Ma’ruf Amin: Politik Genderuwo Itu Menakut-nakuti

Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin, turut bicara soal politik genderuwo seperti yang diungkapkan Joko Widodo (Jokowi). Ma’ruf mengatakan politik genderuwo hanya memunculkan rasa takut.

“Maksudnya itu, kata Pak Jokowi, dalam membangun komunikasi politik, jangan menakut-nakuti. Kalau menakut-nakuti, itu seperti genderuwo. Itu ungkapannya bukan (membangun) optimisme, tetapi rasa takut,” ujar Ma’ruf Amin di Rumah Aspirasi .

Sepakat dengan Jokowi, menurut Ma’ruf ada kelompok yang melakukan praktik politik untuk menebarkan ketakutan. Ma’ruf berpendapat praktik seperti ini mesti diungkapkan agar tak ada lagi politikus yang hanya bisa membuat masyarakat resah dan pesimis.

“Itu bagus, memberikan semangat kepada kita dan menambah upaya lebih besar lagi,” ujar Ketua Umum MUI ini.

Sebelumnya, Jokowi bicara soal politik genderuwo. Politik yang dimaksudnya yakni cara-cara berpolitik yang menggunakan propaganda yang menakut-nakuti. Politik semacam ini juga menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

“Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran. Setelah takut, yang kedua membuat sebuah ketidakpastian. Masyarakat menjadi, memang digiring untuk ke sana. Dan yang ketiga menjadi ragu-ragu masyarakat, benar nggak ya, benar nggak ya,” kata Jokowi saat berpidato dalam acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018).

“Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masa masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar, kan? Itu sering saya sampaikan, itu namanya ‘politik genderuwo’, nakut-nakuti,” lanjut Jokowi.
(jbr/fdn) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *