Ronaldo: Serie A Lebih Sulit Ketimbang Premier League dan LaLiga

TurinCristiano Ronaldo punya start oke di Serie A musim ini. Tapi, bagi Ronaldo, kompetisi saat ini lebih sulit ketimbang Premier League dan LaLiga.

Ronaldo memutuskan pindah ke Italia untuk bermain bagi Juventus musim panas lalu. Sejauh ini debut Ronaldo terbilang oke karena dia mampu bikin 19 gol dari 26 penampilan di seluruh kompetisi.

Pemain Portugal itu juga berperan membawa Juve berlari sendirian di puncak klasemen dengan keunggulan 18 poin atas Napoli di posisi kedua. Memang sejauh ini relatif tak ada hambatan untuk Ronaldo beradaptasi dengan Italia.

Meski demikian, yang terlihat tidak semudah apa yang dijalani Ronaldo di atas lapangan. Ronaldo menyebut dirinya harus lebih kerja keras untuk bisa mencetak gol dan juga meraih kemenangan di Italia. Ini disebabkan gaya defensif sebagian besar klub-klub Italia

“Saya beradaptasi dengan baik di Italia dan ini adalah liga paling sulit – paling sulit untuk para penyerang,” ujar Ronaldo seperti dikutip Sportskeeda.

“Ini liga yang paling sulit untuk sayas, penuh pemain berkualitas,” sambungnya.

“Saya kaget begitu banyak pemain berkualitas di Liga Italia, mereka sangat bagus.”

Ronaldo memang dikenal punya rasio gol yang luar biasa saat dia memperkuat Manchester United dan juga Real Madrid. Dia mencetak 118 gol dari 292 laga bersama MU dan 450 gol dari 438 laga bareng Madrid.

“Menurut saya segalanya berjalan dengan baik. Lebih sulit mencetak gol di Liga Italia ketimbang Liga Spanyol. Liga Spanyol lebih terbuka, tim-tim berani mengambil risiko. Di sini tidak begitu banyak.”

“Prioritas tim-tim di sini bertahan lalu menyerang. Tapi beda halnya dengan Spanyol. Permainan lebih terbuka di Spanyol. Liga Inggris di mana saya bermain selama lima tahun juga sama saja,” demikian Ronaldo.

(mrp/cas)

Untuk Pertama Kalinya MU Era Solskjaer Kalah di Premier League

JakartaArsenal memberi goresan luka untuk Ole Gunnar Solskjaer. Untuk pertama kalinya Manchester United kalah di Premier League di bawah asuh Solskjaer.

MU kalah 0-2 dalam lawatannya ke markas Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (10/3/2019) malam WIB. Setan Merah kebobolan lewat tembakan jarak jauh Granit Xhaka dan penalti Pierre-Emerick Aubameyang.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Solskjaer di Premier League sejak menukangi MU. Sebelumnya, manajer dengan julukan The Baby-Faced Assassin itu belum kalah: 10 menang dan dua imbang.


Di tangan Solskjaer, MU juga lebih produktif dan bagus di pertahanan dengan mencetak 29 gol dengan 11 kali kebobolan dari 13 laga. Sebelumnya, MU mencatatkan jumlah gol yang sama dari 17 pertandingan dan kebobolan 29 kali.

Jika ditotal ke seluruh ajang, kekalahan ini adalah yang kedua untuk Solskjaer. Pria 46 tahun itu menelan kekalahan pertamanya saat MU tumbang 0-2 dari Paris Saint-Germain di leg pertama 16 besar Liga Champions.

(ran/din)

Premier League Juga Selidiki Dugaan Pelanggaran FFP oleh City

ManchesterPremier League tak tinggal diam terkait dugaan pelanggaran Financial Fair Play oleh Manchester City. Otoritas liga tertinggi di Inggris itu bakal menyelidiki City.

City kini tengah diselidiki oleh UEFA karena dianggap melanggar aturan FFP. City diduga menggelembungkan dana sponsor dari kantung pribadi pemilik klub Sheikh Mansour sehingga kondisi keuangannya sehat.

Selain itu, City disebut memanipulasi laporan pembayaran gaji mantan manajernya Roberto Mancini. UEFA akan segera mengumpulkan bukti-bukti dan jika City bersalah, maka mereka akan dicoret dari kompetisi Eropa musim depan.

Kasak-kusuk soal pelanggaran FFP itu juga sampai ke telinga pengurus Premier League. Demi menjernihkan segala rumor yang ada, Premier League pun akan menyelidiki kebenaran tuduhan itu termasuk memeriksa kemungkinan pelanggaran terkait kepemilikan pemain di pihak ketiga dan perekrutan pemain akademi.

“Premier League sebelumnya juga sudah menghubungi Manchester City untuk mendapatkan informasi terkait tuduhan yang ada belakangan ini dan sedang berkomunikasi dengan pihak klub,” demikian pernyataan resmi Premier League.

“Liga punya aturan ketat terkait finansial dan juga di sektor perekrutan pemain akademi dan kepemilikan pihak ketiga.”

“Kami sedang menyelidiki hal ini dan akan memberikan kesempatan Manchester City untuk menjelaskan segala permasalahan serta detil di sekitar mereka.”

(mrp/mrp)

Striker Chelsea Klaim Sarri Tetap Didukung Pemain

London – Posisi Maurizio Sarri di mata pemain Chelsea diyakini aman. Hal ini disampaikan oleh striker The Blues, Pedro.

Para pemain Chelsea dalam beberapa tahun terakhir disebut memiliki pengaruh besar pada masa depan manajer di Stamford Bridge. Terbukti beberapa manajer tak bisa bertahan lama karena disebut berseteru dengan beberapa pemain The Blues.

Sebut saja Jose Mourinho, kemudian ada juga suksesornya yakni Antonio Conte.

Sarri disebut menghadapi masalah serupa. Indikasi akan adanya masalah makin menguat setelah Kepa Arrizabalaga dengan berani membangkang perintah Sarri di laga final Piala Liga Inggris lawan Manchester City.

 Namun Pedro dengan tegas membantah kabar itu. Ia mengatakan semua pemain kompak berada di belakang manajer asal Italia itu.

“Kami selalu bersamanya. Kami selalu berbicara tentang semua masalah yang kami miliki,” kata Pedro, seperti dilansir ESPN, Kamis (28/2/2019). 

“(Sarri) harus membuat keputusan (dengan Kepa). Ia telah melakukan itu dan kami hanya menghormatinya karena kami selalu menghormati semua manajer,” tegas pemain Chelsea itu.

2 dari 2 halaman

Harus Bersatu

Sebelumnya bintang Chelsea yakni Eden Hazard juga telah menyuarakan dukungan kepada Sarri.

“Kami semua bersama dengan pelatih. Saya tahu bulan ini sedikit berat, tapi kami harus bersatu, tetap bersama, jika kami inign melakukan sesuatu pada akhir musim,” ujar Hazard dalam situs resmi klub.

“Pada saat ini, kami sedikit mengalami tekanan karena para fans ingin kami berada di empat besar, tapi kami adalah Chelsea dan mampu mengatasi tekanan itu. Kami akan memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Solskjaer Akan Kembali Mainkan Wonderkid MU

Jakarta Manajer interim Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, mengisyaratkan bakal kembali memainkan wonderkid James Garner. Sebab, Setan Merah sedang mengalami krisis gelandang. 

Garner menjadi debut sebagai pemain profesional saat MU menang 3-1 atas Crystal Palace, Rabu (27/2/2019). Pemain berusia 17 tahun itu masuk menggantikan Fred pada menit ke-89.

“Kami telah menantikan kesempatan memainkan Garner. Tentu saja, cedera Nemanja Matic dan Ander Herrera membuat peluang Garner bermain lebih besar,” kata Solskjaer.

“Akan tetapi, dia berpotensi menjadi gelandang tengah hebat. Kita akan melihatnya kembali bermain. Kami mungkin akan memainkannya saat melawan Southampton pada akhir pekan ini,” lanjut Solskjaer.

Sejak ditangani Solskjaer, MU telah memberikan debut profesional kepada dua pemain. Selain Garner, sebelumnya Tahith Chong juga menjalani debut ketika melawan Reading di Piala FA, awal Januari 2019.

“Kami adalah Manchester United. Kami memiliki skuad berkualitas dan akan terus memunculkan pemain. Setiap tim di liga pasti akan menghadapi masalah cedera pada periode krusial seperti sekarang,” ujar Solskjaer.

Sumber: manutd.com

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Fokus City Bukan ke Liverpool, tapi Lawan Berikutnya

JakartaManchester City memilih tak mengarahkan pandangan ke Liverpool yang jadi rival utama dalam persaingan gelar Premier League. City fokus selangkah demi selangkah.

Tak seperti musim lalu di mana City dominan hingga menjuarai Premier League, kali ini mereka jadi tim pengejar. The Citizens sementara ada di belakang Liverpool yang memimpin.

City mengoleksi 68 poin dari 28 laga di posisi dua. Mereka satu poin dari Liverpool, yang begitu sulit ditaklukkan musim ini.

Liverpool sejauh ini baru menelan satu kekalahan, kendati sudah enam kali ditahan imbang. Sementara City menelan empat kekalahan dan dua kali berimbang.

Sementara keduanya bersaing ketat, tim-tim lain kesulitan mengikuti laju. Tottenham Hotspur di posisi tiga kini sudah tertinggal delapan poin dari City.

Dengan persaingan yang semakin mengerucut, City memilih tak fokus ke Liverpool sebagai rival terbesar. Winger City Raheem Sterling menyebut tim cuma melihat ke lawan di laga berikutnya, demi tiga poin yang berharga.

“Kami percaya diri dengan diri kami. Kami punya keyakinan dan karakter, serta etos kerja yang dibutuhkan,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Kami sepenuhnya fokus ke tugas dan bukan ke siapa rival kami dalam persaingan gelar, tapi siapa yang kami hadapi berikutnya. Itu sih yang penting,” imbuhnya.

(raw/rin)

Hasil Liga Inggris: Liverpool Habisi Watford 5-0 di Anfield

JakartaLiverpool berpesta gol saat menjamu Watford di lanjutan Premier League tengah pekan ini. ‘Si Merah’ menang telak 5-0 dan bertahan di puncak klasemen.

Menjamu Watford di Anfield, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB, Liverpool tampil mendominasi. Menguasai bola hingga 62%, tuan rumah mencatatkan 19 tembakan di mana 10 mengarah ke gawang.

Sementara tim tamu cuma punya lima upaya, dengan hanya tiga yang on target. Liverpool sudah unggul 2-0 di babak pertama, berkat dua gol Sadio Mane memanfaatkan umpan-umpan Trent Alexander-Arnold.

Tiga gol ditambahkan di paruh kedua, dari Divock Origi dan dua kali dari sundulan Virgil van Dijk.

Kemenangan ini menjaga Liverpool di puncak klasemen, dengan kini mengoleksi nilai 69 dari 28 laga. Mereka memimpin satu poin atas Manchester City di posisi dua, yang di laga lain menang 1-0 atas West Ham United.

Sementara Watford tertahan di posisi delapan dengan 40 poin.

Jalannya Pertandingan

Liverpool sudah mendapatkan momen bagus di menit ketiga. Ben Foster menahan bola terlalu lama sebelum akhirnya menendang dan mengenai James Milner. Tapi dia bisa mengamankan situasi dengan menangkap si kulit bundar.

Tuan rumah memetik keunggulan di menit ke-9, Trent Alexander-Arnold melepaskan umpan silang terukur dari kanan dan disambar sundulan Sadio Mane yang lolos dari pengawalan.

Mane! Gol kedua dari Liverpool di menit ke-20. Mulanya serangan balik dari Mohamed Salah dihentikan pertahanan Watford, namun bola bergulir ke kaki Alexander-Arnold yang melanjutkannya dengan umpan silang.

Bola diterima Mane di depan gawang. Meski kontrolnya tak terlalu baik, dia dengan cerdik menyonteknya dengan tumit untuk menaklukkan Foster.

Peluang lain untuk Liverpool di menit ke-37. Sepakan Salah menghantam tiang gawang, sementara tembakan James Milner digagalkan Foster.

Watford mendapatkan peluang di menit ke-42. Gerard Deulofeu mengirim umpan silang dari kanan, tapi gagal dicocor dengan sempurna oleh Troy Deeney. Sepakannya melebar saja.

Andrew Robertson terbebas di sisi kiri semenit berselang dan mengirimkan bola ke Mane di tengah. Umpannya terlalu deras untuk disambar Mane. Babak pertama berakhir 2-0 untuk keunggulan Liverpool.

Sebuah tusukan dari Salah di menit ke-50 mengancam gawang Watford. Usai mengecoh satu pemain Watford, Salah mendekati gawang dan coba mengirim umpan tarik yang masih bisa dipotong Foster.

Liverpool melanjutkan ancaman ke gawang Watford pada menit ke-63. Divock Origi memberikan umpan silang mendatar dari kiri, lalu dikontrol Mane dan diakhiri dengan tembakan memutar. Tendangannya diblok dan cuma berbuah korner.

Tiga menit berselang, Liverpool benar-benar menambah keunggulan. Origi merangsek ke tengah dari sisi kiri dan mengakhiri tusukan dengan tembakan mendatar ke tiang dekat.

Watford balas mengancam di menit ke-74 lewat Andre Gray, yang dihentikan Alisson.

Lima menit kemudian, Liverpool mencetak gol keempat. Umpan Alexander-Arnold dari tendangan bebas di kanan ditanduk Virgil van Dijk di tengah kotak penalti.

Van Dijk kembali mencetak gol di menit ke-82. Kali ini dari umpan silang Robertson, Van Dijk memenangi duel udara di tengah kotak penalti untuk membawa Liverpool memimpin 5-0.

Skor 5-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Susunan pemain:

Liverpool: Alisson; Andrew Robertson, Virgil van Dijk, Joel Matip, Trent Alexander-Arnold; James Milner (Jordan Henderson 70′), Fabinho, Georginio Wijnaldum (Naby Keita 84′); Sadio Mane (Adam Lallana 78′), Divock Origi, Mohamed Salah

Watford: Ben Foster; Adam Masina, Craig Cathcart, Adrian Mariappa, Daryl Janmaat; Roberto Pereyra (Sema 84′), Etienne Capoue, Abdoulaye Doucoure, Will Hughes; Troy Deeney (Andre Gray 73′), Gerard Deulofeu (Tom Cleverley 73′)
(raw/din)

Arsenal Berperan di Balik Membaiknya Pertahanan MU

Liputan6.com, Jakarta – Luke Shaw tampil sebagai man of the match saat Manchester United (MU) bermain imbang dengan Liverpool, Minggu lalu. Dalam duel ini, MU berhasil menahan The Reds tanpa gol. Ini merupakan clean sheet keempat beruntun yang mampu diraih Setan Merah di liga domestik.

Penampilan barisan pertahanan MU semenjak ditangani oleh Ole Gunnar Solksjaer memang terus membaik. Sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, Desember lalu, Setan Merah hanya kemasukan 9 gol dalam 14 pertandingan dan berhasil mencatat 7 clean sheet.  


Ini jauh berbeda dengan situasi yang dialami MU saat masih ditangani Mourinho. Musim lalu, MU sempat kebobolan satu gol lebih sedikit dari 29 gol yang dicetak dalam 17 pertandingan. Sejak ditangani Solkjaer, agregat gol MU berubah dari nol di era Mourinho menjadi +17. 

Peningkatan ini tidak lepas dari kejelian Solskjaer dalam menempatkan pemainnya. Di lini belakang MU yang menggunakan empat bek, pelatih asal Norwegia itu menempatkan duet Ashley Young dan Luke Shaw sebagai bek sayap. Dia juga mempertahankan Victor Lindelof yang tampil memukau di era Mourinho. Sementara Phil Jones diplot sebagai patner utama Lindelof dan keduanya telah tampil sebagai starter dalam delapan pertandingan. 

Sedangkan Eric Baily dipercaya tampil dalam 4 laga dan Chris Smalling tiga pertandingan.  

Smalling sebenarnya baru saja pulih dari cedera yang membuatnya sempat absen dua bulan. Namun di bawah Solskjaer, Smalling mampu membantu MU mencetak 3 cleen sheet

Sejak bermain imbang 2-2 melawan Burnley (29/1), MU belum sekalipun kebobolan Menurut Solskjaer, kebangkitan barisan pertahanan MU ternyata tidak lepas dari pengalaman saat mengalahkan Spurs 1-0 (13/1) dan kemenangan 3-1 atas Arsenal di Piala FA (26/1). 

“Kami menghabiskan banyak waktu membangun struktur dan bentuk,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchestereveningnews. “Bagaimana kami bertahan, sebab pada laga-laga awal kami tidak mendapat banyak kesempatan untuk menguji hal tersebut,” kata Solskjaer. 

“Tapi ketika kami ke markas Arsenal dan Anda bisa melihat bagaiman kami pontang-panting di lini tengah dan empat bek kami tampak menyedihkan seperti domba babak belur.” 


2 dari 3 halaman

Benahi Lini Tengah

Setelah pertandingan tersebut, Solskjaer tidak hanya meperbaiki barisan belakang pasukannya. Dia juga berusaha membenahi komposisi lini tengah Setan Merah.  

“Bentu lini tengah meningkat pesat, yang akhirnya membantu empat bek untuk bermain sebagai empat bek dan tidak tersebar di semua tempat,” kata Solskjaer. 

“Itu prinsipil. Prinsip saya adalah jangan pernah mengikuti dia; saya selalu bermain dan melatih dengan sistem zona. Saya bukan fans sistem man to man marking.”

Ketangguhan barisan pertahanan MU kembali akan diuji Kamis (28/2/2019). Dalam duel ini, Setan Merah akan bertandang ke markas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League. 

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan juga video menarik di bawah ini: