Tak Kunjung Pulang, Indrawati Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher

Liputan6.com, Jakarta – Seorang karyawati swasta ditemukan tewas dengan luka jerat di leher di dalam mobilnya yang tengah terparkir di Hotel kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarya Pusat, Kamis malam, 18 April 2019. Korban bernama Indrawati Cipta (45) warga Gang Fajar, RT 12 RW 08, Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Ade Candra mengatakan korban tewas bukan pengunjung hotel. Namun, dia berlangganan parkir di hotel tersebut.

“Jadi korban ini biasa memarkirkan mobilnya di basement hotel karena member. Jadi biasanya pulang pergi mobil di parkir di situ. Habis itu naik gojek dari sini pulang ke rumah di Kartini,” kata Ade Candra saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (19/4/2019).

“Jadi kebiasaan korban ini pulang itu sampai di hotel sekitar pukul 17.00 WIB, dan sampai di rumah menurut keterangan suaminya biasanya setengah 18.00 WIB, sudah sampai di rumah,” katanya.

Namun, pada kemarin hari suaminya merasa ada yang aneh karena istrinya belum juga pulang hingga pukul 18.00 WIB. Suaminya berusaha menghubungi handphonenya namun tak aktif.

“Di WA pun nggak ada balasan, akhirnya karena suaminya curiga atau feeling nggak enak disusullah ke parkiran di sini, jadi suaminya datang itu sekitar jam 18.50 WIB. Sampai di sini ngecek ke parkiran lihat mobil itu sudah ada terparkir dan melihat istrinya sudah tergeletak di kursi tengah,” jelas Ade Candra.

Atas temuan ini, suami korban menghubungi kepolisian dan langsung menuju ke lokasi. Saat di lokasi, lanjutnya, anggota menemukan cairan pembersih toilet dan bekas luka di tubuh korban tewas.

“Kalau dugaan kita belum tahu kan masih menunggu hasil visum dulu, cuma di sekitar mobil itu ditemukan cairan prostek di sekeliling mobil, cairan pembersih kamar mandi itu. Di luar, di gagang, sama di sekujur badan korban. (Dibunuh) Belum tahu masih menunggu visum,” pungkas Ade Candra.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka.com

Kecelakaan di Manggarai Akibatkan 7 Orang Luka dan 4 Motor Rusak

Kecelakaan di Manggarai Akibatkan 7 Orang Luka dan 4 Motor Rusak (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta – Pengemudi mobil sedan Camry B-1185-TOD, DS (38), ugal-ugalan dan menabrak sejumlah kendaraan di beberapa titik di Jakarta Selatan. Sejumlah korban terluka akibat kecelakaan tersebut.

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya Kompol M Nasir mengatakan pelaku awalnya menabrak mobil Mercy B 811 QQ di Jalan Rasuna Said arah Setiabudi, Jakarta Selatan, pukul 19.00 WIB malam tadi. Pelaku terus melaju dan kembali menabrak kendaraan lain yaitu motor B 3869 UHJ di Jalan Minangkabau arah Manggarai, Tebet.

“Korban Sandi Sutami mengalami luka ringan. Kedua lutut, kaki luka memar. Telapak tangan luka dan pinggang memar,” ujar Nasir dalam keterangannya, Kamis (18/4/2019).

Setelah itu, pelaku kembali menabrak pemotor yang sedang melintas di Jalan Minangkabau. Dua orang korban mengalami luka di lokasi tersebut.

Tak berhenti di situ, aksi ugal-ugalan pengemudi Mercy itu juga menyebabkan korban di Jalan Saharjo, Setiabudi. Pemotor bersama boncengannya mengalami luka cukup parah.

“Korban Fitria (dibonceng) luka. Pergelangan tangan kanan patah, paha kanan luka robek, telapak kaki kanan lecet,” ujar Nasir.

Lokasi kecelakaan terakhir terjadi di Jalan Masjid Ar-rahman arah Minangkabau. Pengemudi Mercy, DS, menabrak sepeda motor B 4776 SBR.

“Pengemudi Salsabila Hanifa luka ringan, pinggul kanan sampai ke kaki luka terseret. Siku kanan luka terbuka, lutut kanan luka dan tapak jari kiri luka. Sedangkan Fani yang dibonceng mengalami luka ringan di pinggul belakang,” tutur Nasir.

Nasir mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan. Penyidik dari Ditlantas Polda Metro Jaya masih memeriksa intensif pelaku.

“Sudah diamankan,” ujar dia.
(knv/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Luka Jovic Dipermanenkan Eintracht Frankfurt

FrankfurtLuka Jovic akhirnya bertahan di Eintracht Frankfurt. Striker asal Polandia itu dipermanen klub Bundesliga tersebut dengan dikontrak berdurasi empat tahun.

Kepastian itu diumumkan Frankfurt pada Rabu (17/4/2019) waktu setempat. Klub Bundesliga itu akhirnya mempermanenkan status sang pemain dari Benfica, setelah sejak musim 2017/2018 datang sebagai pemain pinjaman.

Frankfurt memilih menggunakan opsi mempermanenkan Jovic dari Benfica. Kabarnya, striker 21 tahun itu ditebus sebesar 7 juta euro.

Kepastian ini datang di tengah rumor ketertarikan sejumlah raksasa pada Jovic. Di antaranya adalah Barcelona dan Real Madrid disebut-sebut sudah memantau perkembangannya. Salah satu petinggi Frankfurt, Fredi Bobic, mengungkap alasan mempertahankan sang pemain.

“Perkembangan Luka dengan kami sangat menarik untuk dilihat. Bagi kami, tidak pernah ada keraguan soal keinginan membawanya kesini secara permanen. Dia pemain dengan kemampuan luar biasa. Penting bagi kami untuk merekrutnya,” kata Bobic di situs resmi klub.

Kontrak permanen ini juga membuktikan ucapan Jovic sebelumnya, yang mengatakan ingin bertahan di Jerman. Selama berseragam Frankfurt, Jovic sudah mencetak 25 gol dari 49 pertandingan di semua kompetisi. (yna/nds)


Mobil Polisi Tertabrak Truk Tahanan di Malaysia, 6 Orang Luka

Segera setelah menginjak rem secara tiba-tiba, mobil patroli kepolisian itu ditabrak oleh truk polisi yang tengah mengangkut sejumlah narapidana.

“Sopir truk polisi melakukan hal yang sama tetapi tidak dapat mencegahnya menabrak bagian belakang mobil polisi,” kata Ibrahim.

“Itu menyebabkan mobil polisi tergelincir ke bahu jalan kanan sementara truk polisi tergelincir ke bahu jalan kiri,” lanjutnya.

Dua dari polisi korban luka saat itu berada di dalam mobil patroli.

Saat ini, semua korban luka telah dibawa ke Rumah Sakit Tuanku Jaafar untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, segera setelah insiden terjadi Truk para narapidana ke kantor polisi, Ibrahim menambahkan.

Takut Tidak Main, Luka Jovic Diklaim Pilih Real Madrid Ketimbang Barcelona

Liputan6.com, Frankfurt- Luka Jovic dikabarkan sudah menentukan pilihan untuk gabung Real Madrid musim depan. Spekulasi itu muncul menyusul simpang siurnya ketertarikan dua klub yaitu Barcelona dan Real Madrid terhadap striker Eintracht Frankfurt tersebut.

Spekulasi mengenai masa depan Luka Jovic nampaknya akan segera usai. Sang striker diberitakan akan bergabung dengan Real Madrid pada musim panas nanti.

Jovic yang tampil tajam bersama Eintracht Frankfurt gencar digosipkan akan bergabung dengan Barcelona. Striker 21 tahun itu diproyeksikan untuk menjadi pengganti jangka panjang Luis Suarez di lini serang Barcelona.

Namun baru-baru ini, Ayah Jovic membeberkan bahwa anaknya sudah menolak pinangan Barcelona. Ia menyebut Jovic takut tidak mendapatkan jam bermain di Camp Nou sehingga ia mengabaikan tawaran menggiurkan dari Barcelona.

Namun dilansir Marca, situasi Jovic ini sudah sampai ke telinga Real Madrid. Tim asal Ibukota Spanyol itu bersiap untuk menggaet sang streiker di musim panas nanti.

5 Bintang yang Jadi Incaran Real Madrid Musim Depan

Tak Tertarik Barcelona, Luka Jovic Ingin Tetap di Frankfurt

FrankfurtBarcelona harus memendam keinginannya mendatangkan Luka Jovic. Striker Serbia itu tak tertarik ke sana dan kemungkinan bertahan di Eintracht Frankfurt.

Performa Jovic terbilang apik musim ini. Masih berusia 21 tahun, Jovic sudah berhasil membuat 24 gol bagi Frankfurt di semua kompetisi, 17 gol di antaranya dibuat di Bundesliga.

Jovic juga berperan membawa Frankfurt melaju di perempatfinal Liga Europa. Sementara di Bundesliga, Frankfurt duduk di peringkat keempat klasemen.

Wajar dengan performa seperti ini, Jovic jadi incaran banyak klub besar Eropa. El Mundo Deportivo menyebut Direktur Olahraga Barca, Eric Abidal dan Ramp Planes sengaja memantau Jovic pada laga Serbia melawan Portugal beberapa waktu lalu.

Marca juga sempat mengabarkan bahwa Blaugrana dan Jovic sudah mencapai kesepakatan pribadi meski belum ada persetujuan dari pihak Frankfurt. Tapi hal ini lantas dibantah ayah Jovic yang menyebut anaknya sudah menolak tawaran Barca.

“Luka mendapat banyak tawaran. Salah satunya dari Barcelona. Tapi sekarang dia tak tertarik ke sana,” ujar ayah Jovic, Milan, kepada Bild yang dilansir Football Espana.

“Dia tak yakin bisa mendapat waktu bermain yang cukup di Barca. Faktanya saat ini Luka ingin bertahan di Bundesliga dan lolos ke Liga Champions bersama Eintracht,” lanjut dia.

(mrp/raw)

Ada 27 Luka Benda Sajam di Tubuh Wanita yang Tewas di Makassar

Makassar – Perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di kamar hotel di Panakkukang, Makassar, Sulsel. Ditemukan luka diduga akibat benda tajam pada tubuh perempuan.

“Di tubuh korban (ada) 27 luka, patut diduga itu adalah akibat benda tajam. Pada beberapa bukti yang kita temukan di lapangan pada proses olah TKP, kondisi mayat juga tertimpa bantal dan 1 kursi,” kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi, ditemui di Jalan Toddopuli , Kamis (11/4/2019).

Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 Wita setelah seorang petugas hotel mengecek kamar hotel. Petugas hotel kemudian menelepon polisi yang langsung mengecek ke lokasi.

“Kami mendapatkan informasi awal sekitar pukul 15.00 Wita bahwa telah terjadi penemuan mayat. Kita laksanakan pengecekan TKP (tempat kejadian perkara) ditemukan ada mayat wanita berlumur darah,” ujar Fauzi.

Dari pemeriksaan di kamar hotel, tak ditemukan identitas korban atau pun pemesan kamar.

“Identitas korban mencari informasi sampai saat ini identitas korban kami masih kesulitan karena di TKP tidak ada KTP dan identitas. Memalsukan nama asli saat check-in hotel,” kata Fauzi.

Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penemuan mayat perempuan ini.
(fdn/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hasil Forensik: 2 Mayat di Pesisir Pandeglang Punya Kemiripan Luka

Serang – Tim forensik rumah sakit dr. Dradjat Prawiranegara Serang (RSDP) menemukan kemiripan pola pembunuhan 2 mayat yang dibuang dalam karung ke laut di Pandeglang. Di tubuh jenazah ditemukan sayatan di bagian perut dan luka memar di bagian wajah.

Kepala Forensik RSDP Budi Suhendar mengatakan, autopsi di jenazah pertama yang ditemukan pada Minggu (7/4) lalu di Kecamatan Pagelarang dan diketahui bernama Asep Hidayat (46) ditemukan luka sayatan di bagian perut. Bagian wajah dan kepala belakang juga penuh memar.

Begitu pun dengan jenazah tanpa identitas yang ditemukan Rabu (11/4) kemarin di Panimbang. Di tubuh bagian perut korban terdapat sayatan dan memar di wajah.

“Bahwa ada kemiripan dengan korban yang ditemukan sebelumnya di Pandeglang. Khususnya dalam hal luka di perut, dan juga bungkus karung,” kata Budi saat berbincang di Serang, Banten, Kamis (11/4/2019).

Jenazah kedua katanya juga dililit oleh lakban. Namun, tak ditemukan batu seperti di jenazah pertama sebagai pemberat saat dibuang ke laut.

“Ada luka di bagian kepala, kemungkinan penyebarannya ada di sekitar wajah,” paparnya.

Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini menurutnya sudah dalam kondisi memprihatikan. Saat ini sedang dilakukan identifikasi untuk mencari identitas.

“Ini kira-kira pria dewasa, perkiraan usia belum kita tentukan. Dan sudah berapa lama meninggal itu lebih baik disampaikan dari penyidik,” pungkasnya.

Sepekan ini, 2 mayat ditemukan di kawasan pesisir Pandeglang. Kepolisian Polres Pandeglang menduga 2 mayat tersebut dibunuh oleh pelaku yang sama.

“Kalau dari karungnya ada kemirikan dan sama dengan yang kemarin, dan lokasi (penemuan mayat) tidak terlalu jauh,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono kepada detikcom, Rabu (10/4).
(bri/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dahi Luka, Wanita Hamil yang Mayatnya di Pinggir Jagorawi Alami Kekerasan

Jakarta – Wanita hamil yang mayatnya terkubur sebagian dan ditutupi daun pisang di pinggir jalur masuk Tol Jagorawi, Cililitan arah Taman Mini belum diketahui identitasnya. Wanita berbaju hijau itu diduga korban pembunuhan dengan mengalami kekerasan.

“Sebab kematian akibat kekerasan benda tumpul yang menyebabkan mati lemas,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Mayat wanita hamil yang diperkirakan berusia antara 20-25 tahun sudah diautopsi di RS Sukanto/RS Polri, Kramatjati. Ditemukan luka benda tumpul di bagian dahi korban yang berambut lurus ini.

“Dari pemeriksaan luar dan dalam, didapatkan kekerasan tumpul di dahi terdapat luka terbuka, tapi tidak rata. Sudut tumpul ukuran panjang 6 cm dan lebar 5 cm,” sambung Ady.

Diperkirakan, wanita hamil itu meninggal pada Sabtu (6/4) petang. Mayatnya ditemukan di pinggir jalur masuk Tol Jagorawi pada Minggu (7/4) sekitar pukul 07.00 WIB.

“Ciri-ciri korban ada tahi lalat kecil di bawah kuping sebelah kanan. Bekas luka bakar di betis kaki sebelah kanan. Gigi depan patah kecil warna agak hitam,” kata Ady.

Polisi mengimbau agar keluarga/kerabat yang megenali ciri-ciri korban segera melapor ke Polsek Makasar, Jaktim.

(fdn/mea)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Aksi Penikaman Brutal di SD China, 2 Orang Tewas dan 2 Luka

Beijing – Lagi-lagi aksi penikaman brutal di lingkungan sekolah di China. Seorang pria bersenjata pisau membunuh dua orang dan melukai dua orang lainnya di sebuah Sekolah Dasar (SD) di China tengah, hari ini.

Pemerintah wilayah Ningyuan di provinsi Hunan menyatakan dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (3/4/2019), dua murid SD yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit. Disebutkan bahwa luka-luka yang dialami keduanya tidak membahayakan jiwa mereka.

Namun mengenai dua korban tewas, otoritas tidak mengungkapkan identitas maupun usia mereka.


Dalam statemennya, pemerintah wilayah Ningyuan menyatakan, polisi telah menangkap tersangka penusukan tersebut, yakni seorang pria berumur 31 tahun dengan nama keluarga Zheng. Dia berasal dari kota Baijiapingzhen, tempat SD tersebut berlokasi. Belum diketahui motif penusukan tersebut.

China telah mengalami serangkaian serangan penusukan terhadap anak-anak sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Rentetan insiden itu telah mendorong otoritas untuk meningkatkan keamanan, khususnya di lingkungan sekolah.

Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, seorang perempuan menyerang anak-anak dengan pisau di sebuah Taman Kanak-kanak (TK) di provinsi Sichuan. Sebanyak 14 anak-anak terluka dalam insiden itu.

Pada April 2018, seorang pria menusuk hingga tewas sembilan murid SMP saat mereka dalam perjalanan pulang ke rumah. Itu merupakan salah satu serangan penikaman paling mematikan di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>