Lindelof Diyakini Bisa Jadi Bek Andalan MU

Liputan6.com, Jakarta Jesper Blomqvist memberikan dukungan kepada bek Manchester United Victor Lindelof. Dia yakin Lindelof akan jadi bek tangguh MU dalam waktu dekat.

Lindelof yang dibeli dari Benfica seharga 35 juta Euro mendapatkan start yang buruk di MU. Di musim perdananya, ia masih kesulitan beradaptasi dengan intensitas Premier League, sehingga ia lebih banyak diparkir oleh Jose Mourinho.

Namun performanya di musim kedua bersama MU semakin membaik. Ia menunjukkan grafik perkembangan yang pesat sehingga Ole Gunnar Solskjaer mempercayainya posisi untuk menjadi bek utama MU dalam empat bulan terakhir.

Blomqvist sendiri percaya juniornya itu bisa menjadi pemain yang lebih hebat bagi MU di masa depan. “Saya pernah diwawancarai saat pertama kali MU merekrut Victor, dan pada saat itu saya bilang bahwa anak ini perlu diberi waktu lebih,” buka Blomqvist kepada PA Sports.

Blomqvist mengaku senang Lindelof berhasil melewati fase-fase sulitnya di MU, dan ia percaya hal itu bisa terjadi karena sang bek memiliki mental yang kuat.

“Saya rasa dia memiliki mental yang sangat kuat untuk menjadi pemain hebat. Bagi saya itu adalah faktor terpenting yang harus dimiliki seorang pemain.”

“Dia juga memiliki atribut lain yang dibutuhkan untuk menjadi bek tengah utama United. Dia sangat percaya diri saat membawa bola dan ia juga sangat cepat. Ia juga sangat kuat saat berduel satu lawan satu.”

Lindelof Desak Manajemen MU Permanenkan Solskjaer

Liputan6.com, Manchester – Bek Manchester United (MU), Victor Lindelof mendesak manajemen klub mempermanenkan status Ole Gunnar Solskjaer. Saat ini, manajer asal Norwegia itu masih berstatus sebagai manajer interim Setan Merah, sebutan MU.

Lindelof merupakan pemain andalan Solskjaer di lini pertahanan MU. Tercatat, dia memainkan 16 dari 19 laga yang dipimpin Solskjaer. Dia juga menjalin kerja sama yang bagus dengan Chris Smalling.

“Jika Solskjaer mendapatkan tugas itu. Saya akan sangat senang,” ucap Lindelof, dikutip dari Sky Sports.

Menurut Lindelof, Solskjaer pantas mendapatkan kontrak sebagai manajer MU. Sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, MU hanya menelan satu kekalahan dari 13 pertandingan di Liga Inggris.

Bahkan, Solskjaer berhasil membawa MU bersaing memperebutkan posisi empat besar dalam klasemen Liga Inggris. Saat ini, Setan Merah telah mengumpulkan 58 poin, terpaut tiga angka dari Tottenham Hotspur yang berada di peringkat ketiga.

Hasil Liga Inggris: Lukaku 2 Gol, MU Atasi Palace 3-1

London – Angka penuh berhasil dibawa pulang Manchester United dari lawatannya ke markas Crystal Palace. Romelu Lukaku mencetak dua gol untuk memenangkan MU 3-1.

Pada lanjutan Liga Inggris, Palace menjamu MU di Selhurst Park, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. The Red Devils mengungguli Palace di babak pertama berkat gol Lukaku.

Tiga gol tercipta di babak kedua. Lukaku memperbesar skor MU sebelum Palace menghidupkan asa dengan gol James Ward. Namun demikian, Ashley Young memastikan kemenangan MU dengan golnya pada 10 menit terakhir.

Kemenangan MU memanaskan persaingan finis empat besar di akhir musim. Dengan tiga angka tambahan, Setan Merah tetap di peringkat lima usai mengumpulkan 55 poin hasil 28 laga. MU berjarak satu poin dari Arsenal di atasnya dan unggul tiga poin dari Chelsea di bawahnya.

Sementara itu, Palace menempati peringkat 14 dengan 30 poin. The Eagles belum aman karena cuma unggul lima angka dari Cardiff City yang berada di zona degradasi.

Jalannya Pertandingan

Peluang berarti pertama diciptakan MU di menit kedelapan. Dari sepak pojok, Luke Shaw mengirim bola ke kotak penalti yang diterima Romelu Lukaku. Namun meski lepas dari kawalan pemain lawan, sepakan voli Lukaku masih melambung di atas mistar gawang.

Hanya berselang tiga menit, giliran Palace menciptakan peluang emas. James McArthur melewati Scott McTominay untuk melepaskan crossing kepada Andros Townsend di dekat tiang gawang. Dari sudut sempit sontekan Townsend juga masih melambung.

Kebuntuan akhirnya terpecah di menit ke-33. MU mengungguli Palace 1-0 berkat gol Lukaku.

Shaw meliuk-liuk di sayap kiri untuk menembus pertahanan Palace sebelum mengirim operan pendek kepada Lukaku. Striker Belgia itu menuntaskan dengan sepakan mendatar terarah yang bersarang di sudut bawah gawang.

Palace hampir langsung mencetak gol balasan. Di menit ke-34, sundulan Jeffrey Schlupp melebar tipis setelah menerima crossing akurat Townsend di dalam kotak penalti.

Alexis Sanchez memperlihatkan manuver menjanjikan. Namun, sebelum bisa merangsek ke kotak penalti Palace, Martin Kelly sukses mengintersepsi untuk mencegah Sanchez melakukan tembakan dari posisi bagus.

Babak pertama berakhir. MU sementara unggul 1-0 atas Palace.

MU melewatkan peluang emas usai restart. Crossing Diogo Dalot menemui Paul Pogba, tapi sundulannya dari jarak dekat justru melambung.

Akhirnya MU memperoleh gol keduanya di menit ke-52. Diawali dari sepak pojok yang gagal diredam Palace, bola menemui Victor Lindelof untuk diteruskan kepada Lukaku di tiang jauh. Pemain yang disebut terakhir melesakkan tendangan kaki kiri guna menyarangkan bola ke sudut atas gawang. Kedudukan berubah menjadi 2-0.

David de Gea membuat penyelamatan untuk pertama kalinya di pertandingan ini. Wilfried Zaha mengalahkan Ashley Young kemudian mengirim bola silang kepada rekan setimnya di dekat tiang gawang MU. De Gea jatuh untuk menepis bola ke luar garis gawang.

Buruknya pertahanan MU mendapat hukuman. Di menit ke-66 Palace menciptakan gol balasan untuk menipiskan skor menjadi 1-2.

Kerjasama dengan Towsend diakhiri Schlupp dengan umpan silang ke arah tiang jauh yang dengan mudah disontek James Ward untuk menaklukkan penjagaan De Gea.

Setelah mencetak gol Palace menjadi lebih percaya diri untuk menyerang. Palace kemudian mendapatkan tendangan bebas dari posisi yang berbahaya. Meski begitu, sepakan Luka Milivojevic tak cukup melengkung sehingga bola gagal mengarah ke sasaran.

Giliran MU dihadiahi tendangan bebas. Pogba maju sebagai eksekutor tapi tembakannya bisa diselamatkan Guaita di sudut kiri bawah gawang.

MU akhirnya membunuh pertandingan di 10 menit terakhir. Bekerja sama dengan Lukaku di luar kotak penalti, Pogba mengirim bola terobosan kepada Ashley Young yang melakukan overlapping. Dari dalam kotak penalti, Young menceploskan sepakan mendatar ke gawang Palace.

Susunan Pemain

CRYSTAL PALACE: Guaita, Tomkins, Kelly, Ward, Van Aanholt (Kouyate 83′), Schlupp, McArthur (Meyer 61′), Townsend, Milivojevic, Zaha, Batshuayi (Benteke 78′)

MANCHESTER UNITED: De Gea, Young, Smalling, Lindelof, Shaw, Dalot (Bailly 77′), Pogba, Fred (Garner 90′), McTominay, Sanchez (Rashford 77′), Lukaku
(rin/raw)

Arsenal Berperan di Balik Membaiknya Pertahanan MU

Liputan6.com, Jakarta – Luke Shaw tampil sebagai man of the match saat Manchester United (MU) bermain imbang dengan Liverpool, Minggu lalu. Dalam duel ini, MU berhasil menahan The Reds tanpa gol. Ini merupakan clean sheet keempat beruntun yang mampu diraih Setan Merah di liga domestik.

Penampilan barisan pertahanan MU semenjak ditangani oleh Ole Gunnar Solksjaer memang terus membaik. Sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, Desember lalu, Setan Merah hanya kemasukan 9 gol dalam 14 pertandingan dan berhasil mencatat 7 clean sheet.  


Ini jauh berbeda dengan situasi yang dialami MU saat masih ditangani Mourinho. Musim lalu, MU sempat kebobolan satu gol lebih sedikit dari 29 gol yang dicetak dalam 17 pertandingan. Sejak ditangani Solkjaer, agregat gol MU berubah dari nol di era Mourinho menjadi +17. 

Peningkatan ini tidak lepas dari kejelian Solskjaer dalam menempatkan pemainnya. Di lini belakang MU yang menggunakan empat bek, pelatih asal Norwegia itu menempatkan duet Ashley Young dan Luke Shaw sebagai bek sayap. Dia juga mempertahankan Victor Lindelof yang tampil memukau di era Mourinho. Sementara Phil Jones diplot sebagai patner utama Lindelof dan keduanya telah tampil sebagai starter dalam delapan pertandingan. 

Sedangkan Eric Baily dipercaya tampil dalam 4 laga dan Chris Smalling tiga pertandingan.  

Smalling sebenarnya baru saja pulih dari cedera yang membuatnya sempat absen dua bulan. Namun di bawah Solskjaer, Smalling mampu membantu MU mencetak 3 cleen sheet

Sejak bermain imbang 2-2 melawan Burnley (29/1), MU belum sekalipun kebobolan Menurut Solskjaer, kebangkitan barisan pertahanan MU ternyata tidak lepas dari pengalaman saat mengalahkan Spurs 1-0 (13/1) dan kemenangan 3-1 atas Arsenal di Piala FA (26/1). 

“Kami menghabiskan banyak waktu membangun struktur dan bentuk,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchestereveningnews. “Bagaimana kami bertahan, sebab pada laga-laga awal kami tidak mendapat banyak kesempatan untuk menguji hal tersebut,” kata Solskjaer. 

“Tapi ketika kami ke markas Arsenal dan Anda bisa melihat bagaiman kami pontang-panting di lini tengah dan empat bek kami tampak menyedihkan seperti domba babak belur.” 


2 dari 3 halaman

Benahi Lini Tengah

Setelah pertandingan tersebut, Solskjaer tidak hanya meperbaiki barisan belakang pasukannya. Dia juga berusaha membenahi komposisi lini tengah Setan Merah.  

“Bentu lini tengah meningkat pesat, yang akhirnya membantu empat bek untuk bermain sebagai empat bek dan tidak tersebar di semua tempat,” kata Solskjaer. 

“Itu prinsipil. Prinsip saya adalah jangan pernah mengikuti dia; saya selalu bermain dan melatih dengan sistem zona. Saya bukan fans sistem man to man marking.”

Ketangguhan barisan pertahanan MU kembali akan diuji Kamis (28/2/2019). Dalam duel ini, Setan Merah akan bertandang ke markas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League. 

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Diganggu Cedera, MU dan Liverpool Berbagi Angka

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) berbagi angka dengan Liverpool pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019). Kedua tim bermain 0-0.

Hasil ini tidak membantu perjuangan masing-masing tim di klasemen. MU tergusur ke posisi lima disalip Arsenal yang mengalahkan Southampton 2-0.

The Red Devils memiliki 52 poin dari 27 pertandingan. MU tertinggal satu nilai di belakang The Gunners. 

Di sisi lain, Liverpool sukses menggeser Manchester City untuk menguasai klasemen. Namun, dengan raihan 66 angka, The Reds hanya memimpin satu angka atas sang juara bertahan. 

2 dari 3 halaman

Cedera Menyerang

Badai cedera mewarnai babak pertama. MU kehilangan dua pemain akibat cedera, Ander Herrera dan Juan Mata, saat laga berumur 25 menit. Sebagai gantinya Solskjaer mengandalkan Andreas Pereira dan Jesse Lingard.

Keputusan menurunkan Lingard merupakan perjudian besar mengingat kondisinya. Dia baru pulih setelah terkapar pada duel Liga Champions versus Paris-Saint Germain.

Terbukti, Lingard harus meninggalkan laga jelang jeda setelah melewatkan kesempatan emas. Alexis Sanchez pun mengisi posisinya.

Tim tamu juga tidak beruntung. Roberto Firmino gagal menyelesaikan pertandingan. Engkelnya bermasalah akibat salah mendarat. Manajer Liverpool pun memasukkan Daniel Sturridge.

Gangguan cedera menutupi jalan pertandingan. Liverpool menguasai laga dan MU sesekali melancarkan serangan balik. Namun, selain Lingard, tidak ada peluang berarti yang terjadi di babak pertama.

Kondisi tidak jauh berbeda selepas jeda. Pertahanan kedua tim sama-sama bermain baik sehingga kiper David de Gea dan Alisson Becker tidak harus melakukan penyelamatan penting. 

MU sebenarnya merobek gawang Liverpool akibat bunuh diri Joel Matip yang salah mengantisipasi Chris Smalling. Namun, Smalling terlebih dahulu dalam posisi offside. 

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Manchester United (4-3-3): De Gea, Young, Smalling, Lindelof, Shaw, Ander Herrera (Pereira 21), McTominay, Pogba, Mata (Lingard 25, Sanchez 43), Lukaku, Rashford

Liverpool (4-3-3): Alisson, Milner, Matip, van Dijk, Robertson, Henderson (Shaqiri 72), Fabinho, Wijnaldum, Salah (Origi 79), Firmino (Sturridge 31), Mane

Prediksi Manchester United Vs Liverpool: Misi Klopp Hapus Tren Buruk di Old Trafford

Jakarta Manchester United akan menghadapi Liverpool pada lanjutan pekan ke-27 Premier League 2018-2019, di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (24/2/2019). The Red Devils bakal berusaha mempertahankan keangkeran Old Trafford.

Sejatinya, laga melawan Liverpool merupakan partai bergengsi bagi Manchester United. Rivalitas kedua tim sudah hadir sejak lama.

Pada musim ini, Liverpool pula yang membuat Manchester United harus mengganti manajernya. Setelah kalah 1-3 dari The Reds pada Desember 2018, Setan Merah memecat Jose Mourinho dari kursi manajer.

Akan tetapi, pengganti Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer ternyata bisa memberikan hasil positif untuk tim. Sejak dilatih Solskjaer, Manchester United belum pernah kalah di pentas Premier League.

“Saya fokus untuk tim dan bagaimana kami harus bermain nanti. Ada tiga tim yang bersaing dalam perebutan gelar, sementara kami hanya mengincar posisi empat besar,” kata Solskjaer.

“Saya pernah merasakan melawan Liverpool saat masih menjadi pemain. Saya tahu bagaimana arti laga nanti untuk para penggemar dan para staf kami,” lanjut Solskjaer.

Manchester United bisa lebih percaya diri menghadapi Liverpool kali ini. Apalagi, Setan Merah belum pernah kalah dari Liverpool di Old Trafford sejak 16 Maret 2014.

Hal itu yang juga menjadi rasa penasaran manajer Jurgen Klopp. Dari tiga kali lawatan ke Old Trafford, Klopp hanya mampu membawa dua hasil imbang dan sekali kalah.

“Sejak dilatih Solskjaer, Manchester United mengalami perubahan. Mereka mulai tampil percaya diri dan mengeluarkan kualitas terbaik,” ujar Klopp.

“Manchester United nanti akan berbeda seperti yang pernah kami kalahkan. Kini, mereka punya banyak cara untuk meraih kemenangan,” tambah Klopp.

Klopp memang harus memotivasi para pemainnya agar mampu membawa pulang tiga poin dari markas Manchester United. Jika gagal, Liverpool bisa semakin tertekan dari Manchester City dalam perburuan gelar juara Premier League.


2 dari 3 halaman

Data dan Fakta

Head to head

16/12/2018 – Liverpool 3-1 Manchester United (Premier League)

28/7/2018 – Manchester United 1-4 Liverpool (International Champions Cup)

10/3/2018 – Manchester United 2-1 Liverpool (Premier League)

14/10/2017 – Liverpool 0-0 Manchester United (Premier League)

15/1/2017 – Manchester United 1-1 Liverpool (Premier League)

Lima pertandingan terakhir Manchester United

18/2/2019 – Chelsea 0-2 Manchester United (Piala FA)

12/2/2019 – Manchester United 0-2 Paris Saint-Germain (Liga Champions)

9/2/2019 – Fulham 0-3 Manchester United (Premier League)

3/2/2019 – Leicester City 0-1 Manchester United (Premier League)

29/1/2019 – Manchester United 2-2 Burnley (Premier League)

Lima pertandingan terakhir Liverpool

19/2/2019 – Liverpool 0-0 Bayern Munchen (Liga Champions)

9/2/2019 – Liverpool 3-0 AFC Bournemouth (Premier League)

4/2/2019 – West Ham United 1-1 Liverpool (Premier League)

30/1/2019 – Liverpool 1-1 Leicester City (Premier League)

19/1/2019 – Liverpool 4-3 Crystal Palace (Premier League)

Prediksi

Manchester United 50-50 Liverpool

3 dari 3 halaman

Prediksi Starter

Perkiraan susunan pemain

Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Chris Smalling, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic, Paul Pogba; Juan Mata; Marcus Rashford, Romelu Lukaku

Manajer: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool: Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Georginio Wijnaldum, Fabinho, James Milner; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Manajer: Jurgen Klopp

Vidic: MU dan Liverpool Punya Pertahanan Solid

Liputan6.com, Manchester – Nemanja Vidic memberi analisanya jelang Manchester United (MU) menghadapi Liverpool di Old Trafford Stadium, Minggu (24/2/2019). Menurut dia tidak benar pertahanan MU lebih keropos ketimbang Liverpool.

Mantan bek tangguh MU ini percaya barisan pertahanan MU juga kuat.Setidaknya dalam 13 pertandingan terakhir, MU jarang kebobolan meski kualitas gelandang bertahan juga cukup berperan.

Pada era Jose Mourinho, pertahanan MU terus jadi titik lemah. Pelatih kawakan itu belum mampu mengentaskan MU dari masalah bek. Nama-nama seperti Chris Smalling, Phil Jones, Victor Lindelof, Eric Bailly belum benar-benar memenuhi harapan fans MU.

Meski demikian, permainan MU meningkat di era Ole Gunnar Solskjaer. Bek-bek MU tampil semakin percaya diri dan tidak sering membuat kesalahan seperti di era Mourinho dahulu.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi bahwa sebenarnya bek-bek MU sudah cukup baik, hanya mereka menerapkan taktik yang salah.


2 dari 3 halaman

Sama Baiknya

Sebagai mantan bek MU, Vidic tentu pernah bermain dengan pemain-pemain seperti Chris Smalling dan Phil Jones. Dia memang tidak mengenal Lindelof, Bailly, dan Marcos Rojo, tapi Vidic percaya kemampuan mereka cukup baik.

Tak hanya itu, Vidic bahkan yakin barisan bek MU saat ini tidak kalah baik dari bek-bek Liverpool, Manchester City, atau Chelsea.

“Saya kira, dengan semua bek ini, saya sudah pernah menghadapi pertanyaan ini sebelumnya ketika mereka bertanya soal MU dan bagaimana seharusnya mereka membeli pemain bertahan,” buka Vidic di laman resmi Manutd.

“Saya merasa bahwa ketika saya melihat barisan bek Liverpool, Manchester City, dan Chelsea, saya tidak berpikir bahwa mereka memiliki pemain bertahan yang lebih baik daripada kami. Itulah pendapat pribadi saya.”

3 dari 3 halaman

Keputusan Ole

Oleh sebab itu, Vidic percaya saat ini segalanya ada di tangan Solskjaer. Artinya, Solskjaer harus bisa memilih pemain yang tepat untuk pertandingan tertentu. Bek-bek MU akan tampil baik jika kesempatannya tepat.

“Jadi, saya pikir Ole [Solskjaer] punya pemain-pemain yang berbeda, jenis bek yang berbeda, dan dia harus menemukan pertandingan yang tepat. Ketika tim bermain baik, pada pemain akan mendapatkan kepercayaan diri saat memasuki lapangan.”

“Mereka percaya mereka bisa memenangkan pertandingan dan tidak takut menghadapi pertandingan. Jadi itu penting secara psikologis. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah ketika anda mendekati pertandingan dengan perasaan ragu,” tandas Vidic.

Sumber: Bola.net

MU vs Liverpool: Ole Solskjaer Berharap Keajaiban

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) akan menjamu Liverpool di Anfield Stadium, Minggu (24/2/2019) dalam lanjutan Liga Inggris. Di laga ini, manajer carataker MU, Ole Gunnar Solskjaer, berharap keajaiban.

Di laga melawan Liverpool, Setan Merah, sebutan MU, kehilangan dua pemain andalannya, Jesse Lingard dan Anthony Martial. Keduanya mengalami cedera saat melawan Paris Saint-Germain, pekan lalu.

“Saya pikir, kami tidak akan melihat mereka dalam pertandingan berikutinya (melawan Liverpool). Namun mari berharap ada keajaiban,” kata Solskjaer, dikutip dari situs resmi MU.

“Mari berharap mereka sembuh dengan cepat. Namun, sepertinya mereka akan menepi selama dua atau tingga minggu,” ujarnya menambahkan.

Tanpa adanya Lingard dan Martial, MU akan mengandalkan Juan Mata, Romelu Lukaku, dan Marcus Rahford. Tiga pemain itu berada di lini depan Setan Merah saat menang 2-0 atas Chelsea pada ajang Piala FA.


2 dari 3 halaman

De Gea Kembali

Perubahan akan dilakukan Solskjaer di posisi kiper, meski Sergio Romero tampil mengesankan di bawah mistar gawang MU saat melawan Chelsea, Senin (18/2/2019) atau Selasa dini hari. David De Gea akan mengawal gawang MU saat melawan Liverpool.

Kiper asal Spanyol itu belum pernah kehilangan menit bermain di Liga Inggris musim ini. De Gea juga mengincar clean sheet ketiga secara beruntun, setelah mengalahkan Fulham dan Leicester City.

Untuk urusan bek tengah, Solskjaer tidak terlalu pusing. Dia punya empat pemain yang bisa dimainkan, yakni Victor Lindelof, Eric Bailly, Phil Jones, dan Chris Smalling. Pemain lainnya, Marcos Rojo juga mendekati kebugaran setelah latihan dalam beberapa minggu terakhir.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris


Saksikan video pilihan berikut ini:

Manchester United Tumbangkan Chelsea di Stamford Bridge

Manchester United meraih kemenangan atas Chelsea dengan skor 2-0 di Stamford Bridge pada laga putaran kelima Piala FA. Gol kemenangan Manchester United dicetak Ander Herrera dan Paul Pogba.

Chelsea mendapat peluang emas pada menit ke-12. Pedro Rodriguez melepaskan tendangan, namun bola dapat diamankan melalui penyelamatan gemilang Sergio Romero.

Tak berapa lama, giliran Eden Hazard yang gagal memaksimalkan peluang. Bola tendangan Hazard hanya menyamping dari gawang Manchester United.

Manchester United balik menekan dan mendapat peluang melalui Ander Herrera. Tetapi, Kepa Arrizabalaga tampil hebat dalam menghalau bola.

Pada menit ke-17, Gonzalo Higuain berusaha mencatatkan namanya di papan skor. Higuain mendapat umpan matang dan memutuskan untuk menyundul bola, namun bola hasil sundulannya masih belum tepat sasaran.

Manchester United unggul pada menit ke-31. Berawal dari umpan Paul Pogba, Ander Herrera mleepaskan sundulan yang bolanya gagal dihalau kiper Chelsea.

Pada pengujung babak pertama, Manchester United menggandakan keunggulannya melalui gol yang dicetak Paul Pogba. Gol tersebut menyudahi babak pertama pertandingan dengan skor 2-0 untuk keunggulan Manchester United.

Memasuki babak kedua, Chelsea gencar untuk menyerang Manchester United. Namun, usaha yang dilakukan Pedro dan Hazard tak membuahkan hasil.

Kevin Friend sempat menghentikan laga pada menit ke-66 untuk melihat VAR. Namun, setelah melihat tayangan video, Friend memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Chelsea.

Hingga laga berakhir, Chelsea gagal mencetak gol balasan. Laga berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Manchester United. Hasil itu membuat Chelsea tersingkir dari Piala FA.

Sumber: Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 2 halaman

Susunan Pemain

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta (21-Davide Zappacosta 82′), 2-Antonio Rudiger, 30-David Luiz, 3-Marcos Alonso; 7-N’Golo Kante, 5-Jorginho, 17 -Mateo Kovacic (8-Ross Barkley 71′); 11-Pedro Rodriguez (22-Willian 60′), 9-Gonzalo Higuain, 10-Eden Hazard

Manajer: Maurizio Sarri

Manchester United (4-3-1-2): 22-Sergio Romero; 18-Ashley Young, 12-Chris Smalling, 2-Victor Lindelof, 23-Luke Shaw; 21-Ander Herrera, 31- Nemanja Matic, 6-Paul Pogba; 8-Juan Mata (15-Andreas Pereira 76′); 10- Marcus Rashford (39-Scott McTominay 90′), 9-Romelu Lukaku (7-Alexis Sanchez 73′)

Manajer: Ole Gunnar Solskjaer

Hasil Piala FA: Man United Bungkam Chelsea 2-0 di Stamford Bridge

LondonManchester United memetik kemenangan atas Chelsea di babak kelima Piala FA. The Red Devils membungkam The Blues 2-0.

Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Selasa (19/2/2019) dinihari WIB, semua golnya terjadi di babak pertama. Ander Herrera dan Paul Pogba yang menjaringkan bola.

Chelsea memang menguasai bola dengan catatan 66 persen ball possession dalam data yang dilansir BBC. Tapi, Si Biru kalah efektif dibandingkan Setan Merah.

MU melepaskan 5 tembakan on target. Torehan itu tiga percobaan tepat sasaran lebih banyak dibandingkan dengan Chelsea.

Dengan kemenangan ini, MU mampu melangkah ke babak perempatfinal Piala FA.

Jalannya Pertandingan

MU sudah unggul dua gol saat babak pertama. Herrera dan Pogba yang menjadi pencetak golnya.

Chris Smalling melakukan blok penting pada menit ke-48. Tendangan Gonzalo Higuain bisa dicegah mencapai gawang MU.

Serangan balik MU sesaat kemudian berbahaya. Marcus Rashford bisa melewati beberapa bek Chelsea saat beradu lari, umpan mendatarnya yang menuju Romelu Lukaku bisa diantisipasi.

Umpan terobosan N’Golo Kante pada menit ke-57 membuat Sergio Romero dan Luke Shaw bertabrakan. Mereka menghalau bola agar tak sampai diselesaikan oleh Higuain.

Eden Hazard gagal memanfaatkan peluang emas pada menit ke-65. Selepas melewati pertahanan MU, tendangannya ke arah gawang masih bisa diblok Shaw.

Chelsea mendapatkan peluang via tendangan bebas dari jarak ideal pada menit ke-70. Eksekusi Willian melesat jauh.

MU terus menunjukkan performa solid di lini belakang. Umpan silang Willian ke arah Hazard pada menit ke-87 bisa disapu barisan belakang MU.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, MU menang dua gol tanpa balas.

Susunan Pemain

Chelsea: Kepa; Azpilicueta (Zappacosta 82), Luiz, Rudiger, Alonso; Kante, Jorginho, Kovacic (Barkley 71); Pedro (Willian 58), Higuain, Hazard

Man United: Romero, Young, Lindelof, Smalling, Shaw, Herrera, Matic, Pogba, Mata (Andreas Pereira 76), Lukaku (Sanchez 73), Rashford (McTominay 94)

(cas/nds)