Berharap Diperhatikan, Janda-janda Cianjur Dukung Jokowi-Ma’ruf

JakartaRelawan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) menggelar deklarasi bersama warga Cianjur, Jawa Barat. GNR membagikan rencana program ‘Janda di Nafkahi Negara’, puluhan janda lansia yang hadir sepakat untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres mendatang.

Salah satu warga kampung Lembur Sawah, Kecamatan Cugenang, Cianjur Siti Hafsari (62) mengatakan, dirinya berharap program tersebut bisa memberikan harapan baru buat janda-janda lansia yang sudah tidak mampu lagi bekerja. Ia mengaku merasa malu menjadi beban anak-anaknya selama ini.

“Anak saya hanya buruh tani, dia juga harus menghidupi keluarganya. Kalau saya mau jajan, malu kalau minta terus ke anak. Saya berharap betul program ini ada,” ucap Siti, dalam keterangan yang diterima detikcom dari GNR, Minggu (24/2/2019).

Hal serupa dinyatakan Siti Habsoh (58). Menurutnya program itu dapat menunjukan kepedulian Jokowi pada rakyat.
“Jika ini dijalankan, pak Jokowi memberikan bukti bisa memanusiakan kami yang sudah hidup sendiri. Kami berharap janji ini bisa ditepati jika pak Jokowi menang,” Ujarnya.

Deklarasi GNR bersama warga Cianjur di fasilitasi oleh Kopi Politik Syndicate (KPS), yang sejauh ini terus merangkul beberapa elemen masyarakat untuk mendukung Jokowi-KH Maruf Amin. Direktur KPS, Indra Budiman mengatakan pihaknya terus menggalang element masyarakat untuk memenangkan Jokowi.

“Kita rangkul semua dalam satu wadah KPS dan usulan program Janda Dinafkahi Negara semoga membawa kesejahteraan bagi para janda-janda yang ada di Indonesia,” Kata Indra.
(yld/yld)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tak Perlu Panik, Ini Cara Mudah Dapet Tiket Kereta Api untuk Mudik!

Liputan6.com, Jakarta Mudik Lebaran tinggal menghitung bulan. Namun, jika kamu mudik menggunakan kereta api tentu perlu persiapan membeli tiket dari jauh-jauh hari. Yap, moda transportasi ini masih menjadi primadona untuk pulang ke kampung halaman.

Dengan harga yang terjangkau, menggunakan moda transportasi itu dinilai sudah sangat nyaman dan aman. Terlebih PT KAI selalu berbenah dari segi kualitas dan kenyaman untuk para penumpang.

Namun demikian, Anda juga perlu mengikuti beberapa tips berikut agar mudik Lebaran menggunakan kereta api menjadi lebih aman, tenang, nyaman dan anti panik.

Beli online

Zaman serba digital saat ini dinilai lebih memudahkan dalam membeli sesuatu, termasuk berburu tiket kereta api secara online. Salah satu caranya ialah memesan melalui aplikasi Pegipegi.

Pegipegi memberikan kemudahan Anda dan keluarga untuk memesan tiket kereta api untuk mudik tahun ini. Terlebih lagi, Anda bisa memesannya kapan saja dan dimana saja tanpa harus datang ke gerai tiket kereta api. Cukup gunakan smartphone, pilih rute mudik yang kamu pilih, lalu bayar. Semudah itu Anda mendapatkan tiket untuk mudik.

Menariknya, bakal ada diskon sampai Rp 30 ribu untuk setiap pemesanan tiket kereta api mudik di Pegipegi. Catat agar tidak kehabisan, periode diskon akan berlangsung pada 25 Februari – 12 Maret 2019. Tak hanya diskon, melalui Pegipegi rute kereta mudik pun sangat lengkap. Jadi, mudik Anda dan keluarga pasti tenang. Anda bisa mengecek promo kereta mudik Pegipegi di sini.

Bawa barang seperlunya

Sudah tidak zaman mudik lebaran membawa dus banyak-banyak ke dalam kereta api. Jika memang mengharuskan membawa barang lebih banyak, kamu bisa kok gunakan layanan jasa antar paket.

Di samping lebih praktis, kamu tidak direpotkan dengan membawa barang yang banyak saat mudik naik kereta api. Walaupun harus membayar lebih, setidaknya perjalanan kamu dan keluarga jadi lebih lancar dan nggak khawatir bawaan hilang dicuri orang karena sudah diantarkan sampai ke rumah di kampung halaman.

Siapkan gadget agar tidak bosan

Saat mudik lebaran naik kereta api tentu akan memakan waktu yang cukup lama karena perjalanan jauh. Namun, tidak ada salahnya kamu menyiapkan gadget kamu agar tidak bosan.

Lagi pula, saat ini, kereta api Indonesia melengkapi setiap tempat duduk memiliki stop kontak. Jadi, kamu tak perlu khawatir kehabisan daya saat mudik.

Tak lupa, isi kuota kamu biar bisa tetap internetan, dengar streaming-an musik, atau main game mobile kesukaanmu sepanjang perjalanan.

Pakai baju senyaman mungkin

Biasanya saat musim mudik telah tiba, stasiun kereta akan dipenuhi oleh banyak orang. Nah, memakai baju yang nyaman adalah hal yang mutlak dalam situasi tersebut.

Kalaupun kamu nyaman menggunakan celana pendek, pakai saja. Intinya, buatlah busana kamu senyaman mungkin agar perjalananmu lebih tenang, nggak khawatir resah gara-gara salah kostum. Jangan lupa sediakan jaket kalau naik kereta api kelas eksekutif karena hawa di dalam gerbong biasanya sangat dingin di malam hari.

Mentaati peraturan di kereta api

Fasilitas dari PT KAI terhadap kereta api Indonesia sudah sangat nyaman. Maka dari itu, tidak ada salahnya kamu menjaga fasilitas itu demi kenyamanan setiap penumpang. Misalnya merokok. Jangan sampai Anda merokok di dalam gerbong kereta api. Jika melanggar, kamu akan diturunkan di stasiun terdekat.

Itulah lima tips mudik nyaman dan aman naik kereta api sampai ke kampung halaman. Selain hal-hal di atas, jangan lupa berdoa sebelum berangkat dan waspada terhadap barang bawaan sepanjang perjalanan. Semoga kamu selamat sampai tujuan, bertemu kembali dengan keluarga tercinta.

Kalau sudah begitu, catat tanggal pembelian tiket kereta mudik Anda agar tidak kehabisan.

Mau mudik anti panik? Pegipegi yuk!


(*)

Novel Bamukmin Tepis Tuduhan Tak Mau Mundur dari Caleg PBB karena Rugi

Jakarta – Novel Bamukmin membantah Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer yang mengatakan Bamukmin masih berstatus sebagai caleg dan rugi jika mundur dari pencalegan PBB. Menurut Novel hal itu sangat tidak berdasar.

“Sampai saat ini sudah jelas dari semenjak Rakornas PBB tanggal 27 Januari 2019 yang telah memutuskan bahwa DPP PBB mendukung 01 maka hari itu juga saya sudah resmi secara lisan berikrar bahwa saya bukan caleg dari PBB lagi,” ungkap Novel kepada detikcom, Sabtu (23/2/2019).

Novel mengaku belum mengundurkan diri secara administrasi, ia baru menyatakan secara lisan. Novel mengaku baru akan mengurus pengunduran diri sebagai caleg usai pemilu.
“Adapun secara adminitrasi memang saya belum mengundurkan diri dari pencalegan karena menghindarkan spekulasi antara kena sanksi atau tidak dari KPU dan secara adminitrasi saya akan urus pengunduran resmi secara tertulis dari caleg PBB setelah selesai pemilu,” ungkapnya.
Sebelumnya Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer mengatakan hingga kini Novel Bamukmin masih berstatus sebagai caleg. Kepada Ferry, Novel mengaku rugi jika mundur dari pencalegan PBB.

“Yang jelas sampai sekarang Novel masih tetap caleg PBB. Belum mengundurkan diri atau membuat surat pemunduran diri belum ada. Dan dia sendiri kemarin saya minta mundur dia bilang, ‘Rugi, Bang, kalau saya mundur’,” kata Ferry di Rumah Aspirasi, Jl Proklamasi, Menteng, Jakpus, Sabtu (23/2/2019).

Dia pun meminta Novel serius membesarkan PBB. Menurut Ferry, saat ini Novel sudah bisa menerima keputusan PBB yang mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
(yld/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Temui Penghuni Apartemen se-Jakarta, M Taufik Puji Anies Pro-rakyat

Jakarta – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengadakan pertemuan dengan perwakilan penghuni apartemen se-Jakarta. Dia mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di pihak warga yang bersengketa dengan pengembang terkait mahalnya iuran pengelolaan lingkungan (IPL).

“Anda (pengelola) berhadapan dengan Gubernur yang tidak punya urusan dengan pengembang manapun juga,” kata M Taufik di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

Mendengar perkataan tersebut, para perwakilan penghuni apartemen bertepuk tangan. Kepada mereka, M Taufik meminta bantuan untuk mengawasi penerapan Pergub DKI Nomor 132/ 2018 tentang Pembinaan, Pengelolaan Rumah Susun Milik di mana pengurus lingkungan berasal diisi oleh orang yang benar-benar menghuni apartemen dan bukan bagian dari pengembang.

“Bersyukur akhirnya isi Pergubnya saya kira sebagian besar berpihak pada kita. Kalau sudah begini, kita dalam posisi yang menang. Pengembang nggak mungkin lawan pemerintah. Pengembang banyak masalahnya. IMB belum, IPL belum. PPJB dipajak sama kita. Perlu diketahui,” ujar Taufik.

Taufik meminta para penghuni apartemen agar segera rapat, membentuk pengurus lingkungan. Namun Taufik berpesan agar orang-orang yang dipilih sebagai pengurus benar-benar pro-penghuni.

“Pilih warga yang berpihak ke bapak, ibu. Jangan yang kelakuannya sama seperti yang lalu. Pengalaman saya di Rasuna Said, mereka pilih pengurus, kelakuannya sama dengan yang sebelumnya, akhirnya mereka rapatkan lagi. Sekarang masalahnya sudah selesai,” terang Taufik.

Selain warga, Taufik menjelaskan pengawasan penerapan pergub akan dilakukan Satpol PP.

“Nanti dikontrol satpol. Saat buat rapat anggota, kasih reportnya ke kita, nanti kita kawal. Ini Pak Gubernur yang merespon keluhan masyarakat. Berjuang itu ada proses yang harus dilakui. Alhamdulillah prosesnya dilalui dan hasilnya menggembirakan,” ungkap Taufik.

Taufik pun meminta para penghuni melaporkan jika ada tindakan intimidasi dari pengembang apartemen. “Kalau pengembang mau mengintimidasi bapak-ibu, mereka sama dengan mengintimidasi pemerintah. Karena ini ada pergubnya,” ucap Taufik.

(aud/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi Pelampiasan

Lampung – AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah oleh ayah kandungnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). AG ternyata sering dicekoki film porno.

“Saya lihat mereka ini berawal dari kakaknya (SA) sudah pegang HP. Di dalam HP-nya itu banyak video porno. Adik kakak ini sering diajak nonton video porno,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila mengatakan, perilaku SA dan YF yang suka nonton film porno itu diketahui dari hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka.


“Nonton film bersama, kemudian dipraktikkan ke korban. Dalam sehari bisa melampiaskan hasratnya ke korban itu ada kalau kakaknya bisa sampai 5 kali, adiknya 3 kali,” kata Ipda Dona saat dihubungi detikcom terpisah.

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi PelampiasanLokasi tempat korban kerap disetubuhi para tersangka Foto: Dok. Polres Tanggamus

Dona mengatakan, pengakuan ayahnya M baru lima kali menyetubuhi korban. Sementara yang mencengangkan SA mengaku sudah sekitar 120 kali menggauli SA dan YF sekitar 60 kali. Perbuatan bejat ini dilakukan berulang kali sejak 2018. AG tak kuasa melawan karena takut. Selama ini, dia juga dikungkung di dalam rumah.

Ipda Dona menyebut, secara visual M dan SA terlihat seperti manusia normal. Tidak ada keanehan prilaku. Namun sosok YF dia nilai sedikit aneh, karena saat diperiksa terlihat santai bahkan tertawa. YF juga mengaku pernah menyetubuhi kambing dan sapi tetangga.

“Kita tanya (kepada YF) ada objek atau korban lain nggak yang disetubuhi selain kakak kandungmu, anak ini jawab ‘nggak ada bu. Tapi pernah sama kambing dan sapi juga’. Itu pun karena melihat video porno yang ada di HP. HP-nya rusak. Mereka terinspirasi video porno luar negeri yang melakukan hubungan seksual melalui objek binatang,” ucapnya.

Untuk mendalami persoalan ini, ketiga tersangka akan diperiksa kejiwaannya pada Senin (25/2) nanti. Polisi ingin mengetahui apakah ketiganya mengalami gangguan kejiwaan.

Ipda Dona menambahkan, polisi juga menaruh perhatian serius pada korban. Apalagi AG diketahui mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG. AG pada Senin (25/2) nanti juga akan diperiksa kesehatan dan kondisi kejiwaannya.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Mungkin karena tidak mengenyam pendidikan. Kurang lebih seperti itu. Kalau kita lihat matanya kosong. Psikisnya sudah kena,” sambungnya.
(hri/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Soal Puisi Neno Warisman: Saya Tak Layak Komentar Soal Doa

Denpasar – Cawapres Sandiaga Uno enggan berkomentar soal puisi yang dibacakan Neno Warisman di Munajat 212. Sandiaga menyebut doa yang dipanjatkan di tahun politik pasti dikaitkan dengan politik.

“Saya nggak ahli doa, saya nggak layak berkomentar soal doa, tapi di tahun pilitik ini jangankan doa pernyataan apapun juga diinterprtasikan secara politis,” kata Sandiaga di Karangasem, Bali, Sabtu (23/2/2019).

Sandiaga mengajak semua pihak untuk menanggapi puisi itu dengan kepala dingin. Sehingga tensi politik jelang Pilpres bisa kondusif.

“Saya hanya mengajak mari kita dewasa, mari kita melihat proporsinya sendiri-sendiri jangan terlalu memancing dan memanaskan suasana. Mari kita sejukkan suhu politik ini se-cool mungkin, politik sesantun mingkin sehingga masyaramat bawah bisa melihat elitenya. Kalau masyarakat melihat elitenya betul-betul memiliki komitmen agar tidak dipolitisi Insyaalah kita melewati 17 April dengan kegemilangan,” urainya.

Meski begitu, Sandiaga tak menampik jika banyak melihat relawannya yang hadir di acara Munajat 212 itu. Namun, dia sendiri mengaku tidak terlibat untuk mengadakan acara yang digelar di Monas, Kamis (21/2) kemarin.

“Saya nggak terlibat sama sekali tapi dari yang hadir banyak pendukung kita. Tapi yang sata lihat mereka ingin mengetuk pintu langit demi keselamatan bangsa, tidak ada yang salah. Acara swperti itu waktu kamu di DKI, salah satu itu kami membuka Monas untuk kegiatan keagamaan bisa difaisilitasi dengan begitu iman dan taqwa tauhidan dari Jakarta untuk bangsa dan negara bisa diberikan venue tempat mereka untuk bermunajat,” urainya.

Sandiaga pun menyerahkan kepada Bawaslu bila menemukan dugaan pelanggaran kampanye di acara tersebut. Namun, Sandiaga menegaskan urusan puisi doa itu adalah urusan Neno Warisman.

“Saya serahkan kepada Bawaslu yang memang mebangani masalah itu, tapi bagi saya seorang dia berdoa itu hubungan dia langsung dengan sang pencipta. Jadi kalau masuk ke ranah politik akhirnya kembali lagi rawan diinterpretasikan secada politis,” ucap Sandiaga.

Sandiaga kembali menegaskan tak mau berkomentar soal doa tersebut. Dia pun mengajak elite politik agar tak menggoreng puisi tersebut menjadi politis.

“Menurut saya nggak ahli berkomentar soal doa tersebut. Saya berharap jangan terus kita memperuncing mari turunkan ego kita. Doa is doa buat saya itu interpetasinya tidak usah terlalu dilihat dari analisa politik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Neno Warisman, membacakan ‘Puisi Munajat 212’. Potongan video saat Neno membacakan puisi itu ramai dibagikan di media sosial.

Berikut ini isi potongan puisi dari video yang beredar:

jangan, jangan Engkau tinggalkan kami
dan menangkan kami
Karena jika Engkau tidak menangkan
Kami khawatir ya Allah
Kami khawatir ya Allah
Tak ada lagi yang menyembah-Mu

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang juga hadir di acara itu, menyebutnya sebagai potongan doa. Menurut Fahri, doa itu tidak menyebutkan siapa pihak yang didoakan untuk menang. Fahri juga mengaku tidak tahu siapa yang dimaksud pihak yang didoakan menang di puisi Neno itu karena doa bersifat rahasia.

“Itu potongan doa, jangan diralat,” kata Fahri, saat dihubungi, Jumat (22/2).

detikcom telah menghubungi Neno lewat telepon tapi belum mendapat jawaban hingga Sabtu (23/2). Pesan singkat kepada Neno juga belum dibalas.

(ams/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BCA Targetkan Proses Akuisisi Bank Rampung pada 2019

Liputan6.com, Jakarta – Manajemen PT Bank Central Asia (BCA) akan merampungkan proses akuisisi satu bank kategori bank buku I pada 2019. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja.

Dia menjelaskan, pihaknya  meminta persetujuan para pemegang saham terkait rencana akuisisi tersebut pada Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan diselenggarakan pada Juni 2019.

Sebenarnya BCA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April 2019. Namun, menilik proses akuisisi masih belum akan rampung pada April, pihaknya akan melakukan RUPS-LB.

“RUPS kita April. Tapi tidak akan selesai April. Mungkin RUPS-LB kita rencanakan sekitar Juni. RUPS selesai, disetujui kita annouce,” kata dia, saat ditemui, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (23/2/2019).

Jahja menuturkan, akuisisi tersebut memang perlu mendapatkan persetujuan pemegang saham. Sebab aksi korporasi tentu akan memberi dampak pada perusahaan, salah satunya terhadap harga saham BCA.

“Relatif material. Material itu bukan dari segi value ya. Material itu kalau sampai mempengaruhi saham. Nah kita tidak tahu, waktu kita announce BCA terpengaruh apa tidak. Jadi kita tidak berani ambil risiko. Sebab itu kita harus persetujuan RUPS dulu, baru sesudah itu kita announce ke market,” ujar  dia.

Dia mengatakan, pasca akuisisi bank tersebut tidak akan tetap berdiri sendiri  alias tidak dimerger dengan anak usaha BCA. Sementara untuk lini bisnis yang akan digarap bank bersangkutan, masih sedang dikaji.

“Kita belum tentukan, bisa digital, bisa well management, bisa mikro bisa UKM. Pokoknya kita akan pilih salah satu fokus, saya belum mau komen,” ungkapnya.


Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

BCA Alokasikan Rp 5,2 Triliun buat Investasi Digital pada 2019

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan dana sekitar Rp 5,2 triliun untuk investasi digital banking di 2019. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan ATM, server serta EDC agar menyamai laju pengembangan fintech di Indonesia.

“Banyak, tapi termasuk ATM, EDC, sekitar Rp 5,2 triliun tahun depan. Enggak kalah sama fintech. Untuk yang sudah ada di manintenance, pengembangan nambah EDC, ATM, server,” ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmaja di JCC Senayan, Jakarta, Selasa 27 November 2018.

Jahja mengatakan, BCA juga akan melakukan transformasi aplikasi yang saat ini belum menggunakan QR (Quick Response) code. Sehingga ke depan, lebih digital dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan QR code meningkat.

“Kemudian transformasi dari aplikasi kita kan yang lama belum ada QR sekarang ada transformasi supaya lebih digital dan complience. Risiko itu harus diinvstasikan, dijaga supaya tetap compli dan sesuai ketentuan,” kata dia.

Jahja menambahkan, tahun ini pihaknya sebenarnya sudah mencanangkan penggunaan QR code untuk tranfer dana. Di mana pedagang di sosial media dapat melakukan transfer sebesar Rp 100 juta per hari.

“Kita kan habis perkenalkan QR untuk meudahkan orang transfer dan bisa sampai Rp 100 juta per hari. Buat yang jualan IG, FB, itu gampang enggak perlu ketik nomor rekening kan takut salah, dengan QR bisa jalan,” ujar dia.

“Ini perlu disosialisasi saya kira, produk baru enggak boleh dalam waktu dekat bersamaan kita keluarkan. Yang penting educate customer, yang penting kesulitan kita punya melalui halo BCA bisa support bantu beri penjelasan edukasi nasabah,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Korban Incest Ayah, Kakak dan Adik di Lampung Trauma, Tatapannya Kosong

Lampung – Perempuan berinsial AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayahnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). Korban kini dalam kondisi trauma.

“Kalau kondisi fisiknya bagus, cuma dia memang pandangannya agak kosong. Psikisnya sudah mulai kena. Ketakutan lah, trauma,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

AKP Edi menjelaskan, AG saat itu tinggal bersama ibu dan neneknya. Saat ibunya meninggal karena sakit, M membawa AG tinggal di rumahnya di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung. Setelah AG tinggal sekitar 2 bulan, M melancarkan perbuatan bejatnya memperkosa. Perbuatan bejat itu kemudian diikuti kedua putranya SA dan YF.


AG diperkosa ayah, kakak dan adiknya berulangkali setiap hari, bergantian. Tetangga awalnya sulit mengendus perbuatan bejat ini karena M dan keluarganya dikenal tertutup.

Saat ini, lanjut AKP Edi, AG tinggal bersama pamannya. Senin (25/2) AG rencananya akan diperiksa dan dibawa ke dokter dan psikolog untuk mendalami kasus ini.

“Korban sekarang ini ada dengan keluarganya, sama pamannya. Kami juga mau cek kondisinya dengan dokter dan psikolog, pemerhati, kenapa keluarga ini bisa seperti ini. Kita mau urut ke belakang supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi. Mudah-mudahan dinas terkait, pemda terkait bisa memberi bantuan juga pada korban ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila. Pihaknya masih terus mendalami kasus ini.

“Ini lagi coba kita dalami lagi karena bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” kata Ipda Dona saat berbincang dengan detikcom lewat telepon.

Ipda Dona sendiri merasa sangat prihatin dengan kondisi AG. Menurutnya, AG mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

Korban Incest Ayah, Kakak dan Adik di Lampung Trauma, Tatapannya KosongBarang bukti yang disita polisi dari rumah pelaku Foto: Dok. Polres Tanggamus

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Mungkin karena tidak mengenyam pendidikan. Kurang lebih seperti itu. Kalau kita lihat matanya kosong. Psikisnya sudah kena,” sambungnya.

Ipda Dona menambahkan, dirinya berharap pemerintah dan lembaga dan dinas terkait ikut mengawal kasus ini. Dia berharap nasib AG diperhatikan, agar masa depannya jelas. Dia sendiri telah meminta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, (LPAI) Seto Mulyadi meluangkan waktu untuk datang memonitor kasus ini.

“Kejadian ini ada wilayah hukum Kabupaten Pringsewu, sementara di sini polresnya Unit PPA baru ada di Polres Tanggamus. Jadi tujuan kita buat narik kasus tersebut supaya lebih intens ditangani oleh unit PPA yang ada di Polres Tanggamus. Sementara kita di P2TP2A kita maupun Teksos kita yang ada di Tanggamus itu berjalan memang aktif. Tapi P2TP2A di sini tidak mau nanti disalahkan kalau mengambil alih kasusnya untuk menyelamatkan korban sementara P2TP2A Pringsewu ada. Harus koordinasi intinya,” ucapnya.

“Nanti kalau berkenan datang ke sini bisa menekankan ke pemkab setempat untuk bisa memberikan jaminan pemenuhan hak-hak korban ke depannya, masa depannya seperti apa. Apakah masuk Dinsos, atau mendapat pelatihan atau bimbingan. Karena ke depan siapa yang mau jamin? Lebih aman dia jadi anak negara saja,” sambungnya.
(hri/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Novel Baswedan: Jokowi Pasti Tahu Teror ke KPK Tak Satupun Terungkap

Jakarta – Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kembali menyinggung keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengungkap kasus teror yang menimpa dirinya. Novel menyebut Polri hingga Jokowi melakukan sesuatu hal yang luar biasa buruk.

“Saya ingin menggambarkan apa yang dilakukan selama ini, baik oleh aparatur yang seharusnya menegakkan hukum tapi tak melakukan sampai dengan pucuk pimpinan negara yang diam dengan masalah ini, ini suatu hal yang luar biasa buruk,” kata Novel dalam diskusi bertajuk Teror dan Kriminalisasi terhadap Aparat Penegak Hukum di restoran d’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

“Beliau pastinya tahu semua serangan ke KPK tidak ada satupun yang terungkap,” imbuh mantan anggota Polri ini.

Novel mempertanyakan komitmen Jokowi mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Menurut dia, Jokowi terkesan diam dalam menyikapi kasus teror yang menimpa pegawai KPK.

“Saya melihat kembali dalam beberapa penyampaian beliau, beliau mendukung pemberantasan korupsi, mendukung KPK dan lain-lain. Ini kok tidak terlihat ketika banyak pegawai KPK, lebih dari lima, banyak diserang dan bahkan banyak kasus tertentu ketika kasusnya besar justru yang mengungkap itu diteror secara psikologis dan fisik, ini tidak didukung presiden,” terang Novel.

Novel menegaskan dirinya akan terus ‘bernyanyi’ di ruang publik mengenai upaya negara yang dinilainya payah dalam mengungkap kasusnya. Novel mengatakan akan berhenti ‘bernyanyi’ saat kasusnya diungkap.

“Saya katakan saya akan terus menyerang, mengatakan di forum-forum publik bahwa ini harus diungkap, tidak boleh dibiarkan,” kata Novel.

Dalam kesempatan ini, Novel juga menegaskan kembali dirinya menolak ketika dimintai tolong Polri untuk membantu mengungkap kasus teror yang dialami. Alasannya, karena dia meyakini kasusnya tak benar-benar hendak diungkap.

“Ketika saya dituntut memberikan bukti, saya menolak. Kenapa saya menolak? Bukti serangan kepada saya yang sangat terang benderang saja dihilangkan kok. Alat bukti sidik jari dalam gelas yang dipakai untuk serang saya dihilangkan. Bukti sidik jari ditempat lain dihilangkan,” tukas Novel.

“Bukti CCTV sangat jelas dan sebelumnya pernah dipakai dalam pengungkapan kasus jambret dekat rumah saya, tidak diambil. Dan bukti-bukti lain tidak diambil,” ujar dia.

Novel curiga jika bukti-bukti yang dimiliki dirinya diserahkan kepada Polri maka bukti-bukti tersebut akan dihilangkan.

“Apakah kemudian saya dengan lugunya atau dengan bodohnya memberikan bukti-bukti itu semua sekarang untuk dihilangkan secara sempurna? Saya kira tidak begitu,” ucap dia.

