Demi Cepat Adaptasi di Arsenal, Torreira Tekun Belajar Bahasa Inggris

London – Inggris menjadi negara baru yang disambangi Lucas Torreira untuk berkarier di sepakbola. Bagaimana cara gelandang Arsenal itu adaptasi?

Torreira menjadi bagian Arsenal pada musim panas 2018. Meriam London mendatangkan pria asal Uruguay itu dari Sampdoria dengan harga 26,4 juta pound sterling.

Inggris adalah negara asing kedua untuk Torreira setelah lima tahun di Italia. Dia langsung berusaha keras belajar bahasa Inggris demi mempercepat adaptasi dengan lingkungan di London dan rekannya di Arsenal.


“Yah, saya harus mengatakan itu tidak mudah karena ini adalah kehidupan baru bagi saya, tetapi saya memiliki sikap yang benar, berusaha keras untuk itu dan saya beradaptasi dengan kehidupan di Inggris dan tentu saja bahasanya,” Kata Torreira, dikutip dari situs resmi Arsenal.

“Saya belajar sangat keras karena saya pikir itu sangat penting. Ini bukan hanya fakta bahwa saya di sini, saya juga memerlukan bahasa untuk dapat berkomunikasi dengan rekan satu tim saya di lapangan,” tegasnya.

Pemain 22 tahun ini juga terkesan dengan kota London. Torreira merasa tak akan pernah bosan untuk tinggal di ibu kota Inggris.

“Ini adalah kota yang fantastis. Ada segalanya dan tidak mungkin kamu bosan di sini. Saya sungguh sangat senang,” Torreira mengungkapkan.

“Juga untuk cinta yang diberikan para fans membuat saya merasa sangat senang. Saya berusaha memberikan yang terbaik setiap kali dapat kesempatan bermain,” sambungnya.

Torreira tercatat sudah main 28 kali untuk Arsenal di semua ajang. Sebagai gelandang bertahan, dia mampu menyumbang dua gol dan dua assist.

(ran/rin)


Amien Ancam ‘Gempur’ KPU, TKN: Ada Rekayasa Kekacauan Jika Jokowi Menang

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengancam akan menggempur KPU jika terdapat kecurangan dalam Pemilu 2019. Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Johnny G Plate, menilai pernyataan Amien itu seolah menjadi penanda adanya rekayasa kekacauan pemilu jika Jokowi terpilih.

“Ada potensi rekayasa kekacauan pemilu Kongo jika Jokowi-Ma’ruf menang pada Pilpres 2019. Saat ini potensi tersebut masih dalam bentuk teror politik kepada KPU sebagaimana pernyataan AR di atas. Pernyataan di atas setidaknya sebangun dengan skenario Kongo,” kata Johnny dalam keterangannya, Selasa (15/1/2019).

Johnny mengatakan menuduh KPU bersikap curang dalam Pemilu 2019 merupakan sikap yang sombong. Dia meminta masyarakat untuk waspada maskud terselubung di balik adanya tuduhan KPU bersikap curang itu.
“Menuduh penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU curang adalah sikap yang arogan dan berlebihan. Apalagi jika kecurangan hanya ditujukan untuk Pilpres maka itu sangat tendensius dan harus diwaspadai apakah ada maksud terselubung di baliknya,” ujarnya.
Dia menjelaskan semua kandidat harus bijak dalam menerima hasil Pemilu. Jangan sampai, menurut Johnny, negara ini rusak karena cara-cara politisi yang tidak baik.

“Ikut Pemilu harus siap menang dan siap kalah agar demokrasi yang sudah dengan susah payah sama-sama kita bangun dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Indonesia bukan D R Conggo maka sebaiknya tidak mengulang cara-cara yang dilakukan di D R Conggo yang pada akhirnya merusak negara dan merugikan segenap rakyat D R Conggo. Kita perlu belajar dan menarik pelajaran dari pemilu D R Conggo, kami mengajak segenap peserta pemilu, politisi dan para tokoh nasional untuk tidak memanfaatkan cara yang sama seperti di D R Conggo karena itu hanya akan merugikan bangsa kita,” tuturnya.

Johnny lantas bicara soal Pemilu yang diawasi secara berjenjang dan terbuka. Menurut dia, penyelenggara pemilu akan bekerja secara profesional sesuai aturan yang berlaku.

“UU Pemilu no 7 Tahun 2017 sudah mengatur dengan jelas dan rigid terkait saksi parpol utk pileg, saksi paslon presiden dan saksi pengawas yang direkrut Bawaslu. Dalam hal ini menjadi tugas parpol juga untuk memastikan penyelenggara pemilu berjalan dengan baik dan jujur. Kami meyakini melalui pengawasan yang berjenjang dan terbuka maka penyelenggara Pemilu akan bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh sesuai amanat UU pemilu. Kami mengajak masyarakat untuk bersama sama mengawasi pelaksanaan pemilu agar dapat berlangsung dengan baik sesuai yang kita bersama harapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Amien Rais mengawasi KPU dalam Pemilu 2019. Anggota Dewan Pembina Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu mengancam akan menggempur KPU jika ada kecurangan.

“Awas kalau sampai KPU curang, ya, kita, kita gempur bersama-sama. Kita lebih pandai dari pemerintah. Bayangkan, 31 juta daftar (pemilih) bodong, banyak sekali, ini kan nggak masuk akal. KTP elektronik dibuang di tong sampah, di semak, di sawah, kan kurang ajar. Jadi saya memang tidak main-main mengatakan, awas kalau KPU curang dan kita punya bukti saya kira. Kita lindas insyaallah ya. Dan ini kita sudah pikir tak boleh leha-leha tinggal 90 hari lagi,” kata Amien di Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).
(knv/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Komika Gebi Ramadhan Meninggal Dunia karena Penyakit Kanker Hati

Liputan6.com, Jakarta Selasa (15/1/2019) terdengar kabar duka dari dunia komika atau panggung Stand Up Comedy di Tanah Air. Gebi Ramadhan, salah satu pemain film Milly & Mamet yang juga dikenal sebagai komika muda meninggal dunia.

Gebi Ramadhan mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon, Banten Selasa (15/1/2019). Ia meninggal dunia dalam usia 24 tahun lantaran penyakit kanker hati.

Kabar meninggalnya Gebi Ramadhan diungkapkan sutradara film Milly & Mamet, Ernest Prakasa melalui akun media sosialnya.

 “Di tengah perjuangannya berperang melawan kanker hati, @GebiRamadhan menyanggupi ajakan gw untuk main di @millymametmovie. Sekarang Gebi udah pergi. Selamat jalan, Geb. Kita semua sayang sama lo,” cuitan akun Twitter @ernestprakasa.


Ungkapan haru juga disampaikan oleh akun official film Milly & Mamet.Abang nasgork @gebiramadhan terima kasih atas tawa yg telah kau berikan untuk kami, semoga setiap tawa yg kau berikan menjadi pahala dan ditempatkan di Surga terbaik NYA,” tulis akun Twitter @millymametmovie.

Saat syuting Milly & Mamet, Gebi sebenarnya sudah menderita terserang kanker hati. Namun ia tetap menerima tawaran untuk bergabung dalam film ini. 

Pria asal Serang, Banten, ini hadir sebagai sosok penjual nasi goreng yang lucu. Dengan tingkah lugunya, Geby yang beradu peran dengan Julie Estelle dan Yoshi Sudarso berhasil mengocok perut penonton.

2 dari 2 halaman

Komika Babyface

Sebelum terjun di dunia film, Gebi ialah komika. Ia merupakan finalis Stand Up Comedy Indonesia musim keenam (SUCI 6). Namanya mulai melambung dan ia dipercaya mengisi beberapa acara komedi off air serta mengisi acara Komik Selebriti yang diadakan MNCTV.

Di panggung standup comedy, Gebi terkenal dengan gerak tubuhnya yang gemulai. Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini juga sering membahas keresahannya tentang perempuan. Senyum dan ekspresi polosnya selalu bisa menghibur penonton.

Kini Gebi telah kembali ke sisi-Nya. Doa tulus pun dilayangkan warganet untuk komika dengan ciri khas babyface ini

“Kemaren 2 harian nontonin stand up nya debi sama emon. padahal tonton berulang2 tetep seneng aja liatnya. kaget baca tweet ini gak nyangka debi pergi secepet ini. orang baik tenang di sana ya deb. udah gak sakit lagi sekarang. makasii udah kasih kebahagiaan dari karya lo ,” cuitan akun Twitter @darinandt.

Kayaknya masih kmren dia ngehibur di show suci tpi udah pergi, Innalillahi wainnalillahi rojiun semoga semua hiburan dan Lawakannya menjadi amal baiknya , aaminn,” cuitan akun @Yeniyenonk.

Dia mainnya tuh polos banget koh. Waktu scene nasi goreng. Selamat jalan, semoga amal ibadah diterima oleh-Nya dan alam jariah terus mengalir kepadamu,” ujar akun Twitter @MaulanaGhozii.

Sumber: Brilio.net 

Dicopot dari Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Masih Diperiksa Propam

Dicopot dari Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Masih Diperiksa Propam Foto: Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setiawan (ist)

PalembangKapolres Empat Lawang di Sumatera Selatan, AKBP Agus Setiawan dicopot karena hasil tes urinenya positif narkoba jenis sabu dan ekstasi. Bagaimana nasibnya sekarang?

Sang Kapolres yang diketahui menjabat pada akhir November 2017 lalu itu saat ini sedang diperiksa oleh Propam Polda Sumsel. Dia ditahan untuk kepentingan penyidikan.

“Hasil pemeriksaan lab dan keterangan dokter, ada 2 zat yang terkandung pada urine Kapolres. Dua zat itu adalah sabu dan ekstasi,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnian saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (15/1/2018).

Secara tegas Kapolda mengatakan tidak ada kasus lain yang menyebabkan sang kapolres dicopot, kecuali kasus narkoba. Bahkan jabatan kapolres tidak menjadi alasan untuk menunda penyelidikan oleh Propam.

“Sekarang diperiksa Bid Propam Polda. Otomatis ditahan dulu untuk keperluan penyelidikan. Kalau main-main dengan narkoba saya tindak tegas,” imbuh pria yang akrab disaba Zul ini.

Sebagaimana diketahui, AKBP Agus Setiawan positif narkoba saat dilakukan tes urine secara mendadak di Polda Sumsel, Jumat (11/1). Tes dikabarkan karena AKBP Agus telah masuk dalam dalam target Polda Sumsel.
(ras/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Komika Gebi Ramadhan Meninggal karena Kanker

Jakarta – Kabar duka datang dari dunia komedi Tanah Air. Komika Gebi Ramadhan yang terakhir juga turut bermain dalam film ‘Milly & Mamet’ meninggal dunia.

Stand Up Comedian asal Banten ini telah lama berjuang melawan kanker hati. Kabar duka ini disampaikan komika Ernest Prakasa. Gebi mengembuskan napas terakhir hari ini, Selasa (15/1).

“Di tengah perjuangannya berperang melawan kanker hati, @GebiRamadhan menyanggupi ajakan gue untuk main di @millymametmovie. Sekarang Gebi udah pergi. Selamat jalan, Geb. Kita semua sayang sama lo,” tulis Ernest di Twitter-nya.

Gebi Ramadhan punya persona ceriwis kala melucu di atas panggung. Ia juga kerap memakai gaya pria kemayu.

Di film Milly & Mamet, Gebi menjadi tukang nasi goreng kala satu scene dengan Julie Estelle dan Yoshi Sudarso.
(kmb/ass)

Suami Tak Gajian karena Shutdown AS, Istri Menang Lotere Rp 1, 4 M

Virginia – Bukan main gembiranya wanita ini. Di saat suaminya sedang tak menerima gaji, dewi fortuna berpihak padanya.

Wanita Amerika Serikat ini sama sekali tak mengira dirinya akan memenangi lotere. Tidak tanggung-tanggung, Carrie Walls memenangkan hadiah lotere negara bagian Virginia sebesar US$ 100 ribu (sekitar Rp 1,4 miliar) dan sebuah mobil!

Wanita ini tentu saja gembira bukan kepalang, terlebih saat ini suaminya adalah satu dari ratusan ribu pegawai federal AS yang tidak gajian dikarenakan penutupan (shutdown) pemerintahan AS.

“Saya menangis. Saya tak bisa mempercayainya,” ujar Walls dalam rilis pers yang disampaikan Virginia Lottery seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/1/2019).

Selain uang, Walls yang tinggal di Ashburn, kota pinggiran di dekat Washington, juga mendapatkan sebuah mobil Ford Expedition SUV.

