Ridwan Kamil: 4 Juta Warga yang Tidak Pilih Jokowi, Sekarang Balik Kanan

Liputan6.com, Jakarta – Dewan Pengarah Teritorial Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu terus mengalami kenaikan.

Menurut pria yang biasa disapa Kang Emil ini, walau Jokowi kalah di Pilpres 2014 lalu, namun dia yakin, di Pilpres tahun ini, Jokowi mampu meraih suara besar di Jabar. 

Dia mengatakan, sejauh ini hasil survei mengindikasikan peraihan suara sudah hampir seimbang antara kedua paslon di Jawa Barat. Ridwan menyatakan, bahkan untuk beberapa survei sudah melebihi.

“Ini mengindikasikan berarti ada 4 jutaan warga yang dulu tidak memilih (Jokowi) sudah balik kanan. Meyakini kepada 01. Tentu keyakinannya harus kita buktikan secara faktual nanti di hari pencoblosan,” ujar Ridwan Kamis usai bertemu Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto di Bandung, Jumat, 22 Februari 2019.

Emil menilai, Jokowi-Ma’ruf Amin adalah kombinasi sosok yang pekerja keras dan bisa mengayomi, serta menjaga nilai-nilai keumatan.

“Inilah kondisi paling pas. Yang satu ngegas, yang satu ngerem. Ini pas, sudah jodohnya. Kami doakan nanti di hari pencobolosan bisa sangat maksimal dan bisa saya monitor,” ucap Gubernur Jawa Barat itu. 

 

2 dari 2 halaman

Didukung Tokoh Jabar

Sementara itu, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto menambahkan, seluruh partai politik yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bersama relawan juga akan terus bekerja keras.

Apalagi, di Jawa Barat, ada dukungan dari tokoh seperti Ridwan Kamil, Agum Gumelar, Solichin GP, Deddy Mizwar, Tb Hasanuddin, dan Dedi Mulyadi.

“Seluruh tokoh itu sudah bergabung menyatukan diri dalam kepemimpinan Pak Jokowi dan Kyai Haji Ma’ruf Amin. Ini merupakan hal yang sangat positif dan sebagaimana disampaikan oleh Pak Ridwan Kamil tadi,” tandas Hasto.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Menang Telak, Musica Trinity Jumpa Djarum Kudus di Final Superliga Badminton

Liputan6.com, Bandung Tim putra PB Musica Trinity melaju ke final Djarum Superliga Badminton 2019. Musica Trinity dipastikan lolos ke final setelah menang 3-0 atas PB Jaya Raya Jakarta di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jumat (22/2/2019).

Anthony Sinisuka Ginting yang tampil di partai pertama babak semifinal Superliga Badminton menang atas Tommy Sugiarto dengan skor 21-14 dan 21-16. Pada partai kedua, Musica yang menurunkan Fajar Alfian / Vladirmir Ivanov memberi kejutan dengan mengalahkan pasangan Hendra Setiawan / Marcus Fernaldi Gideon dengan skor 22-20 dan 22-20.

Jonatan Christie menjadi penentu kemenangan Musica Trinity di partai ketiga lewat kemenangan dua game langsung atas Tien Minh Nguyen dengan skor 21-10 dan 21-15. Tampil lebih percaya diri, Jonatan mengambil alih kendali permainan tanpa sedikitpun memberi celah untuk lawan mengembangkan permainan.

“Saat kedudukan unggul 2-0 saya jadi lebih enjoy saat memulai pertandingan. Selain itu, saya juga sudah tahu betul permainan lawan seperti apa. Dan dari awal pertandingan saya langsung mengambil alih kendali dan mengatur tempo permainan,” kata Jojo, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Manajer tim PB Musica Trinity, Effendy Widjaja justru mengaku tidak menyangka bila anak asuhannya bisa menang dengan telak tanpa balas. “Kita malah tidak menduga bisa menang 3-0. Karena kalau dilihat secara ranking, pemain ganda kita berada di bawah tim lawan. Tapi, justru kita bisa menang dengan begitu cepat dan sempurna,” kata Effendy usai laga semifinal Superliga Badminton.

Menurutnya, kejutan justru hadir dari Fajar / Vladimir. Pasangan ini merupakan bagian dari strategi baru PB Musica. “Sebelumnya kita tidak menyangka kalau mereka bisa mengalahkan Hendra/Marcus. Tapi ternyata mereka bisa tampil maksimal dan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Tak Gentar Hadapi PB Djarum Kudus

Di laga final, PB Musica akan kembali menghadapi PB Djarum Kudus untuk ketiga kalinya secara beruntun. PB Djarum Kudus mengalahkan Berkat Abadi 3-0 di semifinal.

Peraih empat gelar juara superliga secara berturut-turut ini menyatakan siap merebut tahta kelima kalinya. “Kita harus mengakui PB Djarum Kudus unggul di sektor ganda. Tapi, kita punya peluang di sektor tunggal,” kata Effendy.

“Untuk pertandingan besok kuncinya ada di partai pertama. Kalau kita kalah di partai pertama, pasti partai selanjutnya akan lebih berat. Semua masih punya peluang yang sama untuk juara superliga tahun ini,” tutup Effendy.

Laga final tim putra akan berlangsung pada Minggu (24/20/2019) pukul 13.00 WIB.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pencuri Barang Ekspor Ditangkap Polres Bandara Soekarno-Hatta

Liputan6.com, Tangerang – Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menangkap jaringan bandit pencuri barang bermerk untuk diekspor ke Korea Selatan. Mereka adalah sopir dan kondektur yang akan mengantar barang-barang tersebut ke Terminal Kargo Bandara Soetta. 

Mereka yakni W, AS, YS, AF, dan S. Kelimanya kompak melakukan pencurian barang garmen ekspor milik PT Daedong Internasional.  

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan, pencurian tersebut bermula dari PT Daedong Internasional yang hendak mengirim barang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta bekerjasama dengan PT Trans Utama Indokarya sebuah perusahaan forwarder.

“Perusahaan forwarder ini memang tidak memiliki kendaraan pengangkut, sehingga pihak perusahaan ini menghubungi AF untuk menyediakan kendaraan pengangkut,” ujarnya, Jum’at (22/2/2019). 

Saat diminta menyediakan kendaraan, AF pun menghubungi AS dan W selaku pemilik kendaraan. Atas perintah AS, S dan YS pun berperan menjadi sopir yang akan mengantarkan barang garmen tersebut dari Ciawi menuju Bandara Soekarno-Hatta

“Ditengah perjalanan, AS menghubungi S dan YS untuk membelokkan kendaraannya ke daerah Cilebut, Bogor,” ujarnya. 

2 dari 3 halaman

Keluarkan Barang

Di daerah Cilebut tersebut lah, para pelaku mengeluarkan barang garmen yang berada di dalam beberapa kardus sebanyak 993 pieces barang merk Asisc. Sementara sisanya, lanjut Victor, diantar ke Bandara Soetta. 

“Sesampainya dilakukan penimbangan, dan pada saat itu diketahui ada kekurangan, namun saat di Bandara Soetta belum ada kecurigaan. Barulah saat barang sampai di Korea, si penerima komplain, dan dilakukanlah pelaporan ke Polres Bandara,” ujar Togi. 

Saat melakukan penyelidikan, diketahui sopir yakni YS dan S melakukan pencurian berkomplot dengan ketiga pelaku lainnya. Dari pengakuan para pelaku diketahui barang tersebut dijual seharga Rp 45 juta.

“Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 7 Tahun penjara, sementara penadahnya masih DPO,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cara bermain CoC di PC, Buat Kamu Pecinta Game

Liputan6.com, Jakarta Bagi kamu yang hobi main game tentu sudah tak asing lagi dengan game CoC (Clash of Clans) ini kan? Bagaimana tidak, game yang berlatar belakang kolosal ini sudah dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia setiap bulannya. Permainan ini juga dimainkan dari berbagai kalangan dari anak kecil hingga dewasa.

CoC atau kepanjangan dari Clash of Clans adalah adalah sebuah game strategi di mana pemain membangun komunitas, melatih pasukan, dan menyerang pemain lain untuk mendapatkan emas, trophy, elixir dan dark elixir.

Mulai dari membangun prajurit yang andal, upgrade wall (tembok) agar kuat, membangkitkan Barbarian King dan Archer Queen, bahkan hingga membangunkan sang Golem.

Dalam permainan CoC sangat membutuhkan Gold dan Exilir untuk mencapai kemenangan. Seperti yang kita ketahui sendiri, untuk mendapatkan keduanya sangatlah sulit. Apalagi bila kita dihadapkan kepada yang reproduksi Dark Exilir, tingkat kesulitannya sudah mencapai batas maksimal.

Bermain CoC memang menyenangkan kamu pun bisa melepas penat setelah lelah bekerja, ataupun bermain ketika bosan. Sayangnya, jika bermian CoC melalui smartphone maka akan membuat baterai smartphonemu cepat habis.

Pasalnya bermain CoC di smartphone jika dipaksa akan membuat handphone terasa panas, hal ini akan membuat handphonemu berumur pendek. Enggak mau kan kalau smartphone kamu jadi rusak karena terlalu sering bermain CoC?

Maka tidak sedikit orang yang memilih bermain CoC lewat PC. Selain tampilan layar yang lebih besar kamu pun lebih nyaman bermain di PC. Apakah bisa bermain CoC lewat PC?

Tentu bisa, beberapa orang tidak mengetahui jika bermain CoC bisa dilakukan melalui PC ataupun laptop kesayanganmu. Nah, bagaimana cara bermain CoC di PC? Jangan khawatir pada artikel ini, kamu akan mengetahui cara bermain CoC di PC.

Jadi kamu tidak perlu khawatir jika handphone kamu rusak karena terlalu sering bermain CoC. Kamu pun bisa langsung mempraktkikan cara bermain CoC di PC ini di rumah.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan cara bermain CoC di PC. Dalam bermain CoC di PC melibatkan aplikasi pihak ketiga untuk membuat laptop bisa mengemulasi Android di PC atau laptop. Namun pada artikel ini akan menggunakan BlueStack untuk bermain CoC di PC.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/2/2019) cara bermain CoC di PC bisa kamu coba!

2 dari 3 halaman

Cara Bermain Coc di PC dengan BlueStacks

1. Langkah pertama, unduh BlueStacks di http://www.bluestacks.com/ di PCmu

Setelah mengunduh, kemudian lakukan penginstallan. Kemudian kamu akan diminta masuk dengan akun Google. Jadi pastikan untuk memiliki akun Google ya.

2. Setelah itu, Klik tombol ‘search’ oranye dan temukan ‘Clash of Clans’

Google Play akan menanyakan ID dan kata sandi Google Anda, maka Anda dapat pergi ke menu utama Google Play, kemudian tulis di kolom pencarian ‘Clash of Clans’ kemudian klik Instal.

3. Setelah menginstal, cukup klik ‘Run’ untuk membuka game.

Nah, sekarang kamu pun bisa bermain CoC lewat PC kesayanganmu. Untuk memperbesar dan memperkecil, cukup gunakan tombol + dan – pada keyboard.

Jangan lupa untuk memulihkan desa di ponselmu sebelumnya kamu perlu bermain CoC di PC atau laptop. Pastikan juga bahwa laptop atau PCmu memiliki speseifikasi RAM yang cukup mumpuni untuk bermain game CoC ini.

3 dari 3 halaman

Tips Bermain CoC

Setelah mengetahui cara bermain CoC di PC, sebaiknya kamu mengetahui tips bermain CoC agar permainanmu mencapai kemenangan. Walau banyak dimainkan dan terlihat mudah, CoC ternyata memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk clasher pemula. Beberapa tips yang bisa kamu gunakan:

1. Pantau lawan

Mempelajari lawan sebelum berperang adalah hal yang wajib kamu lakukan di dalam CoC., dengan memantau lawan kamu bisa mengetahui tata letak bangunan penting yang patut diserang lebih awal.

2. Pilih lawan yang tepat saat Clan Wars

Saat akan melakukan Clan Wars, ada baiknya kamu menyerang desa yang tidak memiliki bintang untuk awalnya. Selain lebih mudah, desa yang belum memiliki bintang ini menawarkan lebih banyak loot yang bisa diambil.

3. Gabung dengan Clan

Gabung Clan lain bilamana level kamu sudah memungkinkan. Lewat clan ini, kamu kamu pun akan lebih mudah membantu saat kamu diserang atau menyerang clasher lainnya.

4. Level Town Hall

Satu hal penting yang perlu kamu ingat saat akan menyerang town hall (TH) clasher lain, yaitu level Town Hall. Hanya karena Town Hall clasher lain lebih rendah, bukan berarti TH tersebut layak untuk di raih.

5. Jangan boros Gems

Seperti yang sudah kamu ketahui, gems merupakan ‘mata uang’ penting di dalam permainan CoC. Daripada kamu menghamburkan gems untuk mempercepat proses di dalam permainan, ada baiknya kalau kamu menyimpan gems yang dimiliki untuk keadaan yang super mendesak.

Uraian di atas adalah cara bermain CoC di PC yang bisa kamu praktikan. Amat sangat mudah bukan?


Fadli Zon Sarankan Pejabat yang Hadir Saat Debat Pilpres Juga Dikurangi

Liputan6.com, Jakarta – Dalam debat Pilpres 2019 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengurangi setengah dari total undangan yang hadir. Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun angkat bicara. 

Menurut dia, bukan hanya pendukung yang seharusnya dikurangi saat acara debat. Tapi juga pejabat negara yang tidak terkait dengan tim pemenangan atau capres dan cawapres juga perlu ikut dikurangi.

“Mungkin yang perlu dikurangi itu apa pejabat-pejabat yang tidak terkait langsung. Kalau DPR Komisi II kan terkait. Tapi kan kayak menteri-menteri begitu kan enggak ada kaitan sebenarnya,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2019). 

Fadli menyarankan pada saat acara debat hanya perlu dihadiri oleh menteri-menteri yang berkaitan dengan tema debat pilpres 2019. Sehingga tidak menjadi bias.

“Kecuali menteri yang terkait, misalnya tema pendidikan kesehatan ya cukuplah menteri pendidikan kesehatan gitu ya. Yang lain-lain menurut saya enggak perlu. Karena kita kadang-kadang bingung ini menteri apa tim sukses,” ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Harapan Bawaslu

Pada tempat yang sama, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengatakan pihaknya sudah membahas pengurangan jumlah pendukung di arena debat. Namun, keputusan akhir berapa jumlah yang akan dikurangkan semua akan dikembalikan ke KPU.

“Kemarin pembahasan di pleno itu antara 50-75 per masing-masing pendukung maksimal itu. Kemarin kalau enggak salah 150-an. Atau juga setting ruangan itu juga berpengaruh terhadap hal tersebut,” kata Rahmat. 

Meski begitu, Bagja berharap kericuhan tak lagi terjadi di debat antar cawapres. Sehinga tak ada lagi pihak yang melakukan protes.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Baru Sebulan, Irigasi Senilai Rp 32 M di Luwu Timur Rusak

Liputan6.com, Luwu Timur – Proyek rehabilitasi pengairan jaringan induk irigasi Kalaena yang berlokasi di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel rusak usai dibangun.

Proyek yang menelan anggaran senilai Rp Rp 31.867.911.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018 itu diketahui sebagai salah satu proyek yang mendapatkan pengawalan Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Utta Siddik mengatakan pengerjaan proyek yang diproyeksi dapat mengairi persawahan petani di enam Kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) seluas 18.100 Hektar itu, baru saja rampung dikerjakan pada bulan Januari 2019.

“Tapi sudah retak-retak dan rusak. Bahkan ada bagian dinding waduk yang jebol ,” kata Utta.

Bagian dinding waduk yang retak-retak dan rusak diantaranya terdapat di titik lokasi Desa Pancakarsa, Margolimbo dan di Desa Sindo Agung.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Direktur Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) Abdul Kadir. Kata dia, dari data yang didapatkan ACC Sulawesi di lapangan, pengerjaan proyek yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan- Jeneberang itu terdapat beberapa kerusakan yang terbilang cukup parah. Selain dinding yang retak-retak juga ada yang sudah jebol. Meski pengerjaannya baru sebulan dinyatakan rampung.

“Kami menduga kuat pengerjaannya menyalahi bestek sehingga terjadi pengurangan mutu kualitas. Aroma dugaan korupsi sangat kental,” tutur Kadir via telepon, Kamis (21/2/2019).

Seharusnya, kata Kadir, hal ini tak terjadi. Karena sejak awal dinyatakan proyek irigasi ini masuk dalam pengawalan TP4D Kejati Sulsel.

“Tapi kenyataannya tidak demikian. Kami yakin pengerjaannya tak diawasi dengan ketat. Kalau dia melakukan pengawasan, secara melekat maka tidak mungkin terjadi kerusakan pada proyek tersebut,” jelas Kadir.

Ia yakin sejak awal TP4D gagal karena tidak menjalankan fungsinya secara maksimal yakni memonitoring dan mengevaluasi pekerjaan. Sehingga pengerjaan proyek irigasi yang dikerjakan oleh rekanan dari PT. Herba Sari dan Konsultan Supervisi, PT. Bintang Tirta Pratama itu berujung buruk.

“Kami mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga segera mengaudit hasil pengerjaan pembangunan irigasi di Kabupaten Luwu Timur yang telah menelan anggaran puluhan miliar tersebut,” ujar Kadir.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Tanggapan TP4D Kejati Sulsel

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Salahuddin mengatakan dari masalah yang terjadi dalam pengerjaan rehabilitasi irigasi Kalaena di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) itu, dimana TP4D telah melakukan kajian lapangan dan klarifikasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Fakta yang ditemukan yakni jadwal tanam pada daerah irigasi dilakukan secara serempak oleh masyarakat sehingga petani pada bagian hilir saluran induk Kalaena menuntut pembukaan pintu yang lebih besar agar air cepat sampai ke persawahan.

Akibatnya, daya tampung saluran air mengalami perubahan. Diantaranya perlambatan pengaliran dan keterbatasan daya tampung pada siphon sehingga terjadi bag water dan permukaan air di hulu mengalami over kapasitas.

“Akibat over kapasitas itulah yang menyebabkan tanggul tergerus dan pasangan amblas. Bagian tanah pada tanggul saluran kurang stabil dan berpasir sehingga mudah bergerak jika pengairan melebihi top pasangan,” kata Salahuddin saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu 20 Februari 2019.

Kejadian yang ada, lanjut Salahuddin, tentunya merupakan tanggung jawab pihak rekanan untuk segera diperbaiki. Karena kata dia, proyek irigasi tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.

“Saya belum tahu pasti sampai kapan batas waktunya. Tapi tadi tim TP4D-nya menggaransi kalau ini masih dalam masa pemeliharaan. Jadi, untuk sementara belum bisa dipastikan bahwa apakah itu persoalan kualitas pekerjaan atau bukan, tapi dari analisa teknis dan kajian dilapangan hasilnya itu untuk sementara,” jelas Salahuddin yang juga merupakan bagian dari TP4D Kejati Sulsel.

Namun hingga saat ini, perbaikan terhadap kerusakan yang ada, belum bisa terlaksana, karena debit air yang ada disana masih cukup tinggi.

“Berbeda ketika masa kontrak habis dan ditemukan fakta baru bahwa kualitas pada proyek tersebut tidak sesuai standar yang dipersyaratkan maka wajib hukumnya dilakukan kegiatan pro justitia (penegakan hukum),” jelas Salahuddin.

Ia menjelaskan bahwa dalam posisi pengawalan proyek, TP4D hanya berfungsi memberikan pengawalan terhadap kajian hukumnya bukan kajian teknisnya.

Sehingga jika terjadi hal seperti yang dimkasud yakni dugaan penyimpangan, maka akan ada langkah sikap secara hukum.

“Di situlah kita dalami bagaimana teknis dari pada pekerjaan itu. Tapi karena ini masih dalam pemeliharaan maka kita harus tunduk pada kontrak yang berlaku, karena itu diikat dalam aturan hukum perdata,” Salahuddin menandaskan.

Arsenal vs BATE: Emery Harapkan Bantuan Suporter

Liputan6.com, London – Hidup mati Arsenal di Liga Europa bakal ditentukan Jumat (21/2/2019) dini hari WIB. Di Emirates, mereka akan menjamu BATE Borisov pada leg kedua babak 32 besar.

Pada leg pertama, Arsenal secara mengejutkan kalah 0-1. Ini membuat pasukan Unai Emery harus menang minimal 2-0 dinihari nanti untuk memastikan satu tempat di babak 16 besar.

Emery pun tahu, betapa krusialnya laga melawan BATE. Pelatih asal Spanyol itu pun meminta dukungan suporter agar timnya tampil maksimal.

“Kami butuh dukungan mereka untuk pertandingan ini dan saya harap atmosfer nanti akan fantastis. bersama dengan dukungan mereka, saya tahu para pemain bisa total bermain,” kata Emery seperti dilansir situs resmi klub.

Liga Europa menjadi kompetisi penting bagi Arsenal yang sudah tersingkir di Piala FA dan Piala Liga, serta tertinggal di Liga Inggris. Boleh dikatakan, Liga Europa adalah satu-satunya peluang tersisa bagi Arsenal untuk meraih trofi.

Emery mengatakan, timnya tidak hanya bersiap untuk tampil maksimal di 90 menit. Mantan pelatih PSG ini mengaku telah mengantisipasi jika laga diteruskan hingga perpanjangan waktu.

“Bagi kami, ini pertandingan sangat penting setelah hasil di leg pertama, kami harus bermain 90 menit dan tahu, jika kami butuh lebih dari 90 menit, pikiran kami untuk menyiapkannya,” kata Emery.


2 dari 3 halaman

Tak Terpengaruh Waktu Kick Off

Lebih lanjut, Emery berharap waktu kick off yang lebih dini tidak berdampak kepada dukungan suporter. Pasalnya, dukungan suporter merupakan bagian penting dari tim.

“Jika kami bisa mendapat atmosfer hebat, itu sangat penting,” ujar Emery.

“Suporter ingin menonton kami bermain dengan penampilan terbaik. Untuk alasan inilah, saya kira kami butuh masukan antara suporter dan kami,” kata Emery mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Fakta Mendukung

Menghadapi BATE dinihari nanti, Arsenal didukung statistik. Pada musim 2017/18, Arsenal menang telak 6-0 atas BATE di Emirates.

Di musim itu, Arsenal melangkah hingga babak semifinal. Sayang, langkah mereka dihentikan Atletico Madrid yang akhirnya keluar sebagai juara.

Telepon Remaja yang Bikin Heboh Indonesia-Amerika

Jakarta – Layanan pencegahan bunuh diri di AS menerima telepon dari AAP yang mengatakan akan mengakhiri hidupnya sebelum ulang tahun ke-17. Belakangan diketahui bahwa AAP ternyata berlokasi di Jakarta.

Cerita berawal saat layanan bunuh diri di AS menerima telepon dari AAP pada 19 Februari 2019 sekitar pukul 10.22 pagi waktu AS. Kemudian call center milik pemerintah AS langsung berkoordinasi dengan Atase Polri di KBRI Washington, DC, untuk mencegah remaja 17 tahun itu merealisasikan ancamannya.

Sehari berselang, pada 20 Januari 2019, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melacak nomor AAP dan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur untuk memastikan kondisi AAP.
AAP ditemukan selamat. Dia diketahui merupakan pelajar SMK kelas XI jurusan IT.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan AAP tak benar-benar berniat mengakhiri hidupnya. Perbuatannya tersebut dilatarbelakangi kebutuhannya dalam mengerjakan tugas sekolah.

“Ditemukan dalam keadaan baik-baik, selamat. AAP, usia 17 tahun, tengah melaksanakan tugas sekolahnya yang berjudul ‘Pengaruh Kesehatan Mental dan Perilaku terhadap Remaja’. (AAP) Melakukan hal tersebut untuk mengetahui seberapa cepat aparat menindaklanjuti laporannya serta untuk menguji kemampuan bahasa Inggris-nya,” kata Brigjen Dedi, Kamis (21/2).

Dedi menambahkan APP juga menjelaskan perbuatannya terinspirasi serial remaja di website TV Amerika Serikat berjudul ’13 Reasons Why’. “Yang menceritakan tentang call center yang melayani keluh kesah masyarakat,” imbuh Dedi.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Albertus Rachmad Wibowo, menuturkan perbuatan AAP tersebut dapat dipidana.

“Harus diingatkan bahwa hal ini pidana. Kalau banyak yang melakukan hal seperti ini, mungkin kita pidanakan juga,” kata Brigjen Albertus kepada detikcom, Kamis (21/2).

“Kalau di AS, ini kejahatan. Namanya anak-anak, dulu zaman kecil pencet-pencet bel rumah orang, terus lari, sekarang call center yang dikerjai,” ujar Rachmad.

Menurut Rachmad, AAP dapat dijerat Pasal 220 KUHP tentang Memberi Laporan Palsu. Dalam pasal tersebut, diatur sanksi penjara maksimal 1 tahun 4 bulan bagi pelakunya.

“Barangsiapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu tindak pidana padahal mengetahui bahwa hal itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan,” ucap Rachmad.
(rna/zak)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Alat Tambang Freeport Mulai Dikirim ke Luar Negeri, Kenapa?

Jakarta – PT Freeport Indonesia sejak 2018 mulai mengirim peralatan tambang ke sejumlah perusahaan pertambangan di luar negeri, khususnya di wilayah Amerika Selatan dan Amerika Utara. Hal ini dilakukan karena akan berakhirnya masa penambangan Grasberg Open Pit Tembagapura, Mimika, Papua.

Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan dengan akan berakhirnya operasi penambangan Grasberg Open Pit maka sejumlah peralatan tambang terbuka seperti truk tambang berkapasitas besar (haul truck) itu keberadaannya sudah tidak efektif, sebab Freeport kini berkonsentrasi pada pengembangan operasi tambang bawah tanah (underground mining).

“Saya dengar memang ada pengiriman ‘haul truck’ itu. Grasberg ini memang sebentar lagi akan selesai masanya. Sekarang memang masih berproduksi tapi sudah tahap final atau hampir selesai,” kata Riza dikutip dari Antara di Timika, Papua, Kamis (21/2/2019).


Manajer Ekspor Impor PT Freeport Indonesia Edwin Kailola mengatakan pada Desember 2018 pihaknya mengirim sebanyak 60 unit truk tambang Komatsu tipe 930 ke tambang di Peru, Amerika Selatan.

Tahun ini Freeport berencana mengirim beberapa truk tambang lainnya ke sejumlah perusahaan pertambangan di wilayah Amerika Utara.

“Kami akan sibuk dengan pengiriman beberapa peralatan tambang ke luar negeri,” kata Edwin saat pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Papua Akhmad Rofiq di Timika, pekan lalu.

Edwin mengatakan mengingat operasi tambang Grasberg akan segera berakhir dan produksi tambang bawah tanah masih belum maksimal, maka diperkirakan kegiatan ekspor konsentrat PT Freeport pada 2019 akan mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Pada 2019 ini prioritas kami yaitu mendukung pengelolaan konsentrat melalui pabrik smelter yang ada di Gresik. Memang masih ada ekspor konsentrat ke luar negeri, namun volumenya tidak signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Edwin.

Kepala KPPBC Amamapare I Made Aryana mengatakan peralatan tambang yang akan diekspor Freeport tersebut merupakan barang bekas impor menggunakan ‘master list’.

“Barang-barang tersebut saat masuk tanpa pungutan. Sekarang ini mereka kirim ke luar karena sebelumnya digunakan di area tambang Grasberg, namun sekarang tidak terpakai lagi,” jelas Made.

Menurut dia, pengiriman barang-barang bekas tambang Grasberg tersebut ke luar negeri tidak dikenakan pungutan biaya jika sesuai ‘master list’.

“Nanti kami cek satu persatu apakah sesuai dengan ‘master list’ saat dimasukkan ke dalam negeri. Kalau sama baru kita rilis. Kalau sudah sesuai, sama sekali tidak ada biayanya,” jelas Made. (ara/eds)

Janji Polisi Usut Vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogya

Yogyakarta – Aparat kepolisian berkomitmen mengusut aksi vandalisme yang menyasar relief di Monumen Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949 di Kompleks Museum Benteng Vredeburg Yogya. Komitmen itu disampaikan Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Kepada wartawan, Dofiri mengatakan dirinya telah memerintahkan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini, untuk mengusut kasus vandalisme di monumen yang berada di Titik Nol KM Yogya ini. Sebab, aksi tersebut dianggap meresahkan.

“Pelakunya saya bilang ke Kapolresta (Yogyakarta) untuk diusut,” ujar Dofiri di Hotel Royal Darmo Kota Yogyakarta, Rabu (20/2/2019).

Agar kasus serupa tak terulang, lanjut Dofiri, pihaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersedia memasang CCTV di lokasi-lokasi strategis. Menurutnya, jika ada CCTV maka pengawasan aparat seperti di Monumen SU 1 Maret akan lebih maksimal.
“Jadi kita juga kalau misalnya ada CCTV, masang (CCTV) seperti itu memudahkan kita. Paling tidak (peristiwa) terekam. Ini salah satu bentuk pengawasan, karena orang banyak,” lanjutnya.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini menambahkan, setelah ini pihaknya akan berupaya untuk menangkap pelaku. “Kita akan coba cari pelakunya. Tapi kita juga imbau lah, ada masyarakat supaya ikut mengawasi dan menemukan orangnya,” ujarnya.

Armaini menduga aksi vandalisme yang menyasar Relief Monumen SU 1 Maret 1949 merupakan bentuk kenakalan remaja. Meski demikian, lanjutnya, aksi vandalisme yang merusak fasilitas publik apapun alasannya tak bisa dibenarkan.

“Intinya (aksi vandalisme) sebenernya itu pelanggaran, itu meresahkan masyarakat, enggak boleh itu. Ya kita akan coba lah patroli cari pelakunya siapa, kita tertibkan. Itu bisa masuk pasal pengrusakan,” tandasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyayangkan adanya aksi vandalisme di Relief Monumen SU 1 Maret 1949. Padahal monumen yang berada di timur laut Titik Nol KM Yogyakarta ini sarat dengan nilai sejarah.

“Sangat disayangkan, kita masih melihat beberapa perusakan fasilitas-fasilitas publik yang ada di Kota Yogyakarta,” ujar.

Pascainsiden ini, Pemkot Yogyakarta akan mencoba berkoordinasi dengan pengelola Museum Benteng Vredeburg. Sebab, Pemkot tak memiliki kewenangan karena pengelolaan Monumen SU 1 Maret di bawah naungan Kemendikbud.

“Kebetulan ini (monumen) serangan umumnya berada di wilayah Benteng Vredeburg ya. Benteng Vredeburg ini sebenarnya berada di bawah kepengelolaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud),” ujar politikus PAN Yogyakarta ini.

“Sepertinya perlu ada koordinasi lebih lanjut. Karena lebih baik ada sesuatu koordinasi (antara Pemkot dengan pengelola museum) sehingga semuanya bisa terselesaikan dengan baik. Karena di monumen ini semua orang bisa masuk,” pungkas dia
(ush/sip)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>