Jual Saham demi Pilpres 2019, Berapa Kekayaan Sandiaga Uno?

Liputan6.com, Jakarta – Sandiaga Uno tercatat makin kaya saat ia maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2. Berdasarkan laporan resmi KPK, kekayaannya meningkat dari sebelum maju sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menurut data Liputan6.com, harta Sandiaga Uno sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp 3,8 triliun dan USD 10,3 juta. Harta itu terdiri atas bangunan dan surat-surat berharga.

Baru sekitar 10 bulan menjabat di Balai Kota, Sandiaga Uno langsung maju sebagai cawapres. Pada laporan ke KPK per Agustus 2018, harta Sandiaga sudah bertambah menjadi Rp 5 triliun.

Pada laporan ke KPK tersebut, surat berharga milik Sandi tercatat naik dari Rp 3,7 triliun menjadi Rp 4,7 triliun. 

Harta Sandiaga juga sudah termasuk asetnya di luar negeri, seperti di New York dan Boston yang masing-masing senilai Rp 33,2 miliar dan Rp 15,6 miliar.

Lebih lanjut, dua bulan setelah melaporkan kekayaan ke KPK, Sandiaga ternyata menjual jutaan sahamnya di Saratoga. Ini dia lakukan berkali-kali pada Oktober hingga Desember 2018.

Pada awal Oktober, ia menjual 51,4 juta saham senilai Rp 194 miliar. Masih di bulan yang sama, ia kembali melepas 30,1 juta saham (Rp 113,71 miliar).

Akhir November hingga awal Desember lalu, Sandiaga kembali melepas 41,8 juta saham (Rp 157,8 miliar), dan pada pertengahan Desember 17,05 juta saham (Rp 64,38 miliar).

Total harta Sandiaga yang dikonversi dari saham menjadi uang Rp 529 miliar. Ini menjadikan Sandiaga Uno sebagai sosok terkaya di kontestasi pilpres 2019, termasuk melewati Prabowo yang memiliki harta Rp 1,9 triliun.

2 dari 2 halaman

Jika Terpilih, Sandiaga Berjanji Tak Dongkrak Harga BBM Subsidi

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno berjanji tidak akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi apabila dirinya terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Dia menyebut, kepentingan rakyat kecil masih menjadi prioritas besar bagi pasangan Prabowo-Sandi.

“Kenaikan BBM (subsidi) pasti akan menambah dan membuat ekonomi mereka sulit. Jadi kebijakan kami seandainya kami diberikan amanah oleh Allah, dipilih oleh rakyat, kita akan pastikan bahwa masyarakat tidak akan terbebebani dengan harga BBM yang tinggi,” kata Sandiaga saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat, 1 Februari 2019. 

Persoalan yang selama ini terjadi adalah subsidi BBM banyak tidak tepat sasaran. Justru kebanyakan masyarakat menengah dan kelas atas masih kerap merasakan subsidi tersebut. “Banyak masyarakat yang sebetulnya tdak perlu disubsidi menikmati subsidi tersebut,” imbuhnya.

Dengan demikian, apabila dirinya terpilih, salah satu menjadi fokus utamanya adalah menerapkan sistem kartu identitas tunggal atau single identity card (SID). Sehingga, dengan teknologi tersebut mampu menyasar masyarakat lebih tepat lagi.

“Dengan adanya SID kita akan bisa menembak langsung seperti di Jakarta dengan program KJP plus, dengan program-program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh DKI itu bisa tepat sasaran karena kami punya datanya, dan ini yang nanti harus menjadi utama dari Prabowo-Sandi,” katanya.

Putra Bocah Penjual Cilok di Mata Guru: Si Anak Ceria yang Tak Pernah Mengeluh

JakartaMuhammad Saputra atau Putra (12) sempat sering membolos sekolah karena berjualan cilok. Beruntung guru-guru memberikan dukungan sehingga Putra kini bisa bersekolah sambil berjualan.

detikcom menemui Pati Fitriani, wali kelas 3A SDN Jurangmangu Timur 01, Jalan H Sarmili, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (15/2). Kabar Putra berjualan diketahui para guru sejak mengetahui Putra sering tidak masuk sekolah.

“Ada yang bilang, ‘kayanya Putra jualan deh’ di grup sekolah, grup kelas kami, kalau Putra berjualan di sekitar,” kata Pati.

Selama berjualan di luar, Putra sering membolos bahkan hingga berhari-hari tidak masuk kelas. “Seminggu itu tiga kali aja masuknya, kadang dua kali,” imbuh Pati.

Kepala sekolah SDN Jurangmangu 01 juga akhirnya mengetahui hal ini setelah kisah Putra viral di media sosial. Akhirnya, pihak sekolah pun mengizinkan Putra untuk berjualan di sekolah.

“Setelah itu dia masuk dan saya tanya, ‘Putra kamu jualan?’, terus dia jawab, ‘Iya, harus membantu kakak untuk jualan’. Setelah viral seperti itu, kepala sekolah saya mendengar. Kemudian, ya sudah, memberikan keputusan untuk mengizinkan Putra berjualan di sekolah agar dia masuk setiap hari,” sambungnya.

Jualan di Sekolah

Pati mengetahui Putra sempat dibiayai oleh orang tua asuh. Namun dua bulan belakangan ini Putra tidak lagi dibantu oleh orang tua asuhnya itu, sehingga terpaksa harus berjualan cilok.

“Iya, awal masuk itu udah oleh seperti orang tua asuh begitu. Lalu saat berjalan pembelajaran, jarang masuk lagi. Mungkin sudah tidak diasuh sama orang tua asuh, makanya dia harus berjual. Tadinya jualannya pagi, mungkin karena capek atau apa jadinya dia tidak sekolah,” terangnya.

Pihak sekolah merasa prihatin dengan keadaan Putra. “Ya, saya miris melihatnya. Anak sekecil itu harus menanggung beban keluarganya. Memang sebenarnya, Putra itu tidak layak untuk berjualan. Karena kan tugasnya dia itu untuk belajar,” katanya.

“Sebagai pihak sekolah, ya, mengimbau agar orang tuanya atau orang yang mengasuh Putra itu lebih memperhatikan Putra lagi dalam masalah pendidikannya. Karena ini penting buat Putra. Karena Putra kan masih usia-usia belajar, usia sekolah. Sepatutnya tidak diberi pekerjaan yang berat seperti ini,” tambahnya

Selain para guru, Putra juga mendapat dukungan dari teman-temannya. Teman-temannya yang merasa kasihan dengan kondisi itu membantunya dengan membeli jajan cilok yang dijual Putra.

“Mereka antusias untuk membantu. Karena mereka melihat, mereka udah tahu kan Putra seperti apa, ‘Ya udah kita beli semua dagangannya’, ‘Jajannya di Putra aja’, gitu,” sambungnya.

Anak Ceria

Di kelasnya, Putra termasuk salah satu murid yang ceria. Meski kondisinya susah, Putra tidak pernah bersedih. Putra tidak segan-segan menceritakan yang dialaminya kepada gurunya.

“Dia yang anak sangat ceria ya. Dia tuh ga pernah menunjukkan sedih atau sedang menderita atau gimana gitu. Dia tuh sekolah dengan keceriaan-keceriaan yang dibawa. Jadi, suka cerita tentang apapun. ‘Bu, hari ini aku ketemu sama Mas Dika’, ‘Mas Dika itu siapa?’, ‘Itu orang yang bantu aku, di tokonya, aku dibantu’. Kemudian dibeliin ini dibeliin itu. Suka bercerita tentang semuanya gitu,” terangnya.

Putra juga sangat dekat dengan para guru. Putra sering diminta untuk mengambilkan pesanan bawang goreng ke tetangganya. Dia mendapat upah dari penjual bawang goreng Rp 20 ribu untuk sekali pesanan.

Kurang Berprestasi

Hanya saja, Putra mengalami sedikit masalah dalam sekolahnya. Di sekolah, Putra kurang berprestasi karena jarang masuk sekolah. Guru khawatir Putra semakin tertinggal karena sering meninggalkan sekolah.

“Jadi dia kan tidak begitu pandai, maksudnya, bukan begitu, bahkan tertinggal jauh. Karena dia kan jarang masuk. Jadi karena pengaruh tidak pernah masuk. Jadi dia ketinggalan pelajaran. Mungkin kita mau ubah lagi, biar dia rajin belajar,” sambungnya.

Apalagi, Putra saat ini sudah yatim piatu. Guru khawatir, Putra tidak ada yang mengingatkan dalam hal urusan pelajaran di sekolah.

“Ya, mungkin bukan hanya dagangnya ya. Mungkin di sana, anak sekecil itu kan perlu ditanya, ada PR tidak, ada yang bantu PR-nya tidak. Mungkin dari pihak keluarga hanya menyuruh-nyuruh Putra untuk berjualan tanpa memikirkan Putra-nya harus seperti apa gitu lho. Sebenarnya kalau kakaknya lebih perhatian atau memang ada orang yang mau membantu Putra, orang tua asuh yang lebih memperhatikan pendidikan Putra, itu lebih baik bagi Putra,” paparnya.
(mei/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jenguk Ahmad Dhani, Sandiaga: Saya Bawa Secercah Harapan Keadilan

Liputan6.com, Sidoarjo – Cawapres Sandiaga Uno menyempatkan diri menjenguk terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik ujaran Idiot, Ahmad Dhani Prasetyo di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya, Medaeng Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019).

Setiba di rutan Medaeng, Cawapres nomor urut 02 ini disambut puluhan pengunjung yang ingin berswafoto. Beberapa orang mendapatkan kesempatan tersebut, tapi banyak juga yang terhalang oleh keamanan.

“Bang Sandi, Bang Sandi,” teriak beberapa orang yang berharap mendapat kesempatan selfie bersama Sandiaga Uno.

Tak banyak kata yang terucap saat Sandiaga Uno hendak masuk ke dalam rutan Medaeng. “Nanti saja ya setelah saya ketemu sama Mas Dhani,” kata Sandi sambil berjalan menuju Rutan Medaeng.

Saat keluar dari rutan Medaeng, Sandiaga Uno menyampaikan bahwa dirinya tidak membawakan sesuatu apa pun saat menjenguk Ahmad Dhani.

“Tidak bawa apa-apa, karena diimbau untuk tidak membawa apa-apa ke sini. Akan tetapi saya membawa harapan Insyaallah, hukum dibawa Prabowo – Sandi lebih adil lagi,” ucapnya.

Sandiaga berharap, proses hukum yang dijalani Ahmad Dhani bisa berlangsung dengan penuh keadilan.

“Yang perlu kita soroti ada proses keadilan hukum. Tidak tebang pilih, tidak tajam ke satu sisi dan tumpul ke sisi yang lain. Hukum itu tidak digunakan untuk memukul lawan, akan tetapi memihak kepada kawan. Itu harapan kita,” ujar Sandiaga.

2 dari 2 halaman

Dhani Banyak Tersenyum

Selama menjalani proses penahan, Ahmad Dhani didoakan agar selalu diberikan kesehatan dan ketabahan.

“Insya Allah beliau diberikan kesehatan. Beliau diberikan ketabahan. Karena tentunya menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum ini membutuhkan mental yang sangat kuat,” ucapnya.

Sandiaga juga menyampaikan bahwa Ahmad Dhani benar-benar menjalani perkara ini dengan senyuman.

“Mas Dhani lebih banyak tersenyum. Kita ngobrol beberapa menit, senyum beliau ber menit-menit,” katanya.

Selama pertemuan 15 menit, tambah Sandi, Ahmad Dhani banyak senyum. “Lima belas menit pertemuan, senyumnya 14 menit,” ucapnya.

Dalam pertemuan, tidak ada pesan yang disampaikan Ahmad Dhani ke Sandiaga. Baik pesan pribadi maupun politik. “Kita hanya ngobrol biasa,” ujarnya.

Sandiaga juga mengaku prihatin melihat kondisi Ahmad Dhani yang mendekam di rutan Medaeng. Sebab, kata dia, ruangan penjara itu sudah melebihi kapasitas atau over capasity.

“Yang perlu kita soroti adalah over capacity. Ibarat kapal, kapal yang hanya bisa mengirim 100 penumpang sekarang diisi lebih dari 500 penumpang,” katanya.

Menurutnya, saking penuhnya rutan itu, para tahanan harus tidur berdesak-desakan. “Berarti ini akan mengakibatkan kapal ini kecelakaan, karam mungkin berakibat banyak sekali masyarakat yang akan kehilangan sanak saudaranya karena keadaan di dalam lapas sendiri sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Ahmad Dhani resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur. Penetapan tersangka itu terkait dengan ucapan “idiot” yang dilontarkannya kepada warga Jawa Timur yang menolaknya dalam kampanye #2019GantiPresiden.

Dalam kasus ini, Ahmad Dhani dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Khofifah-Emil hingga 2 Eks Kapolri Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Jakarta – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, kembali kedatangan tamu yang membesuknya di Singapura. Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak ikut membesuk Ani.

Berdasarkan laporan Koresponden CNN Indonesia Rivana Pratiwi di National University Hospital (NUH), Sabtu (16/2/2019), Khofifah-Emil datang menjenguk bersamaan. Keduanya berbincang dengan Ani lewat sambungan video call.

“Alhamdulillah saya dan Mas Emil saya rasa diberi kesempatan yang sangat baik, kami bisa videocall, dan saya melihat Bu Ani wajahnya fresh dan menurut saya beliau tetap jernih,” kata Khofifah.


Khofifah mendoakan Ani Yudhoyono segera sembuh dari sakit kanker darah. Sementara itu, Emil Dardak mengaku perasaannya campur aduk saat tahu Ani Yudhoyono sakit kanker darah ketika dia dan Khofifah hendak dilantik Presiden Joko Widodo.

“Terus terang perasaan agak campur aduk pas pelantikan karena kita saya denger itu kabar persis waktu mau berangkat dari hotel ke Istana. Biar bagaimanapun saya juga punya nostalgia saat nganterin ayah saya dilantik Pak SBY tahun 2009,” jelas Emil.

“Tentunya tadi melihat Pak SBY yang sangat berusaha tabah,” imbuh Emil

Selain Khofifah dan Emil, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Timur Pradopo dan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman juga menjenguk Bu Ani Yudhoyono.
(gbr/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BPN Respons Fabby Tumiwa yang Bantah Masuk Tim Ahli Prabowo

Jakarta – Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dradjad Wibowo, merespons ucapan Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa. Dia menyatakan melihat nama Fabby di daftar panelis.

“Kemarin waktu melihat di meja panelis ada nama Fabby, saya sempat menoleh sekeliling, apa Fabby sudah hadir. Ternyata hingga acara dimulai, yang bersangkutan tidak hadir,” kata Dradjad kepada detikcom, Sabtu (16/2/2019).

Dia mengaku tak tahu seberapa intensif komunikasi antara Direktur materi dan debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, dengan Fabby terkait isu energi. Menurutnya, Sudirman dan Fabby cukup dekat.

“Saya tidak tahu seberapa intensif komunikasi dia dengan Mas Sudirman Said tentang materi di bidang energi. Saya hanya tahu bahwa mereka berdua saling mengenal cukup dekat,” ujarnya.
Dradjad pun menjelaskan proses penyampaian undangan terhadap dirinya hingga konfirmasi kehadiran. Dia menyatakan tak tahu proses hingga nama Fabby masuk daftar panelis dalam acara tersebut.

“Maksudnya Faby tidak hadir? Memang tidak hadir. Tapi soalnya namanya ada dalam list, saya tidak tahu. Proses konfirmasi kehadirannya kan teliti sekali, kalau melihat yang saya alami,” ucap Dradjad.

Adapun daftar panelis yang dimaksud adalah terkait Pidato Kebangsaan capres Prabowo Subianto di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (15/2). Kegiatan itu disebut melibatkan puluhan panelis.

Dradjad yang hadir dan menjadi salah satu panelis menjelaskan para panelis akan ikut serta menyampaikan pendapatnya soal tema pidato kebangsaan kali ini, yakni ‘Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan, dan Air’. “Setelah kami menyampaikan pendapat dan pandangan, baru Pak Prabowo pidato,” ujar Dradjad di di Po Hotel, Semarang, Jateng.

Nah, dalam daftar nama panelis untuk pidato itulah nama Fabby tertera. Dia masuk dalam daftar panelis bidang lingkungan hidup.

Fabby pun angkat bicara soal namanya yang masuk dalam daftar panelis itu. Dia menyatakan tak tergabung dalam tim ahli untuk Prabowo-Sandiaga ataupun Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun, dia tak menampik kerap memberi masukan untuk isu energi ke tim Prabowo. Masukan juga disebutnya kerap diberikan untuk tim Jokowi-Ma’ruf.

Terkait Pidato Kebangsaan Prabowo di Semarang itu, Fabby menyatakan dirinya tak hadir. Dia mengaku ada kegiatan lain saat acara itu berlangsung.

“Saya memberikan masukan ke 01 maupun 02 ya. Lalu memang saya itu sebenarnya di undang di acara tadinya mau ada rencana seminar di tanggal 14 Februari kemarin di Jakarta. Saya diundangnya untuk berbicara di seminar soal energi itu. Lalu, beberapa hari yang lalu saya baru tahu bahwa acaranya tidak jadi di Jakarta tapi dipindah ke Semarang lalu dibarengi dengan pidato politik Pak Prabowo. Saya karena konteks sebagai pembicara seminar, ya saya berpikir itu masih bagian dari itu. Tapi karena diselenggarakannya hari Jumat siang di Semarang, kebetulan di waktu yang sama saya sudah punya komitmen lain. Jadi saya tidak hadir di acara itu, yang di Semarang saya tidak hadir,” ucap Fabby kepada detikcom, Sabtu (16/2).

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
(haf/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Prihatin Lihat Kondisi Ahmad Dhani di Lapas Medaeng

Liputan6.com, Surabaya – Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menjenguk Ahmad Dhani di Lapas Kelas I Surabaya Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019). 

Sandiaga langsung masuk ke lapas untuk bertemu Dhani yang sudah 10 di penjara Medaeng setelah dipindahkan dari Cipinang beberapa waktu lalu. 

Selama 15 menit berada di dalam lapas, Sandiaga mengaku menyatakan keprihatinannya pada pentolan grup band Dewa 19 itu. 

“Kami prihatin keadaan beliau dan Alhamdulillah hari ini senyum, jadi hadapi dengan senyuman betul- betul dilakukan. Dhani memiliki spirit sangat postitif dan memyampaikan kondisinya sehat- sehat saja,” ungkap cawapres nomor urut 1 ini. 

Kepada Sandi, Dhani mengaku diperlakukan dengan baik. Suami Mulan Jameela ini menitipkan salam kepada teman-teman seperjuangan.

“Insya Allah, berliau diberikan kesehatan dan ketabahan. Karena tentunya menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum. Ini membutuhkan mental yang sangat kuat,” jelas Sandi. 

2 dari 3 halaman

Kapasitas Lapas Medaeng

Selain menjenguk Dhani, Sandiaga juga menyoroti kapasitas Lapas Medaeng. Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini ingin pengelolaan lapas lebih baik.

“Di sini kapasitasnya hanya 700 napi, tapi ada 2.900 napi di sini. Delapan puluh persen lebih napi narkoba. Ini mesti jadi catatan kita. Dan ini bukan hanya terjadi di Medaeng, tapi di seluruh Lembaga Pemasyarakatan di negeri ini. Kita negara darurat narkoba,” jelas Sandi.

Sandi pun berharap proses hukum Ahmad Dhani berlangsung adil, tidak tebang pilih dan tidak tajam ke satu sisi.

“Hukum itu tidak digunakan untuk memukul lawan, tapi memihak kepada kawan. Hukum itu harus adil tanpa pandang bulu. Itu harapan kita. Insya Allah, hukum di bawah kepemimpinan Prabowo Sandi, lebih adil lagi,” tutup Sandiaga Uno.


Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi Tegaskan Tak Tersinggung Cuitan ‘Presiden Baru’ CEO Bukalapak

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak tersinggung atas cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebut ‘Presiden baru’. Dia menyatakan tak marah ke Zaky.

“Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa terhadap Mas Zaky. Sudah tiap hari ketemu,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Hal ini disampaikan Jokowi setelah bertemu Zaky pada pagi ini. Jokowi menegaskan, mendukung penuh kreativitas anak muda Indonesia, termasuk Zaky. Apalagi, Bukalapak menjadi salah satu Unicorn di Indonesia.
“Kita ini, kita semuanya ini harus mendorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, yang memiliki kreativitas. Kita juga ingin mendorong UMKM kita dari offline supaya masuk ke marketplace, online system,” kata Jokowi.

“Sehingga lagi kita harus juga mendorong unicorn-unicorn Indonesia agar juga memiliki ruang untuk berkompetisi dengan negara-negara lain,” imbuhnya.

Inti cuitan Zaky mengenai ‘Presiden baru’ karena ia menyinggung bujet riset dan pengembangan (R&D) Indonesia. Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika bujet R&D Indonesia masih USD 2 miliar yang dinilainya rendah dibanding negara lain.

Cuitan Zaky itu sebenarnya sudah dihapus. Namun karena sudah terlanjur viral, muncul pula gerakan tagar uninstallbukalapak di lini masa Twitter.

Jokowi pun enggan cuitan Zaky tersebut jadi polemik. “Tadi kan sudah saya sampaikan. Kita harus bersikap bijak dan matang dalam bertindak,” kata Jokowi.
(dkp/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Hentikan Gerakan Uninstall Bukalapak

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh pihak untuk menghentikan gerakan uninstall Bukalapak.com. Menurut dia, masyarakat justru harus mendorong anak-anak muda yang memiliki kreativitas dan inovasi.

Hal ini dikatakan Jokowi usai bertemu CEO Bukapalak Achmad Zaky di Istana Merdeka Jakarta, Sabtu (16/2/2019). Gerakan #UninstallBukalapak ini muncul dan menjadi trending di Twitter, usai Zaky menyinggung ‘presiden baru’ saat membahas revolusi industri 4.0.

“Kita harus bijak dalam bersikap, matang dalam bersikap dalam setiap peristiwa apapun. Sebab itu saya ajak hari ini untuk hentikan, untuk setop (gerakan) uninstall Bukalapak. Karena kita harus dorong anak-anak muda yang memiliki inovasi dan kreativitas untuk maju,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak marah kepada Zaky terkait cuitannya yang ramai diperbincangkan. Jokowi pun mengajak agar semua pihak dewasa dalam bersikap.

“Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa terhadap Mas Zaky. Sudah tiap hari ketemu,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Minta Maaf

Sebelumnya, CEO Bukalapak Achmad Zaky menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu (16/2/2019). Zaky mengaku, secara pribadi meminta maaf kepada Jokowi serta meluruskan cuitannya tentang ‘presiden baru’ dalam pertemuan itu.

“Tadi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yang sudah meluangkan waktunya untuk bertemu dengan saya mengundang saya. Secara pribadi, saya tadi mengucapkan minta maaf kepada bapak dan meluruskan juga yang kemarin,” kata Zaky usai bertemi Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (16/2/3019).

Pertemuan antara CEO Bukalapak itu dan Jokowi berlangsung terutup dari awak media. Jokowi turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Teten Masduki.

Menurut Zaky, dalam pertemuan itu, dirinya bersama Jokowi juga membahas tentang rancangan pemerintah membuat Indonesia maju. Menurut dia, pemerintah telah memiliki rencana untuk membuat Indonesia maju dengan berbasis inovasi.

“Kita akan support juga dan komitmen juga dari sisi Bukalapak. Poinnya adalah bagaimana membuat Indonesia maju,” ucap CEO Bukalapak Achmad Zaky.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Kondisi Rutan Medaeng Over Kapasitas Disorot Cawapres Sandiaga

Sidoarjo – Cawapres Sandiaga Uno membesuk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng. Sandi menyoroti kapasitas rutan klas I tersebut. Sebab, kapasitan Rutan Medaeng dihuni 700 orang, padahal saat ini dihuni 2.900 orang. Apalagi, 80 persen tahanan kasus narkoba.

“Yang perlu kita soroti adalah over kapasity. Di sini kapasitasnya hanya 700, tapi 2.900 yang menempati lembaga pemasyarakat ini. Dan 80 persen lebih dihuni oleh pengguna narkoba,” kata Sandi usai menjeguk Dhani di Rutan Medaeng, Sabtu (16/2/2019).

Over kapasitas lembaga pemasyakatan ini, jelas dia, menjadi catatan tim Prabowo-Sandi. Menurutnya situasi tersebut hampir terjadi di seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia.


“Ini menjadi catatan kita. Ini sudah terjadi di lembaga pemasyarakatan yang sudah dibanjiri para napi yang terkena kasus narkoba dan menjadi pengguna. Kita sudah menjadi narkostate. Negara yang darurat terhadap narkoba. Karena mau dibangun beberapa pun juga kapasitasnya kalau jumlah narkoba meningkat seperti ini, tentu akan membludak,” ungkap Sandi.

Membludaknya tahanan, Sandi mengibaratkan sebuah kapal jika dihuni banyak penumpang akan tenggelam dan karam.

“Ibarat kapal yang kapasitasnya 100 penumpang, ini diisi lebih dari 500 penumpang, berarti ini akan bisa mengakibatkan kapal kecelakaan, karam. Mungkin bisa mengakibatkan masyarakat akan kehilangan sanak saudaranya, sangat memprihatinkan,” jelas Sandi.

Sementara itu saat ditanya apakah melakukan kampanye ke penghuni rutan, Sandi mengaku hanya bertemu Dhani.

“Saya tidak kampanye, tadi hanya ketemu Mas Ahmad Dhani saja,” tandasnya sambil berlalu.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kampanye di Jatim, Sandi Sempatkan Besuk Ahmad Dhani

Sidoarjo – 10 Hari menginap di Rutan Medaeng karena kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo mendapat kunjungan dari Sandiaga Uno.

Cawapres nomor urut 02 itu tiba di Rutan Medaeng sekitar pukul 09.40 WIB, Sabtu (16/2/2019).

Dengan memakai kaus warna biru dan bercelana krem, Sandi juga menyapa pengunjung rutan. Sesekali Sandi menerima ajak swafoto dari pengunjung.
Saat ditanya terkait kunjungannya di tengah kesibukan berkampanye di Jatim, Sandi hanya tersenyum kepada wartawan.
“Nanti saja mas setelah keluar besuk,” kata Sandi kepada wartawan usai turun dari mobil, Jumat (16/2/2019).

Dari pantauan detikcom, para pengunjung juga terlihat mengapresiasi kedatangan Sandi. Mereka menyebut-nyebut nama cawapres Prabowo tersebut.

“Mas Sandi..Mas Sandi,” teriak pengunjung yang disambut lambaian tangan Sandi.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>