Sekitar 800 ribu pegawai federal AS saat ini tengah dirumahkan sementara atau bekerja tanpa gaji selama 24 hari, seiring Presiden Donald Trump dan Kongres AS belum juga berhasil mencapai kesepakatan mengenai pendanaan pembangunan tembok di perbatasan AS dengan Meksiko.
(ita/ita)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

3 Sikap JK Berlawanan dengan Kubu Jokowi Hadapi Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tampak memiliki pandangan yang berbeda dengan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin dalam menghadapi sejumlah isu di Pilpres 2019. Padahal, dalam struktur Tim Kampanye Nasional (TKN), JK merupakan Ketua Dewan Pengarah Jokowi-Ma’ruf.

Setidaknya, ada tiga isu yang memperlihatkan sikap JK berada pada posisi berseberangan dengan koalisi Jokowi-Ma’ruf. Berikut dirangkum merdeka.com, Selasa (14/1/2019):

1. Visi Misi

Koalisi Jokowi-Ma’ruf ingin agar pemaparan visi dan misi capres dan cawapres cukup dilakukan oleh tim sukses saja. Tidak perlu langsung disampaikan oleh capres dan cawapresnya.

“Cukup oleh tim saja dan kita saja. Itu boleh, kok, digelar debat, baik oleh KPU maupun masyarakat yang punya konsen (pemilu), tidak ada masalah,” kata Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding.

Namun pandangan berbeda disampaikan oleh JK. Menurut dia, visi misi harus dipaparkan langsung oleh capres dan cawapres. Hal itu justru seiring dengan keinginan kubu Prabowo-Sandiaga.

“Visi, misikan punyanya calon A, (calon) B, tidak pernah ada mengatakan visi dan misi dari tim sukses. Ya mestinya (disampaikan sendiri), karena itu nanti dia harus pertanggungjawabkan,” kata JK.

Namun perdebatan berakhir setelah KPU dan kubu Jokowi serta Prabowo sepakat jadwal pemaparan visi dan misi 9 Januari dibatalkan. Pemaparan visi dan misi diserahkan ke masing-masing kubu, KPU tidak memfasilitasi.

2 dari 4 halaman

2. Bocoran Pertanyaan Debat

Kubu Jokowi tak menolak mendapatkan bocoran debat perdana yang akan digelar 17 Januari nanti. Intinya, kubu Jokowi ikut aturan main yang ditetapkan oleh KPU. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua TKN, Hasto Kristiyanto.

“Kami itu taat pada aturan main dikasih kisi-kisi kami ikut, tidak dikasih kisi-kisi juga sudah biasa,” ujar Hasto di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Sementara JK menilai tak tepat debat capres diberikan bocoran. Sebab, debat bisa menjadi tak murni.

“Kalau itu dibuka duluan berarti yang menjawab tim, padahal yang mau diuji adalah yang bersangkutan pribadi. Jadi kurang pas itu karena (jawabannya) dirapatkan oleh tim, yang pantas jadi wapres, tim itu dong,” ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Berkaca dari pengalaman JK mengikuti debat pilpres selama tiga kali, umumnya ia hanya menerima soal tema yang akan diangkat sebelum pelaksanaan debat.

“Ya mestinya kalau ingin menilai kemampuan secara pribadi jangan dibuka. Banyak hal yang perlu ditanggapi langsung, agar rakyat punya pilihan yang jelas,” ucap JK.

3 dari 4 halaman

3. Alumni Beri Dukungan

Jokowi menghadiri deklarasi dukungan alumni UI dan sejumlah perguruan tinggi negeri di GBK pada Sabtu (12/1/2019) lalu. Jokowi mendapatkan ribuan dukungan dari alumni perguruan tinggi yang hadir saat itu.

Di depan lulusan Kampus Kuning itu, Jokowi menyinggung memilih pemimpin harus punya pengalaman. Dia mengakui sempat pusing karena belum memiliki pengalaman saat memimpin.

“Apa yang saya alami? Kaget dan harus banyak belajar. Di awal pusing karena belum miliki pengalaman di pemerintahan. Itu yang saya sampaikan di awal, perlu pengalaman untuk memerintah. Apalagi negara Indonesia besar begini. Jangan coba-coba,” ujar Jokowi.

Rupanya JK tak setuju apabila membawa almamater dalam dukungan politik. JK meminta organisasi alumni universitas tidak terlalu jauh menyeret nama kampus jelang Pilpres 2019.

“Apabila terlalu jauh pasti alumni itu terbelah. Jadi kita harus bicara hal yang tentu independen, normatif tapi tidak berbicara tentang hal yang bisa memecah,” kata dia.

JK lalu menyinggung deklarasi alumni UI dan sejumlah alumni perguruan tinggi negeri kepada capres dan cawapres 01, Joko Widodo- Ma’ruf Amin. Sebelumnya, sejumlah alumni UI juga menyatakan dukungan untuk capres dan cawapres 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

“(Kalau) alumni itu (sebenarnya) bebas saja karena itu hak konstitusi masing-masing tapi mestinya tak harus terlalu jauh mengatasnamakan universitas agar universitas itu tetap berdiri independen,” ujar JK.

Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Sumber: Merdeka

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Efek Domino Jika Higuain ke Chelsea: Morata, Kalinic, dan Piatek

Jakarta – Transfer Gonzalo Higuain ke Chelsea bisa menjadi efek domino. Hal itu akan melibatkan Alvaro Morata, Nikola Kalinic, dan Krzysztof Piatek.

El Pipita sedang menurun drastis. Dia cuma mencetak delapan gol dalam 21 penampilan sejak dipinjam AC Milan dari Juventus di musim panas.

Rossoneri sudah mengeluarkan uang mencapai 16 juta euro untuk meminjam Higuain sampai akhir musim ini. Milan juga punya opse membeli pria asal Argentina itu sebesar 35 juta euro.


Milan dikabarkan sudah hilang minat mempermanenkan Higuain. Chelsea pun mengendus itu dengan coba meminjam Higuain lebih dulu sampai akhir musim. Situasi itu didukung dengan minim golnya Moarta dan Oliver Giroud.

Jika transfer Higuain ke Chelsea terjadi, maka si striker bisa reuni dengan Maurizio Sarri. Di bawah arahan Sarri, Higuain mencapai musim tersuburnya kala mencetak 38 gol untuk Napoli di Liga Italia 2015/16.

Kedatangan Higuain nantinya juga bisa berdampak pada Morata. Pria asal Spanyol ini sedang santer dikabarkan bakal balik ke Atletico Madrid selaku tim masa kecilnya.

Morata nantinya bisa membuka jalan Kalinic untuk pergi dari Atletico menuju AS Monaco. Selama di Atletico, pria asal Kroasia itu baru main sembilan kali di La Liga dengan mencetak dua gol.

Lantas siapa yang bakal menggantikan Higuain di Milan? Adalah Piatek yang belakangan santer disebut-sebut mau meninggalkan Genoa.

Milan tak akan dengan mudah mendatangkan Piatek, yang sudah mencetak 19 gol dalam 21 pertandingan musim ini. Tim besutan Gennaro Gattuso itu harus berhadapan dengan Real Madrid.

(ran/raw)


Greysia / Apriyani Akui Bukan Favorit Juara di Malaysia Masters 2019

Jakarta Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tak memasang target khusus pada Malaysia Masters 2019, 15-20 Januari. Mereka mengakui bakal datang bukan berstatus unggulan.

Keduanya hanya berharap membuka perjalanan di tahun ini lebih baik daripada sebelumnya. Sepanjang 2018, Greysia/Apriyani berhasil menjadi kampiun di Thailand Terbuka 2018, India Terbuka 2018, serta meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018.

“Sebelum masuk 2019, saya dan Kak Greys sudah diskusi untuk pertandingan ke depannya. Kami sepakat tahun ini kami mulai dari awal lagi. Kami tidak mau pasang target apa-apa. Kami bukan siapa-siapa dan siap buat melawan siapa pun. Jadi terus terang di Malaysia ini kami tidak memasang target khusus,” kata Apriyani, melalui rilis yang diterima Bola.com, Senin (14/1/2019). 

Pada Malaysia Masters, mereka akan berhadapan dengan ganda Hong Kong, Ng Wing Yung/Yeung Nga Ting, di babak pertama. Di atas kertas, Greysia/Apriyani diperkirakan lolos dari adangan lawan tersebut.

Greysia/Apriyani selalu menang dari dua laga sebelumnya kontra Yung/Ting. Di babak kedua, mereka akan bertemu antara rekannya sendiri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand).

“Peluangnya ada, asal kami mampu menjaga performa dan lebih baik lagi dibanding 2018. Ini kan pertandingan awal tahun, kemarin habis liburan, jadi kami sudah lebih fresh lagi untuk main,” kata Apriyani. 

“Untuk persiapannya, kami kembali mengevaluasi lawan-lawan dari pertemuan sebelumnya juga. Nonton pertandingan lawan dan mengingat-ingat lagi kelebihan lawan-lawan kami,” sambung Apriyani.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu turun bersama lima wakil ganda putri lainnya di Malaysia Masters 2019. Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Virni Putri/Della Destiara Haris, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto akan mengawali langkah di babak pertama. Sedangkan Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma harus berjuang melewati babak kualifikasi. 

Ada Pengendali Pikiran, Ini 7 Proyek Rahasia CIA yang Bocor ke Publik

Liputan6.com, Washington DC – Sebagian besar orang-orang di dunia tahu bahwa pemerintah Amerika Serikat, lewat militer dan CIA, punya banyak proyek rahasia yang tak diketahui publik. Mereka juga disebut kerap terlibat dalam sejumlah teori konspirasi.

Pada tahun 2013, ada dokumen-dokumen yang terungkap ke publik tentang keberadaan proyek-proyek CIA itu. Mulai dari yang dianggap lucu, hingga yang berakibat mengerikan.

Apa saja? Berikut 7 proyek rahasia militer AS atau CIA yang terkuak ke publik, yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 8 halaman

1. Proyek Manhattan

Ini adalah proyek yang berujung pada kematian ratusan ribu orang. Dimulai diam-diam pada tahun 1939, Proyek Manhattan, menghasilkan bom atom pertama di muka Bumi.

Riset dipimpin fisikawan Amerika Julius Robert Oppenheimer, kendali proyek secara keseluruhan ada di tangan Mayor Jenderal Leslie Groves dari US Army Corps of Engineers.

Meski melibatkan 30 tempat riset dan produksi yang berbeda, Proyek Manhattan sebagian besar proyeknya dilaksanakan di tiga tempat rahasia: Hanford di Washington, Los Alamos di New Mexico, dan Oak Ridge di Tennesse –yang lokasinya dirahasiakan sampai akhir Perang Dunia II.

Proyek Manhattan menghasilkan rancangan, produksi, dan peledakan dari tiga bom nuklir pada 1945. Yang pertama, menggunakan plutonium dibuat di Hanford, dites pada 16 Juli di Situs Trinity, tes nuklir pertama dunia, dekat Alamogordo, New Mexico. Ledakan menciptakan awan cendawan (jamur) yang membentang selebar 12.200 meter. Kekuatannya setara dengan 15 ribu TNT.

Sebulan kemudian Jepang jadi lokasi uji coba. Bom uranium disebut Little Boy diledakan pada 6 Agustus di kota Hiroshima, Jepang. Yang ketiga, bom plutonium disebut Fat Man, diledakan pada 9 Agustus di atas kota Nagasaki. Sebuah tragedi di akhir Perang Dunia II yang merenggut ratusan ribu nyawa. Dua bom di Jepang adalah satu-satunya senjata nuklir, sampai saat ini, yang digunakan dalam perang.

Hari ketika bom atom meledak, Oppenheimer bersorak atas kesuksesan misinya. Namun beberapa bulan kemudian ia menyesal bukan main. Apalagi, Pemerintah AS menggunakan tragedi Hiroshima untuk mempercepat perlombaan senjata nuklir dan bukan untuk menciptakan perdamaian dunia.

Suatu hari ia bertemu Presiden Harry S. Truman di Gedung Putih dan berkata, “Pak Presiden, aku merasa tanganku berlumuran darah,” kata dia, merujuk pada Tragedi Hiroshima-Nagasaki, seperti dimuat Daily Mail. Pernyataan yang membuat Truman marah dan menyebut Oppenheimer sebagai ‘ilmuwan cengeng’.

Pernyataan yang sama diucapkan Oppenheimer 20 tahun kemudian. “Saat ini aku menjadi Kematian. Penghancur dunia.”

3 dari 8 halaman

2. Operasi Paperclip

Pada September 1946, Presiden Harry Truman memberikan izin berlangsungnya sebuah program yang diberi nama Operasi Paperclip — yang bertujuan ‘mencuri’ ilmuwan dari Nazi Jerman dan memindahkan mereka ke AS.

Para pejabat dari Office of Strategic Services (cikal bakal CIA) merekrut ilmuwan- ilmuwan Jerman untuk membantu pembangunan di Negeri Paman Sam setelah perang — sekaligus memastikan pengetahuan ilmiah yang berharga dan strategis tak jatuh ke tangan Uni Soviet, serta Jerman Barat dan Jerman Timur.

Kala itu, pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.

Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang.

Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap.

Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin. Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.

Sementara, Salah satu ilmuwan yang direkrut adalah ahli roket, Wernher von Braun, yang menjadi otak misi Apollo Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dia mestinya tak masuk kriteria karena keterkaitannya dengan Nazi. Von Braun adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.

Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: “Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian,” demikian Liputan6.com kutip dari BBC.

“Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun.”

4 dari 8 halaman

3. Proyek Grudge

Sementara Area 51 tak secara khusus ditujukan untuk meneliti makhluk ekstrateresterial, Angkatan Udara AS diam-diam menyelidiki eksistensi UFO.

Proyek Grudge, adalah program jangka pendek yang diluncurkan pada 1949 untuk menyelidiki benda terbang aneh, seperti piring terbang. Misi ini melanjutkan program sebelumnya yang dinamakan Proyek Sign — yang melaporkan pada 1949 bahwa sebagian penampakan diduga UFO sejatinya adalah pesawat terbang — yang tak ada data khusus untuk menentukan asal usulnya.

Kritik terhadap Project Grudge, bahwa program tersebut semata-mata ditetapkan untuk menghilangkan prasangka laporan UFO — untuk menenangkan masyarakat — dan hanya sedikit penelitian aktual yang dilakukan.

Sebaliknya, banyak pula yang berkata bahwa pemerintah pernah menutup-nutupi proyek ini dari pantauan masyarakat umum, seperti pada awal kasus kecelakaan di Roswell, New Mexico. Pada bulan Juli 1947, pejabat militer mengadakan siaran pers bahwa reruntuhan telah ditemukan dari pesawat luar angkasa asing yang jatuh, namun kemudian menarik kembali pernyataan mereka keesokan harinya.

Dalam bukunya, Edward J. Ruppelt, Kapten Angkatan Udara sekaligus direktur proyek menulis, “Tak butuh banyak waktu saat mempelajari dokumen UFO lama, untuk melihat bahwa prosedur standar intelijen tidak diikuti dalam Proyek Grudge. Segala sesuatu yang dievaluasi dengan premis bahwa UFO sejatinya tak ada. Apapun yang Anda lihat atau dengar, jangan percaya.”

Setelah bubar, Proyek Grudge bermetamorfosa menjadi “Blue Book Project” yang pada tahun 1969 resmi diakhiri oleh pemerintah Amerika Serikat.

5 dari 8 halaman

4. Area 51

Seperti halnya Segitiga Bermuda, Area 51 adalah salah satu tempat paling misterius di muka Bumi. Banyak teori konspirasi beredar soal lokasi pangkalan militer rahasia AS di Nevada itu.

Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia.

Pada Juli 2013, dokumen CIA yang status kerahasiaannya dicabut, mengakui keberadaan Area 51 untuk pertama kalinya. Dalam dokumen disebut, situs rahasia tersebut digunakan untuk menguji berbagai pesawat mata-mata, termasuk U-2 — pesawat pengintai terkenal.

Lokasi terpencil di gurun yang mengelilingi Danau Groom dipilih karena berdekatan dengan fasilitas pengujian nuklir. “U-2 sangat rahasia,” kata jurnalis pertahanan Inggris, Chris Pocock, dan penulis sejarah program pengembangan pesawat U-2 tersebut, kepada BBC. “Mereka mencoba untuk menyembunyikan semua hal tentang itu.”

Pesawat U-2 yang dibuat untuk memata-matai Uni Soviet dimasa perang dingin, masih diterbangkan oleh Angkatan Udara AS hingga saat ini.

Dokumen ini mencatat bahwa pengujian pesawat U-2 pada 1950 –dengan ketinggian yang jauh lebih tinggi daripada pesawat komersial — menyulut “peningkatan yang signifikan terhadap laporan benda terbang yang tak dikenal (UFO)”.

“Pada saat itu, tidak ada yang percaya penerbangan berawak bisa terbang di atas 60.000 kaki (seperti U-2), sehingga tidak ada yang menyangka akan melihat sebuah benda yang begitu tinggi di langit,” catatan penulis Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach.

6 dari 8 halaman

5. Proyek MK-ULTRA

Pada tahun 1950-an, CIA meluncurkan program superrahasia, MKULTRA. Tujuannya mencari obat atau teknik yang bisa digunakan untuk mengendalikan pikiran manusia. Lebih dari dua dekade selanjutnya, lembaga intelijen itu menggunakan halusinasi, kondisi kurang tidur ekstrem, dan alat kejut listrik sebagai upaya pencucian otak sempurna.

Ilmuwan CIA melakukan lebih dari 149 proyek riset sebagai bagian dari MKULTRA. Salah satunya, mereka mengetes efektivitas LSD dalam situasi sosial tertentu dengan cara, diam-diam membubuhkan obat di sebuah bar di New York atau San Francisco. Atau menawarkan heroin pada pecandu agar mereka bisa berhalusinasi.

Dihantui skandal Watergate, pada tahun 1973 Direktur CIA, Richard Helms memerintahkan dokumen yang terkait dengan proyek tersebut dimusnahkan. Namun, sejumlah dokumen berhasil lolos, pada 1977 atas nama UU Kebebasan Informasi, sebanyak 20.000 halaman dirilis.

7 dari 8 halaman

6. Proyek Iceworm

Pada tahun 1960-an, Angkatan Darat AS memulai sebuah misi rahasia untuk membangun serangkaian situs peluncuran rudal nuklir mobile di bawah lapisan es Greendland. Tujuannya, sebagai landasan rudal jarak menengah untuk menyerang sasaran di dalam Uni Soviet.

Program tersebut diberi kode Project Iceworm, namun, untuk menguji kelayakannya, Angkatan Darat meluncurkan kedok proyek riset yang dinamakan “Camp Century” pada 1960.

Di bawah kedok ini, insinyur membangun jaringan bangunan bawah tanah dan terowongan, termasuk tempat tinggal, dapur, ruang rekreasi, rumah sakit, laboratorium, kamar pasokan, pusat komunikasi dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Pangkalan, yang juga dirahasiakan dari pemerintah Denmark, beroperasi selama 7 tahun. Program itu akhirnya dibatalkan pada 1966, akibat geseran es yang menciptakan kondisi tak stabil. Hingga kini, sisa-sisa Proyek Iceworm terkubur di bawah lapisan es Kutub Utara.

8 dari 8 halaman

7. Proyek 1794

Pada tahun 2012, Angkatan Udara AS mengungkap dokumen rahasia, termasuk catatan program rahasia pembuatan pesawat yang bentuknya meniru piring terbang.

Program ambisius itu dinamakan Proyek 1794. Tujuannya,membuat piring terbang yang kuat dan dapat berfungsi untuk melakukan patroli udara. Sekaligus untuk menembak jatuh pesawat pembom Uni Soviet.

Dalam memo tahun 1956 terungkap, pesawat ditargetkan bisa melaju dengan kecepatan maksimal antara Mach 3 dan Mach 4, melayang di ketinggian 100.000 kaki atau 30.000 meter, dan daya jangkaunya maksimal 1.000 mil laut.

Target lain, piring terbang itu bisa terbang di lapisan stratosfer, dengan kecepatan 2.600 mil per jam, kemampuan untuk take-off dan mendarat secara vertikal, dan dikontrol dan distabilkan dengan pendorong jet. Saking cepatnya, perjalanan New York – Miami cukup ditempuh 24 menit.

Lalu bagaimana nasib proyek ini?

Diketahui, para insinyur telah melakukan tahap awal, lalu membangun desain prototipe. Namun pada akhirnya usaha mereka pupus. Proyek ini ditakdirkan gagal, meski para ilmuwan yang terlibat yakin, mereka di jalur yang benar.

Uji coba menunjukkan, desain piring terbang, dari kaca mata aerodinamis, tak stabil dan tak terkendali dalam kecepatan tinggi.

Kendala lainnya adalah soal pembiayaan, untuk meneruskan pembangunan prototipe tersebut membutuhkan uang sebanyak US$3,1 juta atau sekitar US$26,6 miliar jika dibandingkan dengan nilai uang saat ini. Sungguh jumlah yang luar biasa untuk proyek yang belum dipastikan bakal berhasil.