Wantim MUI Minta Sengketa Pemilu Diselesaikan Lewat Jalur Konstitusi

Jakarta – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menggelar Taushiyah Kebangsaan terkait dinamika politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019. Wantim MUI menyampaikan beberapa poin untuk mencegah terjadinya konflik di masyarakat.

“Kita merasakan percikan kalau tidak diatasi dengan baik bukan percikan nanti. Akan menjadi sesuatu yang membahayakan. Seawal mungkin kita lakukan tausiah ini terhadap kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Wakil Ketua Wantim MUI Didin Hafidhuddin dalam jumpa pers di kantor MUI, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Dia mengatakan percikan itu diketahui setelah pimpinan ormas yang juga anggota Wantim MUI melihat secara langsung fakta yang terjadi di lapangan.
Di lokasi yang sama, Ketua Dewan Pimpinan MUI Abdullah Jaidi mengatakan Taushiyah Kebangsaan disampaikan untuk agar persaudaraan di masyarakat tetap terjaga. Para ulama tak ingin event lima tahunan ini merusak persatuan bangsa.

“Kemudian dari indikasi yang terlihat dari masa kampanye itu memang terlihat ada percikan dan ini mengarah pada proses pemilu itu sendiri. Hasil dari pemilu terdapat indikasi mengarah pada hal yang kita khawatirkan adanya suatu gesekan sehingga kita perlu memberikan tausiah kepada umat agar kita tetap merajut persaudaraan kita. Agar event lima tahun ini tidak menceraiberaikan kita,” ungkap Jaidi.

Kemudian Wantim MUI mengeluarkan tujuh poin imbauan kepada masyarakat. Imbauan ini juga ditujukan kepada penyelenggara dan peserta Pemilu 2019. Berikut isinya:

Menyikapi dengan telah terselenggaranya proses Pilpres dan Pileg serentak pada Rabu, I7 April 2019, maka Dewan Pimpinan dan Pertimbangan MUI dengan ini menyampaikan taushiyah dan imbauan sebagai berikut:

1. Mengajak seluruh keluarga besar bangsa, khususnya umat Islam, untuk bersyukur ke hadirat Allah SWT bahwa suatu tahapan penting Pemilu, yakni pencoblosan kertas suara, telah berlangsung dengan lancar dan terkendali, walaupun di sana-sini masih terdapat kekurangan dan kelemahan.

2. Mengajak seluruh keluarga besar bangsa untuk mengikuti dan mengawal tahapan-tahapan lanjutan Pemilu hingga penetapan oleh KPU Presiden dan Wakil Presiden terpilih secara definitif berdasarkan konstitusi dengan sikap taat berkonstitusi. Maka oleh karena itu, meminta kepada semua pihak untuk tidak mengganggu proses konstitusional tersebut melalui cara-cara langsung atau tidak langsung, seperti:

a) Melalui pemberitaan hasil Quick Count karena bersifat menggambarkan sesuatu yang belum pasti tapi dapat dan telah menimbulkan euforia berlebihan dari rakyat pendukung, yang pada gilirannya dapat mengundang reaksi dari pihak lain.

b) Melalui klaim kemenangan oleh kedua pasangan capres dan cawapres, yang dapat dan telah menimbulkan euforia dari pendukung masing-masing, hal mana potensial menimbulkan konflik di kalangan rakyat.

c) Melalui pemberitaan media massa, baik cetak, elektronik, maupun media sosial, secara tidak berimbang yang menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.

3. Menyerukan kepada semua pihak, baik Tim Sukses, Relawan, dan pendukung masing-masing pasangan capres dan cawapres untuk dapat menahan diri untuk tidak bertindak anarkis, dan main hakim sendiri, namun menyerahkan penyelesaian setiap sengketa melalui jalur hukum berdasarkan prinsip taat konstitusi.

4. Mendesak kepada penyelenggara Pemilu sesuai amanat konstitusi yaitu Pemilu diselenggarakan berdasarkan asa Langsung, Bebas, Rahasia, serta Jujur dan Adil, untuk melaksanakan tahapan-tahapan berikutnya dengan senantiasa berpegang teguh kepada asas-asas tadi khususnya kejujuran dan keadilan. Maka KPU, Bawaslu, DKPP, dan pihak keamanan beserta jajarannya masing-masing untuk berlaku profesional, obyektif, transparan, dan imparsial/non partisan.

5. Secara khusus mendesak lembaga penegakan hukum dan keamanan (Mahkamah Konstitusi, TNI, dan Polri) untuk mengemban amanat dan tanggung jawab dengan tidak mengedepankan kepentingan kecuali kepada bangsa dan negara.

6. Menyerukan kepada umat Islam khususnya agar dapat menyatukan hati, pikiran, dan langkah untuk menegakkan persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyah) dan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah waihomyah) dalam koordinasi Majelis Ulama Indonesia.

7. Mengajak seluruh umat beragama, khususnya umat Islam, untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia aman dan sentosa, rukun dan damai, dan terhindar dari malapetaka perpecahan.
(jbr/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pelaku dan Korban Mayat Dalam Koper Kenal Lewat Aplikasi Chatting Gay

Surabaya – Salah satu pembunuh dan pemutilasi mayat dalam koper, Aris Sugianto (34) mengaku telah mengenal Budi Hartanto hampir setahun. Tepatnya setelah lebaran tahun 2018 di bulan Juli.

“Kenal dari bulan Juli tahun lalu jadi udah sekitar hampir setahun,” kata Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gupuh Setiyono di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4/2019).

Kepada petugas, Aris mengaku mengenal Budi lewat salah satu aplikasi chatting. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang menghubungkan para gay.

“Dia berkenalan dengan korban melalui aplikasi khusus gay. Tersangka sebagai perempuan dan korban laki-lakinya,” lanjut Gupuh.

Akhirnya, obrolan di aplikasi itu pun berujung pada pertemuan keduanya hingga merujuk pada hubungan asmara. Gupuh mengatakan keduanya sempat berhubungan seks selama empat kali.

Hubungan tersebut pun suka sama suka. Aris mengaku sangat sayang dengan kekasihnya hingga suka menuruti apa yang diminta korban. Misalnya saja, usai berhubungan, dia kerap memberi korban uang.

“Menurut keterangan yang bersangkutan setiap kali berhubungan ia mengatakan sayang kepada korban sehingga ia meminta apa yang diminta korban. Suka sama suka setiap ada korban meminta dikasih,” pungkasnya.
(hil/fat) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Grace: Lewat Aplikasi Solidaritas, Publik Bisa Pecat Anggota Dewan dari PSI

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan, pihaknya akan membuat inovasi politik yakni Aplikasi Solidaritas. Hal itu dibuat untuk mendorong transparansi dan pengawasan kinerja anggota dewan.

“Saya secara resmi mengajukan tawaran PSI kepada rakyat Indonesia. Tawaran untuk memperbaiki parlemen, mendorong transparansi lembaga terhormat DPR. Saya meluncurkan Aplikasi Solidaritas, inovasi PSI memanfaatkan kemajuan teknologi, yang memungkinkan publik ikut mengontrol kinerja angggota dewan,” kata Grace dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat, 12 April 2019.

Untuk memenuhi harapan masyarakat selama ini, Aplikasi Solidaritas memungkinkan publik mengontrol kinerja anggota legislatif PSI, dan memberikan penilaian secara langsung. Dengan inovasi politik ini juga, anggota dewan diharuskan melaporkan kegiatannya dan wajib live report saat masa sidang DPR.

“Aplikasi ini menghubungkan konstituen dan anggota legislatif terpilih. Anggota legislatif melaporkan apa yang mereka kerjakan tiap hari, rakyat menilai apakah kerjaan para legislator telah memenuhi harapan mereka. Dan semua proses itu kami siarkan live di sosial media agar publik bisa ikut menilai kualitas termasuk mengajukan keberatan jika caleg itu bermasalah,” ujarnya.

Grace mengungkapkan, rakyat bisa memecat anggota dewan dari PSI yang ketahuan berperilaku dan berkinerja buruk, semudah memberikan rating pada ojek online.

“Bila tidak rakyat berhak memecat mereka semudah memberi bintang 1 kepada supir ojek online yang buruk kinerja dan perilakunya,” ungkapnya.

Ia berharap agar masyarakat bisa mendukung PSI pada Pemilu 2019. Sebagaimana diketahui, dari 185 juta lebih pemilih dalam DPT dan PSI membutuhkan setidaknya 7 juta suara untuk bisa menempatkan kader-kadernya di DPR RI.

“Partai ini hanya butuh 7 juta suara untuk lolos DPR. Saya percaya suara akal sehat itu masih ada dan akan membawa partai ini lolos ke Parlemen. Saya meminta dengan sangat dukungan anda semua rakyat Indonesia,” ujarnya.

Pernah Tertekan di Masa Lalu, Heidi Lampiaskan Lewat Lagu Baru

Menggunakan lirik berbahasa Inggris, lagu ini lebih bisa mengungkapkan perasaan dengan lebih jujur. Namun Heidi mengaku harus lebih berhati-hati dalam memilih diksi. Dengan alunan pure folk, lagu ini sedikit lebih ramai dari karya sebelumnya.

Terdengar lebih country, bisa dibilang single “As Long As” ini lebih bernuansa Amerika. Lagu ini diharapkan dapat menyentuh para pendengar, terutama wanita yang punya pengalaman seperti dirinya, tidak dapat berbaur dengan lingkungan.

Lewat “As Long As”, Heidi ingin membuat lagu yang jujur dari hati dan didedikasikan kepada orang-orang yang tertekan, minoritas, para perempuan yang bernasib sama dengan dirinya.

“Saya dedikasikan lagu ini kepada orang orang yang tertekan, minoritas, perempuan, misfits, musician, dykes, simply siapapun yang dibuat merasa oleh lagu ini, no matter the age, background, race. This song is to represent all,” terang Heidi.

Proses composing dan recording lagu ini turut dibantu oleh beberapa musikus dari Passion Vibes (Abe Belanegara & Abraham Edo) dan juga Tommy Utomo.

Lewat Kampanye Untuk Perempuan, Shopee Dorong Wanita Indonesia Berkarya

Liputan6.com, Jakarta – Pergeseran ke era digital turut datang bersama kesempatan bagi para perempuan berkarya di ruang lebih luas. Hal ini membuat kontribusi kaum hawa tak semata berada di ranah ‘domestik’, tapi juga mencakup ranah publik, termasuk bisa berpartisipasi dalam industri bisnis.

Sayang, langkah ini sering kali tersendat stigma sosial tentang perempuan harus di rumah dan urus anak. Padahal, perubahan konstruksi sosial dan peran perempuan tengah bergerak ke arah berlawanan dari pemikiran konvensional.

“Pasti timbul komentar karena stigma sosial itu sudah terbentuk sekian lama. Padahal, dari awal pun itu hanya persepsi. Sekarang tinggal bagaimana kita punya support system yang kuat,” kata Gender Specialist Tunggal Pawestri di acara diskusi “Dari Kami #UntukPerempuan” di Kantorkuu Coworking Space di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Tunggal yang memilih bekerja menanangi ranah-ranah sensitif seperti kasus Hak Asasi Manusia (HAM), isu-isu sosial, bahkan kekerasan yang menimpa perempuan mengaku bisa ada di posisi sekarang, lantaran memiliki support stystem yang kuat.

Karenanya, Shopee ingin berperan sebagai media pendukungkhususnya bagi perempuan Indonesia, bergerak maju dan mengambil peran sesuai minat masing-masing. Hal ini dilakukan sebagai feedback, lantaran perempuanlah yang berperan dalam membesarkan nama Shopee.

Kampanye ini pun didukung content creator Ario Pratomo yang menuturkan pengalamannya jadi suami suportif bagi sang istri. Tak hanya soal keinginan istri untuk bekerja, namun juga soal waktu menjaga kedua anak mereka.

“Saya itu senang kalau istri bisa berdaya dengan caranya. Mau di rumah, full urus anak, silakan. Mau sambil berkarier, silakan. Bagaimana dia happy-nya,” katanya.

Dukungan ini pun dilakukan Ario dengan komitmen dan, catatan pentingnya, mereka saling mendukung satu sama lain. Ario percaya, ia juga harus terlibat dalam mengurus anak.

“Semisal perempuan, di sini maksudnya istri saya, kerja dan saya lagi giliran jaga anak, saya malah happy karena bisa punya waktu lebih banyak sama anak. Jadi, memang harus imbang kasih sayang dan perhatiannya. Nggak ada yang lebih sayang mama atau papa,” tambah Ario.

Pemilihan Lewat Pos untuk WNI di Amerika Serikat pada Pemilu 2019

Liputan6.com, Jakarta – Para Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Luar Negeri tak akan kehilangan hak suaranya untuk memilih di Pemilu 2019 ini.

Untuk memudahkan proses pemungutan suara Pemilu 2019, masing masing kantor perwakilan wilayah kerja Republik Indonesia di Amerika dan Kanada secara serentak dilakukan pada 13 April 2019.

Jarak yang jauh serta kesibukan ditambah terbatasnya lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi kendala bagi para pemilih yang berada di luar negeri, tak terkecuali di AS.

Untuk mengatasi hal tersebut, para pemilih bisa mendapatkan surat suara melalui pos dengan mendaftarkan dirinya secara online terlebih dahulu. Bagaimana mekanisme pemilihan melalui pos untuk Pemilu 2019, simak di channel VOA di Vidio.com berikut ini.

Demi menyukseskan Pemilu 2019 ini, WNI di Amerika Serikat melakukan pemilihan melalui pos

Gebrakan Tata Janeeta dan Once Mekel lewat Disempurnakan Cinta

Once sendiri merasa yakin dengan kolaborasinya bareng Tata Janeeta. Malahan, Once sangat optimis lagunya bakal menjadi hit.

“Selain itu, lagu yang kami nyanyikan juga sangat berpotensi untuk menjadi hits. Notasinya catchy, liriknya indah dan dikemas dengan musik yang bisa membawa pendengar larut dalam nuansanya,” ujar Once. Lagu ‘Disempurnakan Cinta’ adalah lagu yang menceritakan tentang kedalaman rasa seseorang yang mencintai pasangan nya. Dalam liriknya, bertuliskan, “Kutulis Cinta Di Langit hingga Terbaca di Surgamu,”.

Lirik lagunya memang ditulis Franky Paulus sebagai pencipta lagu. Maksud dari liriknya adalah bahwa cinta yang dimilikinya tidak hanya hidup dan menyempurnakan hidup pasangan di dunia tapi juga menyempurnakan cinta mereka hingga nanti di akhirat.

John Mayer Buka Konser di Jakarta Lewat Lagu Belief

Di sela aksi panggungnya, John Mayer menyampaikan perasaannya bisa menggelar konser di Indonesia.  

“Saya sangat senang bisa bertemu kalian. Saya telah membaca banyak e-mail dari kalian. Dan akhirnya, kita bisa berada di sini,” kata John Mayer dari atas panggung. 

Moving On And Getting Over, Guess I Just Feel Like, dan Something Like Olivia pun langsung menyambung aksi John Mayer. Suasana venue konser pun semakin semarak saat John Mayer beberapa kali memamerkan aksi solo gitarnya. 

Personalisasi Produk Coach Lewat Coach Create, Penasaran?

Liputan6.com, Jakarta – Bagi penggemar dunia fashion, Coch membawa kabar gembira. Baru-baru ini, Coach yang dikenal sebagai label high end fashion membuka gerai terbaru yang ke-10 di Senayan City, Jakarta.

Di gerai terluas ini, pengunjung bisa menemukan Coach Create, area Craftsmanship Bar yang melayani personalisasi produk. Dibantu dengan arahan dari para craftsmen lokal, pengunjung bisa mendesain sendiri produk Coach, mulai dari tas, sepatu, atau aksesori lainnya.

Personalisasi produk dapat dilakukan dengan menambahkan hiasan unik, seperti leather tea rose, pin souvenir, atau prairie rivets. Gerai terbaru Coach ini bisa ditemui di dekat pintu masuk Senayan City yang hadir dengan konsep tampilan modern dan mewah, ciri khas dari label produk berbahan dasar kulit ini.

Saat masuk, pengunjung bisa merasakan kehangatan lingkungan yang dihadirkan oleh Coach dengan sentuhan kulit dan kayu alami, mencerminkan New York yang menyenangkan. New York selalu menjadi rumah sekaligus inspirasi dari Coach.

Selain kehangatan lingkungan, pengunjung juga melihat koleksi pakaian ready to wear Coach 1941, baik untuk pria maupun perempuan. Tak hanya itu, pengunjung juga merawat dan membersihkan produk kulit di tempat ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Liputan6.com
Diunggah 8 Apr 2017

Upaya Prajurit Membangun Rumah Idaman lewat Bantuan Pencetak Bata

Liputan6.com, Subang – Melalui program CSR, PT ASABRI (Persero) menyerahkan bantuan untuk Primkop Kartika Yonif 312/ KH yang berada di kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dir SDM dan Umum Herman Hidayat menyerahkan bantuan mesin mixing pasir, mesin press bata, rak penyimpan bata, cetakan cansten paving, dan corbik, papan multi blok, perluasan rumah cetak batako, penambahan instalasi daya listrik, dan bantuan semen.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Wadan Yonif 312/KH Mayor Inf Dedi Risdiyantoro.

Dalam kesempatan ini Herman menuturkan, Asabri sangat dekat dengan pesertanya, sebagai BUMN mempunyai kewajiban untuk menyalurkan dana yang terbagi dua, yaitu Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

“Untuk program Kemitraan ditujukan bagi UKM berbentuk pinjaman lunak untuk memajukan usaha agar lebih maju dan Program Bina Lingkungan adalah bantuan yang sifatnya hibah,” kata Herman di Subang, Rabu (3/4/2019).

Dengan adanya bantuan ini diharapkan mampu menekan harga untuk pembangunan perumahan karena batakonya di cetak sendiri.

Bagi prajurit, rumah merupakan kebutuhan utama yang harus dimiliki ke depan dan akan semakin tinggi harganya. “Oleh karena itu berusahalah dari sekarang jangan terlena dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Wadanyon Yonif 312 dalam sambutannya mengatakan, bantuan ini sangat membanggakan, dalam hal ini dapat memberikan kesejahteraan dan dapat memberikan pelatihan kepada prajurit untuk belajar mencetak bata.

“Ke depan alat ini akan digunakan untuk produksi pembangunan perumahan,” katanya.

Dari satu sak semen dapat menghasilkan 70 bata dan per hari dapat menghasilkan 400 bata untuk produksi 70 bata melalui mesin ini dihasilkan dalam waktu 2 jam.

Melalui bantuan ini diharapkan akan membawa kehidupan baru yang lebih baik khususnya bagi peserta ASABRI.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pasukan elite Angkatan Laut Detasemen Jalamengkara (Denjaka) dan kapal perang disiapkan untuk membebaskan 10 WNI awak kapal Brahma 12 yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.