Alasan lain Novel menolak membantu ungkap kasusnya karena merasa Polri sendiri mempersulit pengungkapan. Padahal, diakui Novel, sedari awal penyerangan terjadi, dirinya sudah berusaha bersikap sekooperatif mungkin.

“Dari polsek, polres, polda bertanya kepada saya saat saya berbaring di UGD. (Kesaksian) itu sudah saya terangkan, semua hal yang ditanya saya jelaskan. Setelah berjalan sebulan, dua bulan, tiga bulan, saya yakin bukti-bukti penting itu sudah pada dihilangkan,” cerita Novel.

Novel menceritakan akhirnya dia memilih mengungkapkan kecurigaan dan kekecewaannya di media.

“Karena itu saya mulai berkomunikasi ke media. Bahkan ketika saya sedang sakit pun, justru malah diputar balik, saya dikatakan tidak kooperatif, tidak mau memberi keterangan, menutup-nutupi informasi. Masa korban diserang?” pungkas Novel.

Dalam kesempatan ini, Novel membuka temuan dari hasil investigasi Komnas HAM yang salah satunya menyebut adanya abuse of process dalam upaya pengungkapan teror air keras.

“Proses pengungkapan perkaranya ada abuse of process. Disebutkan kalau proses pengungkapannya ada abuse of process, tapi tim gabungan (bentukan Kapolri)-nya melibatkan penyidik dan penyelidik,” ungkap dia.

“Saya sejak awal menyampaikan sejak pertama kali tim ini dibentuk, saya tidak percaya karena tim ini tidak membuka diri atau mengambil dari orang-orang yang benar-benar ingin mengungkap ini semua. Tapi diambil dari penyidik, penyelidik dan para staf ahli Kapolri juga dimasukkan,” tutur Novel.

(aud/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo dapat ‘Surat Cinta’ dan Celengan dari Bocah Gendis di Medan

Jakarta – Prabowo Subianto mendapatkan kejutan berupa surat cinta dari seorang anak perempuan bernama Jawa Gendis Queen saat berkunjung ke Medan, Sumatera Utara. Prabowo merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Gendis.

“Terima kasih, nak,” kata Prabowo sambil memeluk Gendis di Regale Covention Center, Medan, Sumatera Utara, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2019).

Gendis berharap Prabowo terpilih jadi Presiden 2019-2024. Tak hanya surat, Gendis juga memberikan uang tabungannya untuk Prabowo. Ia mengatakan uang itu dikumpulkannya dari hasil berjualan makanan di sekolah.
“Biar bapak jadi Presiden,” ucap Gendis.

Prabowo dapat 'Surat Cinta' dan Celengan dari Bocah Gendis di MedanSurat dari Gendis ke Prabowo (Foto: Dok. BPN Prabowo-Sandiaga)

Menurut pengakuan Gendis dalam suratnya, dia selalu mendoakan kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno setiap salat. Surat itu ditulis Gendis dalam dua lembar kertas.

“Setiap selesai salat, Ndis selalu mendoakan agar bapak menjadi presiden di sujud terkahir Ndis,” tulis Gendis.

Berikut surat yang dituliskan Gendis untuk Prabowo:

Kepada bapak Prabowo
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh

Bapak Prabowo, nama saya Jawa Gendis Queen, tapi biasa dipanggil Gendis. Ndis mau kasi celengan Ndis untuk bapak Prabowo biar bapak jadi presiden.

Celengan ini Ndis kumpulin dari hasil jualan Ndis di sekolah. Hasil jualan Ndis cokelat, puding, dan candy.

Setiap selesai salat, Ndis selalu mendoakan agar bapak jadi presiden di sujud terakhir Ndis. Salam dua jari dari Ndis di Medan.

Umur: 8 tahun
Kelas: 3 SD Nurul Huda
Tempat ngaji: Al Bukhari Muslim

Ndis juga atlet taekwondo sabuk merah karena Ndis mau jadi militer seperti Pak Prabowo.
(tsa/zak)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>