FBR Kecewa ke Sandiaga, BPN Membela

Jakarta – Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) akhirnya mengungkap alasan mengalihkan dukungan ke Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Selain karena menilai Jokowi peduli terhadap kebudayaan Betawi, FBR ternyata menyimpan rasa kecewa dengan Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Ketua Umum FBR Lutfi Hakim mengungkap cerita ini saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (9/3/2019). Dia mengatakan ada sejumlah alasan FBR tidak mendukung Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Saat 2014, kita ke Prabowo-Hatta ya dan kedua ke Bang Sandi all-out (saat Pilgub DKI 2017), bahkan sampai secara resmi kami menurunkan 4.280 orang saksi waktu Pilkada DKI. Cuma kemudian, begitu kita cermati tidak ada, kuranglah kepeduliannya terhadap Betawi. Kita pun harus mencari dong siapa rekam jejaknya yang memang layak untuk kita dukung, asalkan kepentingan masyarakat Betawi bisa diakomodir. Itu kemudian kenapa kami beralih dukungan,” ujar Lutfi.

Lutfi mengatakan, FBR kecewa terhadap Sandi saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dia nilai kurang peduli terhadap aspirasi warga Betawi.

“Tapi Anies-Sandi 2 bulan dia menjabat gubernur, kami masyarakat Betawi memberi dia gelar ‘Abang Betawi’, namun sampai saat ini implementasi dari Perda Nomor 4 tahun 2015 tentang Pelestarian dan Kebudayaan Betawi itu terkesan setengah hati dia lakukan. Memang waktu kemarin dia mengangkat beberapa wali kota dari Betawi, tapi kita tidak bicara personlah. Kita bicara sistem yang bisa mengakomodir semua kepentingan masyarakat Betawi,” jelas Lutfi.

“Perda itu masih perlu disempurnakan dengan beberapa pergub. Tapi itu tidak terealisasi hingga saat ini. Padahal Jokowi tidak pernah kita kasih gelar ‘Abang’. Anies-Sandi-lah yang kita kasih gelar ‘Abang Betawi’ tapi kepeduliannya kepada masyarakat Betawi itu masih setengah hati. Padahal ketika masyarakat Betawi memberi dia gelar ‘Abang’, itu merupakan komitmen dari masyarakat Betawi untuk terus mengawal dan mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies-Sandi saat itu,” sambungnya panjang-lebar.

Secara spesifik, FBR mengaku kecewa terhadap Sandiaga. “Bisa jadi begitulah,” ucap Lutfi. Sedangkan untuk Prabowo, dia mengaku belum bisa menilai karena Prabowo belum pernah menjabat gubernur ataupun presiden.

Lutfi juga bicara kenapa kemudian FBR memberi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Dia menilai Jokowi menunjukkan kepedulian pada Betawi saat menjabat Gubernur DKI. Salah satunya memasukkan aturan baju adat Betawi sebagai salah satu pakaian resmi karyawan Pemprov DKI Jakarta.

BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno langsung bereaksi atas ini. BPN mengatakan, silakan FBR mendukung Jokowi, asalkan tidak mengaitkan dengan kekecewaan terhadap Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat memimpin DKI Jakarta.

“Jadi gini, pertama, kami ingin menegaskan itu haknya FBR ya kalau ingin mendukung pak Jokowi-Maruf Amin. Ya silakan aja mendukung Jokowi-Maruf Amin, tapi jangan ada kesan menyatakan kekecewaan kami mendukung pak Jokowi karena kecewa karena Anies dan Sandi,” kata jubir BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, saat dihubungi, Sabtu (9/3).

Andre menilai tidak etis jika FBR membandingkan kinerja Anies-Sandi yang dianggap kurang mempedulikan masyarakat Betawi. Sebab, menurutnya, pada Pilkada DKI 2017, FBR juga mendukung Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Andre juga berpendapat, Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI berkomitmen memperhatikan masyarakat Betawi. Salah satunya dengan program penataan kampung di Ibu kota. Menurutnya, saat masih menjabat Wagub DKI, Sandiaga Uno memperhatikan masyarakat Betawi dengan membuat wirausaha di daerah permukiman Betawi.

“Bahkan Bang Sandi itu membuka gerakan wirausaha harapan di kampung Betawi, Setu Babakan. Dengan komitmen beliau untuk membangun kewirausahaan untuk masyarakat Betawi gitu loh,” ungkap Andre.

Andre RosiadeAndre Rosiade Foto: Tsarina/detikcom

Andre meminta FBR tidak mempolitisasi dukungannya terhadap Jokowi-Ma’ruf dengan mendiskreditkan kinerja Anies. Andre meminta FBR bersikap objektif.
“Nah jadi sekali lagi silakan, monggo FBR dukung Jokowi-Ma’ruf Amin, tapi jangan mempolitisasi dukungan itu dengan mendiskreditkan gitu loh. Silahkan aja hak FBR mendukung Jokowi-Ma’ruf monggo kami hormati, silakan kami ucapkan selamat. Tapi kalau FBR bilang kecewa dengan Anies dan Sandi nggak objektif juga karena FBR adalah pendukung Ahok dan Djarot,” imbuhnya.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga lainnya, Sodik Mudjahid, juga berpendapat senada. Namun dia mengingatkan, jika Prabowo terpilih menjadi presiden, FBR bisa dianggap sebagai tamu karena tidak berperan dalam pemenangan Prabowo-Sandi di Jakarta.

“Dengan hasil survei yang dengan signifikan memenangkan Prabowo-Sandi di Jakarta, maka dengan sikap FBR seperti sekarang, maka saya khawatir nanti FBR jadi seperti tamu di Jakarta, di daerahnya. Ya FBR akan dinilai tidak berpartisipasi dalam kemenangan Prabowo-Sandi di Jakarta, ibu kota negara yang presidennya Prabowo-Sandi,” kata Sodik, Sabtu (9/3).

Meski begitu, Sodik mempersilakan FBR mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin karena memiliki hak menyatakan dukungan kepada pihak mana pun. Namun ia mengingatkan setiap anggota ormas juga punya hak menentukan pilihan capres masing-masing.
(hri/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dikritik Soal Liga Champions, Pelatih Juventus Membela Diri

Liputan6.com, Turin – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menilai timnya terlalu terbebani dengan obsesi memenangkan Liga Champions. Padahal, obsesi tersebut berdampak buruk bagi Juventus.

“Saya pikir ekspektasinya sudah terlampau tinggi dan telah menjadi obsesi. Bermain di Liga Champions seharusnya menjadi hal menyenangkan dan kegembiraan,” kata Allegri seperti dilansir Sportskeeda.

Juventus terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 1996/97. Sejak saat itu, Bianconeri tercatat tiga kali melaju ke final, namun selalu gagal.

Di masa kepelatihan Allegri, Leonardo Bonucci dua kali melesat ke final Liga Champions. Dalam dua kesempatan itu, Juventus dikalahkan Barcelona dan Real Madrid.

Di musim ini, Juventus kembali dibebani hal yang sama. Apalagi, mereka sudah mendatangkan Cristiano Ronaldo.

Sayangnya, peluang Juventus untuk juara menipis setelah kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar. Juventus harus menang minimal 3-0 pada leg kedua di markas sendiri jika ingin lolos.

“Dalam periode saya, kami selalu mencapai 16 besar, mencapai final dua kali dan disingkirkan oleh tim yang akhirnya juara,” kata Allegri.

Berita video Juventus menang 4-1 atas Udinese di Serie A 2018-2019 tetapi bukan karena peran Cristiano Ronaldo melainkan striker 19 tahun, Moise Bioty Kean.

Ramai-ramai Membela Robertus Robet Tersangka Hina TNI

Jakarta – Orasi dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus aktivis, Robertus Robet, dilaporkan oleh anggota polisi ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap TNI. Buntut laporan tersebut, Robet kemudian ditangkap oleh Bareskrim Polri dan ditetapkan sebagai tersangka.

Oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri, Robet dijerat dengan pasal 207 KUHP tentang penghinaan kepada penguasa atau badan hukum di Indonesia.

Kasus Robet telah mendapat banyak sorotan. Sejumlah pihak mengkritik kepolisian dan bahkan meminta penyidikan untuk dihentikan. Kritik itu datang dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah hingga politikus PSI.
Fahri Hamzah, menyesalkan penangkapan Robertus. Fahri mengaku sudah kenal Robet sejak masih jadi mahasiswa.

“Saya kenal Robert sejak kuliah di UI, lawan debat yang berat, dan berbeda dalam banyak hal. Tapi penangkapan dia oleh aparat adalah tragedi pada kebebasan berpendapat dan ekspresi. Dia hanya mengingatkan kita soal bahaya #DwiFungsiABRI, masa lalu kita yang kelam,” kata Fahri lewat Twitter, Kamis (7/3).

Senada Fahri, Koordinator jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga mempertanyakan polisi yang langsung menangkap Robet.

“Setahu saya, apa yang disampaikan @Republik_Baru adalah pesan untuk mengingatkan ada masa ketika lagu itu dikumandangkan untuk melawan dwifungsi ABRI saat itu, dan Robet mengakui bahwa salah satu reformasi yang paling sukses saat ini adalah Reformasi TNI, jangan tarik lagi TNI ke masa itu,” tulis Dahnil melalui akun Twitternya, Kamis (7/3/2019). @Republik_Baru adalah akun Twitter Robertus Robet.

“Penangkapan terhadap @Republik_Baru tentu seolah menafikan tradisi nalar yang sehat, Robet bicara dengan sistematika yang benar, dia mengingatkan ada masa di mana dwifungsi berlaku kemudian ada masa reformasi TNI sukses, namun ada masa yakni saat ini di mana seolah ingin menarik-narik kembali TNI. Saya justru tidak menemukan penghinaan terhadap TNI terkait pernyataan @Republik_Baru, mengapa dengan sekelebat polisi langsung tangkap Robet?” ungkapnya.

Juru bicara PSI, Surya Tjandra, menyerukan agar aparat kepolisian segera membebaskan dosen UNJ itu dari segala tuduhan.

“Menolak penangkapan saudara Robertus Robet dan meminta aparat kepolisian untuk segera membebaskannya dari segala tuduhan pidana,” ujar juru bicara PSI, Surya Tjandra, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/3).

“Apa yang disampaikannya adalah ekspresi kebebasan berpendapat yang dijamin oleh UUD 1945 pasal 28, dan negara khususnya kepolisian wajib menjaga itu,” imbuhnya.

Kritik atas penangkapan Robertus juga disampaikan ormas Projo. Projo berpendapat bahwa apa yang dilakukan Robertus Robet dalam aksi Kamisan adalah bentuk kebebasan mengekspresikan kekhawatiran militerisme hidup lagi di Indonesia.

Projo menilai kegelisahan itu muncul karena isu kebijakan menempatkan personel militer aktif pada jabatan-jabatan sipil di lembaga pemerintah merupakan langkah mundur dari Reformasi 1998.

“Projo meminta dengan sangat Mabes Polri agar melepaskan atau membebaskan Robet. Pemeriksaan atau permintaan klarifikasi tidak harus diawali dengan penangkapan, kecuali ada tindakan yang tidak kooperatif dari yang bersangkutan,” kata Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi kepada wartawan, Kamis (7/3).

PDIP juga menilai penangkapan terhadap Robertus adalah hal yang berlebihan. Apalagi, Robertus telah menjelaskan maksud ucapannya dalam orasi.

“Penangkapan terhadap aktivis Robertus Robet menurut saya berlebihan. Apalagi sudah dijelaskan oleh Robert bahwa lagu yang dinyanyikan bukan ditujukan kepada institusi TNI hari ini tetapi kepada kebijakan rezim militer Suharto di masa yang lalu,” ujar politikus PDIP Charles Honoris, Kamis (7/3).

