Final Copa del Rey: Valencia Tantang Barcelona

Liputan6.com, Valencia- Valencia akhirnya menjadi lawan yang akan dihadapi Barcelona pada final Copa del Rey. Valencia memastikan tempat ke final usai menang 1-0 atas Real Betis pada leg kedua semifinal Copa del Rey.

Dengan kemenangan itu, Valencia lolos ke final dengan agregat 3-2. Ini menjadi kali keempat Valencia jumpa dengan Barcelona di final Copa del Rey.

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Barcelona sukses menang dua kali yaitu pada 1952 dan 1971. Sedangkan Valencia menang lawan Barcelona pada 1954.

Selain kepastian final, Valencia dan Barcelona juga dipastikan bakal tampil di Piala Super Spanyol. Piala di awal tahun ini akan menggunakan format anyar dimana finalis Copa del Rey bakal jumpa dengan dua tim teratas di klasemen La Liga akhir musim.


2 dari 3 halaman

Sejarah Final

Dilihat dari final Copa del Rey antara Valencia melawan Barcelona berdasarkan sejarah, menarik untuk disimak. Pertemuan pertama terjadi pada 1952 saat final digelar di Estadio Chamartin.

Valencia sempat unggul dua gol terlebih dahulu,tapi Barcelona mampu bangkit dan memaksa perpanjangan waktu. Barcelona akhirnya menang 4-2.

Dua tahun kemudian atau 1954, Valencia membalas kekalahan. Tak tanggung-tanggung, Valencia menang 3-0 atas Barcelona dan mengangkat trofi Copa del Rey ketiga. Sebelumnya, Valencia juara di 1941 dan 1949.

3 dari 3 halaman

Pertemuan Terakhir

Kedua tim jumpa di final Copa del Rey untuk terakhir kali pada 1971. Duel final ini berlangsung seru karena Barcelona kembali tertingga dua gol.

Barcelona sukses memaksakan laga hingga perpanjangan waktu dan akhirnya menang 4-3. Keberhasilan di final copa del Rey di stadion Bernabeu ini juga menjadi gelar ganda buat Barcelona yang pastikan gelar La Liga.

Jerat Pidana Hoaks Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet akhirnya duduk di kursi pesakitan. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kali pertama menggelar sidang dugaan hoaks yang dilakukan ibunda artis Atiqah Hasiholan tersebut, Kamis 28 Februari 2019.

Jaksa mendakwa Ratna Sarumpaet telah menyebarkan berita bohong kepada banyak orang yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Apalagi, berita bohong yang disebarkannya itu dinilai telah menimbulkan pro dan kontra.

Jaksa penuntut umum mendakwa Ratna Sarumpaet dengan dakwaan alternatif.

“Dakwaan kesatu Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujar jaksa. 

Sementara pada dakwaan kedua, jaksa menduga Ratna Sarumpaet, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras atau antar golongan (SARA).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tutur jaksa.

Dalam dakwaan, terungkap bahwa Ratna menangis mengaku dipukuli sehingga mukanya lebam dan bengkak. Jaksa menyatakan, pada Jumat 21 September 2018 sekira pukul 16.00 WIB, Ratna Sarumpaet memberitahukan kepada saksi Ahmad Rubangi, Saharudin, dan Makmur Julianto alias Pele akan pergi ke Bandung.

“Namun ternyata, terdakwa tidak pergi ke Bandung melainkan pergi ke Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka),” kata jaksa.

Bedah medis tersebut, sudah dijadwalkan dengan dr Sidik Setiamihardja. Kemudian Ratna Sarumpaet ditempatkan di ruang perawatan kamar B1 lantai 3 untuk menjalani rawat inap sejak Jumat, 21 September 2018 sampai dengan Senin 24 September 2018.

“Bahwa selama menjalani rawat inap tersebut, terdakwa beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisl lebam dan bengkak akibat tindakan medis dengan menggunakan handphone merk Iphone. Setelah selesai menjalani rawat inap. Pada hari Senin tanggal 24 September 2018, terdakwa pulang ke rumah,” kata jaksa.

Di dalam perjalanan, Ratna mengirim beberapa foto wajah dalam kondisi lebam dan bengkak tersebut melalui whatsappnya kepada saksi Ahmad Rubangi. Saksi Ahmad kemudian menanggapi foto tersebut dengan membalas pesan Ya Allah, Kak sampai begitu.

Ratna pun membalas. “Dipukulin 2 laki-laki,” kata Jaksa.

Jaksa mengatakan, sesampainya di rumah, Ratna meminta Ahmad Rubangi untuk memanggil saksi Saharudin dan saksi Makmur Julianto alias Pele masuk ke kamar.

Ratna Sarumpaet lalu bercerita sambil menangis bahwa dipukuli orang dengan menunjukkan wajah lebam dan bangkak.

“Kemudian terdakwa mengatakan ingin istirahat. Selelah itu saksi Ahmad Rubangi dan saksi Makmur Julianto alias Pele dan saksi Saharudin keluar dari kamar terdakwa,” kata jaksa.

Keesokan harinya pukul 20.43 WIB, terdakwa mengirimkan foto yang sama ke Rocky Gerung dengan pesan, “21 September jam 18.50 WIB, area bandara Bandung”. Pukul 20.44 WIB, dia mengirim pesan lagi, “Not For Public”.

Rabu 26 September 2018 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, terdakwa bertemu dengan Deden Syarifuddin dan bercerita habis dipukuli. Dia pun kembali sambil menangis.

Pukul 16.30 WIB, Kamis 27 September 2018, saksi mengirim pesan lagi ke Rocky Gerung dengan pesan, “Hei Rocky negrinya makin gila n hancur – need badly :)”, dan pukul 16.33 WIB dengan pesan, “Need you badly”, pukul 16.36 WIB dengan pesan “Pasti kamu bahagia sekali disana ya, Penghormatan pada alam, bless you”.

Pada Jumat 28 September pukul 19.22 WIB, terdakwa kembali mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan “Day 7th”.

Pukul 23.00 WIB, Ratna Sarumpaet meminta Saharudin menelepon Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Setelah terhubung, dia curhat telah dianiaya sembari menangis. Dia meminta Said Iqbal ke rumahnya.

Ketika Said Iqbal datang, terdakwa berkata, “Kakak dianiaya” dan menceritakan kronologi penganiayaannya. Dia juga menunjukkan foto wajahnya yang lebam.

Dia lalu minta dipertemukan dengan Prabowo Subianto. Ratna mengaku sudah berbicara dengan Fadli Zon dan mendapat informasi tengah diatur waktu untuk bertemu Prabowo.

Dia kemudian mengirimkan foto wajah lebamnya ke Saiq Iqbal untuk diteruskan ke ajudan Prabowo atas nama Dani.

Pukul 23.01 WIB, Sabtu 29 September 2018, Ratna Sarumpaet mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan, “Mungkin aku tidak harus ngotot membantu memperbaiki bangsa yang sudah terlanjur rusak ini. It’s painful.”

Pukul 23.42 WIB dia juga kembali mengirimkan 3 foto wajahnya ke Basariaja alias Basari dan 3 menit kemudian dia mengirim pesan, “KK sedang sangat kesakitan/menderita saat KK minta tolong ingin bicara dengan Pak Joksan.”

Tak berhenti di situ, dia mengirim 3 foto wajahnya ke Simon Aloysius Mantiri dengan pesan, “Ini terjadi di area parkir Bandara Bandung 21 sept 2018, Saya harus bertemu 08 segera Pak Simon, Saya mohon …..” dan mendapat jawaban, “Kurang ajar sekali Bu itu pelakunya.”





2 dari 3 halaman

Akui Salah dan Ajukan Penangguhan Penahanan

Ratna Sarumpaet mengakui kesalahan di hadapan majelis hakim saat sidang perdana kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya ingin menyampaikan sebagai warga negara yang harus berhadapan dengan pengadilan. Pengalaman dari saya ditangkap dan apa yang saya ketahui baik melalui bacaan saya betul melakukan kesalahan,” ucap Ratna, Kamis 28 Februari 2019.

Meski begitu, Ratna merasa ada beberapa poin yang tidak sesuai fakta. Dia melihat kasusnya bernuasa politik.

“Yang terjadi di lapangan dan terjadi peristiwa penyidikan ada ketegangan bahwa memang ini politik,” ucap dia.

Karenanya Ratna berharap majelis hakim mengutamakan keadilan dibandingkan kekuasaan.

“Dengan semua unsur yang ada di sini, marilah menjadi hero untuk bangsa ini. Bukan untuk saya. Tapi di atas segalanya hukum bukan untuk kekuasaan,” tutup dia.

Namun, tudingan nuansa politis ini dibantah kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi. Dia menyanggah adanya muatan politis yang disebut disebut kliennya.

“Tidak ada motif politik sama sekali. Dakwaan kedua kita lihat kebohongan itu diproduksi untuk meyakinkan masyarakat saja, dan bahkan untuk meyakinkan BPN Prabowo-Sandi,” katanya usai persidangan.

Desmihardi mengatakan, lontaran kebohongan yang disebut Ratna murni karena malu dengan keluarga. Dia menegaskan, kebohongan itu hanya dibuat untuk keluarga, tidak ada tujuan menyebarkannya kepada publik.

“Ini murni karena beliau malu lebamnya diketahui oleh keluarga, sehingga harus mengarang cerita bahwa beliau dipukuli. Ini kebohongannya hanya untuk keluarga, karena beliau ingin keluarga tidak tahu beliau operasi plastik,” katanya menandasi.

Pada sidang tersebut, pengacara juga mengajukan permohonan kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan status penahanan kliennya dari tahanan Polda Metro Jaya menjadi tahanan rumah atau kota.

Desmihardi membacakan pertimbangan mengajukan permohonan tersebut. Dia menyebutkan dua pertimbangan pengajuan penangguhan tahanan bagi kliennya, yakni berdasarkan hukum dan sisi kemanusian.

Ia menyatakan, Ratna Sarumpaet tidak ada niat melarikan diri. Kemudian, terdakwa tidak pernah melakukan hal-hal yang dapat dianggap mempersulit jalannya proses hukum.

“Bahwa selama proses pemeriksaan di tingkat kepolisian dan tingkat Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terdakwa Ratna Sarumpaet sangat kooperatif dan tidak mempersulit jalannya pemeriksaan. Selanjutnya terdakwa maupun keluarga dalam hal ini anak-anak menjamin bahwa terdakwa akan selalu menghadiri persidangan dengan tidak sulit jalannya sidang pengadilan ini,” ucap Desmihardi.

Sementara itu, dari sisi kemanusiaan, terdakwa adalah seorang perempuan lemah yang telah berusia senja. Pada usia 69 tahun, dia sangat rentan dalam penyakit terbukti selama penahanan dilakukan terdakwa sering sakit-sakitan dan selama penahanan beberapa kali terdakwa harus diperiksa di Bidokkes Polda Metro Jaya.

Apabila terus-menerus ditahan, lanjut dia, akan memperburuk kesehatan Ratna Sarumpaet baik secara fisik maupun secara mentalnya.

“Tidak berlebihan melalui permohonan ini kami minta kemudian lagi sakit yang teramat agar terdakwa dapat dialihkan status,” ucap Desmihardi.

Desmihardi mengatakan, anak kandung terdakwa yakni Atiqah Hasiholan dan Fathom Saulina akan menjadi penjamin penangguhan penahanan Ratna Sarumpaet.

Oleh karena itu, pengacara memohon kearifan dan kebijaksanaan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan jenis penahanan rutan menjadi penahanan rumah atau kota atas terdakwa Ratna Sarumpaet.

“Tujuan permohonan kami bukan untuk ditangguhkan akan tetapi hanya sebatas pada pengalihan jenis penahanan yang semula penahanan rumah tahanan negara menjadi penahanan rumah tahanan kota sebagaimana yang diatur dalam KUHP,” kata Desmihardi.

3 dari 3 halaman

Siapkan 20 Saksi Ahli

Jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berencana menghadirkan 20 saksi untuk sidang kasus penyebaran berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet. Hanya, jaksa enggan membeber siapa 20 saksi tersebut.

“20 saksi fakta, 5 saksi ahli, dan saksi meringankan,” kata Jaksa kasus Ratna Sarumpaet, Panyaman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 28 Februari 2019.

Panyaman menegaskan nama Prabowo dan Fadli Zon tidak masuk dalam daftar itu. Hanya Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang disebut akan dihadirkan senagai saksi di persidangan.

“Dalam bacaan saya tidak ada nama Prabowo dan Fadli Zon,” imbuhnya.

Crystal Palace vs MU: Diogo Dalot Kunci Kemenangan Setan Merah

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Soslkjaer menyebut nama Diogo Dalot sebagai salah satu kunci kemenangan atas Crystal Palace. MU menang atas tuan rumah Crystal Palace 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Seperti dilansir Manchester Evening News, Solskjaer mengaku sebetulnya memilih Dalot karena terpaksa. Maklum, MU dihantam badai cedera dengan absenya Juan Mata, Ander Herrera, dan Marcus Rashford.

Namun keputusan memainkan Dalot ternyata tepat. Pasalnya, pemain asal Portugal itu turut membantu pertahanan MU.

“Anda bisa lihat dia punya kemampuan untuk maju ke depan. Tetapi tentu saj adia membantu (pertahanan, red). Zaha dan Van Aanholt bagus di sisi kiri untuk Palace,” kata Solskjaer.

Pertandingan Palace vs MU sendiri berlangsung di Selhurst Park, Romelu Lukaku menciptakan dua gol awal MU masing-masing pada menit 33 dan 52.

Palace sempat membalas berkat aksi Joel Ward di menit 66. Namun harapan Palace untuk menyamakan kedudukan pupus setelah Ashley Young menciptakan gol ketiga di menit 83.

2 dari 3 halaman

Membantu Ashley Young

Dalam pertandingan ini, Dalot dimainkan Solskjaer di sisi kanan untuk membantu Ashley Young. Keberadaan Dalot membuat Young tidak kerepotan menahan serangan sayap Palace yang dikenal berbahaya lewat Wilfried Zaha dan Andros Townsend.

“Mereka para pemain yang bagus, secara individu mereka mencoba masuk ke dalam dan melawan Anda satu lawan satu,” kata Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Delapan Kemenangan

Hasil positif ini membuat MU menorehkan sejarah. Untuk pertama kalinya, MU menang dalam delapan laga tandang beruntun.

Kemenangan tandang pertama MU diraih saat melibas Cardiff City 5-1. Laga itu juga menjadi debut Solskjaer sebagai manajer sementara MU.

Datangi Polda Jatim, TKD Kaji Aksi Anarkis Pembakaran Atribut Jokowi

Surabaya – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mendatangi Mapolda Jatim. Machfud mengatakan kedatangannya ini untuk bersilaturahmi dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, juga membahas kondusivitas menjelang Pilpres 2019.

Selain itu Machfud sempat menceritakan terkait aksi-aksi anarkis yang terjadi menjelang Pilpres. Misalnya pembakaran atribut atau alat peraga kampanye (APK) di Sampang, Madura.

“Ya ini silaturahim. Kami meminta kepolisian untuk terus menjaga kondusivitas di tahun politik ini, apalagi belakangan ini mulai muncul aksi-aksi anarkis seperti adanya pembakaran kaus dan alat peraga kampanye Jokowi di Sampang, Madura,” ujar Machfud di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (28/2/2019).

Menurut Machfud komunikasi dengan kepolisian ini untuk memastikan semua pihak bisa menahan diri agar situasi politik tetap nyaman dan aman. Apalagi, ada agenda kampanye terbuka yang rencananya mulai bulan Maret.
“Khawatir bergesekan, karena situasi kan makin dinamis ini. Maka kehadiran aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas,” ujarnya.

Selain itu, Machfud mengatakan ingin Jatim bisa menjalani demokrasi dengan gembira. Dia ingin tak ditemui lagi kampanye hitam hingga aksi anarkis.

“Intinya kami ingin demokrasi ini dijalani dengan gembira. Jangan ada bakar membakar. Makanya ketika kami diprovokasi dengan pembakaran APK Pak Jokowi di Sampang, saya sampaikan jangan sampai membalas. Keep calm. Biarkan kubu sebelah anarkis, nanti masyarakat malah semakin meninggalkan mereka,” imbuhnya.

Sementara terkait pembakaran kaos maupun APK lainnya di Sampang, Machfud mengatakan pihaknya masih memperdalam kajian hukumnya. Jika bisa diproses melalui hukum, pihaknya tak segan untuk melapor.

“Kami koordinasi dengan tim di Sampang. Saya besok ke Madura untuk memastikan semua pergerakan tim tak terganggu dengan aksi anarkis kubu sebelah,” ungkapnya.

Machfud menambahkan aksi anarkis yang dilakukan kubu pendukung Prabowo itu sebenarnya mencerminkan ketakutan dengan semakin besarnya arus perpindahan pemilih ke Jokowi.

“Itu menggambarkan semacam ketakutan di Madura. Ada migrasi pemilih, dari Madura sebagai basisnya Pak Prabowo menjadi semakin banyak yang pindah dukung Pak Jokowi dan Kiai Maruf,” pungkasnya.
(fat/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Chelsea vs Tottenham: Menang 2-0 The Blues Bangkit

Liputan6.com, London – Chelsea tampil gemilang saat duel lawan Tottenham Hotspur di lanjutan Liga Inggris, Rabu (26/2) atau Kamis dini hari WIB. The Blues sukses mengalahkan tetangga mereka asal London itu 2-0 di Stamford.

Usai bermain imbang tanpa gol di babak pertama, memecah kebuntuan berkat gol Pedro Rodriguez sebelum menggenapkan kemenangan lewat gol bunuh diri Kieran Trippier.

Hasil ini membuat Chelsea masih menempati posisi keenam di klasemen dengan poin 53. Sementara bagi Tottenham, kekalahan ini tetap menempatkan mereka di peringkar tiga dengan poin 60.

Chelsea berupaya langsung tampil menggebrak sejak menit pertama. Sayang peluang Gonzalo Higuain ketika laga baru berjalan enam menit masih digagalkan tiang gawang.

Higuain kembali mendapat peluang untuk membawa Chelsea. unggul. Sayang kali ini tembakannya masih melebar dari sasaran.

Peluang terbaik bagi Tottenham datang di menit ke-42. Harry Winks melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang masih menerpa mistar gawang. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Kembali dari kamar ganti, Chelsea tak mau mengendurkan tekanan mereka. Hasilnya Pedro sukses memecah kebuntuan di menit ke-57. Menerima bola dari Cesar Azpilicueta, pemain asal Spanyol itu melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepas tembakan yang gagal dihalau Hugo Lloris.

Spurs berusaha membalas. Sayang peluang yang didapat Harry Kane dan Toby Alderweireld masih belum mampu membobol gawang Willy Caballero yang dipercaya tampil sejak menit pertama.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Spurs justru makin jauh tertinggal setelah Trippier melakukan gol bunuh diri di menit ke-84. Bermaksud melakukan backpass ke Lloris, Trippier justru membuat bola masuk ke gawang timnya sendiri. Skor 2-0 untuk kemenangan Chelsea pun menjadi hasil akhir laga ini.

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Chelsea: Caballero; Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Alonso; Kante, Jorginho, Kovacic (Loftus-Cheek 77′); Pedro, Higuain (Giroud 84′), Hazard (Wllian 60′).

Tottenham: Lloris; Trippier, Sanchez, Alderweireld, Davies; Sissoko (Rose 86′), Winks; Son (Lucas Moura 80′), Eriksen, Lamela (Llorente 70′); Kane

Reaksi Gibran dan Kaesang Respons Broadcast ‘Jokowi Anak Oey Hong Lion’

Jakarta – Tangkapan layar pesan broadcast percakapan tentang ayah dari Presiden Joko Widodo bernama Oey Hong Liong beredar di media sosial. Kedua putra Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, merespons broadcast tersebut.

Foto pesan berantai yang merupakan percakapan di aplikasi WhatsApp tersebut diunggah oleh akun twitter @PolJokesID, Rabu (27/2/2018). Akun itu juga memention akun Kaesang.

“Eyang lu cina ya @kaesangp wkwk,” tulis akun itu.

Dalam foto yang diunggah, tampak sebuah grup WhatsApp bertuliskan ‘POS RELAWAN PRABOWO’ dengan berisi pesan siaran tentang Jokowi. Di pesan itu, Jokowi disebu-sebut bernama Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong.

“Terungkap sudah dari surat nikah, Jokowi aslinya bernama *Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong* (Noto Mihardjo). Sumber: TM2000 cq. BIN (pantes, Jokowi Wakil Walikotanya di Solo FX Hadi Rudyatmo; Wakil Gub DKI-nya Ahok Cina-Kristen,” demikian petikan pesan tersebut.

Pesan itu juga berisi imbauan agar umat Islam turut menyebarkan informasi tersebut. “Umat Islam wajib menyebarkan info ini ke seluruh umat Islam di Indonesia sebagai bentuk perjuangan Umat Islam dalam Pilpres 2019. Semoga Allah Ridha dengan perjuangan Umat Islam. Sebarkan nasrum minaAllah wa fathun qarib,” tulisnya.

Kaesang pun merespons cuitan tersebut. Dia juga memention akun kakaknya, Gibran.

“KAKEKMU OEY HONG LIONG MAS @Chilli_Pari??” tulis akun @kaesangp.

Gibran juga menanggapi soal pesan berantai tentang ayah Jokowi itu. Dia membalas cuitan dari akun @PolJokesID dan cuitan adiknya, Gibran.

“Apa ini,” tulis Gibran membalas akun @PolJokesID.

“Iya,” ujar Gibran sambil meretweet cuitan Kaesang.

(knv/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mengingat Momen Keakraban Syahrini dan Luna Maya

Liputan6.com, Jakarta – Syahrini dan Reino Barack akhirnya telah resmi menikah pada hari ini, Rabu (27/2/2019) pukul 09.30 waktu setempat atau pukul 07.30 WIB. Keduanya menjalani ijab kabul di Masjid Camii Tokyo, Jepang.

Setelah Syahrini dan Reino Barack menjadi suami istri, Luna Maya, mantan kekasih Reino, kembali mengundang sorotan. Luna diketahui masih menyimpan foto Reino di media sosial pada hari pernikahan Reino dan Syahrini.

Alhasil, beberapa pihak teringat kembali dengan pernyataan “ngaku-ngaku teman lagi hits” yang disampaikan Syahrini di salah satu acara. Diduga, pernyataan tersebut ditujukan untuk membalas ungkapan “makan teman” dari Luna Maya.

Ungkapan Luna tersebut dilontarkan setelah ia mengetahui mantan kekasihnya dekat dengan Syahrini setelah mereka putus. Pertemanan Syahrini dan Luna dikabarkan merenggang sejak saat itu.

Keakraban Luna Maya dan Syahrini sebenarnya pernah terekam dalam video di media sosial beberapa waktu lalu. Kala itu, Keduanya sedang makan malam bersama kerabat mereka, termasuk Ayu Dewi dan suami, Regi Datau, lantas ada juga adik Syahrini sekaligus managernya,  Aisyahrani. Dna tentu, Reino Barack yang kala itu masih kekasih Luna.

Ini kejadian di bulan Ramadan 2018 lalu. Mereka dinner usai buka puasa bersama dan diketahui Luna sempat agak terlambat datang karena masih terlibat syuting film. 

2 dari 3 halaman

Bergandengan Tangan

Melihat kembali momen yang juga ada di salah satu situs pengunggah video, tampak Syahrini sempat menggandeng tangan Luna Maya dengan raut wajah ceria sambil bercanda.

Momen makan malam pun terasa hangat karena Luna dan Syahrini beberapa kali tertawa sambil membahas hal-hal santai. Luna juga sempat berjoget di hadapan teman-temannya itu.

Sebelum menikah dengan Syahrini, Reino Barack sempat menjalin hubungan asmara dengan Luna Maya selama lima tahun. Keduanya lantas memilih putus karena beberapa perbedaan.

Saat Luna mengunggah kalimat curhat ‘makan teman’, Reino menampik itu dilakukan oleh Syahrini.

Dalam wawancara khusus dengan Liputan6.com akhir November 2018, Reino bilang Syahrini bukan kawan Luna. “Intinya dua-duanya nggak benar. Ya (mereka) bukan teman dan nggak ada yang ‘makan teman’. Saya jalan dengan mantan sudah 5 tahun saya tahulah merek favorit dia dan siapa saja teman dia,” kata Reino kala itu.

3 dari 3 halaman

Tamu Undangan

Dalam acara pernikahan Syahrini dan Reino Barack, bukan hanya keluarga kedua belah pihak saja. Tapi terlihat juga beberapa tamu undangan lainnya.

Selain Maia Estianty dan sang suami Irwan Mussry yang juga sahabat Rosano Barack, ayahanda Reino. Hadir juga ulama Quraish Shihab, Bos Panasonic atau mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, serta duta besar Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif.

Real Madrid vs Barcelona: Los Blancos Tanpa Isco

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan menjamu Barcelona pada leg kedua babak semifinal Copa del Rey, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. Namun Isco dipastikan tidak akan tampil pada El Clasico ini. 

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, tidak memasukan nama pemain asal Malaga itu dalam skuatnya. Dia dicoret bersama dengan Mariano Diaz, Brahim Diaz, dan Jesus Vallejo. Sejauh ini, Solari telah menunjuk 19 nama dan akan mencoret satu lagi dari nama-nama tersebut. 

Seperti dilansir Marca, Isco sebenarnya sudah mendapat lampu hijau dari tim medis setelah sebelumnya sempat berkutat dengan cedera punggung yang memaksanya absen 4 laga. 

Namun Solari menganggap kondisinya belum siap untuk tampil melawan Barcelona. Apalagi El Clasico kali ini merupakan penentu langkah Los Blancos menuju final Copa del Rey setelah di leg pertama yang berlangsung di Camp Nou, 7 Februari lalu, kedua tim imbang 1-1. 

Dalam duel ini, Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat gol Lucas Vazquez pada menit ke-6. Namun Barcelona berhasil membalas pada menit ke-57 lewat aksi Malcolm. 


2 dari 2 halaman

Tidak Takut Messi

Pada leg pertama lalu, Barcelona tidak tampil dengan kekuatan penuh sejak menit pertama. Lionel Messi yang menjadi andalan lini depan Blaugrana baru bisa tampil pada menit 63. 

Pada leg kedua dini hari nanti, Messi sepertinya bakal jadi ancaman bagi lini pertahanan Real Madrid. Ketajamannya sudah kembali pulih. Belum lama ini, Messi bahkan berhasil mencetak hattrick saat Barcelona menang 4-2 atas Sevilla. Ini merupakan hattrick ke-50 Messi. 

Namun Solari tidak khawatir. Saat ditanya apakah Madrid takut pada Messi, Solari menjawab: “Kata itu tidak eksis ketika Anda bersaing dalam dunia sepak bola. Kami menikmati kompetisi ini, kami menyalurkan semua perasaan dan jiwa kami pada pertandingan ini.” 

“Kami berjuang keras untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Kami ingin menikmatinya,” kata Solari. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Beredar Video Prabowo ‘Marah ke Ulama’ di Sumenep, Ini Penjelasan BPN

Jakarta – Video capres Prabowo Subianto diduga marah-marah di hadapan ulama dan tokoh masyarakat di Sumenep beredar di media sosial. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno memberi penjelasan.

Berdasarkan potongan video yang beredar, Prabowo yang tengah berbicara di mimbar bertanya kepada seseorang yang diduga tengah berbicara sendiri. Awalnya Prabowo bicara soal duit WNI di luar negeri yang mencapai Rp 11 ribu triliun lebih. Prabowo menghentikan pidatonya. Sembari menunjuk, Prabowo bertanya apakah pihak tersebut ingin menggantikannya bicara di atas mimbar.

“Diwawancara….,” ujar Prabowo yang kemudian menghentikan kalimatnya.

“Kenapa kok? Ada apa you bicara sendiri di situ? Apa you aja yang mau bicara di sini?” lanjut Prabowo.

“Kalau nggak kamu aja yang bicara di sini,” sambungnya lagi.

“Nggak, Pak, terus, Pak, lanjut, Pak. Lanjut,” timpal para hadirin.

Video tersebut juga disertai narasi yang menunjukkan seolah Prabowo tengah marah di depan ulama Madura.

“BREAKING NEWS: PRABOWO MARAH DI DPN ULAMA MADURA ———————– Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, ngambek dan marah di hadapan para kiai dan tokoh masyarakat di PP. Assadad, Ambunten, Sumenep, pada Selasa, 26 Februari 2019. Prabowo (ngambek): “Ada apa bicara sendiri di situ? Apa kamu aja yang mau bicara di sini?” begitu isi narasi yang beredar.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Viva Yoga, menegaskan sang capres tidak marah pada ulama maupun tokoh masyarakat yang ada. Viva mengatakan Prabowo saat itu menegur warga yang ikut hadir di acara silaturahmi di Ponpes Assadad di Sumenep, Jawa Timur.

“Dalam video itu, sikap Prabowo menegur audiens, bukan ulama, hanya menegur sayang, tidak menegur dengan kemarahan,” ujar Viva.

Viva mengatakan, tidak mungkin Prabowo marah kepada ulama. Sebab, capres nomor urut 02 itu sangat menghormati dan menyintai ulama.

“Pak Prabowo sangat menghormati dan mencintai ulama, kiai, habaib, habib, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat. Sikap Prabowo seperti itulah yang menyebabkan dirinya dekat dengan ulama dan juga dicintai ulama,” katanya.

“Jadi, tidak mungkin jika Pak Prabowo memarahi ulama. Justru yang terjadi Prabowo sering dimarahi, dinasihati, dan dibimbing para ulama. Hal itulah yang menyebabkan dukungan sebagian besar ulama Indonesia ke Prabowo. Gerakan populisme Islam yang dimotori ulama itu adalah menjadi gerakan mendukung Prabowo di pilpres 2019,” imbuh Viva.

Politikus PAN itu juga menegaskan, ‘the new Prabowo’ adalah sosok yang matang, tegas tapi santun, bijak dan ikhlas. Adegan Prabowo meminta audiens untuk tidak berbicara sendiri hanyalah teguran semata, tanpa emosi.

“Jiwa militer Prabowo belum pudar. Prabowo ingin menegaskan bahwa dalam setiap forum dan acara apapun harus menjaga budaya bangsa Indonesia, yakni berdisiplin dan saling menghormati jika ada yang bicara sebaiknya didengar dan disimak. Prabowo hanya ingin agar budaya bangsa dijunjung tinggi,” tuturnya.

“(Jadi) Tidak benar jika Pak Prabowo memarahi ulama. Karena itu bukan sikap dan tingkah pola Pak Prabowo,” imbuh Viva.

Viva kembali menegaskan bahwa Prabowo tak akan berani marah kepada para ulama di Sumenep. Mengingat, saat debat capres pun Prabowo bersikap bijak meski ‘diserang’ oleh capres petahana Joko Widodo.

“New Prabowo adalah pribadi yang matang, tegas tapi santun, bijak, dan ikhlas. Buktinya, sewaktu mendapat ‘serangan’ di debat capres, Prabowo tetap cool dan bijak. Tidak membalas serangan. Bahkan memuji lawan debatnya. Hal ini adalah pribadi yang baik dari Pak Prabowo,” katanya.
(mae/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>