VIDEO: Warga Gorontalo Lepas Buaya ke Jalan, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta Seekor buaya sepanjang satu meter sengaja dilepaskan warga Gorontalo di jalan yang penuh kubangan air. Ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sikap pemerintah yang tak juga memperbaiki jalan di sekitar tempat tinggal mereka.

Setelah Washington Brandao, Persela Kembali Lepas dua Pemain Asing

LamonganPersela Lamongan kembali melepas pemain asing. Pemain Argentina Jose Sardon dan pesepakbola Brasil Jairo Rodrigues dicoret dari skuat Laskar Joko Tingkir.

Keputusan tersebut diambil karena kualitas kedua pemain asal Amerika Latin itu dinilai tak bisa memenuhi kebutuhan Persela.

“Hari ini hanya Kei (Hirose) yang latihan, yang lainnya memang tidak kita perpanjang,” kata Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, usai memimpin latihan di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (15/4/2019).

“Berdasarkan evaluasi, selama dua bulan latihan di sini dan berkompetisi di Piala Presiden, mereka tereliminasi,” dia menambahkan.

Persela pun sedang berburu pemain baru, tapi namanya masih disimpan.

“Sekarang kita sedang mengejar pemain asing yang kualitasnya lebih dari pemain yang kita coret,” ucap Aji.

“Belum pernah main di sini, semua baru, cuma belum bisa saya sebutkan namanya dan dari mana, yang jelas sudah ada pemain yang akan kita datangkan, dan masih dalam negosiasi,” ujarnya.

Selain berburu pemain asing, Persela juga tengah menyeleksi beberapa pemain lokal, diantaranya adalah Delvin Rumbino dari Perseru, Fander dari Persewar, Marcel dari Persipura dan Ismail Haris dari PSIM Yogyakarta.

(cas/nds)


Pesawat Tabrak Helikopter di Bandara Nepal Saat Lepas Landas, 3 Orang Tewas

Liputan6.com, Kathmandu – Sebuah pesawat dilaporkan berbelok dari landasan pacu dan menabrak helikopter stasioner di Bandara Lukla, pintu gerbang utama ke wilayah Everest.

Menurut laporan BBC, Minggu (15/4/2019), tiga orang tewas dalam kecelakaan pesawat di lapangan udara Nepal yang dianggap sebagai salah satu bandara paling berbahaya di dunia.

Landasan pacu pendek dan dikelilingi oleh pegunungan, konon membuat pesawat sangat sulit untuk lepas landas dan mendarat.

Pilot pesawat dan dua polisi yang berdiri di dekat helikopter tewas. Sementara tiga orang lainnya terluka.

Kedua pesawat cielaka di bandara Nepal itu diketahui milik perusahaan yang beroperasi membawa para pendaki, wisatawan dan penduduk setempat ke wilayah Everest.

Alasan kecelakaan yang terjadi Sabtu 13 April waktu setempat itu belum dapat dipastikan. Para pejabat mengatakan cuaca bagus dan penerbangan kemudian melanjutkan operasi mereka.

Saksi mata kecelakaan di bandara Nepal, Bikram Raj Bhandari mengatakan kepada BBC: “Saya mendengar ledakan dari kejauhan dan berlari ke bandara untuk melihat apa yang terjadi. Ada asap di sekelilingnya.”

Lepas Personel BKO Pengamanan TPS, Begini Pesan Kapolda Jabar

Liputan6.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto melepas sebanyak 678 personel bawah kendali operasi (BKO) polres jajaran di wilayahnya untuk membantu pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilpres dan Pileg 2019.

Pelepasan itu dilakukan dalam apel pergeseran pasukan personel satgas operasi mantap Brata Lodaya 2018 dan personel pengamanan TPS BKO Polres jajaran Polda Jabar di Mapolda Jawa Barat, Minggu (14/4/2019).

Agung menyatakan bahwa Personel BKO pengamanan TPS akan bergeser ke polsek-polsek dan TPS yang sudah diploting sebelumnya sesuai arahan Kapolres.

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa personel  yang tidak melaksanakan pengamanan TPS agar tetap melaksanakan tugas dan melakukan pekerjaan seperti  biasa.

“Di samping itu, tingkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat, sehingga terwujud kerjasama dan koordinasi  yang baik dalam melaksanakan pengamanan tempat pemungutan suara. Antisipasi dan selalu menjaga kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang akan membuat kekacauan, kerusuhan dan tindakan anarkis,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Agung, Polda Jabar menggeser pasukan ke wilayah-wilayah satu hari lebih awal. Pertimbangannya, agar para personel Polri petugas pengamanan TPS dan satuan penugasan lainnya cepat untuk menyesuaikan diri dan berkoordinasi dengan petugas TPS serta stakeholder setempat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan bahwa pihaknya mengerahkan personel sebanyak 678 personel untuk membackup 116. 626 TPS dan 2.182 personel yang dilibatkan sebagai Satgas Operasi Mantap Brata Lodaya Pemilu 2019.

Personel tersebut, kata Truno, terdiri dari Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamselticbar, Satgas tindak, Satgas Gakkum dan Satgas Bantuan, yang bertugas di masing-masing Polres / TA.

“Operasi ini berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 15 sampai dengan 18 April 2019,” ujar Truno.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sembilan bandar narkoba jaringan Jawa Timur divonis hukuman mati oleh PN Palembang. Vonis ini diapresiasi oleh Kapolda Sumatera Selatan.

Rantai Motor Lepas, Nasib Sial Lorenzo di MotoGP 2019 Masih Berlanjut

Liputan6.com, Austin – Apes. Kata itu cocok untuk menggambarkan nasib yang sedang dialami pembalap Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo sepanjang MotoGP 2019.

Pada saat menjalani start MotoGP Argentina, dua pekan lalu, dia malah memencet tombol pit limiter, bukannya tombol start. Tentunya, kesalahan tersebut membuat motornya berjalan pelan seperti berada di dalam pit.

Kesialan Lorenzo terus berlanjut saat sesi kualifikasi MotoGP Austin di Circuit of The Americas (COTA), Sabtu (14/4/2019) atau Minggu dini hari WIB. Kali ini, dia bermasalah dengan rantai motornya.

“Rantainya lepas, jadi saya tidak dapat melanjutkan (di awal). Saya harus meminggirkan motor di pit wall dan saya harus mengambil motor yang lain,” ucap Lorenzo, seperti dikutip Motor Sport.

Karena masalah tersebut, Lorenzo berlari untuk mengambil motor kedua, tapi banyak memakan waktu. Alhasil, dia akan memulai balapan MotoGP Austin dari posisi ke-11, lebih lambat 1,596 detik dari Marc Marquez, yang meraih pole.

Disebut Mau Lepas Saham, Ini Kata Traveloka

Jakarta – Salah satu perusahaan rintisan Traveloka disebut akan melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menanggapi hal tersebut, PR Director Traveloka Sufintri Rahayu menjelaskan jika aksi korporasi seperti IPO adalah hal yang positif untuk perusahaan.

“Untuk Traveloka sendiri, kami masih menjajaki peluang, namun belum ada rencana dan program dalam jangka pendek untuk melepas saham kami,” ujar Sufintri dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (10/4/2019).

Dia mengungkapkan, saat ini pihak Traveloka sedang melakukan pengembangan platform untuk memberikan layanan yang baik bagi pelanggan.

“Kami saat ini fokus mengembangkan platform yang memberikan layanan travel dan lifestyle terintegrasi,” ujarnya.

Sebelumnya Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna mengisyaratkan jika ada unicorn asal Indonesia yang akan melantai di bursa.

“Kalau kemarin saya ketemu dengan salah satu unicorn dan sempat diskusi, intinya mereka tertarik untuk go public di bursa,” ujar Nyoman.

Dia menjelaskan saat ini ada hal yang perlu didiskusikan terkait pajak. Diskusi tersebut dilakukan dengan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Saat ditanyakan unicorn tersebut, Nyoman menjawab Traveloka. Sebuah perusahaan teknologi yang melayani penjualan tiket hotel sampai tiket pertunjukan.

“Traveloka,” ujar Nyoman.

Nyoman mengatakan, pihak BEI sudah mengundang Traveloka pada minggu lalu untuk berdiskusi terkait rencana IPO ini.

(kil/ang)

Banjir Indramayu Meluas, Siswa SMP Jalani USBN Sambil Lepas Sepatu

Liputan6.com, Indramayu – Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk di Kabupaten Indramayu Jawa Barat semakin meluas. Banjir merendam lima Kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Sejumlah aktivitas masyarakat terancam lumpuh bahkan tidak berjalan. Seperti pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Ratusan siswa kelas IX SMPN 3 Sindang, Kabupaten Indramayu, terpaksa mengikuti USBN di dalam kelas yang tergenang banjir, Selasa (9/4). Banjir berasal dari sungai Cimanuk lama, yang lokasinya persis di depan sekolah tersebut, yang kondisi debitnya kini sedang naik.

Banjir menggenangi semua ruang kelas di sekolah tersebut, termasuk ruang guru dan tata usaha. Ketinggian air rata-rata sekitar 20 sentimeter. Sedangkan di lorong kelas maupun lapangan sekolah, ketinggian banjir di kisaran 30 – 50 sentimeter.

Para siswa terpaksa melepaskan sepatu mereka di tengah mengerjakan soal USBN. Pihak sekolah mengimbau agar kaki siswa nangkring di atas kaki meja agar mereka tidak kedinginan dan sakit.

Para siswa mengaku tak nyaman dengan kondisi tersebut. Mereka berharap agar banjir segera surut.

“Kaki dingin dan gatal. Mengerjakan soal pun jadi tidak konsen,” kata seorang siswa, Juliana, yang dibenarkan oleh para siswa lain di sekelilingnya.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Sindang, Gaib, mengatakan, pada Selasa pagi, banjir hanya menggenangi halaman sekolah. Namun kemudian air dengan cepat menggenangi lorong kelas dan semua ruangan yang ada di sekolah.

“Para siswa tidak kami liburkan, mereka mengikuti ujian seperti biasa. Hanya kelas VII dan VIII yang diliburkan karena ruang kelasnya dipakai kelas IX untuk ujian,” sebut Gaib.

Dia menyebutkan, jumlah siswa yang mengikuti USBN mencapai 253 siswa. Mereka mengikuti ujian sejak Senin, 8 April 2019 dan akan berakhir pada Sabtu, 13 April 2019.

Ramai di Medsos, Surat ‘UGM Lepas Tangan ke Mahasiswa Peserta KKN’

Sleman – Surat persetujuan orangtua yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM) viral di media sosial. Surat itu berisi enam poin pernyataan berkaitan dengan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).

Surat ini viral setelah diunggah oleh akun @askmenfess di Twitter pada tanggal 4 April kemarin. Postingan yang diunggah pada pukul 20.26 WIB tersebut langsung menjadi perbincangan hangat netizen. Setidaknya postingan itu diretweet 57 kali dan disukai 68 akun.

“[askMF] maaf blm di folbek tubie, ad yg nge up ini? jadi ini buat ngehindarin kasus kaya 4gni kalo misalnya terjadi lagi. gmn menurut kalian? *dpt dr igstrory temen,” tulis akun @askmenfess seperti dilihat detikcom, Jumat (5/4/2019).

Di dalam surat tersebut, tertera enam poin pernyataan yang harus disetujui oleh orangtua atau wali peserta KKN-PPM UGM. Pernyataan yang dianggap bermasalah ada di poin keempat dan keenam.

Berikut enam poin pernyataan yang harus ditandatangani orangtua atau wali peserta KKN-PPM:

1. Mengetahui dan menyetujui bahwa mahasiswa tersebut di atas mendaftarkan diri sebagai peserta KKN-PPM UGM
Periode:…
Lokasi:..

2. Mengetahui dan memahami segala anggaran, kejadian dan resiko yang timbul dari pelaksanaan KKN-PPM UGM pada lokasi pilihan mahasiswa tersebut di atas.

3. Sanggup menanggung biaya mahasiswa tersebut di atas yang mungkin timbul selama pelaksanaan KKN-PPM UGM.

4. Apabila terjadi sakit/musibah pada pelaksanaan kegiatan KKN-PPM merupakan bagian dari resiko kegiatan di luar kampus.

5. Mendukung pelaksanaan kegiatan KKN-PPM UGM pada mahasiswa tersebut di atas baik secara moril/materiil.

6. Segala kejadian, musibah/sakit dan resiko yang timbul dari pelaksanaan KKN-PPM UGM pada mahasiswa tersebut di atas, saya selaku orang tua/wali tidak akan menuntut kepada Universitas Gadjah Mada.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM), Iva Aryani, membenarkan bahwa surat tersebut sempat dikeluarkan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM. Kini surat tersebut telah dicabut.

“(Surat persetujuan orangtua) dari Pengabdian Masyarakat, Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (UGM),” ujar Iva saat dihubungi detikcom, Jumat (5/4/2019).

“Sejak kapannya (surat tersebut beredar) kurang tahu, yang pasti begitu kita tahu ada itu,” lanjutnya.
(ush/sip)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cuci Gudang, Solskjaer Akan Lepas 6 Pemain MU

Dikutip dari The Daily Mail, Solskjaer akan melepas enam pemainnya pada akhir musim 2018/19 ini. Dari enam nama yang akan dilepas, empat di antaranya adalah pemain yang berposisi di lini pertahanan.

Antonio Valencia dan Matteo Darmian bakal dilepas karena kontraknya habis pada akhir musim. Sementara, Marcos Rojo kesulitan mendapat tempat utama dan lebih sering mengalami cedera.

Satu nama lagi pemain belakang yang akan dilepas adalah Eric Bailly. Hanya saja, Solskjaer disebut masih belum membuat keputusan final terkait pemain asal Pantai Gading. Sebab, dia masih punya potensi yang besar.

Di luar empat pemain belakang, ada dua gelang yang akan dilepas yakni Ander Herrera dan Juan Mata. Dua pemain asal Spanyol tersebut kontraknya bakal habis pada akhir musim. Sejauh ini, negosiasi kontrak baru masih buntu.

Real Madrid Bersedia Lepas Varane dengan Syarat

Meski tidak bakal dijual, bukan berarti Real Madrid tak mengizinkan Varane pergi. Seperti dilansir Goal, Rabu (3/4/2019), Los Blancos bersedia melepas pemenang Piala Dunia 2018 itu.

Tapi, Real Madrid mengajukan satu syarat. Klub raksasa Spanyol tersebut akan memberikan Varane jika ada klub yang berani menebus klausul pelepasannya.

Klausul pelepasan Varane sebesar 429 juta pound atau sekitar Rp 8 triliun.