Robertus telah meminta maaf terkait orasinya yang dianggap menghina institusi Polri. Robertus bahkan meminta maaf dua kali, melalui video dan secara langsung di depan wartawan di Mabes Polri.

Kini Robertus Robet telah diizinkan pulang pasca diperiksa polisi terkait kasus penghinaan institusi TNI. Meski diizinkan pulang, polisi menegaskan proses penyidikan tetap masih terus berjalan.

“Tentunya proses penyidikan yang dilakukan oleh Direktorat Siber Bareskrim tetap berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (7/3).

Robet diduga melanggar Pasal 45 A ayat (2) jo 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP terkait tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dana tau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), dan/atau berita bohong (hoax), dan/atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia.

(rna/gbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Akan Didakwa Korupsi, PM Netanyahu Berdalih Korban Politisasi

Tel Aviv – Kejaksaan Agung Israel mengumumkan akan menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu ke pengadilan dengan dakwaan korupsi. Hal ini bisa memperburuk peluang Netanyahu dalam pemilu bulan April mendatang.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit mengatakan hari Kamis (28/2), dia telah menerima rekomendasi penyidik kepolisian untuk mengajukan tuntutan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dalam tiga kasus korupsi yang berbeda.

Dakwaan itu dapat memberikan pukulan besar bagi prospek Netanyahu dalam pemilihan umum 9 April mendatang. Netanyahu mencalonkan diri untuk masa jabatan ke-empat berturut-turut.

Sidang pengadilan atas dakwaan yang meliputi penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan baru akan digelar setelah pemilihan umum. Sebelumnya Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri. Sidang dapat berlangsung setelah pemilihan 9 April. Netanyahu akan menjadi perdana menteri Israel pertama yang menghadapi kasus di pengadilan saat menjabat.

Netanyahu tuding ada politisasi

Benjamin Netanyahu antara lain diduga telah menerima gratifikasi dari pengusaha kaya dan memberikan kelonggaran regulasi kepada raksasa telekomunikasi Bezeq sebagai imbalan atas liputan pers positif di situs berita anak perusahaan itu, Walla.

Jika terbukti bersalah melakukan suap, Netanyahu bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara dan hukuman maksimal 3 tahun untuk penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

Perdana Menteri Israel membantah telah melakukan kesalahan-kesalahan yang dituduhkan. Menanggapi pengumuman Jaksa Agung, dia mengatakan telah menjadi korban pembunuhan karakter dan politisasi yang bertujuan untuk menjegalnya pada pemilu mendatang. Dia menyatakan tuduhan terhadapnya akan runtuh seperti “rumah kartu”.

Likud berusaha tunda pengumuman tuntutan

Partai Netanyahu, Likud, menggambarkan tuduhan itu sebagai “penganiayaan politik.”

“Pengumuman Jaksa Agung secara sepihak hanya sebulan sebelum pemilihan umum, tanpa memberi Perdana Menteri kesempatan untuk (sebelumnya) membantah tuduhan-tuduhan palsu ini, adalah intervensi terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemilu,” kata Likud dalam sebuah pernyataan.

Likud telah mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung Israel untuk menunda pengumuman dakwaan secara terbuka sampai pemilu usai. Namun pengadilan tinggi Israel menolak permintaan itu dan hari Kamis mengumumkan rencana pengajuan tuntutan terhadap Netanyahu.

hp/rzn (afp, rtr,ap)


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Puisi Neno Disebut Biadab, BPN Prabowo: Pak Buya Syafii Khilaf?

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membela Neno Warisman yang puisinya disebut mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif biadab. BPN mempertanyakan di mana letak kesalahan puisi Neno.

“Mbak Neno sejak dulu memang dikenal antara lain karena puisi. Dia sering menulis dan membaca puisi. Jika sekarang dia menyontoh doa Rasulullah SAW dalam puisinya, salahnya di mana?” kata anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandiaga, Dradjad Wibowo kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Menurut dia, orang yang berkarya lewat puisi harus dihormati. Jika tak setuju, kata Dradjad, lebih baik membuat puisi lain asalkan tidak merevisi doa.

“Orang berkarya seni melalui puisi ya kita hormati lah. Jika tidak sepakat dengan isinya, orang bisa bikin puisi lain yang dia cocok. Yang penting tidak merevisi doa hehe,” ucap politikus PAN itu.
Dradjad pun mempertanyakan apakah Buya Syafii sedang khilaf karena pernyataannya tersebut. Meskipun demikian, ia tetap mendoakan kebaikan bagi Buya Syafii.

“Apa Pak Syafii sedang khilaf ya? Saya mendoakan kebaikan bagi beliau,” ungkap Dradjad.

Sebelumnya, mantan Ketum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, bicara soal doa yang dibacakan Neno Warisman di Munajat 212. Buya Syafii menyebut apa yang disampaikan Neno biadab dan Neno tak mengerti agama.

“Itu puisi, itu kan sudah saya (jelaskan). Saya kemarin di Jakarta bicara ini puisi biadab. Biadab itu bahasa Persia, Bi itu artinya tidak, adab itu tata krama,” jelasnya.

Buya Syafii mengatakan, doa yang dipanjatkan Neno Warisman dengan membawa nama tuhan ke ranah Pemilu tak tepat. Apa yang dilakukan Neno, bagi Buya Syafii adalah perbuatan biadab.

“Ini dia membuat (membawa nama) Tuhan dalam Pemilu, itukan biadab, dan dia nggak ngerti agama. Neno itu nggak paham agama,” tegasnya.

Saksikan juga video ‘TKN soal Puisi Neno Warisman: Tuhan Tak Perlu Diancam!’:

[Gambas:Video 20detik]

Ikuti Perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(azr/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah Kami

Jakarta – Ratna Sarumpaet menilai kasus hoax yang menimpanya bernuansa politis. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah terlibat dalam kasus Ratna.

“Saya nggak mau membuat penilaian prematur ini politis atau tidak, lebih baik kita sama-sama ikuti proses persidangan. Yang paling penting jangan kasus Bu Ratna ini dijadikan bahan untuk mem-framing dan memfitnah kami selaku BPN. Mengacu pada surat dakwaan, sangat jelas ini nggak ada urusan dengan BPN,” kata anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Dia enggan mengomentari lebih jauh soal pernyataan Ratna. Habiburokhman mengatakan Ratna punya hak untuk membela diri. Menurut dia, hal itu tertuang dalam KUHAP.
“Sebagai terdakwa beliau punya hak untuk membela diri, hal mana secara tegas diatur dalam KUHAP. Secara teknis beliau bisa menyampaikan pembelaan dengan menghadirkan saksi, bukti yang relevan selama dalam proses persidangan,” tutur Habiburokhman.

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah KamiFoto: Habiburokhman (Dok Pribadi)

Hal senada dilontarkan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Andre hanya mendoakan Ratna selalu sehat untuk mengikuti persidangan.

“Kami tidak mau mengomentari kasus Mbak Ratna. Sepenuhnya kami serahkan ke proses persidangan di pengadilan. Kita tunggu saja gimana, kita doakan sidangnya lancar, Mbak Ratna juga sehat untuk mengikuti persidangan,” kata Andre.

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah KamiFoto: Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade (Zhacky-detik)

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet menyebut kasus yang menjeratnya sarat nuansa politis. Menurutnya, polisi tidak perlu menangkap dirinya karena berbohong soal luka lebam di wajahnya.

Ratna menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (28/2). Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Ratna Sarumpaet membuat keonaran dengan menyebarkan hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut akibat penganiayaan.

“Aku cuma secara umum minta, karena aku merasa ini semua politisasi, penangkapan saya politisasi. Aku anggap nggak harus ditangkap juga toh bisa lihat tiketnya juga kok yang kayak gitu-gitu,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Jaksa menguraikan rangkaian kebohongan yang dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp, termasuk menyebarkan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak. Puncak dari kebohongan Ratna, Prabowo Subianto disebut jaksa menggelar jumpa pers pada 2 Oktober 2018.

“(Terdakwa) menceritakan mengenai penganiayaan dan mengirimkan foto dalam keadaan bengkak merupakan rangkaian kebohongan terdakwa untuk mendapat perhatian dari masyarakat, termasuk tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,” ujar jaksa penuntut umum membacakan surat dakwaan di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (28/2).
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tangan Gaib di Balik Pembuatan Badik Pusaka Raja Bone

Liputan6.com, Bone – Indonesia dikenal dengan keberagaman suku dan budayanya. Salah satu daerah yang dikenal memiliki banyak suku adalah Provinsi Sulawesi Selatan, yakni suku Bugis, Makassar, dan Toraja.

Meski ketiga suku di Sulawesi Selatan tersebut memiliki ragam tradisi yang berbeda, ada satu yang sama. Yakni, senjata khas yang kemudian disakralkan bernama badik. Senjata tradisional ini juga digunakan suku Mandar di Sulawesi Barat (pemekaran Provinsi Sulawesi Selatan).

Badik bagi suku-suku di Sulawesi Selatan memiliki fungsi sama. Selain dianggap benda pusaka, badik juga dianggap pelindung. Badik untuk membela harga diri, baik sifatnya individu maupun keluarga. Harga diri masyarakat Sulsel dan Sulbar memang dijunjung tinggi yang kemudian dikenal dengan istilah Siri atau Siri’ Na Pacce.

“Budaya Siri sudah menyatu dalam tingkah laku masyarakat Sulsel yang terdiri dari tiga suku besar tadi, yakni Bugis, Makassar dan Toraja,” ucap Puang Nasir seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Bone, Sulsel kepada Liputan6.com, Sabtu (5/11/2016) lalu.

Menurut Nasir, dahulunya badik tak bisa lepas dari pinggang seseorang ke mana pun ia pergi. Demikian juga ketika mereka merantau, badik menjadi barang sakral yang wajib ikut dan menemani dalam perantauan.

“Apalagi badik pusaka leluhur, tentunya selain digunakan untuk jaga diri dari gangguan orang jahat, badik demikian dianggap bisa menolak bala, nah badik pusaka masih diyakini dapat menjadi azimat dan berpengaruh ke arah baik atau buruknya bagi pemilik atau pemegang badik tersebut,” ujar Nasir.

Masyarakat Bugis Bone memiliki beberapa macam jenis badik khas. Yang paling dikenal dan disakralkan di Bone adalah badik jenis Gecong. Badik ini dahulunya hanya digunakan seorang raja atau kalangan bangsawan.

“Badik Gecong adalah badik Raja Bone yang paling disakralkan dan hampir di setiap acara adat masyarakat Bone, badik gecong hadir dalam rangkaian diantaranya pencucian badik pusaka raja Bone maupun acara tradisi tolak bala di Bone,” Nasir mengungkapkan.

Badik Gecong lebih akrab disebut oleh masyarakat Bugis Bone dengan nama kawali. Badik ini asalnya dari daerah bagian selatan Kabupaten Bone yang disebut Kampung Kajuara.

Berdasarkan cerita dan keyakinan masyarakat Kajuara, badik Gecong milik raja tersebut dibuat langsung oleh makhluk halus dan pembuatannya pun di malam hari.

“Orang di Kajuara, Bone percaya badik raja (gecong) dibuat makhluk halus. Pada malam hari pembuatannya hanya didengar suara palu yang terus berbunyi bertalu-talu hingga jelang pagi. Paginya itu badik sudah jadi,” kata Nasir.

2 dari 2 halaman

Kesaktian Badik Lagecong

Badik gecong ukurannya hanya berkisar 20-25 sentimeter. Adapun cirinya mirip dengan badik khas suku Makassar yang bernama badik Lompo Battang (perut besar). Hanya saja, bilahnya agak membungkuk, di mana hulunya agak kecil dan melebar selanjutnya bagian ujung sangat meruncing.

Pada umumnya, badik gecong yang pada masa lalu hanya digunakan oleh raja maupun bangsawan suku Bugis Bone tersebut berbahan besi dan bajanya berkualitas tinggi serta mengandung meteorit yang tampak menonjol pada permukaannya.

“Badik gecong ini mempunyai pamor yang disebut oleh masyarakat Bugis sebagai timpalaja atau mallasoancale yang letaknya dekat hulunya. Bahannya pun dari besi baja yang berkualitas tinggi serta mengandung meteorit yang menonjol di permukaan,” Nasir menjelaskan.

Selain badik gecong, masyarakat Bugis Bone, menurut Nasir, juga mengenal badik jenis Lagecong. Senjata ini dikenal sebagai badik perang. Di mana badik tersebut memiliki racun yang mematikan.

“Jenis badik lagecong paling banyak dicari karena sangat dikenal dengan badik paling mematikan atau masyarakat bugis pada umumnya kenal dengan mosonya atau racunnya,” Nasir menerangkan.

Badik lagecong hingga saat ini jadi buruan karena diyakini bisa menaklukkan semua senjata lainnya jika berhadapan dengan badik lagecong.

“Iya, banyak orang percaya demikian bahwa semua alat perang akan tunduk pada badik lagecong tersebut,” Nasir mengungkapkan.

Menurut Nasir, badik lagecong diambil dari nama sang empu atau masyarakat Bugis kenal dengan sebutan Pandre yang kala itu bernama lagecong. Namun, ada juga yang berpendapat badik jenis lagecong diambil dari bahasa Bugis, “Gecong” atau “Geco” yang bermakna sekali sentuh langsung mati.

“Sampai saat ini masih banyak yang percaya kalau badik lagecong yang asli terbuat dari daun nipah yang terapung di air dan melawan arus,” tokoh masyarakat Bugis itu memungkasi.


Saksikan video menarik pilihan berikut:

Akan Didakwa dengan Dugaan Suap, Netanyahu Ibaratkan ‘Perburuan Penyihir’

Jakarta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan tuduhan suap yang dialamatkan kepada dirinya ibarat ‘perburuan penyihir’. Hal ini menyusul pengumuman Jaksa Agung yang menyebut akan segera menjatuhkan dakwaan korupsi terhadap Netanyahu.

Dilansir AFP, Jumat (1/3/2019), Netanyahu menyatakan dirinya ingin tetap menduduki posisi perdana menteri dalam beberapa waktu ke depan, terlepas dari dugaan korupsi yang kini menjerat dirinya.

“Mereka tahu tidak akan pernah bisa mengalahkan kami di bilik suara. Maka, dalam tiga tahun terakhir ini mereka membawa ‘pemburu penyihir’ yang belum pernah ada sebelumnya: menjatuhkan sayap kanan pemerintahan yang saya pimpin,” kata Netanyahu.


Dalam perbincangan itu, Netanyahu juga sempat terlihat emosional ketika membicarakan soal keluarganya terkait dugaan korupsi itu. Ia menyebut keluarganya terluka.

Selain itu, ia juga berbicara soal hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menurutnya berdampak baik bagi Israel.

Netanyahu pun menduga lawan politiknya sengaja menggunakan serangan ‘tak henti dan tak manusiawi kepada Jaksa Agung’, agar JA menyatakan tuduhan kepada dirinya.

“Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi eleksi, bahkan jika tahu semua ini bakal runtuh setelah eleksi,” ujar Netanyahu.

Pengumuman Jaksa Agung itu muncul jelang eleksi yang akan diselenggarakan 9 April 2019. Dalam eleksi, Netanyahu menghadapi tantangan berat dari aliansi politik tengah yang dipimpin mantan kepala staf militer, Benny Gantz.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit, Kamis (28/2) mengatakan bermaksud mendakwa Netanyahu atas tuduhan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri sebelum tuduhan diajukan.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Akan Didakwa dengan Dugaan Suap, Netanyahu Bicara ‘Perburuan Penyihir’

Jakarta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan tuduhan suap yang dialamatkan kepada dirinya ibarat ‘perburuan penyihir’ untuk menjatuhkannya. Hal ini menyusul pengumuman Jaksa Agung yang menyebut akan segera menjatuhkan dakwaan korupsi terhadap Netanyahu.

Dilansir AFP, Jumat (1/3/2019), Netanyahu menyatakan dirinya ingin tetap menduduki posisi perdana menteri dalam beberapa waktu ke depan, terlepas dari dugaan korupsi yang kini menjerat dirinya.

“Mereka tahu tidak akan pernah bisa mengalahkan kami di bilik suara. Maka, dalam tiga tahun terakhir ini mereka melakukan ‘perburuan penyihir’ yang belum pernah terjadi sebelumnya: menjatuhkan sayap kanan pemerintahan yang saya pimpin,” kata Netanyahu.


Dalam perbincangan itu, Netanyahu juga sempat terlihat emosional ketika membicarakan soal keluarganya terkait dugaan korupsi itu. Ia menyebut keluarganya terluka.

Selain itu, ia juga berbicara soal hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menurutnya berdampak baik bagi Israel.

Netanyahu pun menduga lawan politiknya sengaja menggunakan serangan ‘tak henti dan tak manusiawi kepada Jaksa Agung’, agar JA menyatakan tuduhan kepada dirinya.

“Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi eleksi, bahkan jika tahu semua ini bakal runtuh setelah eleksi,” ujar Netanyahu.

Pengumuman Jaksa Agung itu muncul jelang eleksi yang akan diselenggarakan 9 April 2019. Dalam eleksi, Netanyahu menghadapi tantangan berat dari aliansi politik tengah yang dipimpin mantan kepala staf militer, Benny Gantz.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit, Kamis (28/2) mengatakan bermaksud mendakwa Netanyahu atas tuduhan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri sebelum tuduhan diajukan.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Emery Sebut Mesut Ozil Sudah Bahagia di Arsenal

Liputan6.com, London – Mesut Ozil tampil gemilang saat Arsenal mengalahkan Bournemouth 5-1 di Liga Inggris, Rabu (27/2) atau Kamis dini hari WIB. Pelatih Arsenal, Unai Emery pun memuji penampilan pemain asal Jerman itu.

Emery menilai sang pemain sudah semakin bahagia membela Arsenal sehingga mempengaruhi performanya di atas lapangan.

Sejak akhir tahun 2018 kemarin, Ozil memang kerap diberitakan tidak bahagia di Arsenal. Ia mulai tersingkir dari tim utama The Gunners sehingga banyak rumor mengatakan bahwa ia akan meninggalkan Emirates Stadium di bulan Januari kemarin, meski hal itu tidak terlaksana.

Playmaker Timnas Jerman ini kembali menunjukkan sinarnya dini hari tadi. Ia membuat satu gol dan satu assist saat Arsenal mengalahkan Bournemouth dengan skor 5-1 di Emirates Stadium.

Emery sendiri mengaku terkesan dengan permainan yang ditunjukan oleh sang playmaker. “Hari ini Ozil bermain dengan bagus,” buka Emery kepada BBC Sports.

2 dari 3 halaman

Kontribusi BesarĀ 

Emery sendiri mengakui bahwa kemenangan besar timnya di Emirates Stadium ini tidak terlepas dari performa Ozil pada laga tersebut.

Emery menilai Ozil sudah menunjukkan kualitasnya sehingga ia berkontribusi besar pada kemenangan timnya pada laga itu.

“Hari ini dia sudah banyak membantu kami dengan kualitas yang ia miliki. Ia juga mampu mengorganisir tim ini dan bermain di sistem yang berbeda.”

3 dari 3 halaman

Teori Emery

Emery sendiri juga punya teori di balik performa apik sang playmaker pada pertandingan dini hari tadi.

Emery menilai Ozil saat ini sudah merasa lebih bahagia di Arsenal sehingga ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama tim asal London Utara itu.

“Saya rasa dia kini sudah merasa lebih bahagia bersama kami. Saya dan rekan-rekan setimnya sangat bangga akan apa yang dilakukan Mesut hari ini.” tandasnya.