akan mendapat kesialan, baik itu dalam keuangan atau pekerjaan. Misal, bagi pemilik shio babi di tahun Babi Tanah sekarang, Anda dianjurkan untuk berhati-hati.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menanti Vonis Hakim untuk Pembunuh Datuk Belang dan Dua Janinnya

Liputan6.com, Kuansing – Kasus jerat berujung maut bagi induk Harimau Sumatera dan dua janinnya di Kabupaten Kuantan Singingi Kuansing pada akhir September 2018 memasuki babak akhir.

Jaksa penuntut umum (JPU) pada Pengadilan Negeri setempat menuntut terdakwa Falalini Halawa empat tahun enam bulan penjara.

Jaksa Mochamad Fitri Adhy mengatakan, tuntutan terdakwa pembunuh harimau itu dibacakan pada 12 Februari 2019. Dia juga meminta hakim menjatuhkan vonis denda Rp 100 juta, subsidair enam bulan kurungan.

“Terdakwa dinilai sengaja melakukan perbuatan menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, satwa yang dilindungi, sebagaimana diatur Pasal 40 Ayat (2) Junto Pasal 21 Ayat (2) huruf a Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” terang Adhy saat dikonfirmasi dari Pekanbaru, Jumat (15/2/2019).

Usai tuntutan, majelis hakim yang diketuai Reza Himawan Pratama memberikan waktu seminggu kepada terdakwa untuk melakukan pembelaan atau pledoi.

Dalam tuntutan, ada beberapa hal yang memberatkan terdakwa. Di antaranya, terdakwa Falalini Halawa mengetahui perbatasan Desa Pangkalan Indarung dan Muara Lembu merupakan habitat harimau dan tahu datuk belang sering melintas di sana.

Masyarakat juga sudah memperingatkan terdakwa, tapi diabaikannya. Terdakwa pun memasang beberapa jerat dari ukuran kecil hingga besar dari kawat baja bekas rem motor, lalu menyebar ke beberapa titik di hutan.

“Katanya untuk menjerat babi yang sering masuk kebun sawit tapi dilihat dari ukuran serta tinggi jerat, patut diduga untuk harimau,” sebut Adhy.

2 dari 2 halaman

Buru Landak untuk Dimakan

Jerat itu dihadirkan ke persidangan sebagai barang bukti, dua karung berisi bulu landak, empat jerat dari nilon, foto-foto induk harimau serta dua janin siap dilahirkan.

“Jadi terdakwa juga sering menangkap landak untuk dimakan, padahal landak juga masuk hewan dilindungi,” tegas Adhy.

Sebelumnya, induk harimau tengah mengandung dua janin jantan itu ditemukan tak bernyawa di tepi jurang dengan bagian pinggang terlilit tali baja dari jerat.

Sebelum ditemukan mati, petugas BBKSDA Riau sudah mencari harimau itu tapi dihentikan karena hari sudah malam.

Pencarian dilanjutkan esok pagi lalu bangkai harimau itu dibawa ke kantor BBKSDA Riau di Pekanbaru. Harimau itu dibedah dan ditemukan dua janin yang diprediksi akan lahir 14 hari Lagi dalam keadaan tak bernyawa.

Hasil pemeriksaan dokter harimau tersebut mati akibat gangguan dalam pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh yang disebabkan terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah ataupun jaringan tubuh.

Selain itu, dua ginjal harimau tersebut juga pecah karena cengkraman jerat pada bagian pinggang dan pinggul sehingga menyebabkan kematian.

Falalini sendiri sewaktu pencarian berada di lokasi dan langsung dibawa petugas karena mengaku sudah memasang jerat itu. Dia sebenarnya berasal dari Kabupaten Nias Selatan dan tinggal di Desa Pangkalan Indarung karena bekerja sebagai penjaga kebun kelapa sawit dan ubi di sana.

Saksikan video pilihan berikut ini:

HEADLINE: Format Beda, Akankah Debat Menguak Orisinalitas Jokowi Vs Prabowo?

Liputan6.com, Jakarta – Debat kedua Pilpres 2019 menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Debat yang akan menghadirkan sosok dua calon presiden, Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto.

Harapan besar terselip pada tahapan pemilu ini. Pemilik hak suara, tentunya ingin diyakinkan dengan jawaban para calon. Bukan hanya dengan debat kusir tekstual seperti yang dikatakan publik tentang debat pertama 17 Januari 2019.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro mengatakan, debat pertama lalu berlangsung kaku. Masyarakat tak mampu menangkap esensi dari visi misi yang disampaikan. Justru hal remeh-temeh yang dipergunjingkan.

“Sebab, jawaban capres pada debat pertama tak mencerahkan. Kita berharap sesuatu yang menarik dan memukau, lebih ke esensi programnya dan pencerahan pada debat kali ini. Esensi dari debat itu kan transfer knowledge, pencerahan, edukasi untuk yang menonton,” kata Siti saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) berusaha mengakomodasi harapan tersebut dengan merombak sejumlah aturan dalam debat capres pertama yang digelar Minggu 17 Februari 2019 di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta. Seperti, tak akan memberikan kisi-kisi dan berjanji memperbanyak interaksi antarkandidat.

Kedua kubu sendiri optimistis akan memberikan yang terbaik pada debat kali ini. Baik Jokowi maupun Prabowo, mantap dengan persiapan dan kemampuan masing-masing calon untuk menjawab pertanyaan panelis dan beradu argumen.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menyebut, pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup merupakan tema yang paling ditunggu-tunggu calon petahana. Sebab, tema tersebut merupakan prioritas pemerintahan Jokowi bersama Jusuf Kalla.

“Terkait dengan debat, kami sudah menyiapkan dengan baik. Ada tim yang secara khusus menyiapkan bagaimana on stage-nya nanti Bapak Jokowi terkait dengan tema energi, SDA, lingkungan, pangan, infrastruktur. Itu merupakan hal yang selama ini menjadi skala prioritas bagi pemerintahan Pak Jokowi dan berkesinambungan ke depan dengan dukungan rakyat,” kata Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto, dalam konferensi pers di Jalan Cemara, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Buktinya, lanjut dia, banyak kepala daerah yang memberikan dukungan kepada Jokowi pada Pilpres 2019. Dia yakin, kepala daerah tersebut merasa aspirasinya ditindaklanjuti oleh pemerintahan Jokowi-JK. 

Dia bahkan menjamin, Jokowi bakal memberi gagasan yang orisinal dalam debat nanti. “Seperti yang kami janjikan, di debat kedua ini akan menampilkan gagasan yang lebih visioner. Tetapi berdasarkan pada prestasi dan kinerja Pak Jokowi sendiri,” ujar Hasto.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Johnny G Plate mengatakan capres nomor urut 01 akan menekankan peta jalan atau roadmap ketahanan energi, juga soal kebijakannya. Begitupula pada permasalahan ketahanan pangan. Jokowi-Ma’ruf Amin pun akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan meningkatkan nilai tambah dari hasil kebijakan itu.

Keempat, kata dia, Jokowi-Ma’ruf Amin akan mengungkap soal pembangunan yang ramah lingkungan hidup.

“Kami saat ini juga sedang menanti, katanya, akan ada pidato kebangsaan dari Prabowo. Dan berharap mudah-mudahan pidato kebangsaan ini memberi referensi dalam rangka menambah khasanah, dan informasi program, visi dan misi untuk Indonesia maju dan Indonesia yang lebih hebat. Tapi tidak ditandai dengan isu-isu paradoks serta tidak ditandai juga dengan memberikan gambaran Indonesia sebagai bangsa inferior. Indonesia adalah bangsa besar, penuh optimisme, bangsa yang setara dan sejajar dengan bangsa lainnya.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menyebut, konsep-konsep yang ditawarkan Prabowo dalam debat kedua pilpres diyakini akan membuka mata publik. Prabowo akan memberikan kejutan besar pada debat.

“Nanti akan ada kejutan dari beliau kuasai bidang masalah pangan, energi, energi terbarukan, konsentrasi beliau yang akan bangun swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air. Itu kata-kata kuncinya dan ada di pikiran beliau,” ucap Priyo di Kantor KPU Pusat, Kamis 14 Februari 2019.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantoro mengatakan, kesiapan Prabowo bisa dilihat dari pidato kebangsaan yang digelorakannya di Semarang kemarin. Pada bidang infrastruktur, sambung dia, Prabowo berjanji melakukan pembangunan yang berkaitan langsung dengan produksi masyarakat. Prabowo-Sandi juga akan mengurangi semaksimal mungkin impor.

“Jadi genjot pangan yang bisa diproduksi dalam negeri, energi juga harus dirintis kilang-kilang minyak yang baru, kilang dari dulu sampai sekarang tidak diperbaharui,” kata Ferry kepada Liputan6.com, Jumat 15 Februari 2019.

Tim BPN Bidang Materi Debat Ledia Hanifa menuturkan, Prabowo tinggal melakukan finalisasi persiapan debat capres.

“Beliau kan sudah punya konsep sendiri soal itu tema terkait debat, kita bisa baca di bukunya Paradoks Indonesia itu. Kita tinggal menambahkan update datanya saat ini saja, bahan-bahan juga sudah disiapkan BPN. Tapi pondasi basic-nya buku itu, dan beliau juga sudah paham tentang isu dari tema debat,” ucap Ketua DPP PKS itu kepada Liputan6.com.

Lalu, bagaimana cara menakar orisinalitas kedua calon?

Pengamat politik dari LIPI, Indria Samego mengatakan, orisinalitas ini sangat penting. Dia menilai, konten atau substansi dari gagasan memang ukuran utama dari orisinalitas kedua calon presiden.

Masyarakat bisa menilai orisinalitas seseorang dari idenya untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Idenya belum banyak dibahas atau tidak. Mungkin bahkan, idenya belum pernah dicetuskan oleh seseorang.

“Saya kira kalau menilai orisinalitas, dari konten, substansi. Misalnya, bagaimana Prabowo kalau terpilih jadi Presiden menyelesaikan persoalan pengangguran lapangan kerja, pendidikan, sumber daya yang berkualitas misalnya atau energi gitu, yang belum atau tidak banyak dibahas. Kalau mengulang sesuatu yang ada di dokumen-dokumen ya tidak orisinal. Memang, dia bisa jawab. Tapi itu, kayak cerdas cermat,” kata Indria kepada Liputan6.com.


Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 3 halaman

Diprediksi Lebih Menarik

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial The Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes memprediksi, debat capres ini bakal lebih menarik daripada debat capres cawapres 17 Januari 2019. Calon petahana, kata dia, tak akan menyerang lawannya. Tapi tidak juga bertahan.

“Petahana akan menyampaikan beberapa hal yang dianggap penting gitu ya, seperti infrastruktur, pangan segala macam untuk meyakinkan pemilih,” kata Arya ketika dihubungi Liputan6.com.

Sementara, kubu pesaing diduga akan berbalik menyerang karena ada beberapa isu yang menjadi titik celah bagi pesaing. Misalnya, soal impor, kemudian juga swasembada pangan.

“Kemungkinan yang akan lebih menyerang dari pesaing kalau kita lihat dari temanya. Misalnya soal yang swasembada pangan itu menjadi pintu masuk begitu juga dengan impor beras dan juga soal infrastruktur. Tapi soal tiga hal itu, petahana sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi pertanyaan yang bertendensi serangan,” ujar Arya.

Menurut dia, debat kali ini bukan soal menang atau kalah. Pada debat kedua, lanjut dia, kedua calon dituntut benar-benar mampu memberikan kesan kepada pemilih, mereka mampu menyelesaikan tantangan di bidang yang ditemakan.

“Saya tidak tahu siapa yang akan diuntungkan ya. Tetapi ini adalah panggung yang harus dimanfaatkan oleh kedua kandidat untuk benar-benar memastikan bahwa mereka lebih baik dari pesaingnya. Dan panggung juga untuk meyakinkan pemilih untuk benar-benar tidak beralih dan bagi yang belum memilih, mereka akan menjatuhkan,” tutur Arya.

Terlebih, KPU memberikan waktu yang relatif fleksibel kepada Jokowi dan Prabowo untuk saling bertanya dan menanggapi. “Itu harus dimanfaatkan oleh kedua kandidat untuk menguji keorisinalitasan,” sambung dia.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang juga sebagai panelis debat kedua pilpres, Joni Hermana mengatakan, pihaknya akan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang berbeda format dengan debat pertama pilpres untuk memunculkan orisinalitas kedua kandidat.

“Kita berusaha untuk memberi pertanyaan-pertanyaan yang lebih tidak normatif. Jadi, dalam hal ini kita juga menginginkan agar tidak ada jawaban yang sama dari keduanya, yang normatif,” kata Joni, di Jakarta, Jumat 8 Februari 2019.

Selain itu, model pertanyaan yang dibuat berbeda ini bertujuan agar masyarakat lebih mengetahui konsep yang dimiliki dari masing-masing paslon.

“Sehingga memberi gambaran kepada audiens dan masyarakat sejauh mana kemampuan dan konsep yang ingin mereka kembangkan secara baik. Jadi intinya sebetulnya seperti itu,” ujar Joni.

3 dari 3 halaman

Pentingnya Debat

Debat merupakan salah satu sarana penting bagi peserta Pilpres 2019 untuk memantapkan atau bahkan merebut hati pemilih. Ini terbukti pada debat perdana lalu yang dinilai cukup berpengaruh pada perubahan karakteristik calon pemilih masing-masing paslon capres-cawapres.

Terdapat perubahan angka solid voters atau pemilih mantap dan swing voters atau pemilih yang masih mungkin berubah pada pasangan Jokowi-Ma’ruf maupun Prabowo-Sandi.

Berdasarkan hasil survei terbaru Populi Center, jumlah solid voters pasangan nomor urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meningkat dari sebelum debat sebesar 88,9 persen menjadi 90,8 persen usai debat.

Sementara solid voters pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meningkat dari 82,6 persen menjadi 85,5 persen.

Sedangkan swing voters Jokowi-Ma’ruf menurun dari angka 8,6 persen sebelum debat menjadi 6,2 persen usai debat. Penurunan juga terjadi pada swing voters untuk pasangan Prabowo-Sandi dari angka 13,3 persen menjadi 11,3 persen.

“Paslon Jokowi-Ma’ruf harus berhati-hati karena kenaikan solid voters lebih banyak terjadi pada paslon Prabowo-Sandi. Temuan ini sifatnya indikatif mengingat jumlah responden yang terbatas,” ujar peneliti Populi Center Dimas Ramadhan di kantornya, Slipi, Jakarta Barat, Kamis 7 Februari 2019.

Lebih lanjut, jumlah masyarakat yang mengetahui dan menyaksikan langsung debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari lalu cukup banyak ketimbang yang tidak mengetahui. Namun ketertarikan mereka untuk memperbincangkan debat relatif kecil yakni 35,6 persen berbanding 64,4 persen.

Penilaian masyarakat terhadap manfaat debat capres pun beragam. Dari total 1.486 responden di seluruh Indonesia, 33,9 persen menilai manfaat debat untuk mengetahui visi, misi, dan program kerja kandidat. Sementara 10,8 persen menilai debat dapat membantu memberikan pertimbangan menentukan pilihan. Sementara 6 persen menganggap debat untuk mengetahui latar belakang kandidat.

“Sebanyak 3,7 persen menilai debat tidak atau kurang ada manfaatnya, 3,2 persen menilai debat untuk mengklarifikasi isu yang beredar, dan 42,5 persen sisanya tidak menjawab,” ucap Dimas.

Dari pemaparan visi, misi, dan program kerja kandidat pada debat perdana, yang dianggap paling realistis oleh masyarakat adalah yang disampaikan Jokowi-Ma’ruf yakni sebesar 55,7 persen. Sementara yang menilai visi, misi, dan program kerja Prabowo-Sandi paling realistis hanya sebesar 29,8 persen. Lainnya, 14,5 persen, tidak menjawab.

Sebanyak 53,1 persen responden juga menilai bahwa paslon nomor urut 1 unggul pada debat perdana capres-cawapres tersebut. Sedangkan 31,1 persen menilai paslon nomor urut 2 yang unggul. 15,8 persen sisanya tidak menjawab.

“Kemudian pilihan pascadebat, dengan pertanyaan setelah menyaksikan debat pertama, siapa pasangan yang akan anda pilih untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024? 62,5 persen menjawab Jokowi-Ma’ruf, 36,4 persen menjawab Prabowo-Sandi, dan 1,1 persen tidak akan memilih,” kata Dimas.

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan dengan metodologi wawancara tatap muka pada 20-27 Januari 2019 di 34 provinsi seluruh Indonesia. Besaran sampel adalah 1.486 responden, dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Hasil survei memiliki margin of error sebesar 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Untuk menjamin distribusi sampel yang memadai, setiap kelurahan terpilih dialokasikan 10 responden dari dua RT.

Proporsi gender ditentukan 50:50. Besaran sampel tiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi daftar pemilih tetap (DPT) dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bagaimana Kekuatan Tim Prabowo Tanpa SBY?

Jakarta – Ani Yudhoyono terbaring sakit di National University Hospital Singapura karena kanker darah yang dideritanya. Saat sang istri menghadapi cobaan sakit tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyonono (SBY) tampak setia menemani.

Dalam sebuah pernyataan, SBY menuturkan terpaksa membatalkan sejumlah agenda yang sedianya dihadiri karena harus menemani sang istri. Dia pun meminta maaf akan hal tersebut.

“Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini,” tutur SBY dalam sebuah video yang dikirimkan tim Demokrat kepada wartawan, Rabu (13/2).


Untuk sementara waktu, SBY tidak terlibat secara langsung terkait agenda kampanye PD ataupun Prabowo-Sandi. Cawapres yang didukung PD, Sandiaga Uno, memaklumi keadaan yang ada. Dia pun meminta SBY fokus pada kesehatan Ani Yudhoyono.

“Jadi urusan kampanye, urusan pemilu, itu udah ada yang nguruslah. Pak SBY harus mendampingi Ibu Ani dan ini menjadi kekhawatiran kita juga. Saya dan Pak SBY memantau terus, jam ke jam keadaan Bu Ani,” ujar Sandiaga, di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pun menyarankan hal yang sama. Kesehatan sang istri adalah hal yang jauh lebih penting.

“Kan tim sudah bekerja secara maksimallah, intinya mudah-mudahan kita bisa menanti kehadiran Pak SBY di barisan. Yang jelas, bagi kami, yang penting bagaimana Bu Ani bisa sembuh dan kita doakan Bu Ani agar segera sehat,” ucap juru bicara BPN Faldo Maldini di kawasan Cikini, Jakpus, Rabu (13/2).

Lalu bagaimana pengaruh ketidakhadiran SBY untuk Prabowo?

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes menilai, daya tarik utama dari pilpres adalah kandidat capres-cawapres itu sendiri. Ketidakhadiran SBY bisa ‘ditambal’ dengan Prabowo dan Sandiaga melakukan kampanye di daerah-daerah basis Partai Demokrat.

“Menurut saya dalam pilpres yang menjadi daya tarik adalah faktor kandidat, faktor lain seperti dukungan partai pendukung tetap memberikan pengaruh, tetapi daya tarik utamanya tetap berasal dari kandidat,” kata Arya saat dihubungi detikcom, Kamis (14/2/2019).

“Hal yang perlu dilakukan 02 dengan situasi sekarag adalah melakukan kampanye pergerakan di basis-basis Partai Demokrat, untuk memastikan bahwa suara pemilih Demokrat bisa solid ke-02. Hasil publikasi survei belum sepenuhnya solid,” jelasnya.

Arya lantas menyinggung keberadaan Agus Harimurti Yudhoyoho (AHY) yang selama ini dijadikan ikon Partai Demokrat selain SBY sendiri. Kehadiran AHY bisa jadi pengganti absennya SBY.

“Saya kira karena selain SBY ada sekarang ikonnya adalah AHY, 02 bisa tandem dengan AHY melakukan pemetaan di basis-basis Demokrat,” tutur Arya.

Ditanya soal apakah Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) cukup bisa menggantikan SBY, Arya menilai sosok AHY akan lebih berdampak.

“Prabowo harus menyadari Demokrat juga punya kepentingan di 2024 misalnya. Misalnya dengan memberikan kesempatan AHY kampanye ke daerah-daerah,” ujar Arya.

“Saya kira faktor AHY lebih kuat dibanding Ibas,” imbuhnya.
(rna/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menanti Adu Kuat Gagasan Capres di Debat Jilid Dua

Liputan6.com, Jakarta – Debat capres tahap kedua akan berlangsung pada Minggu 17 April 2019. Ajang adu gagasan antarcapres yang bertempat di Hotel Sultan, Jakarta ini mengangkat tema tentang energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Menurut Moeldoko, Jokowi telah siap menghadapi debat Pilpres 2019. Petahana akan mengeluarkan jurus-jurus penangkal serangan dari kubu penantang, Prabowo Subianto.

“Ya sudah jelas lah. Jadi bisa diantisipasi,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin ini menegaskan, Jokowi sangat menguasai tema dan permasalahan dalam debat kedua ini. Substansi dari tema debat itu sudah ditangkap Jokowi

“Beliau sudah sangat ngelotok lah, dengan berbagai persoalannya Beliau sudah sangat menguasai,” jelas dia.

“Sehingga nanti, ketika debat yang sangat dinamis kita juga sudah menyiapkan berbagai critical point kalau terjadi sesuatu bagaimana,” sambung Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, topik debat kali ini menjadi kesempatan bagi Jokowi mengklarifikasi sejumlah isu yang menyerang dirinya. Untuk itu, debat ini dinilai akan berjalan lebih bewarna daripada sebelumnya.

“Karena ini yang ditunggu-tunggu masyarakat. Persoalan infrastruktur isunya cukup kencang, persoalan energi cukup dinamis, saya pikir akan jadi pengayaan bagi pemirsa. Tapi juga kesempatan bagi Pak Presiden menyampaikan, klarifikasi berbagai isu-isu yang harus diluruskan,” kata Moeldoko.

Seirama dengan Moeldoko. Ketua TKN Erick Thohir menyebut debat ini menjadi momen yang dinanti Jokowi. Sebab tema yang diangkat, menurut Erick, telah dikuasi oleh mantan Gubernur DKI tersebut.

“Untuk debat ini sangat Pak Jokowi banget. Mengenai infrastruktur, dan lainnya. InsyaAllah karena ini memang yang ditunggu-tunggu,” ucap Ketua TKN Erick Thohir di Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.

Sementara Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengungapkan, capres nomor urut 01 ini telah mempersiapkan fakta dan data untuk debat yang dimoderatori oleh Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

Jokowi nantinya akan lebih banyak menyampaikan fakta capaian pemerintah terkait tema debat energi, pangan dan infrastruktur.

“Kami mempersiapkan debat pilpres yang kedua ini dengan lebih baik karena debat pada periode yang kedua ini debat yang lebih substantif berbasis angka dan fakta,” kata pria yang akrab disapa Romi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.

Romi menilai isu dalam debat capres ini merupakan permasalahan yang sedang diselesaikan pemerintahan Jokowi saat ini. Ia yakin, dalam debat nanti Jokowi akan menjabarkan masalah dan cara penanganannya.

“Sehingga nanti presiden akan lebih banyak berbicara sebagai calon presiden yang sedang menjabat presiden akan lebih banyak berbicara telah, sedang, dan akan (dilakukan),” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Improvisasi Prabowo

Sementara dari kubu penantang, Prabowo Subianto, disebutkan akan tampil maksimal dalam debat nanti. Tema-tema soal debat diklaim sudah dikuasai oleh mantan Danjen Kopassus tersebut.

“Sesungguhnya beberapa profesor katakan bahwa Pak Prabowo sudah layak untuk jadi profesor doktor, termasuk di bidang yang akan didebatkan,” kata Priyo Budi Santoso di Kantor KPU Pusat, Kamis (14/2/2019).

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini menilai ide-ide tentang tema debat capres sudah ditulis Prabowo dalam sejumlah buku.

“Pak Prabowo hanya kadang kala dikenal sebagai pemimpin tentara, militer, dan jenderal. Yang orang lupa dan luput, Pak Prabowo juga seorang intelek karena sudah banyak buku yang ditulis beliau sendiri dan merupakan pemikiran genuine dari Pak Prabowo,” ujar Priyo.

Dia menuturkan, konsep-konsep yang ditawarkan Prabowo dalam debat kedua pilpres diyakini akan membuka mata publik atas prestasi-prestasinya. Prabowo akan memberikan kejutan besar pada debat.

“Nanti akan ada kejutan dari beliau kuasai bidang masalah pangan, energi, energi terbarukan, konsentrasi beliau yang akan bangun swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air. Itu kata-kata kuncinya dan ada di pikiran beliau,” ucap dia.

Tak hanya menguasai tema debat, Prabowo juga akan melakukan improvisasi. Data-data tentang debat telah dikuasi oleh capres nomor urut 2 tersebut.

“Saya kira Pak Prabowo menguasai data-data, kita lihat saja nanti di panggung seperti apa. Akan lebih banyak improvisasi,” kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, jelang debat capres, Prabowo lebih banyak membaca tentang materi debat. Termasuk membaca berita soal materi debat tersebut.

“Banyak mendengar dari orang-orang yang ahli yang mengerti di bidang persoalan pangan, energi dan infrastruktur serta lingkungan hidup. Beliau juga banyak membaca beberapa berita yang terkait dengan persoalan itu,” ujar Muzani.

Prabowo tidak akan mengubah gaya dalam debat. Menurut Muzani, mantan Danjen Kopassus itu akan tidak akan merendahkan siapa pun di debat nanti.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Bailly Yakin MU Melaju di Liga Champions

Liputan6.com, Manchester – Eric Bailly mengungkapkan MU belum menyerah untuk melaju di Liga Champions. Bek asal Pantai Gading itu percaya MU bisa bangkit bersama Ole Gunnar Solskjaer.

MU menelan kekalahan perdana sejak Solskjaer menggantikan Jose Mourinho Desember lalu. Mereka kalah 0-2 dalam laga yang digelar di Old Trafford dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Tugas berat pun menanti MU untuk lolos ke babak selanjutnya. Mereka harus menang dengan selisih tiga gol atau 2-0 untuk berlanjut ke babak extra time.

“Solskjaer memberikan kami harapan. Dia berusaha keras agar kami bangkit lagi,” ujar Bailly seperti dilansir Evening Standard.

“Jadi untuk sekarang kami akan melupakan kekalahan kemarin. Masih banyak laga yang harus dijalani dan berpikir soal masa depan.”


2 dari 3 halaman

Kesalahan

Sayangnya dalam laga leg kedua nanti MU takkan diperkuat Paul Pogba. Gelandang timnas Prancis itu dikartumerah pada babak kedua.

“Kami sebenarnya tampil bagus di babak pertama. Pertahanan kami tampil luar biasa,” kata Bailly.

“Namun kami membuat kesalahan pada gol pertama. Setelah itu kami coba memberikan yang terbaik tapi gagal,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Champions

Hasil lengkap Liga Champions pekan ini:

MU 0-2 PSG

AS Roma 2-1 Porto

Ajax 1-2 Real Madrid

Tottenham 3-0 Borussia Dortmund

Saksikan video pilihan di bawah ini

Ini Komponen Penentu Tarif Ojek Online

Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan Rancangan Peraturan Menteri Perhubungan (RPM) yang sedang disusun terkait Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk kepentingan masyarakat telah sampai pada tahapan uji publik. 

“Dari 5 kota besar yang kami datangi, ini unik karena pemikiran di daerah berbeda-beda, bahkan terkadang berbeda dengan yang ada di pusat. Misalnya soal tarif, yang sampai sekarang selalu menjadi perbincangan hangat diantara pengemudi karena ingin ada kejelasan,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis, Kamis (14/2/2019).

“Kami bersama Tim 10 telah melakukan penghitungan, ada 11 komponen yang menjadi pertimbangan dari biaya langsung dan biaya tak langsung,” ia menambahkan.

Biaya langsung adalah biaya yang dikeluarkan pengemudi saat menarik penumpang seperti bensin, oli, dan lainnya. Biaya tak langsung adalah biaya yang tidak langsung dikeluarkan saat itu. 

“Kami sudah mendapatkan angka yang ideal sebenarnya. Namun angka ini belum kami keluarkan dalam regulasi baru ini. Nantinya akan ada Surat Keputusan Menteri yang ditandatangani oleh Dirjen Hubdat atas nama Menteri Perhubungan untuk menjadi pedoman bagi pimpinan daerah untuk melakukan penghitungan tarif,” kata Budi.

2 dari 2 halaman

Soal Tarif

Mengenai tarif atau yang sering disebut dalam regulasi mengenai ojek ini sebagai biaya jasa dalam RPM ini, belum ditentukan ke depannya apakah akan diterapkan satu tarif yang sama secara nasional atau menggunakan sistem zonasi seperti PM. 

“Nanti juga akan kita lihat apakah dengan tarif ojek ini, masyarakat masih punya daya beli atau tidak? Di satu sisi kami juga tetap dukung ketersediaan transportasi dengan transportasi massal, seperti Bus Rapid Trans (BRT) yang sudah beberapa kali kami berikan kepada pemerintah kabupaten/kota,” kata Budi.

Sementara itu, Ahmad Yani, Direktur Angkutan Jalan menyatakan untuk penentuan tarif ojek tersebut pihaknya tetap mengacu pada hasil riset mengenai tarif yang paling sesuai. 

“Kami juga menanti hasil riset dari Institute for Transformation Studies (Intrans) untuk menetapkan berapa sebenarnya tarif yang sesuai untuk diputuskan. Karena ada pengemudi dari daerah- daerah yang sudah merasa cukup dengan besaran tarif yang ditentukan, ada yang merasa kurang, sehignga diharapkan nantinya tarif yang ditetapkan bisa cukup untuk seluruh kesejahteraan pengemudi,” ucap Ahmad Yani.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 Alasan Anda Sebal dengan Hari Valentine

Liputan6.com, Jakarta Ada sebagian anak muda menanti-nantikan Hari Valentine. Banyak yang menjadikan sebagai hari tepat untuk menyatakan cinta terhadap seseorang dan memberikan hadiah ke orang yang disukai. Di sisi lain, ada juga orang yang sebal dengan hari yang jatuh setiap tanggal 14 Februari ini.

Jika termasuk yang menganggap Hari Valentine adalah hari yang menyebalkan, Anda tidak sendirian. Berdasarkan survei pada 2017 di Amerika Serikat, sekitar separuh partisipan menganggap perayaan Hari Valentine orang-orang terlalu berlebihan.

Di sisi lain, ada sekitar 43 persen orang yang mengatakan Hari Valentine terkait sesuatu yang romantis.Jika, Anda termasuk yang sebal dengan Hari Valentine, bisa jadi ini tiga alasan dibaliknya seperti dilansir Live Science, Rabu (13/2/2019).

1. Cenderung pemberontak

Orang-orang ini akan berperilaku tidak sama dengan orang-orang kebanyakan. Jadi, jika orang-orang di sekitarnya merayakan Hari Valentine, ia akan berperilaku sebaliknya.Bagi orang-orang yang menolak Hari Valentine, salah satunya karena menganggap ini hanyalah bentuk konsumerisme.

Dalam Journal of Business Research di 2008 menyebtuan, mereka yang menolak mengatakan Hari Valentine merupakan cara perusahaan mengambil keuntungan dalam kehidupan pribadi Anda.

2 dari 2 halaman

2. Tidak nyaman dengan hubungan sekarang

2. Tidak nyaman dengan hubungan sekarang

Bisa jadi sebal karena hubungan percintaanya sedang tidak mulus. Menurut studi di 2014, orang-orang yagn menghindari sesuatu yang terlalu intim atau melibatkan hal yang emosional seperti merayakan Hari Valentine.

3. Status hubungan dan kepribadian

Studi emosi di 2010 menunjukkan orang-orang yang berkencan cenderung positif menanggapi hari Valentine. Sementara, yang tidak kencan memandang sebaliknya.

Selain itu, studi lain mengungkap bahwa kepribadian seseorang memberi pengaruh terhadap pendapatnya tentang Valentine. Bagi ekstorver, Hari Valentine cenderung positif, sementara bagi mereka yang mudah cemas memandang Hari Kasih Sayang amat buruk.



Saksikan juga video menarik berikut

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur Jatim

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur Jatim Foto: Agung Pambudhy

Surabaya – Gubernur Terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa nanti sore akan dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara. Pelantikan ini merupakan buah kerja keras Khofifah usai dua kali gagal di Pilgub Jatim.

Sebelumnya, Khofifah telah dipercaya Jokowi mengemban tugas sebagai Menteri Sosial RI. Namun, Khofifah mengaku memiliki keinginan tinggi untuk mengabdi di kampung halamannya, Jawa Timur.

Khofifah pun akhirnya pamit pada Presiden. Usai mengantongi restu, Khofifah kembali ke Jatim dan menggandeng Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak yang dikenal mewakili suara generasi milenial. Lalu, bagaimana sepak terjang Khofifah?

Di beberapa kesempatan, Khofifah mengisahkan cerita masa kecilnya. Besar di perkampungan Jemursari, Surabaya, Khofifah ternyata sempat menjual es lilin. Hal ini dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga.
Menginjak SMP, Khofifah bersekolah di SMP Khadijah. Khofifah mengakui sekolah yang kini dipimpinnya sebagai Ketua Yayasan ternyata menyimpan banyak kenangan.

Wanita kelahiran Surabaya, 19 Mei 1965 ini ternyata memiliki beberapa hobi unik saat sekolah. Khofifah mengaku suka mendaki gunung hingga menjadi anak motor. Bahkan, hobi mendaki gunung ini sudah dia tekuni sejak duduk di kelas 2 SMP.

“Saya sekolah di sini dari SMP dan SMA. Mulai naik gunung itu kelas 2 SMP. Semua gunung, mulai dari Gunung Batok, Gunung Klotok, kan mendaki itu tidak bisa langsung ke Mahameru, itu kan bertahap. Jadi dulu 6 bulan lagi naik gunung itu, 6 bulan lagi naik gunung ini dan terakhir kita ke Arjuno sebelum ke Mahameru,” kisahnya saat ditemui di SMA Khadijah Surabaya.

Di kesempatan yang sama, Khofifah mengaku dirinya juga sangat menyukai kegiatan motorcross. Meskipun dulu sekolahnya berisi pelajar putri saja, namun dia tetap menyukai bermotor. Khofifah pun berkali-kali mendapat teguran karena hobi bermotornya di malam hari.

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur JatimFoto: Khofifah Indar Parawansa (Suparno Nodhor-detikcom)/File

“Aku juga dulu suka motorcross waktu SMP, padahal sekolahnya dulu khusus perempuan. Tapi udah sering diingatkan orang, saya itu suka naik motor waktu malam pakai motor sendirian, sengaja waktu malam tapi kan orang pasti mengidentifikasi itu saya,” lanjut ibu dari empat orang anak ini.

Selain hobi bermotor, Khofifah juga mahir untuk urusan perbengkelan. Dia sempat mengisahkan jika di tengah perjalanan, ban mobilnya bocor, dia bisa menggantinya seorang diri.

Usai lulus SMA, wanita yang mengaku juga menyukai sepak bola ini melanjutkan studi di dua jurusan yang berbeda, dengan kampus yang berbeda. Khofifah belajar politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair). Tetapi, dia juga belajar ilmu komunikasi dan agama di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Surabaya.

Khofifah juga dikenal aktif berorganisasi. Sempat menjadi Ketua Osis semasa SMA, Khofifah pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Di masa kuliah, Khofifah pun menjadi Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya di tahun 1986. Sejak kuliah, Khofifah juga dikenal sebagai organisatoris yang kritis.

Sejak muda, Khofifah telah mengawali karier politiknya. Tepat di usia 27 tahun, Khofifah menjadi anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di pemilu berikutnya, Khofifah pun berhasil mendapat kepercayaan lagi dari masyarakat.

Sementara di era reformasi, Khofifah menyeberang ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Karier politik Khofifah pun semakin mentereng. Usai menjadi anggota dewan dari PKB, pada 1999, Khofifah diangkat Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan.

Khofifah pun mengemban tugasnya selama dua tahun. Sayangnya, usai lengsernya Gus Dur, Khofifah tak masuk lagi dalam susunan menteri buatan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur JatimFoto: Instagram khofifah.ip

Namun, dia semakin aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Khofifah pun aktif di Muslimat, sebuah organisasi sayap perempuan Nahdlatul Ulama (NU). Hingga kini, Khofifah masih dipercaya sebagai Ketua Umum Muslimat.

Dengan pengalamannya sebagai anggota DPR hingga Menteri, Khofifah pun bertekad untuk membuat kampung halamannya semakin sejahtera. Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2008, Khofifah akhirnya maju menggandeng Mudjiono.

Saat itu ada 5 pasang calon yaitu: Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (KaJi), Sutjipto-Ridwan Hisjam (SR), Soenarjo-Ali Maschan Moesa (Salam), Achmady-Suhartono (Achsan), dan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa).

Sayangnya, duet bertajuk Kaji atau Khofifah-Mudjiono ini pun dikalahkan rivalnya Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa). Khofifah sempat merasa dicurangi dan memperjuangkan haknya ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun permohonannya tak dikabulkan.

5 Tahun berikutnya, tekad Khofifah meraih kursi Jatim 1 pun kian menebal. Di tahun 2013, Khofifah maju lagi menggandeng Herman S Sumawiredja.

Pemilu gubernur Jatim 2013 akhirnya diikuti 4 pasangan calon, yakni: Soekarwo-Saifullah Yusuf, Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah, Eggi Sudjana-Muhammad Sihat, dan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja. Namun, Khofifah kembali kalah tipis dengan rivalnya yang juga menjadi petahana.

Masih bertekad memajukan kampung halamannya, untuk ketiga kali, Khofifah Indar Parawansa maju berlaga dalam kompetisi meraih kursi Jatim 1. Ketiga kalinya pula, Mantan Menteri Sosial ini harus berhadapan dengan Saifullah Yusuf.

Meski sempat kalah dalam dua laga sebelumnya, Khofifah pun optimis untuk kembali mencoba peruntungan. Sementara Gus Ipul sapaan akrabnya, yang kala itu ‘hanya’ menjadi wakil Soekarwo dalam dua Pilgub, kini percaya diri untuk maju meraup suara menjadi pemimpin Jatim.

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur JatimFoto: Instagram@khofifa.ip

Khofifah pun mulai memperkenalkan wakilnya. Dikenal cerdas dan milenial, wakil Khofifah diisi oleh Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak. Suami Arumi Bachsin ini juga aktif mendapat sejumlah penghargaan.

Emil juga dikenal berhasil membawa banyak perubahan di Trenggalek. Selain itu, Emil yang masih muda dinilai bisa menjadi magnet untuk meraup suara dari milenial. Terlebih, Emil juga aktif dalam berbagai organisasi Internasional.

Akhirnya, setelah ‘menanti’ selama 10 tahun, Khofifah Indar Parawansa akhirnya berhasil memenangkan Pilgub Jawa Timur. Khofifah menatap kursi Jatim 1 setelah gagal dalam dua pilkada sebelumnya.

Pilgub Jatim 2018 merupakan kali ketiga Khofifah maju sebagai cagub. Pada pilgub kali ini, Khofifah bersama Emil Dardak diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, NasDem, PPP, Hanura, dan PAN.

Khofifah-Emil mengalahkan pasangan lawannya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno yang diusung oleh PDIP, PKB, PKS, dan Partai Gerindra.

Menariknya, di Pilgub 2018, Khofifah didukung Soekarwo, yang selama dua kali pilgub merupakan lawannya. Ini lantaran pria yang akrab disapa Pakdhe Karwo itu merupakan Ketua DPD Demokrat. Di Pilgub Jatim sekarang, Pakde Karwo memberikan dukungan kepada Khofifah.

Di hadapan para pendukungnya, Khofifah telah mengungkapkan rasa senangnya atas kemenangan versi hitung cepat ini. Dia menyatakan peran relawan sangat berpengaruh meskipun mereka tidak dibayar.

“Jadi saya sangat berterima kasih sekali kepada para relawan. Saya ingat kalau ke pasar jam 03.00 dini hari, mereka sudah menyiapkan dari jam 12 malam. Kalau saya ke pasar jam 7, mereka stand by dari jam 5 meskipun tak dibayar,” ujar Khofifah.

Sepak Terjang Khofifah, Anak Gunung dan Anak Motor Jadi Gubernur JatimFoto: Instagram@khofifa.ip

Dalam pidato kemenangannya, Khofifah pun menyampaikan salam kepada rivalnya di Pilgub Jatim tersebut. Dia juga memberi apresiasi bagi partai-partai pendukung Gus Ipul-Puti.

“Saya dan mas Emil juga bersama-sama menyampaikan salam hormat kepada saudara kami paslon no 2 Gus Ipul dan Mbak Puti dan seluruh partai pendukung,” pungkas Khofifah yang saat itu didampingi Emil Dardak.

Kini, kursi Jatim 1 pun berhasil diduduki Khofifah. Sejumlah program dan visi misi telah dipaparkan di berbagai kampanye. Akankah Khofifah berhasil memajukan kampung halamannya?
(hil/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

AC Milan Bakal Boyong Pemain Bintang Lagi

Liputan6.com, Jakarta Presiden AC Milan, Paulo Scaroni, menyebut Rossoneri bisa saja mendatangkan nama besar, jika aturan Financial Fair Play (FFP) memperbolehkannya. Selama ini, aturan FFP telah membuat pergerakan AC Milan di bursa transfer semakin terbatas.

AC Milan telah berurusan dengan FFP sejak masa peralihan musim 2017-2018 ke 2018-2019. Akibat belanja besar-besaran di musim kemarin yang tidak diimbangi oleh pemasukan yang sepadan, mereka pun langsung masuk dalam pantauan regulasi UEFA tersebut.

Setelah perjuangan yang cukup panjang, AC Milan berhasil terhindar dari hukuman larangan bermain di ajang Eropa pada musim ini. Hanya saja, ada sanksi lain yang sedang menanti mereka pada tahun 2021 mendatang.

Beberapa bulan yang lalu, UEFA menyatakan bahwa AC Milan dibolehkan berpartisipasi di ajang Eropa setidaknya hingga tahun 2021 nanti. Tapi, untuk tahun selanjutnya, partisipasinya akan bergantung pada kondisi keuangannya.

2 dari 3 halaman

Asal FFP Mengizinkan

Jika neraca keuangannya di tahun 2021 nanti tidak seimbang, maka Milan dipastikan tak boleh mengikuti kompetisi Eropa pada dua musim setelahnya. Selain itu, sebelum 2021, jumlah pemain yang diikutkan dalam ajang Liga Champions ataupun Liga Europa juga dibatasi.

FFP benar-benar menjadi momok untuk klub raksasa Italia tersebut. Maka dari itu, Scaroni menyatakan bahwa Milan bisa saja memboyong pemain dengan nama besarnya, selama FFP memperbolehkannya.

“Saat saya bertemu seorang fans klub, yang bertanya ‘Presiden, kenapa anda tak membeli nama besar lainnya?’, saya menjawab, ‘tentu saja, bila FFP memperbolehkannya’,” tutur Scaroni kepada Il Sole 24.

3 dari 3 halaman

Paham Jika Fans Tak Mengerti

Proses perekrutan pemain sendiri, dijelaskan Scaroni kepada sang penggemar, tidak serta merta mencatut nama dan membayarnya dengan sejumlah uang saja. Namun ia mafhum, sebab ada banyak fans yang tidak paham dengan aturannya.

“Saya juga menjelaskan ke mereka soal mekanisme yang membuat anda bisa membeli pemain, hanya dengan sumber daya yang berasal dari keuntungan klub,” tambahnya.

“Mereka terkadang bingung saat saya memberitahunya, karena mereka tak tahu peraturan itu. Sepak bola telah berubah drastis dan semua orang di dalamnya harus beradaptasi dengan itu,” tandasnya.

Meskipun sedang dikekang FFP, namun Milan masih bisa belanja pemain di bulan Januari kemarin dengan nominal uang yang tak sedikit. Mereka mendatangkan Lucas Paqueta dan Krzysztof Piatek dengan total biaya sebesar 72 juta euro.

Sumber: bola.net