Massa Reuni 212 Kumpul di Monas, Dengarkan Lantunan Ayat Alquran

Jakarta – Sejumlah massa berkumpul di panggung reuni 212 di Monumen Nasional. Mereka mendengarkan lantunan ayat suci Alquran.

Pantauan di lokasi, Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018) sekitar pukul 01.00 WIB, sejumlah massa yang berkumpul memakai busana berwarna putih. Mereka tampak duduk di dekat panggung.

Mereka tengah mendengar ayat suci Alquran yang diputar melalui pengeras suara. Surat-surat yang didengarkan adalah juz 30 yang terdiri dari surat-surat pendek.

Selain itu, ada juga massa yang beristirahat. Ada juga yang berzikir dan membaca Alquran.

Kegiatan di Monas terkait reuni 212 yang akan digelar pagi ini. Polisi dan aparat gabungan juga sudah menggelar apel pengamanan.

Panitia juga sudah mengeluarkan Maklumat Panitia Reuni Akbar Mujahid 212. Salah satu poinnya, panitia batal mengundang Jokowi hadir. Berikut ini isi lengkapnya:

Setelah mengadakan rapat akhir panitia mendengarkan saran dari para ulama 212 serta arahan dari imam besar Al Habib Muhammad Rizieq Syihab dari kota suci Mekah maka panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memutuskan:

1. Batal mengundang Jokowi & rezimnya. Karena mereka anti Aksi 212, tidak mensyukuri anugerah 212 bahkan masih berupaya mengkriminalisasi ulama & aktivis 212.

2. Jika Nisa Sabyan hadir maka dipersilakan duduk di tempat akhwat sebagai tamu kehormatan dan tidak mengisi acara.

3. Kepada jemaah yang akan hadir disarankan langsung menuju Monas karena semua rangkaian acara Reuni Akbar Mujahid 212 berlangsung di Monas, adapun kendaraan dipersilakan parkir di area parkir yang sudah disiapkan (IRTI, Lapangan Banteng, Lemhanas, Istiqlal, dll) dan diharapkan sudah ada di Monas selambat-lambatnya sebelum pukul 05.00 WIB agar tidak terkena pengalihan jalur lalu lintas karena adanya kegiatan car free day di Jl Sudirman-Jl Thamrin.

4. Jemaah Reuni Akbar Mujahid 212 dilarang membawa dan memakai bendera/atribut/kostum parpol atau capres/cawapres apapun, tapi diserukan membawa bendera Merah Putih dan bendera tauhid aneka warna sesuai yang disukai.

5. Jemaah Reuni Akbar Mujahid 212 wajib menjaga ketertiban dan kedamaian serta kebersihan selama acara berlangsung dan taat pada komando panitia.

Ayo kibarkan jutaan bendera Merah Putih dan bendera tauhid dengan warna-warni.

Jakarta 30 November 2018

Ust Bernard Abdul Jabar (Ketua OC)
(dkp/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *