Alasan SBY Tunjuk AHY Jadi Penanggung Jawab Pemenangan Demokrat

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yufhoyono (SBY) menyerahkan tongkat komando kampanye pemenangan pemilu 2019 kepada putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengungkap  alasan mengapa SBY lebih memilih AHY ketimbang putra keduanya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Dalam pemenangan pemilu SBY justru menugaskan Ibas dalam Komisi Pemenangan Pemilu (KPP). Sedangkan AHY, mendapat tugas pemenangan pemilu melalui jabatan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma).

Menurut Didik, ada pertimbangan lain hingga akhirnya SBY menunjuk AHY sebagai tonggak pemenangan pemilu. Alasannya, kata dia, AHY dianggap mampu mengatur strategi dan ritme.

“Mas AHY kan memang menjadi komisi pemenangan pemilu kita, itu tugasnya sangat berat dibanding tugas lain, karena harus menentukan strategi, mengatur ritme pertarungan dan bertanggung jawab terhadap rencana aksinya,” kata Didik saat dihubungi, Jumat (1/3/2019).

Didik juga mengungkap alasan kenapa bukan Ibas yang ditugaskan sebagai ketua pemenangan kampanye. Ibas, lanjutnya harus fokus pada pemenangannya sebagai caleg.

“Dan Mas Ibas sendiri strategi kampanye soal dapur Partai Demokrat sendiri, mereka berdua memang menjadi bagian magnet center, pada saatnya nanti Mas Ibas akan memperkuat Mas AHY,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Fokus Pengobatan Ani Yudhoyono

Diketahui, SBY memang tengah fokus merawat sang istri Ani Yudhoyono yang sedang sakit kanker darah di Singapura. Terkait Persiapan menghadapi pemilu serentak 17 April nanti, SBY telah memberikan sejumlah pesan.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, surat dituliskan SBY, demi menjawab ketidakhadirannya dalam dua bulan terakhir sisa masa Pemilu 2019, karena harus mendampingi sang istri yang mengidap kanker darah.

“Karena sementara waktu, secara fisik tidak bisa menjalankan kampanye sampai 17 April, oleh karena itu beliau sampaikan pesan untuk memaksimalkan kerja-kerja Partai, DPP sampai ke tingkat ranting,” kata Hinca di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).


Reporter: Sania Mashabi

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bank Mandiri Guyur Promo Menarik di Japan Travel Fair 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sebagai mitra resmi pendukung jalannya Japan Travel Fair 2019, persiapkan penawaran menarik bagi nasabah yang akan berlibur ke Jepang.

Hal ini dilakukan karena Jepang masih menjadi destinasi favorit bagi nasabah Bank Mandiri. Vira Widiyasari, Senior Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri mengatakan, Bank Mandiri senantiasa memberikan penawaran menarik bagi nasabah yang bermimpi jalan-jalan ke Jepang.

“Jumlah transaksi kartu Mandiri di Jepang itu capai 37 persen pada tahun 2018. Karena banyak penggunanya, kami memutuskan untuk memberikan promo dan diskon kepada nasabah yang bermimpi berlibur ke Jepang,” ungkapnya di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Ada banyak keuntungan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit Bank Mandiri di pameran Japan Travel Fair 2019, di antaranya tiket dengan harga spesial dengan cashback hingga Rp 5 juta, program #spend&get hingga Rp 2 juta dan tiket Ed Sheeran.

Selain itu, cicilan 0 persen hingga 20 bulan, diskon hingga 50 persen dengan fiestapoin, Lelang Fiestapoin dengan Tiket PP ke Jepang dan masih banyak yang lainnya.

Japan Travel Fair 2019 ini diselenggarakan di Mal Kota Kasablanka dan mulai dibuka hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2019.

2 dari 2 halaman

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 820 Triliun

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan kredit sebesar Rp 820,1 triliun sepanjang 2018. Jumlah tersebut tumbuh 12,4 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan, dari capaian itu, pembiayaan produktif perseroan tercatat sebesar Rp 558,7 triliun atau 77,71 persen dari portofolio.

“Kinerja ini pun kemudian berdampak pada kenaikan nilai aset konsolidasi perseroan menjadi Rp 1.202,3 triliun pada akhir tahun lalu,” kata Panji dalam acara paparan publik laporan keuangan, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Panji menambahkan, peningkatan kredit produktif tercermin dari penyaluran kredit modal kerja (bank only) yang tumbuh 9,58 persen yoy menjadi Rp 334,12 triliun dan kredit investasi  yang mencapai Rp 224,6 triliun, naik 11,69 persen yoy.

“Pertumbuhan kredit tersebut terutama didorong oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail, terutama kredit micro dan consumer,” ujar dia.

Dia mengungkapkan pada 2018, pembiayaan segmen korporasi Bank Mandiri mencapai Rp 325,8 triliun, naik 23,3 persen yoy. 

“Khusus ke sektor infrastruktur, Bank Mandiri membukukan kenaikan pembiayaan (baki debet) yang signifikan sebesar 29,3 persen secara yoy menjadi Rp 182,3 triliun, atau 63,9 persen dari total komitmen Rp 285,4 triliun yang telah diberikan,” ungkapnya.

Dari realisasi itu, penyaluran sektor transportasi tercatat sebesar Rp 39,5 triliun, migas dan energi terbarukan Rp 36,6 triliun, tenaga listrik Rp 34,0 triliun, konstruksi Rp 20,9 triliun, jalan Rp 15,9 triliun, telematika Rp 14,7 triliun, perumahan rakyat & fasilitas kota Rp 10,0 triliun, dan infrastruktur lainnya sebesar Rp 10,8 triliun. 

Sementara itu, kredit segmen retail perseroan tumbuh 10,52 persen yoy menjadi Rp 246,6 triliun. Khusus segmen mikro, perseroan telah memberikan kredit senilai Rp102,4 triliun, tumbuh 23,0 persen dari tahun sebelumnya.

“Adapun kredit konsumer yang disalurkan Bank Mandiri pada tahun lalu mencapai Rp 87,4 triliun, atau tumbuh 11,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar dia.  

Sebagai realisasi komitmen pada tujuan pemerataan pembangunan, sepanjang 2018 Bank Mandiri telah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 17,58 triliun, atau mencapai 100,11 persen dari target. 

“Secara kumulatif, hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,91 triliun kepada lebih dari 1,25 juta debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Mandiri berkeinginan untuk menumbuhkan bisnis perseroan secara berkesinambungan dengan memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah, menjaga pertumbuhan biaya operasional serta penyaluran kredit yang lebih prudent baik di segmen Wholesale dan Retail,” ujar dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tampil di Piala Presiden 2019, Pemain Asing Tidak Perlu Kitas

Jakarta – Pemain asing yang akan tampil di Piala Presiden 2019 tidak perlu memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Hal itu dipastikan oleh PSSI. Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, klub hanya tinggal memastikan pemain asing itu memiliki Visa Kunjungan Usaha.

Managers Meeting Piala Presiden 2019  telah digelar pada Kamis (28/2/2019). Dalam kesempatan tersebut, PSSI memberikan sosialisasi tentang pelaksanaan turnamen pramusim yang akan dimulai Sabtu (2/3/2019).

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, juga mengungkapkan para pemain asing yang akan memperkuat klub peserta Piala Presiden 2019 tak memerlukan Kitas seperti di edisi sebelumnya. Maksimal empat pemain asing yang akan bermain di setiap klub hanya perlu untuk memastikan datang ke Indonesia dengan menggunakan Visa Kunjungan Usaha.

“Untuk proses imigrasi pemain asing, PSSI sudah berkoordinasi dengan BOPI pada pekan lalu dan kami sepakat dengan arahan BOPI, mengingat ini merupakan ajang uji coba bagi klub, kami akan menggunakan regulasi VISA, bukan Kitas,” ujar Ratu Tisha Destria di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

“Alasannya kalau Kitas artinya sang pemain sudah bekerja di sini, sementara untuk Piala Presiden 2019 ini belum pasti pemain itu akan digunakan oleh klub saat kompetisi nanti,” lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Kuota 3 + 1

Sementara untuk jumlah pemain asing yang boleh digunakan setiap klub, PSSI masih menerapkan kuota 3+1, perinciannya minimal satu pemain asing harus berasal dari Asia.

“Kalau ada dua atau tiga pemain asing dari Asia justru itu tidak ada masalah,” tegas Ratu Tisha.

Piala Presiden 2019 digelar mulai 2 Maret 2019 dan akan berakhir pada 12 April 2019. Babak penyisihan grup digelar di lima kota dan kabupaten, yaitu Bandung, Bekasi, Magelang, Sleman, dan Malang.

Sumber: Bola.com

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

Banyuwangi Kolaborasi dengan Du’anyam untuk Perkuat Pengrajin Lokal

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan berbagai upaya untu terus memperkuat pengrajin lokal mereka. Salah satu caranya adalah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pemberdayaan lokal.

Terbaru, Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan perusahaan bisnis sosial, Du’anyam. Perusahaan ini merupakan pemegang lisensi sekaligus produsen suvenir Asian Games 2018. Produk-produk kerajinannya juga telah diekspor ke berbagai negara.

“Kita memang harus kolaborasi untuk terus memperkuat para pengrajin lokal. Ini Du’anyam digerakkan anak-anak muda hebat yang punya perspektif pasar dan kewirausahaan sosial bagus. Jadi kita ingin melibatkan untuk memberdayakan pengrajin lokal,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, seperti dikutip dari merdeka.com (28/2/2019).

Ia bertemu langsung dengan dua pendiri Du’anyam, yakni Hanna Keraf dan Azalea Ayuningtyas. Keduanya berkeliling di Banyuwangi beberapa hari untuk bertemu dan memetakan potensi kerajinan karya UMKM-UMKM lokal.

“Nanti berkala dibikin workshop. Dalam rangkaian Festival Bamboo pada Juni mendatang. Du’anyam akan memberi perspektif pasar dan ekosistem bisnis ke para pengrajin lokal. Membakar kembali semangat komunitas lokal agar lebih berdaya,” ucap Anas.

Founder dan CEO Du’anyam, Azalea Ayuningtyas, mengatakan bahwa pihaknya akan berkeliling mengunjungi sejumlah pengrajin di Banyuwangi untuk mencari potensi dan menjajaki kerja sama dengan para pengrajin di Banyuwangi. Du’Anyam juga akan memberikan pendampingan kepada para pengrajin Banyuwangi. 

“Pendampingannya meliputi standardisasi kualitas, quality control, packaging, hingga pengiriman. Kami lebih mencari komunitas pengrajin yang belum mandiri, sehingga ada proses pemberdayaan nantinya,” kata dia.

Azalea menambahkan, selama di Banyuwangi pihaknya tidak melewatkan kesempatan mengunjungi sejumlah sentra pengrajin, seperti pusat kerajinan bambu di Desa Gintangan. Desa Gintangan sendiri dikenal sebagai basis pengrajin bambu. Desa tersebut memasok kerajinan bambu untuk berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, hasil olahannya sudah diekspor ke sejumlah negara, seperti Jepang, Brunei Darussalam, Thailand, dan Maldives.



(*)

Rahasia Wajah Awet Muda Kim Tae Hee yang Kini Hamil Anak Kedua

Liputan6.com, Jakarta – Kim Tae Hee dan Rain sedang berbahagia. Pasalnya, mereka sedang menantikan kelahiran anak kedua mereka.

Kehamilan kedua dan usia yang menjelang kepala empat tidak membuat kecantikan Kim Tae Hee berkurang. Aktris yang sempat mendapatkan julukan Dewi Korea ini justru terlihat semakin cantik dengan wajah yang bersinar.

Layaknya selebritas Korea Selatan lainnya, Tae Hee sendiri memiliki rahasia agar wajahnya tetap cantik dan sehat. Melansir missnews.net, aktris lulusan Seoul National University ini selalu dianjurkan meminum jus wortel oleh pakar kesehatan yang menanganinya.

Jus wortel memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk kulit. Kandungan beta-karoten di dalamnya akan berubah menjadi vitamin A dan E yang membuat wajah semakin bersinar. Selain itu, jus wortel memiliki kandungan antioksidan yang akan memperkuat pigmen kulit.

Walaupun Kim Tae Hee memiliki wajah yang flawless, ia mengaku bahwa kulitnya pun bermasalah. Dilansir dari my.castko.com, wajahnya sering berjerawat akibat cahaya kamera ketika menjalani pemotretan atau syuting drama. Jerawat tersebut sering muncul di daerah dagu, pipi dan dahinya.

Solusinya, ia selalu membawa patch antijerawat ke mana-mana. Skincare tersebut ditempelkan untuk mengurangi jerawat yang sering muncul di wajahnya.

Tae Hee juga membagikan rangkaian perawatan kulitnya. Di pagi hari, ia memakai toner, essence, losion, krim mata dan krim BB. Sedangkan di malam hari, pemeran drama Jang Ok Jung ini hanya memakai toner, essence, krim malam, dan juga krim mata. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan berikut ini:

Munas dan Konbes NU Bahas Bahaya Sampah Plastik-RUU Kekerasan Seksual

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar 2019. Beberapa hal akan dibahas di dalamnya.

Katib Syuriyah PBNU Asrorun Ni’am dalam keterangannya, Rabu (27/2/2019), mengatakan dalam acara tersebut akan dibahas isu-isu kontemporer (bahtsul masail waqiiyyah), masalah tematik (bahtsul masail maudluiyyah), hingga masalah perundang-undangan (bahtsul masail qanuniyah).

Isu kontemporer yang dibahas pertama adalah bahaya sampah plastik. Hal ini akan dibahas dari sudut pandang fikih, sanksi pemerintah terhadap industri yang tidak mengelola sampah sesuai Pasal 15 UU 18/2008 tentang pengelolaan sampah, hingga soal tanggung jawab soal pengelolaan sampah.

Isu kontemporer lain ialah soal perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang menyebabkan sumur warga kering. Isu ini akan dibahas dari sudut hukum pengambilan air dalam jumlah besar oleh usaha AMDK yang mengakibatkan sumber air masyarakat mengering dan termasuk hukum pemberian izin usaha AMDK.

PBNU juga akan membahas masalah bisnis perkapalan, mulai kedudukan perusahaan kargo, asuransi barang dalam akad ekspor-impor, hingga penyelesaian jika terjadi perompakan barang hilang. Selanjutnya juga dibahas soal hukum berbisnis dengan sistem multi-level marketing (MLM).

Poin isu kontemporer lainnya yang dibahas adalah legalitas syariat oleh pemerintah. Dalam poin ini dibahas soal peran pemerintah terkait aliran kepercayaan dan agama yang ada di Indonesia.

“Apakah pemerintah mempunyai hak untuk menjatuhkan vonis sesat kepada aliran/sekte tertentu? Dalam konteks negara yang plural seperti Indonesia, apakah kewajiban hifdzu al-ddin (menjaga agama) bagi pemerintah hanya tertentu menjaga agama Islam saja ataukah menjaga seluruh agama yang ada di Indonesia?” kata Asrorun.

Sementara itu, dalam pembahasan di masalah-masalah tematik, yang akan dibahas di antaranya soal pandangan Islam terkait bentuk negara-bangsa, status nonmuslim dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, juga soal pandangan Islam tentang produk perundangan yang dihasilkan dalam proses politik modern. Dibahas juga soal konsep Islam Nusantara yang ditinjau dari definisi hingga praktik muslimin Nusantara.

Adapun di komisi masalah perundang-undangan akan dibahas Rancangan Undang-undang (RUU) Monopoli dan Persaingan Usaha hingga telaah soal RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Acara Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2019 ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat. Acara dibuka pada Rabu (27/2) siang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kegiatan yang digelar dengan tema Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat ini dihadiri pimpinan syuriyah NU se-Indonesia dan para pengasuh pondok pesantren.
(jbr/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cara Menggemukkan Badan Secara Alami Tanpa Obat untuk Tubuh Ideal

Liputan6.com, Jakarta Memiliki tubuh yang indah memang menjadi idaman setiap orang. Namun, tubuh yang indah belum tentu masuk kategori tubuh ideal. Pasalnya, banyak orang yang terlihat langsing dan indah dipandang, namun ternyata berat badan dan tinggi badan tidak sesuai dengan kategori tubuh ideal. 

Jika biasanya bertebaran cara menguruskan badan, kali ini cara menggemukkan badan nampaknya akan sesuai untuk Anda yang memiliki berat badan di bawah rata-rata. Anda yang memiliki postur tubuh yang kurus biasanya akan kurang nyaman dalam berpakaian. 

Tak hanya itu, tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya tumbuh dengan tubuh yang kurus. Kurus sering ididentikkan dengan tubuh lemah dan akan mudah terserang penyakit. Meski hal itu tak sepenuhnya benar.  Misalnya yang terjadi pada wanita yang siklus menstruasinya terganggu karena berat badan yang turun drastis. Maka dari itu, kesehatan memang menjadi tujuan utama semua orang agar bisa hidup dengan bahagia.

Layaknya perjuangan menurunkan berat badan, menggemukkan badan juga dapat dilakukan Anda yang memiliki badan yang kurang ideal. Untuk itu, Liputan6.com paparkan cara menggemukkan badan secara alami tanpa konsumsi obat-obatan tertentu, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2019).

2 dari 7 halaman

1. Konsumsi Makanan Tinggi Nutrisi

Menggemukkan badan bukan berarti Anda harus makan segala jenis makanan agar berat badan bisa naik. Pasalnya, makanan yang asal pilih mengandung berbagai macam kandungan yang justru malah membahayakan tubuh. Untuk itu, pilih makanan yang mengandung kalori, protein serta karbohidrat untuk menyeimbangkan berat badan dan kesehatan tubuh.

Kalori

Perbandingan asupan kalori yang masuk dalam tubuh harus lebih banyak daripada kalori yang terbakar. Setidaknya dalam sehari Anda harus mengonsumsi kalori kurang lebih 7.000-10.000 kalori.

Buah-buahan seperti kurma dan alpukat memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, yaitu masing-masing 282 Kkal dan 160 Kkal. Selain kedua buah tersebut, buah seperti pisang, anggur, mangga, pir, apel juga mengandung tinggi kalori.

Anda juga bisa tambahkan keju parut ke atas roti, atau menyandingkan telur dadar dengan sup ayam. Namun, perlu waspada juga untuk takarannya, karena kalori yang berlebih bisa menyebabkan diabetes.

Protein

Untuk menggemukkan badan dan memperkuat otot, pilihan makanan bersumber protein harus diperhatikan. Anda bisa mulai mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti telur, daging, ikan, susu, ataupun biji-bijian.

Perlu Anda ketahui bahwa tubuh membutuhkan protein sebanyak 0,8 gram/berat badan (kg)/hari untuk membentuk otot baru. Karenanya, jika Anda konsumsi lebih banyak protein yang berkualitas, maka proses pembentukan otot pun akan berjalan dengan baik.

Karbohidrat

Cara menggemukkan badan secara alami dan sehat tanpa obat, salah satunya adalah dengan memperbanyak konsumsi karbohidrat. Banyaknya konsumsi karbohidrat ini bakal memicu lebih banyak asupan kalori yang diperlukan tubuh untuk menambah berat badan.

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi berupa nasi, kentang, singkong, ubi jalar, gandum, sampai tepung. Namun, seperti makanan lainnya, hindari konsumsi secara berlebihan, demi menjaga kesehatan organ tubuh lain.

3 dari 7 halaman

2.  Makan Porsi Kecil, Tapi Sering

Kebanyakan orang berpikir bahwa banyak makan akan meningkatkan berat badan. Padahal, banyak makan secara berlebihan justru dapat menyebabkan sakit perut. Sakit perut bisa berupa masalah pencernaan atau rusaknya organ tubuh karena tidak mampu menampung makanan yang terlalu banyak jumlahnya.

Apalagi, kebiasaan makan sebelumnya tidak pernah sebanyak itu. Alhasil, alih-alih menggemukkan badan, Anda justru harus dirawat di rumah sakit dan meminum obat karena tubuh mengalami eror.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mengubah pola pikir banyak makan menjadi makan porsi kecil, namun sering. Cara menggemukan badan yang kedua ini dilakukan dengan makan berkali-kali dengan porsi yang sedikit. Dengan cara ini, diharapkan organ pencernaan dapat beroperasi secara teratur hingga akhirnya meningkatkan berat badan Anda.

4 dari 7 halaman

3.  Konsumsi Jus atau Smoothies

Tak hanya makanan saja yang bisa berpengaruh pada berat badan. Pasalnya, minum jus juga bisa jadi salah satu cara menggemukkan badan secara alami dan sudah pasti sehat.

Selain jus buah-buahan, Anda juga bisa konsumsi smoothies untuk sarapan setiap pagi. Dua minuman ini cocok untuk menggemukkan badan karena nutrisi lebih mudah diserap jika tekstur makanan lebih halus.

5 dari 7 halaman

4.  Konsumsi Camilan Sehat

Makan lebih sering tidak berarti harus mengonsumsi nasi dan lauk-pauknya lima kali sehari. Anda bisa juga menambahkan camilan di sela kegiatan. Di kantor, Anda bisa menyediakan buah-buahan di meja agar mudah dijangkau sebagai alternatif cara menggemukkan badan.

Misalnya, Anda bisa mencoba camilan sehat seperti roti tawar yang diolesi selai kacang atau irisan pisang yang ditemani segelas susu. Susu yang dimaksud tidak harus susu murni.

Anda juga bisa mengonsumsi olahannya, seperti yogurt, puding, dan bahkan es krim. Selain sebagai camilan, Anda bisa meminumnya sebagai minuman penutup sesudah makan siang.

6 dari 7 halaman

5. Rutin Olahraga

Olahraga tidak hanya diperuntukkan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Lebih tepatnya, olahraga ini dilakukan untuk menuju hidup yang lebih sehat.

Olahraga secara rutin justru merupakan salah satu cara ampuh menggemukkan badan yang patut Anda coba. Setelah lelah berolahraga, nafsu makan tentu akan meningkat, dan tubuh bisa mendapatkan asupan kalori lebih banyak.

7 dari 7 halaman

6. Kunyah Makanan Sampai Halus

Layaknya smoothies ataupun jus buah, mengunyah makanan sampai halus bisa masuk ke dalam salah satu cara menggemukkan badan secara alami. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, makanan yang memiliki tekstur lebih halus akan diserap dengan mudah oleh tubuh sehingga bisa menaikkan berat badan.

Eks Drumer The Cure Andy Anderson Meninggal Dunia

Liputan6.com, Los Angeles – Andy Anderson, drumer yang pernah memperkuat band ikonis asal Inggris, The Cure, meninggal dunia pada usia 68 tahun.

Dilansir dari The Rolling Stone, Rabu (27/2/2019) berita meninggalnya Andy Anderson ini diumumkan oleh mantan anggota dan salah satu pendiri The Cure, Laurence “Lol” Tolhurst lewat akun Twitter prbadinya.

Dengan hati yang berat, aku mengabarkan meninggalnya salah satu saudara dalam Cure,” tuturnya.

Ia juga mengenang Andy Anderson sebagai seorang sahabat maupun musisi. “Andy Anderson adalah seorang pria baik dan musikus hebat dengan selera humor bandel yang ia jaga hingga terakhir, sebuah bukti dari perjalanan terakhir seorang jiwa yang indah,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Kanker Stadium Empat

Kabar kematian ini muncul hanya beberapa hari setelah Andy Anderson mengumumkan di Facebook bahwa dirinya menderita kanker stadium empat.

“Kumohon, tak usah nangis di sini, positif saja, untukku ini hanya tantangan dan pengalaman lain yang membuatku harus mengambil keputusan dalam hidup, tenang, aku tenang dan positif dalam menghadapi situasi ini,” tulisnya pada 17 Februari lalu.

3 dari 3 halaman

Karier Andy Anderson

Andy Anderson bergabung dengan The Cure pada 1983 hingga 1984, setelah Laurence Tolhurst beralih memegang keyboard.

Ia turut ambil bagian dalam album The Cure yang bertajuk The Pop dan Japanese Whispers. Selain The Cure, ia juga pernah bergabung dengan sejumlah band lain seperti The Glove dan bermain untuk Iggy Pop.