Solskjaer Bersiap Ikuti Wawancara Jadi Manajer MU

Jakarta Ole Gunnar Solskjaer semakin siap untuk manajer permanen di Manchester United (MU). Ini seiring namanya semakin difavoritkan untuk mendapat kontrak permanen di klub tersebut.

“Saya tahu kalau kontrak saya di MU akan berakhir pada musim panas nanti. Saya belum punya rencana apa pun setelah kontrak saya berakhir,” ujar Solskjaer.

“Saat ini, saya bekerja seperti masih akan menjadi manajer klub pada musim mendatang. Saya juga masih menempatkan diri saya sebagai manajer klub untuk lima hingga 10 tahun mendatang.”

“Saya sudah menyiapkan materi wawancara jika dipanggil manajemen klub pada musim panas nanti.”

“Bukan saya yang menentukan posisi manajer klub, tetapi manajemen yang akan mengambil keputusan. Satu hal yang pasti, saya seperti sudah merasa di rumah setelah kembali ke Manchester United,” ungkap Solskjaer.

Saat ini, Solskjaer hanya berstatus sebagai manajer interim. Ia hanya diikat hingga akhir musim 2018-19 setelah ditunjuk sebagai pengganti Jose Mourinho.

Namun, Solskjaer membuat MU kompetitif dan sedang bersaing untuk finis di posisi empat besar Premier League.

Manajer Liverpool: Salah Tak Punya Masalah Kepercayaan Diri

(AFP/Oli Scarff)

Klopp mengaku kesal dengan kritik terhadap lini depan timnya.

“Kami mencetak lima gol pada dua minggu lalu melawan Watford, dan kemudian kami tidak mencetak gol melawan Everton dan semua orang bertanya kepada saya tentang susunan pemain yang lebih ofensif! Lain kali ketika kami tidak mencetak gol, saya pikir Anda akan bertanya lagi.”

“Kami tidak memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Kami tidak memiliki masalah setelah pertandingan lawan Everton. Anda tidak harus berpikir bahwa semua yang Anda tulis mempengaruhi kami. Sebagian besar hal tidak menarik bagi kami! Anda membuat keributan jika kami mencetak lima gol, maka kami adalah tim terbaik di dunia, dan ketika kami gagal mencetak gol, maka kami memiliki masalah ofensif,”  Klopp menambahkan.

Dukungan Agar Solskjaer Jadi Manajer Permanen MU Terus Mengalir

Di luar dugaan, MU keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Walau agregat menunjukkan skor imbang 3-3, Setan Merah tetap dinyatakan lolos ke babak perempat final lantaran unggul dari segi agresifitas gol tandang.

Comeback luar biasa itu lalu mengundang decak kagum dari banyak kalangan, termasuk juga Giggs. Pria yang kini sedang menukangi Timnas Wales tersebut sampai mendukung Solskjaer bertahan karena telah membawa hasil-hasil positif kembali ke bekas klubnya itu.

“Ini fantastis,” tutur Giggs di Johannesburg, Afrika Selatan, dikutip dari Goal. “Tak ada yang memimpikan cara bemain tim seperti ini sejak dia mengambil alih,” sambungnya.

“Hasilnya, hanya ada kekalahan atas PSG, yang bisa saja terjadi. Sejauh ini, dia telah melawan Liverpool, Chelsea, Tottenham, dan Arsenal dan dia tak terkalahkan di laga-laga tersebut. Jadi, apa yang ia lakukan pada rentang waktu yang pendek ini luar biasa,” lanjutnya.

Alasan Manajer Arsenal Geser Mkhitaryan Jadi Bek Kanan

Arsenal sendiri pada laga tersebut mampu unggul cepat pada menit keempat lewat gol Alex Iwobi. Namun setelah kartu merah Sokratis Papastathopoulos pada menit ke-41 membuat The Gunners goyah. Tiga gol balasan dicetak oleh tuan rumah Rennes lewat gol Benjamin Bourigeaud, bunuh diri Nacho Monreal dan gol dari Mehdi Zeffane.

“Pertama-tama dan alasan utama karena kami datang setelah laga terakhir di Southampton dengan performa yang sangat bagus dengan bek sayap seperti ini. Dan setelah kartu merah, pertama yang saya inginkan adalah untuk menjaga posisi dengan para pemain ini karena di babak kedua kami perlu pemain fresh untuk membantu lebih dalam momen ofensif, memaksimalkan peluang dan memberi opsi,” terangnya.

“Kami benar-benar tak menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol kedua, tapi saya pikir Micky sudah bekerja sangat baik dan dengan sebuah performa yang bagus. Saya pikir ini tak jadi masalah bagi Micki dan sebagai contoh, 40-50 menit dia bermain sebagai bek kanan, dia bermain baik,” lanjutnya.

Bukan Lukaku, Manajer MU Sanjung Fred Setinggi Langit

Liputan6.com, Manchester – Ole Gunnar Solskjaer memuji gelandang MU, Fred dalam kemenangan lawan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dinihari WIB tadi. Ia menyebut Fred tampil sempurna untuk menjadi jenderal lapangan Setan Merah.

Fred sebenarnya tak menjadi pilihan utama sejak Solskjaer menangani MU. Namun banyaknya pemain yang cedera membuat Fred menjadi starter di markas PSG.

Rupanya penampilan Fred selama 90 menit tak mengecewakan Solskjaer. Apalagi ia mampu berduet dengan pemain muda MU, Scott McTominay meredam lini tengah tuan rumah.

“Saya pikir Fred membuat terobosan besar dalam laga ini. Dia menunjukkan karakter pemain Brasil, saat mendapat bola tidak ada rasa takut dan ragu,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchester Evening News.

“Fred dan McTominay bekerja sangat fantastis. Keduanya menekan Marquinhos dan Marco Verrati sangat tinggi di lapangan,” katanya menambahkan.


2 dari 3 halaman

Efektif

Fred bergabung ke MU tahun lalu. Ia dibeli dari Shakhtar Donetsk dengan harga 47 juta pound sterling.

Sejauh ini ia sudah bermain dalam 18 laga di semua kompetisi dan mencetak satu gol.

“Anda sekarang bisa lihat kenapa MU membelinya. Kami bermain dengan sistem yang biasa Fred gunakan di Shakhtar, dan itu terbukti efektif.”

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Champions

Hasil Liga Champions tadi malam:

PSG 1-3 MU

Porto 3-1 AS Roma

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Singkirkan PSG, Solskjaer Tak Otomatis Jadi Manajer Permanen MU

Liputan6.com, Manchester – MU mampu membuat kejutan dengan lolos ke perempat final Liga Champions musim ini. Namun Gary Neville menyebut prestasi itu tak membuat Ole Gunnar Solskjaer otomatis menjadi manajer permanen MU musim depan.

MU mampu lolos setelah menang 3-1 di markas PSG, Rabu (6/3/2019) atau Kamis dinihari WIB. Padahal pada leg pertama, MU kalah 0-2 di Old Trafford.

Tiga gol kemenangan MU dilesakkan oleh Romelu Lukaku (dua gol) dan Marcus Rashford. Sementara PSG membuat gol melalui Juan Bernat.

“Saya pikir hal itu tidak akan berdampak soal peluang Solskjaer jadi manajer. Lagipula dia tidak dalam tekanan dari fans atau direksi terkait performa di Liga Champions,” kata Neville seperti dilansir Manchester Evening News.

“Finis empat besar adalah prioritas MU saat ini. Jadi hasil di Liga Inggrislah yang menentukan masa depan Solskjaer di MU,” katanya menambahkan.


2 dari 3 halaman

Performa MU

Sejak ditangani Solskjaer penampilan MU cukup menawan. Dari 17 laga, MU meraih 14 kemenangan dan hanya sekali kalah.

Khusus di Liga Inggris, MU belum terkalahkan selama 11 laga di bawah Solskjaer.

“Tidak ada yang menyangka MU bisa singkirkan PSG. Namun saya pikir pertandingan melawan Arsenal akhir pekan nanti lebih penting.”

3 dari 3 halaman

Hasil

Hasil Liga Champions tadi malam:

PSG 1-3 MU

Porto 3-1 AS Roma

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Manajer MU Beri Kabar Buruk Soal Alexis Sanchez

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer memberikan kabar buruk soal kondisi Alexis Sanchez. Dia mengatakan Alexis bakal absen dalam waktu yang lama untuk MU karena mengalami cedera yang parah.

Alexis Sanchez sendiri belakangan ini menjadi pemain andalan Solskjaer. Sang winger mulai rutin bermain dalam beberapa minggu terakhir dikarenakan cedera yang dialami oleh Anthony Martial.

Namun pada akhir pekan kemarin, Sanchez juga mengalami cedera. Ia ditarik keluar di awal babak kedua saat MU menang dengan skor 3-2 lawan Southampton.

Dalam wawancaranya seusai laga itu, Solskjaer mengonfirmasi bahwa Sanchez masih butuh pemeriksaan yang lebih mendetail mengenai cedera tersebut. MU disebutnya harus siap kehilangan winger asal Chile ini untuk beberapa lama.

Seperti apa cedera yang dialami Alexis dan berapa lama absen di MU?



2 dari 3 halaman

Cedera Parah

Dalam konferensi persnya kemarin, Solskjaer mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan medis untuk Sanchez sudah keluar.

Ia menyebut bahwa winger Timnas Chile itu sepertinya akan menepi cukup lama untuk menyembuhkan cedera itu.

“Ya, sepertinya dia [Alexis] akan absen cukup lama dari tim kami,” ujar Solskjaer kepada situs resmi MU.

3 dari 3 halaman

Waktu Pemulihan

Solskjaer menyebut Sanchez mengalami cedera lutut yang cukup parah. Alhasil ia bisa absen sekitar hampir dua bulan untuk memulihkan cedera itu.

“Dia mengalami cedera lutut yang cukup parah. Jadi kami merasa dia akan absen sekitar empat sampai enam minggu.”

“Semoga saja dia bisa pulih lebih cepat.” tandasnya.

Solskjaer sendiri sudah menyiapkan pengganti Alexis Sanchez pada diri dua gelandang serang muda MU, Tahith Chong dan Angel Gomes.

Sumber: Bola.net

Skuat MU Satu Suara Dukung Solskjaer Jadi Manajer Permanen

Liputan6.com, Jakarta Peluang Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer permanen Manchester United (MU) semakin terbuka lebar. Selain sukses mendongkrak performa MU, pelatih asal Norwegia itu belakangan dikabarkan telah mendapat dukungan dari seluruh skuat Setan Merah. 

MUsendiri memang belum memiliki manajer permanen hingga saat ini. Mereka belum menemukan pengganti Jose Mourinho yang mereka pecat di bulan Desember yang lalu.

Saat ini kandidat terkuat manajer permanen MU adalah Solskjaer. Pelatih yang saat ini menjadi pelatih interim Manchester United dinilai sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam tiga bulan terakhir.

Dilansir The Telegraph, dukungan untuk Solskjaer terus mengalir dari berbagai sisi. Kali ini seluruh pemain Manchester United kabarnya satu suara mendukung Solskjaer menjadi manajer permanen MU.

Alasan pertama mengapa para pemain MU mendukung Solskjaer menjadi manajer permanen MU karena taktik yang ia terapkan sejauh ini tergolong ampuh.

Dalam tiga bulan terakhir, United mendapatkan rentetan hasil yang positif. Mereka hanya kalah satu kali dan imbang dua kali di mana sekitar 12 pertandingan sisanya berakhir dengan kemenangan.

Selain itu United juga dipuji karena permainan mereka yang ofensif dan atraktif, di mana mayoritas pemain MU menikmati gaya bermain seperti ini.


2 dari 2 halaman

Pendekatan Personal

Selain karena masalah taktik, para pemain MU mendukung Solskjaer karena sang pelatih memiliki pendekatan personal yang baik.

Semenjak Solskjaer mengambil alih tugas sebagai manajer MU, ia telah membuat peningkatan performa pada beberapa pemain MU. Sebut saja Paul Pogba, Anthony Martial, Marcus Rashford tampil semakin mentereng semenjak kedatangan sang pelatih.

Para pemain MU kabarnya nyaman dengan pendekatan personal yang dilakukan Solskjaer dan mereka antusias untuk dilatih oleh manajer asal Norwegia itu musim depan.

Manchester United saat ini menempati peringkat 4 klasemen sementara EPL, unggul satu poin dari Arsenal di peringkat 5.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:


Manajer Chelsea Puji Reaksi Positif Kepa

Jakarta Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, mengapresiasi reaksi positif yang diperlihatkan kiper Kepa Arrizabalaga saat laga kontra Fulham di Craven Cottage, Minggu (3/3/2019).

Sarri memutuskan kembali menurunkan Kepa dalam laga tandang Chelsea kontra Fulham yang berakhir dengan kemenangan 2-1. Keduanya sempat terlibat friksi pada final Piala Liga menghadapi Manchester City (24/2/2019). Sarri memuji sang kiper atas reaksi yang ia berikan.

“Kepa bermain sangat bagus, itu adalah keputusan yang normal. Dia membayarnya pada klub dan tim, sekarang situasi itu sudah ditutup. Tak ada cara lain, tapi saya rasa Kepa cukup jantan, dia mengerti dan bereaksi dengan sangat bagus,” ujar Sarri kepada Sky Sports.

“Saya berbicara dengannya sepanjang pekan, dia mengerti. Dia berlatih dengan sangat bagus, reaksinya hari ini sangat bagus. Saya kenal dia, dia sangat bagus. Dia membuat kesalahan, tapi sekarang sudah selesai,” imbuhnya.

Sarri dan Kepa sempat terlibat friksi setelah kiper asal Spanyol itu menolak ditarik keluar oleh Sarri jelang adu penalti dalam partai final Piala Liga versus Manchester City di Wembley Stadium.

Kedua pihak menyatakan hal tersebut hanya kesalahpahaman dan Kepa sudah dijatuhi hukuman denda oleh klub. Namun, Sarri memilih untuk tidak memainkan Kepa dalam laga menghadapi Tottenham Hotspur pada laga tengah pekan lalu (28/2/2019), atau pertandingan pertama setelah kasus pada laga final Piala Liga tersebut.

Kiper pengganti, Willy Caballero sejatinya tampil cukup apik ketika Chelsea mengalahkan Spurs 2-0. Namun, Sarri akhirnya kembali memberi kepercayaan terhadap Kepa. Manajer asal Italia itu percaya Kepa sudah menyadari kesalahannya dan layak untuk kembali dipercaya.

Manajer MU Jelaskan Kondisi Terkini Alexis Sanchez

Jakarta Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer berharap cedera Alexis Sanchez tidak parah. Alexis Sanchez, mengalami cedera lutut. 

Cedera itu didapatkan pemain timnas Chile itu saat MU menang 3-2 atas Southampton, dalam laga pekan ke-29 Premier League, di Old Trafford, Sabtu (2/3/2019).

Menghuni skuat inti, Alexis Sanchez harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-52. Posisi mantan winger Arsenal tersebut kemudian digantikan Diogo Dalot.

“Kami belum tahu. Dia mengalami cedera di lututnya. Mungkin ligamennya. Kami akan melakukan pemindaian besok (Minggu (3/3/2019)),” jelas Solskjaer.

“Semoga ini tidak akan terlalu buruk, tetapi kami tidak akan tahu sampai melakukan pemindaian. Tentu saja, kami harus menunggu sampai saat itu,” paparnya.

Bagi Alexis Sanchez, ini adalah cedera yang ketiga pada musim ini. Sebelumnya, dia juga mengalami cedera hamstring dan paha. Alhasil, Sanchez menepi selama 40 hari dan melewatkan 10 laga yang dimainkan MU.

Sumber: bola.com