MU Tumbang, Lindelof Malas Bicara dengan Istrinya

Liputan6.com, Manchester – Bek Manchester United (MU), Victor Lindelof, sangat benci dengan kekalahan. Bahkan, dia menyebut kekalahan sebagai salah satu yang paling buruk dalam hidupnya.

Lindelof bergabung dengan MU pada musim 2017/18 lalu. Pada musim ini, pemain asal Swedia mulai sering menjadi pilihan utama di lini belakang United. Sudah 27 laga dia mainkan bersama dengan Setan Merah.

Dari laga yang sudah dimainkan, Lindelof mengalami beberapa momen buruk. Salah satunya yakni ketika MU kalah dari PSG pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di Old Trafford tengah pekan ini.

Kekalahan United atas PSG memang jadi momen yang buruk. Selain karena terjadi di Old Trafford, kekalahan itu juga terjadi setelah United tidak pernah kalah dalam 11 pertandingan pada era Ole Gunnar Solksjaer sebagai manajer.

Lindelof tentu saja sangat marah dengan kekalahan tersebut, seperti yang terjadi pada kekalahan di laga-laga lainnya. Bahkan, dia sampai tak bicara dengan istrinya.

“Saya benci kekalahan, itu adalah hal terburuk yang saya tahu. Saya selalu ingin menang. Jadi, setelah kalah, saya bisa sangat marah untuk sesaat dan istri saya sudah tahu hal itu,” ucap Lindelof di situs resmi klub.

“Istri saya tidak akan bicara dengan saya sedikit pun ketika saya pulang [sambil tertawa]. Tidak masalah marah, untuk beberapa jam, lalu move on dan saya pandai melakukan itu,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Segera Move On

Kekalahan memang menjadi momen pelik bagi setiap pemain sepak bola. Begitu juga dengan Lindelof. Tapi, dengan jadwal yang begitu padat, pemain 24 tahun menyadari bahwa dia harus segera siap untuk laga selanjutnya.

“Saya akan katakan, ‘Oke, sekarang itu sudah terjadi, mari kita segera move on dan memastikan itu tidak terjadi lagi’. Saya menyukai kemenangan.”

“Tapi, situasinya juga hampir sama. Anda senang akan kemenangan, tetap sehari berselang, Anda sudah harus melihat ke depan dan bekerja keras untuk bersiap ke pertandingan selanjutnya,” tandas eks pemain Benfica tersebut.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kalah dari PSG, MU Sulit ke Perempat Final Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Ambisi Manchester United (MU) terus berlaga di Liga Champions musim ini terancam. Mereka kalah 0-2 saat menjamu PSG pada leg pertama 16 besar, Rabu (13/2/2019) dinihari WIB. 

Pertandingan itu tidak berjalan sesuai harapan MU. Meski mencoba tampil agresif sejak menit awal, skuat MU tidak mampu benar-benar menemukan sentuhan akhir yang mereka butuhkan. 

Pengalaman skuat MU di kompetisi Eropa juga kalah jauh dibanding skuat PSG. Berdasarkan statistik Opta, starting eleven PSG pada pertandingan tersebut berisikan pemain-pemain yang totalnya sudah bermain 589 kali di Liga Champions. Pada skuat MU, hanya 255 penampilan secara total.

Tugas MU di leg kedua nanti juga akan semakin berat karena defisit dua gol tandang.

Menukil laman resmi UEFA, MU ternyata belum pernah come back alias membalikkan keadaan pasca menelan kekalahan di leg pertama kompetisi Eropa. Catatan buruk itu mungkin tidak akan berubah jika melihat kekuatan PSG di hadapan pendukungnya sendiri.

Kekalahan tersebut juga menorehkan catatan buruk pada perjalanan Solskjaer sebagai pelatih MU. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, MU takluk dengan margin lebih dari satu gol di kompetisi Eropa.

MU sebenarnya tampil cukup agresif sejak menit awal, tapi penyerang-penyerang MU seakan-akan kehilangan kualitasnya. Dampaknya, skuat MU tampak frustrasi, yang berujung pada enam kartu kuning, dan satu kartu merah untuk Paul Pogba.

2 dari 2 halaman

Cedera Pemain

Permainan MU kian merosot setelah Anthony Martial dan Jesse Lingard harus mengakhiri pertandingan lebih cepat di ujung babak pertama. Keduanya menderita cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, MU menatap babak kedua dengan cemas.

Terbukti, PSG tampil jauh lebih dominan di babak kedua. Keluarnya Martial dan Lingard mengubah ritme permainan MU, dan PSG mampu memanfaatkan kelemahan ini dengan baik.

Nemanja Matic mungkin merupakan pemain MU yang paling menyesali kekalahan tersebut. Dia membiarkan Presnel Kimpembe mencetak gol dengan bebas, Matic tidak menjaga lawan cukup baik di dalam kotak penalti untuk menghadapi tendangan sudut Angel Di Maria.

Beberapa menit kemudian, segalanya menjadi lebih sulit bagi MU setelah Kylan Mbappe mengecoh Victor Lindelof dan Eric Bailly untuk mencetak gol kedua PSG dengan memanfaatkan umpan sempurna Di Maria.

Sumber Bola.net

Hasil Liga Champions: PSG Tumbangkan MU 2-0 di Old Trafford

Jakarta – Paris Saint-Germain pulang dengan kemenangan dari lawatan ke Manchester United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Les Parisiens menang 2-0.

Bertandang ke Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dinihari WIB, PSG sempat bertarung ketat dengan MU di babak pertama. Kedua tim bermain agresif dan sama-sama menerapkan high-pressing.

Tapi tuan rumah mengendur selepas restart. Keluarnya Jesse Lingard dan Anthony Martial yang diyakini mengalami cedera, digantikan Alexis Sanchez dan Juan Mata, membuat intensitas MU relatif menurun.

PSG lantas memanfaatkan momentum untuk menggebrak di awal babak kedua tersebut. Hasilnya Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe mendapatkan gol pada menit ke-53 dan 60.

PSG tampil efektif dengan lima tembakan mengarah ke gawang dari 12 percobaan. Sementara MU punya 10 tembakan, dengan hanya satu yang on target.

Kemenangan 2-0 di Old Trafford ini jadi sebuah keuntungan besar untuk PSG, karena leg kedua digelar di kandang mereka.

Jalannya Pertandingan

Selepas kick-off, kedua tim langsung menerapkan pendekatan agresif. Baik MU maupun PSG sama-sama menekan jauh ke pertahanan lawan.

PSG jadi yang pertama mendapatkan peluang. Angel Di Maria mendapatkan bola di depan kotak penalti dan tak ditempel dengan baik oleh pemain MU. Dia melepaskan sepakan, namun masih tipis ke kanan gawang.

MU tak tinggal diam dan mulai menempatkan PSG dalam tekanan. Tapi ancaman baru tercipta di menit ke-16, ketika Paul Pogba merangsek di sisi kanan dan melewati Presnel Kimpembe untuk melepaskan umpan silang.

Hanya saja umpannya terlalu dekat dengan Gianluigi Buffon ketimbang ke Jesse Lingard.

Dua menit berselang, umpan silang menggoda dari Ashley Young mengarah ke Lingard di tengah. Tapi Kimpembe melakukan sundulan krusial untuk mengubah arah bola.

PSG membuang peluang bagus untuk membuka keunggulan di menit ke-28. Kylian Mbappe menerima umpan terobosan dari Julian Draxler dan tinggal menghadapi kiper, tapi sepakannya melebar tipis.

Kesempatan lain untuk PSG di menit ke-37, kali ini Di Maria yang mendapatkan umpan terobosan. Winger Argentina itu mencoba melewati David de Gea, tapi pada akhirnya tendangan kaki kanannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan.

Belakangan wasit meniup peluit tanda offside.

PSG mendapatkan kesempatan dari bola mati tak jauh dari kotak penalti MU pada menit ke-44. Dani Alves mencoba mengarahkan tembakan langsung, tapi masih tipis di atas gawang MU. Babak pertama berakhir tak lama berselang.

PSG menebar ancaman di menit ke-53, saat umpan silang Dani Alves ditanduk Mbappe. Bola ditepis De Gea dan berujung sepak pojok.

Dari sepak pojok ini PSG memetik keunggulan. Umpan lambung Di Maria dari kanan mengarah ke tiang jauh dan Kimpembe lolos dari penjagaan. Dia mencocor bola dan menaklukkan De Gea.

PSG melanjutkan tekanannya di menit ke-56. Kali ini Alves menyambar bola sapuan De Gea dengan sepakan keras dari depan kotak penalti. Pogba di posisi tepat untuk memblok bola.

MU kembali kebobolan di menit ke-60. Dari serangan balik, Di Maria melesati di sisi kiri lalu melepaskan umpan yang melewati Young dan Eric Bailly, lalu berakhir di kaki Mbappe. Sontekan Mbappe membawa PSG memimpin 2-0.

Nyaris gol ketiga untuk PSG di menit ke-63! Mbappe dalam posisi bebas dan hanya menghadapi De Gea dari serangan balik. Penyerang muda Prancis itu mencoba mencungkil bola, tapi bisa dihentikan De Gea.

Semenit kemudian, MU terancam lagi. Kali ini Juan Bernat mendapatkan ruang di kiri dan melepaskan tembakan keras. De Gea menghalaunya.

Sebuah upaya balasan dari MU di menit ke-70 gagal. Tembakan Ander Herrera diblok oleh Marco Verratti. PSG mulai mengurangi pressing.

MU lebih banyak menguasai bola, tapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Percobaan Rashford di menit ke-86 lagi-lagi terhalang.

Saat berupaya mengejar gol, MU malah kehilangan pemain. Pogba mendapatkan kartu kuning kedua usai melanggar Alves pada menit ke-89. Sampai laga selesai tak ada lagi gol tercipta.

Susunan pemain:

MU: David de Gea; Ashley Young, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic, Paul Pogba; Marcus Rashford (Romelu Lukaku 86′), Jesse Lingard (Alexis Sanchez 45′), Anthony Martial (Juan Mata 46′)

PSG: Gianluigi Buffon; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Marco Verratti (Leandro Paredes 75′), Marquinhos, Julian Draxler; Dani Alves, Kylian Mbappe, Angel di Maria (Dagba 81′)
(raw/yna)


Babak 1: PSG Masih Tahan MU di Old Trafford

Jakarta Manchester United belum bisa membobol gawang Paris Saint-Germain pada 45 menit awal laga leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019, di Stadion Old Trafford, Manchester, Selasa (12/2/2019) waktu setempat. Skor masih imbang 0-0.

Pada laga ini, kedua berusaha tampil dengan kekuatan terbaik. Dibandingkan Manchester United, Paris Saint-Germain memang tidak memainkan beberapa pemain utama.

Meski begitu, Paris Saint-Germain tetap bermain penuh kepercayaan diri tinggi. Marco Verratti yang baru pulih dari cedera menjadi pengatur serangan Paris Saint-Germain.

Peluang pertama diciptakan Paris Saint-Germain melalui mantan pemain Manchester United, Angel di Maria. Akan tetapi, tembakan Di Maria masih melenceng dari sasaran.

Kesempatan emas berikutnya hadir untuk kubu tuan rumah. Marcus Rashford melepaskan tembakan spekulasi dari sudut sempit yang masih bisa diamankan Gianluigi Buffon.

Selanjutnya, Paris Saint-Germain kembali menciptakan peluang emas mencetak gol. Akan tetapi, Kylian Mbappe yang tinggal berhadapan dengan David de Gea gagal menceploskan bola.

Laga babak pertama ini berlangsung dengan tensi panas. Dua pemain Manchester United menerima kartu kuning, yakni Ashley Young dan Paul Pogba, sementara tiga pemain Paris Saint-Germain mendapatkan hukuman serupa, yakni Julian Draxler, Presnel Kimpembe, dan Juan Bernat.

Susunan pemain

Manchester United (4-3-3): 1-David De Gea; 18-Ashley Young, 2-Victor Lindelof, 4-Phil Jones, 23-Luke Shaw; 21-Ander Herrera, 31-Nemanja Matic, 6-Paul Pogba; 14-Jesse Lingard (7-Alexis Sanchez 45+4), 10-Marcus Rashford, 11-Anthony Martial

Manajer: Ole Gunnar Solskjaer

Paris Saint-Germain (4-4-2): 4-Thilo Kehrer, 2-Thiago Silva, 3-Presnel Kimpembe, 14-Juan Bernat; 13-Dani Alves, 5-Marquinhos, 6-Marco Verratti, 11-Angel Di Maria; 23-Julian Draxler, 7-Kylian Mbappe

Manajer: Thomas Tuchel

Wasit: Daniele Orsato (Italia)

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Manchester United Vs Paris Saint-Germain Imbang 0-0 di Babak I

Jakarta – Tak ada gol tercipta pada babak I laga Manchester United vs Paris Saint-Germain di Old Trafford, Rabu (13/2/2018) dinihari WIB. Kedua tim tampil agresif dalam duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions ini.

Jalannya Pertandingan

Selepas kick-off, kedua tim langsung menerapkan pendekatan agresif. Baik MU maupun PSG sama-sama menekan jauh ke pertahanan lawan.

PSG jadi yang pertama mendapatkan peluang. Angel Di Maria mendapatkan bola di depan kotak penalti dan tak ditempel dengan baik oleh pemain MU. Dia melepaskan sepakan, namun masih tipis ke kanan gawang.

MU tak tinggal diam dan mulai menempatkan PSG dalam tekanan. Tapi ancaman baru tercipta di menit ke-16, ketika Paul Pogba merangsek di sisi kanan dan melewati Presnel Kimpembe untuk melepaskan umpan silang.

Hanya saja umpannya terlalu dekat dengan Gianluigi Buffon ketimbang ke Jesse Lingard.

Dua menit berselang, umpan silang menggoda dari Ashley Young mengarah ke Lingard di tengah. Tapi Kimpembe melakukan sundulan krusial untuk mengubah arah bola.

PSG membuang peluang bagus untuk membuka keunggulan di menit ke-28. Kylian Mbappe menerima umpan terobosan dari Julian Draxler dan tinggal menghadapi kiper, tapi sepakannya melebar tipis.

Kesempatan lain untuk PSG di menit ke-37, kali ini Di Maria yang mendapatkan umpan terobosan. Winger Argentina itu mencoba melewati David de Gea, tapi pada akhirnya tendangan kaki kanannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan.

Belakangan wasit meniup peluit tanda offside.

PSG mendapatkan kesempatan dari bola mati tak jauh dari kotak penalti MU pada menit ke-44. Dani Alves mencoba mengarahkan tembakan langsung, tapi masih tipis di atas gawang MU. Babak pertama berakhir tak lama berselang.

Susunan pemain:

MU: David de Gea; Ashley Young, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic, Paul Pogba; Marcus Rashford, Jesse Lingard (Alexis Sanchez 45′), Anthony Martial

PSG: Gianluigi Buffon; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Marco Verratti, Marquinhos, Julian Draxler; Dani Alves, Kylian Mbappe, Angel di Maria
(raw/yna)


Starting XI Manchester United Vs PSG

Jakarta – Berikut susunan pemain Manchester United dan Paris Saint-Germain yang akan bertanding pada leg pertama 16 Besar Liga Champions, di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB.

Susunan pemain

Manchester United (4-3-3): 1-David De Gea; 18-Ashley Young, 2-Victor Lindelof, 4-Phil Jones, 23-Luke Shaw; 21-Ander Herrera, 31-Nemanja Matic, 6-Paul Pogba; 14-Jesse Lingard, 10-Marcus Rashford, 11-Anthony Martial

Manajer: Ole Gunnar Solskjaer

Paris Saint-Germain (4-4-2): 4-Thilo Kehrer, 2-Thiago Silva, 3-Presnel Kimpembe, 14-Juan Bernat; 13-Dani Alves, 5-Marquinhos, 6-Marco Verratti, 11-Angel Di Maria; 23-Julian Draxler, 7-Kylian Mbappe

Manajer: Thomas Tuchel

Wasit: Daniele Orsato (Italia)

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Rotasi Pemain Berujung Pujian Buat Duet Bek MU

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) hajar Fulham 3-0 pada lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Sabtu (9/2/2019). Tiga gol kemenangan MU dicetak Paul Pogba (’14, ’65) dan Anthony Martial (’23).

Usai laga, pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer merasa puas dengan performa dua bek tengahnya, Phil Jones dan Chris Smalling. Solskjaer menyebut kedua bek itu tampil solid saat pertandingan melawan Fulham tadi.

Bertandang ke Craven Cottage, Soslkjaer melakukan sejumlah rotasi pada timnya. Langkah ini diambil mengingat Setan Merah akan melakukan pertandingan penting melawan PSG di tengah pekan depan.

Salah satu posisi yang ia rotasi adalah bek tengah. Pada laga tersebut, Solskjaer mengistirahatkan Victor Lindelof dengan memainkan Chris Smalling dan Phil Jones di jantung pertahanannya.

Solskjaer sendiri memberikan apresiasi kepada dua bek tengahnya yang ia nilai tampil apik saat mengawal pertahanan MU. “Mereka [Jones dan Smalling] bermain dengan baik hari ini,” ujar Solskjaer kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Kredit untuk Smalling

Pada kesempatan ini, Solskjaer mengaku terkesan dengan performa yang ditunjukkan Chris Smalling.

Ia menilai sang bek tampil begitu luar biasa kendati sudah absen cukup lama akibat cedera.

“Kita harus ingat bahwa Chris baru pertama kali bermain sejak dua bulan yang lalu dan saya bisa bilang dia menunjukkan performa yang benar-benar fantastis.”

3 dari 3 halaman

Kerja Keras

Solskjaer juga menilai performa apik Smalling di laga tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Ia membeberkan bahwa Smalling bekerja sangat keras untuk bisa kembali bermain, dan kerja kerasnya itu berbuah manis.

“Dia [Smalling] bekerja dengan sangat keras untuk kembali, dan ia bekerja dengan sangat keras bersama Physio kami untuk memulihkan kondisinya.”

“Sejak awal saya tidak pernah meragukan dia akan bermain hari ini, karena pertandingan hari ini adalah pertandingan yang sudah sengaja saya siapkan untuk dirinya.” tandas pelatih 45 tahun tersebut.

Manchester United berhasil naik ke peringkat 4 klasemen sementara EPL setelah mengalahkan Fulham dengan skor 3-0.

Sumber: bola.net

Saran Ibrahimovic Bikin Lindelof Bangkit bersama MU

Liputan6.com, Manchester – Ternyata, Zlatan Ibrahimovic punya andil besar dalam kebangkitan Victor Lindelof di jantung pertahanan Manchester United (MU) musim ini. Ia mengaku pernah memberinya pesan untuk membuat semangat pemain asal Swedia tersebut semakin berkobar.

Lindelof bergabung dengan Manchester United pada musim panas tahun 2017 lalu, setelah diboyong dari Benfica dengan mahar 40 juta pounds. Namun, sang pemain masih belum menunjukkan kualitas sebagai benteng kokoh untuk The Red Devils.

Ia dituding sebagai salah satu alasan buruknya pertahanan MU musim ini. Jose Mourinho selaku mantan pelatih juga pernah menyinggung soal kebijakan klub yang tidak mendatangkan pemain anyar di sektor pertahanan musim panas kemarin.

Saran Ibrahimovic untuk LindelofNamun semuanya berubah begitu Solskjaer menduduki kursi kepelatihan Manchester United pada bulan Desember lalu. Performa Lindelof menunjukkan peningkatan, hingga jumlah kebobolan yang diterima The Red Devils menunjukkan penurunan.

Memang, banyak yang beranggapan bahwa peningkatan performa pemain MU tak lepas dari jasa Solskjaer. Namun Ibrahimovic, mantan pemain MU, juga memiliki andil penting terkhusus pada Lindelof.

“Saya menjelaskan kepadanya, ‘dengar, semua pemain ini adalah pemenang. Anda berada di sini untuk bertahan hidup. Bukan untuk bersahabat dengan semua orang. Jadi anda harus tampil apik,” tutur Ibrahimovic kepada BetHard.

“Bila anda tidak bermain apik, klub takkan punya masalah untuk menjual anda, begitulah caranya,” lanjutnya.



2 dari 3 halaman

Masa-Masa Buruk

Ibrahimovic melihat adanya perkembangan dalam permainan yang ditunjukkan oleh Lindelof, setelah sempat menjalani masa-masa buruk di musim perdananya. Satu sisi yang diyakininya telah tumbuh pesat adalah kepercayaan diri.

“Saya pikir dia bermain bagus belakangan ini. Dia bermain lebih sering setelah satu tahun penuh kesulitan. Saya pikir dia mulai lebih percaya diri saat bermain,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Kuat Secara Mental

“Harapannya ia bisa terus seperti ini dan menjadi kuat secara mental, sebab saya tidak meragukan kualitasnya, tapi lebih ke isi kepalanya,” tandasnya.

Ibrahimovic berharap Lindelof tak hanya menampilkan performa yang apik selama bersama Manchester United. Ia ingin pemain berumur 24 tahun tersebut bisa membawa kualitasnya turut serta saat tampil bersama Timnas Swedia.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini