Diajeng Lestari Siap Merambah Bisnis Fashion Muslim ke Pasar Eropa

Liputan6.com, Jakarta – Dunia fashion terus berinovasi dan melahirkan suguhan terbaru. Begitu pula tren busana Muslim di Indonesia yang kian melesat, mengingat banyaknya jumlah umat Muslim di Tanah Air dan perkembangan mode yang terus dilirik.

Diajeng Lestari adalah seorang pengusaha di bidang fashion Muslim. Ibu dua anak ini mendirikan e-commerce fashion Muslim pertama di Indonesia yang diberi nama HIJUP.

Tak hanya Indonesia, Diajeng Lestari juga melebarkan sayap bisnisnya di London, Inggris dan telah memiliki pegawai yang bekerja untuknya. Setelah London, ia pun berencana ingin memasuki pasar busana Muslim di Eropa.

Dengan kondisi cuaca yang berbeda dengan Indonesia, Diajeng Lestari sudah mulai menyesuaikan bahan serta warna yang digunakan untuk busana Muslim di Eropa nantinya. Ingin tahu selengkapnya, saksikan video yang diunggah oleh DW English di Vidio.com berikut ini.

Memperluas usaha dibidang fashion muslim sampai ke Negara Eropa, Diajeng Lestari sampai menyesuaikan bahan dan warnanya

Sinopsis Sinetron SCTV Cinta Suci Episode Jumat 1 Maret 2019: Sandra Panik, Monica Mau Bunuh Diri

Liputan6.com, Jakarta Sinetron Cinta Suci episode Jumat malam ini. Suci keluar dari kamar itu sebentar tapi tiba-tiba Cleo menyenggol Suci. Jelas, Suci kaget dan marah. Cleo bilang nggak sengaja. Suci nggak percaya dia yakin Cleo sengaja karena mau balas dendam sama Suci.

Sementara itu Cinta Suci juga bercerita tentang Sandra mendengar suara cermin pecah itu dari kamar Monica dia kaget banget. Jangan-jangan Monica mau bunuh diri. Sandra buru-buru cari anak kunci kamar itu tapi hilang nggak tahu kemana. Sandra panik.

Sandra langsung mencegah dan berusaha ambil pecahan kaca itu dari tangan Monica. Lalu, Monica teriak dan minta mamanya biarkan dia bunuh diri, karena dia sama sekali sudah nggak punya alasan lagi buat hidup.

Sementara itu di rumah Aditya. Bu Saras sedang menyiapkan sarapan sama Lestari. Aditya muncul dengan wajah yang murung, Lestari mencoba mencarikan suasana.

Drama Cinta Suci selanjutnya…..

2 dari 2 halaman

Cleo Menghasut Sisca

Aditya mencoba mengetuk kamar Bunga dan mengajaknya sarapan. Tak lama Bunga keluar dengan pakian rapi. Aditya tanya Bunga mau ke mana. Bunga bilang Aditya nggak usah sok perhatian ke dia.

Cleo masuk ke kamar Sisca dan membawakan Sisca banyak pakaian branded yang bagus. Sisca kaget dan tanya apa maksud Cleo. Lalu, Cleo bilang dia cuma mau kasih Sisca semacam hadiah.

Cleo keluar dari kamar SIsca dengan lega, dia yakin sebentar lagi Sisca akan masuk dalam perangkapnya. Tiba-tiba Suci muncul dan menghadang Cleo. Suci rupanya melihat semua usaha Cleo untuk menghasut Sisca.

Gara-Gara Kampanye di Sekolah, Menteri Pendidikan Brasil Dikecam

Liputan6.com, Rio de Janeiro – Menteri Pendidikan baru Brasil, Ricardo Velez Rodriguez, dipaksa mundur secara tak terhormat setelah ia meminta semua sekolah di negara itu untuk memfilmkan para siswanya menyanyikan lagu kebangsaan di depan bendera nasional dan membaca slogan kampanye presiden terpilih, Jair Bolsonaro.

“Namun saya memahami kealpaan itu,” kata Rodriguez pada hari Selasa, sehari setelah kementerian pendidikan mengirimkan email instruksi, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (27/2/2019).

“Warga Brasil! Mari kita sambut wajah baru dan menerapkan pendidikan berkualitas untuk dikembangkan di sekolah kita,” tulis surat elektronik tersebut, yang berakhir dengan slogan kampanye Bolsonaro: “Brasil di atas segalanya, Tuhan di atas semua orang.”

Surel tersebut meminta seluruh siswa sekolah untuk membaca surat tersebut dan menyanyikan lagu kebangsaan pada hari pertama masuk sekolah, setelah liburan musim panas usai pada akhir Januari. Hasil rekaman pun kemudian dikirimkan ke pihak kementerian.

Kepala sekolah dan pakar pendidikan mempertanyakan logika dan legalitas mandat tersebut, mengingat sistem pendidikan Brasil sedang menghadapi masalah besar, termasuk infrastruktur yang hancur, kekurangan guru, dan tingkat buta huruf yang tinggi.

“Ini tidak benar. Sekolah-sekolah dibebani dengan banyak pekerjaan, ribuan masalah, lalu kita diminta setopa dan melakukan ini?” kata Rosana Lima, seorang asisten kepala sekolah di sekolah menengah Amaro Cavalcanti di Rio de Janeiro. “Kamu (menteri pendidikan) melakukan propaganda pemerintah.”

Namun, departemen pendidikan negara bagian Pernambuco menolak untuk mematuhi permintaan Rodriguez. “Apa yang dibutuhkan Brasil … adalah pakta sejati dalam mencari pembelajaran untuk anak-anak dan remaja.”

“Banyak sekolah yang bangunannya tak layak dan hancur berkeping-keping,” seru Pedro Mara, seorang kepala sekolah menengah di kota Belford Roxo di negara bagian Rio de Janeiro. “Kami tidak punya banyak guru.”

Namun menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan, Keluarga dan Hak Asasi Manusia Brasil, Damares Alves, menyebut bahwa langkah Rodriguez adalah bagian dari gerakan untuk memulihkan patriotisme, cinta lagu kebangsaan dan bendera negara.

Olavo Nogueira Filho, direktur kebijakan pendidikan untuk organisasi nirlaba Everyone For Education (Todos Pela Educação) mengatakan, adalah sebuah tindakan ilegal untuk memfilmkan anak-anak tanpa izin dari orangtua atau wali mereka.

“Fokus menteri pendidikan harus pada masalah pendidikan Brasil yang perlu ditangani segera. Kami tidak bisa membuang energi untuk masalah sepele seperti ini,” pungkas Filho.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bikin Kebijakan Pertama, Presiden Baru Brasil Menekan Kelompok Minoritas

Di hari pertama memerintah, presiden baru Brasil yang berasal dari sayap kanan, Jair Bolsonaro, mengeluarkan perintah eksekutif untuk menargetkan kelompok-kelompok minoritas negara itu, termasuk di dalamnya pribumi yang merupakan keturunan budak. 

Bolsonaro bertindak cepat mewujudkan janji kampanyenya yang akan merombak banyak aspek kehidupan di negara demokrasi terbesar di Amerika Latin itu. demikian sebagaimana dikutip dari Al Jazeera pada Kamis, 3 Januari 2019.

Salah satu kebijakan yang dirilis pada Selasa malam itu disebut akan menguntungkan para sekutunya di sektor agribisnis, yang telah lebih dulu mengkritik pemberian petak besar tanah kepada kelompok-kelompok masyarakat adat setempat.

Bolsonaro diketahui telah mengalihkan tanggung jawab untuk mengurus wilayah adat dari Kementerian Kehakiman ke Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian yang baru, Tereza Cristina, adalah bagian dari kaukus agribisnis di majelis rendah Brasil, yang telah menentang tuntutan hak tanah dari masyarakat pribumi.

Keputusan sementara, yang akan berakhir kecuali diratifikasi dalam waktu 120 hari oleh Kongres Brasil, menanggalkan kekuasaan atas keputusan klaim tanah dari badan urusan adat FUNAI, sebelumnya di bawah Kementerian Kehakiman.

FUNAI, yang juga mengawasi inisiatif lain untuk masyarakat adat, seperti perawatan kesehatan, perumahan dan pelestarian bahasa, akan dipindahkan ke kementerian baru untuk keluarga, wanita dan hak asasi manusia.

Rencana tersebut juga menggerakkan Dinas Kehutanan Brasil, yang mempromosikan pemanfaatan hutan lestari yang saat ini terkait dengan Kementerian Lingkungan Hidup, untuk kemudian berada di bawah kendali Kementerian Pertanian.

Selain itu, keputusan tersebut menyatakan bahwa Kementerian Pertanian akan bertanggung jawab atas pengelolaan hutan publik.

HEADLINE: Rotasi Ribuan Pejabat DKI, Anies Baswedan Tiru Langkah Ahok?

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak menyangka kalau langkahnya melantik dan merotasi 1.125 pejabat Pemprov DKI akan menuai kritikan. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pelantikan yang digelar pada Senin 25 Januari lalu itu sangat kental aroma politisnya.

Dia mengatakan, dalam rotasi yang digagas Anies, pejabat yang baik dan berprestasi malah dicopot. Intinya, perombakan ini mengutamakan prinsip suka dan tak suka (like and dislike). Anies pun meradang dan menolak semua anggapan itu.

“Gubernur punya wewenang untuk rotasi 6 bulan setelah menjabat. Artinya, sebetulnya gubernur punya wewenang melakukan rotasi enam bulan setelah menjabat,” ujar Anies kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Dia juga menegaskan, rotasi dan mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, bukan berdasarkan unsur personal. Di sisi lain, dia tak bisa melarang Prasetyo menyampaikan pemikirannya.

“Ini adalah semua soal kinerja selama satu setengah tahun ini. Dan imajinasi orang boleh-boleh saja ya. Kita nggak bisa melarang pemikiran orang,” kata Anies.

Namun demikian, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono tidak sependapat dengan Anies. Menurut dia, mutasi atau perombakan jabatan adalah hal yang biasa, hanya saja menjadi tak biasa jika dilihat jumlahnya.

“Karena jumlah yang begitu banyak, saya khawatir berimbas pada kurang selektifnya pihak Pemprov DKI memilih figur-figur yang memangku jabatan pada pelantikan Senin kemarin. Kalau memilih orang terlalu banyak kan khawatir pilihannya enggak benar,” jelas Gembong kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) siang.

Selain itu, dia juga melihat Anies tidak memiliki skala prioritas dalam hal pembenahan SDM di Pemprov DKI. Hal itu terlihat dari sejumlah pos penting yang hingga kini tak ada pengisian jabatan untuk pucuk pimpinannya.

“Pak Anies enggak ada skala prioritas. Seharusnya yang dilakukan adalah rotasi atau pengisian jabatan untuk yang pelaksana tetap (Plt) dulu, tapi justru Plt sampai sekarang belum diisi,” ujar Gembong.

Dengan banyaknya posisi penting yang masih diisi Plt, lanjut dia, pada akhirnya akan berdampak pada penyerapan anggaran. Sebuah program atau proyek yang harusnya sudah dikerjakan menjadi harus menunggu karena belum ada pejabat definitif yang bisa mengesahkannya.

“Jangan sampai penyerapan kita bolong lagi, padahal warga Jakarta menunggu apa yang mau dikerjakan oleh Pak Anies ke depan untuk percepatan. Kalau pejabatnya masih seperti sekarang, pejabat Plt, kita khawatirkan enggak berani eksekusi (anggaran),” tegas Gembong. 

Infografis Rotasi Ribuan Pejabat Ibu Kota. (Liputan6.com/Triyasni)

Dengan semua keanehan itu, papar dia, tak heran banyak yang beranggapan kalau langkah Anies berbau politis.

“Pastilah, kan gubernur itu jabatan politis, pasti. Kalau disebut itu berbau politis, itu pastilah,” ujar Gembong.

Namun, dia menampik kalau apa yang dilakukan Anies meniru apa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017). Menurutnya, cara mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Anies dan Ahok berbeda.

“(Ahok) itu kan bertahap. Enggak sekaligus seperti Anies. Kalau sekaligus itu yang saya khawatirkan. Memilih segitu banyak orang kan enggak mudah,” pungkas Gembong.

Berbeda dari Gembong, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengapresiasi rotasi dan mutasi besar-besaran pejabat Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan Anies. Menurut dia, ada tiga syarat yang harus dipenuhi sehingga perombakan pejabat itu bisa diterima.

“Pertama, sesuai aturan. Kalau sesuai aturan ya enggak apa apa. Kedua, sesuai dengan kebutuhan di lapangan, atau dengan kata lain memang perlu ada untuk penyegaran. Ini perlu evaluasi dan seterusnya,” ujar Suhaimi kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) petang.

Ketiga, lanjut dia, harus sesuai dengan latar belakang karier dan kemampuan sang pejabat bersangkutan. Dengan kata lain, orang itu ditempatkan sesuai bidangnya dan tepat pada posisinya agar bisa mengemban amanah dengan baik.

“Kalau soal jumlah yang dimutasi, selama tidak menyalahi aturan ya tidak apa apa. Yang penting, semua perubahan baik kecil maupun besar semuanya bertujuan untuk mencapai visi misi gubernur dan Pemprov DKI,” papar Suhaimi.

Dia juga tak peduli kalau cara Anies disebut mengikuti apa yang pernah dilakukan Gubernur Ahok dengan megganti ribuan posisi pejabat dalam waktu bersamaan.

“Terserah orang ngomonglah. Menurut saya bukan masalah mengikuti atau tidaknya, tetapi kepentingan apa di balik itu? Kalau perubahan atau rotasi itu untuk mencapai sebuah target yang tinggi, enggak apa apa. Pak Anies kan punya target ‘maju kotanya bahagia warganya’,” tandas Suhaimi.

Lantas, bagaimana sebenarnya mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Gubernur Anies pada Senin lalu itu?

2 dari 4 halaman

Rotasi yang Menyisakan Plt

Pro dan kontra itu dipicu pada Senin petang, 25 Februari 2019. Ketika itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik 1.125 pejabat baru dari eselon II, III, dan IV. Sejumlah posisi yang dirotasi mulai dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) sampai Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta.

Dari seribuan lebih pejabat itu, di antaranya 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 247 administrator atau eselon III, dan 836 pengawas atau eselon IV. Anies menyebut rotasi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Menurut dia, organisasi perlu penyegaran dengan diisi oleh orang-orang baru.

“Pemprov berkepentingan untuk lakukan pembaharuan di setiap posisi yang ada. Bagi sebuah organisasi, rotasi mutasi itu wajar, karena organisasi perlu pembaruan,” kata Anies dalam sambutan pelantikan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Selain itu, Anies juga mengatakan rotasi akan menguntungkan bagi pejabat yang dipindah, karena para pejabat itu bisa menambah kemampuan di lokasi yang baru.

“Bagi pribadi di Pemprov DKI, dapat tugas baru, amanat baru yang berbeda dengan sebelumnya, ini bagian dari pengembangan skill pribadi, menambah kompetensi, keterampilan di tempat baru,” ucap Anies.

Pimpinan tinggi pratama yang dilantik Anies yaitu:

1. Riyanto sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

2. Achmad Firdaus sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.

3. Edy Junaedi sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

4. Benni Agus Chandra sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

5. Faisal Syafruddin sebagai Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta.

6. Arifin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

7. Subejo sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.

8. Theryono sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Duren Sawit.

9. Ida Bagus Nyoman Banjar sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Koja.

10. Tri Noviati sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Budi Asih.

11. Isnawa Adji sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.

12. Sahat Parulian sebagai Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

13. Vera Revina Sari sebagai Asisten Deputi Bidang Tata Ruang.

14. Jupan Royter Sahalatua sebagai Asisten Deputi Bidang Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta.

15. Yani Wahyu Purwoko sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya.

Di sisi lain, mutasi ini menyebabkan kosongnya 18 jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan ditempati pelaksana tugas (Plt). Sebanyak 16 jabatan yang kosong merupakan posisi eselon II atau pimpinan tinggi pratama, sedangkan dua jabatan yang kosong merupakan jabatan eselon I atau pimpinan tinggi madya, yaitu.

1. Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD)

2. Kepala Badan Pembina BUMD (BP-BUMD)

3. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

4. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)

5. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA)

6. Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata)

7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH)

8. Kepala Dinas Perindustrian dan Energi (PE)

9. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)

10. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup

11. Kepala Biro Perekonomian

12. Kepala Biro Administrasi

13. Direktur Utama RSUD Pasar Rebo

14. Direktur Utama RSUD Cengkareng

15. Wakil Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD)

16. Sekretaris Kota Jakarta Selatan

Dua jabatan eselon I yang kosong adalah:

1. Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman

2. Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan

Untuk diketahui, dua jabatan eselon I tersebut sebelumnya diduduki oleh Syahrul Effendi dan Sylviana Murni. Syahrul meninggalkan jabatannya karena pensiun, sedangkan Sylviana mundur dalam rangka maju sebagai Cawagub DKI Jakarta dalam Pilkada 2017.

Dalam rangka mengisi 18 jabatan yang kosong tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir, Selasa lalu mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan segera mengadakan lelang jabatan untuk 18 jabatan tersebut.

Sesuai dengan UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Apabila rekomendasi dari KASN sudah diperoleh, maka Pemprov DKI Jakarta sudah bisa mulai membuka lelang jabatan.

Dengan semua permasalahannya, jumlah pejabat yang dimutasi oleh Anies pada Senin lalu, sebenarnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mutasi yang pernah dilakukan Gubernur Ahok.

3 dari 4 halaman

Mutasi Gemuk Gaya Ahok

Mutasi dan rotasi seribuan lebih pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan pada Senin lalu banyak dikaitkan dengan hal serupa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, suksesor Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017).

Sepanjang menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota, Ahok memang kerap memutasi pejabat atau bawahannya. Bahkan, beberapa kali dalam jumlah besar. Lihat saja, Usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Rabu 19 November 2014, dia langsung bersih-bersih.

Dari catatan Liputan6.com, satu setengah bulan menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok melantik 4.800 pejabat di tingkat eselon II, III dan IV di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat 2 Januari 2015.

Nama-nama beberapa pejabat di tingkatan kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) DKI Jakarta mengalami rotasi jabatan dan sebagian ada yang dicopot karena kinerjanya kurang memuaskan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, para pejabat-pejabat tersebut yaitu Lasro Marbun, dari sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Inspektorat. Jabatan Kadisdik diiisi Arie Budhiman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Sedangkan posisi yang ditinggalkan Arie diisi oleh Purba Hutapea, yang sebelumnya menjabat sebagai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Beberapa pejabat yang mendapat promosi adalah Benjamin Bukit, dari sebelumnya sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Isnawa Adji dari sebelumnya Wakil Kepala Dinas Kebersihan menjadi Kepala Dinas Kebersihan.

Kemudian ada Ika Yuli Rahayu, dari sebelumnya menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan, Zainal Soleman dari sebelumnya Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat menjadi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Edi Nielson Sianturi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil, dari sebelumnya sebagai salah satu kepala bidang di instansi yang sama.

Selain itu, ada juga Franky Mangatas, dari Kepala Inspektorat menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan.

Sedangkan para pejabat yang dicopot alias ‘distafkan’ adalan mantan Kadis Perhubungan Muhammad Akbar, mantan Kepala BKD I Made Karmayora, dan mantan Kadis Pelayanan Pajak Iwan Setyawandi.

Pejabat DKI yang dimutasi Ahok, baik itu promosi atau demosi, adalah:

‪- Asisten Sekda Bidang Pembangunan Wiriyatmoko menjadi Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup‬.‪

– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Bambang Musyawardhana yang menjadi Wali Kota Jakarta Timur.‪

– Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Pusat Rustam Effendi menjadi Wali Kota Jakarta Utara.

‪- Sekwan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede menjadi Wali Kota Jakarta Pusat.

‪- Wakil Wali Kota Jakarta Utara Tri Kurniadi menjadi Bupati Kepulauan Seribu‬.‪

– Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budiman menjadi Kepala Dinas Pendidikan DKI‬.

‪- Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menjadi Kepala Inspektorat DKI.

– Isnawa Adji menjadi Kadis Kebersihan.‪

– Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Purba Hutapea dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

– Kepala Sudin Perumahan Jakarta Utara Ika Lestari Aji menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman‬.‪

– Kepala Dinas Kominfomas Agus Bambang Setyo Widodo menjadi Kepala Dinas Pelayanan Pajak‬.‪

– Kepala Badan Perpustakaan Agus Suradika menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah‬.‪

– Kepala Bidang Kewaspadaan Kesbangpol menjadi Sekwan DPRD DKI‬.‪

– Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda menjadi Kepala Kesbangpol‬.‪

– Kepala Inspektorat Franky Mangatas Panjaitan menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI.‪

– Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Edison Sianturi menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI.‪

– Wakil Kepala Dinas Perhubungan Benyamin Bukit menjadi Kepala Dinas Perhubungan‬.‪

– Kepala Biro Dikmental Budi Utomo menjadi Wakil Bupati Kepulauan Seribu.

Berselang setahun kemudian, Ahok kembali melantik 1.042 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terdiri dari eselon II, III dan IV. Ada enam pejabat eselon II yang dilantik menggantikan pejabat sebelumnya yang telah pensiun.

Keenam pejabat tersebut yakni Yurianto sebagai Kepala Badan Pembinaan BUMD dan Penanaman Modal, Catur Laswanto Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kemudian, Sopan Adriyanto Kepala Dinas Pendidikan, Yayan Yuhana Kepala Biro Hukum, Subagyo Wakil Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, serta Suriyanto Wakil Kepala Dinas Pendidikan.

“Saya dengan resmi melantik saudara, sebagai pejabat tinggi pratama, adiministrasi, dan pengawas di lingkungan Provinsi DKI Jakarta. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab,” kata Ahok di halaman Balai Kota Jakarta, saat pelantikan para pejabat itu, Jumat 8 Januari 2016.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Istri Sandiaga Uno Kampanyekan Visi Misi Capres 02 ke Emak-emak

Sidoarjo – Istri Cawapres Sandiaga Uno, Nur Asia ikut turun gunung untuk mengampanyekan visi misi suaminya. Layaknya Sandi hampir di setiap kampanyenya. Di Sidoarjo Nur juga berbicara soal perekonomian bangsa.

“Untuk memperbaiki perekonomian bangsa merupakan program utama Sandiaga Uno. Terutama ekonomi kerakyatan. Kalau perlu usaha emak-emak Sidoarjo ini di ekspor ke luar negeri,” kata Nur kepada wartawan, Senin (25/2/2019).

Di kabupaten berjuluk Kota Delta, Nur mengunjungi rumah Butik Beescarf Hijab di Perumahan Taman Pondok Jati C 5, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Ia tiba sekitar pukul 09.45 WIB. Kehadiran wanita yang mengenakan kemeja biru itu disambut hangat oleh emak-emak.


“Prabowo Subianto Presiden, Sandiaga Uno wakil Presiden, Prabowo-Sandiaga menang- menang,” teriak emk-emak.

Sukacita emak-emak semakin sempurna setelah Nur Asia menyebut mereka sebagai kelompok yang kreatif. Kelompok yang secara aktif turut serta memajukan perekonomian bangsa.

“Kedatangan ke Pondok Jati ini ingin menemui emak-emak yang kreatif dan mandiri,” imbuh Nur.

Pemilik Butik Lestari Wilujeng (46) mengatakan, kehadiran Nur Asia di tempatnya merupakan kebanggaan besar. Ia juga mengapresiasi niat mulia Nur Asia yang ingin membantu sang suami meningkatkan perekonomian bangsa dengan lebih memperhatikan para pemilik usaha kecil.

Tidak hanya membuat dirinya bangga, menurut Lestari, kehadiran Nur juga menumbuhkan harapan dan semangat emak-emak untuk lebih kreatif lagi. “Masyarakat yang memiliki usaha kecil seperti ini masih perlu bimbingan. Kedatangan Ibu Nur Asia Uno mampu memberikan semangat bagi emak-emak yang memiliki usaha sendiri dan mandiri di Sidoarjo,” tandas Lestari.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

My Stupid Boss 2 Janjikan Petualangan Seru Reza Rahadian dan BCL

Liputan6.com, Jakarta – Akting Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari (BCL) akan kembali tersaji melalui film My Stupid Boss 2.

Pasangan ini sukses mendapatkan lebih dari 3 juta penonton di sekuel pertamanya, My Stupid Boss. Kini Reza Rahadian kembali dengan karakter Bossman yang terkenal dengan jargon ‘tempe bener!’. 

Film yang diangkat dari novel karya chaos@work ini, akan kembali menceritakan kisah konyol Bossman (Reza Rahadian) dan Kerani (BCL). Upi pun kembali dipercaya menyutradarai sekuel film My Stupid Boss 2.

Untuk menghilangkan rasa penasaran pecinta film Indonesia, Falcon Pictures secara resmi merilis trailer dan poster film My Stupid Boss 2, bersamaan.

2 dari 3 halaman

Sutradara Penasaran

Upi yang menyutradarai film ini mengungkapkan, penasaran dengan respon dari masyarakat. “Perasaannya penasaran banget pengen tahu reaksi orang setelah melihat trailernya. Karena di My Stupid Boss 2 ini kita kasih petualangan yang berbeda lagi,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Reza Rahadian, si pemeran Bossman. ”Semoga responnya positif dan trailer tersebut bisa memberikan satu tampilan yang mengajak penonton untuk menonton dibioskop sehingga ini menjadi sebuah produk yang sangat menarik,” katanya.

3 dari 3 halaman

Tayang 28 Maret 2019

BCL juga memiliki harapan yang sama dengan Upi dan Reza Rahadian. ”Mudah-mudahan penggemar film My Stupid Boss 2 makin kangen sama Bossman dan Kerani dan the gank, serta semakin banyak yang penasaran sama kelanjutan keseruan gank ini,” harapnya.

Selain Reza Rahadian dan BCL, Film My Stupid Boss 2 yang akan tayang serentak 28 Maret 2019, juga masih diperankan oleh pemeran lamanya seperti Chew Kin Wah, Atikah Suhaime, Alex Abad, dan Melisa Karim.

Ada juga tokoh baru yang diperankan oleh Moergan Oey, Verdy Sulaiman, dan Iedil Putra yang menggantikan Bront Palarae. (Fimela.com/ Puput Puji Lestari)

Lady Gaga dan Bradley Cooper Akan Tampil di Oscar 2019

Liputan6.com, Hollywood – Queen+ Adam Labert dipastikan akan membuka ajang penghargaan Academy Awards atau Oscar 2019.

Band pemilik hits “We Will Rock You” ini akan memanaskan panggung Oscar 2019. Melalui twitter, @TheAcademy, mengumumkan kabar tersebut.

Kehadiran Queen tentunya akan membuat gelaran Oscar 2019 fenomenal. Terlebih film Bohemian Rhapsody yang mengisahkan biopik perjalanan Freddie Cs masuk sebagai nominee di 5 kategori berbeda.

Selain Queen, Bradley Cooper dan Lady Gaga juga akan memeriahkan Oscar 2019 yang digelar Minggu (24/2/2019) malam waktu Amerika atau Senin besok pagi waktu Indonesia.


2 dari 3 halaman

Bawakan Lagu Shallow

Mereka juga akan membawakan lagu “Shallow” yang masuk dalam nominasi Best Original Song.

Hal tersebut diungkap melalui akun Twitter resmi @TheAcademy. “Cooper. Gaga. “Shallow.” #Oscars,” tulis akun @TheAcademy, dikutip NME, Sabtu (2/2/2019).

3 dari 3 halaman

Lady Gaga Kandidat Peraih Oscar?

Nominasi yang diumumkan 22 Januari 2019 mengumumkan bahawa Lady Gaga masuk sebagai kandidat pemenang Piala Oscar 2019 untuk kategori Aktris Utama Terbaik, berkat aktingnya di film A Star is Born.

Tak hanya itu, lagunya yang berjudul “Shallow” yang ia kerjakan bersama Mark Ronson, Anthony Rossomando dan Andrew Wyatt, masuk dalam kategori Original Soundtrack Terbaik di Piala Oscar 2019. Dilangsir dari E!, Lady Gaga, adalah orang pertama yang mendapatkan nominasi Piala Oscar di dua kategori ini. (Fimela.com/ Puput Puji Lestari)

Ini 2 Animator Indonesia yang Sukses Tembus Oscar 2019

Liputan6.com, Hollywood – Sineas asal Indonesia berhasil menembus Oscar 2019. Bukan sebagai pribadi, namun tim dalam animator film Ready Player One dan Avengers: Infinity War yang masuk dalam nominasi efek visual terbaik. Mereka adalah Rini Sugianto dan Ronny Gani.

Seperti dilansir dari The Guardian, Ready Player One diadaptasi dari novel berjudul yang sama karya Ernest Cline. Setelah dipublikasi, Ready Player One ternyata menjadi salah satu buku terlaris dan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa dan kini diadaptasi menjadi film oleh Steven Spielberg.

Steven Spielberg butuh waktu 10 tahun untuk menulis naskah Ready Player One, yang akhinya sudah dirilis pada 29 Maret kemarin. 

Ready Player One bercerita tentang Wade Watts, seorang remaja berusia 18 tahun yang hidup di Columbus, Ohio pada 2045. Satu-satunya waktu Wade (Tye Sheridan) benar-benar terasa hidup ketika ia pergi ke Oasis, sebuah dunia maya yang imersif tempat sebagian besar manusia menghabiskan hari-harinya.

2 dari 3 halaman

Rini Sugianto

Di balik kesuksesan film ini ada Rini Sugianto yang berbasis di California, AS dan Ronny Gani yang tinggal di Singapura. “Iya, saya ikutan dalam penggarapan film ini tahun lalu sekitar tiga bulan ya,” kata Rini Sugianto dikutip dari VOA Indonesia.

Rini, yang pada waktu itu masih bekerja perusahaan Industrial Light and Magic yang merupakan anak perusahaan dari Lucas Film di California, bertanggung jawab sebagai animator yang menggerakkan karakter-karakter dalam film Ready Player One.

Ia mengaku tidak kaget jika film ini mendapat nominasi Oscar 2019, mengingat efek visual yang banyak terlihat dan proses pengerjaannya yang cukup lama. “Senang yah, kalo dinominasi dari hasil kerja keras kita,” katanya.

3 dari 3 halaman

Ronny Gani

Sementara Ronny Gani adalah animator film Avengers: Infinity War. Ronny menyadari bahwa tantangan pekerjaannya sangat besar.

Karena, ia mengerjakan proyek film superhero Marvel yang banyak dinanti para fans.

“Jadinya saya juga mempersiapkan diri untuk memberikan yang terbaik dalam karya-karya saya dan setiap hari waktu ngerjain juga saya terus bilang ke diri saya kalau ‘okay, this is a big one, I have to give all my best and be positive, be creative to push the works to be better and better,’” kata Ronny. (Fimela.com/ Puput Puji Lestari)

Upi Avianto Siapkan Petualangan Beda di ‘My Stupid Boss 2’

Jakarta – ‘My Stupid Boss’ berhasil menarik 3 juta penonton di tahun 2016. Kesuksesan itu pun membawa kembalinya Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari.

Hari ini, Falcon Pictures merilis trailer perdana ‘My Stupid Boss 2’. Dari sana sudah terlihat sebuah kisah yang berbeda disiapkan.

“Pengen banget tahu reaksi orang setelah melihat trailernya. Karena My Stupid Boss 2 ini kita kasih petualangan yang berbeda,” kata sutradara Upi Avianto.

Menurutnya, bakal ada kejutan lain juga yang sudah dipersiapkan. Terlebih film kedua ini juga punya kisah yang benar-benar baru.

“Ada kejutan dan petualangan berbeda, lebih chaotic,” tukasnya.
Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari kembali duet dalam film ‘My Stupid Boss 2’. Falcon Pictures kini merilis poster dan trailer resmi film yang diangkat dari novel karya chaos@work.

‘My Stupid Boss 2’ kembali menceritakan kisah konyol tentang sosok Bossman (Reza Rahadian), Kerani (Bunga Citra Lestari), dan kehidupan karyawan di kantor tersebut. Dalam trailer berdurasi 2 menit 19 detik, menampilkan karyawan di pabrik Bossman yang mengundurkan diri.
(nu2/tia)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Belasan Mahasiswa Desak Prabowo Kembalikan Lahan HTI di Gayo

Liputan6.com, Banda Aceh – Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Gayo Merdeka meminta Prabowo Subianto untuk mengembalikan lahan yang ada di kawasan Aceh Tengah dan Bener Meriah kepada masyarakat.

Para pendemo yang mengusung sejumlah poster bertuliskan “Prabowo Kembalikan Tanah Kami” dan beraksi di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat.

“Kami minta Prabowo Subianto dengan izin hutan tanaman industri (HTI) yang dikuasai oleh PT Tusam Hutan Lestari dapat segera dikembalikan ke masyarakat,” kata koordinator aksi Gayo Merdeka, Muhammaddinsyah di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/2/2019).

Ia menjelaskan, penguasaan hak atas tanah di Gayo adalah hak mutlak masyarakat Gayo yang tidak boleh dihilangkan, dikurangi, dialihkan dan dikuasai oleh oknum yang memiliki modal.

Ia menyebutkan, penguasaan tanah 93.300 hektare di Aceh Tengah dan Bener Meriah harus segera dikembalikan ke masyarakat Gayo.

“Aksi yang kami gelar ini juga bagian menyuarakan kepentingan rakyat di mana kehadiran perusahaan tersebut belum memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ucap Muhammaddinsyah seperti dikutip Antara.

2 dari 3 halaman

Pengembalian Semua Keuntungan

Pihaknya meminta Prabowo untuk segera mengembalikan tanah tersebut kepada rakyat Gayo, dan meminta PT THL angkat kaki dari daerah tersebut serta meminta maaf kepada rakyat setempat.

“Kami juga meminta mengembalikan semua keuntungan yang selama ini diterima diberikan kepada masyarakat,” ujar Muhammaddinsyah.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan kembali menggelar aksi serupa jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: