Nasdem: Penyelenggara Pemilu di Level Bawah Rawan Kecurangan

Liputan6.com, Jakarta – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan serentak digelar pada 17 April 2019 besok. Diharapkan, pada pemilu tahun ini, segala bentuk kecurangan tidak terjadi.

Terkait itu, Politikus Partai Nasdem Nasrulloh meminta penyelenggara Pemilu bersikap netral. Menurutnya, penyenggara Pemilu sudah dijamin konsititusi untuk independen dan menjaga netralitas.

“Kalau dia langgar netralitas maka pidana melekat. Tolong hal seperti ini diperhatikan penyelenggara Pemilu. Di TPS kawal suara rakyat, anda dipercaya kawal pastikanlah sama halnya anda kawal suara anda, anda tak mau dicurangi, disakiti,” kata Nasrulloh kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).

Dia melihat, penyelenggara di level KPU dan Bawaslu di tingkat atas sudah sangat bagus. Tetapi, di level penyelenggara ad hoc terutama di TPS, harus butuh pencermatan serius, terutama di KPPS.

“Kekhawatiran ini muncul justru malah membuat partisan partai politik yang menyusup ke dalam kemudian mengatasnamakan KPPS,” tutur dia.

Sehingga, kata dia, patut diwaspadai hal-hal yang berpotensi menjadi sesuatu yang menghambat proses pemungutan atau perhitungan suara. Untuk itu, dia mengingatkan, yang perlu diingat, dipastikan seluruh warga memperoleh C6.

“Tidak boleh ada satupun yang namanya C6 tidak terdistribusi sepanjang masyarakatnya itu ada. Maka wajib didistribusikan tidak boleh tidak,” paparnya.

Nasrulloh menambahkan, potensi ini bisa terjadi di satu basis tertentu. “Misal di basis si Capres A misalnya. Ternyata ya si capres ingin dihambat dengan menerjunkan KPPS dari parpol lain, misal begitu. Di basis Capres B begitu, maka orang-orang B disumbat tak diberikan C6 oleh kelompok A,” imbuhnya.

Kedua, kata Nasrulloh, yang patut diwaspadai yaitu antrean di TPS  yang terlalu berlama-lama. Bahkan, sengaja ada perdebatan warga dengan penyenggara sehingga menghambat pemilih yang lain.

“Sengaja terlambat, misal satu pemilih 5-10 menit ini menghambat yang lain. Ini trik-trik yang perlu dikhawatirkan,” paparnya.

Selain itu persoalan pemilih. Beredar baru-baru ini di grup WhatsApp hampir semua peroleh informasi penggunaan e-KTP. Menurut dia, prinsip dasar e-KTP hanyalah sesuai alamat dimana diterbitkan di situlah TPS-nya.

“Jangan sampai di mana saja pada hari H hanya bawa e-KTP. Beberapa hari lalu muncul info sesat, KPU capek klarifikasi itu,” imbuhnya.

Harga Emas Bangkit dari Level Terendah 10 Minggu

Liputan6.com, Chicago Harga emas menguat pada hari Kamis (Jumat pagi WIB), setelah menyentuh level terendah hampir 10 minggu di awal sesi karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ditopang data pekerjaan AS, sementara investor menunggu kejelasan tentang pembicaraan perdagangan AS-China.

Dilansir dari Reuters, Jumat (5/4/2019), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD 1.292,72 per ounce. Harga emas berjangka AS cenderung stagnan di kisaran USD 1.294,3.

Logam mulia sebelumnya menyentuh level terendah sejak 25 Januari di level USD 1.280,59 terbebani oleh dolar yang lebih kuat.

Dolar naik 0,2 persen terhadap sekeranjang mata uang karena klaim pengangguran AS mencapai level terendah 49 tahun pekan lalu, menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan meskipun pertumbuhan ekonomi melambat.

Namun, data beragam sepanjang minggu dari seluruh dunia tidak meyakinkan pasar bahwa semuanya baik-baik saja. Analis sekarang menunggu data payroll non-pertanian AS yang diawasi ketat pada hari Jumat untuk petunjuk lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi AS.

Investor juga mengamati perkembangan dalam konflik perdagangan AS-China, dengan Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan tanggal untuk pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping.

Kepemilikan di dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, jatuh untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Rabu. Holdings berada di level terendah sejak 17 Desember di 24,57 juta ounce.

Di antara logam mulia lainnya, harga platinum di pasar spot naik 2,6 persen menjadi USD 897,25, setelah sebelumnya mencapai tertinggi sejak pertengahan Juni di USD 901,49.

Platinum melonjak 3,4 persen di sesi sebelumnya, terbesar dalam lebih dari dua tahun. Palladium turun 2,8 persen menjadi USD 1.365,01 dan perak sedikit berubah pada USD 15,13 per ounce.

Kean Berharap Bisa Capai Level Ronaldo dan Messi

Turin

Moise Kean ingin berada di level yang sama seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Hal itu dia utarakan setelah menjadi pahlawan Juventus saat melawan Empoli.

Juve memetik kemenangan 1-0 atas Empoli di Allianz Stadium, Minggu (31/3/2019) dinihari WIB. Gol kemenangan datang lewat kaki Kean di menit ke-72 atau tiga menit setelah si striker masuk menggantikan Blaise Matuidi.

Ini menjadi golnya yang ketiga untuk Juve musim ini. Sebelumnya, Kean menyumbang dua gol saat Bianconeri melibas Udinese 4-1.

Pria 19 tahun ini menyita perhatian pada pekan lalu. Hal itu dipicu dari kontribusi golnya untuk Timnas Italia dalam laga Kualifikasi Euro. Kean menyumbang dua gol masing-masing ke gawang Finlandia dan Liechtenstein.

Jelang laga melawan Empoli, pelatih Massimiliano Allegri berusaha meredam ekspektasi tinggi yang mengarah ke Kean. Allegri menegaskan bahwa Kean bukan Ronaldo atau Messi.

Kean ditanya soal pendapat Allegri tersebut. Dia menilai si pelatih sudah tepat, namun dirinya bertekad untuk ada di level yang sama dengan Ronaldo dan Messi.

“Jika Pelatih mengatakan itu, maka itu benar. Tentu saja saya bukan Cristiano atau Messi. Saya berharap suatu hari mencapai level mereka, jika saya bekerja cukup keras,” kata Kean seperti dikutip dari Football Italia.

“Kerja keras adalah satu-satunya hal yang dapat membantu saya membuktikan apa yang bisa saya lakukan setiap akhir pekan,” tegasnya.

(ran/raw)

Juara AFF tapi Gagal ke Asia, Level Indonesia Masih Asia Tenggara

JakartaTimnas Indonesia, juara Piala AFF U-22 itu gagal ke Piala Asia U-23 2020. Level skuat Garuda Muda rupanya masih mentok di Asia Tenggara.

Indonesia datang ke Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 menyandang status juara Piala AFF U-22 2019. 26 hari lalu, skuat Indra Sjafri meraih gelar turnamen Asia Tenggara itu di Kamboja.

Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 dengan mengalahkan Thailand 2-1 di final, yang ketika itu sang lawan turun dengan pemain lapisnya. Euforia sempat menggelayuti Timnas, mulai diarak ke Istana Negara hingga dikucuri bonus ratusan juta.

Selanjutnya, Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Para negara lain cukup serius menatap laga ini, dengan memanggil pemain terbaiknya, termasuk Thailand.

Menghadapi Thailand u-23 ‘yang sebenarnya’ di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Indonesia pun terbukti kalah kelas. Pada laga perdana Grup K di Stadion My Dinh, Hanoi, JUmat (22/3), Indonesia kalah telak dengan skor 0-4.

Kemudian menghadapi Vietnam U-23 di laga kedua, Minggu (24/3), Indonesia kembali kalah 0-1. Sempat menahan imbang 0-0 hingga menit 90, gawang Indonesia kebobolan di masa injury time lewat tandukan Trieu Viet Hung.

Dua kekalahan di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 membuat Indonesia dipastikan gagal ke putaran final di 2020. Menyisakan satu pertandingan lagi, Egy Maulana Vikri dkk, yang belum mendulang poin, takkan mampu mengejar Thailand dan Vienam yang sudah punya 6 poin dari dua laga.

Indonesia selanjutnya tinggal menghadapi Brunei, Selasa (26/3). Apapun hasilnya, Indonesia sang juara Piala AFF U-22 itu tetap takkan mampu ke Piala Asia U-23 2020.

Level Indonesia nyatanya masih mentok di Asia Tenggara saja. Untuk ke pentas Asia, skuat Garuda Muda nyatanya belum siap. Coba lagi, ya!

(yna/yna)

Xiaomi Tetap Pede Berkompetisi di Level Smartphone Menengah ke Bawah

Redmi Note 7. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Sementara Xiaomi sendiri, menurut Steven, tetap percaya diri karena memang selalu merilis produk yang disesuikan dengan kebutuhan pengguna.

Oleh sebab itu, Xiaomi meyakini produk yang dirilis dapat menjadi pilihan pengguna. “Xiaomi percaya dan yakin dengan apa yang kami punya akan menjadi pilihan pengguna,” ujar Steven mengakhiri pembicaraan.

Sekadar informasi, Redmi yang kini sudah berdiri sebagai merek terpisah dari Xiaomi baru saja memperkenalkan produk perdananya ke Indonesia. Smartphone yang diberi nama Redmi Note 7 ini hadir dengan dipersenjatai Snapdragon 660.

Secara desain, smartphone ini mengusung layar dot drop atau notch setengah lingkaran. Hadir dengan layar berukuran 6,3 inci, Redmi Note 7 sudah dibekali Corning Gorilla Glass 5 dan pilihan warna gradien untuk bodi belakang.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Unboxing Xiaomi Redmi Note 5A

Harga Minyak Turun Tipis, Tapi Masih di Kisaran Level Tertinggi Sepanjang 2019

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak mentah AS menguat ke level tertinggi dalam empat bulan di atas USD 60 per barel. Hal ini usai data pemerintah AS menunjukkan pengetatan pasokan minyak domestik, tetapi kenaikan dibatasi kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global karena perang dagang AS-China yang sedang berlangsung.

Harga minyak naik setelah the US Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan besar dan tak terduga untuk persediaan minyak mentah karena ekspor kuat dan permintaan penyulingan.

Stok turun 9,6 juta barel pada pekan lalu dibandingkan harapan analis untuk kenaikan 309.000 barel. Persediaan bensin dan sulingan turun lebih dari yang diharapkan. Stok bensin turun 4,6 juta barel, sementara persediaan sulingan merosot 4,1 juta barel.

“Laporan itu bullish karena persediaan minyak mentah yang besar, dan merupakan fungsi dari tingkat impor yang rendah dan volume ekspor tinggi,” ujar Partner Again Capital LLC, John Kilduff.

“Inventaris secara keseluruhan menurun dalam minyak mentah dan produk olahan menekankan pasar yang mengetat,” ia menambahkan.

Harga Minyak Melompat ke Level Tertinggi dalam 4 Bulan

Liputan6.com, New York – Harga minyak naik mendekati level tertinggi empat bulan pada hari Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh prospek perpanjangan pemangkasan pasokan minyak yang dipimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan tanda-tanda penurunan persediaan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, Selasa (19/3/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada USD 67,54 per barel, naik USD 38 sen atau 0,6 persen. Harga patokan minyak internasional ini berada dekat puncak 2019 di level USD 68,14 yang dicapai pada hari Kamis.

Harga minyak mentah antara West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 59,09 per barel, menambahkan USD 57 sen, atau 1 persen, setelah mencapai tertinggi empat bulan pada USD 59,23 per barel.

OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu di Azerbaijan pada akhir pekan ini untuk memantau pakta pengurangan pasokan minyak mentah mereka. OPEC juga membatalkan pertemuan pada April, yang berarti grup produsen minyak tidak akan bertemu lagi sampai Juni.

Arab Saudi pada hari Minggu mengisyaratkan produsen mungkin perlu memperpanjang pemangkasan 1,2 juta barel per hari sejak Juni lalu hingga paruh kedua 2019. Kerajaan Arab Saudi secara umum telah memotong lebih dramatis daripada beberapa negara lain, sementara Rusia, anggota non-OPEC terbesar dalam pakta tersebut, kurang tertarik untuk melanjutkan pengurangan produksi.

Ekspor dari produsen terbesar OPEC turun menjadi 7,3 juta barel per hari di Januari dari 7,7 juta barel per hari pada Desember, data resmi menunjukkan.

Tanda-tanda penurunan tingkat persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma juga mendukung harga minyak berjangka, kata para pelaku pasar.

Stok minyak mentah di Cushing, titik pengiriman untuk WTI, turun 1,08 juta barel dalam seminggu hingga Jumat, kata para pedagang, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape.

Secara keseluruhan, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun minggu lalu, penurunan mingguan kedua berturut-turut, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.

Produksi minyak AS dari tujuh formasi serpih utama diperkirakan akan mencapai rekor 8,6 juta barel per hari pada April, naik 85.000 barel per hari, yang akan menjadi kenaikan bulanan terkecil sejak Mei 2018, perkiraan pemerintah.

Harga Minyak Turun dari Level Tertinggi di 2019 karena Lonjakan produksi

Liputan6.com, Jakarta – Harga minyak mentah berjangka AS turun dari puncak tertinggi di 2019 pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga minyak ini karena kekhawatiran pelemahan ekonomi global dan derasnya produksi AS.

Mengutip Reuters, Sabtu (16/3/2019), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berakhir turun 9 sen menjadi USD 58,52 per barel, setelah mencapai level tertinggi mereka tahun ini di USD 58,95 per barel.

Sedangkan untuk harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun 7 sen pada USD 67,16 per barel, di bawah puncak 2019 pada level USD 68,14 per barel yang dicapai pada Kamis lalu.

Harga minyak mentah AS mengakhiri minggu ini dengan 4,1 persen lebih tinggi, dan Brent naik 1,9 persen.

“Pasar sedikit mengambil jeda untuk mencerna laporan yang berbeda tentang penawaran dan permintaan di masa depan,” kata Phil Flynn, analis Price Futures group Chicago.

Permintaan di sini terkait pertumbuhan ekonomi global yang masih penuh tantangan dan jumlah produksi AS yang terus meninggkat.

“”Pertemuan OPEC + bisa memberi kita sedikit arahan,” tambah dia.

Organisasi negara pengekspor minyak dan sekutunya termasuk Rusia atau aliansi yang dikenal dengan OPEC +, pada tahun lalu setuju untuk memangkas produksi, sebagian sebagai tanggapan terhadap peningkatan produksi AS.

Para menteri OPEC + akan bertemu pada 17-18 April untuk kembali memutuskan kebijakan produksi.

“Jika OPEC + memutuskan untuk memperpanjang pemotongan produksi kami berharap bahwa harga minyak akan terus menarik setidaknya sampai kuartal III,” tulis U.S. investment Bank Jefferies dalam catatannya.

Harga Emas Merosot ke Level Terendah dalam 5 Minggu

Liputan6.com, Chicago – Harga emas merosot pada hari Senin (Selasa pagi WIB)  ke level terendah dalam lebih dari lima minggu karena dolar Amerika Serikat (AS) dan harga saham naik ditopang optimisme tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan antara AS dan China, sementara platinum merosot 3 persen karena investor mengambil keuntungan dari reli baru-baru ini.

AS dan China, dua ekonomi terbesar dunia mendekati kesepakatan yang akan menurunkan tarif AS atas barang-barang China senilai setidaknya USD 200 miliar, kata sebuah sumber yang diberi penjelasan tentang perundingan, Minggu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (5/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.286,94 per ounce. Selama sesi, harga emas turun hingga USD 1.282,5 per ounce, terendah sejak 25 Januari. Harga emas berjangka AS jatuh untuk sesi keenam berturut-turut, turun 0,9 persen menjadi USD 1.287,5 per ounce.

“Ada sentimen risiko di pasar dengan pembicaraan positif AS-China, sehingga emas secara alami menarik kembali pada ekuitas yang kuat, dolar yang kuat dan berita geopolitik yang baik,” kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu.

Pasar global menyambut kesepakatan potensial, karena investor menuju ke aset berisiko, mengurangi permintaan untuk emas.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya naik ke level tertinggi 10 hari. Imbal hasil AS yang meningkat mendorong permintaan untuk mata uang tersebut.

“Tampaknya selera investor terhadap emas tiba-tiba lenyap,” kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan. “Dari sudut pandang teknis, penurunan harga emas di bawah USD 1.300 membuat ruang untuk penurunan lebih lanjut.”

Pada hari Jumat, kepemilikan SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, turun 1,5 persen, persentase penurunan harian terbesar sejak Desember 2016.

2 dari 2 halaman

Logam Lain

Platinum merosot 2,5 persen menjadi USD 835,35 per ounce. Logam tetap naik lebih dari 5 persen untuk tahun ini. Palladium, yang mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di level USD 1.565,09 pada bulan lalu, turun 1,2 persen menjadi USD 1.527,01.

Kedua logam melihat koreksi teknis, dengan paladium masih di wilayah overbought, kata para analis, menambahkan kenaikan dolar AS juga membebani.

Bank of America Merrill Lynch menaikkan perkiraan paladium, memperkirakan akan mencapai level kunci USD 2.000 pada tahun ini dan harga platinum rata-rata USD 883 untuk periode yang sama.

Sementara harga perak turun 0,8 persen menjadi USD 15,08 per ounce, setelah sebelumnya turun ke level terendah lebih dari dua bulan dari USD 15,02 per ounce.

Jadi Level Decacorn, Startup Ride Sharing Ini Berikan Diskon 70 Persen

Liputan6.com, Jakarta Menyandang status decacorn pertama di Asia Tenggara, Perusahaan ride-sharing, Grab memberikan persembahan spesial untuk konsumen setianya. Tak tanggung-tanggung, Grab menawarkan diskon hingga 70 persen untuk semua layanan dalam program diskon Level Decacorn.

Decacorn sendiri merupakan predikat yang disandang startup dengan nilai valuasi lebih dari USD 10 miliar. Dengan kata lain, nilai valuasi startup ini 10 kali lipat lebih besar dari unicorn.

Pemberian diskon hingga 70 persen merupakan bentuk terima kasih Grab kepada konsumen. Pihak Grab mengungkapkan bahwa pencapaian luar biasa Grab sebagai decacorn ini pun tak lepas dari para pengguna setia, mitra pengemudi, dan rekan merchant yang sama-sama bergerak maju demi kehidupan yang lebih baik.

Program Level Decacorn berlaku di seluruh Indonesia mulai dari 28 Februari hingga 14 Maret 2019. 

1. Wilayah Jakarta

Untuk pengguna wilayah Jakarta dapat menggunakan kode promo ‘Decacorn’. Kode ini berlaku untuk layanan Grab.

Grab memberikan diskon 70 persen hingga Rp 7.000 untuk layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabExpress. Sementara khusus GrabFood, Grab memberikan diskon 50 persen hingga Rp 20.000.

2. Wilayah Luar Jakarta

Untuk pengguna wilayah luar Jakarta, kode yang dapat digunakan adalah ‘GrabDecacorn’. Kode ini dapat digunakan untuk semua layanan Grab.

Kode ini dapat digunakan untuk GrabBike, GrabCar, dan GrabExpress dengan diskon 70 persen hingga Rp 6.000. Adapun untuk GrabFood diskon yang diberikan 50 persen dengan nilai hingga Rp 15.000.

3. Seluruh Indonesia

Grab juga menggelar promo diskon untuk pembayaran tagihan dengan cashback 20 persen hingga Rp 25.000. Selain itu, ada diskon untuk pengisian pulsa yang memberi cashback 10 persen hingga Rp 10.000.

Sebagai catatan, seluruh program ini juga memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku. Salah satunya adalah metode pembayaran yang harus menggunakan Ovo.

Sejak didirikan pada tahun 2012 sebagai layanan transportasi online, Grab kini telah hadir di 8 negara di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Bukan hanya menawarkan jasa perjalanan, Grab kini menjadi Everyday SuperApp yang memperluas bisnisnya ke pengiriman makanan, dokumen atau paket barang, hingga hiburan.


(Adv)