Kiper Madura United Merapat ke Timnas Indonesia

Di pos kiper, Simon memanggil tiga nama, termasuk Ridho. Mantan penjaga gawang Borneo FC ini akan bersanding dengan Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta) dan Teja Paku Alam (Semen Padang).

Buat Ridho, tidak ada persaingan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.

“Dari dulu, banyak orang bilang persaingan. Dari dulu, tidak pernah ada yang namanya bersaing. Prinsip saya, tunjukkan kerja keras di latihan dan di lapangan,” kata Ridho.

Piala Presiden 2019: Madura United Menang Tipis Atas Borneo

Madura United: M. Ridho (GK); Alfath Fathier, Rendika Rama, Fandry Imbiri, Guntur Ariyadi, Jaimerson Xavier, Marckho Sandi Merauje, Slamet Nurcahyono, Beto Goncalves, Aleksandar Rakic, Zah Rahan.

Borneo FC: Gianluca Pandeynuwu (GK) Abdul Rachman, Jan Lammers, Javlon Guseynov, Diego Michiels, Ichsan Kurniawan, Wahyudi Hamisi, Ambrizal Umanailo, Renan Silva, Rival Lastori, Matias Conti.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Berita video highlights Piala Presiden 2019 antara Borneo FC menghadapi PSS Sleman yang berakhir dengan skor 0-2.

Live Streaming Piala Presiden 2019: Madura United Vs Borneo FC di Indosiar

Madura United (4-3-3): Muhammad Ridho (kiper); Alfath, Jaimerson, Fandri Imbiri , Andik Rendika Rama (belakang); Zah Rahan, Dane Milovanovic, Asep Berlian (tengah); Engelbert Sani, Aleksandar Rakic, Alberto Goncalves (Depan)

Pelatih: Dejan Antonic

Borneo FC (4-3-3): Nadeo Agrawinata (kiper); Abdul Rahman, Jan Lammers, Javlon Gusenov, Diego Michiels (belakang); Asri Akbar, Wahyudi Hamisi, Terens Puhiri (tengah); Renan Silva, Lerby Eliandry, Ambrizal Umanailo (depan).

Pelatih: Fabio Lopez

Live Streaming Indosiar: Madura United Vs Persija di Piala Presiden 2019

Liputan6.com, Sleman – Duel seru di Stadion Maguwoharjo, Sleman bakal disiarkan secara langsung dan eksklusif oleh Indosiar. Madura United akan menantang Persija Jakarta pada Jumat (8/3/2019) pada laga Grup D Piala Presiden 2019.

Sayangnya, dalam laga kedua Grup D Piala Presiden 2019, kedua tim dipastikan turun tanpa banyak pemain bintang. Madura United minus lima pemain yang dipanggil Timnas Indonesia.

Lima pemain tersebut adalah Fachrudin Arianto, Greg Nwokolo, M. Ridho Jazuli, Andik Vermansah, dan Zulfiandi. Namun pelatih Madura United, Dejan Antonic mengaku tak gentar menghadapi fakta ini.

Soalnya, dia masih punya stok pemain yang bisa diandalkan seperti Asep Berlian, Fandri Imbiri, dan Engelbert Sani.

Sedangkan Persija melepas dua pemainnya ke Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa dan Novri Setiawan. Macan Kemayoran juga akan bermain dengan pemain pelapis karena akan bermain di Piala AFC.

Live streaming Madura United vs Persija di Piala Presiden 2019 akan dimulai pukul 15:30 WIB di Indosiar. Dapatkan link live streaming Madura United vs Persija di halaman berikutnya.

Madura United vs Persija: Ivan Kolev Bakal Rotasi Pemain?

Liputan6.com, Sleman – Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev berencana melakukan rotasi saat melawan Madura United (MU) dalam laga kedua Grup D Piala Presiden 2019. Laga itu bakal berlangsung, Jumat (8/3/2019) hari ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman dan disiarkan langsung Indosiar.

“Ya karena program ini kami dipaksa harus membuat rotasi. Ya saya siapkan pemain yang tidak bermain kemarin. Dan saya harap bahwa saya harap semua bisa siap untuk laga esok (hari ini, red)”ujar Kolev seperti dilansir situs resmi klub.

Rotasi dilakukan Kolev bukan tanpa alasan. Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta– harus bertanding tiga kali dalam waktu sepekan.

Selain di Piala Presiden, Persija Jakarta juga ambil bagian dalam Piala AFC. Usai melawan MU, Persija akan bertandang ke Myanmar untuk melawan Shan United, Selasa (12/3/2019).

“Saya percaya kualitas pemain yang nanti dimainkan juga bagus. Saya harap prestasi mereka juga cukup bagus,” kata Kolev.


2 dari 3 halaman

Ingin Menang

Kendati melakukan rotasi, Kolev mengatakan timnya tetap mematok kemenangan melawan MU. Ia yakin, pemain yang diturunkannya pada laga ini bisa berbuat banyak.

“Kalian tahu dengan nama persija . Itu jelas selalu dituntut menang. Tujuannya sama kalo bisa menang tidak peduli dengan skuat inti atau cadangan,” kata Kolev mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Lima Laga Persija Jakarta Berikutnya

Jumat (8/3/2019) Madura United vs Persija Jakarta

Selasa (12/3/2019) Shan United vs Persija Jakarta

Jumat (15/3/2019) PSS Sleman vs Persija Jakarta

Rabu (3/4/2019) Ceres vs Persija Jakarta

Selasa (23/4/2019) Persija Jakarta vs Ceres

Piala Presiden 2019: Lawan PSS Sleman, Madura United Siap Curi Kemenangan

Liputan6.com, Sleman – Madura United akan berhadapan dengan PSS Sleman dalam laga perdana grup D Piala Presiden 2019](3908720 “”) di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (5/3/2019). Di laga yang akan disiarkan Indosiar ini, tim asuhan Dejan Antonic ini sudah menyiapkan sejumlah strategi demi mencuri kemenangan atas tim tuan rumah.

“Kami akan bermain serius, anak-anak harus mencari kesempatan untuk mencetak gol supaya bisa masuk delapan besar,” ujar Dejan Antonic, pelatih Madura United, dalam jumpa pers di Yogyakarta, Senin (4/3/2019).

Ia mengaku membawa semua pemain dengan persiapan yang matang di ajang Piala Presiden 2019. Tidak ada pemain yang cedera dan materi juga sudah baik.

Dejan juga meminta timnya untuk menikmati permainan di ajang Piala Presiden 2019 sehingga hasil akan mengikuti. Menurut Dejan, tidak perlu berorientasi pada hasil, karena yang terpenting menyajikan pertandingan yang baik.

“Cara membuat sepak bola di Indonesia bagus adalah dengan memberikan permainan yang baik,” ucapnya.

Ia menyebut PSS Sleman tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih tim ini akan bermain di Liga 1 2019. Bermain di kandang sendiri, PSS Sleman juga mempunyai suporter besar yang setia dan fanatik terhadap timnya.

2 dari 2 halaman

Fachrudin Kembali

Sementara itu, kapten Madura United Fachrudin Aryanto mengaku senang kembali merumput di Stadion Maguwoharjo. Fachrudin memang sempat membela PSS Sleman pada periode 2007-2012.

“Akhirnya bisa kembali ke Sleman walaupun sekarang bersama dengan Madura United,” tutur mantan pemain PSS ini.

Menurut Fachrudin, pertandingan pertama biasanya pertandingan yang sulit. Meskipun demikian, timnya sudah selesai mengikuti Piala Indonesia dan saat ini fokus kepada Piala Presiden.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Madura,” kata Fachrudin.

Kolev Pusing Hadapi Jadwal Padat Persija

Jakarta – Ivan Kolev mengakui Persija punya masalah pelik jelang Piala Presiden 2019. Ia mencari solusi agar para pemainnya tetap fit mengikuti turnamen itu dan juga Piala AFC 2019.

Saat ini Persija Jakarta masih melakukan persiapan menghadapi Borneo FC, pada pertandingan pertama Grup D Piala Presiden 2019. Mereka berlatih di Lapangan Sutasoma Halim Perdanakusuma. Namun, Ivan Kolev harus berpikir keras bagaimana menjaga kebugaran pemain dengan jadwal padat sampai 15 Maret mendatang.

“Jadwal bermain dua sampai tiga hari sekali, dan itu sulit sekali menjaga kebugaran. Kami harus mencoba memaksimalkan semua pemain. Sebenarnya kami beruntung karena memiliki skuat yang bagus,” ujar Ivan Kolev.

Persija menjalani dua laga Grup D Piala Presiden 2019 dalam sepekan ke depan, yakni menghadapi Borneo FC pada Selasa (5/3/2019) dan Madura United, Jumat (8/3/2019). Setelah itu, Persija akan bertandang ke Myanmar untuk menghadapi Shan United pada laga kedua Grup G Piala AFC 2019, Selasa (12/3/2019).

Setelah itu, Persija masih melakoni laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019 menghadapi PSS Sleman, Jumat (15/3/2019). Namun, Kolev ingin para pemainnya fokus menghadapi satu per satu laga yang harus dihadapi. “Kami terus menjalani program yang sudah kami buat. Kami berlatih setiap hari,  tentu dengan menyesuaikan persiapan kami dengan pertandingan-pertandingan yang akan datang,” ujar Kolev.

Persija akan menghadapi Borneo FC dalam laga pertama mereka di Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (5/3/2019).

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham Kekecewaannya

Jakarta – La Nyalla Mattalitti memandang perilaku Prabowo Subianto di salah satu Ponpes di Sumenep, Madura, membuatnya tak layak dipilih pada Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi santai serangan La Nyalla itu.

Juru debat BPN, Ahmad Riza Patria menyebut Prabowo bukan tipikal pemarah, tak seperti deskripsi dalam video yang beredar yang menyebut Prabowo marah-marah di depan ulama. Narasi Prabowo marah di depan kiai sudah dibantah BPN maupun Kiai Yazid yang berasal dari Ponpes Assadad, Ambunten Timur, Pamekasan, Madura yang hadir dalam acara itu. Bagi Riza, serangan La Nyalla lebih ke faktor sakit hati.

“Terkait La Nyalla, kita memahamilah, memahami kekecewaan La Nyalla sampai saat ini kan belum selesai, kekecewaan tidak mendapat rekomendasi sebagai cagub. Padahal semua orang tahu, La Nyalla tahu, Gerindra sudah memberikan rekomendasi kepada La Nyalla untuk mencari teman koalisi cagub, bahkan, tapi kan praktiknya La Nyalla yang menjanjikan bisa dapat rekom dari Demokrat, menghadirkan Pakde Karwo, menjanjikan bisa menghadirkan Kiai sendiri, bisa menjanjikan dapat rekom dari PAN, kan nggak dapet,” kata Riza, Jumat (1/3/2019).

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Ahmad Riza Patria (Lamhot Aritonang)

Riza mengatakan Gerindra dan Prabowo sudah siap memberi rekomendasi cagub Jawa Timur ke La Nyalla dengan memintanya mencari dukungan dari Partai Demokrat dan PAN. Namun, Riza menyebut La Nyalla gagal mendapatkannya.

Karena itu, dia mengaku heran mengapa La Nyalla masih terus menyerang Prabowo.

“Kalau tidak bisa mendapatkan partai lain, kenapa harus Partai Gerindra atau Pak Prabowo yang jadi sasaran terus?” sebut Riza.

Sementara itu, juru bicara BPN Jansen Sitindaon mengatakan Prabowo sama sekali tidak marah-marah ke ulama seperti yang dituduhkan. Bagi Jansen, tuduhan tersebut tak sesuai fakta.

“Pertama, tidak benar itu tuduhan La Nyalla kalau Pak Prabowo marah ke kiai. La Nyalla harus mencabut ucapannya itu karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” kata Jansen.

Jansen menyebut banyak warga di Madura yang mengagumi Prabowo. Jansen mengatakan mungkin La Nyalla sedang tertekan melihat fenomena itu.

“Walau kami menyadari, melihat ramai dan padatnya orang yang menyambut dan mengelu-elukan Pak Prabowo kemarin di Madura, mungkin La Nyalla sekarang sedang stres berat. Karena tanda-tanda La Nyalla akan potong leher sesuai janjinya jika Prabowo menang di Madura semakin dekat. Jadi baiknya La Nyalla baiknya fokus aja memenuhi janjinya itu jika nanti terbukti Prabowo menang di Madura,” imbuh dia.

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Jansen Sitindaon (Dok Pribadi)

Soal kejadian di Sumenep, Madura yang disinggung La Nyalla, Jansen menyebut Prabowo sama sekali tidak marah. Prabowo hanya memperingatkan dan itu menurutnya masih dalam batas normal.

“Jelas di video itu Pak Prabowo bukan marah tapi menegur. Itu pun tegurannya masih dalam batas normal. Karena ada relawan yang jadi audiens bicara dengan keras ketika Pak Prabowo pidato. Itu hal yang wajarlah,” katanya.

Sebelumnya, La Nyalla melihat perilaku Prabowo di Madura cukup mencederai para ulama dan juga santri. Tetapi, lanjut La Nyalla, Prabowo memang memiliki watak yang terkadang melukai orang lain.

“Memang begitulah Pak Prabowo kalau marah-marah, nggak usah kaget biasa saja. Dan tidak perlu dipilih kalau gitu,” kata La Nyalla usai bertatap muka dengan buruh rokok di PR Gandum Jalan Raya Bandulan, Sukun, Kota Malang, Kamis (28/2).
(gbr/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Datangi Polda Jatim, TKD Kaji Aksi Anarkis Pembakaran Atribut Jokowi

Surabaya – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mendatangi Mapolda Jatim. Machfud mengatakan kedatangannya ini untuk bersilaturahmi dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, juga membahas kondusivitas menjelang Pilpres 2019.

Selain itu Machfud sempat menceritakan terkait aksi-aksi anarkis yang terjadi menjelang Pilpres. Misalnya pembakaran atribut atau alat peraga kampanye (APK) di Sampang, Madura.

“Ya ini silaturahim. Kami meminta kepolisian untuk terus menjaga kondusivitas di tahun politik ini, apalagi belakangan ini mulai muncul aksi-aksi anarkis seperti adanya pembakaran kaus dan alat peraga kampanye Jokowi di Sampang, Madura,” ujar Machfud di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (28/2/2019).

Menurut Machfud komunikasi dengan kepolisian ini untuk memastikan semua pihak bisa menahan diri agar situasi politik tetap nyaman dan aman. Apalagi, ada agenda kampanye terbuka yang rencananya mulai bulan Maret.
“Khawatir bergesekan, karena situasi kan makin dinamis ini. Maka kehadiran aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas,” ujarnya.

Selain itu, Machfud mengatakan ingin Jatim bisa menjalani demokrasi dengan gembira. Dia ingin tak ditemui lagi kampanye hitam hingga aksi anarkis.

“Intinya kami ingin demokrasi ini dijalani dengan gembira. Jangan ada bakar membakar. Makanya ketika kami diprovokasi dengan pembakaran APK Pak Jokowi di Sampang, saya sampaikan jangan sampai membalas. Keep calm. Biarkan kubu sebelah anarkis, nanti masyarakat malah semakin meninggalkan mereka,” imbuhnya.

Sementara terkait pembakaran kaos maupun APK lainnya di Sampang, Machfud mengatakan pihaknya masih memperdalam kajian hukumnya. Jika bisa diproses melalui hukum, pihaknya tak segan untuk melapor.

“Kami koordinasi dengan tim di Sampang. Saya besok ke Madura untuk memastikan semua pergerakan tim tak terganggu dengan aksi anarkis kubu sebelah,” ungkapnya.

Machfud menambahkan aksi anarkis yang dilakukan kubu pendukung Prabowo itu sebenarnya mencerminkan ketakutan dengan semakin besarnya arus perpindahan pemilih ke Jokowi.

“Itu menggambarkan semacam ketakutan di Madura. Ada migrasi pemilih, dari Madura sebagai basisnya Pak Prabowo menjadi semakin banyak yang pindah dukung Pak Jokowi dan Kiai Maruf,” pungkasnya.
(fat/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Daftar Infrastruktur yang Dibangun Bung Karno hingga Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Infrastruktur merupakan karya pemerintah yang dapat terus dinikmati lama setelah presiden itu berhenti menjabat. Kinerja sang presiden pun dapat terus dikenang berkat infrastruktur yang dibangun di zamannya.

Sejak republik ini berdiri, infrastruktur untuk menggairahkan ekonomi rakyat mulai dibangun, mulai dari jembatan, bandara, bendungan. Dan sampai sekarang pun pembangunan masih berlanjut. 

Penasaran apa saja infrastruktur yang dibangun para presiden sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia? Berikut Liputan6.com kumpulkan daftarnya yang dikutip dari berbagai sumber, Kamis (28/2/2019):

2 dari 9 halaman

1. Era Presiden Soekarno

a. Jembatan besar

Jembatan Ampera di Palembang, Sumatera Selatan. Berada di atas SUngai Musi.

b. Bendungan

– Bendungan Ir. H. Juanda (Jatiluhur) di Jatiluhur, Purwakarta. Irigasi, pertanian, penyeimbang ekosistem, PLTA dan pasokan air serta wisata air di DKI Jakarta

c. Bandara

– Bandara Juanda di Sedati, Sidoarjo. Penerbangan domestik dan internasional

d. Rumah Sakit

– RSUP Sanglah di Bali

– RS Dr. Soetomo di Surabaya, Jawa Barat

– RS Kebon Jati di Bandung, Jawa Barat

– RS H. Yuliddin Away Tapaktuan di Aceh Selatan

e. Jaringan Telekomunikasi

– RRI (Radio Republik Indonesia) di Jakarta

– PN Postel di Jakarta

3 dari 9 halaman

2. Era Presiden Soeharto

a. Jalan Nasional, Tol, dan Jalan Layang

– Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi). Menghubungkan Jakarta-Bogor-Ciawi.

– Tol Prof Sedyatmo di Jakarta-Tangerang. Menghubungkan DKI Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta

– Tol Cawang – Tomang (dalam kota) di Jakarta. Menghubungkan wilayah timur Jakarta hingga Pluit

– Tol Semarang. Bagian dari tol Trans Jawa

– Tol Jakarta – Tangerang

– Tol Surabaya – Gempol. Menghubungkan Gempol, Sidoarjo, dan Surabaya, Jawa Timur

– Tol Jakarta – Cikampek

– Tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa (Belmera)

– Tol Purbaleunyi (Purwakarta – Bandung – Cileunyi)

– Tol Palikanci (Palimanan – Kanci) di Cirebon. Bagian dari tol Trans Jawa

b. Jembatan Besar

– Jembatan Barito di Kalimantan Selatan. Melintang di atas sungai Barito menghubungkan trans Kalimantan, Tengah, dan Selatan.

– Jembantan Rantau Berangin di Riau. Penghubunga Sumatera Barat – Pekanbaru.

– Jembatan Siak I di Pekanbaru, Riau). Menghubungkan jalan Yos Sudarso dengan Pekanbaru.

c. Bendungan

– Bendungan Sigura-gura di Asahan, Sumatera Utara

– Waduk Gajah Mungkir di Wonogiri, Jawa Tengah. Juga untuk PLTA dan pengendalian banjir.

– Bendungan Ir. Sutami (Karangkates) di Malang, Jawa Timur. Juga untuk wisata air dan PLTA.

– Bendungan Riam Kanan di Banjar, Kalimantan Selatan

– Bendungan Batujai di Lombok Tengah, NTB. Bendungan ini juga untuk mengatasi kekeringan serta membantu irigasi desa dan menyediakan air minum.

d. Bandara

– Soekarno-Hatta

– Ngurah Rai di Tuban, Bali

– Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan

– Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, Kalimantan Timur

– Hang Nadim, Batam, Kep. Riau

– Syamsudin Noor di Banjarmasin, Kalimatan Selatan

– Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat

– Adisumarno di Boyolali, Jawa Tengah

– Radin Inten II di Bandar Lampung, Sumatera Selatan

– Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat

– Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur

e. Stasiun/Terminal

– Stasiun Gambir di Jakarta

– Terminal Purabaya (Bungurasih) di Sidoarjo, Jawa Timur

4 dari 9 halaman

Selanjutnya

f. Pembangkit Listrik

– PLTA Sigura Gura di Toba Samosir, Sumatera Utara. Memasok ke PT Inalum.

– PLTA Tangga di Toba Samosir, Sumatera Utara. Memasok ke PT Inalum.

– PLTA Maninjau di Agam, Sumatera Barat

– PLTA Singkarak di Padang Pariaman

– PLTA Gajah Mungkur di Wonogiri, Jawa Tengah. Penanggulangan banjir, lokasi wisata, irigasi, dan perikanan warga.

– PLTA Wadaslintang di Wonosobo dan Kebumen, Jawa Tengah

– PLTA Saguling di Bandung Barat, Jawa Barat

– PLTA Cirata di Purawakarta dan Cianjur, Jawa Barat

– PLTA Kedung Ombo di Grobo. termasuk irigasi dan pariwisata.

– PLTA Selorejo di Malang, Jawa Timur

– PLTA Karangates (Sutami) di Malang, Jawa Timur

– PLTA Larona di Sulawesi Selatan

– PLTA Balambano di Sulawesi Selatan

g. Rumah Sakit

– RSUD Purbalingga (dr. R. Goeteng Taroenadibrata) di Purbalingga, Jawa Tengah

– RS Kanker Dharmais di Jakarta

– RSUD Hadji Boejasin di Pelaihiari, Kalimantan Selatan

h. Jaringan Telekomunikasi

– Satelit Palapa A1 di Tanjung Canareval, Amerika Serikat

– Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Parepare di Parepare, Sulawesi Selatan

– TVRI di Jakarta

– Jaringan internet

5 dari 9 halaman

3. Era Presiden B. J. Habibie

a. Jembatan Besar

– Jembatan Barelang (Batam, Rempang, dan Galang)

6 dari 9 halaman

4. Era Presiden Gus Dur

a. Bendungan

– Bendungan Wonorejo di Tulungagung, Jawa Timur

– Bendungan Bilibili di Gowa, Sulawesi Selatan

b. Bandara

– Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Riau

7 dari 9 halaman

5. Era Presiden Megawati Soekarnoputri

a. Jembatan Besar

– Jembatan Kahayan di Kalimantan Tengah. Menghubungkan kota Palangkaraya dengan berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

b. Bendungan

– Bendungan Batutegi di Tanggamus, Lampung. Juga untuk wisata air, irigasi, dan PLTA.

– Bendungan Tilong di Kupang Tengah, NTT. Juga untuk menampung air hujan dan irigasi.

c. Pembangkit Listrik

– PLTA Sipansihaporas di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara

– PLTP Geo Dipa Unit Dieng di Jawa Tengah

8 dari 9 halaman

Era Presiden SBY

a.Proyek Jalan Nasional, Tol dan Jalan Layang

– Tol Sadang-Cikamuning. SBY meresmikan proyek tol ini pada 2005. Ruas tol Sadang-Cikamuning ini merupakan bagian dari Jalan Tol Cipularang

b. Jembatan Besar

– Jembatan Tukad Bangkung di Desa Plaga, Badung, Bali. Jembatan ini menghubungkan tiga kabupaten di Bali yaitu Badung, Bangli dan Buleleng.

– Jembatan Pasupati (Jalan terusan Pasteur dan Jalan Surapati) di Bandung, Jawa Barat. Jembatan ini menghubungkan bagian utara dan timur kota Bandung, melewati lembah Cikapundung.

– Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura, Jawa Timur.

c. Bandara

– Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Utara. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional.

– Bandara Achmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional.

– Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional.

– Bandara Raja Haji Fisabillah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional.

d. Stasiun/Terminal

– Stasiun Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Stasiun ini melayani perjalanan KA bandara dari dan ke Stasiun Medan.

– Stasiun Medan Kota, Medan Sumatera Utara. Melayani perjalanan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.

– Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, di Pekanbaru, Riau. Terminal ini melayani trayek dari Riau, menuju Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Jawa.

– Terminal Mengwi di Badung, Bali. Terminal ini melayani trayek antar kota antar provinsi dan dalam provinsi.

– Terminal Bulupitu di Purwokerto, Jawa Tengah. Terminal ini melayani trayek antar kota antar provinsi dan dalam provinsi.

e. Pembangkit Listrik

– PLTA Asahan I di Sungai Asahan, Toba Samosir, Sumatera Utara. PLTA ini memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera Utara serta mendukung kelistrikan di Sumatera

– PLTA Karebe di Sulawesi Selatan. PLTA ini untuk penghasil daya listrik.

– PLTU 2 Jawa Tengah (Karangjandri) yang berada di Cilacap, Jawa Tengah. Pembangkit ini memasok jaringan 500 Kv Jawa-Bali melalui gardu induk tegangan tinggi (Gitet) Adipala dan diteruskan ke Gitet Kesugihan.

9 dari 9 halaman

Era Presiden Jokowi

a. Jalan Nasional, Tol, dan Layang

– Tol Trans Jawa di Pulau Jawa

b. Bendungan

Hingga 2018 sudah membangun 43 bendungan, beberapa di antaranya:

– Bendungan Titab, Sidan, dan Tablang di Bali

– Bendungan Raknamo, Rotiklod, Napun Gete, Temef, Mbay, Manikin, dan Kolhua di NTT

– Bendungan Tanju, Mila, Bintang Bano, Beringin Sila, dan Meninting

– Bendungan Digoel di Papua

– Bendungan Jatigede di Jawa Barat

c. Bandara

– Bandara Sultan Thaha di Jambi

– Bandara Kertajati di Kertajati, Jawa Barat

– Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya, Jawa Barat

– Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Banggai, Sulawesi Tengah

– Bandara Baru Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah

– Bandara APT Pranoto di Samarinda, Kalimatan Timur

– Bandara Tebelian di Kalimantan Barat

– Bandara Werur di Werur, Papua Barat

– Bandara Maratua di Pulau Maratua, Kalimantan Timur

– Bandara Koroway Batu di Kabupaten Boven Digoel, Papua

– Bandara Morowali, Sulawesi Tengah

– Bandara Letung di Kepulautan Anambas, Kepulauan Riau

– Bandara Namniwel di Maluku

– Bandara Miangas di Kepulauan Talau, Sulawesi Utara

d. Stasiun/Terminal

– Terminal Tirtonadi di Surakarta, Jawa Tengah

– Terminal Pulo Gebang di Cakung, DKI Jakarta

e. Pembangkit Listrik

– PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan

– PLTB Tolo I di Jeneponto, Sulawesi Selatan

– PLTU Punagaya di Jeneponto, Sulawesi Selatan

– PLTU Legon Bajak di Karimunjawa, Jawa Tengah

– PLTGU Jawa 2 di Tanjung Priok, Jakarta

f. Jaringan Telekomunikasi

– Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur – Nusantara


Saksikan video pilihan di bawah ini: