Geger Efendi Jualan Sabu Lagi di Masa Tunggu Eksekusi Mati

Medan – Efendi Salam Ginting dengan santainya mengaku tidak kapok jualan narkoba lagi, meski sudah dihukum mati. Karena tidak buru-buru didor, eksekusi mati yang menjadi otoritas Kejaksaan Agung dianggapnya angin lalu.

“Saya tidak menyesal pengedar narkoba,” ujar Efendi saat ditangkap lagi oleh BNN terkait impor sabu 8 kg dari Malaysia.

Vonis pertama Efendi dijatuhkan pada 2014. Ia hanya dihukum 8 bulan penjara karena baru bisa dijerat tindak pidana tidak melaporkan informasi transaksi narkoba.


Setahun berselang, ia kembali berurusan dengan BNN. Kali ini lebih serius. Ia mengontrol 7 anak buahnya mengimpor sabu 10 kg dari Malaysia-Sumut.

Hakim tidak kasih ampun dan memberikan hukuman mati ke Efendi. Hukuman mati itu dikuatkan hingga Mahkamah Agung (MA) dan berkekuatan hukum tetap.

Sayang, eksekusi mati tidak segera dilaksanakan jaksa. Efendi menjadi-jadi.

Dari balik bui, ia kembali mengendalikan jejaringnya mengimpor sabu lagi. Lewat jalur tikus, sabu itu lolos dari Malaysia ke Sumatera Utara. Pergerakannya diendus BNN dan ditangkap.

Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Atrial mengatakan pihaknya juga mengamankan tujuh orang tersangka. Masing-masing berperan sebagai kurir Efendi. Selain itu, juga menyita dua unit sepeda motor, 11 unit handphone, uang tunai Rp 2 juta, Rp 135 ribu, dua tas jinjing, dan satu unit sampan.

“Tersangka dijanjikan upah Rp 59 juta, jika narkoba tersebut sampai ke tempat tujuan,” kata Atrial.

Efendi tidak sendirian. Banyak terpidana mati yang menunggu eksekusi kembali beraksi. Dengan licinnya, mereka mengakali sistem penjara yang sangat rumit sekali pun.

Seperti Togiman alias Toge. Togiman merupakan terpidana mati. Karena tidak kunjung dihukum mati, Toge kembali menyelundupkan 25 kg sabu dari Malaysia pada Mei 2017. Lagi-lagi, ia dihukum mati.

Ada juga Ratu Narkoba, Ola yang dihukum mati pada 2005. Bersama saudaranya, Rani (telah dieksekusi mati), mereka hendak membawa heroin ke Inggris.

Pada 2011, Ola diberi ampunan oleh SBY dan hukumannya diubah menjadi penjara sumur hidup. Namun, hal itu tidak membuat Ola bersyukur. Ia tetap mengendalikan bisnis narkoba. Akhirnya MA kembali menjatuhkan hukuman mati.

Bagaimana dengan Benny Sudrajat? Benny dihukum mati karena membangun pabrik terbesar ketiga di dunia yang berlokasi di Tangerang. Selain Benny, 8 lainnya juga dihukum mati, yaitu:

1. Iming Santoso alias Budhi Cipto
2. WN China Zhang Manquan
3. WN China Chen Hongxin
4. WN China Jian Yuxin
5. WN China Gan Chunyi
6. WN China Zhu Xuxiong
7. WN Belanda Nicolas
8. WN Prancis Serge

Benny kemudian dijebloskan ke LP Nusakambangan. Tapi ia tidak kapok dan menggerakkan anak buahnya membangun pabrik narkoba lagi. Benny lalu diadili lagi dan kembali dijatuhi hukuman mati. Hingga kini, Benny belum dieksekusi mati.

Di dunia kelam Sulawesi Selatan, siapa yang tidak kenal Amir Aco? Hukuman mati pertama Aco diterima pada 2005 silam. Ia terbukti menjadi bandar 1,3 kg sabu.

Setelah dijatuhi hukuman mati, ia kembali mengedarkan narkoba pada 2017. Ia kemudian kembali dihukum mati pada 2018. Hinggi kini, ia juga belum dieksekusi mati.

Bila banyak terpidana mati mengulangi lagi kejahatannya, sampai kapan Kejaksan Agung akan mengulur-ulur eksekusi mati?
(asp/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Putu Wijaya dan Dongeng Masa Kecil tentang Musim Semi

Liputan6.com, Jakarta – Putu Wijaya kecil pernah dimarahi gurunya lantaran menulis cerita tentang musim semi saat ditugaskan mengarang di sekolah. Sang guru berkata, di Indonesia tidak ada musim semi. Sang guru menilai Putu Wijaya terlalu jauh berkhayal.

“Pada saat itu saya diam saja, saya tidak berani melawan karena dia guru,” begitu kata Putu Wijaya menceritakan sepotong kisah di masa kecilnya.

Besar sebagai sastrawan serba bisa, ternyata Putu wijaya terlahir dari keluarga yang bukan seniman. Hanya saja keluarganya suka membaca, dan kebiasaan itu yang menular kepada dirinya.

“Saya membaca apa saja, saya juga membaca koran nasional Star Weekly yang diberikan kakak saya, di dalamnya ada cerita pendek, cerita bersambung, cerita detektif, dan cerita silat,” begitu kata Putu Wijaya menambahkan.

Dari kegemaran membaca sejak kecil, memunculkan keinginan untuk menulis dan menghasilkan buku seperti apa yang dibacanya. Awalnya Putu Wijaya tidak mendapat dukungan, mengingat orangtua di zaman dulu tidak merasa bahwa kesenian sesuatu yang bisa memberikan janji kesejahteraan, termasuk di Bali, yang dahulu masyarakatnya masih beranggapan kesenian hanyalah sambilan.

Putu Wijaya juga mengagumi beberapa sastrawan, seperti Chairil Anwar dan Pramoedya Ananta Toer. Di awal-awal pencarian, Putu Wijaya menulis dengan cara meniru-niru gaya bahasa karya sastrawan yang dibacanya. Kemudian proses kreatif Putu Wijaya berkembang, sehingga dirinya ingin sekali menulis dengan caranya sendiri, yang orang lain tidak suka, menulis berdasarkan keinginannya yang paling jujur. Dari hal tersebut kemudian Putu Wijaya menuliskan sesuatu “semaunya” sendiri, sesuatu yang berdasarkan pengalamannya.

Bagi Putu Wijaya, menulis “semaunya” merupakan pengakuan jujur kepada diri sendiri yang tidak dimiliki orang lain. Menulis semaunya tentang pengalaman pribadi yang konyol tentu menjadi sesuatu yang khas jika dibaca orang lain.

Kemudian dari tahap itu, pencarian Putu Wijaya makin berkembang dan tidak lagi menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi, tetapi menulis tentang lingkungan di sekitarnya. Kemudian lebih berjarak lagi dengan menuliskan tentang orang lain, menuliskan tentang isu-isu terhangat dari berita yang diendapkan, sehingga menjadi sebuah tulisan fiksi yang bisa diterima banyak orang. Sampai pada akhirnya Putu Wijaya menemukan gaya kepenulisannya sendiri.

Putu Wijaya menilai perkembangan sastra di Indonesia saat ini sangat baik. Hanya saja kadar sastra dalam sebuah karya sastra kini malah menjadi berkurang. Menurutnya ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut, yang pertama adalah makin banyaknya penerbitan.

“Kalau dulu, bacaan sastra itu penerbitnya kurang sekali, sekarang gencar. Kalau dulu buku kita diterbitkan kita merasa bangga, karena dia melalui suatu seleksi. Tapi sekarang siapa pun bisa melakukan sesuatu (menerbitkan buku), gampang kan? Jadi sekarang sesuatu yang diterbitkan bukan jaminan bahwa isinya bagus,” kata Putu Wijaya.

Deretan Skandal yang Menjerat Miss Peru dari Masa ke Masa

Liputan6.com, Jakarta – Anyella Grados, Miss Peru 2019 menghebohkan publik setelah videonya tengah mabuk saat kompetisi berlangsung, tersebar luas. Kendati begitu, ia bukanlah Miss Peru pertama yang menimbulkan skandal di tengah publik. Rosa Elvira Cartagena, Laura Spoya, dan Melissa Paredes adalah beberapa nama ratu kecantikan yang diingat tak berujung di ‘negeri dongeng’.

Dilansir dari elcomercio.pe, Kamis (21/3/2019), kemenangan Rosa Elvira resmi dibatalkan beberapa bulan setelah dinobatkan sebagai Miss Peru 1999. Pencapaiannya kala itu sungguh menginspirasi mengingat Elvira merupakan perempuan keturunan Afrika pertama yang memenangkan kontes kecantikan.

Ia secara resmi kehilangan mahkota Miss Peru setelah kebohongannya terbongkar ke tengah publik. Kala itu, Elvira mengaku mahkota Miss Ambar dicuri. Keterangan palsu yang kemudian dipatahkan hanya dalam waktu singkat. 

Pada 2016, Estefani Mauricci kehilangan mahkota Miss Peru setelah mengaku menempuh pendidikan di Business Administration saat faktanya pergi ke National Superintendence of Higher Education University.

Priscila Howard terpilih mewakili Peru di Miss Universe 2017, tanpa secara resmi dimahkotai sebagai Miss Peru. Jessica Newton menentang keputusan itu dengan dalih, untuk kontes tingkat dunia, harusnya Peru mengirim perempuan lebih siap.

Laura Spoya kampiun sebagai Miss Peru 2015. Namun, setelah foto-fotonya bersama Renzo Costa, juri di tahun itu, mengundang tanda tanya akan kejujuran, publik menuntut transparansi kontes tersebut. Terlepas dari semua spekulasi, Spoya tetap menang.

Pada 2013, Melissa Paredes harus mengembalikan mahkota Miss Peru setelah enam hari dibawa pulang. Alasannya adalah karena foto sang model memakai lingerie beredar di tengah publik.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Begini sekilas penampakan bangunan Machu Picchu dan Putucusi di Peru yang terkenal itu.

Awas, 7 Hal Ini Bisa Buat Masa Tuamu Berantakan

Masa muda memang identik dengan badan bugar dan energik. Namun, kalau tidak dijaga setiap hari, bisa gampang sakit, lo!

Kesehatan di masa muda memiliki pengaruh besar terhadap masa tuamu. Selagi masih muda, minimal konsumsi makanan sehat, jaga tidur malam yang cukup, olahraga setiap pagi, dan atur pola hidup yang sehat seperti terapkan 4 sehat 5 sempurna.

7. Tidak Tergerak untuk Melakukan Kegiatan Positif

Kalau tidak bergerak, lantas mau apa? Masa muda itu paling bagus digunakan untuk berkarya atau melakukan kegiatan yang serba produktif.

Gunakan masa muda semaksimal mungkin. Jangan sia-siakan masa emas yang tidak bakal datang dua kali sepanjang umur. Bayangkan apa saja yang terjadi pada saat kamu sudah berumur lebih dari 70 tahun.

Semaksimal mungkin, hindari 7 hal di atas. Masa muda bisa dihitung sejak kamu berusia 17 tahun. Bisa pula dihitung ketika kamu sudah dianggap mampu untuk bekerja.

Di Indonesia, banyak anak muda yang sudah menuai prestasi di usia belia. Pilih selalu sosok yang mampu menginspirasi setiap hari. Biar tidak ada hari tanpa melakukan kegiatan positif.

Harga Emas Stabil, Paladium Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga emas mampu kembali ke level USD 1.300 per ounce pada perdagangan pekan lalu. Untuk pekan ini, harga emas masih akan berada pada level yang sama.

Mengutip kitco, Senin (18/3/2019), analis Komoditas Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, pelemahan sebesar 1 persen pada Kamis pekan lalu menunjukkan bahwa pelaku pasar sepertinya belum terlalu yakin bahwa harga emas bakal akan terus melambung.  Meskipun Jumat harga emas kembali menguat tetapi kenaikannya masih terbatas. 

Selain itu, gerak bursa saham yang membaik membuat emas sebagai alternatif instrumen investasi juga tidak terlalu dilirik. Pada pekan lalu indeks acuan S&P 500 naik 3 persen jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Biasanya, harga emas akan terdongkrak jika investor melakukan aksi jua di bursa saham. 

“Saat ini hampir tidak ada kebutuhan akan safe haven sehingga, meskipun diperkirakan masih akan menguat, tetapi sepertinya belum akan terdongkrak tinggi,” jelas Ole Hansen.

Pertanyaan selanjutnya, apa yang akan menjadi katalis atau pendorong harga emas pada pekan ini?

Sekali lagi, semua mata akan tertuju kepada keputusan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed). Pemangku kebijakan moneter tersebut akan mengadakan pertemuan pekan depan untuk menentukan arah kebijakan suku bunga. 

Ekonom berharap Bank Sentral AS mengungkapkan rencana secara jelas. “Proyeksi pertumbuhan ekonomi tampaknya akan direvisi turun,” kata ekonom di Capital Economics

Meskipun bank sentral diperkirakan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi sehingga berdampak kepada kebijakan suku  bunga, Jasper Lawler, kepala penelitian di London Capital Group, mengatakan bahwa ia tidak mengharapkan Federal Reserve mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.

Alasannya, Bank Sentral Eropa dua minggu lalu ketika itu mengejutkan pasar dengan mengeluarkan kebijakan yang tak terduga.

Untuk diketahui, pada pekan lalu, Bank Sentral Uni Eropa (ECB) memberikan sinyal adanya stimulus baru dan pemangkasan pertumbuhan ekonomi untuk Uni Eropa, serta pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 6,5 persen menjadi 6 persen untuk 2019.

Waspadai 5 Tanda Bahaya Pada Masa Kehamilan

Liputan6.com, Jakarta – Kehamilan merupakan hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan suami istri. Namun, masa kehamilan juga merupakan masa yang rentan bagi para ibu.

Banyak hal perlu diperhatikan oleh para ibu hamil, diantaranya pola makan, gizi seimbang, hingga tanda tanda bahaya yang mungkin timbul.

Ada berbagai macam tanda bahaya yang mucul pada masa kehamilan. Ada tanda bahaya yang mudah dikenali dan ada juga yang sulit dikenali, seperti demam tinggi sampai pendarahan.

Sebelum terlambat, ada baiknya menyadari sedini mungkin tanda bahaya selama kehamilan sehingga dapat segera ditangani oleh para dokter ahli. Berikut tanda bahaya yang muncul pada masa kehamilan diungkap laman Klikdokter.com di Vidio.com berikut.

Tanda-tanda bahaya yang mungkin timbul pada masa kehamilan, apa saja itu?

Polisi Perpanjang Masa Tahanan Caleg Cabul di Padang

Padang – Polisi melimpahkan berkas tersangka kasus pencabulan anak yang dilakukan Caleg YR asal Partai Bulan Bintang (PBB) ke kejaksaan. Masa tahanan YR juga saat ini sudah diperpanjang oleh polisi.

“Berkas (pemeriksaan) sudah kita kirim ke kejaksaan. Masih kita tunggu kajian jaksanya,” jelas Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang, Edri Tovia kepada detikcom, Senin (18/3/2019).

Edri menjelaskan, tersangka masih ditahan di Mapolres. Perpanjangan masa tahanan itu berlaku hingga pertengahan April.

“Masa penahanan sudah diperpanjang sampai pertengahan April,” katanya.

YR ditangkap 20 Februari silam. Ia dilaporkan ke polisi sejak Oktober tahun 2018 lalu oleh keluarga anak yang menjadi korban pencabulan. YR diduga melakukan pencabulan ke bocah berusia 9 dan 11 tahun.

“Kita tangani sejak lama. Empat bulan kita dalami. Setelah barang bukti kita peroleh, tersangka kita amankan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna, saat dikonfirmasi terpisah.

YR maju sebagai Calon Legislatif Partai PBB untuk memperebutkan kursi DPRD Kota Padang dari Dapil Padang 5 yang meliputi Kecamatan Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo.
(rvk/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bicara Tentang Masa Kini, Koleksi Luar Biasa di Opening Night Fashion Nation 13th Edition

Liputan6.com, Jakarta – Acara Fashion Nation 13th Edition sudah resmi dimulai Jumat, 15 Maret 2019, di Atrium Senayan City. Jakarta Pusat. Opening Night Fashion Nation edisi ke 13 yang bertema ‘In Vogue’ ini dimeriahkan dengan presentasi dari dua desainer kenamaan Indonesia, yaitu Yogie Pratama dan Hian Tjen.

Yogie Pratama memperkenalkan koleksinya yang bertajuk Imaginaire. Dalam 20 look busana yang dipamerkan, Yogie Pratama ingin bicara tentang imajinasi kaum muda yang tidak dibatasi oleh medium tertentu.

Bermain dengan gaya futuristik, warna-warna seperti silver, emas, dan hitam yang berkilauan mendominasi koleksi Imaginaire ini. Kesan glamor dalam koleksi ini ditunjukkan dari siluet busana yang fitted.

“Kalo dulu kan orang berimajinasi dari TV, mereka melihat sesuatu, kemudian berimajinasi. Koleksi saya ingin mengajak semua orang untuk berimajinasi seluas-luasnya, tanpa dibatasi oleh apapun,” cerita Yogie Pratama ketika ditanya mengenai inspirasi di balik koleksi Imaginaire yang diperkenalkannya di panggung Fashion Nation 13th Edition.

Terinspirasi dari gaya disko di tahun 80-an, Yogie Pratama banyak menggunakan bahan metal dan sequin. Berbeda dengan koleksi bertajuk The Yine Girl yang diperkenalkan oleh Hian Tjen di panggung Opening Night Fashion Nation 13th Edition.

2 dari 2 halaman


In Vogue, Opening Night Fashion Nation 13th Edition

The Yine Girl dari Hian Tjen adalah koleksi dalam 34 look busana yang terinspirasi dari perjalanan sang desainer ke Peru. Menggunakan kain khas Peru yang kemudian diolah kembali menjadi koleksi yang kaya akan tekstur dan warna, disesuaikan dengan sejarah, kebudayaan, dan seni di negara tersebut.

“Mengolah kain dari Peru sama sulitnya dengan mengolah kain dari Indonesia. Mereka punya kain yang prosesnya sama dengan kain di sini, yaitu tenun. Tidak semua desainer bisa mengolah kain tenun dengan baik, makannya membuat koleksi ini sebenarnya cukup menantang,” ungkap Hian Tjen ketika diwawancara.

Fashion Nation 13th Edition akan hadir hingga hari Minggu (24/3/2019) mendatang dengan berbagai presentasi menarik dari desainer-desainer kenamaan. Jangan lewatkan menikmati akhir pekan di Senayan City, ya!

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Muslim New Zealand Ditembaki, Fahri Hamzah: Islamophobia Bahayakan Masa Depan Umat Manusia

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghentikan kebencian terhadap sesama, agar tidak ada lagi korban berjatuhan seperti yang dialami puluhan umat muslim New Zealand, yang dibantai secara keji pada Jumat (15/3) kemarin.

“Sejak kemarin, kita membersamai luka yang dalam, saudara-saudara kita Muslim New Zealand yang mengalami pembantaian secara kejam. Pembantaian itu betul-betul biadab, dan tidak berprikemanusiaan,” kata Fahri Hamzah dalam pesan singkatnya yang diterima wartawan, Sabtu (16/2/2019).

Inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu juga mengingatkan bahwa ideologi Islamophobia berbahaya bagi masa depan umat manusia. Karenanya, dia mengajak seluruh elemen masayarat menghentikan kebencian kepada sesama agar tiada korban selanjutnya.

“Pelaku itu adalah Islamophobia. Karena itu, aparat setempat harus menindak tegas atas perbuatanya tersebut,” kata Fahri yang juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa pembantaian di dua masjid di New Zealand, dan berharap keluarga korban diberi ketabahan.

Untuk diketahui, korban tewas dalam penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, New Zealand, sebanyak 49 orang. Kepolisian Selandia Baru menyebut penembakan brutal itu “direncanakan sangat matang”. Pelaku melakukan penembakan sambil live streaming atau menyiarkan secara langsung melalui gawainya.

Empat orang yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita, telah ditangkap otoritas setempat terkait pembantaian ini. Identitas keempatnya belum diungkap ke publik.

Dalam konferensi pers, Bush menyatakan baru satu orang yang dijerat dakwaan pembunuhan terkait penembakan brutal ini.

KPU Disarankan Gelar Debat Terakhir Tak Berdekatan Masa Tenang

Liputan6.com, Jakarta – Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Hamdi Muluk, memberikan saran agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menggelar debat capres terakhir berdekatan dengan masa tenang Pilpres 2019.

Diketahui, debat kelima jatuh di hari terakhir pelaksanaan kampanye. Yakni dijadwalkan tanggal 13 April 2019.

“Saran saya majukan saja dua sampai tiga hari sebelum masa tenang,” ucap Hamdi di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Dia menilai KPU tak bijak jika debat terakhir dilakukan pada 13 April 2019. Pasalnya, seolah meniadakan hakikat debat.

Menurut Hamdi, hakikat debat bukan hanya ruang bagi pasangan calon berdebat. Akan tetapi, publik juga memiliki hak yang sama untuk memperdebatkan gagasan yang disampaikan paslon dalam debat.

“Hakikat debat itu di mana-mana selalu ada yang namanya pasca debat. Jadi yang berdebat bukan hanya calon itu, publik juga diajak berdebat. Jadi materi debat semalam itu bisa menjadi perbincangan satu atau dua hari dari publik,” ungkap Hamdi.

Sehingga, ia menilai publik tidak akan bisa memperdebatkan gagasan paslon secara optimal jika sehari setelah debat sudah masuk ke dalam masa tenang, dimana tidak ada boleh ada hal yang berkaitan dengan kampanye.

“Nah kalau minggu tenang kan berarti tidak boleh ada lagi kegiatan yang ditafsirkan berkaitan dengan kampanye kan, semua harus tenang kira-kira begitu, tidak ada lagi pemberitaan mengenai debat, jelasnya.

Meski demikian, dia enggan memastikan perdebatan pascadebat capres akan mempengaruhi elektabilitas paslon. Dirinya hanya menegaskan KPU tidak boleh menghilangkan esensi demokrasi yang seharusnya terjadi pascadebat.

“Jadi solusinya mundurkan saja agar tidak mengurangi partisipasi publik,” pungkasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Gerakan #BersihkanIndonesia menitipkan pertanyaan untuk Debat Capres ke-2. Mereka ingin capres dan cawapres berkomitmen mengembengkan energi bersih dan terbarukan.