Jesse Lingard Tidak Kaget Melihat Perkembangan Marcus Rashford

Jakarta Marcus Rashford menunjukkan performa luar biasa di Manchester United. Penampilan Rashford semakin cemerlang sejak ditangani caretaker manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Teranyar, bomber berusia 21 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan saat Setan Merah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 pada pekan ke-22 Premier League, di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019). Gol yang dicetaknya ke gawang Hugo Lloris menggaransi tiga poin untuk Manchester United.

Gol ke gawang Tottenham merupakan yang keempat bagi Rashford dari lima laga sebagai starter pada era Solskjaer. Torehan gol itu menjadi bukti pesatnya perkembangan Rashford sejak dipecatnya Jose Mourinho, Desember lalu.

“Itu gol yang fantastis dari Rash. Dibutuhkan skill utuk mencetak gol dari sudut seperti itu, dengan kaki kanan dan menggunakan kaki bagian dalam,” kata Solskjaer memuji.

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, pun membuka rahasia di balik performa apik Rashford saat mengalahkan Tottenham. Lingard mengungkapkan rekan setimnya itu intens melatih penyelesaian akhir bersama Solskjaer di Dubai, Uni Emirat Arab.

Skuat Manchester United menggelar persiapan jelang laga kontra Tottenham selama empat hari di Dubai. Pemusatan latihan dalam waktu singkat itu terbukti memberikan hasil positif di markas The Lilywhites.

“Sepanjang sesi latihan di Dubai, dia berlatih penyelesaian akhir bersama manajer. Latihan itu membuat dia siap untuk laga besar dan momen seperti itu,” ucap Lingard.

Tambahan satu gol ke gawang Tottenham membuat Rashford telah mengoleksi delapan gol dari 26 laga di semua ajang yang diikuti Manchester United. Performa impresif Marcus Rahsford membuat striker asal Belgia, Romelu Lukaku, harus rela duduk di bangku cadangan.

Sumber: Standard

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Hasil Tottenham vs MU: Setan Merah Bungkam Tuan Rumah

JakartaManchester United melanjutkan bulan madunya bersama Ole Gunnar Solskjaer. Melawat ke Tottenham Hotspur, ‘Setan Merah’ menang 1-0 berkat gol Marcus Rashford.

Bertandang ke Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIB, laga berjalan ketat. Tottenham lebih dominan dalam penguasaan bola, tapi MU begitu berbahaya dari serangan balik.

Dari serangan balik pula MU mencetak gol melalui kaki Rashford di menit ke-44. Gol ini pada prosesnya jadi satu-satunya pembeda antara kedua tim di waktu penuh.

Selain Rashford yang mencetak gol dan Paul Pogba yang mencatatkan assist, penampilan David de Gea di bawah mistar gawang MU juga patut diberi kredit. De Gea mencatatkan 11 penyelamatan sepanjang laga, berbanding tujuh milik Hugo Lloris.

Tottenham punya 21 tembakan, 11 digagalkan De Gea. Sementara MU punya 13 percobaan, delapan mengarah ke gawang.

Dengan kemenangan ini, MU terus mendekati empat besar. Masih berada di posisi enam, kini skuat besutan Solskjaer mengoleksi 41 poin dan berjarak enam poin dari Chelsea di posisi empat. Sementara Tottenham belum tergusur dari tempat ketiga dengan 48 poin.

Jalannya Pertandingan

Tottenham berupaya langsung mengontrol pertandingan. Sementara MU menerapkan pressing tinggi ke pertahanan tuan rumah.

Tottenham mencatatkan peluang bagus di menit ke-9. Son Heung-min menerima umpan dari Christian Eriksen di kiri, lalu meloloskan Harry Winks dengan umpan terobosan.

Namun Winks gagal mengarahkan tembakan ke gawang, alih-alih memberikan umpan yang tak bisa disambar siapapun.

MU merespons dua menit kemudian. Jesse Lingard mendapatkan bola liar dan mencoba melepaskan tembakan. Belum menemui sasaran karena melambung.

Tak lama kemudian, MU kembali mengancam lewat kecepatan Marcus Rashford. Kali ini tembakannya terlalu lemah dan mudah ditangani Hugo Lloris.

Giliran Martial Giliran Anthony Martial menebar bahaya untuk tuan rumah di menit ke-18. Menerima umpan Pogba di kiri, Martial menusuk ke tengah dan mencoba menembak di bawah tekanan pemain lawan. Bola dihalau Lloris dengan kaki.

MU kembali merepotkan tuan rumah di menit ke-26. Martial mencoba melengkungkan bola ke pojok kanan, tapi masih melebar.

Tottenham coba menekan MU. Dua tembakan masing-masing dari Son dan Dele Alli masih terblok di menit ke-29.

Harry Kane mencetak gol di menit ke-31, tapi dianulir. Umpan silang dari kanan disambut Alli di tiang jauh, lalu bola disontek Kane di depan gawang. Tapi dia melakukannya dalam posisi offside.

Percobaan jarak jauh dari Winks lima menit berselang. Sama sekali tak mengganggu David de Gea karena melambung jauh di atas gawang.

MU memetik keunggulan di menit ke-44 lewat serangan cepat. Umpan lambung Pogba diterima Rashford di kanan, lalu diselesaikan dengan sepakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang. MU menutup babak pertama memimpin 1-0 atas Tottenham.

Tottenham meningkatkan intensitas di babak kedua. Kane langsung memaksa De Gea melakukan penyelamatan di menit ke-49 dengan tembakan mendatar.

Dua menit kemudian, giliran Alli mengancam. Umpan silang Kieran Trippier ditanduk Alli, namun bisa dihalau De Gea.

MU balas mengancam di menit ke-54. Bebas di sisi kanan, Ashley Young melepaskan umpan silang yang disundul Pogba di tengah kotak penalti. Masih mudah ditangkap Lloris.

Pogba nyaris menggandakan keunggulan MU di menit ke-56. Tembakannya mulanya terhalang, tapi bola pantul bisa dicocornya. Lloris dengan sigap menepis bola ke atas gawang.

Peluang dari Tottenham tiga menit berselang. Sepak pojok Eriksen disambar Kane di depan gawang, tapi De Gea bisa menahan laju bola.

MU membuang kans bagus di menit ke-62. Sodoran Martial disambut tembakan keras Pogba di depan kotak penalti. Lloris menjatuhkan diri untuk menepis bola.

Gantian Tottenham lagi mendapatkan kans mencetak gol. Lamela menyerobot bola dari Pogba dan mengoper ke Kane. Kane lalu meneruskannya ke Alli yang tinggal menghadapi De Gea. Hanya saja sepakannya terbaca oleh kiper MU itu dan terhalau.

De Gea kembali menunjukkan kelasnya di menit ke-70. Sepak pojok Eriksen dari kanan disambar Toby Alderweireld di tiang dekat. De Gea menepisnya dengan refleks yang cemerlang.

Empat menit berselang, Alli menguji De Gea. De Gea lagi-lagi mampu mencegah bola masuk ke gawangnya.

De Gea benar-benar dibuat sibuk oleh Tottenham. Kane mendapatkan peluang usai menerima umpan Fernando Llorente di menit ke-86. Bola mendatar dihalau De Gea dengan kaki.

Tiga menit berikutnya, Llorente menerima bola di depan gawang. Sontekannya masih mengarah ke kiper. Tottenham berusaha mengepung MU di sisa waktu, tapi tak berhasil mendapatkan gol.

Susunan pemain:

Tottenham: Hugo Lloris; Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Ben Davies; Moussa Sissoko (Erik Lamela 43′), Harry Winks (Fernando Llorente 81′), Christian Eriksen; Dele Alli; Harry Kane, Son Heung-min

MU: David De Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Phil Jones, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic; Jesse Lingard (Diogo Dalot 83′), Paul Pogba (Scott McTominay 93′), Anthony Martial (Romelu Lukaku 73′); Marcus Rashford
(raw/nds)


Manchester United Tekuk Tottenham Hotspur di Wembley

Jakarta Manchester United mengalahkan Tottenham Hotspur, 1-0, pada lanjutan pekan ke-22 Premier League 2018-2019, di Stadion Wembley, London, Minggu (13/1/2019). David de Gea tampil luar biasa dengan menyelamatkan 11 kesempatan emas tuan rumah.

Kedua tim turun dengan skuad terbaik. Hal itu membuat laga langsung berjalan ketat pada awal pertandingan.

Tottenham Hotspur mendominasi bola. Akan tetapi, tuan rumah jarang mendapat peluang berarti karena rapatnya pertahanan Manchester United.

Sementara itu, Manchester United lebih sabar menunggu giliran menyerang. The Red Devils mengandalkan serangan balik untuk mengancam pertahanan Tottenham Hotspur.

Pada menit ke-31, Tottenham Hotspur sebenarnya bisa mengoyak jala Manchester United. Akan tetapi, gol Harry Kane dianulir wasit karena lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Satu menit jelang babak pertama berakhir, Manchester United membuka keunggulan. Umpan jarak jauh Paul Pogba, mampu dimanfaatkan Marcus Rashford melalui tembakan yang menggetarkan jala Tottenham Hotspur. Skor babak pertama 1-0 untuk keunggulan Manchester United.

Tertinggal 0-1 membuat Tottenham Hotspur meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Baru lima menit laga berjalan, The Spurs memiliki tiga peluang emas, namun gagal karena aksi De Gea.

Laju serangan Tottenham Hotspur semakin deras. The Spurs beberapa kali merepotkan barisan belakang Manchester United.

Namun, De Gea menjadi tembok kukuh pertahanan The Red Devils. Peluang-peluang berbahaya tuan rumah mampu dimentahkan kiper asal Spanyol itu.

Hingga laga berakhir, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Manchester United. Ini menjadi kemenangan keenam Manchester United secara beruntun, termasuk satu laga di Piala FA.

Hasil ini membawa Manchester United yang berada di posisi keenam menyamai poin Arsenal, yakni 41 poin. Adapun Tottenham Hotspur tetap berada di urutan ketiga dengan raihan 48 poin.

Susunan pemain

Tottenham Hotspur: 1-Hugo Lloris; 2-Kieran Trippier, 4-Toby Alderweireld, 5-Jan Vertonghen, 33-Ben Davies; 17-Moussa Sissoko (11-Erik Lamela 43), 8-Harry Winks (18-Fernando Llorente 81), 23-Christian Eriksen; 20-Dele Alli; 7-Son Heung-min, 10-Harry Kane

Manajer: Mauricio Pochettino

Manchester United: 1-David de Gea; 18-Ashley Young, 2-Victor Lindelof, 4-Phil Jones, 23-Luke Shaw; 21-Ander Herrera, 31-Nemanja Matic; 14-Jesse Lingard (20-Diogo Dalot 83), 6-Paul Pogba (39-Scott McTominay 90+2), 11-Anthony Martial (9-Romelu Lukaku 73); 10-Marcus Rashford

Manajer: Ole Gunnar Solskajer

Wasit: Michael Dean

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Fakta Menarik Tottenham vs MU

Liputan6.com, London – Peringkat 3 Tottenham akan menjamu peringkat 6 Manchester United (MU) pada matchweek 22 Premier League 2018/19, Minggu (13/1). Berikut beberapa fakta menarik yang melatarbelakangi pertandingan di Wembley Stadium ini.

– Pada pertemuan pertama di Premier League musim ini (matchweek 3), Tottenham mempermalukan MU besutan Jose Mourinho 3-0 di Old Trafford. Tottenham menang lewat satu gol Harry Kane dan brace Lucas Moura.

– Dalam laga kandangnya melawan MU di Premier League musim lalu, Tottenham menang 2-0 melalui gol Christian Eriksen dan bunuh diri Phil Jones.

– Tottenham selalu menang dan selalu mencetak minimal dua gol dalam tiga laga kandang terakhirnya melawan MU di Premier League. Mereka menang 3-0 pada musim 2015/16, lalu 2-1 pada musim 2016/17, dan 2-0 pada musim 2017/18.

– MU tanpa kemenangan dalam enam laga tandang terakhirnya melawan Tottenham di Premier League (M0 S3 K2), sejak menang 3-1 pada musim 2011/12.

– Harry Kane baru mencetak dua gol dalam sembilan penampilan melawan MU di Premier League.

– Romelu Lukaku hanya mencetak satu gol dalam 11 penampilan melawan Tottenham di Premier League.

2 dari 2 halaman

Performa dan Statistik

– Tottenham selalu menang tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhirnya di semua kompetisi: 3-0 vs Cardiff (Premier League), 7-0 vs Tranmere (FA Cup), 1-0 vs Chelsea (Carabao Cup).

– Tottenham menang enam kali dan hanya kalah sekali dalam tujuh laga terakhirnya di Premier League.

– Tottenham sudah tiga kali kalah dalam laga-laga kandangnya di Premier League musim ini (M6 S0 K3), yakni 1-2 vs Liverpool, 0-1 vs Manchester City dan 1-3 vs Wolverhampton.

– Tottenham mencetak rata-rata 2 gol per laga dalam sembilan laga kandang yang sudah mereka mainkan di Premier League musim ini.

– Selalu tercipta minimal tiga gol dalam empat laga terakhir Tottenham di Premier League.

– Harry Kane selalu mencetak gol dalam enam penampilan terakhirnya untuk Tottenham di semua kompetisi (total tujuh gol).

– Son Heung-Min selalu menyumbang gol dan/atau assist dalam empat penampilan terakhirnya untuk Tottenham di Premier League (5 gol & 3 assist).

– Gol terbanyak untuk Tottenham di Premier League 2018/19 sejauh ini: Harry Kane (14).

– Assist terbanyak untuk Tottenham di Premier League 2018/19 sejauh ini: Christian Eriksen (7).

– Rekor Mauricio Pochettino vs United: M4 S3 K6.

– United selalu menang dan selalu mencetak minimal dua gol dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi.

– United selalu clean sheet (tak kebobolan) dalam dua laga terakhirnya di semua kompetisi: 2-0 vs Newcastle (Premier League), 2-0 vs Reading (FA Cup).

– Romelu Lukaku selalu mencetak gol dalam tiga penampilan terakhirnya untuk United di semua kompetisi, masing-masing satu gol kontra Bournemouth, Newcastle dan Reading.

– Alexis Sanchez selalu menyumbang assist dalam dua penampilan terakhirnya untuk United di semua kompetisi, masing-masing satu assist saat melawan Newcastle dan Reading.

– Gol terbanyak untuk United di Premier League 2018/19 sejauh ini: Romelu Lukaku, Anthony Martial (masing-masing 8).

– Assist terbanyak untuk United di Premier League 2018/19 sejauh ini: Paul Pogba, Marcus Rashford (masing-masing 6).

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Top 10 Berita Bola: 3 Klub yang Mungkin Rekrut Alexis dari MU

Liputan6.com, Jakarta – Kehadiran Ole Gunnar Solskjaer memulihkan kepercayaan diri pemain Manchester United (MU). Namun tidak bagi Alexis Sanchez.

Pemain asal Chile tersebut tetap dikabarkan ingin meninggalkan MU. Dia merasa kariernya mandek di Old Trafford.

Hasrat Sanchez menjadi berita terpopuler kanal bola Liputan6.com pada Sabtu (12/1/2019). Berikut daftar lengkap top 10 hari ini:

1. 3 Klub yang Mungkin Rekrut Alexis dari MU

Alexis Sanchez tengah galau. Pemain asal Chile itu gagal menemukan performa terbaiknya sejak bergabung dengan Manchester United (MU). Alexis mungkin ingin cabut di Januari 2019.

Alexis bergabung dengan MU pada Januari 2018. Dia kemudian menemukan kesulitan di Old Trafford. Alexis jarang bermain di paruh pertama musim 2018-2019.

Manajer MU Jose Mourinho kecewa dengan kinerja Alexis. Untungnya Mourinho sudah dipecat MU Desember 2018. MU kemudian menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai caretaker. Selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

2. Marcus Rashford Geser Lukaku Jadi Striker Utama MU

Marcus Rashford dikabarkan bakal menjadi striker nomor satu di Manchester United (MU) selama Ole Gunnar-solskjaer masih ada. Solskjaer yang memutuskan Rashford geser Romelu Lukaku sebagai striker utama MU.

Keputusan ini diambil di sela-sela latihan MU di Dubai beberapa waktu lalu. Solskjaer dikabarkan sudah bicara empat mata dengan Rashford soal ini.

Manajer interim MU asal Norwegia itu sudah mengatakan kepada Rashford, dirinya lebih suka melihat wonderkid Inggris itu main di posisi depan. Selengkapnya di sini.


3. Mengenal Kathryn Mayorga, Wanita Cantik yang Mengaku Diperkosa Cristiano Ronaldo

Nama Kathryn Mayorga belakang semakin mencuat setelah dia mengaku menjadi korban perkosaan superstar sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo. Kathryn langsung menjadi sorotan.

Tak sedikit yang menuduh wanita asal Amerika Serikat itu hanya mencari sensasi. Sebab, kasus itu terjadi pada 2009 dan Ronaldo mengklaim hubungan intim keduanya berdasarkan suka sama suka.

Namun, banyak pula pihak yang memberi dukungan kepada wanita yang sekarang berusia 34 tahun tersebut. Penyelidikan atas kasus perkosaan ini juga terus dilakukan pihak Kepolisian Las Vegas, Nevada. Selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10

Ujian Sesungguhnya bagi Solskjaer

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) meraih hasil memuaskan di bawah asuhan caretaker Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah selalu meraih kemenangan sejak ditangani oleh Solskjaer pada penghujung tahun 2018.

Dalam lima laga awal bersama MU, Solskjaer selalu memberikan kemenangan dengan rincian empat di Liga Inggris dan satu di Piala FA. Selain itu Solskjaer juga mampu membangkitkan pemain-pemain yang meredup di era Jose Mourinho. 

Paul Pogba, Jesse Lingard, Marcus Rashford, Romelu Lukaku hingga Alexis Sanchez mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya yang tidak nampak di awal musim 2018-2019.

Start mulus ini membuat Solskjaer dijagokan akan dipermanenkan oleh MU. Pria Norwegia itu dinilai sangat layak menjadi penerus Sir Alex Ferguson di MU.

Namun banyak juga yang meragukan Solskjaer akan terus sukses di MU. Pasalnya lima lawan yang dihadapi MU relatif semenjana. Mulai dari Cardiff City, Huddersfield Town, Bournemouth, Newcastle UNited hingga Reading.

Ujian sesungguhnya bagi Solskjaer ada di laga keenamnya. MU akan menghadapi Tottenham Hotspur di kandang lawan, Stadion Wembley pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (13/11/2018) malam WIB.

Jelas sangat berat bagi MU untuk mengalahkan Tottenham. Spurs sedang dalam tren positif. Mereka saat ini ada di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris. Solskjaer menyadari hal itu. Dia meminta anak asuhnya untuk berusaha lebih keras di laga kontra Tottenham.

“Setiap pertandingan adalah ujian, namun pertandingan kali ini melawan tim kuat. Jika kami ingin mendekat dan melewati mereka, kami membutuhkan performa bagus serta hasil yang bagus,” ujar Solskjaer.

2 dari 2 halaman

Lawan Pochettino

Caretaker manajer asal Norwegia itu memastikan timnya akan tetap bermain menyerang melawan tim London Utara. Menurutnya permainan menyerang sudah menjadi ciri khas Manchester United.

“Mereka satu di antara yang terbaik di liga sehingga kami harus mewaspadai kekuatan mereka. Namun, kami harus menyerang, itulah kekuatan kami,” ucapnya.

Jika mampu mengalahkan Tottenham, Solskjaer akan semakin berpeluang dipermanenkan MU. Kebetulan MU kabarnya membidik pelatih Tottenham Mauricio Pochettino untuk melatih Lukaku cs musim depan.

Bisa dibilang laga melawan Tottenham juga menjadi ajang pembuktian Solskjaer bila dirinya mampu mengungguli Pochettino.

Tottenham vs MU: Solskjaer Siapkan Skema Menyerang

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) siap mengadapi laga lawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris, Minggu (13/1/2019). Meski akan tampil di kandang lawan, Stadion Wembley, London, pasukan Setan Merah sama sekali tak gentar.

Caretaker manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui ini akan jadi laga yang sulit. Namun, dia optimistis, Romelu Lukaku bisa membawa pulang hasil positif.

“Jelas, mereka merupakan salah satu tim terbaik di Liga Inggris. Kami harus benar-benar waspada,” ujar Solskjaer, dikutip The Guardian. “Kami harus bermain sebagai tim yang menyerang. Itulah kekuatan kami.”

Solksjaer memang tak sungkan menyebut, pihaknya akan memainkan skema menyerang walaupun main tandang. “Kami akan bermain seperti yang biasa kami lakukan, menyerang,” ujar mantan penyerang MU ini.

Sejauh ini, di bawah asuhan Solskjaer, MU memang tampil selalu tampil dengan skema menyerang dahsyat. Tak heran, dari lima laga bersama Solskjaer, Setan Merah sudah mencetak total 16 gol.

Cardiff City, Huddersfield, Bournemouth, Newcastle United, dan Reading adalah klub-klub yang sudah merasakan ketajaman lini depan MU di bawah asuhan Solskjaer.

Skuat MU Ingin Solskjaer Bertahan

Jakarta Para pemain Manchester United (MU) menyiratkan keinginan agar Ole Gunnar Solskjaer dipertahankan sebagai manajer pada musim mendatang. Pria asal Norwegia itu dianggap bisa memahami kondisi para pemain The Red Devils.

Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer interim menggantikan Jose Mourinho. Saat itu, statusnya adalah pinjaman dari Molde.

Solskjaer hanya dikontrak hingga Mei 2019. Setelah itu, ia akan kembali menangani Molde.

Manajemen MU baru akan menentukan manajer anyar pada akhir musim 2018-19. Nama Mauricio Pochettino masih menjadi pilihan utama manajemen.

Namun, The Red Devils juga menyiapkan beberapa nama lain jika Pochettino gagal digaet. Satu di antara calon tersebut adalah Solskjaer.

Rapor Solskjaer pada lima laga pertamanya sebagai manajer The Red Devils menunjukkan hasil yang positif. Manajer asal Norwegia itu mengantarkan Manchester United meraih lima kemenangan.

Dukungan agar Solskjaer menjadi manajer permanen MU datang dari para pemain. Paul Pogba, Marcus Rashford dan Romelu Lukaku menjadi pemain yang vokal agar manajemen mengontrak Solskjaer.

Pogba, Rashford dan Lukaku menjadi pemain yang performanya meningkat sejak Solskjaer menangani Manchester United. Lukaku dan Rashford mengaku banyak mendapat masukan positif dari Solskjaer untuk meningkatkan performa mereka.

Sumber: Metro

Berita video chant suporter Manchester United dengan nada lagu “You are My Sunshine” karya Johnny Cash yang dipersembahkan untuk manajer baru Ole Gunnar Solskjaer.

Bukan Paul Pogba, Ini Pemain MU dengan Nilai Tertinggi

Liputan6.com, Manchester – Penelitian teranyar CIES Football Observatory terhadap nilai pemain Manchester United (MU) menghadirkan hasil mengejutkan. Striker Romelu Lukaku menempati posisi pertama.

CIES menyebut pemain berkebangsaan Belgia tersebut bernilai 162 juta euro. Pemain yang bergabung dengan MU pada 2017 itu menempati posisi delapan pada lima liga domestik terbesar Eropa.

Lukaku hanya kalah dari Lionel Messi, Paulo Dybala, Mohamed Salah, Raheem Sterling, Neymar, Harry Kane, dan Kylian Mbappe dalam posisi lebih baik.

Keberadaan Lukaku mengejutkan karena dia bukan pemain termahal di Old Trafford. The Red Devils menyetor 84,7 juta euro untuk mendatangkannya dari Everton.

MU harus mengeluarkan biaya lebih tinggi, tepatnya 105 juta euro, bagi Paul Pogba tahun 2016. Namun CIES cuma menghargainya 130,3 juta euro dan berada di peringkat 17.

https://www.vidio.com/watch/1555001-peran-sir-alex-bagi-manchester-united-era-solskjaer

Striker MU Ingin Dingin seperti Ole Gunnar Solskjaer

Liputan6.com, Manchester – Romelu Lukaku turut merasakan dampak positif kehadiran Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim Manchester United (MU). Pemain asal Belgia itu pun berharap dapat menimba ilmu sebanyak mungkin dari sang caretaker.

Solskjaer membawa MU meraih kemenangan pada lima pertandingan awal.

Lukaku turut berkontribusi meski tidak sejak awal. Dia melewatkan dua laga awal karena alasan pribadi. Namun, mantan pemain Everton itu kemudian menciptakan masing-masing satu gol di tiga partai berikutnya, dua di antaranya sebagai cadangan.

“Dia banyak membantu. Saya tahu dia begitu dingin di depan gawang lawan ketika masih bermain. Saya ingin seperti itu,” kata Lukaku, dilansir Manchester Evening News.

“Semua berjalan baik bagi saya secara personal maupun kolektif. Saya merasa nyaman dalam bermain dan ingin membantu MU sesering mungkin,” sambung sosok berdarah Kongo tersebut.

Berita video gol-gol kemenangan Manchester United atas Reading pada babak III Piala FA 2018-2019.