Manajer Manchester City Mengaku Tidak Adil kepada Riyad Mahrez

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola meminta maaf karena jarang memainkan Riyad Mahrez. Ia mengatakan, Mahrez jarang bermain karena ia tidak bertindak adil.

“Saya adalah alasan dia jarang bermain. Dia sama sekali tidak bersalah,” kata Guardiola seperti dilansir Sports Mole.

Mahrez didatangkan Manchester City dari Leicester City di awal musim ini dengan harga 60 juta poundsterling atau Rp 1,09 triliun. Gelandang asal Aljazair ini mendapat kontrak lima tahun.

Bermain di Manchester City, Mahrez harus bersaing dengan nama-nama seperti Raheem Sterling, dan Bernardo Silva. Sayangnya, Guardiola lebih memilih dua nama itu sebagai pemain utama di lini tengah.

“Kami punya pemain luar biasa seperti Bernardo dan Sterling yang berada dalam penampilan terbaik, yang mana itu adalah alasan satu satunya (Mahrez cadangan,red). Tidak ada alasan lain seperti saya kecewa atau apapun,” kata Guardiola.

2 dari 3 halaman

Berlatih Keras

Guardiola menambahkan, bukan hanya Mahrez yang harus menyingkir dari skuat utama The Citizens. Ada Leroy Sane yang tempatnya juga mulai digantikan oleh pemain lain seperti Kevin de Bruyne atau Ilkay Gundogan.

Mantan pelatih Barcelona ini pun mengakui sedih tidak bisa memberi Mahrez menit bermain. “Saya sedih karena dia berlatih luar biasa dan bertalenta, tetapi saat ini kami punya lima striker. Pada pertandingan terakhir, Sane tidak bermain,” kata Guardiola.

3 dari 3 halaman

Janji Beri Kesempatan

Lebih lanjut, Guardiola juga berjanji akan segera memberi Mahrez kesempatan bermain. Syaratnya, ia terus berlatih keras dan tidak mengeluh.

“Saya tidak ragu akan kualitasnya. Hanya terus saja berlatih, tidak banyak mengeluh dll. Waktunya akan datang. Saya yakin dia akan bermain bagus,” kata Guardiola mengakhiri.

Kabar Buruk, 2 Winger MU Absen Lawan Chelsea dan Liverpool

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) mendapat kepastian terkait cedera dua penyerang sayap Jesse Lingard dan Anthony Martial. Keduanya menghilang 2-3 pekan.

Dengan kabar ini, MU tidak bisa menurunkan mereka pada dua laga besar di depan mata melawan Chelsea (Piala FA) dan Liverpool (Liga Inggris).

“Mereka absen 2-3 pekan. Saya mencoba mencari solusi di tim junior. Namun Mason Greenwood juga tengah dirawat. Mason kurang beruntung, tapi saya yakin kesempatan baginya segera datang,” kata manjer interim Ole Gunnar Solskjaer, dilansir Manchester Evening News.

Lingard (hamstring) dan Martial (pangkal paha) terpaksa meninggalkan pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Paris-Saint Germain, Selasa (12/2/2019).

Tanpa mereka, serangan MU kehilangan greget dan Solskjaer menderita kekalahan perdana dalam 12 pertandingan.

2 dari 3 halaman

Opsi Solskjaer

Tanpa Lingard dan Martial, Solskjaer bisa berpaling ke Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, dan Juan Mata untuk mendampingi Marcus Rashford di lini depan. Masalahnya, ketiga pemain tersebut tidak meyakinkan.

Maka, Solskjaer membuka kesempatan bagi dua pemain muda Angel Gomes dan Tahith Chong. “Mereka sudah berlatih bersama tim utama dan bisa saja diturunkan,” ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Laga Lain

Selain versus Chelsea (tandang, Piala FA, 18 Februari) dan Liverpool (kandang, Liga Inggris, 24 Februari), Lingard serta Martial juga absen pada duel kontra Crystal Palace (tandang, Liga Inggris, 27 Februari), Southampton (kandang, Liga Inggris, 2 Maret), hingga Paris Saint-Germain (tandang, Liga Champions, 6 Maret).

Fabio Capello Larang Juventus Boyong Matthijs De Ligt

Liputan6.com, Turin – Ketertarikan Juventus terhadap bek Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt sudah menjadi rahasia umum. Namun, Fabio Capello menyarankan mantan klubnya untuk tidak merekrut pemain asal Belanda tersebut.

Sosok yang pernah membela dan melatih Juventus itu punya pertimbangan berdasar pengalaman. Dia mengaku tidak percaya terhadap bek dari Negeri Kincir Angin.

Capello menilai Juventus seharusnya mendahulukan produk Italia untuk mengisi sektor tersebut. “Saya tidak pernah suka bek Belanda. Mereka tidak punya kualitas sama seperti bek Italia,” ungkapnya, dikutip Calciomercato.

La Vecchia Signora siap bersaing dengan Barcelona dan Paris-Saint Germain demi mendatangkan De Ligt. Fabio Paratici bahkan memantaunya langsung saat Ajax menghadapi Real Madrid pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019).

Direktur Olahraga Juventus itu mencari darah segar untuk menggantikan Daniele Bonera (37 tahun), Giorgio Chiellini (34 tahun), dan Leonardo Bonucci (31 tahun).

2 dari 3 halaman

Alasan Capello

Capello punya dasar berdasar pengalamannya. Menangani Juventus, AC Milan, AS Roma, dan Real Madrid, dia kerap mempercayakan lini belakang ke pemain Italia.

Sosok yang juga pernah melatih Timnas Inggris dan Rusia itu bahkan mendatangkan Fabio Cannavaro Estadio Santiago Bernabeu pada 2006 agar pertahanan Real Madrid tidak mudah ditembus.

3 dari 3 halaman

Talenta Berbakat

Reputasi De Ligt meningkat setelah menembus tim utama Ajax pada musim lalu. Baru berusia 19 tahun, dia kemudian dipercaya menjadi kapten klub dan diandalkan timnas.

Juventus Menang Mudah atas Frosinone

Jakarta Juventus mengalahkan Frosinone, 3-0, pada lanjutan pekan ke-24 Serie A 2018-2019, di Allianz Stadium, Turin, Jumat (15/2/2019) waktu setempat.

Turun dengan kekuatan terbaik, Juventus tidak mampu dibendung Frosinone. Laga baru berjalan enam menit, Paulo Dybala sudah mencatatkan nama di papan skor melalui tembakan dari jarak jauh.

Tidak butuh waktu lama bagi Juventus untuk menggandakan kedudukan. Pada menit ke-17, giliran Leonardo Bonucci yang mencetak gol setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Frosinone.

Setelah unggul 2-0, Juventus tidak mengendurkan serangan. Sementara itu, Frosinone masih kesulitan menembus rapatnya pertahanan La Vecchia Signora.

Gol penutup laga tersebut baru tercipta pada menit ke-63. Cristiano Ronaldo berhasil menggetarkan jala lawan setelah menerima umpan silang mendatar Mario Mandzukic.

Itu menjadi gol ke-19 Cristiano Ronaldo dari 24 pertandingan Juventus di Serie A. Cristiano Ronaldo pun semakin kukuh sebagai pencetak gol terbanyak sementara Serie A.

Tidak ada lagi gol yang tercipta pada sisa pertandingan. Juventus membungkus kemenangan tiga gol tanpa balas atas Frosinone.

Hasil itu semakin memperkuat posisi Juventus di puncak klasemen sementara Serie A. Pasukan Massimiliano Allegri mengemas 66 poin atau unggul 14 poin dari Napoli yang baru memainkan 23 laga.

Susunan pemain

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 20-Joao Cancelo, 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini (4-Martin Caceres 70), 2-Mattia De Sciglio; 30-Rodrigo Bentancur, 23-Emre Can, 6-Sami Khedira (5-Miralem Pjanic 81); 17-Mario Mandzukic, 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo (33-Federico Bernardeschi 64)

Pelatih: Massimiliano Allegri

Frosinone: 57-Marco Sportiello; 6-Eduardo Goldaniga, 27-Bartosz Salamon, 25-Marco Capuano; 17-Francesco Zampano (7-Luca Paganini 83), 66-Raman Chibsah (5-Mirko Gori 78), 92-Federico Viviani, 24-Francesco Cassata, 3-Cristian Molinaro; 9-Daniel Ciofani (89-Andrea Pinamonti 58), 28-Camillo Ciano

Pelatih: Marco Baroni

Wasit: Antonio Giua

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Martial-Lingard Diperkirakan Menepi Tiga Pekan

Manchester – Dua pilar Manchester United, Anthony Martial dan Jesse Lingard, diperkirakan absen hingga tiga pekan. Hal itu dikonfirmasi Ole Gunnar Solskjaer.

Bekapan cedera itu didapat Martial dan Lingard saat MU takluk dari Paris Saint-Germain. Martial mengalami masalah otot pada awal laga. Ia sempat dipaksakan bermain sampai jeda. Hingga akhirnya digantikan Juan Mata pada babak kedua.

Sedangkan Lingard mengalami masalah hamstring sesaat sebelum babak pertama berakhir dan langsung disubstitusi dengan Alexis Sanchez.

Pada konferensi pers jelang laga Piala FA melawan Chelsea, Jumat (15/2/2019) malam WIB, Solskjaer mengungkapkan kondisi kedua pemainnya itu.

Martial dan Lingard akan melewatkan MU melawan Chelsea, juga saat The Red Devils berhadapan dengan Liverpool di pekan depan.

“Saya pikir mereka akan menepi setidaknya dua sampai tiga pekan ke depan menengok kondisinya sekarang,” jelasnya dikutip Sky Sports.

“Ini menjadi kesempatan untuk pemain lain bermain. Entah itu Alexis, Romelu Lukaku, atau Angel Gomes. Anthony dan Jesse bekerja sangat baik bersama kami. Mereka sangat vital pada sektor penyerangan kami dengan kecepatannya.”

“Romelu dan Alexis punya skill yang berbeda. Jadi kami akan menyatukan tim lagi untuk Senin nanti,” tutur sang manajer.

(cas/cas)


Respons Allegri Soal Ramsey Gabung Juventus

Liputan6.com, Turin – Pelattih Juventus, Massimiliano Allegri, belum mau banyak bicara soal pembelian teranyar klubnya, Aaron Ramsey. Ia ingin melatih Ramsey secara langsung sebelum berkomentar panjang.

Juventus baru saja mengumumkan transfer Ramsey pekan lalu. Dia didatangkan dengan status free transfer alias gratis lantaran pembicaraan kontrak baru di Arsenal menemui jalan buntu.

Keberhasilan Juventus mendapatkan Ramsey patut diapresiasi. Saat ini Ramsey masih berada di puncak permainannya, dia bisa jadi tambahan gelandang yang bagus untuk Juve. Kreativitas Ramsey diyakini akan menguntungkan Juve.

Sejauh ini, Allegri hanya mengamati Ramsey dari jauh. Dia belum benar-benar menangani Ramsey secara langsung. Oleh sebab itu, saat diminta memberikan pendapatnya soal Ramsey, Allegri tak bisa banyak bicara.

“Saya harus melatih dia dahulu sebelum memberikan opini yang tepat,” tegas Allegri kepada fourfourtwo.

“Dia pemain hebat tetapi saya ingin melatih dia dahulu sebelum mengatakan apa pun. Kami akan berbicara soal pemain baru di musim panas atau musim depan nanti.”

2 dari 2 halaman

Masalah Kontrak

Kepergian Ramsey ini sudah diprediksi sejak Arsenal mundur dari pembicaraan kontrak pada September 2018 lalu. Kala itu, Arsenal keberatan memenuhi persyaratan gaji Ramsey yang begitu tinggi.

Landasan Ramsey meminta gaji tinggi sebenarnya cukup kuat. Dia mengacu pada situasi Mesut Ozil yang mendapatkan gaji masif meski jarang bermain. Ramsey hanya ingin dianggap setara dengan Ozil.

Bagaimanapun, hal itu tak terjadi. Arsenal keberatan, Ramsey juga tak mau menurunkan tuntutannya. Pada akhirnya, dia memilih Juventus yang kabarnya siap memberikan gaji 400.000 pounds setiap pekan.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Malmo vs Chelsea: Musim Bunga Ross Barkley bersama The Blues

Liputan6.com, Malmo – Chelsea sukses meraih kemenangan usai mengalahkan Malmo dengan skor tipis 2-1 dalam laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa 2018-19 yang digelar di Swedbank Stadion, Jumat (15/2/2019) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Chelsea hanya membutuhkan hasil minimal imbang dalam partai leg kedua di Stamford Bridge pekan depan untuk memastikan lolos ke babak 16 besar.

Adapun yang menjadi bintang dalam pertandingan ini adalah Ross Barkley. Dua gol kemenangan The Blues masing-masing diciptakan Ross Barkley di babak pertama dan Olivier Giroud di paruh kedua laga. Peran Ross Barkley dalam memulai motor serangan Chelsea berbuah manis dengan kemenangan penting yang diraih tim asuhan Maurizio Sarri saat pertandingan ini.

Ross Barkley tengah menikmati musim bunga kariernya bersama Chelsea sejak ditangani Maurizio Sarri. Barkley menghuni lini tengah The Blues bersama Mateo Kovacic secara bergantian.

Lebih lanjut tentang sosoknya, berikut liputan6.com rangkum dari berbagai sumber profil Ross Barkley yang menjadi motor serangan bagi Chelsea, Jumat (15/2/2019).

2 dari 4 halaman

Salah satu pesepak bola berbakat

Ross Barkley adalah pesepak bola kelahiran 5 Desember 1993 yang berasal dari Wavertree, Liverpool, Inggris. Ia telah bergabung dengan klub junior Everton sejak umur 11 tahun. Pada musim 2010-11, Barkley diharapkan mampu melakukan pertandingan debutnya di Premier League, namun ia mengalami cedera di bagian kakinya setelah bertabrakan dengan Andre Wisdom, pemain Liverpool, pada saat pertandingan Under 19 Liga Inggris bulan Oktober 2010.

Pesepakbola asal Inggris ini melakukan pertandingan debutnya bersama Everton pada musim 2011-12 melawan Queens Park Rangers. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-0, kemenangan untuk Queens Park Rangers. Namun, Ross Barkley mendapat gelar Man of The Match dari Radio City Sport.

Tim Cahlill, pemain senior Everton, menyatakan bahwa Ross Barkley adalah pemain sepak bola paling berbakat yang pernah bekerja sama dengannya.

Performa Ross Barkley pada pertandingan-pertandingan awalnya mendapat pujian dari Martin Keown. Keown memprediksikan bahwa Ross Barkley akan menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah ada di Inggris.

3 dari 4 halaman

Pemain penting The Blues

Ross Barkley merupakan produk asli Akademi Everton. Ia membela The Toffees sejak usia 11 tahun. Namun Barkley memutuskan pindah Chelsea pada Januari 2018. Ia dibeli dengan harga 15 juta pound sterling.

Penampilan memikat Ross Barkley musim ini membuat Maurizio Sarri senang. Manajer Chelsea itu yakin Barkley bakal menjadi pemain penting untuk masa depan timnya.

“Saya pikir Barkley sedang menjadi pemain penting bukan hanya di Inggris, tetapi juga di seluruh dunia. Saat latihan dan pertandingan Barkley semakin meningkat kinerjanya.” kata Sarri seperti dikutip Liputan6.com dari Bola.com, Jumat (15/2/2019).

Tak heran pemain berusia 24 tahun itu kembali mendapat panggilan dari timnas Inggris. Sarri pun sangat senang dengan penampilan anak asuhnya tersebut.

“Barkley pemain yang komplet. Dia cepat dan punya teknik yang bagus. Dia juga semakin berkembang saat memberikan umpan. Secara mental dia juga semakin bagus” ujar Sarri menambahkan.

4 dari 4 halaman

Performanya mengejutkan banyak orang

Performa apik yang ditunjukkan oleh gelandang Ross Barkley membuat banyak pihak terkejut. Pemain berusia 24 tahun tersebut tampil mengkilap bersama Chelsea. Pemain Chelsea, Victor Moses, mengatakan kalau Ross Barkley adalah pemain terbaik klub pada sesi latihan. Moses berharap Barkley bisa mendapat kesempatan bermain lebih banyak di bawa kendali Maurizio Sarri.

“Semua pemain bekerja keras, namun Ross Barkley bekerja lebih keras dari pemain lainnya,” ujar Moses seperti dikutip dari bola.com.

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, pun memuji kemampuan gelandang Chelsea, Ross Barkley. Menurutnya, kemampuan Barkley lebih hebat ketimbang Dele Alli dan Jesse Lingard. Barkley bangkit bersama The Blues pada musim ini. Ia menjadi satu di antara andalan The Blues di lini tengah.

“Barkley harus menjadi lebih kuat secara mental, tetapi dalam hal kemampuan, Anda memikirkan para pemain yang bermain di posisi itu di Piala Dunia seperti Alli dan Lingard, dan mungkin Anda bisa membantah mereka lebih baik secara mental, tetapi mereka tidak lebih baik secara kemampuan dari Barkley,” kata Carragher dikutip dari bola.com.

Juventus Pernah Serius Minati Matthijs de Ligt

Jakarta Juventus ternyata pernah tertarik kepada bek muda sekaligus kapten Ajax, Matthijs de Ligt. Hal itu disampaikan petinggi Ajax, Edwin van der Sar, yang juga mantan pemain I Bianconeri.

De Ligt telah menunjukkan sinarnya, dan baru dipercaya sebagai kapten Ajax pada musim ini. Penampilannya kontra Real Madrid hari Kamis (14/2) lalu membuatnya jadi kapten termuda dalam sejarah fase gugur Liga Champions.

Sayangnya, penampilannya di jantung pertahanan tidak mampu membantu Ajax terhindar dari kekalahan. Bermain di markasnya sendiri, Johan Cruijff ArenA, klub raksasa asal Belanda itu tumbang dengan skor tipis 1-2 atas Los Merengues.

De Ligt sudah menjadi incaran banyak klub besar sejak dirinya tampil lebih reguler pada musim lalu. Juventus diyakini sebagai tim yang tertarik untuk menggunakan jasanya, terlebih dengan Giorgio Chiellini yang semakin menua.

Saat ditanya mengenai rumor tersebut, Edwin van der Sar langsung membenarkan. Hanya saja, ia masih belum yakin apakah bek berusia 19 tahun itu akan bergabung dengan Bianconeri.

“Akankah De Ligt pergi ke Juventus? Saya bisa bilang bahwa hanya ada satu tim di Italia yang menginginkan dia, tapi saya tak tahu apakah dia akan pergi ke Juventus,” tutur Van der Sar kepada Rai Sport.

Juventus sendiri diyakini sedang melakukan pemantauan. Menurut beberapa laporan terakhir, Fabio Paratici yang menjabat sebagai direktur Bianconeri disebut terlihat sedang menghadiri laga antara Ajax melawan Real Madrid belum lama ini.

Ia disebut ingin memantau performa De Ligt saat bertemu klub besar seperti Madrid. Selain itu, kegiatan pemantauan Paratici tidak terhenti sampai di situ saja.

Disebutkan juga bahwa Paratici menghadiri laga antara AS Roma melawan Porto yang berlangsung satu hari sebelumnya, tepatnya pada Rabu (13/2) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, ia diyakini tengah memantau pemain muda berbakat Giallorossi, Nicolo Zaniolo.

Sumber: bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Ini Kompensasi Jose Mourinho Saat Dipecat dari Manchester United

Jakarta Manchester United diketahui mengeluarkan 19,6 juta poundsterling saat memecat Jose Mourinho sebagai manajer. Jumlah tersebut termasuk membayar kompensasi para staf Mourinho yang ikut cabut.

Seperti yang diketahui, Mourinho dipecat oleh manajemen lantaran buruknya performa Manchester United sejak pembukaan musim 2018-2019. Puncaknya adalah saat mereka tumbang atas Liverpool di laga lanjutan Premier League dengan skor 1-3.

Setelah melepas Mourinho, Manchester United lalu mengangkat sang mantan pemain, Ole Gunnar Solskjaer, sebagai pelatih selanjutnya. Bersama pria asal Norwegia itu, performa The Red Devils langsung menunjukkan peningkatan drastis.

“Item yang luar biasa di kuartal tersebut bernilai 19,6 juta pounds, sehubungan dengan kompensasi untuk mantan pelatih beserta beberapa anggota staf kepelatihan,” bunyi pernyataan klub seperti yang dikutip dari Liverpool Echo.

Pernyataan tersebut muncul dalam laporan keuangan Manchester United yang baru-baru ini disebar ke publik. Selain itu, The Red Devils juga mengumumkan rekor pendapatan sebesar 208,6 juta pounds pada kuartal tersebut.

Meski harus membayar mahal, namun Ed Woodward selaku wakil direktur Manchester United tetap puas. Sebab penunjukan Ole Gunnar Solskjar sebagai pengganti Mourinho telah memberikan dampak positif untuk kemajuan klub.

“Penunjukan Ole dan Mike [Phelan] sebagai pelatih interim dan asisten pelatih telah memberikan dampak positif kepada klub,” tuturnya dalam pernyataan tersebut.

“Kami puas dengan perkembangan performa tim sejak Desember dan kami menantikan penyelesaian musim 2018/2019 yang apik,” tutup Woodward.

Saat masih diasuh Mourinho, Manchester United sempat tertinggal 11 poin dari penghuni posisi empat klasemen Premier League. Kini, The Red Devils sedang menduduki peringkat empat dengan koleksi 51 poin, unggul satu angka dari Arsenal yang menghuni posisi lima.

Sumber: bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Arsenal Tertarik Datangkan Suso

Jakarta Arsenal sudah memikirkan aktivitas transfer untuk musim panas mendatang. The Gunners dikabarkan tertarik memboyong pemain AC Milan, Suso.

Keputusan Arsenal tak sekadar berlatar kebutuhan tim. Harga Suso masih berada dalam bujet Arsenal, yakni berkisar di angka 50 juta euro atau sekitar Rp600 miliar.

Pada dua tahun terakhir, Arsenal tak memiliki stok winger kanan yang mumpuni. Mereka hanya mengandalkan dua pemain, yaitu Danny Welbeck dan Alex Iwobi di posisi tersebut. Nama pertama tengah mengalami cedera yang cukup parah.

Emery sendiri merasa performa lini serang mereka, terutama sektor sayap kanan mereka tidak optimal. Alhasil ia ingin mendatangkan winger kanan yang bagus guna mendongkrak performa lini serang mereka.

Calciomercato merilis, Emery sudah memiliki target yang ingin ia datangkan ke London Utara. Ia tertarik memboyong Suso dari AC Milan. Pertimbangan Emery di luar harga adalah penampilan bersama I Rossonerri dalam dua tahun terakhir.

Suso selalu dipercaya Gattuso untuk menjadi starter di posisi winger kanan AC Milan. Ia membalas kepercayaan sang pelatih dengan performa yang apik. Sepanjang musim ini, ia sudah mengemas 6 gol dan 8 assist.

Emery sendiri menilai sang winger cocok dengan gaya bermain yang ia miliki, sehingga ia ingin mantan pemain Liverpool itu bergabung pada musim panas nanti. Arsenal sudah mulai bergerak untuk mendapatkan tanda tangan Suso.

Pihak London Utara itu dirumorkan mulai mengamati sang pemain secara intensif sejak awal Februari ini. Mereka mengirim pemandu bakat mereka melihat langsung performa sang pemain bersama Milan.

Pengamatan akan berlangsung hingga akhir musim nanti agar pihak Arsenal mendapatkan data yang komprehensif mengenai performa sang winger.

Sumber: Calcimercato, Bola.net