Makna Selamatan Puser Bumi di Puncak Gunung Tidar

Liputan6.com, Magelang – Ratusan warga Kota dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menggelar selamatan puser bumi di puncak Gunung Tidar, untuk merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah perbedaan yang meruncing menjelang Pemilu 2019.

Dalam doa bersama yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, dan Bupati Magelang Zainal Arifin tersebut juga dibawa puluhan nasi tumpeng beserta ingkung dan dua gunungan kecil yang berisi sayuran.

Selain itu, satu gunungan besar yang diberi nama gunungan “umbul donga” berisi tempelan-tempelan kertas berupa permohonan dan harapan para peserta kepada Tuhan YME.

Kegiatan tersebut diawali dengan mengucurkan air kendi di pakuning bumi yang berada di puncak Gunung Tidar yang dilakukan Gubernur Jateng bersama Wali Kota dan Bupati Magelang.

Sebelum dilakukan doa bersama, beberapa perempuan membawa obor menuju gunungan “umbul donga” kemudian membakar gunungan tersebut. Saat gunungan terbakar belasan penari topeng ireng mengelilinginya.

Koordinator kegiatan, Arianto, mengatakan acara itu berkonsep kenduri dengan doa bersama warga desa diakhiri dengan makan bersama.

Ia tidak sepakat jika kenduri itu disebut sebagai upaya politis terkait dengan pelaksanaan pilpres maupun pileg mendatang. Oleh karena itu, katanya, warga yang hadir dilarang membawa atribut partai maupun salah satu pasangan calon presiden.

“Kami tidak ingin terjebak pada arus politik praktis. Tidak ada atribut partai maupun paslon presiden, yang ada adalah atribut kebudayaan, pakaian-pakaian adat Jawa, representasi dari laku politik berbangsa yang mengedepankan kebudayaan,” katanya dilansir Antara.

Ganjar Pranowo mengatakan masyarakat berkumpul di pakuning bumi di Magelang itu untuk berdoa bersama agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga.

“Kita berkumpul meskipun berbeda kulit tetap saudara, berbeda golongan tetap saudara, berbeda partai tetap saudara, rezeki berbeda juga tetap saudara,” katanya.

Ia menuturkan bangsa Indonesia akan melaksanakan acara lima tahunan berupa pesta demokrasi untuk memilih wakil rakyat dan memilih presiden.

Oleh karena itu, ia mengajak semua kalangan masyarakat untuk menjaga persatuan dan persaudaraan.

“Mari kita berdoa mudah-mudahan Indonesia nanti mendapat pemimpin yang amanah yang dapat mengerti kemauan rakyat dan hidupnya juga merakyat, hatinya baik dan bersih, dan cita-citanya memakmurkan rakyatnya,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tumbuhan dan hewan dikawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terganggu ekosistemnya akibat erupsi Gunung Bromo.

Dua Makna Puan Maharani Jenguk Ani Yudhoyono

Jakarta – Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menjenguk istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, yang tengah dirawat di Singapura. Puan disambut langsung oleh SBY.

Pakar politik Rico Marbun menganggap, kunjungan Puan tersebut bisa dilihat dalam dua makna. Pertama sisi kemanusiaan, dan yang kedua urusan politik antara PDIP-Partai Demokrat (PD).

“Ada dua sisi. Kemanusiaan dan politis. Dari sisi kemanusiaan sebenarnya apa yang dilakukan Mbak Puan ini teladan yang juga dicontohkan oleh founding fathers kita. Beda pendapat tak berarti rusak hubungan pribadi. Namun secara politis, ini juga bisa mencairkan hubungan yang dingin antara SBY dengan Megawati,” kata Rico saat dihubungi, Kamis (21/3/2019) malam.

Dia mengatakan, kehadiran Puan dianggap mampu mencairkan hubungan antara Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memuluskan kerjasama politik dua partai. Apalagi, menurutnya, PD tidak memberi sanksi bagi kadernya yang merapat ke kubu 01. Maka dia melihat, pertemuan Puan dengan SBY saat menjenguk Ani Yudhoyono sebagai ‘back door’ politik antara PD-PDIP.

“Bukan rahasia lagi, hubungan yang masih dingin ini menghambat banyak kemungkinan kerjasama politik yang besar antara PDIP dan Demokrat. Hubungan informal ini bila berlanjut bisa memuluskan kerjasama politik, minimal sekarang ini Demokrat secara struktural tidak terdengar memberi sanksi dan hukuman yang kuat bila ada kadernya atau kepala daerah yang berasal dari Demokrat mendukung Jokowi. Jadi ini semacam ‘back door’ politik antara Demokrat dan PDIP,” paparnya.

Menko PMK Puan Maharani menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura.Menko PMK Puan Maharani menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura. Foto: Menko PMK Puan Maharani menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura. (dok Partai Demokrat)

Senada dengan Rico, pengamat politik Hendri Satrio juga melihat ada sinyal politik dari kunjungan Puan ke Singapura menjenguk Ani Yudhoyono. Apalagi, Puan terbang didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Syafruddin dan Wakil Ketua DPR F-PDIP Utut Adianto. Sehingga menurutnya, kedatangan Puan juga bisa dimaknai untuk mendinginkan suhu politik persaingan Megawati dan SBY.

“Memang yang menarik itu justru yang menemani Puan itu Pak Syaf sama Pak Utut, makanya jadi menarik. Tapi intinya ini mendinginkan suhu politik antara dua kubu dan persaingan antara SBY sama Bu Mega. Jadi artinya selain pertemanan ini juga membawa misi-misi politik, ” kata Hendri dihubungi terpisah.

Misi politik yang dikatakan Hendri yakni terkait beberapa kader PD yang membelot mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia memaknai, kader Demokrat yang berlabuh ke 01 ini akan diakomodasi oleh PDIP.

“Seperti kita tahu kan ada beberapa kader Demokrat yang juga menyatakan dukungan pada Jokowi, maka dengan kehadiran lengkap ini Pak BG datang, Pak Utut juga ketua fraksi DPR PDIP, ini memang sebuah langkah politik juga yang seolah diharapkan ditafsirkan oleh pendukung Demokrat sebagai akomodasi atau sifat akomodatif dari SBY menerima berbagai sisi kelompok,” tuturnya.

“Jadi dua hal itu, yang pertama humanis dari sisi kemanusiaan dan pertemanan, kedua dari sisi politis melambangkan simbol akan diterimanya, akan diakomodasinya para pendukung Demokrat yang memutuskan mendukung Pak Jokowi,” sambung Hendri.

Meski demikian, dia menyebut, dari dua poin kunjungan Puan ke Singapura lebih kepada sisi kemanusiaan. Apalagi, katanya, SBY dan Megawati memiliki hubungan yang kental.

“Sisi humanis, itu kan pasti ada kaitannya dengan kemanusiaan, menjenguk, persahabatan itu kan Pak SBY dan Ibu Mega pernah punya sejarah yang manis dan kedua orang ini persahabatannya juga cukup kental waktu Pak TK (Taufiq Kiemas) meninggal, Pak SBY juga langsung memberikan belasungkawa, jadi sepertinya ini hubungan pertemanaa saja. Saya rasa humanisnya lebih besar di sini. sebaiknya kita tidak menarik kesimpulan ke poin politik, tapi ke poin humanis. Mudah-mudahan Ibu Ani cepat sembuh,” jelas Hendri.
(idn/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Makna Paes Solo, Riasan Lucinta Luna yang Mengaku Sudah Menikah

Liputan6.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Lucinta Luna. Ia mengumumkan telah resmi menikah dengan pujaan hatinya, seorang pria asal Filipina melalui akun Instagram pribadi @lucintaluna pada Rabu, 20 Maret 2019.

Lucinta Luna tampak membagikan sebuah video singkat yang menampilkan dirinya duduk berdampingan dengan pasangannya. Ia mengenakan kebaya dengan riasan paes pengantin Jawa Solo.

Lantas, apa makna di balik riasan paes Solo pengantin Jawa? Melansir budayajawa.id, Rabu, 20 Maret 2019, paes merupakan riasan lekukan-lekukan di dahi perempuan yang biasanya berwarna hitam, namun pada pengantin adat solo basahan berwarna hijau.

Lekukan tersebut terbuat dari pidih yakni campuran malam atau sejenis lilin yang bersifat tidak kering tetapi juga tak meleleh. Paes dan hiasan pengantin lainnya mempunyai arti yaitu doa dan tuntunan untuk sang perempuan.

Sebut saja Gajahan, lekukan paling besar yang ada di tengah dahi yang memiliki makna harapan seorang perempuan akan ditinggikan derajatnya. Ada pula Pengapit yakni lekukan yang lebih runcing yang diibaratkan pengendali gajahan agar dapat berjalan lurus sehingga tak ada rintangan dalam kehidupan pernikahan.

Kemudian Penitis yang melambangkan segala sesuatu harus memiliki tujuan dan efektif. Godheg, lekukan menyerupai cambang ini melambangkan harapan agar kedua mempelai dapat bijaksana.

Tak hanya riasan paes, pada bagian tengah dahi pengantin perempuan juga dihias Cithak. Hiasan ini berbentuk belah ketupat menjadi simbol perempuan harus setia dan fokus.

Alis menjangan, bentuk alis pengantin Jawa yang dibuat bercabang dan terinspirasi dari tanduk rusa. Maknanya berasal dari hewan tersebut, di mana perempuan harus mempunyai tiga karakter Rusa yakni cerdik, anggun, dan cerdas.

Kemudian ada pula Sanggul bokor mengkurep yang bermakna harapan agar perempuan dapat mandiri dan bersyukur. Tak ketinggalan, Cundhuk Mentul, hiasan di atas kepala pengantin perempuan yang melambangkan harapan agar kehidupan pernikahan selalu disinari matahari.

Saksikan video pilihan di bawah:

Terkenal sebagai pedangdut berpenampilan seksi, Lucinta Luna kini berbalut busana tertutup lengkap dengan hijabnya

Makna 3 Bahasa Tubuh Si Dia Saat Bercinta

Liputan6.com, Jakarta Bahasa tubuh merupakan bahasa non-verbal yang bisa menggambarkan perasaan seseorang yang sesungguhnya. Tidak hanya dalam kegiatan biasa, bahasa tubuh juga bisa dilihat saat bercinta

Untuk mengetahui perasaan hati yang sesungguhnya, bisa dilihat dari bahasa tubuh si Dia saat bercinta.

Berikut makna sesungguhnya dari bahasa tubuh pasangan saat bercinta, seperti dilansir dari Elite Daily, Selasa (19/3/2019).

1. Membelai rambut dan mengusap wajah

“Ketika seseorang menyentuh atau membelai rambut dan/atau wajah Anda saat berhubungan seks, itu menunjukkan kasih sayang,” ungkap pakar bahasa tubuh dari Amerika Serikat, Tonya Reiman.

“Ini menunjukkan bahwa dia ingin terhubung dengan Anda lebih dari sekadar hubungan fisik,” tambahnya.

Jika pasangan meluangkan waktu untuk membelai rambut atau mengusap pipi saat berhubungan seks, itu indikator yang jelas bahwa dia memiliki perasaan cinta yang nyata.

Inikah Makna Tagar Restu dalam Pernikahan Syahrini dan Reino Barack?

Sementara itu, dalam unggahan terbarunya, Reino Barack juga tak lagi malu mengungkap perasaannya. Mantan kekasih Luna Maya itu menulis kalimat cinta pada Syahrini.

“I love you,” tulis Reino Barack di Instagram pribadinya, pada Jumat (8/3/2019) malam.

Fotonya memperlihatkan Syahrini yang mengenakan kebaya berwarna pink. Ia tampak cantik dan anggun dengan memperlihatkan senyuman.

Ini Makna dan Beragam Aturan Nyepi yang Wajib Kalian Tahu

Liputan6.com, Jakarta – Hari ini, Kamis (7/3/2019) umat Hindu tengah menjalankan Hari Raya Nyepi yang biasanya dilakukan dengan berbagai rangkaian upacara keagamaan. Rangkaian upacara tersebut dilakukan sejak beberapa hari sebelum Hari Raya Nyepi tiba.

Sementara pada Hari Raya Nyepi, umat Hindu memilih untuk berdiam diri di rumah dan beribadah tanpa melakukan aktivitas lain termasuk keluar rumah.

Untuk menjaga kekhusyukan Nyepi, akses internet, saluran TV hingga jaringan ATM juga akan dimatikan untuk sementara. Berbagai pelayanan umum seperti toko-toko, bandara hingga rumah sakit ditiadakan selama satu hari tersebut.

Tujuan perayaan Nyepi sendiri adalah memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta). Oleh karena itu, ada beberapa aturan yang harus ditaati saat Hari Raya Nyepi.

Pertama adalah Amati Geni, yaitu larangan menyalakan api atau menunjukkan sifat-sifat amarah yang disimbolkan dengan menyalakan lampu. Selanjutnya adalah Amati Lelanguan yaitu larangan melakukan kegiataan foya-foya atau bersenang-senang.

Terakhir adalah Amati Karya, yaitu larangan melakukan pekerjaan pada perayaan tersebut. Dengan tiga hal tersebut dapat diketahui selain untuk menyucikan alam, Nyepi juga diperuntukkan guna menyucikan diri seseorang dengan berdoa dan merenung.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Makna Nyepi

Hari Raya Nyepi sendiri dirayakan sejak kemenangan suku Saka yang dipimpin Raja Kaniskha I yang dinobatkan menjadi Raja dan turunan Saka tanggal 1 (satu hari sesudah tilem) bulan 1 (caitramasa) tahun 01 Saka, pada bulan Maret tahun 78 masehi.

Sejak saat itu, masyarakat Hindu memperingati Tahun Baru Saka lewat perayaan Nyepi yang dimaknai sebagai hari kebangkitan, toleransi, pembaharuan, kebersamaan, sekaligus kerukunan nasional.

Apa Warna Kamar yang Cocok untuk Perempuan Aktif?

Liputan6.com, Jakarta – Tahukah Anda, ternyata warna memiliki pengaruh yang cukup besar dalam psikologi seseorang. Hal ini juga berlaku ketika memilih warna dinding kamar yang sangat membantu dalam menaikkan suasana hati.

Fimela.com menulis, terkait hal tersebut tidak disarankan untuk asal pilih warna kamar karena dapat mempengaruhi mood. Anda termasuk perempuan aktif? Ada beberapa yang disarakan soal pemilihan warna kamar.

Warna yang cocok untuk perempuan aktif tidak lain adalah hijau, toska, ungu, dan biru. Bukan tanpa alasan, tetapi masing-masing warna mempunyai makna tersendiri apalagi sebagai warna kamar.

Warna hijau memberikan efek segar dan teduh, sedangkan warna biru hadir dengan efek menenangkan bagi mereka para perempuan yang penuh semangat. Lantas, warna ungu berarti keseimbangan.

Ungu sendiri dapat dipadu dengan pink muda dan mengarahkan suasana hati untuk beristirahat. Anda ingin memberi kesan ruangan yang luas? Maka pilihlah warna toska. Seperti ungu, toska juga akan mengundang untuk segera istirahat.

Sementara bagi perempuan pasif, keempat warna di atas sangat tak disarankan. Hal ini karena akan membuat mereka kian malas untuk melakukan berbagai hal dan beraktivitas.

Keempat warna itu akan membuat seseorang kian malas bergerak di dalam kamar dan melakukan hal lain. Nah, maka dari itu, pilihan warna cat kamar yang sesuai dengan kepribadian untuk mendukung Anda. (Ivana Okta/Fimela.com)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Memaknai Pusaka-Pusaka Keramat Peninggalan Padjajaran

Liputan6.com, Garut – Bagi masyarakat Garut, Jawa Barat, peninggalan benda pusaka, ajimat atau apapun jenisnya, peninggalan Kerajaan Padjajaran yang dipimpin Prabu Siliwangi dan Prabu Kiang Santang, kerap dianggap sakral dan bertuah.

Benda tersebut tersebar luas di beberapa tempat, salah satunya di situs Kabuyutan, Bayongbong dan Makam Syeh Rohmat Suci, Godog, Karangpawitan. Di kedua lokasi itu, puluhan hingga ratusan benda pusaka peninggalan kedua raja Padjajaran itu selalu mendapat tempat istimewa.

Salah satunya di Situs Kabuyutan, Bayongbong, di area seluas hampir satu hektare itu, masyarakat sekitar selalu menggelar acara ‘Seba Muharam’ setiap tahunnya.

Kegiatan tersebut merupakan ritual memandikan benda pusaka peninggalan Kerajaan Pajajaran, sekaligus membuka naskah kuno peninggalan raja. Di sana masyarakat minta keberkahan mulai urusan jodoh hingga rezeki lancar usaha.

Juru pelihara situs Kabuyutan atau pemangku adat Situs Ciburuy, Nana Suryana (35) mengatakan ritual itu merupakan bentuk penghormatan masyarakat atas jasa leluhur mereka dari Pajajaran, terutama Prabu Kiang Santang yang telah menyebarkan agama Islam di wilayah itu.

“Istilahnya ulang tahun,” ujar dia, dalam beberapa kesempatan.

Dalam ritual sehari semalam itu, rangkaian kegiatan dilakukan seluruh masyarakat sekitar, mulai memandikan benda pusaka, membukan naskah kuno dalam daun lontar yang masih tersusun rapih, hingga mereka yang meyakini ‘ngalap berkah’ dari benda peninggalan tersebut.

“Intinya bukan minta ke benda itu, tetapi kepada Alloh SWT,” ujar Nana menegaskan pentingnya tauhid.

Benda-benda pusaka seperti keris, kujang, trisula, termasuk alat-alat kesenian seperti Gong Renteng yang ditempatkan di Bumi Padaleman itu, sengaja dikeluarkan sesepuh masyarakat setempat, untuk mendapatkan perawatan dan perlakuan istimewa, meskipun hanya setahun sekali.

Tak jarang dalam acara yang dipusatkan di situs yang konon bekas arena pertarungan para jawara (jagoan) di Pulau Jawa itu, masyarakat berduyun duyun meminta berkah mulai urusan jodoh, rezeki lancar usaha hingga urusan jabatan, dari air atau makanan yang telah ‘disuguhkan’ sebelumnya di dalam bumi Padaleman itu.

2 dari 2 halaman

Ngalungsur Pusaka Godog

Tak hanya di Situs Ciburuy, puluhan benda pusaka peninggalan Kerjaan Padjajaran pun terkumpul di makam kramat Syeh Sunan Rohmat Suci Godog, Karangpawitan. Di sana, setiap tanggal 14 mulud (Maulid) setiap tahun, masyarakat sekitar selalu menggelar ritual ‘Ngalungsur Pusaka’.

Kegiatan itu sengaja untuk memamerkan sekaligus memandikan seluruh barang pusaka peninggalan Prabu Kiansantang yang diyakini hingga kini sebagai penyebar pertama agama islam di wilayah Garut dan sekitarnya.

“Ada tumbak, keris, golok, dan benda sejarah lainnya, ” kata dia.

Setiap tahunnya ribuan orang dari berbagai daerah selalu datang dengan harapan untuk mendapatkan keberkahan dari makam waliyulloh tersebut.

“Ada nilai sejarah Islam yang tersimpan di dalamnya,” ujar Yaya Mansyur (62), juru kunci makam Godog.

Namun dibanding dengan Situs Ciburuy, ritual Ngalungsur Pusaka yang berada di makam Godog, mesti diawali dengan bakti soslal terutama sunatan massal. Kegiatan itu merupakan amanat sang sunan, saat menyebarkan syiar islam di sana.

“Tidak bisa digantikan kegiatan lain,” kata dia.

Yaya menyatakan, meskipun ada pemandian dan penyucian benda pusaka, namun hal itu hanya budaya semata. Hal tersebut, justru dibutuhkan untuk lebih mendekatkan diri kepada sang maha pencipta Allah SWT.

“Tidak usah menjadi perdebatan, sebab di dalamnya terkandung makna ibadah kepada Allah,” ujarnya.

7 Tempat Wisata Palembang yang Kekinian

Jakarta – Kota Palembang di Sumatera Selatan dikenal akan berbagai adatnya maupun kuliner pempek yang khas. Wisata di Palembang juga tidak ketinggalan indah.

Anda bisa menikmati makanan yang nikmat dan lezat bahkan sudah populer hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Nah, jika memiliki rencana untuk pergi ke kota Palembang maka tidak sah rasanya jika Anda tidak pergi ke beberapa tempat kekinian yang ada di kota itu.

Selain dikenal sebagai Kota Pempek, Palembang juga punya banyak tempat wisata yang tidak kalah seru dan kece. Mulai dari wisata pantai Palembang, tempat kekinian di Palembang, sampai tempat-tempat bersejarah yang sekalian menjadi tempat wisata edukasi.

1. Wisata Alam Hutan Punti Kayu

Satu-satunya wisata hutan di Palembang yang sedang hits dan kekinian yang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan dan masyarakat sekitar yakni Hutan Punti Kayu. Hutan ini terkenal akan berbagai keindahannya dan luasnya yang kurang lebih 50 hektare. Objek wisata ini cukup populer dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan cukup menghibur. Tempat hiburan yang disediakan di antaranya adalah jembatan kayu, perahu, taman, atraksi gajah, berkuda, dan fasilitas lainnya. Terletak di Jalan Kol. Burlian, Karya Baru, Alang Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan, tempat wisata itu bisa dikunjungi dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.

2. Palembang Bird Park

Ingin mengajak si kecil menikmati suasana menyenangkan dan berwisata edukasi burung? Anda bisa langsung datang ke Palembang Bird Park. Tempat ini dapat menjadi destinasi wisata untuk menikmati kicauan burung dan berinteraksi dengan burung secara langsung. Anak-anak sudah pasti senang ketika diajak ke sini, karena dapat berinteraksi langsung dengan berbagai jenis burung yang terbang bebas dan menyenangkan. Tentunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan untuk Anda dan keluarga. Ada banyak jenis burung di lokasi wisata ini dan Anda pun bisa mengenali jenis-jenis burung. Tentunya bisa menambah pengetahuan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda. Palembang Bird Park berlokasi di Jalan Gubernur H.A. Bastari, Jakabaring, Kawasan Opi Mall, sebelah Waterfun, Sungai Kedukan, Rambutan, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

3. Air Terjun Maung

Apabila ingin berwisata ke area yang terbuka dan menikmati keindahan alamnya, maka Anda wajib mengunjungi salah satu tempat wisata bernama air terjun yang ada di Palembang. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan karena airnya yang jernih dan banyak dinikmati oleh para pengunjung

Jika Anda ingin mengunjungi tempat ini maka langsung kunjungi area tersebut di Desa Padang Muaro Duo Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, Palembang. Jika Anda sudah sampai ke lokasi air terjun ini, sepanjang perjalanan akan melewati kebun kopi dan hutan dengan medan yang curam. Anda harus hati-hati ya saat di tempat ini.

Tempat wisata ini cocok bareng teman-teman dan sahabat. Namun kurang pas untuk keluarga terutama yang sudah berusia lanjut.

4. The Amanzi Waterpark

The Amanzi Waterpark merupakan destinasi terbaru di Palembang yang cukup banyak dikunjungi saat liburan. Bisa dikatakan wisata kekinian masyarakat Palembang. Waterpark yang belum lama dibuka ini terdapat berbagai jenis permainan yang menyenangkan dan menarik perhatian wisatawan. Lokasi ini berada di Jalan Tembus Alang-Alang Lebar KM. 12, Talang Kelapa, Alang Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Anda bisa menikmati berbagai wahana di antaranya Zimba dan Cora Pool, The Falls dengan seluncuran sepanjang 90 meter dan ketinggian 14 meter, The Raft dengan panjang 120 meter dan ketinggian 12 meter, Kilimmanjaro Tower, kolam arus River Nile sepanjang 500 meter serta deretan wahana lainnya yang bisa Anda nikmati jika berkunjung ke sini.

5. Fantasy Island Palembang

Fantasy Island Palembang merupakan objek wisata terbaru yang menawarkan aneka permainan lengkap layaknya The Amanzi waterpark. Namun di sini khusus bagi Anda yang tidak ingin membayar tiket terlalu mahal. Karena Fantasy Island Lembang menawarkan tiket yang murah dengan beragam permainan seru serta fasilitas yang tidak kalah dengan waterpark lainnya.

Anda bisa menikmati permainan seperti kolam luncur, kolam arus, hingga sungai tsunami yang mendebarkan. Untuk balita juga disediakan kolam khusus dengan kedalaman air 50 cm saja yang sudah pasti aman. Pengunjung yang tidak mau basah, bisa menikmati permainan kereta gantung. Namun Anda harus membayar biaya tambahan untuk menaiki wahananya. Jika ingin tidak terlalu ramai, Anda bisa berkunjung ketika weekday. Sedangkan jika ingin ramai Anda bisa datang saat weekend.

6. Kambang Iwak Family

Ingin berkunjung ke tempat yang indah nan eksotik bersama keluarga ataupun kekasih? Tidak masalah karena Anda bisa berkunjung ke Kambang Iwak Family yang terletak di danau yang berada di pusat kota. Tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Rindangnya pepohonan memberikan kesejukan ketika di pagi hari. Sementara pemandangan di malam hari terlihat semakin berwarna dengan air mancur warna-warni yang begitu menggoda.

Saat datang ke sini usahakan jangan musim hujan karena pemandangan danau akan tertutup kabut. Selain itu ketika musim hujan angin akan berhembus cukup kencang dan dingin.

7. Pulau Kemaro

7 Tempat Wisata Palembang yang KekinianFoto: (Raja Adil Siregar/detikTravel)

Pulau yang terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera ini menjadi tempat wisata di Palembang yang wajib untuk Anda kunjungi. Apalagi jika Anda ingin mengunjungi tempat wisata yang memang kekinian ataupun masuk ke dalam tempat wisata favorit yang Instagramable. Anda juga bisa melihat bagaimana adat dan tradisi dari masyarakat Tionghoa berperan banyak dalam bangunan dan pulau ini. Banyaknya anak-anak muda yang berlibur bersama teman-teman serta sahabatnya saat berkunjung, menjadikan Pulau Kemaro ini cukup populer.

Pengunjung yang datang ke sini pasti mengabadikan momen mereka dalam sebuah gambar. Sudah pasti menjadikan Pulau Kemaro menjadi terkenal dan menjadi tempat kekinian di Kota Palembang.

Tempat kekinian memang lebih banyak menarik wisatawan. Namun harus diingat bahwa ketika Anda memutuskan untuk wisata maka jangan hanya berlibur atau berfoto saja. Kenali juga makna dari tempat liburan yang Anda kunjungi dan jaga agar tidak buang sampah atau merusak tempat tersebut.

Itulah deretan tempat wisata yang bisa dinikmati atau Anda kunjungi saat datang ke kota Pempek ini. Mulai sekarang tidak ada lagi alasan atau rasa bingung untuk pergi ke Palembang. Jadi segera pesan tiket ke Palembang! (nwy/rdy)