Robby Tumewu Pernah Rawat Orang Utan bak Anak Sendiri

Liputan6.com, Jakarta – Robby Tumewu semasa hidupnya berada dalam kesendirian tanpa pendamping dan buah hati. Hanya asistennya saja yang setia mendampingi dan merawatnya hingga tutup usia.

Hal tersebut dibenarkan sahabat Robby Tumewu, Harry de Fretes. Ia mengatakan bahwa Robby Tumewu adalah orang yang sangat fokus dengan kariernya.

Hal tersebut disampaikan Harry de Fretes saat ditemui di Rumah Duka Oasis Lestari, Tangerang, Banten, Senin (14/1/2019).

“Sejak saya mengenal almarhum Robby, setahu saya ia belum pernah menikah. Robby itu orang yang ulet dalam dunia seni, terutama menjadi aktor dan desainer pakaian,” kata Harry de Fretes mengenang Robby Tumewu.

2 dari 3 halaman

Orang Utan

Namun di balik itu semua, rupanya Robby Tumewu dulu sempat menuangkan kasih sayangnya kepada sosok yang ia anggap anak sendiri. Sosok tersebut ada dalam hewan peliharaannya, Orang Utan.

“Dulu ia pernah memiliki hewan peliharaan Orang Utan yang sudah ia anggap sebagai anak angkatnya sendiri,” ungkap Harry de Fretes.

3 dari 3 halaman

Melepaskan Kembali

Belakangan, setelah mendiang mengetahui bahwa hal tersebut tidak dibenarkan negara, ia melepaskan kembali Orang Utan tersebut ke alam liar.

“Setelah almarhum mengetahui Orang Utan dilindungi pemerintah, ia lepaskan kembali ke habitatnya,” tutup Harry De Fretes.

Jelang Ajal, Robby Tumewu Alami Demam, Flu dan Batuk

Liputan6.com, Jakarta – Robby Tumewu mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (14/1/2019) dini hari di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Jenazah Robby Tumewu disemayamkan di Rumah Duka Oasis Lestari, Tangerang, sebelum dikremasi pada Kamis (17/1/2019) mendatang.

Sahabat-sahabat Robby Tumewu terlihat hadir di rumah duka. Salah satunya adalah Okky Asokawati. Dalam kesempatan itu, Okky Asokawati mengatakan mendiang Robby Tumewu sempat mengalami demam dan batuk di hari-hari menjelang ajalnya.

Okky Asokawati mendapatkan informasi tersebut dari asisten Robby Tumewu, Sri, yang selalu menjaga Robby Tumewu selama 24 jam.

“Dua hari sebelum Robby mengembuskan napas terakhir, Robby sempat demam kemudian sempat flu, batuk dan riaknya cukup banyak. Jadi biasanya dilakukan penguapan dari rongga kerongkongannya,” kata Okky Asokawati, di rumah duka.

2 dari 3 halaman

Terbaik

Melihat kondisi tersebut, tidak banyak yang bisa dilakukan Sri. Namun dia tetap mengupayakan yang terbaik bagi Robby Tumewu.

“Saat itu Mbak Sri mengatakan, ‘Kalau emang bapak sudah tidak kuat lagi, Mbak Sri juga hanya bisa membantu sampai di sini’. Maskudnya enggak bisa melakukan apa-apa lagi selain memberikan obat,” lanjut Okky Asokawati.

3 dari 3 halaman

Tenang

Dan benar saja, tak lama setelahnya kondisi Robby Tumewu berangsur tenang hingga ajalnya tiba.

Jenazah Robby Tumewu Akan Dikremasi 3 Hari Lagi

Liputan6.com, Jakarta – Aktor sekaligus desainer Robby Tumewu meninggal dunia pada Senin (14/1/2019) dini hari. Saat ini jenazah Robby Tumewu masih disemayamkan di Oasis Lestari, Tangerang.

Jenazah Robby Tumewu masih disemayamkan hingga tiga hari ke depan. Nantinya pada 17 Januari 2019, akan dikremasi sesuai dengan kesepakatan keluarga.

“Rencananya disemayamkan sampai 17 Januari, nanti baru dikremasi. Karena keluarganya kan di luar negeri semua, dan diputuskan oleh mereka untuk dikremasi,” kata sahabat Robby Tumewu, Debby Sahertian, kepada Showbiz Liputan6.com, Senin (14/1/2019).

2 dari 2 halaman

Pelarungan Abu Jenazah

Hanya saja Debby Sahertian belum mengetahui pasti tempat pelarungan abu jenazah Robby Tumewu. Pasalnya keluarga Robby masih berada di luar negeri.

“Keluarganya kan ada yang di Eropa. Cuma memang belum tahu apakah nanti abunya akan ditebar di sini atau mau dibawa ke sana (luar negeri),” pungkasnya.

Robby Tumewu meninggal dunia setelah berjuang melawan stroke selama hampir delapan tahun. Namun Robby dikabarkan meninggal akibat sakit infeksi paru-paru.

Deretan Gagasan HAM Jokowi Vs Prabowo saat Pilpres 2014 dan 2019

Liputan6.com, Jakarta – Debat perdana capres cawapres 2019 yang mempertemukan kembali Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto akan berlangsung pada 17 Januari. Lima tahun lalu, pada Pilpres 2014 keduanya juga bertemu di panggung yang sama.

Salah satu tema yang akan jadi bahan perdebatan adalah soal Hak Asasi Manusia (HAM). Sebelum debat dimulai, masing-masing tim sukses sudah saling adu argumen dan menyerang lawannya terkait isu HAM.

Untuk menyegarkan ingatan sebelum menentukan pilihan, berikut ini rangkuman gagasan keduanya soal isu HAM yang dibawa saat Pilpres 2014, dan gagasan yang diusung masing-masing pada 2019:

Gagasan HAM Jokowi di Pilpres 2014:

Saat Pilpres 2014, pasangan calon presiden Jokowi dan calon wakil presiden Jusuf Kalla menawarkan program pemuatan materi tentang Hak Asasi Manusia (HAM) pada kurikulum pendidikan umum. Pasangan ini juga berjanji menyelesaikan masalah HAM masa lalu dan merevisi Undang-Undang Peradilan Militer. Hal itu tertuang dalam visi misi Jokowi- JK yang dimuat dalam dokumen pendaftaran pasangan capres dan cawapres yang diunggah Komisi Pemilihan Umum ke situs web www.kpu.go.id.

Dalam visi misi sebanyak 41 halaman itu, Jokowi-JK menyatakan perlu memasukkan muatan HAM dalam kurikulum pendidikan umum di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, serta di dalam kurikulum pendidikan aparat negara seperti TNIdan Polri. Untuk penanganan kasus HAM masa lalu, salah satu poin dari 42 prioritas utama kebijakan penegakan hukum, pasangan ini berkomitmen akan menyelesaikan kasus kerusuhan Mei, Trisakti, Semanggi 1 dan 2, Penghilangan Paksa, Talang Sari-Lampung, Tanjung Priok, dan Tragedi 1965. Kasus HAM masa lalu masih menjadi beban politik bagi bangsa Indonesia.

Program lain yang tertuang dalam poin ini yakni merevisi UU Peradilan Militer yang pada masa lalu dinilai sebagai salah satu sumber pelanggaran HAM. Ini menjadi salah satu upaya untuk menghapus semua bentuk impunitas dalam sistem hukum nasional. Di samping itu, tercatat juga komitmen pasangan ini untuk menghapus regulasi yang berpotensi melanggar HAM kelompok rentan, termasuk perempuan, anak, masyarakat adat, dan penyandang disabilitas.

Selain itu, memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan serta melakukan langkah hukum terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama. Prioritas penanganan kasus kekerasan seksual perempuan dan anak juga tercatat dalam poin ini. Di sisi kerja sama luar negeri, pasangan ini menyatakan akan memperjuangkan penghormatan terhadap HAM di lingkungan negara ASEAN untuk diimplementasikan sesuai kesepakatan yang sudah ditandatangani dalam ASEAN charter.

Gagasan HAM Prabowo di Pilpres 2014:

Pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presidennya saat itu, Hatta Rajasa tidak banyak bicara gagasan soal isu HAM dalam dokumen visi misi dan program mereka di Pilpres 2014.

Isu HAM hanya selintas disebut dalam visi misi Prabowo dan Hatta Rajasa. Pasangan ini berkomitmen melindungi rakyat dari berbagai bentuk diskriminasi, gangguan dan ancaman, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, sesuai dengan sila-sila Pancasila dan UUD 45. Demikian ditulis dalam visi dan misi pasangan Prabowo-Hatta yang diserahkan ke KPU.

2 dari 4 halaman

Gagasan HAM Jokowi di Pilpres 2019:

Ada beberapa poin perubahan terkait penegakan HAM yang digagas Jokowi di Pilpres 2019 dibanding lima tahun lalu. Dalam dokumen visi misi dan program, pasangan capres Jokowi dan cawapres Ma’ruf Amin memaparkan misi mereka terkait penegakan HAM dan penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Semua dibalut dalam penegakan sistem hukum.

  1. Penegakan Sistem Hukum yang Bebas Korupsi, Bermartabat, dan Tepercaya Sebagai negara hukum, penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan harus berdasarkan atas hukum serta Negara harus hadir memberikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak warga negara dan HAM, termasuk rasa aman kepada seluruh warga negara.
  2. Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan HAM Sesuai dengan Konstitusi Negara kita, Negara wajib untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi Hak Asasi Manusia.
  3. Meningkatkan budaya dan kebijakan yang berperspektif HAM (berwawasan HAM), termasuk memuat materi HAM dalam kurikulum pendidikan.
  4. Melanjutkan penyelesaian yang berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.
  5. Memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan serta melakukan langkah-langkah hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.
  6. Melindungi dan memajukan hak-hak masyarakat adat, mulai dari legal aspek, pemberdayaan ekonomi, perlindungan hukum, hingga pada pemanfaatan sumber daya alam yang lestari.
  7. Memberikan perlindungan bagi kaum difabel, termasuk memperluas akses lingkungan sosial dan pendidikan yang inklusif serta penyediaan fasilitas yang ramah pada difabel di fasilitas umum dan transportasi umum.
  8. Melindungi hak-hak masyarakat di bidang pertanahan.
  9. Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan, anakanak, dan kelompok rentan lainnya dari tindak kekerasan.
  10. Memperluas cakupan kampung/desa layak anak untuk memastikan pendidikan anak usia dini dimulai dari lingkungan yang ramah.
  11. Meningkatkan kinerja dan kerja sama efektif dan produktif berbagai institusi dalam rangka perlindungan dan penegakan HAM.

Direktur Konten tim debat Jokowi-Ma’ruf Amin yang terlibat sejak awal dalam penyusunan visi misi serta program kerja, berbagi cerita. Di periode pertama kepemimpinannya, Jokowi dianggap sudah menunjukkan komitmennya dalam penegakan hak asasi bagi rakyat.

“Hak paling dasar, hak pelayanan, hak dasar warga negara, sangat diperhatikan 4 tahun ini. Dari mulai basic, infrastruktur merata dari Sabang sampai Merauke, BBMsatu harga, bahan baku, hak tanah. Dari sisi itu sudah terang benderang. Faktanya bisa dilihat dan dirasakan. Ini bicara pencapaian umum,” jelas Fiki saat berbincang dengan merdeka.com.

Dia justru mempertanyakan komitmen penegakan HAM dari pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sebab, dalam dokumen visi misi serta program yang diserahkan ke KPU, tidak ada satupun yang menyinggung soal HAM. Dia justru heran ketika tiba-tiba isu HAM masuk dalam dokumen visi misi dan program yang direvisi beberapa hari jelang debat dimulai.

“Di dokumen yang baru ada (HAM). Tapi ini belakangan. Saya tahu persis karena saya ngurus visi misi, dan lain-lain. Kita juga sulit menemukan kata tepat untuk menggambarkan respons, aneh juga sudah berjalan 4 bulan tiba-tiba mau debat, saat panelis berproses, baru diubah. Padahal di dokumen pertama tidak ada,” jelasnya.

3 dari 4 halaman

Gagasan HAM Prabowo di Pilpres 2019:

Dalam dokumen visi misi dan program yang diserahkan ke KPU, pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak menyinggung soal isu HAM. Namun dalam dokumen yang sudah direvisi, disebutkan beberapa program terkait isu HAM yang akan dijalankan. Hanya saja, tidak ada satu pun program maupun misi Prabowo-Sandiaga terkait penuntasan kasus HAM masa lalu.

  1. Melindungi Hak Asasi manusia seluruh Warga Negara dan menghapus praktik diskriminasi sesuai dengan tata aturan yang berlaku.
  2. Menjamin kemerdekaan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat di muka umum.
  3. Menghentikan ancaman persekusi terhadap tiap individu, organisasi dan kelompok masyarakat terlepas dari latar belakangnya.
  4. Mengembalikan dan menjamin kebebasan pers yang bertanggungjawab dan berintegritas dalam mengkomunikasikan kepentingan masyarakat demi mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat.
  5. Menegakkan supremasi hukum tanpa diskriminasi, adil, dan transparan serta mencegah pemanfaatan hukum sebagai alat politik kekuasaan.
  6. Menegakkan kembali kebebasan mimbar akademik sebagai sarana, tidak hanya pengembangan budaya ilmiah tetapi juga perwujudan proses demokrasi yang taat asas.
  7. Menjamin kebebasan para seniman serta pelaku budaya untuk berkarya menyampaikan pendapat dan berkreasi di muka umum.

Juru Bicara Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Nasir Djamil menceritakan, jelang debat capres dan cawapres, timnya intensif bertemu dan berdiskusi. Menggodok materi yang akan disampaikan jagoan mereka Prabowo-Sandiaga di panggung debat perdana.

Materi masukan debat tersebut adalah hasil pemikiran kolaborasi antara timses Prabowo-Sandi dan para akademisi. Pembisik lainnya untuk persiapan debat perdana ini adalah mantan Komisioner HAM, praktisi hukum, hingga anggota DPR komisi hukum. Nasir jadi salah satu pembisik dan penyumbang materi untuk debat capres.

“Sudah dua malam direktorat tim advokasi hukum ini memberikan masukan masukkan terkait soal HAM dan sebagainya,” kata Nasir saat dihubungi merdeka.com.


Reporter: Wisnoe Moerti, Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi Tunangan

Jakarta

Pemberitaan detikHOT diramaikan dengan kabar Aura Kasih yang hamil anak pertama. Ada juga Ustad Arifin Ilham yang kesehatannya kembali menurun.

Berikut selengkapnya 5 Berita Terpopuler Minggu Ini:

1. Kabar Bahagia! Aura Kasih Hamil Anak Pertama

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi TunanganFoto: Instagram

Kabar bahagia kali ini datang dari Aura Kasih. Setelah menikah September 2018 di Bangkok, kini Aura Kasih, tengah mengandung anak pertamanya.

Hal tersebut dibagikan Aura dalam Instagram Storiesnya.

“Berita bahagia kehamilan saya harus dibagikan ke public…,” tulisnya dalam Instagram Storiesnya dilihat detikHOT, Kamis (10/1/2019).

2. Polisi Ungkap Nama Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi TunanganFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Polisi mengungkap beberapa nama artis yang diduga terlibat dalam prostitusi online artis. Keenamnya akan dipanggil mulai minggu depan.

“Karena ini sudah kita panggil. Tadi menyampaikan Kapolda sudah memanggil 6 orang lagi, jadi kita surat panggilan ini sifatnya adalah memanggil seseorang dengan identitas seseorang nama seseorang,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (11/1/2019).

Siapa saja?

“Ini yang pertama adalah ML itu Maulia Lestari. Kemudian BS itu Baby Shu. Fatya Ginanjarsari, kemudian Riri Febianti, Aldira Chena kemudian Tiara Permata Sari,” papar Barung.

3. Vicky Prasetyo Resmi Cerai dari Angel Lelga!

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi TunanganFoto: Pool/Noel/DetikFoto.

Vicky Prasetyo dinyatakan telah resmi bercerai dengan artis Angel Lelga pada hari ini. Persidangan perceraiannya itu dilakukan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Ya alhamdullilah tadi sudah diputuskan ketuk palu sah maksudnya putusan sudah dibacakan sama ketua majelis putusannya. Ya sudah sah menurut agama dan negara,” ujar Vicky.

Dalam proses perceraiannya, Vicky menceritakan bahwa dia mengingat saat masih melakukan ijab kabul pada pernikahannya dengan Angel Lelga 1 tahun yang lalu.

4. Sebelum ke Malaysia, Ustad Arifin Ilham Titip Pesan Ini ke Anak

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi TunanganFoto: Rachman Haryanto

Putra Ustad Arifin Ilham, Muhammad Alvin mengungkapkan sang ayah menitipkan pesan ke dirinya sebelum dirawat di Malaysia. Apa isi pesannya?

Alvin mengatakan, Arifin meminta dirinya untuk mempublikasikan dokumentasi sewaktu dirinya dijenguk oleh para ulama.

“Ada cerita di balik postingan terbaru di atas. Sehari sebelum ke Malaysia, saya yang temenin abi seharian,” kata Alvin di Instagram Stories, Jumat (11/1/2019).

5. Soal Hubungan dengan Irish Bella, Ammar Zoni: Ini Settingan Allah

Aura Kasih Hamil Anak Pertama, Ammar Zoni-Irish Bella Resmi TunanganFoto: (Noel/detikHOT)

Keputusan Ammar Zoni untuk melamar Irish Bella mengundang banyak pertanyaan, karena mereka belum lama ini mengumumkan kedekatannya yakni di awal tahun 2019 ini.

Lantas kapan sebenarnya mereka mulai dekat?

“Kenal sudah lama, sekedar kenal. Siapa nggak tahu Irish Bella. Tapi untuk ngobrol yang benar-benar itu 1 Desember,” ujar Ammar Zoni saat ditemui di lokasi syuting di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Minggu (13/1).

(dal/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Touch Your Heart Menggoda Penggemar Goblin

Liputan6.com, Gangnam – Penggemar drama Korea tentu masih ingat dengan adegan Lee Dong Wook dan Yoo In Na di serial Goblin. Adegan bersimpangan jalan di atas jembatan jadi salah satu scene yang kerap diperlihatkan keduanya di Goblin.

Seperti kembali mengulang kisah manis di Goblin, Lee Dong Wook dan Yoo In Na juga mengulang adegan itu di drama terbaru mereka berjudul Touch Your Heart.

Jembatan yang dipakai syuting sama dengan salah satu lokasi dalam drama Goblin yang juga dibintangi Lee Dong Wook dan Yoo In Na.

Teaser baru ini memberikan tampilan yang indah pada pasangan yang saling jatuh hati, serta menunjukkan mereka bertemu di jembatan seperti yang sering dilakukan karakter mereka di Goblin.

2 dari 3 halaman

Penggemar Tidak Sabar

Banyak penggemar tidak sabar untuk melihat mereka bersatu kembali sebagai pemeran utama dalam Touch Your Heart. Dikutip dari Soompi.com, drama ini bakal tayang setiap Rabu-Kamis.

Kisahnya tentang romansa yang dimulai ketika aktris papan atas Oh Yoon Seo (Yoo In Na) tiba-tiba muncul di sebuah firma hukum seperti adegan yang keluar dari sebuah drama dan bertemu dengan perfeksionis, pengacara Kwon Jung Rok (Lee Dong Wook).

3 dari 3 halaman

Karakter Berseberangan

Terakhir, drama ini meliris poster yang menunjukkan karakter mereka yang berseberangan.

Lee Dong Wook memegang kertas yang diremas dengan wajah yang ditekuk. Sementara Yoo In Na muncul dengan wajah tersenyum manis. Menjelang penayangannya, 6 Februari 2019, makin banyak materi promosi yang dibagikan. (Fimela.com/ Puput Puji Lestari)

Harga Cabai Stabil, Kementan Tak Akan Lakukan Impor

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Pemasaran dan Pengolahan Hasil Hortikultura Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Yasid Taufik memastikan, tidak ada gejolak harga cabai merah dan cabai rawit di daerah Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sebaliknya, harga cabai di sana cendrung stabil.

“Saya dapat informasi langsung dari petugas PIP (pelayanan informasi pasar) Demak, pak Sugeng Lestari, yang menyatakan bahwa harga cabai di Kabupaten Demak tidak ada anjlok seperti yang diberitakan,” kata Yasid, Minggu (13/1/2019).

Menurut Yasid, tidak naiknya harga cabai karena selama ini pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan permintaan, termasuk tidak melakukan impor cabai seperti yang banyak diberitakan.

Kementan, kata dia, tidak merekomendasikan impor cabai, sebagaimana yang menjadi acuan impor dari pada Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

“Iya benar, untuk cabai segar tidak ada impor. Sebab kita tidak mengeluarkan RIPH untuk cabai. Jadi dari mana dasarnya harga turun. Memurut info yang saya dapat harga petani saat ini justru lumayan bagus,” katanya.

Yasid menjelaskan, untuk harga cabai saat ini masih dalam kondisi normal, yakni berkisar di angka Rp 12-14 ribu. Sedangkan untuk harga cabai rawit masih di angka normal yakni Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sebelumnya, beredar informasi adanya ratusan petani menggelar aksi buang puluhan kilogram cabai merah ke jalan raya akibat anjloknya harga komuditas cabai. Mereka melakukan aksi tersebut karena diberitakan membanjirnya impor cabai dari Philipina dan Thailand.

Mengenai hal ini, Yasid mengaku belum mengetahui adanya protes dari sejumlah petani. Jikapun ada, kata Yasid, aksi tersebut benar-benar tak masuk akal karena harga cabai di sana masih dalam kategori bagus dan normal.

“Terus terang saya belum dapat informasinya. Tapi setelah saya tanyakan sama pak Sugeng, beliau bilang malah tidak tahu ada aksi massa petani karena harga aman-aman saja,” ungkapnya.

Sementara itu, dari wilayah Kulon Progo produksi cabai meningkat tajam bahkan sampai mendokrak realisasi produksi cabai di sana hingga 25.362 ton atau 225,82 persen dari target 11.231 ton.

“Produksi cabai pada 2018 di luar prediksi kami. Saat itu ada beberapa kelompok tani lahan pantai mengajukan permohonan bantuan traktor roda empat. Kementan memberikan bantuan delapan unit, hasilnya langsung dapat dilihat, yakni produksi cabai naik 225,82 persen,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bambang Tri Budi Harsono.

Dikatakan Bambang, dengan adanya bantuan tersebut, petani mampu mengolah lahan marginal menjadi lahan yang produktif untuk ditanami cabai.

“Kami akan mengidentifikasi kembali lahan marginal yang bisa dimanfaatkan untuk ditanami cabai, seperti di Kecamatan Panjatan. Kami optimistis produksi cabai di Kulon Progo akan meningkat seiring modernisasi alat mesin pertanian hingga pemilihan benih yang cocok,” tukasnya.

TKN: Jokowi Komitmen terhadap HAM, Kontras dengan Prabowo

Jakarta – Jelang debat capres-cawapres pertama, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin berbicara mengenai hak asasi manusia (HAM). Jubir TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan kesiapan sang paslon dalam menghadapi pertanyaan terkait salah satu tema yang diajukan dalam debat pertama itu.

“Pak Jokowi dan Pak Kyai Ma’ruf Amin sangat siap menghadapi debat I soal HAM karena selama 4 tahun terakhir ini Pak Jokowi telah melakukan upaya serius, terutama dalam hal pemenuhan hak-hak dasar masyarakat,” ujar Ace, dalam keterangan tertulis, Minggu (13/1/2019).

Ace mengatakan, dalam visi-misi Jokowi-Ma’ruf, persoalan penyelesaian HAM hingga pemenuhan hak-hak dasar warga telah secara jelas dipaparkan. Aksi perubahan yang konsisten, komprehensif, sistematis, dan tajam hingga menyentuh episentrum perubahan HAM tercantum di dalamnya.

Hal itu, kata Ace, dilakukan karena Jokowi-Ma’ruf enggan kembali ke masa lalu di mana kekuatan oligarki mendominasi kepemimpinan yang militeristik dan otoriter.

“Sehingga negara bisa berbuat apa saja termasuk menangkap seseorang tanpa proses pengadilan dan bahkan penculikan aktivis. Kita ingin Indonesia makin maju dalam bidang HAM. No point to return. Kita tidak boleh mundur ke belakang. Biarlah cerita kelam Orde Baru terkubur dan tidak boleh bangkit lagi,” katanya.

Politikus Golkar itu kemudian membandingkan dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut dia, pasangan nomor urut 02 itu tidak memiliki komitmen terhadap penuntasan kasus HAM dan HAM itu sendiri.

Sementara Jokowi, kata dia, memiliki agenda aksi yang konkret dalam penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM. Jokowi juga akan meningkatkan budaya dan kebijakan yang berperspektif HAM, termasuk memasukkannya ke dalam kurikulum pendidikan. Dan yang tidak kalah penting, sang petahana akan melanjutkan penyelesaian yang berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

“Ini kontras dengan visi misi Prabowo-Sandi yang dalam visi dan misinya yang diserahkan ke KPU, bagaimana punya komitmen terhadap HAM, dalam konsepnya saja mereka tidak mencantumkan HAM,” ujar Ace.

Ace menuturkan, dalam visi-misinya, Jokowi-Ma’ruf juga berkomitmen memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan. Serta melakukan langkah-langkah hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

“Kita tahu bersama persekusi justru banyak dilakukan oleh pendukung paslon 02, ini tidak boleh dibiarkan dan akan ditindak dengan tegas,” katanya.

Tidak hanya itu, Jokowi, kata Ace, juga memastikan pemenuhan hak-hak economic, social, and culture (Ecosoc). Mengingat, dalam kepemimpinannya, capres nomor urut 01 itu telah melakukan terobosan dalam pencapaian SDGs. Baik dalam reformasi pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, penurunan kesenjangan serta penurunan angka kemiskinan.

Selain itu, langkah perlindungan dan pemajuan hak-hak masyarakat adat, mulai dari legal aspek, pemberdayaan ekonomi, perlindungan hukum, hingga pada pemanfaatan sumber daya alam yang lestari juga akan dilanjutkan. Jokowi-Ma’ruf juga akan mempertegas keberpihakan kepada hak-hak kaum Difabel termasuk memperluas akses lingkungan sosial dan pendidikan yang inklusif serta penyediaan fasilitas yang ramah pada difabel di fasilitas umum dan transportasi umum.

Ace mengatakan, perlindungan terhadap perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya dari tindak kekerasan juga tidak luput dari perhatian Jokowi dalam persoalan HAM. Karena itu, Jokowi akan terus memperluas cakupan kampung/desa layak anak untuk memastikan pendidikan anak usia dini dimulai dari lingkungan yang ramah.

“Pak Jokowi menyadari bahwa upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM tidak bisa dilakukan oleh Presiden dan pemerintah semata. Pak Jokowi meningkatkan kinerja dan kerja sama efektif dan produktif berbagai institusi dalam rangka perlindungan dan penegakan HAM,” tutur Ace.

“Hanya figur yang berintegritas, berpengalaman, berani, bebas konflik kepentingan dan tidak tersandera kepentingan masa lalu yg akan mampu memimpin dengan tegak reformasi penegakan dan penegakan Hak Azasi Manusia (HAM),” sambung dia.
(mae/bgs)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dua Finalis Puteri Indonesia Masuk Daftar Dugaan Prostitusi Online Artis

Jakarta – Polda Jawa Timur telah menyebutkan nama artis yang diduga terlibat dalam prostitusi online. Dua di antaranya adalah finalis Puteri Indonesia.

“Ini yang pertama adalah ML itu Maulia Lestari. Kemudian BS itu Baby Shu. Fatya Ginanjarsari, kemudian Riri Febianti, Aldira Chena kemudian Tiara Permata Sari,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (11/1/2019).

Dua di antara nama tersebut adalah finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017.

“Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

Nama Fatya Ginanjarsari dikenal sebagai finalis Puteri Indonesia 2017. Dia mewakili daerah Kalimantan Utara.

Selain itu, Fatya juga mewakili Indonesia sebagai Miss Tourism World Indonesia 2018. Fatya Ginanjarsari juga menjadi Top 15 GUESS Girl Indonesia 2015.

Sementara satu finalis lainnya yakni bernama Maulia Lestari. Dia merupakan finalis Puteri Indonesia 2016 mewakili Provinsi Jambi.

Tonton video: Terungkap! 6 Nama Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online
[Gambas:Video 20detik]
(nkn/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Ada 2 Nama Finalis Puteri Indonesia dalam Jaringan Prostitusi Online

Surabaya – Dari enam nama yang diungkap polisi karena keterlibatannya dalam prostitusi online, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut dua di antaranya adalah finalis Puteri Indonesia.

Luki mengungkapkan keduanya merupakan finalis Putri Indonesia tahun 2016 dan 2017.

Kedua nama finalis tersebut adalah Fatya Ginanjarsari. Fatya diketahui merupakan Finalis Puteri Indonesia tahun 2017. Sementara Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 yakni Mulia Lestari atau Maulia Lestari.

“Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017,” ujar Luki saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (11/1/2019).
Sementara itu, Luki menyebut ada beberapa artis lainnya berprofesi sebagai artis FTV, sinetron hingga model.

Beberapa artis tersebut yakni Baby Shu, Riri Febianti, Aldira Chena (Sundari Indira), hingga Tiara Permatasari,

“Yang dua artis sinetron di tv swasta, yang dua finalis Puteri Indonesia, yang dua lagi artis ftv atau foto model,” lanjut Luki.

Luki menambahkan pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan. Rencananya, para artis akan datang pekan depan. Hal ini untuk mencar data penyidikan tambahan yang tengah dilakukan polisi.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>