Derita Angela Skolastika Bocah Penderita Hidrosefalus di Kupang

Liputan6.com, Kupang- Perempuan cilik usia 8 tahun itu duduk pada sebuah kursi plastik berwarna hijau, bersandar dialasi sebuah bantal di belakangnya. Diapit ibu dan beberapa keluarga lainnya, dia sesekali tertawa dan mengulum jemarinya.

Dialah Angela Tekla Skolastika Mene (8) warga RT 15 RW 04, Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT. Ia menderita Hidrosefalus sejak usia setahun lebih. Berbeda dengan bocah seusianya, Angela hanya bisa mendekam saja dalam rumahnya.

Angela berusaha duduk dengan posisi normal. Namun apa daya, harapan dan usaha itu tak jua berhasil. Derita Hidrosefalus membuat ukuran kepalanya membesar dan susah bergerak, bahkan hanya untuk makan pun dia masih disuapi.

Kini, posisi duduknya seperti setengah berbaring dengan sebuah bantal di belakangnya, sementara tatapannya pun tak bisa tenang, dan terlihat kosong.

Mengenakan baju ‘You Can See’ berwarna biru pudar dipadu celana pendek berwarna putih yang juga pudar, Angela hanya bisa sesekali tertawa dan menirukan ucapan dari orang-orang sekelilingnya.

Penyakit yang diderita hampir tujuh tahun itu membuatnya tak bisa berjalan, tak sanggup menyuapi dirinya sendiri, dan tak mampu berbicara lancar layaknya anak-anak seusianya.

Kondisi Angela ini tidak bisa dibilang baik-baik saja. Karena penyakit ini, maka niatnya untuk bersembahyang di gereja pun tak bisa terwujudkan.

“Kami berharap Bapak Gubernur bisa bantu Angela. Bisa belikan kursi roda untuknya. Supaya bisa ke gereja,” kata ibunya, Eriyana Abuk Bere (31) kepada Liputan6.com, Senin (21/1/2019).

Sebagaimana terlihat, cara duduk Angela yang tidak sempurna itu lantaran kaki dan tangannya yang kurus dan kaku.

Jika anak-anak seusianya dengan luwes menggerakkan tangannya tanpa ada hambatan berarti, maka hal itu tidak berlaku untuk Angela. Tangannya sedikit bengkok, begitupun kakinya, dan dia tidak bisa melipat persendiannya dengan luwes.

Untuk keseluruhan penampilannya, dari kaki, tangan, dada, hingga kepalanya, ada satu ciri yang mencolok yakni kepalanya tumbuh dan berkembang hingga terlihat lebih besar dari kepala anak-anak seusianya.

Dengan tatapan kosong, ibunya, Eriyana, mengisahkan awal mula anaknya terkena penyakit Hidrosefalus. Ia menuturkan pernah terjadi benturan keras pada kepala anaknya itu. Dari caranya berbicara, juga tatapannya, seolah ada kejadian yang membuatnya sedih dan merasa bersalah.

“Awalnya terjadi benturan agak keras di kepalanya. Habis itu dia kejang-kejang. Dan mulai sakit pelan-pelan,” ujar Eriyana sambil menangis.

2 dari 2 halaman

Benturan Keras

Perempuan usia 31 tahun itu mengaku, penyakit anaknya itu tidak dibawa sejak lahir. Angela masih tumbuh normal selama setahun lebih, sampai terjadi musibah yang menyedihkan itu.

“Setelah itu, dia mulai panas tinggi. Dan cairan pada kepalanya mulai banyak,” tuturnya.

Mengenai cairan pada kepala Angela, Eriyana mengatakan pada awalnya memang terasa lembek jika disentuh. Cairan itu membuat kepalanya terlihat membesar, menenggelamkan bola mata Angela sehingga terlihat mencekung. Dengan bertambahnya usia, cairan pada kepalanya mulai berkurang, namun kini malah mengeras.

Sambil memijit-mijit kepala anaknya, Eriyana mengatakan kondisi ini membuat mereka bimbang jika harus melakukan operasi. “Kalau dulu, karena cairan masih banyak, agak lembek kalau kita sentuh. Sekarang cairan sudah berkurang. Dan mengeras. Karena itu kami masih bimbang ketika ada orang datang dan tawarkan operasi,” ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, sebagaimana pula orangtua-orangtua lainnya, Eriyana dan keluarga lainnya tak tinggal diam melihat kondisi Angela.

“Kami kontrol ke rumah sakit. Rawat jalan, kalau rawat inap tidak. Tapi katanya harus rujuk ke rumah sakit di Jakarta,” terangnya.

Usulan rujukan ini membuat Eriyana patah semangat. Ditambah lagi informasi simpang-siur yang mereka dapat dari orang-orang sekeliling.

“Kalau dulu sudah mau operasi. Tapi katanya tiap tahun harus ganti selang. Itu yang jadi kendala. Tiap tahun kita ganti selang uang dari mana? Kalau pakai selang, katanya lebih sengsara,” kata Eriyana.

Kini mereka pasrah mengharapkan mujizat dari Tuhan. Seiring waktu, simpati dan kunjungan dari pihak-pihak lain pun mulai berdatangan.

“Kami dapat kunjungan dari Dinas Sosial dan suster-suster. Baru-baru ini ada kunjungan juga dari JPKP NTT,” katanya.

Kunjungan bakti kasih ini merupakan sebuah aksi sosial yang dilaksanakan oleh jaringan untuk memberi dan membangun empati serta rasa solidaritas dalam mendukung upaya penyembuhan bocah penderita Hidrosefalus ini.

“Mereka datang, tanya mau operasi atau tidak. Tapi masih konsultasi, karena kami harus siapakan Kartu Keluarga dan kartu BPJS. Kalau mau operasi katanya di RS Siloam. Tapi mereka juga masih tanya dokter,” ujarnya.

Sampai saat ini, mereka masih mengharapkan dukungan dari orang-orang, supaya Angela bisa terbebas dari penyakit ini.


Simak juga video pilihan berikut ini:

Banggakan Jokowi, Ma’ruf: Tak Ada Presiden Bisa Bangun Tol Trans Jawa

Jakarta – Cawapres KH Ma’ruf Amin menyebut presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah banyak bekerja untuk membangun bangsa. Apalagi, capres petahana tersebut sudah membangun infrastruktur seperti jalan tol.

“Saya mau diajak beliau karena beliau sudah banyak berbuat, akan banyak berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara. Beliau sudah banyak bangun prasarana dan sarana, membangun jalan tol dari Merak Banten sampai Pasuruan nyambung,” ujar Ma’ruf Amin dalam sambutan di acara Ngawi Bersholawat di Alun-alun Ngawi, Jawa Timur, Senin (21/1/2019).

Acara ini dihadiri ribuan peserta Mafia Sholawat yang dipimpin KH Ali Sodikin atau Gus Ali Gondrong. Hadir pula Bupati Ngawi Budi Sulistyono dan para kiai.
Atas pembangunan tersebut, menurut Ma’ruf, tidak ada presiden yang bisa membangun Trans Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Namun mantan Rais Aam PBNU itu merasa heran pembangunan itu disebut sejumlah pihak tidak ada.

“Tidak ada presiden yang bisa bangun Trans Jawa, Trans Sumatera, Trans Kalimantan, Trans Sulawesi sampai Trans Papua yang dulu tidak pernah disentuh. Tapi ada yang bilang itu nggak ada,” kata dia.

Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla memang mencanangkan pembangunan infrastruktur. Dalam 5 tahun, pemerintah menargetkan jalan tol di Indonesia bertambah setidaknya 1.000 km.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR yang dirangkum detikcom pada akhir 2018, total panjang jalan tol yang sudah dioperasikan pada periode Oktober 2014-Oktober 2018 mencapai 423,17 km.

Kembali kepada Ma’ruf, Ketum MUI tersebut merasa heran terhadap pihak yang tidak mengakui ada pembangunan jalan tol tersebut. Pihak yang tidak mengakui disebut Ma’ruf sedang tertidur.

“Tapi ada yang bilang, itu nggak ada. Sudah jelas kayak begitu, berarti ente tidur. Bangun, jangan tidur supaya bisa melihat prestasi yang dilakukan Pak Jokowi,” tuturnya.
(fai/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Awas Musim Hujan, Kuda Kerap Kembung dan Unta Rawan Diare

Liputan6.com, Solo – Petugas medis Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta mewaspadai penyakit akibat musim hujan yang diderita oleh sejumlah hewan koleksi kebun binatang tersebut. Salah satunya unta, paling sering kena diare karena makan daun asem yang jatuh dari pohon dan masuk ke kandang mereka.

Dokter hewan TSTJ, Siti Nuraini, mengatakan untuk penyakit tersebut, pawang biasanya sudah langsung tahu dengan melihat kotoran yang dikeluarkan oleh unta.

“Mereka tahu itu diare karena makanan atau bakteri. Untuk pengobatannya seperti manusia, kami berikan obat diare namun takarannya berbeda dengan manusia,” katanya, diansir Antara, Senin (21/1/2019).

Penyakit lain yang juga sering terjadi, katanya, penyakit kembung pada kuda. Menurut dia, kuda salah satu jenis hewan yang tidak tahan dengan rasa sakit sehingga ketika terkena kembung, akan kolik atau berguling-guling.

“Kalau sudah begitu akan kami berikan suntikan antikembung dan minyak kayu putih, perawatan juga seperti manusia,” katanya.

Untuk menghindari penyakit parah, pihaknya juga memastikan kebersihan kandang dengan memberikan disinfektan dan antibiotik secara terjadwal, yaitu dua kali per minggu.

“Antibiotik ini untuk membunuh telur-telur cacing. Selain itu, setiap hari kami membersihkan dengan obat antibau,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya tidak memberikan suplemen kepada hewan. Menurut dia, cukup dengan memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan hewan maka kesehatan akan terjaga.

“Misalnya kalau macan, takaran makanan untuk usia pertumbuhan dan dewasa berbeda. Kalau di sini rata-rata dewasa, konsumsi makanan 10 persen dari berat badan mereka. Rata-rata usia mereka 60 kg namun kami berikan daging sekitar 4,5 kg per hari,” katanya.

Mengenai kebutuhan makanan untuk seluruh hewan yang ada di TSTJ, dalam satu hari ada sekitar 45-50 jenis, di antaranya daging ayam, daging sapi, ikan, rumput, bekatul, kacang, sayur, buah, dan pelet.

“Seperti daging ayam bisa sampai 20 kg per hari dan rumput kolonjono sampai 1.200 kg per hari. Kalau setiap bulannya biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan makanan hewan di TSTJ bisa mencapai Rp120 juta,” katanya.


Simak video pilihan berikut ini:

Tahukah Anda, Berpegangan Tangan dengan Orang Terkasih Bisa Menyembuhkan Luka Hati?

Liputan6.com, Jakarta – Sentuhan penuh kasih dan genggaman tangan yang Anda berikan pada seseorang, tidak hanya menunjukkan betapa pentingnya sosok ini bagi Anda, tetapi juga dapat menghibur Anda selama masa-masa sulit, sakit, atau jika Anda merasa menderita.

Tahukah Anda bahwa ada ilmu pengetahuan yang mendasari alasan tersebut?

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, memegang tangan orang yang dicintai merupakan cara efektif untuk meredakan kepedihan di hati. Ini adalah salah satu penelitian pertama yang meriset sinkronisitas interpersonal antara rasa nelangsa dan sentuhan manusia.

“… sentuhan kulit ke kulit penting untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu, sentuhan tersebut mengaktifkan mode ‘penghargaan’ di otak orang yang disentuh, sehingga orang tersebut merasa berharga. Inilah saat di mana orang itu merasa berkurang kepedihannya …” kata studi tersebut, seperti dikutip dari situs justbelieverecoverypa.com pada Senin (21/9/2019).

Untuk membuktikan penelitian ini, Pavel Goldstein, seorang psikologi di CU-Boulder merekrut 22 pasangan sehat berusia antara 23-32 tahun, yang menjalani sejumlah tes. Situasi uji coba ini dikondisikan seperti di ruang bersalin.

Secara alami, para pria diberi peran sebagai pengamat, sedangkan wanita akan sedikit mengalami rasa sakit ringan di lengan bawah selama dua menit.

Instrumen tersebut digunakan untuk mengukur detak jantung dan pernapasan. Seluruh pasangan ditempatkan dalam tiga situasi berbeda.

Pertama, ada pasangan yang ditempatkan di kamar yang terpisah. Kedua, ada pasangan yang dilokasikan secara bersama, tetapi tidak saling menyentuh. Ketiga, ada pasangan yang berada di dalam satu ruangan dan berpegangan tangan.

Saat pasangan-pasangan itu duduk bersama, pernapasan dan detak jantung mereka disinkronkan. Tetapi ketika sang wanitanya mengalami rasa sakit dan si pria tidak bisa menyentuhnya, sinkronisasi itu berakhir.

Namun, ketika si pria memegang tangan sang wanita, pernapasan dan detak jantung mereka kembali sinkron dan rasa sakit dia berkurang.

Penelitian sebelumnya,yang dilakukan oleh Goldstein, pun mengungkapkan bahwa semakin empati pria kepada wanitanya, maka semakin banyak rasa sakit yang berkurang, serta kian banyak detak jantung dan napas yang mampu disinkronkan.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Nonton Film Bareng Pasangan, Solusi Redakan Masalah hingga Cegah Perceraian

Sementara itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa menonton film ternyata bisa menjadi solusi bagi masalah sebuah hubungan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Consulting and Clinical Psychology meminta 174 pasangan pengantin baru berpartisipasi dalam tiga lokakarya, yang memperkuat keterampilan komunikasi mereka.

Dilansir dari Prevention pada Selasa, 18 Desember 2018, yang pertama terfokus pada penerimaan dan rasa kasih, yang kedua terfokus pada mendengarkan, dan yang ketiga adalah menonton film komedi romantis. Sementara, kelompok keempat sisanya tidak mengikuti ketiganya.

Dalam studi itu, kelompok ketiga tidak mengikuti sesi mingguan dengan seorang terapis. Namun, mereka diminta untuk menonton beberapa film di malam hari. Di antara judul film tersebut adalah: “Two for the Road”, “Gone With the Wind”, “Love Story“, dan “Yours Mine & Ours”.

Para peneliti kemudian melihat pasangan itu selama tiga tahun. Mereka juga diperiksa setiap enam bulan.

Hasil penelitian menemukan, 24 persen pasangan yang tidak mengikuti lokakarya akhirnya berpisah atau bercerai setelah tiga tahun. Sementara, hanya 11 persen dari pasangan yang mengikuti sesi tersebut. Selain itu, menonton film ternyata sama bermanfaatnya dengan sesi terapi pasangan.

“Menonton film dapat membantu mencegah perceraian dengan memberikan waktu pada pasangan untuk fokus pada hubungan dan saling memeriksa satu sama lain, membantu mewujudkan tipe pasangan yang mereka inginkan,” kata penulis studi utama profesor psikologi klinis di University of Rochester New York, Ronald Rogge.

Namun, Rogge tidak mengesampingkan bahwa ada pasangan yang rajin menonton film namun tetap bercerai.

Rogge menambahkan, film yang ideal bagi pasangan bukan tentang lelaki yang mengejar-ngejar cinta perempuan. Namun, tontonan yang memperlihatkan bagaimana pasangan yang sudah bersama berjuang dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Heboh Bayi Menangis di Kebun Salak

Liputan6.com, Jember – Sejumlah warga Desa Kamal Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur digemparkan dengan penemuan bayi laki-laki di kebun salak. Bayi itu masih hidup lengkap dengan ari-arinya. Kejadiannya sekitar pukul 20.45 WIB, Minggu, 20 Januari 2019.

Bayi itu ditemukan di pinggir jalan Dusun Krajan, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, di atas saluran drainase kebun salak. Arinya tersangkut di antara duri pohon salak. Bayi yang diperkirakan masih berumur dua jam setelah lahir ini pertama kali ditemukan Budi Jumantoro (40), warga setempat. Saat itu, bayi masih terbungkus dalam kantong plastik.

“Saat itu saya mengantarkan anak mengaji melewati sungai, kurang lebih 25 meter dari rumah mendengar ada suara bayi. Sebelum membawa bayi saya terlebih dahulu menghubungi tetangganya dan kepala dusun setempat,” ujar Budi, Senin (21/1/2019).

Karena khawatir terjadi sesuatu terhadap bayi, apalagi meninggal dunia karena terlambat menolong, maka bayi tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember. Berita penemuan bayi tersebut menggemparkan daerah sekitarnya, sehingga banyak orang berdatangan ingin melihat dari dekat bayi tersebut.

Hal senada disampaikan warga Desa Kamal lainnya, Gus Birril Akmal, seorang tokoh agama setempat. Dia menjelaskan bayi itu ditemukan saat hujan gerimis mengguyur Desa Kamal.

“Awalnya Budi tidak curiga ada pembuangan bayi, karena memang salah seorang tetangganya, punya bayi yang baru lahir. Karena tak kunjung diam, Budi menanyakan kepada ibu bayi tetangganya itu, mengapa anaknya nangis terus. Namun, tetangganya menjawab, bayi saya sedang tidur, dan tidak menangis,” tutur pria yang biasa dipanggil Gus Birril ini.

Mendengar jawaban itu, Budi dan tetangga lainnya mengira adalah bayi kuntilanak. Mereka kemudian mencari sumber suara yang terus menangis menyayat hati. Apalagi di sekitar tempat tersebut cukup gelap.

“Setelah dilakukan pencarian, akhirnya ditemukan bayi laki-laki, masih lengkap dengan ari-arinya, terbungkus tas kresek. Ini bayi anak manusia, bukan anak kuntilanak,” jelasnya.

Dengan bantuan penerangan lampu senter, warga akhirnya mengevakuasi bayi ini. Bahkan, warga sempat kesulitan mengambil ari-arinya yang dibungkus tas kresek berbeda, karena tersangkut di antara duri pohon salak. Penemuan bayi tersebut selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa setempat, yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Arjasa.

Kapolsek Arjasa, AKP Eko Basuki, membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki itu. Ia sudah mendapat laporan masyarakat.

“Kami sudah memeriksa kondisi bayi ke Puskesmas Arjasa. Alhamdulillah kondisi bayinya sehat, masih dirawat di Puskesmas,” kata Eko.

Dia mengatakan bayi tersebut diduga baru dilahirkan satu atau dua jam sebelum ditemukan. Saat ini, polisi tengah menyelidiki kasus tersebut serta berkoordinasi dengan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, PPA Polres Jember. Pihaknya sudah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan bayi.

Selain itu, polisi mencari petunjuk permulaan, di sekitar lokasi untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayinya. “Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi, yang mengetahui peristiwa penemuan bayi tersebut,” ujar mantan anggota Brimob Polda Jatim ini.


Simak video pilihan berikut ini:

Harga Oppo F1s Plus Terbaru Lengkap dengan Spesifikasinya

Liputan6.com, Jakarta Oppo menjadi salah satu brand smartphone yang menjadi incaran banyak orang. Oppo pun terus mengeluarkan variasi terbaru dari smartphone ini dan selalu laris di pasaran.

Salah satu produk andalan vendor asal China ini adalah Oppo F1s Plus. Menariknya, meski harga Oppo F1s Plus cukup dijangkau oleh kalangan menengah, akan tetapi kualitas yang ditawarkan mampu bersaing dengan smartphone yang memiliki harga diatasnya.

Ponsel jenis ini merupakan generasi penurus dari Oppo F1s sebelumnya. Menjadi ponsel lanjutan dari Oppo F1s, Oppo F1s Plus ini tentu saja menawarkan kualitas yang lebih mumpuni dibandingkan dengan Oppo F1s.

Harga Oppo F1s Plus terbaru ini pun sebanding dengan spesifikasi yang diberikan, bahkan cenderung lebih baik dan tak menguras kantong. Seperti series sebelumnya dimana Oppo memang terfokuskan pada pecinta selfie, tentu saja kamera dari Oppo F1s plus ini juga menjadi daya tariknya.

Nah, berikut ini Liputan6.com ulas spesifikasi unggulan Oppo F1s Plus berserta harganya seperti dirankum dari berbagai sumber, Senin (21/1/2019).

2 dari 5 halaman

Spesifikasi serba canggih

Oppo F1s Plus ini memiliki spesifikasi yang sangat menarik. Ponsel pintar ini dibekali dengan RAM 4GB dan juga penyimpanan internal sebesar 64 GB. Smartphone milik Oppo ini juga dilengkapi dengan prosesor Mediatek MT6755 dengan Octa-core 1.5GHz Cortex-A53 yang membuat kinerja dari smartphone ini sangat amat baik dan tak perlu diragukan. Spesifikasi ini tentu akan sangat memanjakanmu dalam menonton video serta bermain game ataupun berselancar di media sosial.

Oppo F1s plus memiliki layar sebesar 5.5 inch dengan IPS LCD Capactive. Ponsel ini pun telah memiliki kualitas full HD yang membuat kamu lebih puas untuk menonton, serta dilengkapi pula dnegan Gorilla Glass 4,25D Screen. Pelindung layar ini tentu akan membuat ponselmu aman dari benturan ataupun bila terjatuh. Material yang digunakan adalah full metal yang membuat wajah ponsel ini sangat menarik.

Dibekali sistem koneksi terkini

Sistem operasi pada Oppo F1s Plus ini telah menggunakan OS v5.1 (Lollipop). Ponsel ini juga memiliki Dual SIM card. Hal ini tentunya kan semakin memudahkanmu dalam berhubungan dengan orang terdekat. Smartphone ini juga telah terkoneksi dengan jaringan internet 4G LTE yang mampu dengan cepat membantu kamu untuk menjelajah media sosial dan berbagai website. Apabila kamu berada di lokasi yang tidak terjangkau jaringan 4G, kamu tak perlu khawatir, karena Oppo F1s Plus ini dilengkapi pula dengan jaringan 3G HSDPA, HSPA plus, EDGE, dan GPRS.

3 dari 5 halaman

Teknologi kamera yang mumpuni

Selain itu tentu saja sebagai smartphone selfie, ponsel ini memiliki kamera depan dengan ukuran 16 MP. Hal ini tentu membuat kualitas gambar yang dihasilkan sangat bagus. Selain itu, kamera depan milik Oppo F1s Plus ini juga dilengkapi dengan screen flash. Sehingga kamu bisa mengambil selfie ditempat yang minim cahaya sekalipun. Fitur kamera beauty 4.0 juga terdapat di ponsel Oppo ini.

Dengan kualitas kamera depan yang sangat mumpuni, kualitas kamera belakang pada ponsel ini pun tak kalah menarik. Dilengkapi dengan kamera berukuran 13 MP serta beberapa fitur canggih membuat hasil bidikan yang kamu lakukan sangat baik. Fitur yang ada pada kamera belakang juga beragam mulai dari Geo-Tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, autofocus, continuous shooting serta Dual LED dan fitur lainnya dapat membuat kamu bereksplorasi dengan hasil fotomu. Selain itu kualitas untuk merekam video di Oppo F1s Plus ini mencapai 1080 pixel atau full HD. Dengan kamera dan fitur yang ditawarkan tentunya harga Oppo F1s Plus ini pun sebanding.

4 dari 5 halaman

Fitur pendukung untuk keamanan

Spesifikasi dan fitur yang ditawarkan oleh Oppo ini tentu membuat kamu membutuhkan baterai dengan daya kapasitas yang tinggi. Oppo F1s Plus ini memiliki daya baterai mencapai 3075 mAh yang mampu untuk mensuplay daya dengan spesifikasi tersebut. Oppo F1s Plus ini memiliki tipe baterai Non-removable atau baterai tanam.

Sensor-sensor yang terdapat pada Oppo F1s Plus ini antara lain sensor fingerprint. Sensor ini termasuk dalam metode keamanan yang dimiliki oleh smartphone Oppo ini. Hal ini membuat ponsel kamu tak bisa dibuka oleh orang lain. Menariknya lagi, ponsel ini mampu diaktifkan dengan sensor tersebut hanya dengan waktu 0.22 detik. Letak dari sensor ini berada di tombol home bagian depan ponsel, jadi kamu mudah untuk mengaktifkan ponselmu. Selain sensor sidik jari, Oppo F1s Plus ini juga memiliki sensor accelerometer, kompas serta proximity yang akan memudahkan dalam pengoperasiannya.

Oppo F1s Plus ini juga dilengkapi dengan active noise cancellation with deicated mic yang berguna untuk menghilangkan derau suara yang tidak diinginkan. Serta dilengkapi pula dengan MP3/ WAV/ FLAC / eAAC+ player yang akan membantu kamu dalam mengaktifkan audio maupun video. Ponsel pintar ini juga dilengkapi dengan photo serta video editor serta tampilan untuk melihat dokumen yang kamu miliki.

5 dari 5 halaman

Harga Oppo F1s Plus

Harga Oppo F1s Plus yang ditawarkan pun sesuai dengan fitur-fitur yang dimiliki. Sebagai ponsel pintar yang dikhususkan untuk kelas menengah dan seseorang yang gemar berfoto tentu harga Oppo F1s Plus ini sepadan. Harga oppo F1s Plus ini tak jauh berbeda dengan ponsel pintar dari brand lainnya. Ponsel yang memiliki 3 varian warna yaitu Rose Gold, Gold dan Gray ini ditawarkan mulai dari kisaran Rp 3,3 Juta untuk ponsel terbaru. Tantunya harga Oppo F1s Plus terbaru ini bisa menjadi pilihan kamu untuk mencari sebuah ponsel anyar.


Reporter: Novita Ayuningtyas

Benda Merayap Bergerak Terekam X-ray, Ternyata Anak Buaya

Liputan6.com, Jambi – BKIPM dan Avsec cargo Bandara Sultan Thaha Jambi menggagalkan pengiriman empat ekor anak buaya (Crocodylus porosus) dan satu ekor anak biawak (Varanus salvator) yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi menggunakan paket tujuan Makassar Sulsel dan Malang Jawa Timur.

Kepala Humas BKIPM Jambi Sukarni di Jambi, mengatakan dua jenis reptilia yang dilindungi tersebut berhasil digagalkan pengirimannya pada waktu yang berbeda. Satu ekor anak biawak akan dikirim ke Malang, Jawa Timur dan berhasil digagalkan pada 10 Januari lalu. Sedangkan, empat ekor anak buaya muara digagalkan pengirimannya pada Rabu 16 Januari lalu dengan tujuan ke Makassar.

Seperti dilansir Antara, Senin (21/1/2019), kedua jenis anak reptilia yang dilindungi tersebut saat ini diamankan BKIPM Jambi. Dalam waktu dekat akan diserahkan kepada BKSDA Jambi untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

Pengungkapan kedua jenis anak reptilia tersebut berkat kerjasama antara petugas BKIPM Jambi dengan pihak Avsec cargo Bandara Sultan Thaha Jambi dan untuk empat ekor buaya yang tidak dilengkapi dokumen kesehatan ikan.

Sukarni mengatakan, upaya pengiriman anak buaya ini dikemas dalam sebuah kotak kardus dan dikirimkan menggunakan jasa pengriman ekspedisi, dengan keterangan pada resi kemasan tersebut adalah kain batik untuk identitas pengirim nama, alamat, dan nomor kontak tidak jelas. Paket kemasan tersebut akan dikirimkan dengan tujuan Sulawesi Selatan (Makassar) melalui kargo Bandara Sultan Thaha Jambi.

Terhadap barang kemasan tersebut saat ini telah dilakukan penahanan dengan dilengkapi Berita Acara Penahanan di BKIPM Jambi. Rencananya anakan buaya tersebut akan dikirim melalui cargo sekitar pukul 16.30 WIB dengan menggunakan pesawat, barang-barang kiriman tersebut terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan melalui X-ray oleh petugas Aviation Security (Avsec) cargo Bandara Sultan Thaha Jambi.

2 dari 2 halaman

Nasib Reptilia Selundupan

Pada saat pemeriksaan seluruh barang kiriman ekpedisi tersebut, ada satu buah kemasan yang isi barangnya terlihat menyerupai reptil dan bergerak yang tertera pada layar monitor X-ray, kemudian atas dasar kecurigaan tersebut petugas Avsec dan petugas karantina ikan yang sedang melaksanakan piket di kargo Bandara Sultan Thaha Jambi bersama-sama melihat isi barang kemasan tersebut melalui layar monitor X-ray.

Setelah dibuka isinya adalah empat ekor anak buaya muara (Crocodylus porosus) dengan berat rata-rata 146 gram, dan panjang 45 cm.

Sementara itu, untuk anak buaya yang akan dikirim ke Malang juga modusnya sama dan alamat yang dituju tidak jelas dan perbuatan itu telah melanggar UU Nomor 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 31 ayat (1) jo Pasal 6 huruf (a) dan (c) jo Pasal (1) angka (10).

Sebagai tindakan lebih lanjut pihak BKIPM Jambi, saat ini proses penangan kasus tersebut masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan yang dilaksanakan oleh PPNS Stasiun BKIPM Jambi. Sementara, kata Sukarni, terhadap barang bukti tersebut nantinya akan diserahterimakan kepada pihak BKSDA Jambi yang selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara, Pemersatu Suku Bangsa, Ras, Agama, dan Golongan

Liputan6.com, Jakarta Sebagai warga negara Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan kata Pancasila. Bahkan pendidikan Pancasila sendiri sudah diterapkan sejak masih taman kanak-kanak. Pancasila merupakan sumber acuan utama Negara Kesatuan Republik Indonesia atau bisa disebut sebagai dasar-dasar negara Indonesia.

Walaupun pendidikan Pancasila sudah diajarkan sejak taman kanak-kanak tapi tidak bisa dipungkiri bahwa generasi sekarang ini masih belum paham tentang makna Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Bisa dikatakan, makna pancasila menggambarkan ruh dan esensi pancasila itu sendiri.

Makna Pancasila sebagai dasar negara tentu harus dipahami karena pancasila merupakan salah satu elemen paling penting dalam negara Indonesia. Tanpa memahami maknanya, orang-orang hanya akan melihat pancasila sebagai slogan semata. Pancasila adalah suatu idoelogi yang dipegang erat bangsa Indonesia.

Istilah Pancasila diperkenalkan oleh Bung Karno saat sidang BPUPKI I. Pancasila kemudian menjadi sebuah landasan berdirinya negara Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia semua orang harus bisa memahami dan mengimplementasikan makna Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut makna Pancasila sebagai dasar negara yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (16/1/2019).

2 dari 4 halaman

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara

Makna pancasila sebagai dasar negara ialah menjadi landasan, pondasi utama, titik acuan bangsa Indonesia dalam mengatur bangsa maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa betapa pentingnya Pancasila dalam mengatur unsur-unsur kehidupan berbangsa dan bernegara, segala bentuk peraturan-peraturan yang ada di Indonesia harus berlandaskan pancasila.

Makna Pancasila sebagai dasar negara adalah bahwa pancasila digunakan sebagai dasar atau fundamen untuk mengatur pemerintah negara, atau pun sebagai dasar untuk mengatur seluruh penyelenggaraan negara. Maka makna pancasila sebagai dasar negara bisa didefinisikan sebagai kaidah negara yang fundamental, yang artinya sebagai hukum dasar, baik itu yang tertulis atau pun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Indonesia sudah seharusnya bersumber dan ada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental.

Bisa dibayangkan sendiri jika negara ini tidak memiliki dasar negara, sudah pasti seluruh penyelenggaraan negara tidak akan memiliki pegangan atau pun pedoman yang kuat dan kokoh, sehingga setiap warga negara akan memiliki pegangan juga pedoman tersendiri yang pada akhirnya melahirkan perpecahan.

3 dari 4 halaman

Pancasila Sebagai Pedoman

Makna pancasila sebagai dasar negara juga memiliki artian sebagai dasar atau pun pedoman dalam penyelenggaraan negara. Seandainya negara menjadi sebuah bangunan, maka pancasila ini menjadi fondasi yang nanti akan dijadikan sebagai tempat untuk berpijaknya bangunan-bangunan berikutnya. Dengan begitu maka pancasila dijadikan sebagai dasar dan tonggak dalam pembuatan segala peraturan perundang-undangan negara dan berbagai macam peraturan lain yang di dalamnya mengatur di berbagai bidang kehidupan, baik itu di bidang politik, sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, atau pun pertahanan dan keamanan.

Lalu dalam pembukaan UUD 1945 pada alinea ke IV sendiri juga sudah dijelaskan, bahwa pancasila ini merupakan dasar negara. Jadi makna pancasila sebagai dasar negara adalah nilai dasar yang normatif terhadap semua penyelenggaraan Negara Republik Indonesia.

Peletakan kata pancasila sebagai salah satu sumber dari semua sumber hukum negara adalah sesuai dengan pembukaan dalam Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia di tahun 1945. Pancasila diletakkan sebagai dasar juga ideologi negara dan sekaligus sebagai filosofis berbangsa maupun bernegara, sehingga setiap materi muatan peraturan perundang – undangan sangat tidak boleh bertentangan dengan nilai – nilai yang ada di dalam pancasila itu sendiri.

Penegasan fungsi kata pancasila sebagai dasar negara dan juga sumber hukum bisa ditemukan pula dalam Undang – Undang Keormasan tahun 1985, yakni Undang – Undang nomor 5 tahun 1985 mengenai keharusan semua kekuatan politik untuk mencantumkan pancasila sebagai asas dalam anggaran dasarnya.

Jika melihat ulasan tersebut, makna utama dijadikannya pancasila sebagai dasar negara adalah untuk memberikan pedoman bagi bangsa maupun negara untuk bisa mencapai tujuannya lewat berbagai realisasi pembangunan, dan menjadi alat pemersatu. Ini artinya pancasila bisa mempersatukan orang – orang dari berbagai suku bangsa, ras, agama, dan golongan.

4 dari 4 halaman

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

1. Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Pancasila menjadi sebuah pedoman hidup bangsa, supaya bisa menjadi sebuah pedoman dalam mengambil keputusan.

2. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa

Pancasila haruslah menjadi jiwa dari bangsa Indonesia, supaya jiwa bangsa bisa terwujud dalam setiap lembaga maupun organisasi dan insan yang ada di Indonesia.

3. Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa

Pancasila sebagai kepribadian bangsa, karena kepribadian bangsa Indonesia sangat penting dan juga menjadi identitas bangsa Indonesia. Oleh karena itu Pancasila harus diam dalam diri tiap pribadi bangsa Indonesia agar bisa menjadikan Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa.

4. Pancasila Sebagai Sumber Hukum

Pancasila menjadi sumber hukum dari segala hukum yang berlaku di Indonesia, atau bisa dibilang pancasila sebagai dasar negara. Jadi tidak boleh ada satu pun peraturan yang bertentangan dengan Pancasila.

5. Pancasila Sebagai Cita Cita Bangsa

Pancasila sebagai cita-cita bangsa. Oleh karena itu sebagai bangsa Indonesia haruslah mempunyai angan-angan dengan sebuah negara yang berketuhanan yang Esa dengan rasa kemanusiaan yang tinggi, bersatu serta solid, selalu bermusyawarah dan juga munculnya keadilan sosial.


Reporter: Afifah Cinthia Pasha

Mempercantik Ruang dengan Produk Furnitur Lokal Kekinian

Liputan6.com, Jakarta – Menata dekorasi dan furnitur dengan apik menimbulkan kesan nyaman dan mempercantik setiap sudut rumah, apartemen, hingga tempat kerja. Melihat besarnya minat, kini hadir ragam penyedia sekaligus produsen untuk furnitur dan houseware.

Satu di antaranya adalah Urban Quarter, e-dagang furnitur buatan anak bangsa yang berkualitas. Memulai langkah pada 2016, e-dagang ini akhirnya memiliki website sendiri pada 2017, dan berlanjut dengan membuka dua store di Kelapa Gading dan Plaza Indonesia.

“Urban Quarter buka dengan memperkenalkan local market untuk barang-barang yang affordable, lebih modern, bergaya kekinian, kualitas berstandar internasional dan friendly pricing,” kata Adelaide Chintara, Creative Director Urban Quarter di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Target market e-dagang ini sendiri menyasar kelas middle untuk penggunaan pribadi berkisar di usia 25-35 tahun. Tak hanya itu, produk Urban Quarter juga banyak digunakan Business-to-business atau B2B seperti e-dagang hingga coworking space.

“Untuk coworking space furnitur tidak hanya office table, tetapi ada sofa, tempat istirahat, bar B2B dengan harga affordable dan sangat modern,” tambah Adel, begitu ia akrab disapa.

Sementara, produk kursi Urban Quarter menggunakan kayu mindi. Produksi dan wood finishing dilakukan di pabrik yang terletak di Tangerang, sedangkan sumber kayu didapat dari dari Jawa Tengah.

Bukan tanpa alasan Urban Quarter memilih untuk memakai kayu mindi sebagai bahan utama produk kursi mereka. Hal ini terkait kayunya yang kokoh.

“Kayu mindi itu kokoh, selain itu finishing bisa diubah-ubah. Kalau mahoni lebih ke merah. Namun, kelemahan kayu mindi kalau kena air harus segera dijemur,” kata Adel soal furnitur Urban Quarter.

2 dari 2 halaman

Produk Best Seller

Melalui furnitur yang telah dikurasi dari brand lokal terbaik, Urban Quarter menghadirkan ragam konsep yang meliputi modern, mid century, scandinavian, hingga minimalistic.

Ada beberapa produk best seller di Urban Quarter seperti basket atau keranjang sampai sofa. Adel menambahkan keunggulan mereka lainnya adalah soal barang yang ready stock dan dapat langsung dikirim.

Houseware nomor satu, basket, dining set, sofa. Sofa di toko lain harganya lebih dari Rp 10 juta, kalau kita kisaran sofa Rp 4,5 sampai Rp 8 juta. Wood finish dengan warna yang modern banget,” lanjutnya lagi.

Selain itu, Urban Quarter juga menghadirkan produk-produk lokal yang terdiri atas ragam sofa, armchair, dining chair, bench, bar stool, coffe table, side table, console table, office desk, dan lainnya. Tidak ketinggalan, home decor dan houseware seperti vas, tray, wall decor, cushion, bedsheet, tableware, basket, rug, dan masih banyak lagi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Panglima Laot: Nelayan Aceh Belum Tahu Jenis Hiu yang Dilindungi

Liputan6.com, Banda Aceh – Panglima Laot atau Lembaga Adat Laut Aceh meminta pemerintah setempat menyosialisasikan Undang-Undang Larangan Penangkapan Hiu (Superordo selachimorpha) bagi masyarakat nelayan di provinsi paling barat Sumatera ini.

“Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan harus menyosialisasikan kepada masyarakat nelayan terkait jenis hiu yang dilarang ditangkap atau dilindungi undang-undang,” kata Sekretaris Panglima Laot Aceh Miftachhuddin Cut Adek, di Banda Aceh, dilansir Antara, Senin (21/1/2019).

Saat dimintai tanggapan terkait marak penangkapan ikan hiu yang dilindungi undang-undang dan saban hari didaratkan oleh nelayan Aceh di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Lampulo, Banda Aceh.

“Saya pastikan tidak ada nelayan Aceh yang memburu hiu secara khusus. Hiu tangkapan nelayan itu kena mata pancing tradisional,” kata dia.

Menurutnya, kebanyakan masyarakat nelayan di Aceh belum mengetahui jenis-jenis ikan hiu yang dilindungi undang-undang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pihaknya berharap Pemerintah Aceh maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyosialisasikan semua undang-undang jenis hiu yang dilarang ditangkap.

Pemerintan Republik Indonesia melalui Menteri Kelautan dan Perikanan melarang keras perburuan ikan hiu dan ragam jenis mamalia lainnya yang dilindungi undang-undang.

Ketentuan mengenai larangan penangkapan ikan hiu, antara lain tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 59/PERMEN-KP/2014, Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 18/KEPMEN-KP/2013.

Selanjutnya, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/2012, serta Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan Undang Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Sebagaimana disebutkan pada pasal 85, setiap orang yang dengan sengaja memiliki, menguasai, membawa, dan atau menggunakan alat penangkap ikan dan atau alat bantu penangkapan ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah perikanan NKRI sebagaimana dimaksud pasal 9, dipidana penjara paling lama 5 tahun dan didenda paling banyak Rp 2 miliar.

Ikan hiu yang dilindungi undang-undang tersebut, meliputi hiu martil (Sphyrna leweni), hiu koboi (Carcharhinus longimanus), hiu gergaji (Pristis microdon), hiu paus (Rhyncodon typus), dan hiu monyet/cucut pedang (Alopias pelagicus).


Simak video pilihan berikut ini: