Lebih Afdal Mana, Salat Tarawih Berjemaah atau Sendiri?

Liputan6.com, Jakarta Salat tarawih tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid di zaman Nabi Muhammad SAW seperti sekarang ini. Kebiasaan salat tarawih berjemaah baru dilaksanakan di zaman khalifah Umar bin Khattab.Para ulama juga berbeda pendapat apakah seharusnya salat tarawih dilaksanakan secara berjemaah atau sendiri-sendiri di malam Ramadan. Adanya beberapa pendapat ini didasari berbagai alasan.

Dikutip dari www.nu.or.id, Imam al-Syafi’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad bin Hanbal dan jumhur ulama Syafi’iyyah dan sebagian pengikut Imam Malik dan lainnya berpendapat bahwa salat tarawih lebih utama dilakukan secara berjemaah.

Alasan yang dipakai adalah: 1. Mengikuti perintah Umar bin Khatab ra sebagaimana hadis-hadis yang sudah diriwayatkan terdahulu. 2. Melaksanakan amalan para sahabat Nabi r.a 3. Melestarikan amalan kaum muslimin Timur dan Barat. 4. Karena termasuk perbuatan mensyi’arkan Islam, sebagaimana halnya salat Idul Fitri dan Idul Adha.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Imam at Thahawi berpendapat berjemaah dalam salat tarawih hukumnya wajib kifayah. Namun, Imam Malik Abu Yusuf dan sebagian kecil pengikut Syafi’iyyah berpendapat bahwa salat berjemaah tarawih hukumnya “lebih utama dilaksanakan sendiri tanpa berjemaah.”

Ijtihadnya didasari beberapa alasan, temasuk sabda Nabi Muhammad Saw.عن يسر بن سعيد ان زيد بن ثابت قال: افضل الصلاة صلاتكم في بيوتكم الاصلاة المكتوبة. رواه الترمذى

Artinya: hadis riwayat dari Yusrin bin Said bahwasanya Zaid bin Tsabit berkata: “Paling utama-utamanya salat adalah salat kalian dikerjakan di rumah kecuali salat fardu”.

Pengikut Imam Malik, bertanya kepadanya: Bagaimana Imam Malik melakukan qiyamul lail di bulan Ramadan, lebih disukai yang mana, berjemaah dengan orang banyak atau dilaksanakan sendiri di rumah? Imam Malik menjawab, kalau dilaksanakan sendiri di rumah itu kuat dan lama. Saya lebih suka. Tetapi kebanyakan kaum muslimin tidak kuat dan malas melaksanakan salat sendiri di rumah.

Imam Turmudzi dan Imam Rabiah melaksanakannya sendiri di rumah, begitu juga ulama-ulama lain. Sementara Imam Malik lebih suka dan lebih senang melakukan salat sunah sendiri di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *